(navigation image)
Home American Libraries | Canadian Libraries | Universal Library | Community Texts | Project Gutenberg | Children's Library | Biodiversity Heritage Library | Additional Collections
Search: Advanced Search
Anonymous User (login or join us)
Upload
See other formats

Full text of "INJIL YOHANES, I, II dan III YOHANES (John Bible commentary, Indonesian version)"

DAFTAR ISI 



Sepatah Kata Dari Penulis: Bagaimana Komentari Ini Dapat Membantu Anda? i 

Pedoman Pembacaan Alkitab Yang Baik: Pencarian Pribadi Akan Kebenaran Yang Dapat Diteguhkan iv 

Komentari; 

Pengantar kepada Yohanes 1 

Yohanes 1 9 

Yohanes 2 30 

Yohanes 3 40 

Yohanes 4 53 

Yohanes 5 65 

Yohanes 6 76 

Yohanes 7 95 

Yohanes 8 106 

Yohanes 9 119 

Yohanes 10 127 

Yohanes 11 137 

Yohanes 12 148 

Yohanes 13 161 

Yohanes 14 170 

Yohanes 15 185 

Yohanes 16 194 

Yohanes 17 203 

Yohanes 18 214 

Yohanes 19 225 

Yohanes 20 237 

Yohanes 21 247 

Pengantar kepada I Yohanes 254 

I Yohanes 1 259 

I Yohanes 2 270 

I Yohanes 3 286 

I Yohanes 4 306 

I Yohanes 5 316 

II Yohanes 330 

III Yohanes 338 

Lampiran Satu: Definisi-definisi Singkat dari Struktur Ketatabahasaan Bahasa Yunani 346 

Lampiran Dua: Kristik Kenaskahan 355 

Lampiran Liga: Glossary 359 

Lampiran Empat: Pernyataan Kedoktrinan 368 



TULISAN-TULISAN YOHANES 
DAFTAR ISI TOPIK-TOPIK KHUSUS 

Arche, Yohanes 1:1 12 

Kesaksian Yesus, Yohanes 1:8 14 

Farisi, Yohanes 1 : 24 21 

Amin, Yohanes 1:51 27 

Anggur dan Minuman Keras, Yohanes 2:3 32 

Penggunaan Yohanes akan kata "percaya," Yohanes 2:23; 8:24; 1 1;27 38 

Meterai, Yohanes 3:33 51 

Rasialisme, Yohanes 4:4 55 

Kehendak Allah, Yohanes 4:34 61 

Mengutus (Apostello), Yohanes 5 : 24 70 

Nama-nama bagi Tuhan, Yohanes 6 :20 80 

Jaminan Kristen, Yohanes 6:37 86 

Dipanggil, Yohanes 6 :44 89 

Kebenaran, Yohanes 6:55 90 

Selama-lamanya, Yohanes 6:58 91 

Kenaikan, Yohanes 6:63 92 

Keberanian (Parresia), Yohanes 7:4 97 

Kebutuhan untuk Bertekun, Yohanes 8:31 112 

Bentuk Kata Kerja Yunani bagi Keselamatan, Yohanes 9:7 122 

Pengakuan, Yohanes 9 :22-23 123 

Kehancuran (Apollumi), Yohanes 10:10 130 

Urapan dalam Alkitab, Yohanes 11:2 139 

Tata Cara Penguburan, Yohanes 1 1 :44 1 44 

Kej ahatan Pribadi, Yohanes 12:31 155 

Peperangan di Surga, Yohanes 12:31 157 

Hati, Yohanes 12:40 158 

Susunan Acara Perayaan Paskah dalam Yudaisme Abad Pertama, Yohanes 13:2 163 

Iskariot, Yohanes 13:29 167 

Doa yang Efektif, Yohanes 14: 13- 14 175 

Yesus dan Roh Kudus, Yohanes 14:16 177 

Trinitas, Yohanes 14:26 180 

Pribadi dari Roh Kudus, Yohanes 14: 26 181 

Damai, Yohanes 14:27 182 

Api, Yohanes 15:6 188 

Nama Tuhan, Yohanes 15:16 191 

"Benar" dalam Tulisan-tulisan Yohanes, Yohanes 17:3 206 

Kemurtadan, Yohanes 17:12 209 

Penj aga Gedung Pengadilan (Pretorium), Yohanes 18:28 22 1 

Pontius Pilatus, Yohanes 18:29 222 

Perempuan Yang Mengikut Yesus, Yohanes 19:25 231 

Rempah-rempah Penguburan, Yohanes 19:39 23 5 



Penampakan-penampakan Yesus Pasca Kebangkitan, Yohanes 20:16 241 

Format (Tupos), Yohanes 20 : 25 244 

Johanes 1 Dibanding dengan I Yohanes 1 , 1 Yohanes 1:1 262 

Koindnia, I Yohanes 1:3 263 

KeKristenan adalah Kebersamaan, I Yohanes 1:3 263 

"Tinggal/berada" dalam Tulisan-tulisan Yohanes, I Yohanes 2:10 275 

Pemerintahan Manusia, I Yohanes 2:15 278 

Jaman Ini dan Jaman Yang Akan Datang, I Yohanes 2:17 280 

Yang Maha Kudus, I Yohanes 2:20 282 

Istilah Yang Digunakan bagi Kedatangan Kembali Kristus, I Yohanes 2:28 288 

Kebenaran, I Yohanes 2:29 289 

Bukti Perjanjian Baru bagi Keselamatan Seseorang, I Yohanes 3:1 292 

Penyucian, I Yohanes 3:6 296 

Anak Allah, I Yohanes 3:8 297 

Doa, Tak Terbatas Namun Terbatas, I Yohanes 3:22 303 

Haruskah Orang Kristen Saling Menghakimi Satu Sama Lain, I Yohanes 4:1 308 

Istilah-istilah Yunani bagi "Ujian" dan Konotasi-konotasinya, I Yohanes 4:1 308 

Jaminan, I Yohanes 5:13 321 

DoaSyafa'at, I Yohanes 5:14 323 

Apakah Dosa Yang Mendatangkan Maut itu?, I Yohanes 5:16 326 

Gerej a (Ekklesia), III Yohanes ay 6 342 



Sepatah Kata dari Penulis 
Bagaimana Komentari Ini Bisa Membantu Anda? 

Penafsiran Alkitabiah adalah suatu proses spiritual dan rasional, yang mencoba untuk memahami 
penulis yang diilhami Tuhan di jaman dulu sedemikian hingga berita dari Tuhan itu dapat dimengerti 
dan diterapkan pada jaman kita sekarang ini. 

Proses spiritual adalah suatu proses yang sangat menentukan namun sukar untuk didefinisikan. 
Proses ini melibatkan sifat keterbukaan dan kepasrahan kepada Tuhan. Harus ada kelaparan (1) akan 
Dia, (2) untuk mengenal-Nya, dan (3) untuk melayani-Nya. Proses ini memerlukan doa, pengakuan dan 
kesediaan untuk merubah gaya hidup. Peranan Roh sangatlah menentukan dalam proses penafsiran ini, 
namun mengapa banyak Kristen yang sungguh-sungguh dan hidup kudus memahami Alkitab secara 
berbeda adalah suatu misteri. 

Proses rasional lebih mudah untuk dijelaskan. Kita harus bersikap konsisten adil terhadap suatu 
naskah, dan tidak boleh dipengaruhi oleh pandangan-pandangan yang bersifat denominasional ataupun 
kepribadian. Kita semua secara historis telah dipengaruhi oleh suatu pandangan tertentu. Tak satupun 
dari kita yang bisa menjadi penafsir yang benar-benar netral dan obyektif. Komentari ini menawarkan 
suatu proses rasional yang teliti, yang disusun berdasarkan tiga prinsip penafsiran untuk membantu kita 
mengatasi pandangan-pandangan pribadi kita. 

Prinsip Pertama 

Prinsip pertama adalah mengenali latar belakang sejarah dari situasi dan kondisi lokasi tempat 
suatu buku ditulis berikut kejadian-kejadian historis tertentu yang terjadi pada saat penulisan buku 
tersebut. Penulis asli memiliki suatu maksud tertentu, suatu berita untuk dikomunikasikan. Suatu naskah 
tidak akan memiliki arti bagi kita kalau naskah tersebut tidak memiliki arti bagi si penulis asli, di jaman 
dulu, yang terilhami untuk menulisnya. Maksud dan tujuan si penulis - bukan sejarah, perasaan, 
kebudayaan, kepribadian, maupun kebutuhan denominasional kita - adalah kuncinya. Penerapan adalah 
pasangan yang tak terpisahkan dari suatu penafsiran, namun penafsiran yang tepat harus selalu 
mendahului suatu penerapan. Haruslah katakan secara terus menerus sampai kita pahami bahwa tiap 
naskah alkitab memiliki satu dan hanya satu pengertian. Pengertian di sini adalah apa yang dimaksudkan 
oleh si penulis alkitab asli melalui pimpinan Roh untuk dikomunikasikan pada jamannya. Pengertian 
yang satu ini mungkin saja memiliki banyak kemungkinan penerapan bagi situasi-situasi dan 
kebudayaan-kebudayaan yang berbeda. Semua penerapan ini harus terkait dengan kebenaran inti dari si 
penulis asli. Untuk alasan inilah, komentari panduan belajar ini di rancang untuk menyediakan suatu 
pengantar terhadap setiap buku dalam Alkitab. 

Prinsip Kedua 

Prinsip kedua adalah mengidentifikasi unit literatur. Setiap buku Alkitab adalah suatu kesatuan 
dokumen. Penafsir tidak memiliki hak untuk mengisolir suatu aspek kebenaran tertentu dan 
mengabaikan yang lain. Oleh karena itu kita harus berusaha keras untuk memahami maksud dari 
keseluruhan buku Alkitab sebelum kitamenafsirkan unit-unit individu dari literatur. Arti dari bagian- 
bagian individual - pasal-pasal, paragraf-paragraf, atau ayat-ayat tidak dapat menyimpang dari arti 
keseluruhan buku. Tafsiran harus bergerak dari pendekatan deduktif terhadap keseluruhan buku kepada 
pendekatan induktif terhadap bagian-bagiannya. Oleh karena itu, komentari panduan belajar ini 
dirancang untuk membantu siswa menganalisa struktur dari tiap unit literatur berdasarkan paragraf. 



Pembagian paragraf dan pasal tidaklah dianjurkan, namun hal ini membantu kita dalam mengidentifikasi 
unit-unit pemikiran. 

Menafsir pada tingkat paragraf - bukan kalimat, anak kalimat, frasa, maupun kata - adalah kunci dalam 
mengikuti arti yang dimaksudkan oleh para penulis buku Alkitab. Paragraf didasarkan atas kesatuan 
topik, yang sering kali disebut tema atau kalimat topik. Setiap kata. Frasa, anak kalimat, dan kalimat 
dalam suatu paragraf akan selalu ada hubungannya dengan kesatuan tema ini. Entahkah itu memberi 
batasan, menjabarkan, menerangkan, dan/atau mempertanyakannya. Kunci sesungguhnya bagi suatu 
penafsiran yang tepat adalah mengikuti pemikiran dari penulis asli atas dasar paragraf demi paragraf 
keseluruh unit individual literatur yang membentuk buku Alkitab. Komentari panduan belajar ini 
dirancang untuk membantu siswa untuk melakukan hal tersebut dengan membandingkan terjemahan- 
terjemahan bahasa Inggris modern. Terjemahan-terjemahan ini dipilih karena masing-masing 
mempergunakan teori -teori penterjemahan yang berbeda: 

1. Naskah Yunani dari United Bible Society yang merupakan revisi dari edisi ke-4 (UBS4). Naskah 
ini telah dibagi-bagi kedalam paragraph-paragraf oleh para ahli naskah modern. 

2. The New King James Version (NKJV) adalah terjemalah literal kata ke kata berdasarkan tradisi 
naskah bersejarah Yunani yang dikenal sebagai Textus Receptus. Pembagian paragraf dalam 
terjemahan ini lebih panjang daripada terjemahan lain. Unit-satuan yang lebih panjang ini 
membantu siswa dalam melihat topik-topik yang disatukan tersebut. 

3. The New Revised Standard Version (NRSV) adalah terjemahan kata ke kata yang telah 
dimodifikasi. Membentuk titik tengah antara dua terjemahan moderen berikut. Pembagian 
paragraph dalam terjemahan ini cukup membantu dalam mengidentifikasi suatu pokok bahasan. 

4. The Today' s English Version (TEV) adalah terjemahan sama yang dinamis yang diterbitkan oleh 
United Bible Society. Terjemahan ini mencoba untuk menterjemahkan Alkitab sedemikian 
hingga pembaca atau pembicara yang berbahasa Inggris moderen dapat mengerti arti dari naskah 
Yunani. Sering, khususnya dalam kitab-kitab Injil, paragraph dibagi berdasarkan berdasar si 
pembicara, bukannya berdasarkan pokok bahasannya, sebagaimana alkitab NIV. Untuk 
kepentingan penafsiran, hal ini tidak menolong sama-sekali. Menarik untuk dicatat, bahwa kedua 
terjemahan ini UBS dan TEV diterbitkan oleh penerbit yang sama, namun memiliki pembagian 
paragraf yang berbeda. 

5. The Jerusalem Bible (JB) adalah terjemahan yang sama berdasarkan terjemahan Katolik 
Perancis. Terjemahan ini sangat membantu dalam membandingkan pembagian paragraph dari 
sudut pandang Eropa. 

6. Naskah yang tercetak disini adalah Updated New American Standard Bible (NASB) tahun 1995, 
yang merupakan terjemahan kata ke kata. Komentar ayat demi ayat akan mengikuti pembagian 
paragraph dari terjemahan ini. 

Prinsip Ketiga. 

Prinsip ketiga adalah membaca Alkitab dalam berbagai terjemahan supaya dapat menangkap 
bentangan kemungkinan pengertian (bidang semantik) daripada kata-kata atau frasa-frasa dari Alkitab 
yang seluas-luasnya. Seringkah suatu frasa atau kata dalam bahasa Yunani dapat dimengerti dalam 
beberapa cara. Terjemahan-terjemahan yang berbeda ini bisa menampilkan hal ini dan membantu untuk 
mengidentifikasicdan menerangkan variasi dari naskah Yunani tersebut. Hal ini tidak mempengaruhi 
doktrin, namun membantu kita untuk kembali pada naskah asli yang ditulis dengan ilham Tuhan oleh 
penulis asli dari jaman dahulu. 

Komentari ini menawarkan cara yang cepat bagi siswa untuk memeriksa penafsiran mereka. Bukan 
merupakan sesuatu yag bersifat definitif melainkan bersifat informatif dan memacu untuk berpikir. 



Seringkali kemungkinan terjemahan-terjemahan yang lain membantu kita untuk tidak bersifat parokis, 
dogmatis dan denominasi onal. Penafsir perlu memiliki pilihan bentang penafsiran yang lebih besar 
untuk bisa menyadari bahwa suatu naskah kuno bisa sangat bersifat mendua. Sangatlah mengejutkan, 
bahwa di hanya sedikit dari antara orang Kristen sendiri yang mengklaim bahwa Alkitab adalah sumber 
kebenaran mereka yang saling bersetuju. 

Prinsip-prinsip ini telah membantu saya untuk mengatasi banyak dari bentukan-bentukan histories 
kehidupan saya dengan memaksa saya untuk bergelut dengan naskah kuno. Harapan saya adalah bahwa 
buku ini akan menjadi berkat bagi anda juga. 



Bob Utley 

East Texas Baptist University 

June27, 1996 



111 



Pedoman Pembacaan Alkitab Yang Baik: 
Pencarian Pribadi Akan Kebenaran Yang Dapat Diteguhkan 

Dapatkah kita mengenal kebenaran? Dimana kita dapat menemukannya? Dapatkah kita meneguhkannya 
secara logis? Apakah otoritas tertinggi itu ada? Apakah ada sesuatu yang bersifat absolut yang dapat 
memandu hidup kita, dunia kita? Adakah arti dari kehidupan ini? Mengapa kita ada di sini? Kemana kita 
sedang pergi? Pertanyaan-pertanyaan ini - pertanyaan-pertanyaan yang digeluti oleh semua orang yang 
rasional - telah menghantui intelektualitas manusia sejak permulaan jaman (Pengk 1:13-18;3:9-11). 
Saya masih ingat tentang pencarian pribadi saya akan pusat dari seluruh kehidupan saya. Saya menjadi 
pengikut Kristus sejak masih muda, terutama sebagai buah dari kesaksian orang-orang yang sangat 
berarti dalam keluarga. Bertumbuh memasuki masa kedewasaan, pertanyaan-pertanyaan mengenai diri 
sendiri dan dunia saya turut berkembang. Klise-klise budaya dan agamawi tidak memberi arti bagi 
pengalaman-pengalaman yang saya baca atau saya alami. Sungguh saat itu merupakan masa-yang 
dipenuhi oleh kebingungan, pencarian, kerinduan, dan seringkah bahkan perasaan ketiadaan 
pengharapan dihadapan dunia dimana saya hidup, yang keras dan tak berperasaan. 

Banyak orang mengaku memiliki jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mendasar ini, namun 
setelah melakukan penelitian dan perenungan, saya mendapati bahwa jawaban-jawaban mereka adalah 
berdasarkan atas (1) falsafah pribadi, (2) mitos-mitos kuno, (3) pengalaman-pengalaman pribadi, atau 
(4) proyeksi-proyeksi psikologis. Saya memerlukan suatu tingkatan peneguhan, bukti-bukti, suatu 
penalaran untuk menjadi dasar pijakan bagi cara pandang saya terhadap dunia, pusat komando 
kehidupan saya, dasar alasan saya untuk hidup. 

Saya menemukan apa yang saya cari tersebut dalam memepelajari Alkitab. Saya mulai mencari 
bukti ke-dapat dipercaya-an Alkitab yang saya temukan dalam (1) kenyataan sejarah dari Alkitab yang 
di konfirmasikan dengan arkelologi, (2) ke-akurat-an dari nubuat-nubat di Perjanjian Lama, (3) 
Kesatuan berita dari Alkitab yang ditulis dalam kurun waktu seribu enam ratus tahun lamanya, dan (4) 
kesaksian-kesaksian pribadi dari orang-orang yang hidupnya telah diubahkan secara permanen karena 
berhubungan dengan Alkitab. Kekristenan sebagai suatu kesatuan sistem dari iman dan kepercayaan, 
memiliki kemampuan untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang rumit mengenai kehidupan 
manusia. Kenyataan ini bukan hanya menyediakan kerangka kerja yang rasional, namun aspek 
pengalaman dari iman yang Alkitabiah memberikan stabilitas dan rasa sukacita bagi saya. 

Saya pikir, saya telah menemukan pusat komando kehidupan saya - Kristus, sebagaimana saya 
mengerti melalui Firman. Ini adalah pengalaman yang luar biasa, suatu kelegaan perasaan. Namun 
demikian, saya masih bisa mengingat kejutan dan rasa sakit ketika saya mulai mengerti betapa 
beragamnya penafsiran Alkitab yang ditawarkan, kadang-kadang bahkan dalam satu gereja maupun 
suatu aliran pemikiran. Meyakini ilham dan ke-dapat dipercaya-an Alkitab ternyata bukanlah akhir dari 
pencarian, namun adalah langkah awalnya. Bagaimana saya bisa meneguhkan atau menolak penafsiran- 
penafsiran dari banyak bagian dari Alkitab yang sukar, yang beragam dan bahkan saling bertentangan, 
oleh mereka yang mengklaim otoritas dan ke-dapat dipercayaan-nya? 

Tugas ini menjadi tujuan kehidupan dan petualangan iman saya. Saya tahu bahwa iman saya di 
dalam Kristus telah (1) memberikan kepada saya suka cita dan kedamaian yang luar biasa. Pemikiran 
saya sungguh merindukan adanya suatu kebenaran mutlak ditengah-tengah kebudayaan saya yang 
bersifat relatif (pasca-modernitas); (2) ke-dogmatis-an dari sistem agama-agama yang bertentangan 
(agama=agama dunia); dan (3) keangkuhan denominasional. Dalam pencarian saya akan pendekatan 
yang tepat bagi penafsiran literatur kuno, saya sungguh terkejut menemukan kecondongan-kecondongan 
pemikiran saya sendiri akibat pengalaman, denominasi, maupun sejarah kehidupan saya. Saya ternyata 
sering membaca Alkitab hanya untuk memperkuat pandangan saya sendiri. Saya memakai Alkitab 
sebagai sumber dogma untuk menyerang orang lain sementara mengukuhkan kembali rasa ke-tidak 
aman-an dan kekurangan saya sendiri. Betapa menyakitkannya kenyataan ini bagi saya! 

iv 



Walaupun saya tidak akan pernah bisa sepenuhnya obyektif, saya bisa menjadi pembaca Alkitab 
yang lebih baik. Saya bisa membatasi kecondongan yang ada dengan cara mengenali dan mengakui 
keberadaannya. Saya belum sepenuhnya bebas dari kecondongan ini, tapi saya berusaha untuk melawan 
kelemahan saya ini. Penafsir seringkah menjadi musuk terburuk bagi pembacaan Alkitab yang benar! 

Berikut ini adalah beberapa pra-suposisi ysng saya bawa dalam mempelajari Alkitab sehingga 
anda, pembaca, bisa membahasnya bersama dengan saya: 

I. Pra-suposisi 

A. Saya percaya Alkitab adalah satu-satunya pernyataan diri dari satu-satunya Allah yang benar. 
Karena itu, penafsirannya harus menggunakan sudut pandang maksud dan tujuan dari sang 
penulis illahi (Roh Kudus) yang menggunakan seorang manusia sebagai penulis dan dalam latar 
belakang sejarah tertentu. 

B. Saya percaya Alkitab ditulis untuk orang-orang biasa - untuk semua orang! Tuhan menyediakan 
diriNya untuk berbicara secara jelas kepada kita dalam suatu konteks sejarah dan budaya 
tertentu. Tuhan tidak menyembunyikan kebenaran — Ia ingin kita mengerti! Oleh karena itu, 
Alkitab harus ditafsirkan dengan sudut pandang zaman pada saat penulisannya, bukan zaman 
kita saat ini. Alkitab tidak dapat berarti sesuatu bagi kita berbeda dengan kepada mereka yang 
membaca dan mendengarnya pertama kali. Hal ini dapatlah secara mudah dimengerti oleh akal 
kita, dan menggunakan teknik-teknik dan bentuk-bentuk komunikasi. 

C. Saya percaya Alkitab memiliki berita dan tujuan yang menyatu. Tidak saling ber tentangan satu 
dengan yang lain, walaupun didalamnya terdapat juga bagian-bagian yang sukar dan bersifat 
paradoks. Dengan demikian penafsir terbaik dari Alkitab adalah Alkitab itu sendiri. 

D. Saya percaya bahwa setiap bagian (selain nubuatan) hanya memiliki satu arti berdasarkan 
maksud dan tujuan dari si penulis yang diilhami Tuhan sendiri. Meskipun kita tidak akan 
mungkin bisa sepenuhnya meyakini bahwa kita tahu maksud si penulis, banyak indikator 
menunjuk kearah hal tersebut: 

1 . Genre (tipe literatur) yang dipilih untuk mengemukakan berita. 

2. latar belakan sejarah dan/atau kejadian tertentu yang mendorong penulisan 

3 . konteks tulisan dari keseluruhan buku, juga tiap satuan tulisan. 

4. rancangan naskah (garis besar) dari satuan tulisan dalam kaitannya dengan keseluruhan 
berita. 

5. ciri-ciri tata bahasa tertentu yang menonjol yang digunakan untuk mengkomunikasikan 
berita. 

6. kata-kata yang dipilih untuk menyajikan berita. 

7. bagian-bagian yang bersifat paralel. 

Mempelajari setiap bidang ini adalah tujuan kita dalam mempelajari suatu bagian Alkitab. 
Sebelum saya menerangkan mengenai metodologi bagi pembacaan Alkitab yang baik, saya akan 
menggambarkan beberapa metode yang tidak tepat yang bayak digunakan saat ini, yang telah 
menyebabkan banyaknya keberagaman tafsiran, dan yang sebagai konsekuensi harus kita hindari: 

II. Metode-metode yang Tidak Tepat 

A. Mengabakan konteks tulisan dari buku Alkitab dan menggunakan tiap kalimat, anak kalimat, 
atau bahkan kata-kata secara individual sebagai suatu pernyataan kebenaran yang tidak 
berhubungan dengan maksud penulis atau konteks yang lebih luas. Hal ini sering disebut dengan 
"proof-texting". 

B. Mengabaikan latar belakang sejarah dari suatu buku, dengan menggantikannya dengan suatu 
pengandaian latar belakang sejarah yang kurang atau tidak didukung oleh naskah itu sendiri. 



C. Mengabaikan latar belakang sejarah dari buku dan membacanya seperti sebuah surat kabar lokal 
yang ditulis terutama untuk orang-orang Kristen moderen. 

D. Mengabaikan latar belakang sejarah dari buku dengan meng alegori sasikan naskah degan berita 
teologis atau filosofis yang tak ada hubungannya sama sekali dengan si pendengar pertama dan 
maksud asli si penulis. 

E. Mengabaikan berita asli dengan menggantikannya dengan sistem teologi seseorang, doktrin 
favorit, atau isu-isu kontemporer yang tak berhubungan dengan berita yang dinyatakan dan 
dimaksudkan oleh si penulis asli. Gejala ini sering mengikuti pembaaan mula-mula dari Alkitab 
sebagai cara menetapkan otoritas pembicara. Hal ini seringkah disebut sebagai "tanggapan 
pembaca" (penafsiran "arti-naskah-bagi-ku") 

Paling tidak ada tiga komponen yang saling berhubungan yang bisa ditemukan di dalam semua 
komunikasi manusia yang bersifat tertulis: 



Maksud dari Si 
Penulis Asli 




Naskah Tertulis 




Penerima Asli 







Di masa lampau, teknik-teknik pembacaan yang berbeda berfokus pada salah satu dari ketiga 
komponen ini. Namun untuk bisa meyakini dengan sesungguhnya ilham Alkitab yang unik, suatu 
diagram yang telah dimodifikasi akan lebih tepat untuk digunakan: 



Roh Kudus 






Variasi Naskah 






Orang Percaya 
Akhir Zaman 






Maksud dari Si 






Naskah 






Penerma Asli 














Penulis 


/A.S11 






Tertulis 













Dalam kenyataannya keseluruhan tiga komponen tersebut harus di ikut sertakan dalam proses 
penafsiran. Untuk tujuan peneguhan, tfsiran saya berfokus pada dua komponen pertama: si penulis dan 
naskah asli. Saya barangkali bereaksi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang saya dapati: (1) peng- 
alegorisasi-an atau peng-rohani-an suatu naskah dan (2) tafsiran "tanggapan pembaca" (apa artinya 
bagiku). Pelanggaran dapat terjadi di tiap tingkatan. Kita harus selalu memeriksa motivasi, 
kecondongan-kecondongan, teknik-teknik, dan aplikasi-aplikasi kita.Namun bagaimana kita 
memeriksanya jika tidak terdapat pembatassan-pembatasandari suatu penafsiran, tak ada batas, tanpa 
kriteria? Di sinilah dimana maksud kepenulisan dan struktur tulisan memberikan kepada saya beberapa 
kriteria untuk membatasi cakupan dari kemungkinan penafsiran yang memenuhi syarat. 

Menanggapi teknik-teknik pembacaan yang tidak tepat ini, kemungkinan pendekatan untuk 
pembacaan Alkitab secara benar yang bagaimana yang bisa menawarkan suatu tingkat konsistensi dan 
peneguhan tertentu? 

III.Kemungkinan-Kemungkinan Pendekatan Untuk Pembacaan Alkitab Secara Benar. 

Di titik ini Saya tidak sedang mendiskusikan teknik tunggal untuk menafsirkan suatu kategori 
seni (genre) tertentu tetapi prinsip-prinsip umum hermenetik yang tepat untuk semua jenis naskah 
Alkitab. Sebuah buku yang baik untuk pendekatan pendekatan kategori seni (genre) tertentu adalah 
Bagaimana Membaca Alkitab Agar Mendapatkan Semua Manfaatnya. Karangan Gordon Fee dan 
Douglas Stuart, yang diterbitkan oleh Zondervan. 



VI 



Metodologi saya berfokus mula-mula pada pembaca yang memberi kesempatan Roh Kudus 
untuk menerangkan Alkitab melalui empat siklus pembacaan pribadi. Hal ini membuat Roh Kudus, 
naskah bacaan, dan si pembaca menjadi yang terutama dan bukan hal sekunder. Hal ini juga akan 
melindungi si pembaca dari pengaruh-pengaruh yang tidak semestinya dari si komentator. Saya 
mendengar ada yang berkata bahwa: "Alkitab memiliki banyak sekali pernyataan/keterangan pada 
komentari-komentari". Ini bukan berarti sebagai suatu tanggapan yang melemahkan mengenai alat bantu 
belajar ini, namun hal ini merupakan suatu permohonan untuk menggunakannya pada waktu yang tepat. 

Kita harus bisa mendukung penafsiran kita dengan menggunakan naskah bacaan itu sendiri. 
Lima bidang yang menyediakan setidaknya peneguhan yang terbatas: 

1. dari si penulis asli: 

a. latar belakang sejarah 

b. konteks penulisan 

2. pilihan si penulis mengenai: 

a. struktur tata bahasa (sintaksis) 

b. penggunaan bahan-bahan kontemporer 

c. kategori seni (genre) 

3 . pengertian kita mengenai : 

a. kutipan paralel yang relevan. 

Kita perlu untuk memiliki kemampuan untuk memberikan alasan dan penalaran dibalik 
penafsiran kita. Alkitab adalah satu-satunya sumber iman dan perbuatan. Namun yang menyedihkan 
adalah orang-orang Kristen seringkah ridak bersetuju mengenai apa yang diajarkan atau dibenarkan oleh 
Alkitab ini. Adalah suatu kekalahan bagi kita sendiri jika kita menyatakan mendapat ilham dari Alkitab 
namun kemudian orang-orang percaya tidak bisa menyetujui apa yang di ajarkan dan disyaratkannya! 

Keempat siklus pembacaan ini dirancang untuk menyediakan pemahaman-pemahaman 
penafsiran mengenai hal-hal berikut: 

A. Siklus Pembacaan Pertama 

1. Membaca buku satu kali. Baca lagi dalam terjemahan yang berbeda, sebisanya dari teori 
penterjemahan yang berbeda. 

a. kata-ke-kata (NKJV, NASB, NRSV) 

b. ekuivalen dinamis (TEV, JB) 

c. para-frasa (Living Bible, Amplified Bible) 

2. Carilah maskud pokok dari keseluruhan tulisan. Identifikasikan temanya. 

3. Pisahkan (jika mungkin) suatu unit-unit penulisan, suatu pasal, suatu paragraaf ataupun suatu 
kalimat yang secara jelas menyatakan maksud pokok atau tema tersebut. 

4. Identifikasikan kategori seni (genre) yang mendominasi. 

a. Perjanjian Lama 

(1) Cerita-cerita Ibrani 

(2) Puisi Ibrani (mazmur, tulisan-tulisan bijak) 

(3) Nubuatan Ibrani (prosa, puisi) 

(4) Aturan-aturan Hukum 

b. Perjanjian Baru 

(1) Cerita-cerita (Kitab Injil, Kisah Para Rasul) 

(2) Perumpamaan-perumpamaan (Kitab Injil) 

(3) Surat-surat/Tulisan para rasul 

(4) Tulisan-tulisan Apokaliptik 

B. Siklus Pembacaan Kedua 

1. Baca keseluruhan buku lagi, dengan tujuan mengidentifikasi topik-topik dan pokok-pokok 
utama. 



vn 



2. Ringkas topik-topik utama dan secara garis besar nyatakan maknanya dalam suatu 
pernyataan yang sederhana. 

3. Periksa pernyataan tujuan dan garis besar anda dengan alat bantu belajar. 

C. Siklus Pembacaan Ketiga 

1. Baca keseluruhan buku lagi, untuk mengidentifikasi latar belakang sejarah dan kejadian- 
kejadian spesifik dari kitab Alkitab itu sendiri. 

2. Daftarkan hal-hal historis yang disebut dalam buku Alkitab tersebut. 

a. Penulis 

b. Tanggal 

c. Penerima-penerima 

d. Alasan khusus penulisan 

e. Aspek-aspek dari latar belakang budaya yang berkaitan dengan tujuan penulisan. 

f. Referensi-referensi mengenai orang-orang dan peristiwa-peristiwa sejarah. 

3. Kembangkan garis besar anda ke tingkat paragraf dari buku Alkitab yang sedang anda 
tafsirkan. Selalu mengidentifikasikan dan meringkas unit tulisan. Ini mungkin akan 
mencakup beberapa pasal dan paragraf. Hal ini akan memampukan anda untuk mengikuti 
logika dan rancangan tulisan dari si penulis asli. 

4. Periksa latar belakang sej arah anda dengan menggunakan alat bantu belaj ar. 

D. Siklus Pembacaan Keempat 

1 . Baca lagi bagian buku tersebut dalam beberapa terjemahan 

a. kata-ke-kata (NKJV, NASB, NRSV) 

b. ekuivalen dinamis (TEV, JB) 

c. para-frasa (Living Bible, Amplified Bible) 

2. Cari struktur tulisan atau tata bahasa 

a. frasa-frasa yang berulang, Ef 1:6,12,13 

b . struktur tata bahasa yang berulang, Rom 8:31 

c. konsep-konsep yang kontras 

3 . Daftarkan hal-ha berikut ini : 

a. istilah-istilah yang signifikan 

b. istilah-istilah yang tidak umum. 

c. Struktur tata bahasa yang penting 

d. Kata-kata, anak kalimat maupun kalimat-kalimat yang sukar dimengerti. 

4. Cari kutipan-kutipan parallel yang relevan 

a. cari kutipan pengajaran yang paling jelas dalam bidang yang anda pelajari, menggunakan 

(1) buku-buku "teologi sistematis" 

(2) Alkitab-Alkitab yang berpetunjuk 

(3) konkordansi 

b. Cari kemungkinan adanya hal-hal yang bersifat paradox dalam pokok yang anda pelajari. 
Banyak kebenaran Alkitab dinyatakan dalam bentuk pasangan dialektik; banyak konflik 
antar denominasi bersumber pada proof-texting setengah dari "ketegangan" dalam 
penafsiran Alkitab. Keseluruhan isi Alkitab adalah ilham dari Allah, hingga kita harus 
mencari selengkap mungkin berita yang terkandung didalamnya agar penafsiran kita akan 
Firman menjadi seimbang. 

c. Cari bagian-bagian paralel dalam satu buku, satu pengarang, dan satu kategori seni; 
Alkitab adalah penafsir terbaik dari Firman Allah, karena penulisnya adalah satu yaitu 
Roh Kudus. 

Gunakan Panduan belajar untuk memeriksa latar belakang dan peristiwa-peristiwa sejarahyang anda 
dapati. 



Vlll 



d. Alkitab panduan belajar 

e. Ensiklopedi, buku pegangan, dan kamus Alkitab 

f. Pengantar Alkitab 

g. Komentari Alkitab (pada titik ini dalam proses belajar anda, ijinkan komunitas orang 
percaya, di masa lalu atau masa kini, untuk membantu dan mengkoreksi proses belajar 
pribadi anda.) 

IV. Penerapan dari Penafsiran Alkitab 

Pada titik ini kita berpindah pada penerapan. Anda telah menggunakan waktu untuk memahami 
suatu naskah berdasarkan latarbelakang aslinya; sekarang anda harus menerapkannya ke dalam hidup 
anda, terhadap budaya anda. Saya mendefinisikan kepenulisan Alkitab sebagai "memahami apa yang 
dikatakan oleh penulis asli Alkitab kepada jamannya, dan menerapkan kebenaran tersebut kepada zaman 
kita." 

Penerapan harus mengikuti tafsiran dari maksud si penulis asli, baik dari sisi waktu maupun 
logika. Kita tidak bisa menerapkan suatu kutipan Alkitab kepada zaman kita sampai kita mengetahui apa 
arti kutipan tersebut pada zamannya! Suatu kutipan Alkitab tidak boleh diartikan berbeda dengan arti 
aslinya! 

Garis besar rinci anda, sampai ke tingkat paragraf (siklus pembacaan #3), akan menjadi panduan 
anda. Penerapan harus dilakukan di tingkat paragraph ini, bukannya di tingkat kata. Kata-kata hanya 
akan memiliki arti jika dikaitkan dalam konteks tertentu, demikian pula anak kalimat, maupun kalimat. 
Satu-satunya orang yang diilhami Allah yang terlibat dalam proses penafsiran ini adalah hanya si penulis 
asli. Kita hanya mengikuti pimpinannya dengan penerangan dari Roh Kudus. Namun Penerangan 
bukanlah ilham. Untuk berkata "demikian Firman Tuhan", kita harus sejalan dengan maksud si penulis 
asli. Penerapan harus terkait secara khusus kepada maksud umum dari keseluruhan tulisan, bagian 
tulisan tertentu, dan pengembangan pemikiran setingkat paragraf. 

Jangan biarkan hal-hal dari zaman kita digunakan untuk menafsir Alkitab; Biarkan Alkitab 
berbicara! Hal ini mungkin mensyaratkan kita untuk menimba prinsip-prinsip dari naskah tersebut. Hal 
ini tepat bila naskah tersebut mendukung suatu prinsip tertentu. Sayangnya, dalam banyak hal prinsip 
kita adalah hanya prinsip "kita sendiri", bukan prinsip dari naskah tersebut 

Dalam menerapkan Alkitab, penting untuk diingat bahwa (kecuali dalam nubuatan) hanya ada 
satu dan satu saja arti yang tepat bagi setiap naskah Alkitab. Arti tersebut adalahyang berhubungan 
dengan maksud dari si penulis asli pada saat ia menghadapi krisis atau keperluan-keperluan di 
zamannya. Banyak kemungkinan penerapan bisa ditarik dari arti yang satu tersebut. Penerapan akan 
berdasarkan kebutuhan si penerima, namun harus berhubungan dengan arti dari si penulis asli. 

V. Aspek Rohani dari Penafsiran 

Sejauh ini saya telah mendiskusikan proses logika dan tekstual yang digunakan dalam penafsiran 
dan penerapan. Sekarang ijinkan saya secara singkat mendiskusikan mengenai aspek rohani dari 
penafsiran. Daftar hala-hal yang harus dilakukan berikut sangat membentu saya dalam hal ini: 

A. Berdoa mohon pertolongan Roh Kudus (bandingkan I Kor 1 :26-2: 16) 

B. Berdoa untuk pengampunan dan penyucian pribadi dari dosa-dosa yang kita ketahui (bandingkan 
IYohl:9) 

C. Berdoa untuk kerinduan yang lebih dalam untuk mengenal Allah (bandingkan Maz 19:7-14; 42: 1 
dst; 119:1 dst). 

D. Terapkan dengan segera setiap pengertian yang baru dalam kehidupan anda sendiri. 

E. Tetap bersifat rendah hati dan mau belajar. 



IX 



Sangatlah sukar untuk bisa menjaga keseimbangan antara proses logika dengan kepemimpinan 
Rohani dari Roh Kudus. Cuplikan-cuplikan berikut ini telah membantu saya menyeimbangkan kedua 
hal tersebut: 

A. dari James W. Sire, Scripture Twisting, hal 17-18: 

"Penerangan datang dalam pikiran dari anak-anak Allah - bukan hanya kepada orang- 
orang rohani tingkat tinggi saja. Tidak ada kelompok "guru" dalam Kekristenan yang Alkitabiah, 
tak ada orang bijak, tak ada orang yang merupakan penafsir yang sempurna. Dengan demikian, 
sementara Roh Kudus mengaruniakan karunia-karunia hikmat, pengetahuan, dan membedakan 
roh, Ia tidak menugaskan orang-orang Kristen yang diperlengkapi ini menjadi satu-satunya 
penafsir yang sah dari Firman Allah. Hal ini terserah kepada tiap anakNya untuk belajar, 
menimbang, dan memahami sesuai petunjuk Alkitab yang berdiri sebagai penguasa bahkan bagi 
mereka yang dikaruniai Allah kemampuan yang khusus. Secara ringkas, asumsi yang saya buat 
bagi keseluruhan buku adalah bahwa Alkitab adalah pernyatan yang benar dari Allah kepada 
semua umat manusia, yang merupakan penguasa teritnggi dari segala hal yang dikatakanNya, 
dan juga secara keseluruhan bukan suatu misteri, hingga bisa cukup dipahami oleh orang biasa 
dalam tiap budaya." 

B. Tentang Kierkegaard, tertulis dalam Bernard Ramm, Protestant Biblical Interpretation, hal 75.: 

Menurut Kierkegaard mempelajari kesejarahan, leksikal dan ke-tata-bahasa-an dari 
Alkitab adalah keharusan, namun hanya merupakan tahapan awal dari pembacaan Alkitab 
sebenarnya. "Untuk membaca Alkitab sebagai Firman Tuhan, seseorang harus membaca dengan 
hatinya dalam mulutnya, dengan kesadaran, dengan suatu pengharapan yang besar, dalam suatu 
percakapan dengan Tuhan. Membaca Alkitab dengan tanpa berpikir, secara sembarang, atau 
secara akademis, atau secara professional, bukan membaca Alkitab sebagai Firman Allah. Orang 
yang membacanya seperti membaca sebuah surat cinta, orang tersebut membacanya sebagai 
Firman Allah." 

C. H. H. Rowley dalam The Relevance ofthe Bible, hal. 19: 

"Tak satupun dari pemahaman secara intelektual mengenai Alkitab, betapapun 
lengkapnya, mampu mencakup keseluruhan harta di dalamnya. Pernyataan ini bukan bermaksud 
untuk merendahkan pemahaman intelektual karena pemahaman tersebut sangat hakiki bagi suatu 
pemahaman yang lengkap. Namun untuk menunjukkan perlunya pemahaman secara rohani akan 
harta harta rohani dalam Alkitab, sebagai syarat kelengkapan pemahaman. Dan untuk 
pemahaman rohani ini, keberadaan hal-hal di atas kesadaran intelektualitas merupakan suatu 
keharusan. Hal-hal Rohani harus dimengerti secara Rohani, dan siswa Sekolah Alkitab perlu 
memiliki sikap penerimaan rohani, yaitu kerinduan untuk mencari Tuhan untuk menundukkan 
diri kepadaNya, jika ia harus belajar melampaui batas keimiahan untuk mendapatkan kelimpahan 
warisan dari Buku di atas segala buku ini" 

VI Metode dari Komentari ini 

Komentari Pedoman Belajar ini dirancang untuk membantu prosedur penafsiran anda dengan 
cara-cara sebagai berikut: 

A. Mengawali tiap buku dengan garis besar kesejarahan. Setelah anda menyelesaikan "siklus 
pembacaan #3" Periksa informasi yang tersedia ini. 

B. Pengertian-pengertian Kontekstual dapat ditemukan di bagian awal dari setiap pasal. Hal ini akan 
membantu anda untuk melihat bagaimana kelompok-kelompok tulisan disusun. 

C. Di awal dari tiap pasal atau bagian tulisan utama pembagian-pembagian paragraph dan 
keterangan-keterangannya disediakan dalam beberapa terjemahan modern: 

1. Naskah Yunani The United Bible Society, revisi dari edisi ke-4 (UBS4). 

2. New American Standard Bible (NASB) pembaharuan tahun 1995 



3 . The New King James Versi on (NKJV) 

4. The New Revised Standard Version (NRSV) 

5. The Today' s English Version (TEV) 

6. The Jerusalem Bible (JB) 

Pembagian paragraph bukan berasal dari ilham Allah. Pembagian ini harus didasarkan atas 
konteks. Dengan memperbandingkan beberapa terjemahan modern dengan teori penterjemahan 
dan sudut pandang teologis yang berbeda, kita bisa menganalisis kemungkinan struktur 
pemikiran dari si penulis asli. Setiap paragraf memiliki satu kebenaran utama. Hal ini dinamakan 
"kalimat topik" atau "ide sentral dari tulisan". Pokok pemikiran ini adalah kunci dari penafsiran 
kesejarahan dan ke-tata-bahasa-an. Orang tidak seharusnya menafsirkan, mengkhotbahkan, atau 
mengajarkan tentang hal yang kurang dari satu paragraf! Juga ingat bahwa tiap paragraf terkati 
dengan paragraf-paragraf di sekitarnya. Itulah sebabnya suatu garis besar setingkat paragraf dari 
keseluruhan buku adalah sangat penting. Kita harus dapat mengikuti aliran logika dari suatu 
pokok bahasan yang di kemukakan oleh si penulis asli, si penerima ilham. 

D. Catatan-catatan dari Dr. Bob Utley mengikuti suatu pendekatan penafsiran ayat demi ayat. Ini 
akan memaksa kita untuk mengikuti pemikiran dari si penulis asli. Catatan-catatan ini 
menyediakan informasi dari beberapa bidang: 

1. konteks tulisan 

2. pengertian-pengertian kesejarahan 

3. informasi ke-tata-bahasa-an 

4. pelajaran mengenai kata-kata 

5. kutipan paralel yang cocok. 

E. Di tempat-tempat tertentu dalam komentari, cetakan ayat dari New American Standard Version 
(pembaruan 1995) akan digantikan dengan terjemahan dari beberapa versi modern yang lain: 

1. The New King James Version (NKJV), yang mengikuti naskah tekstual dari "Textus 
Receptus" 

2. The New Revised Standard Version (NRSV), yang adalah revisi kata-demi kata dari Revised 
Standard Version oleh The National Council of Churches 

3. The Today' s English Version (TEV), yang merupakan penterjemahan secara ekuivalen 
dinamis dari American Bible Society. 

4. The Jerusalem Bible (JB), yang adalah terjemahan bahasa Inggris berdasarkan Terjemahan 
ekuivalen dinamis dari Katolik Perancis. 

F. Bagi mereka yang tidak bisa membaca bahasa Yunani, membandingkan terjemahan bahasa 
Inggris dapat membantu dalam mengidentifikasikan masalah-masalah dalam naskah: 

1 . variasi naskah kuno 

2. kemungkinan arti-arti dari suatu kata 

3 . struktur dan naskah yang sukar tata bahasanya 

4. naskah yang memiliki arti yang mendua. 

G. Pada penutupan dari tiap pasal tersedia pertanyaan-pertanyaan yang relevan sebagai bahan 
diskusi yang diupayakan untuk dapat menuju ke arah hal-hal utama yang berkenaan dengan 
penafsiran dari pasal tersebut 



XI 



PENGANTAR KEPADA YOHANES 



PERNYATAAN PEMBUKA 

A. Matius dan Lukas mulai dengan kelahiran Yesus, Markus mulai dengan baptisanNya, namun 
Yohanes mulai dengan masa pra-penciptaan. 

B. Yohanes menyajikan keTuhanan penuh dari Yesus orang Nasaret dari ayat pertama dari pasal 
pertama dan mengulangi penekanan ini diseluruh Injilnya. Injil Sinoptik nya menyelubungi 
kebenaran ini sampai belakangan dalam penyajiannya (Rahasia KeMesiasan). 

C. Nampaknya Yohanes mengembangkan Injilnya dalam kerangka peneguhan dasar dari Injil 
Sinoptik. Ia berupaya melampirkan dan menafsirkan kehidupan dan pengajaran Yesus dalam 
kerangka kebutuhan dari gereja mula-mula (akhir abad pertama). 

D. Yohanes sepertinya menyusun penyajiannya akan Yesus Sang Mesias diseputar 
a. tujuh mujizat/tanda dan penafsirannya 

2. dua puluh tujuh wawancara dan/atau dialog dengan berbagai individu. 

3. hari-hari raya dan ibadah tertentu 

a. Sabat 

b. Paskah (lih. pasal 5-6) 

c. Tabernakel (lih. pasal 7-10) 

d. Hanukkah (lih. 10:22-39) 

4. Pernyataan-pernyataan "I Am (Akulah)" 

a. Berkaitan dengan nama Ulahi (YHWH) 

1) Akulah Dia (4:26; 8:24,28; 13:19; 18:5-6) 

2) sebelum Abraham jadi, Aku telah ada (8:54-59) 

b. dengan predikat nominatif 

1) Akulah roti hidup (6:35, 41, 48, 51) 

2) Akulah terang dunia (8:12) 

3) Akulah pintu ke domba-domba itu (10:7, 9) 

4) Akulah gembala yang baik (10:11, 14) 

5) Akulah kebangkitan dan hidup (1 1 :25) 
Akulah jalan, kebenaran dan hidup (14:6) 
Akulah pokok anggur yang benar (15:1, 5) 

E. Perbedaan antara Yohanes dan Injil-injil lain. 

1. Walaupun memang maksud utama Yohanes bersifat teologis, namun penggunaannya akan 
sejarah dan geografi sangatlah akurat dan rinci. Alasan tepat mengenai perbedaan antara Injil 
Sinoptik dengan Yohanes tidaklah pasti. 

a. Suatu pelayanan awal di Yudea (pembersiahan Bait Allah yang mula-mula) 

b. Kronologis dan hari-hari dari minggu terakhir kehidupan Yesus. 

2. Akan sangatlah membantu untuk mengambil waktu untuk mendiskusikan perbedaan nyata 

antara Yohanes dengan injil sinoptik. Injinkan saya mengutip George Eldon Ladd dari 
Sebuah Teologia Perjanjian Baru mengenai perbedaan tersebut: 



"Injil keempat sangat berbeda dengan Injil Sinoptik, sampai secara jujur harus 
menghadapi pertanyaan apakah injil ini melaporkan secara akurat pengajaran Yesus 
atau apakah iman Kristen memiliki tradisi yang telah sedemikian termodifikasi 
sampai sejarah telah ditelan dalam penafsiran teologia" (hal. 215). 
"Penyelesaian yang terdekat adalah bahwa pengajaran Yesus dinyatakan dalam 
ungkapan-ungkapan gaya Yohanes. Jika ini adalah penyelesaian yang tepat, dan kita 
harus menyimpulkan bahwa Injil Keempat dituliskan dalam ungkapan gaya Yohanes, 
pertanyaan penting berikut ini akan timbul: Sampai ketingkat mana teologia dari Injil 
keempat adalah teologia dari Yohanes dan bukannya dari Yesus? Sejauh mana 
pengajaran Yesus telah sedemikian berpadu dalam pikiran Yohanes hingga apa yang 
kita dapatkan adalah suatu penafsiran dari Yohanes dan bukannya penyajian kembali 
secara akurat dari pengajaran Yesus sendiri?" (hal. 215). 

Ladd juga mengutip W. F. Albright dari "Penemuan-penemuan Terakhir di Palestina 
dan Injil Yohanes" dalam Latar Belakang Perjanjian Baru dan Eskatologinya yang 
disunting oleh W. D. Davies dan D. Daube 

"Tidak ada perbedaan mendasar dalam pengajaran antara Yohanes dan Injil 
Sinoptik; Perbedaan tajam di antara keduanya terletak pada konsentrasi dari tradisi di 
sepanjang aspek-aspek tertentu dari pengajaran Kristus, khususnya yang sepertinya 
sangat menyerupai pengajaran dari Essenes. 

Secara mutlak tidak ada yang bisa ditunjukkan bahwa ada pengajaran Yesus yang 
telah diubah atau dipalsukan, atau ditambahi dengan elemen penting yang baru. 
Bahwa kebutuhan gereja mula-mula mempengaruhi pemilihan hal-hal yang dimuat 
dalam Injil harus diakui, namun tak ada alasan untuk menganggap bahwa kebutuhan 
dari gereja tersebut bertanggung-jawab atas adanya penemuan atau pembaruan dari 
arti pentingnya secara teologis. 

Satu anggapan yang paling aneh dari para ahli dan teolog Perjanjian Baru yang 
kritis adalah bahwa pemikiran Yesus sangaatlah terbatas, hingga adanya perbedaan 
tajam yang muncul antara Yohanes dan Injil Sinoptik pasti disebabkan oleh 
perbedaan-perbedaan di antara para teolog Kristen mula-mula. Setiap pemikir yang 
besar dan kepribadian akan ditafsirkan secara berbeda oleh rekan dan pendengar yang 
berbeda, yang akan memilih apa yang nampaknya paling menyenangkan dan berguna 
dari apa yang telah mereka lihat dan dengar, (pp. 170-171). 
Dan lagi dari George E. Ladd: 

"perbedaan di antara mereka bukanlah bahwa Yohanes bersifat teologis dan yang 
lainnya tidak, namun bahwa kesemuanya adalah teologis hanya dalam cara berbeda. 
Tafsiran sejarah akan lebih banyak mewakili fakta sebenarnya dari suatu situasi 
daripada hanya suatu rentetan peristiwa. Jika Yohanes merupakan suatu penafsiran 
teologis, maka ini merupakan suatu penafsiran dari peristiwa-peristiwa yang oleh 
Yohanes diyakini terjadi dalam sejarah. Secara nyata bukanlah maksud dari Injil 
Sinoptik untuk memberikan laporan mengenai ipsissima verba (kata-kata yang tepat 
dari) dari Yesus, maupun suatu biografi dari peristiwa-pristiwa dalam kehidupanNya. 
Namun hanyalah gambaran dari Yesus dan ringkasan dari ajaranNya. Matius dan 
Lukas merasa merdeka untuk menyusun kembali bahan dari Markus dan melaporkan 
Pengajaran Yesus dengan cukup bebas. Jika Yohanes memakai kebebasan yang lebih 
daripada Matius dan Lukas, ini adalah karena ia berharap untuk bisa memberikan 
suatu gambaran mengenai Yesus yang lebih kuat dan akhirnya lebih nyata. (hal. 221- 
222). 



PENULIS 

A. Injil ini tidak mencantumkan nama, namun mengisyaratkan penulisan Yohanes. 

1 . seorang penulis yang merupakan saksi mata (lih. 19:35) 

2. frasa "murid yang terkasih" (baik Polycrates dan Irenaeus mengidentifikasinanya sebagai 
Rasul Yohanes) 

3. Yohanes, anak Zebedeus, tak pernah disebutkan namanya. 

B. Latar belakang kesejarahannya jelas dari Injil itu sendiri, oleh karena itu, masalah penulis ini 
bukan faktor yang menentukan dalam penafsiran. Peneguhannya atas penulis yang terilhami-lah 
yang merupakan faktor penting! 

Kepenulisan dan tanggal dari Injil Yohanes tidak mempengaruhi pengilhaman, namun 
penafsiran. Para komentator mencari sebuah latar belakang sejarah, suatu kejadian yang 
menyebabkan ditulisnya buka tersebut. Apakah seseorang harus membandingkan dualisme 
Yohanes dengan (1) dua jaman Yahudi; (2) pengajaran Qumran mengenai kebenaran; (3) agama 
Zoroasterian; (4) pemikiran-pemikiran Gnostis; atau (5) sudut pandangan yang unik mengenai 
Yesus? 

C. Pandangan tradisi mula-mula ialah bahwa Rasul Yohanes anak Zebedeus, adalah manusia, 
sumber saksi mata. Hal ini harus dijernihkan karena sumber-sumber eksternal dari abad kedua 
nampaknya menghubungkan orang-orang lain dalam penulisan Injil ini: 

1 . Rekan-rekan sesama orang percaya dan tua-tua di Efesus mendorong Rasul yang telah menua 
ini untuk menulis. (Eusebius mengutip Klemens dari Aleksandria) 

2. Rekan Rasul, Andreas (Fragmen Muratorian, 180-200 M, dari Roma) 

D. Beberapa ahli moderen telang menganggap penulis lain berdasarkan beberapa asumsi mengenai 
masalah gaya dan pokok bahasan dari Injil ini. Banyak yang menganggap sebuah buku dari awal 
abad kedua (sebelum 115 M): 

1. ditulis oleh murid dari Yohanes (suatu lingkaran pengaruh Yohanes) yang mengingat 
pengajarannya (J. Weiss, B. Lightfoot, C. H. Dodd, O. Cullmann, R. A. Culpepper, C. K. 
Barrett) 

2. ditulis oleh "tua-tua Yohanes" (salah satu dari kelompok tua-tua yangmula-mula dari Asia 
yang dipengaruhi oleh teologia dan terminology dari Rasul Yohanes) yang diturunkan dari 
suatu bagian yang kabur dalam Papias (70-146 M) yang dikutip oleh Eusebius (280-339 M) 

E. Bukti untuk Yohanes sendiri sebagai sumber utama bagi bahan dari Injil ini. 
1 . bukti internal 

a. si penulis mengetahui pengajaran-pengajaran dan ibadah Yahudi dan berbagi dalam 
pandangan dunia PL mereka 

b. si penulis mengetahui kondisi Palestina dan Yerusalem sebelun tahun 70 M 

c. si penulis mengaku sebagai saksi mata 
1:14 

19:35 
21:24 

d. Si penulis adalah seorang anggota kelompok para rasul, karena ia mengenal: 

1) Rincian dari waktu dan tempat (pengadlam malam hari) 

2) Rincian angka/jumlah (tempayan air di 2:6 dan ikan di 21 : 1 1) 

3) Rincian mengenai orang-orang 



Si penulis mengetahui rincian peristiwa dam reaksi-reaksi terhadapnya. 
Si penulis nampaknya diberi sebutan "murid yang dikasihi" 

a) 13:23,25 

b) 19:26-27,34-35 

c) 20:2-5,8 

d) 21:7,20-24 

Si penulis nampaknya adalah anggota dari kelompok inti sejalan dengan Petrus. 

a) 13:24 

b) 20:2 

c) 21:7 

Nama Yohanes, anak Zebedeus, tak pernah muncul dalam Injil ini, yang nampaknya 
sangat tidak biasa karena ia adalah anggota dari kelompok inti para Rasul, 
b. Bukti Eksternal 

a. Injil yang dikenal oleh 

1. Irenaeus (120-202 M) yang berhubungan dengan Polikarpus, mengenal Rasul 
Yohanes (lih. buku Eusebius Ekkleastikus Historis 5:20:6-7) - "Yohanes murid 
Tuhan yang bersandar di dadaNya dan dirinya sendiri menerbitkan Injil di Efesus di 
Asia" (Haer, 3:1:1, dikutip dalam buku Eusebius Ekkl Hist. 5:8:4). 

a) Klemens dari Aleksandria (153-217 M) - "Yohanes yang didorong oleh teman- 
temannya dan tergerak secara Ulahi oleh Roh, menyusun suatu Injil rohani" (buku 
Eusebius Ekkleastikus Historis 6:14:7) 

b) Martir Yustinus (1 10-165 M) dalam bukunya Dialog dengan Trypho 81:4 

c) Tertulian (145-220 M) 

2. Kepenulisan oleh Yohanes diteguhkan oleh saksi-saksi awal. 

a) Polikarpus (70-156 M, dicatat oleh Ireneus), uskup dari Smirna (155 M) 

b) Papias (70-146 M, dicatat oleh Prolog Anti-Marconite dari Roma dan Eusebius), 
yang adalah uskup dari Hierapolis di Phyrgia dan dilaporkan menjadi murid Rasul 
Yohanes. 

F. Alasan-alasan yang digunakan untuk meragukan kepenulisan tradisional 

1 . Hubungan Injil ini dengan tema-tema gnostik 

2. Lampiran yang nyata dari pasal 21 

3. Perbedaan kronologis dengan Injil Sinoptik 

4. Yohanes tidak akan merujuk dirinya sendiri sebagai "murid yang dikasiha". 

5. Yesus dalam Yohanes menggunakan kosa kata dan jenis tulisan yang berbeda dengan Injil 
Sinoptik. 

G. Jika kita menganggap bahwa ini adalah Rasul Yohanes maka apa yang bisa kita anggap tentang 
orangnya? 

1 . Ia menulis dari Efesus (Ireneus berkata "menerbitkan Injil ini dari Efesus") 

2. Ia menulois ketika sudah menjadi tua (Ireneus mengatakan bahwa ia hidup sampai 
bertahtanya Trajan, 98-1 17 M) 

TANGGAL 

A. Jika kita anggap Rasul Yohanes 

1. sebelum tahun 70 M, ketika Yerusalem dihancurkan oleh Jenderal (yang nantinya menjadi 
Kaisar) Romawi, Tirus, 
a. Dalam Yohanes 5:2, "Sekarang di Yerusalem dekat gerbang domba terdapat sebuah 



kolam yang dalam bahasa Ibrani disebut Bethesda, yang memiliki lima serambi. . ." 

b. Penggunaan berulang akan gelar awal "murid" untuk menerangkan kelompok kerasulan. 

c. Apa yang dikemudian hari menjadi elemen gnostik sekarang telah ditemukan dalam 
Gulungan Kitab Laut Mati, yang menunjukkan keberadaannya sebagai bagian dari bahasa 
teologis khas abad pertama. 

d. Tak disebutkannya kehancuran dari Bait Allah dan kota Yerusalem dalam tahun 70 M. 

e. Arkeolog terkenal Amerika W. F. Albright meneguhkan tanggal dari Injil ini di akhir th 
70an atau awal tahun 80an. 

2. Di akhir abad pertama 

a. Teologia Yohanes yang telah terbentuk. 

b. Kejatuhan Yerusalem tidak disebutkan karena ini terjadi sekitar dua puluh tahun 
sebelumnya. 

c. Penggunaan Yohanes akan penyusunan kata dan penekanan gaya gnostik 

d. Tradisi awal gereja 
Ireneus 
Eusebius 

B. Jika kita menganggap "Yohanes tua-tua gereja" maka tanggalnya adalah awal atau di tengah 
abad kedua. Teori ini dimulai dengan penolakan Dionisius terhadap kepenulisan Rasul Yohanes 
(untuk alasan-alasan tulisan). Eusebius, yang menolak kepenulisan Rasul Yohanes mengenai 
kitab Wahyu karena alasan teologis, merasa ia telah menemukan "Yohanes" yang lain di waktu 
yang tepat dan di tempat yang tepat di kutipan Papias {Ekkleastikus Historis 3:39:5,6), yang 
menyebutkan dua "Yohanes"(l) seorang Rasul dan (2) seorang Tua-tua (presbiter). 



PENERIMA 

A. Aslinya surat ini ditulis untuk gereja-gereja di Propinsi Romawi Asia Kecil, khususnya Efesus. 

B. Karena kesederhanaan dan kedalaman yang sangat dari catatan ini mengenai kehidupan dan 
kepribadian Yesus dari Nazaret buku ini menjadi Injil favorit bagi orang-orang percaya 
kelompok Non Yahudi Helenistik dan kelompok-kelompok gnostik. 

MAKSUD TUJUAN 

A. Injil ini sendiri meneguhkan masksud evangeli stiknya, 20:30-31 

1 . bagi para pembaca Yahudi 

2. bagi para pembaca Non Yahudi 

3 . bagi para pembaca gnstik yang baru 

B. Nampaknya Injil ini memiliki suatu dorongan apologetic. 

1 . melawan pengikut fanatic dari Yohanes Pembaptis 

2. melawan guru-guru palsu gnostik yang baru (khususnya kaum Prolog); pengajaran palsu 
gnostik ini juga membentuk latar belakang bagi buku-buku PB yang lain: 

a. Efesus 

b. Kolose 

c. Surat-surat Pastoral (I Timotius, Titus, II Timotius) 

d. I Yohanes (I Yohanes mungkin berfungsi sebagai surat pengantar bagi Injil ini) 



C. Ada kemungkinan bahwa pernyataan maksud dari 20:31 bisa dimengerti sebagai mendorong 
doktrin ketekunan dan juga penginjilan karena penggunaan secara konsisten bentuk KALIMAT 
PRESENT untuk menjelaskan keselamatan. Dalam pengertian ini, Yohanes, sebagaimana 
Yakobus, mungkin mengimbangi teologia Paulus yang terlalu ditekankan oleh beberapa 
kelompok di Asia Kecil (lih. II Pet 3:15-16). Cukup mengejutkan bahwa tradisi gereja mula- 
mula mengidentifikasikan Yohanes dengan Efesus, dan bukannya Paulus (lih. buku F. F. Bruces, 
Petrus, Stefanus, Yakobus dan Yohanes: Kajian dalam Kekristenan Bukan Gaya Paulus, hal. 
120-121). 

D. Epilognya (pasal 21) sepertinya ditulis untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan khusus dari 
gereja mula-mula. 

1. Tambahan Yohanes menambah keterangan dari Injil Sinoptik. Namun demikian, ia berfokus 
pada pelayanan di Yudea, khususnya Yerusalem. 

2. Dua pertanyaan yang dicakup dalam Lampiran, pasal 21 

a. Pemulihan Petrus 

b. Kepanjang umuran Yohanes 

c. Kedatangan kembali Yesus yang ditunda 

E. Beberapa orang melihat Yohanes sebagai melonggarkan tekanan pada sakramentalisme dengan 
secara sengaja mengabaikan dan tidak mencatat atau mendiskusikan ordinansi itu sendiri padahal 
memiliki kesempatan konteks yang sangat tepat di pasal 3 (untuk baptisan) dan pasal 6 (untuk 
Ekaristi atau Perjamuan Suci/Terakhir). 

GARIS BESAR YANG MENDASARI 

A. Sebuah Prolog filosofis/teologis (1:1-18) dan sebuah Epilog praktis (pasal 21) 

B. Tujuh tanda mijizat selama pelayanan Yesus pada masyarakat (pasal 2-12) dan penafsirannya: 

1 . mengubah air menj adi anggur pada perj amuan di Kana (2:1-11) 

2. menyembuhkan anak pegawai istana di Kapernaum (4:46-54) 

3 . menyembuhkan orang lumpuh di kolam Bethesda di Yerusalem (5:1-18) 

4. memberi makan sekitar 5000 orang di Galilea (6:1-15) 

5. berjalan di air di Laut Galilea (6:16-21) 

6. menyembuhkan seorang buta sejak lahir di Yerusalem (9:1-41) 

7. membangkitkan Lazarus di Betania (1 1 : 1-57) 

C. Wawancara dan dialog dengan berbagai individu 

1. Yohanes Pembaptis (1:19-34; 3:22-36) 

2. murid-murid 

a. Andreas dan Petrus (1 :35-42) 

b. Filipus dan Natanael (1 :43-5 1) 

3. Nikodemus (3:1-21) 

4. perempuan Samaria (4: 1-45) 

5 . Orang yahudi di Yerusalem (5 : 1 0-47) 

6. orang bangyak di Galilea (6:22-66) 

7. Petrus san murid-murid (6:67-71) 

8. saudara-saudara Yesus (7:1-13) 

9. Orang Yahudi di Yerusalem (7:14-8:59; 10:1-42) 

10. murid-murid di loteng (13:1-17:26) 



11. penangkapan dan pengadilan Yahudi (18:1-27) 

12. pengadilan Romawi (18:28-19:16) 

13. percakapan-percakapan pasca-kebangkitan, 20:11-29 

a. dengan Maria 

b. dengan sepuluh Rasul-rasul 

c. dengan Tomas 

14. dialog penutup dengan Petrus, 21:1-25 

15. (7:53-8:1 1, kisah dari perempuan yang berzinah, aslinya bukan bagian dari Injil Yohanes!) 

D. Hari-hari raya/ibadah tertentu 

1. hari Sabat (5:9; 7:22; 9:14; 19:31) 

2. Paskah (2:13; 6:4; 11:55; 18:28) 

3. Hari raya Tabernakel (pasal 8-9) 

4. Hanukkah (pesta lampu, lih. 10:22) 

E. Penggunaan pernyataan-pernyataan "Akulah" 

1. "Akulah Dia" (4:26; 6:20; 8:24,28,54-59; 13:19; 18:5-6,8) 

2. "Akulah roti hidup" (6:35,41,48,51) 

3. "Akulah terang dunia" (8: 12; 9:5) 

4. "Akulah pintu ke domba-domba itu" (10:7,9) 

5. "Akulah gembala yang baik" (10:11, 14) 

6. "Akulah kebangkitan dan hidup" (1 1 :25) 

7. "Akulah jalan, kebenaran dan hidup" (14:6) 

8. "Akulah pokok anggur yang benar" (15:1,5) 

SIKLUS PEMBACAAN PERTAMA (lihat hal. vii) 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, 
dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang 
komentator. 

Baca keseluruhan kitab ini sekaligus. Sebutkan tema pokok dari keseluruhan buku dengan kalimat anda 
sendiri. 

1 . Tema keseluruhan buku. 

2. Tipe literatur (genre) 



SIKLUS PEMBACAAN KEDUA (lihat hal. vii) 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, 
dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang 
komentator. 

Baca keseluruhan kitab ini sekaligus keduakalinya. Garis besarkan pokok-pokok utama dan nyatakan 
pokok tersebut dalam satu kalimat. 



1 . Pokok dari bagian tulisan yang pertama 

2. Pokok dari bagian tulisan yang kedua 

3 . Pokok dari bagian tulisan yang ketiga 

4. Pokok dari bagian tulisan yang keempat 

5. dst. 



YOHANES 1 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN* 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Firman Menjadi Daging 


Dunia Kekekalan 


Prolog 




Firman Kehidupan 


Prolog 


1:1-5 


1:1-5 

Kesaksian Yohanes: 
Terang yang Benar 


1:1-5 




1:1-5 


1:1-18 


1:6-13 


1:6-13 

Firman Menjadi Daging 


1:6-9 
1:10-13 




1:6-9 
1:10-13 




1:14-18 


1:14-18 


1:14-18 




1:14 
1:15 
1:16-18 




Kesaksian Yohanes 
Pembaptis 


Suara di Padang Belantara 


Kesaksian Yohanes 


Berita dari Yohanes 
Pembaptis 


Kesaksian Yohanes 


1:19-28 


1:19-28 


1:19-23 
1:24-28 




1:19 

1:20 

l:21a 

l:21b 

l:21c 

l:21d 

1:22 

1:23 

1:24-25 

1:26-27 

1:28 


1:19-28 


Domba Allah 


Domba Allah 






Domba Allah 




1:29-34 


1:29-34 


1:29-34 




1:29-31 


1:29-34 



Walaupun bukan merupakan suatu ilham, pembagian paragraf adalah kunci dalam memahami dan mengikuti maksud dari si penulis asli. Tiap 
terjemahan modern membagi dan meringkas pasal satu. Setiap paragraf memiliki satu topik, kebenaran dan pemikiran pokok. Setiap versi mengemas topik 
tersebut dengan cara yang berbeda-beda. Waktu anda membaca naskah ini, tanyakan pada diri anda terjemahan mana yang cocok dengan pengertian anda 
mengenai pembagian pokok dan ayat-ayatnya. 

Dalam setiap pasal anda harus membaca Alkitab dahulu, baru mencoba mengidentifikasikan pokok-pokoknya (paragraf). Kemudian bandingkan 
pengertian anda dengan versi-versi modern tersebut. Hanya ketika seseorang memahami maksud dari penulis asli dengan cara mengikuti pola pikir dan 
penyajiannya, ia baru bisa benar-benar memahami Alkitab. Hanya si penulis aslilah yang diilhami Allah — pembaca tidak mempunyai hak untuk merubah 
atau memodifikasi berita tersebut. Pembaca Alkitab memiliki tanggung-jawab untuk menerapkan kebenaran yang diilhamkan tersebut ke dalam kehidupan 
dan zaman mereka. 



Catat bahwa semua istilah teknis dan singkatan diterangkan sepenuhnya di Appendiks Satu, Dua dan Tiga 









1:32-34 




Murid-murid Pertama 


Murid-murid Pertama 


Kesaksian Murid-murid 
Pertama Yesus 


Murid-murid Pertama 
Yesus 


Murid-murid Pertama 


1:35-42 


1:35-42 


1:35-42 


1:35-36 

l:37-38a 

l:38b 

1:39 

l:40-42a 

l:42b 


1:35-39 
1:40-42 


Pemanggilan Filipus, 
Natanael 


Filipus dan Natanael 




Yesus Memanggil Filipus 
dan Natanael 




1:43-51 


1:43-51 


1:43-51 


1:43-45 

l:46a 

l:46b 

1:47 

l:48a 

l:48b 

1:49 

1:50-51 


1:43-51 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian 
pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah 
merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap 
paragraf hanya memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



WAWASAN TEOLOGIS DAN HISTORIS UNTUK AYAT 1-18 



Garis Besar Teologis dari puisi/hymne/kredo 

1. Kristus abadi, Ulahi, pencipta, penebus, ay 1-5 (Yesus sebagai Firman) 

2. Saksi profetik kepada Kristus ay 6-9, 15 (Yesus sebagai Terang) 

3. Kristus yang terinkarnasi menyatakan Allah, ay 10-18 (Yesus sebagai Anak) 

10 



B. Struktur Teologis dari ay 1-18 dan tema-tema yang berulang 

1 . Yesus sudah ada bersama Allah Bapa (la) 

2. Yesus ada dalam persekutuan yang intim dengan Allah Bapa (lb, 2, 18c) 

3. Yesus berbagi hakikat inti dengan Allah Bapa (lc, 18b) 

4. Alat penebusan dan pengadopsian dari Allah Bapa (12-13) 

5. inkarnasi, Tuhan menjadi seorang manusia (9, 14) 

6. perwahyuan, keTuhanan dinyatakan dan dipahami sepenuhnya. (18d) 

C. Latar belakang Ibrani dan Yunani dari logos (Firman) 

1 . Latar belakang Ibrani 

Kuasa dari Firman yang dikatakan (Yes 55:11; Maz 33:6; 107:20; 145:15), sebagaimana dalam 
Penciptaan (Kej 1:3,6,9,11,14,20,24, 26,29) dan Doa Berkat (Kej 27:lff; 49:1) 

Amsal 8:12-23 mempersonifikasikan "Hikmat" sebagai ciptaan pertama Allah dan pelaku dari segala 
penciptaan (lih. Maz 33:6 dan buku non-kanonika Hikmat Salomo, 9:9) 

Targum (Terjemahan dan komentari Bahasa Aram) mengganti frasa "Firman Allah" bagi logos karena 
ketidak nyamanan mereka dengan istilah-istilah antropomorfis. 

2. Latar belakang Yunani 

a. Heraklitus - dunia adalah dalam perubahan yang terus menerus; ketuhanan yang tak pandang bulu 
dan logos yang tak berubah memegangnya dan membimbing proses perubahan tersebut. 

b. Plato - logos yang tak pandang bulu dan tak berubah menjaga planet ini di jalannya dan menentukan 
musim-musimnya 

c. Stoics - logos tersebut adalah "alasan dunia" atau pengelola, namun bersifat semi-pribadi. 

d. Philo - ia mempersonifikasikan konsep logos sebagai "Imam Besar yang menyusun jiwa manusia 
dihadapan Allah", atau "jembatan antara manusia dan Allah", atau "Pasak kemudi dengan mana Pilot 
dari semesta ala mini mengendalikan segalanya" (kosmocrater) 

D. Elemen-elemen dari system teologis/filosofis gnostik yang telah dikembangkan dari abad kedua M. 

1 . Suatu dualisme antagonis ontologis (abadi) antara Roh dan materi 

2. Materi adalah jahat dan tegar, Roha adalah baik 

3. Sistem Gnostik memposisikan suatu jenjang tingkatan kemalaikatan (aeons) antara allah yang tinggi, baik 
dan allah yang lebih rendah yang berkuasa untuk membentuk materi. Beberapa bahkan menegaskan 
bahwa allah yang lebih rendah adalah YFTvVH dari PL (seperti Marcion) 

4. Keselamatan datang dari 

a. Pengetahuan rahasia atau kata kunci yang mengijinkan seseorang untuk melalui tingkatan-tingkatan 
kemalaikatan ini dalam perjalanannya menuju kesatuan dengan Allah. 

b. Suatu percikan illahi dalam semua manusia, yang tidak mereka sadari samapai mereka menerima 
pengetahuan rahasia tersebut. 

c. Suatu pelaku perwahyuan pribadi yang khusus yang memberikan pengetahuan rahasia ini kepada 
umat manusia (Roh Kristus) 

5. Sistem pemikiran ini menegaskan keTuhanan Yesus, namun menolak inkarnasi dan pusat tempat 
penebusanNya yang nyata dan permanen! 

E. Latar Belakang Kesejarahan 

1. Ayat 1-18 adalah suatu upaya untuk menghubungkan pemikiran Ibrani dan Yunani dengan penggunaan 
istilah logos. 

2. Kesesatan dari gnostisisme adalah latar belakang filsafatnya terhadap pengantar Injil Yohanes yang 
sangat terstruktur ini. I Yohanes mungkin adalah surat pengantar dari Injil ini. Sistem pemikiran Teologis 
yang disebut "gnostisisme" tidak dikenal dalam tulisan sampai abad kedua, namun tema-tema gnostik 
yang baru muncul ditemukan di dalam Gulungan Kitab Laut Mati dan dalam Philo. 

3. Injil-injil Sinoptik (khususnya Markus) menyelubungi keTuhanan Yesus (rahasia keMesiasan) sampa 
setelah Kalvari, namun Yohanes, yang menulis jauh dikemudian hari, mengembangkan tema-tema yang 
sangat penting dan menentukan mengenai Yesus sebagai Allah sepenuhnya dan manusia sepenuhnya 
(Anak Manusia, lih. Yeh 2: 1 dan Dan 7: 13) dalam pasal pertama. 

11 



F. Lihat Topik Khusus: Yohanes 1 Dibanding dengan I Yohanes 1 pada I Yohanes 1:1. 
KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:1-5 

'Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 
2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. 3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada 
suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. 4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah 
terang manusia. 5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. 



1:1 "Pada mulanya" Ini mencerminkan Kejadian 1:1 dan I Yohanes 1:1. Ada kemungkinan bahwa I Yohanes 
adalah suatu pengantar bagi Injil ini. Ayat 1-5 adalah peneguhan akan keberadaan kelllahianYesus sebelum 
penciptaan (lih. 1:15; 8:56-59; 16:28; 17:5; II Kor 8:9; Flp 2:6-7; Kol 1:17; Ibr 1:3; 10:5-8). 

TOPIK KHUSUS: ARCHE 

Istilah "domain" adalah istilah Yunani arch, yang artinya "mula-mula" atau "asal mula" dari sesuatu. 

1 . permulaan dari susunan yang dicipta (lih. Yoh 1 : 1 ; I Yoh 1:1) 

2. awal dari Injil (lih. Mar 1: 1; Flp 4: 15) 

3 . saksi mata pertama (lih. Luk 1:2) 

4. tanda-tanda awal (mujizat, lih. Yoh 2:11) 

5 . prinsip-prinsip yang mula-mula (lih. Ibr 5 : 12) 

6. jaminan/keyakinan mula-mula (lih. Ibr 3: 14) 

Ini digunakan juga untuk menyebut "aturan" atau "kekuasaan" 

1 . dari pegawai-pegawai pemerintahan manusia 

a. Luk 12:11 

b. Luk 20:20 

c. Roma 13:3; Titus 3:1 

2. dari kekuasaan-kekuasaan kemalaikatan 

a. Roma 8:38 

b. I Kor 15:24 

c. Ef 1:21; 3:10; 6:10 

d. Kol 1:16; 2:10,15 

Guru-guru palsu ini melecehkan semua penguasa, di dunia maupun di surga. Mereka adalah kaum antinomian 
libertine. Mereka menaruh diri dan keinginan mereka sendiri ditempat pertama sebelum Allah, malaikat, 
pemerintah umum, dan pimpinan gereja. 



□ "was" (tiga kali) Ini adalah sebuah BENTUK KALIMAT IMPERFECT (lih. 1,2,4,10) yang berfokus pada 
kelanjutan dari keberadaan dalam waktu yang lampau. Bentuk kalimat ini dignakan untuk menunjukkan 
keberadaan Logos sejak sebelumnya. Hal ini dikontraskan dengan BENTUK KALIMAT AORIST dari ay 3, 6, 
dan 14. 

□ "Firman" Istilah Yunani logos merujuk pada suatu berita, bukan hanya suatu kata tunggal. Dalam konteks 
ini kata ini adalah suatu judul yang digunakan orang Yunani untuk menjelaskan "alasan dunia" dan oleh bahasa 
Ibrani sebagai analog dari "Hikmat". Yohanes memilih istilah ini untuk menegaskan bahwa Firman Allah adalah 
suatu pribadi dan suatu berita. 

□ "dengan Allah" ini dapat di katakan sebagai berhadapan "muka dengan muka". Melukiskan suatu 
persekutuan yang intim. Istilah ini juga menujuk kepada konsep dari satu hakikat kelllahian dan tiga perwujudan 
pribadi yang kekal. PB menegaskan paradoks bahwa Yesus terpisah dari Allah Bapa, namun Ia juga satu dengan 
Allah Bapa. 

12 



□ "Firman itu adalah Allah" kata kerja ini adalah BENTUK IMPERFECT sebagaimana dalam ay la. tak ada 
ARTICLE dengan Theos, namun Theos ditempatkan pertama dalam frasa Yunani untuk penekanan. Ayat ini dan 
ay 18 adalah pernyataan yang kuat mengenai keTuhanan dari Logos yang telah ada sebelumnya (lih. 5:18; 8:58; 
10:30; 14:9; 20:28; Rom 9:5; Ibr 1:8; II Pet 1:1). Yesus yang sepenuhnya Ulahi dan juga sepenuhnya manusiawi. 
Ia tidak sama dengan Allah Bapa, namun Ia secara hakiki bersifat kelllahian yang tepat sama dengan Allah Bapa. 

PB menegaskan kepenuhan keTuhanan dari Yesus orang Nazaret, namun melindungi keterpisahan ke- 
perorangan dari Allah Bapa. Ketunggalan Hakikat Ulahi ini ditekankan dalam Yoh 1:1; 5:18; 10:30,34-38; 14:9- 
10; dan 20:28, sementara keterpisahan mereka ditekankan dalam Yoh 1:2,14,18; 5:19-23; 8:28; 10:25,29; 
14:11,12,13,16. 

1:2 Ini berparalel dengan ay 1 dan menekankan lagi kebenaran yang mengejutkan dalam pengertian monoteisme 
bahwa Yesus, yang lahir sekitar tahun 6-5 SM, telah selalu bersama dengan Allah Bapa dan oleh karenanya, 
adalah Tuhan. 

1:3 "Segala sesuatu dijadikan oleh Dia" Logos adalah pelaku penciptaan dari Allah Bapa baik ciptaan yang 
kasat mata maupun yang tidak. (lih. ay 10; I Kor 8:6; Kol 1:16; Ibr 1:2). Ini mirip dengan peran yang dimainkan 
oleh Hikmat dalam Maz 33:6 dan Ams 8:12-23 (yang berjenis FEMININE (BETINA) karena hikmat adalah kata 
benda jenis FEMININE). 

□ "dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi" Ini adalah suatu penolakan dari pengajaran gnostik 
palsu mengenai kemalaikatan aeons di antara allah yang tinggi dan baik dan makhluk yang lebih rendah rohaninya 
yang membentuk materi. 

1:4 "dalam Dia ada hidup" Frasa ini menekankan bahwa "hidup" itu sendiri datang dari Anak, Firman. Yohanes 
menggunakan istilah, zo, untuk menunjuk pada hidup kebangkitan, hidup kekal, kehidupan Allah (lih. 1:4; 
3:15,36; 4:14,36; 5:24,26,29,39,40; 6:22,33,35,40,47,48,51, 53,54,63,65, dll). Istilah Yunani lain untuk "hidup", 
yaitu bios, digunakan untuk kehidupan biologis, duniawi (lih. I Yoh 2: 16). 

□ "Hidup itu adalah terang manusia" Terang adalah suatu penggambaran yang umum yang digunakan 
Yohanes untuk kebenaran dan pengenalan akan Allah (lih. Yoh 3:19; 8:12; 9:5; 12:46). Perhatikan kehidupan ini 
adalah untuk seluruh manusia! Terang dan kegelapan juga merupakan tema umum dalam Gulungan Kitab Laut 
Mati. Yohanes sering menyatakan dirinya dalam istilah yang dualistis (pengkontrasan) dan kategori-kategori. 

1:5 "Terang itu bercahaya" Ini adalah BENTUK KALIMAT PRESENT, yang artinya suatu tindakan yang 
berkelanjutan. Yesus telah selalu ada, namun kini Ia dengan jelas dinyatakan kepada dunia. Dalam PL perwujudan 
fisik atau manusiawi dari Allah sering diidentifikasikan dengan malaikat dari Allah (lih. Kej 16:7-13; 22:11-15; 
31:11,13; 48:15-16; Kel 3:2,4; 13:21; 14:19; Hak 2:1; 6:22-23; 13:3-22; Zak 3:1-2). Beberapa orang menegaskan 
bahwa ini adalah pra-inkarnasi dari Logos. 

□ 

NASB, NKJV "kegelapan tak mampu memahaminya" 

NRSV "kegelapan tidak menguasainya" 

TEV "kegelapan tidak pernah mematikannya" 

NJB "dan kegelapan tidak bisa menaklukkannya" 

Akar arti dari istilah ini adalah "merenggut". Oleh karena itu, hal ini dapat berarti (1) merenggut untuk 
menaklukkan (lih. Mat 16:18) atau (2) merenggut untuk memahami atau mengerti. Yohanes mungkin 
menggunakan kemenduaan ini untuk mengisyaratkan keduanya. Injil Yohanes bercirikan arti yang mendua 
(conoth. "lahir baru atau dari atas", 3:3 dan "angin-roh" 3:8). 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:6-8 

6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; 7 ia datang sebagai saksi untuk memberi 
kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. 8 Ia bukan terang itu, tetapi ia 
harus memberi kesaksian tentang terang itu. 

13 



1:6-7 " 6 Datanglah seorang yang diutus Allah... ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang 
terang itu,..." Yohanes Pembaptis adalah nabi PL yang terakhir (dalam pengertian berita dan sudut pandang). Ia 
adalah pendahulu yang dinubuatkan dalam Mal 3:1 dan 4:5 (lih. Yoh 1:20-25). Rasul Yohanes mungkin 
menyisipkan ayat 6-8 karena adanya kesalahpahaman awal yang berkembang mengenai Yohanes Pembaptis (lih. 
Luk 3:15; Kis 18:25; 19:3). Yohanes, yang menulis terkemudian dibanding penulis Injil lain, melihat 
perkembangan dari masalah ini. 

Mernarik untuk dicatat bahwa Kristus dijelaskan dalam kata kerja BENTUK KALIMAT IMPERFECT, 
sementara Yohanes dijelaskan dalam kata kerja AORIST (dinyatakan dalam suatu waktu) dan KALIMAT 
PERFECT (suatu peristiwa kesejarahan dengan hasil yang lama tinggal) (lih. ay 6). Yesus telah dan selalu ada. 

1:6-8 Ayat-ayat ini dan ay 15 (suatu pengulangan kembali dalam tanda kurung) mencatat kesaksian Yohanes 
Pembaptis tentang Yesus. Ia adalah nabi terakhir. Sukarlah untuk menuliskan ayat-ayat ini dalam bentuk puitis. 
Ada banyak perdebatan di kalangan para ahli apakah prolog ini berbentuk puisi atau prosa. 

1:7 "supaya oleh Dia semua orang menjadi percaya" Ini adalah anak kalimat tujuan. This is apurpose clause. 
Injil Yohanes, seperti semua Injil (suatu genre khas Kristen), adalah suatu traktat penginjilan. Ini adalah 
penawaran keselamatan yang sangat indah kepada semua yang beriman dalam Kristus, yang adalah terang dunia 
(lih. ay 12; Yoh 20:31; I Tim 2:4; II Pet 3:9). 

1:7,12 "percaya" Kata kerja ini digunakan 78 kali dalam Injil Yohanes , 24 kali dalam surat Yohanes. Cukup 
menarik bahwa Injil Yohanes tidak pernah menggunakan bentuk kata bendanya, hanya kata kerjanya saja. 
Kepercayaan terutama bukanlah suatu tanggapan intelektual atau emosional, melainkan pada dasarnya suatu 
tanggapan berasar kemauan. Istilah Yunani ini diterjemahkan oleh tiga istilah Inggris, percaya, mempercayakan 
diri, dan iman. Ini berparalel dengan "menyambut Dia" (lih. ay 11), dan "menerima Dia" (lih. ay 12). 
Keselamatan adalah gratis dalam anugerah Allah dan karya paripurna Kristus, namun harus diterima. 
Keselamatan adalah suatu hubungan perjanjian dengan hak-hak istimewa dan tanggung-jawab. 

1:8 Mungkin saja bahwa Rasul Yohanes, yang menulis paling terkemudian disbanding para penulis Injil lain, 
mengenali permasalahan yang berkembang di antara para pengikut Yohanes Pembaptis yang belum mendengar 
atau menerima Yesus (lih. Kis 18:25-19:7). 



TOPIK KHUSUS: SAKSI-SAKSI YESUS 




Kata bendanya (marturia) dan kata kerjanya (marture) 


'saksi" adalah suatu istilah kunci dalam Yohanes. Ada 


banyak saksi Yesus: 




Yohanes Pembaptis (lih. Yoh 1:7,8,15; 3:26,28; 5:33) 




Yesus Sendiri (lih. Yoh 3: 11; 5:31; 8: 13-14) 




Perempuan Samaria (lih. Yoh 4:39) 




Allah Bapa (lih. Yoh 5:32,34,37; 8:18; I Yoh 5:9) 




Alkitab (lih. Yoh 5:39) 




Orang banyak pada saat pembangkitan Lazarus (lih. Yoh 12: 17) 


Roh Kudus (lih. Yoh 15:26-27; I Yoh 5:10,11) 




Murid-murid (lih. Yoh 15:27; 19:35; I Yoh 1:2; 4:14) 




Si Penulis sendiri (lih. Yoh 21:24) 





NASKAH NASB (UPDATED): 1:9-13 

9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. 10 Ia telah 
ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. n Ia datang kepada 
milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 12 Tetapi semua orang 
yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam 
nama-Nya; 13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara 
jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. 

14 



1:9 "terang yang sesungguhnya" Ini adalah "sungguh" dalam pengertian asli atau nyata, bukan hanya lawan 
dari kepalsuan. Ini bisa berhubungan dengan semua keragaman teologia abad pertama. Ini adalah kata sifat yang 
umum dalam tulisan-tulisan Yohanes (lih. 3:35; 4:23,37; 6:32; 7:28; 15:1; 17:3; 19:35 dan I Yoh 2:8; 5:20 dan 
sepuluh kali dalam Wahyu). Lihat Topik Khusus pada 6:55. 

□ "sedang datang di dunia" Yohanes seringkah menggunakan frasa ini untuk menunjuk pada Yesus yang 
meninggalkan surga, dunia rohani, dan memasuki dunia jasmani dari waktu dan tempat (lih. 6:14; 9:39; 11:27; 
12:46; 16:28). Dalam ayat ini nampaknya ini menunjuk pada inkarnasi Yesus. 



□ 

NASB 
NKJV 
NRSV 

TEV 
NJB 



'menerangi setiap orang" 
'memberi terang bagi tiap orang" 



menerangi siapa saja" 



menyinari semua orang 
'yang memberi terang kepada siapa saja" 

Frasa ini dapat dimengerti dalam dua cara. Pertama, dengan menganggap berdasar latar belakang budaya 
Yunani, ini menunjuk pada suatu cahaya perwahyuan dari dalam setiap manusia, kilauan illahi. Ini adalah cara 
kaum Quaker menafsirkan ayat ini. Namun demikian, konsep semacam ini tak pernah muncul dalam Yohanes. 
Bagi Yohanes, "terang" mengungkapkan kejahatan manusia (lih. 3:19-21). 

Kedua, ini tidak dapat menunjuk pada perwahyuan alamiah, [yaitu Pengenalan Allah melalui alam (lih. Maz 
19:1-5; Rom 1:19-20) atau suatu pengertian moral di dalam (lih. Rom 2:14-15)], namun lebih pada penawaran 
Allah akan penerangan dan keselamatan melalui Yesus, satu-satunya terang yang benar. 

1:10 "dunia" Yohanes menggunakan istilah kosmos dalam tiga cara yang berbeda: (1) alam semesta jasmani 
(1:10,11; 11:9; 16:21; 17:5,24; 21:25); (2) seluruh umat manusia (1:10,29; 3:16,17; 4:42; 6:33; 12:19,42; 18:29); 
dan (3) masyarakat manusia yang jath yang diorganisir dan berfungsi terpisah dari Allah (7:7; 15:18-19; I Yoh 
2: 15; 3: 1,13). Dalam konteks ini #2 lebih cocok. 

□ "dunia tidak mengenalNya" Baik orang Non Yahudi yang jatuh maupun bangsa Yahudi yang terpilih tidak 
mengenali Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan. Istilah "mengenal" ini lebih mencerminkan suatu ungkapan 
Ibrani mengenai hubungan yang intim daripada kecocokan intelektual terhadap fakta. (lih. Kej 4: 1; Yer 1:5). 

1:11 "Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima- 

Nya" "MilikNya" digunakan dua kali dalam ay 1 1 . Bentuk ketatabahasaan pertama ialah JAMAK NEUTER dan 
menunjuk pada (1) semua makhluk ciptaan atau (2) secara geografis Yudea atau Yerusalem. Yang kedua ini 
adalah JAMAK MASCULINE dan menunjuk pada orang Yahudi. 

1:12 "tetapi semua orang yang menerimaNya" ini menunjukkan bagian kemanusiaan dari keselamatan (lih. ay 
16). Manusia harus menanggapi penawaran Allah akan anugerah dalam Kristus, (lih. 3:16; Rom 10:9-13; Ef 2:8- 
9). Allah tentu saja berkedaulatan, namun di dalam kedaulatanNya Ia telah menginisiasikan suatu hubungan 
perjanjian bersyarat dengan umat manusia yang jatuh. Manudia yang jatuh harus bertobat, percaya, taat, dan tekun 
dalam iman. 

□ "diberiNya kuasa" Istilah Yunani ini dapat berarti (1) kekuasaan hokum atau (2) hak atau hak istimewa (lih. 
5:27; 17:2; 19:10,11). Melalui Yesus manusia yang jatuh sekarang dapat mengenal Allah dan mengakuiNya 
sebagai Allah dan Bapa. 

□ "supaya menjadi anak-anak Allah" Para penulis PB secara konstan menggunakan penggambaran 
kekeluargaan untuk menjelaskan keKristenan: (1) Bapa; (2) Anak; (3) anak-anak; (4) lahir baru; dan (5) adopsi. 
KeKristenan beranalogi dengan sebuah keluarga, bukan suatu produk (tiket ke surga, polis asuransi kebakaran). 

Menarik juga bahwa kedua istilah Yunani untuk anak-anak, satu di antaranya selalu digunakan untuk Yesus 
{huios) sementara yang lainnya {teknon, tekna) digunakan untuk orang percaya. Orang Kristen adalah anak-anak 

15 



Allah, namun mereka tidak berada dalam kategori yang sama dengan Yesus, Anak Allah. HubunganNya bersifat 
unik, namun sekaligus beranalogi. 

□ "mereka yang percaya" Ini adalah sebuah PRESENT ACTTVE PARTICIPLE yang berarti "mereka yang 
terus percaya". Latar belakang etimologis dari istilah ini membantu menetapkan arti kontemporernya. Dalam 
bahasa Ibrani ini aslinya merujuk pada seseoran gyang dalam suatu kuda-kuda yang stabil. Kata ini dipakai untuk 
menggambarkan seseorang yang dapat diandalkan, loyal, dan dapat dipercaya. Kata yang sama dalam bahasa 
Yunani diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh kata ("iman", "percaya", dan "mempercayakan diri") Iman 
Alkitabiah atau mempercayakan diri bukan terutama mengenai apa yang kita buat, namun seseorang tempat kita 
mempercayakan diri. Adalah kebisa dipercayaan dari Allah, bukan kita, yang menjadi fokusnya. Manusia yang 
jatuh mempercayakan diri pada kebisadipercayaan Allah, beriman kepada kesetiaanNya, percaya dalam Yang 
dikasihiNya. Fokusnya bukanlah pada kelimpahan atau intensitas dari iman manusia, namun obyek dari iman 
tersebut. Lihat Topik Khusus pada 2:23. 

□ "dalam namaNya" Dalam PB nama seseorang bersifat sangat penting. Nama merupakan suatu 
pengharapan/kemungkinan nubuatan mengenai sifat mereka atau penjabaran dari sifat mereka. Percaya dalam 
suatu nama berarti percaya dan menerima orangnya. 

1:13 

NASB, NKJV, 

NRSV "yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani 

oleh keinginan seorang laki-laki" 
TEV "mereka tidak menjadi anak Allah dengan berdasarkan asal, yaitu karena dilahirkan 

dan karena merupakan anak-anak dari bapa yang adalah manusia. 
NJB "yang telah lahir bukan dari benih manusia atau dorongan daging atau kehendak 

seorang laki-laki" 
Istilah "darah" adalah JAMAK. Ini menunjuk bukan pada hak-hak istimewa rasial, dan bukan juga pada jenis 
kelamin keturunan manusia, namun pada pemilihan oleh Allah dan penarikan mereka yang mempercayakan diri 
pada AnakNya (lih. 6:44,65). Ayat 12 dan 13 menyatakan keseimbangan perjanjian antara kedaulatan Allah dan 
kebutuhan akan tanggapan manusia. 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:14-18 

14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, 
yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan 
kebenaran. 15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang 
kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, 
sebab Dia telah ada sebelum aku." 16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih 
karunia demi kasih karunia; 17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan 
kebenaran datang oleh Yesus Kristus. 18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak 
Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya. 



1:14 "Firman itu telah menjadi manusia" Yohanes sedang menyerang doktrin gnostik yang palsu, yang 
berupaya untuk menyatukan keKristenan dengan pemikiran Yunani kafir. Yesus adalah manusia sesungguhnya 
dan Allah yang sesungguhnya (lih. I Yoh 4:1-3) dalam penggenapan dari janji Immanuel (lih. Yes 7:14). Allah 
tinggal dalam tubuh manusia di antara manusia-manusia yang jatuh (secara huruflah, mendirikan TendaNya) 
Istilah "manusia (daging)" dalam Yohanes tak pernah menunjuk pada sifat dosa sebagaimana dalam tulisan- 
tulisan Paulus. 

□ "diam di antara kita" Secara huruflah, ini berarti "mengambil tempat tinggal". Di sini terdapat latar 
belakang Yahudi dari perjalanan di padang belantara dan Tabernakel (lih. Wah 7:15; 21:3). Orang Yahudi 
kemudian menyebut pengalaman padang belantara ini "bulan madu" antara YHWH dan Israel. Allah tidak pernah 
lebih dekat kepada Israel daripada selama periode ini. Istilah Yahudi untuk tiang awan yang memandu Israel 
selama periode ini adalah "Shekinah", istilah Ibrani bagi "tinggal bersama". 

16 



□ "kita telah melihat kemuliaanNya" Ini menunjuk pada (1) sesuatu dalam kehidupan Yesus seperti 
perubahan sifat tubuhNya saat dimuliakan atau kenaikanNya atau (2) konsep bahwa YHWH yang tak nampak 
sekarang menjadi nampak dan sepenuhnya dikenali. Ini adalah penekanan yang sama dengan I Yoh 1:1-4, yang 
juga merupakan suatu penekanan pada kemanusiaan Yesus sebagai lawan dari penekanan gnostik yang palsu pada 
hubungan antagonistis antara roh dan materi. 

Dalam PL kata Ibrani yang paling umum bagi "kemuliaan (glory)" aslinya adalah istilah perdagangan (yang 
menunjuk pada sepasang timbangan) yang artinya "berbobot". Apa yang berat memiliki nilai yang tinggi atau 
memiliki kelayakan intrinsik. Seringkah konsep kecemerlangan ditambahkan ke dalam kata tersebut untuk 
menyatakan kemuliaan Allah (lih. Kel 15:16; 24:17; Yes 60:1-2). Ia sendirilah yang layak dan terhormat. Ia 
terlalu cemerlang untuk dipandang oleh umat manusia yang jatuh (lih. Kel 33:17-23; Yes 6:5). Allah hanya bisa 
benar-benar dikenali melalui Kristus (lih. Yer 1: 14; Mat 17:2; Ibr 1:3; Yak 2: 1). 

Istilah "kemuliaan" bersifat agak mendua: 

1 . bisa berparalel dengan "kebenaran Allah" 

2. bisa menunjuk pada "kesucian" atau "kesempurnaan" Allah 

3. bisa pula menunjuk pada gambar Allah yang di dalamnya manusia di ciptakan (lih. Kej 1:26-27; 5:1; 9:6), 
namun yang kemudian dirusakkan melalui pemberontakan (lih. Kej 3: 1-22). 

Ini pertama-tama digunakan untuk hadirat YHWH di antara umatNya (lih. Kel 16:7,10; Lev 9:23; Bil 14: 10). 

□ 

NASB, NKJV "kemuliiaan sebagai Anak Tunggal dari Allah Bapa" 

NRSV "kemuliaan sebagai Anak Tunggal Bapa" 

TEV "kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa" 

JB "kemuliaan yang adalah milikNya sebagai Anak Tunggal Bapa" 

Istilah "hanya (tunggal)" (monogen) ini berarti "unik", "hanya satu-satunya" (lih. 3:16). Terjemahan Vulgate 
menterjemahkannya "anak laki-laki tunggal" dan, sayangnya terjemahan Inggris yang lama mengikutinya (lih. 
Luk 7: 12; 8:42; 9:38; Ibr 11:17). Fokusnya adalah pada ketunggalan dan keunikannya bukan jenis kelaminnya. 

□ "Bapa" PL memperkenalkan penggambaran kekeluargaan yang intim dari Allah sebagai Bapa: 

1. bangsa Israel sering dijelaskan sebagai "anak-lelaki YHWH" (lih. Hos 11:1; Mal 3:17) 

2. bahkan lebih awal lagi di Ulangan analogi Allah sebagai Bapa telah digunakan (1:31) 

3. dalam UI 32 Israel disebut "anakNya" dan Allah dipanggil "Bapamu". 

4. analogi ini dinyatakan dalam Maz 103:13 dan dikembangkan dalam Maz 68:5 (bapa dari anak yatim 
piatu) 

5. umum dalam buku nabi-nabi (lih. Yes 1:2; 63:8; Israel sebagai anak, Allah sebagai Bapa, 63:16; 64:8; 
Yer 3:4,19; 31:9). 

Yesus mengambil analogi ini dan memperdalamnya menjadi persekutuan kekeluargaan yang sepenuhnya, 
khususnya dalam Yoh 1:14,18; 2:16; 3:35; 4:21,23; 5:17,18,19,20,21,22,23,26,36,37,43,45; 6:27,32,37,44,45, 46, 
57; 8:16,19,27,28,38,42,49,54; 10:15,17,18,25,29,30,32,36,37,38; 11:41; 12:26,27,28,49,50; 13:1; 14:2,6,7,8,9, 
10,11,12,13,16,20,21,23,24,26,28,31; 15:1,8,9,10,15,16,23,24,26; 16:3, 10,15,17,23,25,26,27,28,32; 17:1,5,11, 
21,24,25; 18:11; 20:17,21! 

□ "penuh kasih karunia dan kebenaran" Pemasangan ini mengikuti istilah PL hesed (kasih dan loyalitas 
perjanjian) dan emeth (kebisadipercayaan) yang digunakan bersama dalam Ams 16:6. Ini menjelaskan sifat Yesus 
(lih. ay 17) dalam istilah perjanjian PL. Lihat Topik Khusus tentang Kebenaran pada 6:55 dan 17:3. 

1:15 "sebab Dia telah ada sebelum aku" Ini adalah peneguhan kuat dari Yohanes Pembaptis mengenai pra- 
keberadaan Yesus. 1; 8:56-59; 16:28; 17:5; II Kor 8:9; Flp 2:6-7; Kol 1:17; Ibr 1:3; 10:5-8). Pra-keberadaan dan 
nubuatan yang meramalkan, meneguhkan bahwa ada Allah yang ada di atas dan melampaui semua sejarah, namun 
yang bekerja dalam sejarah. Ini adalah bagian yang menyeluruh dari pandangan alkitab tentang dunia. 

1:16-18 Satu dari sifat Injil yohanes ialah bagaimana si penulis menyisipi peristiwa-peristiwa, dialog-dialog, atau 
sesi-sesi pengajaran dengan komentarnya sendiri. Seringkah sampai mustahil untuk memisahkan mana kata-kata 

17 



dari Yesus, orang-orang lain, dan Yohanes. Kebanyakan para ahli menegaskan bahwa ay 16-19 adalah komentar 
dari Yohanes, sang penulis (cf. 3:14-21). 

1:16 "kepenuhan" Ini adalah istilah Yunani pleroma. Ajaran palsu gnostik menggunakannya untuk menjelaskan 
aeon kemalaikatan antara allah yang tinggi dan makhluk yang kurang rohani. Yesus adalah satu-satunya penengah 
antara Allah dengan manusia (lih. Kol 1: 19; 2:9; Ef 1:23; 4: 13) dan tingkatan-tongkatan kemalaikatan. Di sini lagi 
nampaknya Rasul Yohanes sedang menyerang pandangan gnostik mula-mula mengenai kenyataan. 

□ 

NASB, NRSV "kasih karunia demi kasih karunia" 

NKJV "kasih karunia bagi kasih karunia" 

TEV "memberikan pada kita berkat demi berkat" 

NJB "satu berkat menggantikan berkat lain" 

Pertanyaan penafsirannya ialah bagaimana memahami "kasih karunia". Apakah ini (1) kemurahan Allah 
dalam Kristus yang menuju kepada keselamatan; (2) kemurahan Allah bagi hidup keKristenan; atau (3) 
kemurahan Allah dalam perjanjian baru melalui Kristus? Pemikiran kuncinya adalah "kasih karunia"; Kasih 
karunia Allah telah dengan indah diberikan dalam inkarnasi dari Yesus. Yesus ialah jawaban 'Ya" dari Allah 
kepada umat manusia yang telah jatuh (lih. II Kor 1:20). 

1:17 "hukum Taurat" Hukum Musa tidaklah buruk, namun adalah tahap persiapan dan tidak lengkap sejauh 
memberikan keselamatan yang lengkap (lih. Gal 3:23-29; Rom 4). 

□ "kasih karunia" ini menunjuk pada kasih Allah yang tanpa syarat dan hanya oleh anugerah kepada manusia 
yang jatuh (lih. Ef 2:8) Istilah kasih karunia (charis) ini, yang sedemikian pentingnya dalam tulisan-tulisan 
Paulus, dalam Injil Yohanes hanya digunakan dalam paragraf ini (lih. 1:14,16,17). Para penulis Perjanjian Baru, 
di bawah pengilhaman, berkebebasan untuk membggunakan kosa kata, analogi, dan penggambaran- 
penggambaran mereka sendiri. 

□ "kebenaran" Ini digunakan dalam pengertian (1) kesetiaan atau (2) kebenaran lawan dari kepalsuan (lih. 
1 : 14; 8:32; 14:6). Perhatikan baik kasih karunia maupun kebenaran datang melalui Yesus (lih. ay 14). 

□ "Yesus" Ini adalah pernggunaan pertama nama manusia bagi anak maria dalam Prolog. 

1:18 "Tak seorangpun yang pernah melihat Allah" Beberapa orang berkata bahwa ini berlawanan dengan 
Kel 33:20-23. Namun demikian, kata Ibrani dalam bagian Keluaran menunjuk pada "cahaya yang tertinggal", 
bukan penglihatan jasmani tentang Allah Sendiri. Dorongan dari bagian ini adalah bahwa hanya YEsus yang 
menyatakan Allah sepenuhnya (lih. 14:8ff). 

Ayat ini menekankan perwahyuan yang unik tentang Allah dalam Yesus orang Nazaret. Ia adalah pernyataan 
diri Ulahi yang sepenuhnya dan satu-satunya. Mengenal Yesus adalah mengenal Allah. Yesus adalah 
pengungkapan Diri tertinggi dari Allah Bapa. Tak ada pemahaman yang jelas mengenai keTuhanan di luar Dia 
(lih. Kol 1:15-19; Ibr 1:2-3). 

□ 

NASB "Allah yang satu-satunya" 

NKJV "Anak Tunggal Allah" 

NRSV "Adalah Anak Allah yang Tunggal" 

TEV "Anak Tunggal" 

NJB "Adalah Anak Tunggal" 

Ada variasi naskah Yunani kuno di sini. Theos/Allah ada di dalam naskah kuno Yunani yang mula-mula P 66 , 
P 75 , B, dan C sementara "Anak" ditulis sebagai ganti "Allah" hanya dalam MSS A dan C 3 . Istilah "Anak" 
barangkali datang dari para ahli tulis mengingat "Anak yang Tunggal" dalam Yoh 3: 16,18 dan dalam I Yoh 4:9 
(lih. buku Bruce M. Metzger Komentari Kenaskahan pada Perjanjian Baru Yunani hal. 198). Ini adalah 
peneguhan yang kuat dari kepenuhan dan kelengkapan keTuhanan Yesus! Mungkin saja memiliki tiga gelar bigi 
Yesus (1) anak tunggal, (2) Allah, dan (3) yang ada di pangkuan Bapa. 

18 



Ada diskusi menarik mengenai kemungkinan kesengajaan penggantian naskah ini dalam buku Bart D. 
Ehrmans Korupsi Ortodoks dari Alkitab, hal. 78-82. 

□ "yang ada di pangkuan Bapa" Ini sangat mirip artinya dengan frasa "dengan Allah" di ay 1 dan 2. Ini 
berbicara mengenai persekutuan yang intim. 

□ 

NASB "Dialah yang telah menerangkanNya" 

NKJV "Dialah yang telah menyatakanNya" 

NRSV, NJB "yang telah memberitakanNya" 

TEV "Dialah yang telah meberitakanNya" 

Kita mendapatkan istilah Eksegesis dari kata Yunani yang digunakan dalam 1:18 ini, yang mengisyaratkan 
suatu perwahyuan yang penuh dan lengkap. Satu dari tugas utama Yesus adalah untuk menyatakan BapaNya (lih. 
Yoh 14:7-10; Ibr 1:2-3). Melihat dan mengenal Yesus berarti melihat dan mengenal Bapa (mengasihi orang 
berdosa, menolong yang lemah, menerima yang terbuang, menerima anak-anak dan wanita)! 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Definisikan logos dan penggunaan-penggunaannya dalam agama kuno, dunia sekuler dan alkitab. 

2. Mengapa doktrin pra-eksistensi Yesus begitu penting? 

3 . Apa bagian dari umat manusia dalam keselamatan? Bagaimana seseorang menerima Yesus? 

4. Mengapa Firman perlu menjadi daging? 

5 . Mengapa sangat sulit untuk membuat garis besar dari bagian ini? 

6. Sebutkan berbagai kebenaran Teologis berbeda yang digunakan untuk menjelaskan Yesus, (setidaknya 8). 
Mengapa ayat 1 8 merupakan ayat yang demikian penting? 



WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK AYAT 19-51 

A. Bagian yang mengenai Yohanes Pembaptis ini berurusan dengan dua kesalah pahaman gereja mula-mula: 

1. Kesalah pahaman yang berkembang disekitar pribadi Yohanes Pembaptis dan dipersoalkan dalam ay 6-9, 
20,21,25; dan 3:22-36; 

2. kesalah pahaman yang melibatkan pribadi Kristus dan dihadapi dalam ay 32-34. Ajaran palsu gnostisisme 
yang sama ini diserang dengan cara yang mirip dalam I Yoh 1 . I Yoh mungkin adalah surat pengantar 
dari Injil Yohanes. 

B. Injil Yohanes berdiam mengenai baptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis. Sakramen gereja, baptisan dan 
perjamuan kudus tampak sekali tidak dimuat dalam catatan Yohanes mengenai kehidupan Kristus. Setidaknya 
ada dua kemungkinan alasan bagi pengabaian ini: 

1. berkembangnya paham sakramentalisme dalam gereja mula-mula menyebabkan Yohanes tidak 
menekankan aspek keKristenan ini. Injilnya berfokus pada hubungan, bukan tata-cara ibadah. Ia tidak 
mendiskusikan atau mencatat kedua sakramen baptisan dan Perjamuan Kudus sama sekali. Ketiadaan 
sesuatu dapat diduga pasti akan menarik perhatian. 

2. Yohanes, yang menulis paling terkemudian disbanding para penulis Injil lain, menggunakan catatannya 
akan kehidupan Kristus untuk melengkapi yang lain. Berhubung semua Sinoptik telah meliput sakramen 

19 



ini, Yohanes hanya memberikan informasi tambahan mengenai peristiwa-peristiwa di sekitarnya. Suatu 
contoh adalah dialog dan peristiwa yang muncul di loteng (pasal 13-17) namun bukan perjamuannya itu 
sendiri. 

C. Penekanan dari catatan ini adalah pada kesaksian Yohanes Pembaptis mengenai pribadi Yesus. Yohanes 
membuat pernyataan Kristologis berikut: 

1 . Yesus adalah Domba Allah, (ay 29) suatu gelar bagi Yesus yang hanya digunakan di sini dan di kitab 
Wahyu. 

2. Yesus sudah ada sebelumnya (pra-eksistensi) (ay 30) 

3 . Yesus adalah Anak Allah (ay 34) 

4. Yesus adalah penerima dan memberi Roh Kudus. 

D. Kebenaran mengenai pribadi dan pekerjaan Yesus dikembangkan oleh kesaksian pribadi dari: 

1. Yohanes Pembaptis 

2. Andreas dan Simon 

3 . Filipus dan Natanael 

Ini menjadi teknik penulisan yang umum diseluruh Injil. Hal ini mencakup dua puluh tujuh dari dialog-dialog 
atau kesaksian-kesaksian seperti ini mengenai Yesus atau dengan Yesus. 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:19-23 

19 Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan 
orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" 20 Ia mengaku dan tidak 
berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." 21 Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah 
engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: 
"Bukan!" 22 Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada 
mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" 23 Jawabnya: "Akulah suara orang 
yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." 



1:19 "orang Yahudi" Dalam Yohanes ini menunjuk pada (1) orang-orang Yudea yang memusuhi Yesus atau (2) 
hanya para pemimpin agama. Beberapa ahli telah menegaskan bahwa seorang Yahudi tidak akan menunjuk pada 
orang Yahudi yang lain dengan cara ini. Namun demikian, penolakan orang Yahudi akan keKristenan meningkat 
setalah konsili Jamnia di tahun 90 M. 

□ "imam-imam dan orang Lewi" Nampaknya Yohanes Pembaptis juga merupakan keturunan imam (lih. Luk 
1 :5ff). Ini adalah satu-satunya kemunculan kata "orang Lewi" dalam Injil Yohanes. Mereka mungkin adalah polisi 
Bait Allah. Ini adalah kelompok pencari fakta resmi yang dikirim oleh para penguasa agama di Yerusalem (lih. ay 
24). Imam-imam dan orang Lewi biasanya kaum Saduki sementara para ahli tulis adalah Farisi (lih. ay 24). Kedua 
kelompok ini terlibat dalam mempertanyakan Yohanes Pembaptis. Para antagonis politis dan agamawi bergabung 
kekuatan untuk melawan Yesus dan para pengikutnya. 

□ "Siapakah engkau?" Pertanyaan serupa ini ditanyakan pada Yesus dalam 8:25. Yohanes dan Yesus 
mengajar dan bertindak dalam cara-cara yang membuat para pemimpin resmi merasa tidak nyaman, karena 
mereka mengenali di dalam kedua orang inilah ada tema-tema dan syarat-syarat eskatilogis tertentu. 
Pertanyaanny, kemudian, berkaitan dengan harapan orang Yahudi akan akhir zaman, tokoh-tokoh Abad Baru. 

1:20 "Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya" Pernyataan ini adalah suatu penolakan tiga kali lipat yang kuat 
bahwa ia adalah Mesias yang dijanjikan, dan menjadi pengharapan. (Kristus). 

□ "Kristus" "Kristus" adalah terjemahan Yunani dari kata Ibrani "maslah" yang berarti "yang diurapi." Dalam 
PL konsep pengurapan adalah suatu cara menekankan panggilan khusus Allah dan pembekalan bagi suatu tugas 

20 



yang khusus. Raja-raja, Imam-imam, dan nabi-nabi diurapi. Kata ini digunakan untukmenyebut Dia yang khusus 
yang mengimplementasikan jaman baru kebenaran. Banyak orang berpikir bahwa Yohanes Pembaptis adalah 
Mesias yang dinajikan itu (lih. Luk 3:15) karena ia adalah juru bicara pertama yang diilhami dari YHWH sejak 
para penulis PL sekitar empat ratus tahun sebelumnya. 

1:21 "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Karena Elia tidak mati namun diangkat dalam suatu angin puyuh 
ke surga (lih. II Raj 2:1), ia diharapkan untuk kembali sebelum Mesias (lih. Mal 3:1; 4:5). Yohanes Pembaptis 
tampak dan berlaku sangat mirip dengan Elia (lih. Zak 13:4). 

□ "Bukan" Yohanes Pembaptis tidak memandang dirinya dalam peran Eskatologis Elia, namun Yesus 
melihatnya berfungsi sebagai suatu penggenapan dari nubuatan Maleakhi (lih. Mat 1 1: 14; 17: 12). 

□ " Engkaukah nabi yang akan datang?" Musa memprediksikan bahwa seorang seperti dirinya (yang 
disebutnya seorang Nabi) akan datang setelah dia (lih. UI 18:15, 18; Kis 3:22). Ada dua cara berbeda dalam 
menggunakan istilah ini dalam PB: (1) sebagai suatu tokoh eskatologis yang berbeda dengan Mesias (lih. 7:40-41) 
atau (2) sebagai suatu tokoh yang dikenali sebagai Mesias (lih. Kis 3:22). 

1:23 "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun" Ini adalah kutipan dari terjemahan 
Septuaginta dari Yes 40:3 dengan suatu kaitan dengan paralelnya dalam Mal 3:1. 

□ "Luruskanlah jalan Tuhan" ini adalah kutipan dari (Yes 40:3) unit tulisan dari Yesaya (pasal 40-54) 
yang di dalamnya terdapat Nyanyian-nyanyian Hamba (lih. 42:1-9; 49:1-7; 50:4-11; 52:13-53:12). Aslinya ayat- 
ayat ini menunjuk pada Israel, namun dalam 52: 13-53: 12, frasanya telah diindividualisasikan. Konsep meluruskan 
jalan digunakan untuk persiapan kunjungan seorang raja. 

Keseluruhan paragraf ini meungkin telah menjadi alat bagi Rasul Yohanes untuk tujuan teologis mengecilkan 
Yohanes Pembaptis karena adanya perkembangan dari beberapa kelompok-kelompok sesat dalam abad pertama 
yang mengambil Yohanes Pembaptis sebagai pimpinan rohani mereka. 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:24-28 

24 Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi. 25 Mereka bertanya kepadanya, 
katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi 



26 



yang akan datang?" Yohanes menjawab mereka, katanya: "Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah- 



27 



tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. 



2S 



Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak." Hal itu terjadi di Betania yang di seberang sungai 
Yordan, di mana Yohanes membaptis. 



1:24 "orang-orang yang diutus ... orang Farisi" Naskah ini bersifat mendua. Dapat berarti (1) orang Farisi 
mengirimkan para-penanya kepada Yohanes (lih. ay 19); atau (2) para penanya itu adalah orang Farisi, yang 
tiddaklah lazim dari sudut pandang fakta bahwa kebanyakan imam adalah orang Saduki (lih. ay 9). 

TOPIK KHUSUS: FARISI 

I. Istilah ini memiliki satu dari kemungkinan asal berikut ini: 

A. "Terpisah" Kelompok ini berkembang selama periode Makabe (Ini adalah pandangan yang paling banyak 
diterima). 

1. "Membagi". Ini adalah arti lain dari akar kata Ibrani yang sama. Beberapa orang mengatakan ini 
berarti seorang penafsir (lih. II Tim 2: 15). 

2. "Orang Persia." Ini arti lain dari akar kata bahasa Aram yang sama. Beberapa doktrin dari kaum 
Farisi memiliki banyak kemiripan dengan faham dualisme khas Zoroaster dari Persia. 

II. Mereka berkembang selama Periode Makabe dari kaum "Hasidim" (yang saleh). Bberapa kelompok yang 
berbeda seperti kelompok Essenes muncul dari reaksi anti-Helenistik terhadap Antiokhus rv Epiphanes. 
Kaum Farisi pertama-tama disebut dalam buku Josephus Peninggalan Kuno Orang Yahudi 8.5.1-3. 



21 



III. Doktrin-doktrin utama mereka. 

A. Percaya pada Mesias yang akan datang , yang dipengaruhi oleh tulisan-tulisan apokaliptik Yahudi antar 
kitab seperti I Henokh. 

B. Allah aktif dalam kehidupan sehari-hari . Ini secara langsung berlawanan dengan kaum Saduki. Banyak 
daktrin Farisi secara teologis berlawanan dengan doktrin Saduki. 

C. Suatu kehidupan setelah kematian yang berorientasi jasmani berdasarkan kehidupan di dunia , yang 
melibatkan penghargaan dan hukuman (lih. Dan 12:2). 

D. Otoritas dari PL dan Tradisi Lisan (Talmud) . Mereka dengan sadar taat pada perintah Allah dalam PL 
sebagaimana ditafsirkan dan diterapkan oleh kelompok-kelompok ahli-hali kerabian (Shammai, golongan 
konservatif, dan Hillel, kaum liberal). Penafsiran kerabian ini didasarkan pada suatu dialog antara para 
rabi dari dua falsafah yang berbeda, satu konservatif dan satu liberal. Diskusi-diskusi lisan mengenai arti 
Kitab Suci ini akhirnya dituliskan dalam dua bentuk: Talmud Babilonia dan Talmud Palestina yang 
beleum selesai. Mereka percaya bahwa Musa telah menerima penafsiran-penafsiran lisan ini di gunung 
Sinai. Awal histories dari diskusi-diskusi ini dimulai dengan Ezra dan orang-orang dari "Sinagoga 
Agung" (yang dikemudian hari disebut kaum Sanhedrin). 

E. Ilmu Kemalaikatan yang telah Sangat Dikembangkan . Ini melibatkan baik makhluk-makhluk rohani yang 
baik maupun yang jahat. Hal ini berkembang dari dualisme Persia dan tulisan antar kitab Yahudi. 



1:25 "Mengapakah engkau membaptis" Doktrin agama yang baru baptisan bersifat normatif dalam Yudaisme 
kuno bagi Orang-orang Non Yahudi yang berharap untuk menjadi percaya, namun sangatlah tidak biasa bagi 
orang Yahudi sendiri untuk dibaptis (sekte yahudi Qumran bahkan melakukan pembaptisan diri sendiri). Naskah 
ini bisa melibatkan implikasi Mesianik dari Yes 52: 15; Yeh 36:25; Zak 13:1. 

□ "jika" Ini adalah suatu KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang dianggap benar dari sudut 
pandang si penulis atau bagi tujuan penulisannya. 

□ "bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?" Sangat menarik dari sudut pandang 
Gulungan Kitab Laut Mati bahwa tiga pribadi ini mewakili pandangan Essene bahwa aka nada tiga tokoh 
Mesianik yang berbeda. Menarik pula bahwa beberapa pemimpin gereja mula-mula percaya bahwa Elia akan 
datang secarajasmani sebelum Kedatangan Kristus yang Kedua (lih. Krisostom, Jerom, Gregori, dan Agustinus). 

1:26 "Aku membapti dengan (dalam) air" kata depan "dalam" dapat juga berarti "dengan." Pemikiran 
manapun yang dipilih harus cocok dengan paralel dari ay 33 mengenai "Roh". 

1:27 "Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak" Ini menunjuk pada tugas budak untuk membuka tali 
kasut tuannya pada saat ia memasuki rumahnya (ini dianggap sebagai tugas yang paling kasar dan hina yang 
dikerjakan oleh seorang budak). Yudaisme Kerabian menegaskan bahwa murid dari rabi harus bersedia untuk 
mengerjakan apa saja yang seorang budak bersedia untuk mengerjakan kecuali membuka tali kasut rabinya. Ada 
juga isyarat yang tak disebutkan mengenai membuka kasut dan membawanya ke tempat penyimpanannya. Ini 
adalah suatu gambaran dari kerendahan diri yang sangat rendah. 

1:28 "Betania" Alkitab King James Version memiliki nama "Bethabara." Ini adalah karena bersandarnya si 
penterjemah KJV pada kesalah pahaman Origen (dan alegorisasi dari nama tempat) mengenai lokasi dari kota itu. 
Pembacaan yang benar ialah Betania (Papirus Bodmen) bukan yang disebelah tenggara Yerusalem, namun kota 
yang berseberangan Yeriko, di seberang Sungai Yordan (sebelah timur). 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:29-34 



29 



Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak 



30 



domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari 



31 ¥ 



padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Dan aku 
sendiripun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, 



22 



supaya Ia dinyatakan kepada Israel." 32 Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah melihat 
Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya. 33 Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi 
Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat 
Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh 
Kudus. 34 Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah. 



1:29 "Lihatlah anak domba Allah" Hari raya Paskah tidak terlalu jauh (lih. 2: 13). Oleh karena itu, ini mungkin 
menunjuk pada domba Paskah yang melambangkan kelepasan (yaitu keselamatan) dari Mesir (lih. Kel 12). 
Namun demikian, ada penafsiran-penafsiran yang lain: 

1 . mungkin ini menunjuk pada Hamba yang Menderita dalam Yes 53:7 

2. mungkin ini menunjuk pada binatang yang terperangkap dalam semak belukar dalam Kej 22:8 

3. mungkin ini menunjuk pada persembahan harian dalam Bait Allah yang disebut "persembahan tetap" (lih. 
Kel 29:38-46). 

Apapun tepatnya bentuk hubungannya, domba ini dikirim untuk meksud dikorbankan. 

Penggambaran yang kuat mengenai kematian pengorbanan Yesus ini tidak pernah digunakan oleh Paulus dan 
sangat jarang digunakan oleh Yohanes (lih. 1:29,36). Istilah Yunani bagi seekor "domba kecil" digunakan oleh 
Yohanes dalam 21:15 dan dua puluh delapan kali dalam Kitab Wahyu. 

Ada satu kemungkinan lebih lanjut bagi gambaran Yohanes Pembaptis: tulisan apokaliptis antar perjanjian, 
dimana "domba" adalah ksatria yang selalu menang. Aspek pengorbanannya masih ada, namun yang menonjol 
ialah sebagai Hakim (lih. Wah 5:5-6,12-13). 

□ "yang menghapus dosa dunia!" Frasa "menghapus" berarti "mengambil dan menjauhkan". Ini sangat mirip 
dengan konsep "kambing hitam" dalam Im 16. Fakta nyata bahwa dosa dunia disebutkan menyiratkan sifat 
universal tugas sang domba. Perhatikan bahwa dosa berbentuk TUNGGAL, bukan JAMAK. Yesus telah 
menghadapi masalah dosa dunia. 

1:30 "Seseorang yang telah mendahului aku" Ini adalah suatu pengulangan dari ay 15 untuk penekanan. Ini 
adalah penekanan yang lain pada pra-eksistensi dan keTuhanan dari Mesias (lih. Yoh 1:1, 15; 8:58; 16:28; 
17:5,24; II Kor 8:9; Flp 2:6-7; Kol 1:17; Ibr 1:3). 

1:31 "supaya Ia dinyatakan kepada Israel" Ini adalah frasa khas Yohanes yang umum (cf. 2:11; 3:21; 7:4; 9:3; 
17:6; 21:14), namun jarang dalam Injil-injil Sinoptik, hanya muncul di Mark 4:22. Ini adalah suatu permainan 
kata Ibrani "mengenal," yang berbicara mengenai persekutuan pribadi dengan seseorang lebih dari fakta mengenai 
seseorang. Maksud dari baptisan Yohanes adalah dua kali lipat: (1) untuk mempersiapkan orang-orang; dan (2) 
untuk menyatakan Mesias. 

1 :32-33 Ini adalah tiga kali lipat penekanan akan fakta bahwa Yohanes melihat Roh yang datang dan tinggal pada 
Yesus. 

1:32 "Roh turun dari langit seperti merpati" Ini adalah cara Yesaya (pasal 40-66) untuk mengenali Mesias 
(lih. Yes 42:1; 59:21; 61:1). Ini tidak mengisyaratkan bahwa Yesus tidak memiliki Roh sebelumnya. Melainkan 
merupakan lambangdari pilihan dan pembekalan khusus Allah. Ini terutama bukan bagi Yesus, namun bagi 
Yohanes Pembaptis! 

Orang Yahudi memiliki suatu pandangan dunia mengenai dua jaman, jaman sekarang yang jahat, dan jaman 
kebenaran yang akan datang. Jaman baru ini disebut Jaman Roh. Penglihatan ini akan berkata pada Yohanes 
Pembaptis (1) inilah Mesias itu dan (2) jaman baru telah terbit. 

□ "merpati" Ini digunakan (1) sebagai suatu lambing kerabian bagi Israel; (2) sebagai suatu siratan pada Roh 
sebagai seekor burung betina yang "melayang-layang" dalam Kej 1:2; atau (3) sebagai suatu penggambaran cara 
turunnya Roh (Roh itu sendiri bukan seekor burung). 

□ "tinggal" Lihat Topik Khusus pada I Yoh 2:10 

23 



1:33 "Akupun tidak mengenalNya" Ini mengisyaratkan bahwa Yohanes Pembaptis tidak mengenal Yesus 
sebagai Mesias, bukannya ia tidak mengenalNya sama sekali. Sebagai saudara, tentu saja mereka telah bertemu 
pada pertemuan-pertemuan kekeluargaan dan keagamaan selama bertahun-tahun. 

□ "tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku" Allah 
berbicara kepada Yohanes sebagaimana Ia lakukan kepada nabi-nabi PL lain. Yohanes akan memperkenalkan 
Mesias melalui kejadian-kejadian khusus yang akan muncul pada saat baptisanNya. 

Baptisan Yohanes menunjukkan otoritas agamawi. Delegasi resmi dari Yerusalem (lih. ay 19-28) ingin 
mengetahui sumber dari otoritas ini. Yohanes Pembaptis menunjukkan bahwa otoritas ini bersumber dari Yesus. 
Baptisan Roh dari Yesus lebih tinggi dari Baptisan Air dari Yohanes. Baptisan Yesus sendiri dalam air akan 
menjadi suatu tanda dari baptisan dari Roh, penggabungan kedalam jaman baru! 

□ "Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus" Dari I Kor 12:13 nampaknya bahwa konsep ono 
berhubungan dengan pencakupan awal dari seseorang ke dalam keluarga Allah. Roh menyadarkan dari dosa, 
menarik kepada Kristus dan membentuk Kristus dalam orang-orang percaya yang baru (lih. Yoh 16:8-13). Lihat 
Topik Khusus: Yang Kudus pada I Yoh 2:20. 

1:34 "Dan akupun telah melihatnya dan memberi kesaksian" Kedua hal ini adalah PERFECT ACTTVE 
INDICATIVE yang mengisyaratkan tindakan di masa lalu diselesaikan dan kemudian dilanjutkan. Ini sangat 
mirip dengan I Yoh 1:1-4. 

□ "Ia inilah Anak Allah" Gelar yang sama ini digunakan oleh Natanael dalam Yoh 1:49. Ini juga digunakan 
oleh setan dalam Mat 4:3. Ada suatu variasi naskah kuno Yunani yang menarik yang diketemukan dalam MSS P 5 
dan K* yang memiliki kata "Yang dipilih Allah" bukannya "Anak Allah". Frasa "Anak Allah" bersifat umum 
dalam Yohanes. Namun, jika seseorang mengikuti ajaran kritik kenaskahan yang rasional, maka susunan kata 
yang paling aneh dan tidak biasa barangkali justru adalah aslinya kemudian setidaknya ada suatu kemungkinan 
terjemahan cara lain meskipun saksi dari naskah kuno tersebut terbatas. Gordon Fee mendiskusikan variasi 
penulisan ini dalam artikelnya "Kritik Kenaskahan Perjanjian Baru" hal. 419-433 dalam volume perkenalan 
kepada Alkitab Komentar si Ekspositor. 

"Dalam Yoh 1:34, bukankah Yohanes Pembaptis berkata, 'Ini adalah Anak Allah' (KJV, RSV) atau 'Inilah 
Yang dipilih Allah (NEB, JB)? Bukti-bukti MS terbagi, bahkan diantara jenis-jenis naskah mula-mula. 
'Anak' ditemukan dalam saksi-saksi kunci dari Aleksandria (P 66 , P 75 , B, C, L cop bo ) dan juga dalam beberapa 
PL (aur, c, flg) dan saksi Syria yang terkemudian, sementara "yang dipilih" didukung oleh naskah 
Aleksandria P 5 , &*, cop sa dan juga OL MSS a,b,e,ff 2 , dan bahasa Syria kuno.. 

"Pertanyaannya akhirnya harus diputuskan dalam wilayah internal. Akan hal kemungkinan 
transkripsional, satu hal yang jelas: variasi yang ada adalah kesengajaan, bukan tidak sengaja, (lih. buku 
Bart D. Ehrmans Korupsi Ortodoks akan Kitab Suci, hal. 69-70). Tetpi apakah seorang ahli tulis abad 
kedua mengganti naskah untuk mendukung sejenis Kristologi adopsionis, atau apakah seorang ahli tulis 
ortodoks merasa kemungkinan bahwa penyebutan 'Yang dipilih" bisa digunakan untuk mendukung 
adopsionisme, dan menggantinya untuk alasan ortodiksi? Dalam probabilitas, yang terakhir nampaknya 
jauh lebih mendekati, khususnya karena "Anak" tidak diubah dibagian manapun dari Injil untuk 
mencocokkan pada pandangan adopsionis. 

"namun keputusan akhir harus melibatkan eksegesis. Karena apa yang dikatakan Yohanes Pembaptis 
hampir pasti dimaksudkan sebagai kemesiasan dab bukan pernyataan teologia Kristen, pertanyaannya 
adalah apakah ini mencerminkan mesiasime dari suatu bagian dari Mazmur 2:7 atau yang di Yesaya 42: 1. 
Dari titik pandang penderitaan, atau paskah, motif domba dari Yoh 1:29, tentusaja ini dapat diperdebatkan 
bahwa "Yang dipilih" ini cocok dengan konteks dari Injilnya" (hal. 431-432). 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:35-42 
35 Pada keesokan harinya Yohanes 
melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!" 37 Kedua murid itu mendengar apa yang 



35 Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. 36 Dan ketika ia 



24 



dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus. 38 Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, 
bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka 
kepada-Nya: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?" 39 Ia berkata kepada mereka: "Marilah 
dan kamu akan melihatnya." Merekapun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka 
tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat. 40 Salah seorang dari keduanya yang 
mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. 41 Andreas 
mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan 
Mesias (artinya: Kristus)." 42 Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau 
Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)." 



1:35 "dua orang muridnya" Mar 1: 16-20 nampaknya seperti catatan yang berbeda mengenai panggilan dari dua 
murid ini. Tidak jelas berapa banyak kontak sebelumnya yang muncul antara Yesus dan murid-murid GalileaNya. 
Ada tahapan-tahapan disiplin yang khusus yang terlibat dalam proses menjadi seorang pengikut sepenuh waktu 
dari seorang rabi di jaman Yesus. Prosedur-prosedur ini disebutkan dalam sumber-sumber kerabian namun tidak 
secara tepat diikuti dalam catatan-catatan Injil. Kedua murid yang disebut ialah Andreas (lih. ay 40), dan Yohanes 
(yang tidak pernah menunjuk dirinya dengan nama dalam Injil). 

Istilah murid dapat berarti (1) pelajar dan/atau (2) pengikut. Ini adalah suatu nama mula-mula bagi orang yang 
percaya dalam Yesus Kristus sebagai Mesias Yahudi yang dijanjikan. Penting untuk dicatat bahwa panggilan PB 
untuk murid-murid, bukanlah merupakan keputusan belaka (lih. Mat 13). KeKristenan adalah suatu keputusan 
awal (pertobatan dan iman) yang diikuti dengan suatu keputusan terus menerus mengenai ketaatan dan ketekunan. 
KeKristenan bukan merupakan polis asuransi atau tiket ke Surga, namun suatu hubungan hamba/persahabatan 
harian dengan Yesus. 

1:37 "kedua murid itu mendengar apa yang dikatakanNya itu" Yohanes Pembaptis menunjukkan diluar batas 
dirinya sendiri kepada Yesus (lih. 3:30). 

1:38 "Rabi (yang diterjemahkan berarti Guru)" Ini adalah gelar lazim dalam Yudaisme abad pertama untuk 
mengidentifikasikan mereka yang mampu menguraikan implikasi dan aplikasi dari Hukum Musa dan Tradisi 
Lisan (Talmud). Secara huruflah ini artinya "tuanku". Istilah ini digunakan Rasul Yohanes sebagai ekuivalen 
dengan "guru" (lih. 11:8,28; 13:13-14; 20:10). Fakta bahwa Yohanes menerangkan istilah-istilahnya (lih. ay 
38,41,42) menunjukkan bahwa ia menulis kepada orang bukan Yahudi. 

□ "dimanakah Engkau tinggal?" Ini sepertinya mengikuti prosedur-prosedur tradisional yaitu menstabilkan 
ikatan yang unik antara guru dengan murid. Pertanyaan mereka mengisyaratkan bahwa kedua laki-laki ini 
menginginkan untuk menyediakan waktu lebih bersama dengan Yesus daripada hanya bisa bertanya beberapa 
pertanyaan di perjalanan (lih. ay 39). 

1:39 "waktu itu kira-kira pukul empat" Tidaklah pasti apakah Yohanes menggunakan Waktu Romawi, yang 
dimulai pada (1) 12:00 am. atau (2) fajar, atau waktu Yahudi, yang brawal pada 6:00 p.m. (twilight). Ketika 
seseorang membandingkan Yoh 19:14 dengan Mar 15:25 sepertinya ini mengisyaratkan waktu Roma. Namun 
demikian, ketika seseorang melihat Yoh 11:9, sepertinya ini mengisyaratkan waktu Yahudi. Yohanes mungkin 
menggunakan keduanya. Di sini sepertinyawaktu Romawi. #2, atau sekitar 4:00 pm. 

1:41 

NASB "Andreas bertemu mula-mula dengan... saudaranya" 

NKJV, NRSV "Andreas mula-mula bertemu dengan... saudaranya" 

TEV "Segera ia menemui" 

NJB "Yang pertama-tama dilakukan Andreas" 

Ada variasi naskah kuno yang mempengaruhi terjemahan. Pilihannya adalah: (1) hal pertama yang dilakukan 
Andreas; (2) orang pertama yang ia temui; atau; (3) Andreas adalah orang pertama yang pergi menyiarkan berita. 

□ "Mesias (artinya Kristus)" Lihat catatan pada 1:20. 

25 



1:42 "Yesus memandang dia" Istilah ini menunjuk pada suatu "pandangan yang tajam." 

□ "Simon anak Yohanes" Ada beberapa kebingungan dalam PB mengenai nama ayah Petrus. Dalam Mat 
16: 17 Petrus disebut "anak Yunus" ( 'Ionas) namun di sini ia disebut "anak Yohanes" ( loannes). Nama Yohanes 
didapati dalam MSS P 66 , P 75 , X and L. MS B memiliki nama yang sama namun hanya dengn satu "n" (loanes). 
Nama Yunus muncul dalam MSS A, B , K dan kebanyakan dari naskah kuno Yunani yang terkemudian. 
Nampaknya tak ada jawaban yang jelas terhadap pertanyaan ini. Variasi pengejaan adalah hal yang lazim dengan 
nama salinan dari kata asli dalam bahasa Aram. 

□ '"engkau akan dinamakan Kefas' (artinya: Petrus)." Istilah Kefas adalah kata bahasa Aram bagi batu 
karang (kepa), yang dalam bahasa Yunani menjadi kephas. Nama ini akan mengingatkan seseorang akan 
stabilitas, kekuatan dan ketahanan. 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:43-51 

43 Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, 
dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!" 44 Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus. 
45 Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut 
oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret." 46 Kata Natanael 
kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?" 47 Kata Filipus kepadanya: "Mari dan 
lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang 
Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!" 48 Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau 
mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau 
di bawah pohon ara." 49 Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang 
Israel!" 50 Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah 
pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu." 51 Lalu 
kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan 
malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia. 



1:43 "Keesokan harinya" Yohanes mencakup frasa-frasa kronologis diseluruh Injilnya (lih. 1:29,35,43; 2:1; 
dll). 

□ "Ia memutuskan untuk berangkat ke" Yohanes mencatat awal pelayanan Yesus di Yudea yang tidak 
dicatat dalam Injil Sinoptik. Injil Yohanes berfokus pada pelayanan Yesus di Yudea dan khususnya di Yerusalem. 

□ "ikutlah Aku" Ini adalah suatu PRESENT ACTIVE IMPERATIVE. Hal ini adalah suatu panggilan kerabian 
untuk menjadi seorang murid yang tetap. Orang Yahudi telah menetapkan pedoman yang mendefinisikan 
hubungan ini. 

1:44 "Filipus itu berasal dari Betsaida" nama kota ini berarti "rumah memancing". Ini juga adalah rumah 
Andreas dan Petrus. 

1:45 "Natanael" Ini adalah nama Ibrani yang artinya "Allah telah memberikan." Ia tidak dirujuk dengan nama 
ini dalam Injil Sinoptik. Para ahli modern mengasumsikan bahwa ialah yang dinamakan "Bartolomeus", namun 
ini masih tetap hanya merupakan dugaan saja. 

□ "kitab Taurat dan oleh para nabi" Ini menunjuk pada dua dari tiga bagian dari kanonika Ibrani: Hukum 
Taurat, Kitab para Nabi, dan Surat-surat (yang akhirnya disepakati bersama di Jamnia dalam tahun 90 M). Ini 
adalah suatu jalan untuk menrujuk pada keseluruhan Perjanjian Lama. 



26 



□ "Yesus, anak Yusuf, dari Nazaret" Ini harus dimengerti dalam sudut pandang penggunaan orang Yahudi. 
Yesus pada waktu itu tinggal di Nazaret dan kepalakeluarga di rumah itu adalah Yusuf. Ini tidak menolak 
kelahiran Yesus di Bethehem (lih. Mikha 5:2), ataupun kelahirannya dari seorang perawan (lih. Yes 7: 14). 

1:46 "Kata Natanael kepadanya: 'Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?'" Secara nyata 
Filipus dan Natanael mengetahui PL dengan baik, karena mereka mengetahui bahwa Mesias akan datang dari 
Betlehem, (lih. Mikha 5:2), bukan Nazaret di Galilea Kafir, (mungkin mereka tidak memikirkan Yes 9:1-7). 

1:47 

NASB, NKJV, 

NRSV "tidak ada kepalsuan di dalamnya" 
TEV "tak ada yang salah di dalamnya" 

NJB "yang didalamnya tidak ada kepalsuan" 

Ini berarti orang yang jujur apa-adanya tanpa memiliki motif yang tersembunyi, (lih. Maz 32:2), sungguh 
merupakan suatu perwakilan dari orang pilihan, Israel. 

1:48 "Jawab Yesus kepadanya: 'Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah 
pohon ara.'" Secara nyata Yesus menggunakan pengetahuan adikodratiNya untuk memberikan tanda pada 
naatanael bahwa Ia adalah Mesias. 

Sukarlah untuk mengerti bagaimana keTuhanan Yesus dan kemanusiaannya berfungsi. Dalam beberapa 
naskah tidak jelas apakah Yesus sedang menggunakan kekuatan adikodrati atau kemampuan kemanusiaannya. Di 
sini kesimpulannya adalah kemampuan adikodratinya. 

1:49 "Kata Natanael kepada-Nya: 'Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!'" Perhatikan dua 
gelar tersebut! Keduanya memiliki implikasi-implikasi keMesiasan yang nasionalistis. Para murid-murid yang 
mula-mula ini memahami Yesus dalam category Yahudi abad pertama. Mereka tidak memahami sepenuhnya 
kepribadian dan pekerjaanNya sebagai Hamba yang Menderita (lih. Yes 53) sampai setelah kebangkitannya. 

1:51 

NASB "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya" 

NKJV "Dengan sangat yakin, aku berkata kepadamu" 

NRSV "Dungguh-sungguh, Iku berkata kepadamu" 

TEV "Aku ceritakan kepadamu suatu kebenaran" 

NJB "Dalam segala kebenaran" 

Secara hurufian ini adalah "Amin! Amin!" Penggandaan istilah ini oleh Yesus hanya ditemukan dalam Injil 
Yohanes yang menuliskannya dua puluh lima kali. "Amin" adalaj suatu bentuk dari kata Ibrani bagi iman (emeth) 
yang berarti "menjadi yakin." Kata ini dalam PL digunakan sebagai suatu penggambaran bagi kestabilan dan 
kedapat-dipercayaan. yang diterjemahkan sebagai "iman" atau "kesetiaan." Namun demikian, pada suatu waktu 
tertentu kata ini dapat digunakan untuk peneguhan. Dalam posisi awal dari suatu kalimat, kata ini menjadi suatu 
cara unik untuk menarik perhatian kepada pernyataan Yesus yang penting dan bisa dipercaya, (lih. 1:51; 2:3,5,11; 
5:19,24,25; 6:26,32,47,53; 8:34,51,58; 10:1,7; 12:24; 13:16,20,21,38; 14:12; 16:20,23; 21:18). 

Perhatikan perubahan menjadi JAMAK (kata ganti dan kata kerja). Hal ini pasti ditujukan kepada semua 
orang yang berdiri di sana. 



TOPIK KHUSUS: AMEN 
I. PERJANJIAN LAMA 

A. Istilah "Amin" berasal dari kata Ibrani kebenaran (emeth) atau kejujuran (emun, emunah) dan iman atau 
kesetiaan. 

B. Etimologinya berasal dari suatu kuda-kuda jasmani yang stabil dari seseorang. Lawan dari kata ini adalah 
seseorang yang tidak stabil, terpeleset (lih. UI 28:64-67; 38:16; Maz 40:2; 73:18; Yer 23:12) atau 
terjungkal (lih. Maz 73:2). Dari penggunaannya dalam tulisan ini berkembang kelanjutan penggambaran 
dari kesetiaan, kebisa-dipercayaan, loyalitas, dan kebisaan untuk diandalkan (lih. Kej 15:16; Hab 2:4). 

27 



C. Penggunaan Khusus 

1. sebuah tiang, II Raj 18: 16 (I Tim 3:15) 

2. penjaminan, Kel 17:12 

3 . ketetapan, Kel 17:12 

4. Stabilitas, Yes 33:6; 34:5-7 

5. benar, I Raj 10:6; 17:24; 22:16; Ams 12:22 

6. teguh, II Taw 20:20; Yes 7:9 

7. terpercaya (Torah), Maz 119:43,142,151,168 

D. Dalam PL dua kata Ibrani lain digunakan untuk iman yang aktif. 

1 . bathach, percaya, memparcayakan diri 

2. yra, takut, hormat, menyembah (lih. Kej 22: 12) 

E. Dari pengertian mempercayai atau kedapat-dipercayaan dikembangkan penggunaan liturgis yang 
digunakan untuk meneguhkan suatu pernyataan yang benar atau dapat dipercaya mengenai seseorang 
lain. (lih. UI 27:15-26; Neh 8:6; Maz 41:13; 70:19; 89:52; 106:48). 

F. Kunci teologis dari istilah ini bukanlah kesetiaan umat manusia, melainkan kesetiaan YHWH (lih. Kel 
34:6; UI 32:4; Maz 108:4; 115:1; 117:2; 138:2). Satu-satunya pengharapan dari umat manusia yang jatuh 
adalah loyalitas yang setia dan penuh kemurahan dari YHWH terhadap perjanjian dan JanjiNya. 

Mereka yang mengenal YHWH akan menjadi seperti Dia (lih. Hab 2:4). Alkitab adalah suatu sejarah dan 
catatan mengenai pemulihan Allah atas gambarNya (lih. Kej 1:26-27) dalam umat manusia. Keselamatan 
memulihkan kemampuan manusia untuk memiliki persekutuan yang intim dengan Allah. Inilah tujuan 
kita diciptakan. 

II. PERJANJIAN BARU 

A. Penggunaan kata "Amin" sebagai suatu penutup dari peneguhan liturgis mengenai kebisadipercayaan dari 
suatu pernyataan adalah hal lazim dalam PB (lih. I Kor. 14: 16; II Kor 1:20; Wah 1:7; 5: 14; 7: 12). 

B. Penggunaan istilah ini sebagai suatu penutup doa adalah hal lazim dalam PB (lih. Rom 1:25; 9:5; 11:36; 
16:27; Gal 1:5; 6:18; Ef 3:21; Flp 4:20; II Tes 3:18; I Tim 1:17; 6:16; II Tim 4:18). 

C. Yesus adalah satu-satunya orang yang menggunakan istilah ini (sering dalam bentuk ganda) untuk 
mengantar pernyataan-pernyataan penting (lih. Luk 4:24; 12:37; 18:17,29; 21:32; 23:43) 

D. Digunakan sebagai gelar Yesus dalam Wah 3:14 (kemungkinan suatu gelar dari YHWH dari Yes 65: 16). 

Konsep kesetiaan atau iman, kebisadipercayaan, atau mempercayai dinyatakan dalam istilah Yunani 
pistos atanpistis, yang diterjemahkan menjadi mempercayakan diri, iman, percaya. 

□ "langit terbuka" ini adalah suatu PERFECT ACTrVE PARTICIPLE yang mengisyaratkan hal ini terus 
terbuka. Istilah "langit" berbentuk JAMAK karena dalam bahasa Ibrani adalah JAMAK. Ini bisa menunjuk pada 
(1) atmosfir di atas bumi sebagaimana dalam Kej 1 atau (1) hadirat Allah. 

□ "malaikat-malaikat Allah turun naik" Ini adalah singgungan terhadap pengalaman Yakub di Betel (lih. Kej 
28:10ff). Yesus menegaskan bahwa sebagaimana janji Allah untuk mengadakan segala yang menjadi kebutuhan 
Yakub, Allah sedang mengadakan semua kebutuhanNya! 

□ "Anak Manusia" Ini adalah sebutan yang dipilih Yesus sendiri. Ini adalah suatu frasa Ibrani yang merujuk 
pada kemanusiaan (lih. Maz 8:4; Yeh 2:1). Namun karena penggunaannya dalam Dan 7:13, kata ini menjadi 
memiliki kualitas Ulahi. Kata ini tidak memiliki kadar nasionalisme atau militerisme karena ini tidak digunakan 
oleh para rabi. Yesus memilihnya karena kata ini menggabungkan ke dua aspek dari sifatNya (lih. I Yoh 4: 1-6). 



28 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa suatu panitia dari Yerusalem menanyai Yohanes Pambaptis apakah ia salah satu dari tiga tokoh 
Perjanjian lama? 

2. Identifikasikan pernyataan Kristologis Yohanes Pembaptis mengenai Yesus dalam ayat 19-30. 

3 . Mengapa Injil Sinoptik dengan Yohanes sedemikian berbeda dalam hal pemanggilan para murid? 

4. Apa yang dimengerti orang-orang ini tentang Yesus? Perhatikan gelar-gelar yang mereka gunakan untuk 
memanggil Yesus (ayat 39). 

5 . Dengan nama apa Yesus menyebut diriNya sendiri? Mengapa? 



29 



YOHANES 2 



PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Perjamuan Kawin di Kana 


Air Menjadi Anggur 


Perjamuan 


Kawin di Kana 


Perjamuan Kawin di Kana 


Perjamuan Kawin di Kana 


2:1-11 


2:1-12 


2:1-11 




2:1-3 

2:4 

2:5 

2:6-10 

2:11 




2:1-10 
2:11-12 


2:12 




2:12 




2:12 






Penyucian Bait Allah 


Yesus Menyucikan Bait 
Allah 


Penyucian 


Bait Allah 






Penyucian Bait Allah 


2:13-22 


2:13-22 


2:13-22 




2:13-17 
2:18 
2:19 
2:20 

2:21-22 




2:13-22 


Yesus Mengenal Semua 
Orang 


Yang memahami Hati 






Pengenalan Yesus akan 
Sifat Manusia 


Yesus di Yerusalem 


2:23-25 


2:23-25 


2:23-25 




2:23-25 




2:23-25 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



30 



WAWASAN-WAWASAN KONSEPTUAL 

A. Yesus sangatlah berbeda dengan para pemimpin agama yang lain di jamanNya. Ia makan dan minum bersama 
orang-orang kebanyakan. Jika Yohanes Pembaptis adalah manusia yang tersendiri dari padang belantara, 
Yesus adalah orang yang bergaul di masyarakat dengan orang-orang biasa. 

B. Mujizat pertamaNya sangatlah bersifat rumah tangga, sangat kekeluargaan! Kepedulian dan perhatian 
terhadap orang biasa menjadi ciri Yesus sebagaimana juga kemarahanNya terhadap kaum agamawi yang 
membenarkan diri sendiri yang mencerminkan sisi lain dari sifatNya. Prioritas kepada orang, bukan tradisi 
atau keharusan-keharusan ibadah, menyatakan kemerdekaan Yesus yang tetap menghormati niai-nilai budaya. 

C. Ini adalah yang pertama dari tujuh mujizat yang menyatakan sifat dan kuasa yesus (pasal 2-1 1) 

1 . air menj adi anggur (2:1-11) 

2. menyembuhkan seorang anak laki-laki (4:46-54) 

3 . menyembuhkan orang timpang (5:1-18) 

4. Memberi makan banyak orang (6:1-15) 

5. berjalan di atas air (6:16-21) 

6 . menyembuhkan orang buta (9:1-41) 

7. membangkitkan Lazarus (1 1 : 1-57) 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:1-11 

'Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ; 2 Yesus dan 
murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu. 3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus 
berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur." 4 Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari 
pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba." 5 Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang 
dikatakan kepadamu, buatlah itu!" 6 Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan 
menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung. 7 Yesus berkata kepada pelayan- 
pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai 
penuh. 8 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu 
merekapun membawanya. 9 Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu — dan 
ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya — ia 
memanggil mempelai laki-laki, 10 dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik 
dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan 
anggur yang baik sampai sekarang." u Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama 
dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya 
kepada-Nya. 



2:1 "ada perkawinan" Perkawinan di Desa adalah peristiwa social yang utama. Acara ini sering melibatkan 
seluruh anggota masyarakat dan bisa berlangsung beberapa hari lamanya. 

□ "ibu Yesus ada di situ" Nampaknya Maria sedang membantu perancangan acara perkawinan tersebut. Ini 
dapat dilihat dalam (1) caranya memerintah para pelayan-pelayan (lih. ay 5) dan (2) kepeduliannya atas minuman 
(lih. ay 3). Ini mungkin adalah saudara atau rekan-rekan dari keluarga. 

2:3 "Mereka kehabisan anggur" Adalah merupakan adat istiadat Ibrani untuk menyuguhkan anggur bagi para 
tamu. Anggur ini secara jelas adalah hasil fermentasi, sebagaimana terlihat dalam (1) komentar dari pemimpin 
pesta, ay 9-10; (2) adat istiadat Yahudi di jaman Yesus; dan (3) kelangkaan akan proses-proses penyehatan atau 
campuran bahan-bahan kimia. 



31 



TOPIK KHUSUS: ANGGUR DAN MINUMAN KERAS 

I. Istilah-istilah Alkitab 

A. Perjanjian Lama 

1. Yayin - Ini adalah istilah umum bagi anggur (BDB 406), yang digunakan 141 kali. Etimologinya 
tidaklah jelas karena kata ini tidak berasal dari akar kata Ibrani. Kata ini selalu berarti sari buah, 
biasanya anggur yang telah difermentasikan. Beberapa ayat yang umum adalah Kej 9:21; Kel 29:40; 
Bil 15:5,10. 

2. Tirosh - Ini adalah "anggur baru" (BDB 440). Karena kondisi iklim di Timur Dekat, fermentasi akan 
mulai segera setelah sari buah berumur enam jam. Istilah ini menunjuk pada anggur yang masih 
dalam proses fermentasi. Untuk beberapa ayat mengenai hal ini, lihat UI 12:17; 18:4; Yes 62:8-9; 
Hos4:ll. 

3. Asis - Ini jelas-jelas merupakan minuman beralkohol ("anggur manis" BDB 779, mis., Yes 49:26). 

4. Sekar - Inilah istilah bagi "minuman keras" (BDB 1016). Akar kata Ibraninya digunakan dalam kata 
"mabuk" atau "pemabuk". Ada sesuatu yang ditambahkan sehingga menjadikannya lebih 
memabukkan. Kata ini berparalel dengan yayin (lih. Ams 20: 1; 31:6; Yes 28:7). 

B. New Testament 

1 . Oinos - padan kata bahasa Yunani bagi yayin 

2. Neos oinos (new wine) - padan kata bahasa Yunani dari tirosh (lih. Mar 2:22) 

3. Gleuchos vinos (sweet wine, asis) - anggur di tahapan awal fermentasi (lih. Kis 2: 13). 

II. Penggunaan dalam Alkitab 

A. Perjanjian Lama 

1. Anggur adalah pemberian Allah (Kej 27:28; Maz 104: 14-15; Pkh 9:7; Hos 2:8-9; Yoe 2: 19,24; Amo 
9:13; Zak 10:7). 

2. Anggur adalah bagian dari persembahan korban (Kel 29:40; Im 23: 13; Bil 15:7,10; 28: 14; UI 14:26; 
Hak 9: 13). 

3. Anggur digunakan sebagai obat (II Sam 16:2; Ams 31:6-7). 

4. Anggur dapat menjadi masalah yang nyata (Nuh- Kej 9:21; Lot- Kej 19:33,35; Simson- Hak 16:19; 
Nabal- I Sam 25:36; Uria- II Sam 11:13; Amon- II Sam 13:28; Elah- I Raj 16:9; Benhadad- I Raj 
20: 12; Para penguasa- Amos 6:6; dan Para wanita- Amos 4). 

5. Anggur dapat disalah gunakan (Ams 20:1; 23:29-35; 31:4-5; Yes 5:11,22; 19:14; 28:7-8; Hos 4:11). 

6. Anggur terlarang bagi kelompok tertentu (Imam-imam yang bertugas, Im 10:9; Yeh 44:21; Orang 
bernazar, Bil 6; dan Penguasa, Ams 31:4-5; Yes 56:11-12; Hos 7:5). 

7. Anggur igunakan dalam suatu latar belakang eskatologis (Amos 9:13; Yoel 3:18; Zak 9:17). 

B. Antar Kitab 

1 . Anggur yang secukupnya sangat membantu (Ecclesiasticus 31:27-30). 

2. Para rabi berkata, "Anggur adalah yang terbaik di antara segala obat, dimana ada kelangkaan anggur, 
maka baru obat diperlukan" (BB 58b). 

C. Perjanjian Baru 

1 . Yesus mengubah sejumlah besar air menjadi anggur (Yoh 2:1-1 1). 

2. Yesus minum anggur (Mat 11:18-19; Luk 7:33-34; 22:17ff). 

3. Petus dituduh mabuk oleh anggur baru pada hari Pentakosta (Kis 2:13). 

4. Anggur dapat digunakan sebagai obat (Mar 15:23; Luk 10:34; I Tim 5:23). 

5 . Para pemimpin tak boleh menyalah gunakannya. Ini tidak berarti tidak boleh meminumnya. (I Tim 
3:3,8; Titus 1:7; 2:3; I Pet 4:3). 

6. Anggur yang digunakan dalam latar belakang eskatologis (Mat 22: lff; Wah 19:9). 

7. Kemabukan disesalkan (Mat 24:49; Luk 11:45; 21:34; I Kor 5:11-13; 6:10; Gal 5:21; I Pet 4:3; Rom 
13:13-14). 

III. Wawasan Teologis 

A. Ketegangan Dialektis 

1 . Anggur adalah pemberian Allah 



32 



2. Kemabukan adalah masalah yang utama. 

3. Prang percaya dalam beberapa kebudayaan harus membatasi kebebasan mereka demi Injil (Mat 15:1- 
20;Mar7:l- 23; I Kor 8-10; Rom 14:1-15:13). 

B. Kecenderungan untuk melampaui batas-batas yang telah ditetapkan 

1 . Allah adaah sumber dari segala yang baik (penciptaan adalah "sangat baik," Kej 1:31). 

2. Umat manusia yang jatuh telah menyalah-gunakan semua pemberian Allah dengan membawanya 
melampaui batas yang telah ditetapkan Allah. 

C. Penyalah-gunaan itu adalah di dalam kita , bukan dalam bendanya. Tak ada yang jahat dalam ciptaan 
jasmani (lih. Mar 7:18-23; Rom 14:14,20; I Kor 10:25-26; I Tim 4:4; Titus 1:15). 

IV. Kebudayaan Yahudi Abad Pertama dan Fermentasi 

A. Fermentasi mulai sangat cepat, kira-kira 6 jam setelah anggur diperas khususnya dalam iklim panas dan 
dengan kondisi tidak sehat. 

B. Tradisi Yahudi mengatakan bahwa ketika sedikit busa nampak di permukaan (tanda fermentasi), ini 
masuk dalam hitungan persepuluhan-anggur (Ma aseroth 1:7). Ini disebut "anggur baru" atau "anggur 
manis". 

C. Fermentasi utama yang paling keras dan membahayakan diselesaikan dalam satu minggu. 

D. Fermentasi sekundernya memakan waktu 40 hari. Pada tahapan ini anggur ini dianggap "anggur tua" dan 
bisa dipersembahkan di mezbah. (Edhuyyoth 6:1). 

E. Anggur yang telah didiamlan pada tempat teduh (anggur tua) dianggap baik, namun ini harus disaring 
baik-baik sebelum digunakan. 

F. Anggur dianggap cukup umur biasanya setelah satu tahun fermentasi. Tiga tahun adalah periode terlama 
suatu anggur dapat disimpan dengan baik. Ini disebut "anggur tua" dan harus dicairkan dengan air. 

G. Hanya dalam 100 tahun terakhir dengan lingkungan yang steril dan adanya tambahan bahan 
kimia proses fermentasi bisa ditunda. Dunia kuno tidak bisa menghentikan proses fermentasi 
alamiah ini. 

V. Pernyataan-pernyataan Penutup 

A. Yakini bahwa pengalaman, teologia, dan penafsiran alkitab anda tidak mengurangi nilai dari Yesus dan 
budaya Yahudi/Kristen abad pertama! Mereka secara nyata bukanlah pihak yang sepenuhnya berpantang. 

B. Saya tidak menasehatkan penggunaan alkohol untuk sosialisasi. Namun demikian, banyak orang telah 
menyatakan dengan berlebihan posisi Alkitab dalam pokok bahasan ini dan sekarang mengaklaim 
memiliki kerohanian yang lebih tinggi berdasarkan suatu kerancuan budaya/denominasional. 

C. Bagi saya, Romal4:l-15:13 dan I Korintus 8-10 telah menyediakan wawasan dan pedoman berdasarkan 
kasih dan hormat bagi sesama orang percaya dan penyebaran injil dalam setiap budaya, bukan kebebasan 
pribadi maupun kritik yang menghakimi. Jika Alkitab ialah satu-satunya sumber bagi iman dan 
perbuatan, maka mungkin kita harus semuanya memikirkan kembali masalah ini. 

D. Jika kitta mendorong penolakan total sebagai kehendak Allah, apa yang kita bisa isyaratkan mengenai 
Yesus dan juga budaya-bidaya modern yang secara teratur menggunakan anggur (misal, Eropa, Israel, 
Argentina)? 



2:4 "Ibu (Perempuan)" Dalam bahasa Inggris ini kedengarannya kasar, namun ini adalah ungkapan Ibrani, suatu 
gelar kehormatan (lih. 4:21; 8:10; 19:26; 20:15). 

□ 

NASB "Apa urusan hal ini dengan kita?" 

NKJV "Apakah urusan kepedulianmu dengan Ku?" 

NRSV "Apa yang harus engkau dan aku pedulikan akan hal ini? 

TEV "Jangan memberitahuKu apa yang harus dikerjakan" 

NJB "Mau apakah engkau daripadaKu?" 



33 



Ini adalah suatu ungkapan Ibrani, secara huruflah "apa ini bagimu dan bagiku?" (lih. Hak 11:12; II Sam 
16:10; 19:22; I Raj 17:18; II Raj 3:13; II Taw 35:21; Mat 8:29; Mar 1:24; 5:7; Luk 4:34; 8:28; Yoh 2:4). Ini 
kemungkinan adalah awal dari hubungan baru Yesus dengan keluargaNya (lih. Mat 12:46ff; Luk 1 1:27-28). 

□ "waktuKu belum tiba" Ini menunjukkan pemahaman diri Yesus mengenai maksud pengutusanNya (lih. 
Mar 10:45). Yohanes menggunakan istilah "waktu" ini dalam beberapa cara: 

1. untk waktu/jam (lih. 1:39; 4:6,52,53; 11:9; 16:21; 19:14; 19:27) 

2. untuk jaman akhir (lih. 4:21,23; 5:25,28) 

3. untuk hari-hari terakhirNya (penangkapan, persidangan, kematian, lih. 2:4; 7:30; 8:20; 12:23,27; 13:1; 
16:32; 17:1) 

2:5 "Apa(pun) yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!" Maria tidak memahami komentar Yesus sebagai 
penghalang secara total bagi bertindakNya Ia atas namanya dalam situasi ini. 

2:6 

NASB "untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi" 

NKJV "menurut tata cara pembasuhan" 

NRSV "untuk ritual Yahudi pembasuhan" 

TEV "Orang Yahudi memiliki aturan mengenai penyucian ritual" 

NJB "untuk pembersihan yang adalah adapt istiadat diantara orang Yahudi" 

Tempayan-tempayan air ini digunakan untuk upacara pembasuhan kaki, tangan, peralatan, dsb. Yohanes 
membuat komentar ini untuk membantu orang-orang Non Yahudi memahami latar belakangnya. 

2:6-7 "enam tempayan" Sebagaimana sangat sering dalam Yohanes, ini sepertinya merupakan mujizat dengan 
maksud ganda: 

1 . menolong pasangan pengantin 

2. pada akhirnya merupakan tanda yang menunjuk pada Yesus sebagai penggenapan dari Yudaisme. Alasan 
di balik pernyataan terakhir ini bisa jadi dalah: 

a. angka "6" adalah lambing dari upaya manusia 

b. Permintaan Yesus untuk memenuhi tempayan-tempayan tersebut sampai penuh sepertinya memiliki 
arti simbolis, bukan hanya supaya menyediakan lebih banyak anggur 

c. jumlah besar anggur yang sangat berlebihan bagi suatu pesta perkawinan lokal. 

d. anggur adalah suatu lambing dari kelimpahan dari jaman baru (lih. Yer 31:12; Hos 2:22; 14:7; Yoel 
3:18; Amo 9:12-14). 

□ "isinya dua tiga buyung (dua puluh atau tiga puluh gallon)" Ukuran yang digunakan adalah kata Ibrani 
bath. Ada tiga ukuran baths yang berbeda yang digunakan dalam masa Yesus, hingga banyaknya tidaklah jelas, 
namun mujizat ini melibatkan sejumlah besar anggur! 

2:8 

NASB "pemimpin kepala" 

NKJV "pemimpin pesta" 

NRSV "pimpinan pelayan" 

TEV "si penanggung jawab acara pesta" 

NJB "presiden dari pesta tersebut" 

Orang oni bisa j adi (1) seorang tamu kehormatan yang bertanggung jawab atas pesta tersebut atau (2) seorang 
budak yang bertanggung jawab melayani tamu-tamu. 

2:10 Intinya adalah biasanya anggur terbaik disajikan terdahulu. Setelah para tamu mulai terpengaruh, maka baru 
anggur yang lebih rendah tingkatnya disajikan. Namun di sini yang terbaik justru belakangan! Ini sepertinya 
adalah kontras antara perjanjian lama dalam Yudaisme dan perjanjian baru dalam Yesus (lih. buku Ibrani). 
Penyucian Bait Allah oleh Yesus (lih. 2: 13-25) bisa melambangkan kebenaran ini. 



34 



2:11 "yang pertama dari tanda-tandaNya" Injil Yohanes dibangun di sekitar tujuh mujizat dan penafsirannya. 
Ini adalah yang pertama. Lihat Topik Khusus: Arche pada 1:1. 

□ "telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya" Perwujudan dari 
kemuliaan Yesus (lihat catatan pada 1:14) adalah maksud tujuan darii mujizat-mujizat tersebut. Mujizat ini, 
sebagaimana banyak yang lainnya, sepertinya diarahkan terutama pada murid-muridNya! Ini tidak menunjuk pada 
tindakan iman mula-mula mereka, namun pemahaman yang berkelanjutan mengenai pribadi dan pekerjaanNya. 
Tidaklah jelas apakah para tamu mengetahui apa yang terjadi. 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:12 

12 Sesudah itu Yesus pergi ke Kapernaum, bersama-sama dengan ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya 
dan murid-murid-Nya, dan mereka tinggal di situ hanya beberapa hari saja. 



2:12 "Kapernaum" Setelah ketidak percayaan Nazaret (lih. Luk 4:16-30) ini menjadi pusat pelayanan Yesus di 
Galilea (lih.Mat 4:13; Mar 1:21; 2:1; Luk 4:23,31; Yoh2:12; 4:46-47). 

□ Ini adalah kilasan yang unik dari pelayanan Yesus kepada keluargaNya, dalam rangka ndang mujizat di Kana. 

WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK 2:13-25 

A. There has been much discussion among NT scholars as to how many times Jesus cleansed the Temple. 
John records the cleansing quite early in Jesus' ministry, while the Synoptics (Matt. 21:12; Mark 11:15 
and Luke 19:45) describe a cleansing during the last week of Jesus' life. Based on the differences of the 
two accounts, there seem to be two cleansings of the Temple, not one. 

However, it is surely possible that John structures Jesus' actions for theological purposes. Each of the 
Gospel writers had the freedom under inspiration to select, adapt, arrange, and summarize Jesus' actions 
and teachings. I do not believe they had the freedom to put words in Jesus' mouth or make up events. It 
must be remembered that the Gospels are not modern biographies, but evangelistic tracts targeted at select 
readers. The Gospels are not chronological, nor do they record the very words of Jesus (rather 
summaries). This does not imply that they are inaccurate. Eastern literature was based on different 
cultural expectations than western literature. 

B. The cleansing of the Temple fits into John's overall theological purpose of Jesus' dealing with the Jewish 
nation first. This can be seen in his discussion with Nicodemus in chapter 3 (orthodox Judaism). 
However, in chapter 4 Jesus begins to deal with a wider group (even a heretical group of sectarian 
Judaism), starting with a Samaritan woman. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:13-22 

13 Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. 14 Dalam Bait 
Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang 
duduk di situ. 15 Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua 
kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja 
mereka dibalikkan-Nya. 16 Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, 
jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." 17 Maka teringatlah murid-murid- 
Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku." 18 Orang-orang Yahudi 
menantang Yesus, katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau 
berhak bertindak demikian?" 19 Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari 
Aku akan mendirikannya kembali." 20 Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun 
orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?" 21 Tetapi yang 
dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. 22 Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara 

35 



orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan merekapun 
percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus. 



2:13 "Paskah" Hari Raya tahunan ini dijelaskan dalam Kel 12 dan UI 16:1-6. Hari raya ini adalah satu-satunya 
cara yang kita miliki untuk menanggali pelayanan Yesus. Injil yang lain mengisyaratkan bahwa Yesus melayani 
hanya selama satu tahun. Namun Yohanes menyebutkan adalanyatiga Paskah: (1) 2:13,23; (2) 6:4 dan (3) 11:55; 
12:1; 13:1; 18:28,39; 19:14. Ada kemungkinan juga bahkan yang keempat dalam 5:1. Kita tidak tahu berapa 
lama pelayanan Yesus di masyarakat berlaangsung, namun Injil Yohanes menyiratkan bahwa hal ini berlangsung 
selama tiga tahun dan mungkin empat atau bahkan lima. 
Yohanes mungkin telah menyusun Injilnya disekitar hari raya Yahudi (Paskah, Tabernakel, dan Hanukkah). 

□ "Yesus berangkat ke Yerusalem" Orang Yahudi selalu berkata tentang Yerusalem dalam pengertian 
teologis seperti ini lebih daripada dalam pengertian geografis atau topografis. 

2:14 "dalam Bait Suci" Istana Herodes Agung (orang Edom yang memerintah Palestina dari tahun 37-4 S.M.) 
dibagi dalam tujuh halaman. Halaman di sebelah luar adalah Halaman dari Orang Bukan Yahudi, yakni tempat 
para pedagang mendirikan kedai-kedai mereka untuk melayani mereka yang ingin membawa korban persembahan 
dan membawa persembahan khusus. 

□ "penukar-penukar uang" Ada dua keterangan akan diperlukannya orang-orang ini: (1) satu-satunya koin 
yang diterima di dalam Bait Suci adalah syikal. Berhubung syikal Yahudi sudah lama tidak beredar lagi, bait suci 
hanya menerima syikal dari Tirus dalam masa Yesus; atau (2) koin yang bergambarkan Kaisar Roma tidak bisa 
diterima. Tentu saja jasa ini memungut suatu bayaran! 

□ "lembu, kambing domba dan merpati" Orang-orang yang berperjalanan dari tempat yang jauh perlu 
membeli binatang-binatang yang memenuhi syarat untuk korban. Namun demikian, keluarga dari Imam Besar 
mengendalikan kedai-kedai ini dan menetapkan harga luar biasa mahal bagi binatang-binatang tersebut. Juga kita 
ketahui bahwa jika orang membawa binatang miliknya sendiri, para imam akan berkata bahwa binatang-binatang 
ersebut tidak memenuhi syarat karena adanya suatu kecacatan di tubuhnya. Oleh karena itu, mereka harus 
membeli binatang-binatang dari para agen penjual tersebut. 

2:15 "Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci" Kemarahan Yesus dapat 
terlihat dengan jelas dalam hal ini. Kemarahan itu sendiri buanlah dosa! Pernyataan Paulus dalam Ef 4:26 
barangkali berhubungan dengan tindakan ini. Pastilah ada sesuatu hal yang akan membuat kita marah. 

2:16 "Ambil semuanya ini dari sini" ini adalah sebuah AORIST ACTTVE IMPERATIVE, "ambil dan bawa 
hal-hal ini pergi dari sini!" 

□ "'jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan.'" Ini adalah sebuah PRESENT 
IMPERATIVE dengan suatu NEGATrVE PARTICLE yang dimaksudkan untuk menghentikan suatu tindakan 
yang telah dalam proses. Injil yang lain mengutip Yes 56:7 dan Yer 7:11 di titik ini; namun demikian, dalam 
Yohanes nubuatan-nubuatan Perjanjian Lama ini tidak disebutkan. Ini bisa saja merupakan siratan dari nbuatan 
keMesiasan dari Zak 14:2 lff. 

2:17 "teringalah murid-muridNya" Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa bahkan dalam kerangka pelayanan 
Yesus dan pertolongan Roh, orang-orang ini baru melihat kebenaran rohani dari tindakan Yesus dikemudian hari 
(lih.ay 22; 12:16; 14:26). 

□ "bahwa ada tertulis" inbi adalah sebuah PERFECT PASSIVE PERIPHRASTIC yang secara huruflah 
berarti "sudah ada tertulis." Ini adalah cara yang khas untuk menegaskan ilham dari PL. Ini adalah kutipan dari 
Maz 69:9. Mazmur ini, seperti Maz 22, cocok dengan penyaliban Yesus. Kegaiahan Yesus akan Allah dan para 



36 



penyembahNya yang benar akam membawa kepada kematianNya yang adalah kehendak Allah (lih. Yes 53:4,10; 
Luk 22:22; Kis 2:23; 3: 18; 4:28). 

2:18 

NASB "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak 

demikian?" 
NKJV "Tanda apakah Engkau tunjukkan kepada kami, berhubung Engkau melakukan hal-hal ini?" 

NRSV "Tada apakah yang dapat Engkau tunjukkan kepada kami untuk bisa melakukan hal ini?" 
TEV "Mujizat apa yang bisa Engkau kerjakan untuk menunjukkan kepada kami bahwa Engkau 

berhak melakukan hal ini?" 
NJB "Tanda apa yang dapat Engkau tunjukkan kepada kami bahwa Engkau harus bertindak 

demikian?" 
Ini adalah pertanyaan pokok orang Yahudi mengenai Yesus. Orang Farisi mengkaim bahwa kuasaNya berasal 
dari iblis (lih. 8:48-49,52; 10:20). Mereka mengharapkan Mesias melakukan sesuatu dengan cara tertentu. Ketika 
Ia tidak melakukan hal-hal khusus tersebut, mereka mulai curiga tentang Dia (lih. Mar 11:28; Luk 20:2). 

2:19 "'Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali'" Kata Yunani untuk 
Bait Allah (hieron) dalam ayat 14 & 15 ini menunjuk pada wilayah Bait Allah, sementara istilah Bait Allah (naos) 
dalam ayat 19,20, dan 21 menunjuk pada tempat kudus yang didalam itu sendiri. Telah ada banyak diskusi 
mengenai pernyataan ini. Secara nyata dalam Mat 26:60ff; Mar 14:57-59; Kis 6:14 ini adalah rujukan kepada 
penyaliban dan kebangkitan Yesus. Namun demikian dalam konteks ini, hal ini bagaimanapun juga harus 
dihubungkan dengan Bait Allah itu sendiri yang dihancurkan pada tahun 70 oleh Titus (lih. Mat 24:1-2). Kedua 
pernyataan ini berhubungan dengan kebenaran bahwa Yesus sedang menyusun suatu penyembahan rohani yang 
baru yang berfokus pada diriNya dan bukan Yudaisme kuno. (lih. 4:21-24). 

2:20 "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini" Herodes Agung mengembangkan dan 
mengganti gaya dari bait suci yang kedua (dari jaman Zerubabel, lih. Haggai) untuk mententeramkan orang 
Yahudi. Yosefus memberitahukan pada kita bahwa pembangunan tersebut dimulai pada tahun 20 atau 19 s.M. 
Jika ini benar, maka artinya, peristiwa tersebut terjadi disekitar tahun 27-28 M. Kita juga mengetahui bahwa 
pekerjaan tertus berlanjut di bait suci tersebut sampai tahun 64 M. Bait suci ini menjadi pengharapan besar orang 
Yahudi (lih. Yer 7). 

2:21 "Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri" Pada saat Yesus 
menguapkan kata-kata ini murid-murid tidak menyadari hal ini (lih. ay 17). 

Yesus tahu mengapa Ia datang. Tampaknya setidaknnya ada tiga maksud: (1) menyatakan Allah; (2) menjadi 
contoh kemanusiaan yang benar; dan (3) memberikan diriNya sebagai tebusan bagi banyak orang. Maksud yang 
terakhir inilah yang disampaikan oleh ayat ini (lih. Mar 10:45; Yoh 12:23,27; 13:1-3; 17: 1). 

2:22 "barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya" Seringkah kata-kata dan 
tindakan Yesus lebih ditujukan untuk menjadi manfaat bagi murid-muridNya daripada kepada siapa kata-kata 
tersebut dikatakan. Mereka tidak selalu mengerti pada saat tersebut. 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:23-25 



23 ¥ 



Dan sementara Ia di Yerusalem selama hari raya Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya, 
karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya. 24 Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan 
diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, 25 dan karena tidak perlu seorangpun 
memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia. 



2:23 "banyak orang percaya dalam nama-Nya" Istilah "percaya" ini berasal dari istilah Yunani (pisteo) yang 
dapat juga diterjemahkan "percaya", "iman", atau "mempercayakan diri". Kata bendanya tidak muncul dalam Injil 
Yohanes, namun kata kerjanya sering digunakan. Dalam konteks ini terdapat ketidak pastian akan ke sungguh- 
sungguhan dari komitmen orang banyak kepada Yesus dari Nazaret sebagai Mesias. Contoh lain dari penggunaan 

37 



secara dangkal dari kata "percaya" ini adalah dalam Yoh 8:31-59 dan Kis 8:13, 18-24. Iman Alkitabiah yang 
benar lebih dari sekedar tanggapan mula-mula. Hal ini harus diikuti oleh suatu proses pemuridan (lih. Mat 13:20- 
22,31-32). 

Nampaknya para orang percaya yang dangkal ini tertarik pada Yesus karena mujizat-mujizatNya (lih. 2:11; 
7:31). Maksud mereka adalah untuk menegaskan pribadi dan pekerjaan Yesus. Namun demikian, harus dicatat 
bahwa uman dalam karya ajaib Yesus tidak akan pernah menjadi kepercayaan yang berketekunan dan mencukupi, 
(lih. 4:38; 20:29). Obyek iman haruslah Yesus (lih. 20, 30-31). Mujizat tidk otomatis merupakan tanda dari 
Allah (lih. Mat 24:24; Wah 13:13; 16:14; 19:20). Pekerjaan Yesus dimaksudkan untuk memimpin orang-orang 
kepada iman didalam Dia (lih. 2:23; 6:14; 7:31; 10:42); seringkah orang melihat tanda namun menolak untuk 
percaya (lih. 6:27; 11:47; 12:37). 



TOPIK KHUSUS: PEMAKAIAN YOHANES AKAN KATA KERJA "PERCAYA" (kata bendanya 
jarang) 

Yohanes terutam mengkombinasikan "percaya" dengan suatu KATA DEPAN. 

1. eis berarti "ke/di dalam." Penyusunan yang unik ini menekankan bahwa orang percaya menaruh 
kepercayaan/iman mereka di dalam Yesus. 

a. Di dalam namaNya (Yoh 1:12; 2:23; 3: 18; I Yoh 5:13) 

b. Di dalam Dia (Yoh 2:11; 3:15,18; 4:39; 6:40; 7:5,31,39,48; 8:30; 9:36; 10:42; 11:45,48; 12:37,42) 

c. Di dalam Ku (Yoh 6:35; 7:38; 11:25,26; 12:44,46; 14:1,12; 16:9; 17:20) 

d. Di dalam Dia yang telah diutusNya (Yoh 6:28-29) 

e. Di dalam Anak (Yoh 3:36; 9:35; I Yoh 5:10) 

f. Di dalam Yesus (Yoh 12:11) 

g. Di dalam Terang (Yoh 12:36) 

h. Di dalam Allah (Yoh 12:44; 14: 1) 

2. ev berarti "dalam" sebagaimana dalam Yoh 3:15 (Mar 1:15) 

3. KASUS DATIVE dengan tanpa KATA DEPAN (I Yoh 3:23; 4:50; 5:10) 

4. hoti, yang artinya "percaya bahwa," memberikan isi apa yang dipercayai. Beberapa contohnya ialah: 

a. Yesus adalah Yang Kudus dari Allah (6:69) 

b. Yesus ialah Aku (8:24) 

c. Yesus dalam Bapa dan Bapa di dalam Dia (10:38) 

d. Yesus dalam Kristus (11:27; 20:31) 

e. Yesus adalah Anak Allah (11:27; 20:31) 

f. Yesus diutus oleh Bapa (11:42; 17:8,21) 

g. Yesus adalah satu dengan Bapa (14: 10-1 1) 
h. Yesus datang dari Bapa (16:27,30) 

i. Yesus mengidentifikasikan DiriNya dalam nama perjanjian Allah BApa, "Aku" (8:24; 13:19) 
Iman Alkitabiah ialah didalam pribadi dan berita! Hal ini dibuktikan dengan ketaatan, kasih, dan ketekunan. 



2:24-25 Ini adalah satu kalimat dalam bahasa Yunani. Istilah yang sangat penting "mempercayakan diri" 
digunakan dalam konteks ini untuk menjelaskan tindakan dan sikap Yesus. Artinya lebih dari pada persetujuan 
mula-mula atau tanggapan emosional. Kalimat ini juga menegaskan pengetahuan Yesus mengenai berubah-ubah 
dan jahatnya hati manusia. Paragraf ini dilukiskan oleh Nikodemus dalam pasal 3. Bahkan Seorang Ulama 
sekalipun, oleh upaya, pengetahuan, status, atau keturunannya sendiri tidak dapat diterima oleh Allah. Kebenaran 
datang hanya melalui iman di dalam Yesus (lih. Rom 1 : 16-17; 4). 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 

38 



Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa Yesus mengubah air menjadi anggur? Apa yang dilambangkan hal itu? 

2 . Jelaskan adapt istiadat perkawinan di j aman Yesus . 

3. Dapatkah anda menggambarkan denah istana Herodes? Dapatkan anda menunjukkan kemungkinan lokasi 
dari para pembeli dan penjual? 

4. Mengapa Sinoptik tidak mencatat pemnyucian awal dari bait suci ini? 

5. Apakah Yesus memprakirakan kehancuran dari Bait Suci Herodes ini? 

6. Definisikan dan terangkan kata Yunani yang diterjemahkan sebagai "memprcayakan diri, "percaya," dan 
"iman." 



39 



YOHANES 3 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Yesus dan Nikodemus 


Kelahiran Baru 


Yesus dan Yudaisme 
Resmi 


Yesus dan Nikodemus 


Percakapan dengan 
Nikodemus 


3:1-15 


3:1-21 


3:1-10 
3:11-15 


3:1-2 

3:3 

3:4 

3:5-8 

0.13125 

3:10-13 

3:14-17 


3:1-8 
3:9-21 


3:16-21 




3:16 
3:17-21 


3:18-21 




Yesus dan Yohanes 


Yohanes Pembaptis 


Lanjutan Kesaksian 


Yesus dan Yohanes 


Yohanes Menjadi Saksi 


Pembaptis 


Meninggikan Kristus 


Yohanes 




Pertama Kali 


3:22-30 


3:22-36 


3:22-24 


3:22-24 


3:22-24 






3:25-30 


3:25-26 
3:25-30 


3:25-36 


Ia Yang Datang Dari Surga 






Ia Yang Datang Dari Surga 




3:31-36 




3:31-36 


3:31-36 





SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 



40 



3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:1-3 

'Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus,. 2 Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan 
berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada 
seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak 
menyertainya." 3 Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak 
dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." 



3:1 "Farisi" Akal dari partai politik/keagamaan ini kembali ke periode Makabe. Nama mereka mungkin berarti 
"yang terpisah." Mereka bersungguh-sungguh dan berkomitmen untuk memelihara hukum-hukum Allah 
sebagaimana didefinisikan dan diterangkan dalam tradisi lisan (Talmud). Lihat Topik Khusus: Farisi pada 1:24. 

□ "Nikodemus" Cukup mengejutkan bagi seorang Yahudi di Palestina untuk hanya memiliki nama Yunani 
(sebagaimana juga Filipus dan Andreas, lih. 1:40,43), yang berarti "penakluk bangsa" (lih. 7:50; 19:39). 

□ 

NASB, NKJV "seorang penguasa dari orang Yahudi" 

NRSV, NJB "seorang pemimpin dari orang Yahudi" 

TEV "seorang pemimpin agama Yahudi" 

Dalam konteks ini, ini adalah istilah teknis bagi para anggota Sanhedrin (dalam konteks lain ini bisa berarti 
seorang pemimpin dari suatu sinagoga local), ke tujuh puluh anggota pengadilan tinggi orang Yahudi di 
Yerusalem. Walau kekuasaannya telah dibatasi oleh orang Romawi, namun lembaga ini masih memiliki arti 
simbolis yang penting bagi orang Yahudi. 

Sepertinya ada kemungkinan bahwa Yohanes menggunakan Nikodemus sebagai seorang wakil dari kaum 
Yudisme ortodoks dari abad pertama. Mereka yang mengira bahwa mereka telah sampai pada suatu tingkat 
kerohanian tertentu diberitahu bahwa mereka harus memulai lagi dari awal. Iman dalam Yesus, bukan ketaatan 
pada hukum (bahkan hukum Ulahi), maupun latar belakang rasial-lah yang menentukan kewarganegaraan 
seseorang dalam Kerajaan. Anugerah Allah di dalam Kristus, bukan kesungguhan, dan keagamaan manusiawi 
yang agresif lari yang merupakan pintu kepada penerimaan Ulahi. Pengenalan Nikodemus akan Yesus sebagai 
seorang guru dari Allah, walaupun benar, tidaklah mencukupi. Kepercayaan pribadi, kepercayaan yang khusus, 
kepercayaan yang tertinggi dalam Yesus sebagai Mesias adalah satu-satunya pengharapan bagi manusia yang 
telah jatuh! 

3:2 "pada waktu malam" Para rabi berkata bahwa malam adalah waktu terbaik untuk belajar Hukum Taurat 
karena tidak adanya ganguan. Kemungkinan Nikodemus tiak ingin dilihat bersama dengan Yesus sehingga ia (dan 
kemungkinan orang-orang lain yang bersamanya) datang padaNya pada malam hari. Adalah suatu spekulasi untuk 
mengaanggap bahwa ini menunjuk pada kegelapan malam dari jiwa Nikodemus. 

□ "Rabi" Dalam Yohanes ini berarti "guru." Salah satu hal yang mengusik pada pemimpin Yahudi adalah 
bahwa Yesus belum pernah mengikuti satu sekolah teologia kerabian pun. Ia tidak memiliki pelajaran mengenai 
Talmud setelah pelajaran sinagoga lokal di Nazaret. 

□ "Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah" Anak kalimat ini ditempatkan di bagian awal kalimat 
untuk ditekankan. Ini kemungkinan singgungan pada nubuatan dari UI 18:15,18. Nikodemus mengakui kuasa 
dari pekerjaan dan kata-kata Yesus, namun ini tidak berarti ia secara rohani benar dengan Allah. 



41 



□ "jika Allah tidak menyertaiNya" Ini adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang 
berarti kemungkinan kenyataan. 

3:3,5,11 "sesungguh(-sungguh)nya" Secara huruflah ini adalah "Amin, amin." Ini berasal dari kata PL untuk 
"iman." Berasal dari akar kata "menjadi tegar" atau "menjadi yakin." Yesus menggunakannya untuk mendahului 
suatu pernyataan penting. Kata ini juga kemudian digunakan sebagai suatu cara meneguhkan pernyataan- 
pernyataan yang benar. Penggandaan awal kata-kata ini adalah kekhasan dari Injil Yohanes. Pengulangan 
penggandaan kata "Amin" ini menyatakan tahapan-tahapan dalam dialoag antara Yesus dan Nikodemus. Lihat 
Topik Khusus: Amin pada 1:51. 

3:3 "jika seorang tidak" ini juga merupakan suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL, sebagaimana 
pernyataan Nikodemus dalam 3:2. 

□ 

NASB, NKJV, 

TEV "dilahirkan kembali" 

NRSV, NJB "dilahirkan dari atas" 

Ini adalah sebuah AORIST PASSIVE SUBJUNCTIVE. Kata (anothen) dapat berarti (1) "secara jasmani 
lahir kedua kalinya"; (2) "lahir sejak semula" (lih. Kis 26:5); atau (3) "lahir dari atas," yang cocok dengan 
konteksnya (lih. 3:7,3 1; 19: 1 1). Inilah mungkin suatu contoh lain penggunaan Yohanes akan kata yang memiliki 
dua arti (double entendre), yang keduanya adalah benar (lih. buku Bauer, Arndt, Gengrich dan Danker, Kamus 
Perjanjian Baru Yunani-Inggris, hal. 77). Sebagaimana nyata dari ay 4, Nikodemus memahami ini sebagai dalam 
pilihan #1. Yohanes dan Petrus (lih. I Pet 1:23) menggunaan penggambaran kekeluargaan ini untuk keselamatan 
sebagaimana Paulus menggunakan istilah adopsi. Fokusnya adalah pada tindakan Allah Bapa dalam 
memperanakkan. Keselamatan adalah anugerah dan tindakan Allah (lih. 1: 12-13). 

□ "ia tidak dapat melihat" Frasa ungkapan ini berparalel dengan ay 5 dengan "tak dapat masuk." 

□ "Kerajaan Allah" Frasa ini digunakan hanya dua kali dalam Yohanes (lih. ay 5). Ini adalah suatu frasa 
kunci dalam Injil-injil Sinoptik Khotbah pertama dan terakhir Yesus, dan kebanyakan perumpamaan- 
perumpamaanNya, berurusan dengan topik ini. Hal ini menunjuk pada bertahtaNya Allah dalam hati manusia 
sekarang! Mengejutkan bahwa Yohanes menggunakan frasa ini hanya dua kali (dan tak pernah dalam 
perumpamaan-perumpamaan Yesus). Bagi Yohanes "hidup kekal" adalah istilah dan penggambaran kuncinya. 

Frasa ini beraitan dengan dorongan eskatologis (hari terakhir) dari pengajaran Yesus. Paradoks teeolgis "yang 
sudah namun bellum" ini berhubungan dengan konsep Yahudi dua jaman, jaman jahat sekarang dan jaman 
kebenaran yang akan datang yang akan diresmikan oleh Mesias. Orang Yahudi hanya mengharapkan satu 
kedatangan dari seorang pemimpin militer yang berkekuatan Rohani (seperti para Hakim dalam PL). Kedua 
kedatangan Yesus menyebabkan ketumpang tindihan dari dua jaman tersebut. Kerajaan Allah telah mendobrak 
sejarah manusia dengan inkarnasi di Bethlehem. Namun demikian, Yesus datang bukan sebagai penakluk militer 
dari Wahyu 19, namun sebagai Hamba yang Menderita (lih. Yes 53) dan pemimpin yang rendah hati (lih. Zak 
9:9). Kerjaan, oleh karena itu, diresmikan (lih. Mat 3:2; 4:17; 10:7; 11:12; 12:28; Mar 1:15; Luk 9:9,11; 11:20; 
21:31-32) tetai belum disempurnakan (lih. Mat 6:10; 16:28; 26:64). 

Orang-orang percaya hidup dalam ketegangan antara dua jaman ini. Mereka memiliki hidup kebangkitan, 
namun mereka masih akan mati scara jasmani. Mereka dimerdekakan dari kuasa dosa, namun mereka masih 
berbuat dosa. Mereka hidup dalam ketegangan eskatologis sudah tetapi belum! 

Suatu pernyataan yang membantu mengenai ketegangan sudah tetapi belum dalam Yohanes ini ditemukan 
dalam buku Frank Stagg Teologia Perjanjian Baru: 

"Injil Yohanes bersifat tegas mengenai kedatangan yang akan datang (14:3,18 f.,28; 16:16,22) dan 

berbicara secara jelas mengenai kebangkitan dan penghakiman terakhir 'di hari terakhir' (5:28 f; 6:39 f, 

44,54; 1 1:24; 12:48); namun dikeseluruhan Injil Keempat ini, hidup kekal, penghakiman, dan kebangkitan 

tersebut merupakan kenyataan saat ini (3:18 f; 4:23; 5:25; 6:54; 11:23 ff; 12:28,31; 13:31 f; 14:17; 

17:26)" (hal. 311). 



42 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:4-8 

4 Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? 
Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?" 5 Jawab Yesus: "Aku berkata 
kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam 
Kerajaan Allah. 6 Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, 
adalah roh. 7 Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. 
8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia 
datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh." 



3:5 "jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh" ini adalah satu lagi KALIMAT THIRD CLASS 
CONDITIONAL. Ada suatu konras yang jelas antara: 

1 . jasmani versus rohani (kata "roh" tidak menggunakan artikel) 

2. hal duniawi versus hal surgawi. 

Kontras ini diisyaratkan dalam ay 6. Teori-teori bagi arti kata "air" adalah: 

1 . para rabi menggunakannya untuk air mani 

2. air ketuban 

3 . baptisan Yohanes yang melambangkan pertobatan (lih. 1:26; 3 :23) 

4. latar belakang PL yang berarti upacara pemercikan oleh Roh (lih. Yeh 36:25-27) 

5 . baptisan Kristen (walau Nikodemus tidak mungkin memahaminya demikian) . 

Dalam konteks teori #3 'baptisan air Yohanes dan pernyataan Yohanes tentang baptisan Roh dari Mesias' 
harusnya merupakan arti yang paling nyata. Kelahiran, dalam konteks ini, adalah penggambaran dan kita tidak 
boleh membiarkan kesalah pahaman Nikodemus mengenai kata ini mendominasi penafsirannya. Oleh karena itu, 
teori #1 tidaklah tepat. Walaupun Nikodemus tidak akan memahami kata-kata Yesus sebagai suatu rujukan pada 
kelak baptisan Kristen, Rasul Yohanes sering menyisipkan teologianya ke dalam kata-kata Yesus (lih. ay 14-21). 
Teory #2 akan cocok dengan dualisme Yohanes atas bawah, alam Ulahi dan alam duniawi. Dalam mendefinisikan 
istilah-istilah ini seseorang harus menetapkan apakah mereka sedang mengkontraskan (#1 atau #2) atau saling 
melengkapi (#4). 

3:6 Lagi ini adalah dualisme vertical (atas vs. bawah) yang sangat lazim dalam Yohanes (lih. ay 1 1). 

3:7 "engkau. . .kamu" Kata engkau ini berbentuk TUNGGAL, merujuk pada Nikodemus, namun kata kamu 
berbentuk JAMAK, merujuk pada suatu prinsip umum yang berlaku pada semua umat manusia, (permainan yang 
sama pada TUNGGAL dan JAMAK dalam ay 1 1). 

Seseorang tergoda untuk menafsirkan hal ini dalam kerangka kecenderungan Yahudi untuk mempercayai 
keturunan rasial mereka (lih. 4:12; 8:53). Yohanes, menulis menjelang akhir abad pertama, secara nyata 
menentang paham gnostisisme, kemungkinan juga keangkuhan rasial Yahudi. 

3:8 Ada suatu permainan pada kata Ibrani (dan Aram) (ruach) dan kata Yunani (pneuma) yang keduanya berarti 
"angin", "nafas", dan "roh". Intinya adalah bahwa angina memiliki kemerdekaan, sebagaimana juga Roh. Orang 
tidak dapat melihat angina, namun bisa merasakan pengaruhnya, demikian pula dengan Roh. Keselamatan 
manusia tidak dalam kendalinya, namun dalam kendali Roh (lih. Yeh 37). Ada kemungkinan bahwa ay 5-7 juga 
mencerminkan kebenaran yang sama. Keselamatan adalah suatu kombinasi dari inisiatif Roh (lih. 6:44,65) dan 
tanggapan iman/pertobatan dari pribadi secara perseorangan (lih. 1:12; 3:16,18). 

Injil Yohanes secara unik berfokus pada pribadi dan karya dari Roh (lih. 14:17,25-26; 16:7-15). Ia melihat 
jaman baru kebenaran sebagai jaman Roh Allah. 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:9-15 

9 Nikodemus menjawab, katanya: "Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?" 10 Jawab Yesus: "Engkau 
adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu? u Aku berkata kepadamu, sesungguhnya 
kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi 
kamu tidak menerima kesaksian kami. 12 Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu 
tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang 

43 



hal-hal sorgawi? 13 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun 
dari sorga, yaitu Anak Manusia. 14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian 
juga Anak Manusia harus ditinggikan, 15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang 
kekal. 



3:9-10 Nikodemus mestinya mengerti istilah simbolis Yesus dari sudut pandang (1) doktrin baru Yudaisme yaitu 
baptisan dan (2) khotbah Yohanes Pembaptis. 

Ini barangkali merupakan suatu perendahan dari penetahuan manusia; bahkan seorang seperti Nikodemus, 
seorang pemimpin Yahudi, tidak memahami hal-hal rohani. Injil Yohanes ditulis untuk memerangi paham baru 
gnostisisme, suatu ajaran sesat yang menekankan pada pengetahuan manusia sebagai jalan keselamatan. 

3:11 "kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui" KATA GANTI JAMAK ini menunjuk pada Yesus 
dan Rasul Yohanes (lih. ay 1 1) atau Yesus dan Allah Bapa, yang lebih cocok dengan konteksnya (ay 12). 

□ "tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami" Yohanes sering menggunakan istilah menerima (lambano) 
dan kata depan majemuknya dalam suatu pengertian teologis. 

1 . mengenai menerima Yesus 

a. secara negatif (1:11; 3:32; 5:47) 

b. secara positif (1:12; 3:11,33; 5:43; 13:20) 

2. mengenai menerima Roh 

a. secara negatif (14:17) 

b. secara positif (7:39) 

3 . mengenai menerima kata-kata (Firman) Yesus 

a. secara negatif (12:48) 

b. secara positif (17:8) 

Lihat Topik Khusus: Saksi-saksi Yesus pada 1:8. 

3:12 "Waktu (bila). . .kalau" Kata yang pertama ialah sebuah KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL, 

yang dianggap benar dari sudut pandang si penulis atau bagi tujuan penulisannnya. Sedang kata yang kedua 
adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang artinya adalah kemungkinan. 

□ "kamu" KATA GANTI dan KATA KERJA ini berbentuk JAMAK. Nikodemus mungkin memiliki murid- 
murid atau orang-orang Farisi lain bersamanyawakti ia datang pada Yesus, atau ini bisa jadi sebuah pernyataan 
umum kepada semua orang Yahudi yang belum percaya seperti ay 7 dan 1 1 . 

3:13 Ayat ini dimaksudkan untuk meneguhkan pernyataan Yesus akan Bapa sebagai benar, lengkap, langsung, 
dan unik (lih. 1:1-14). Ini adalah satu contoh lagi dari dualisme vertical dalam Yohanes: surga versus bumi, 
jasmani versus rohani, asal dari Nikodemus versus asal dari Yesus (lih. 1:51; 6:33,38,41,50,51,58,62). 

□ "Anak Manusia" Ini adalah penyebutan Yesus untuk dirinya sendiri; kata ini tidak mengisyaratkan suatu 
keMesiasan yang bersifat nasionalis, militeris, seperti dalam Yudaisme abad pertama. Istilah ini berasal dari Yeh 
2:1 dan Maz 8:4, yang artinya "manusia" dan Dan 7:13 yang mengisyaratkan keTuhanan. Istilah ini 
menggabungkan paradoks dari kepribadian Yesus, Allah sepenuhnya dan manusia sepenuhnya (lih. I Yoh 4: 1-3). 

3:14-21 Sukar untuk diketahui dengan pasti dimana percakapan Yesus dengan Nikodemis berhenti dan komentar 
Rasul Yohanes mulai. Ayat 14-21 dapat digaris besarkan sebagai berikut: (1) ay 14-15 berkaitan dengan Yesus; 
(2) ay 16-17 berkaitan dengan Bapa dan (3) ay 18-21 berkaitan dengan umat manusia. 

3:14 "sama seperti Musa meninggikan ular" Ini adalah suatu rujukan dari Bil 21:4-9 yang menceritakan suatu 
pengalaman penghakiman selama periode Pengembaraan di Padang Belantara. Kebenaan pokoknya ialah nahwa 
manusia harus mempercayakan diri dan taat pada Firman Allah, bahkan ketika mereka tidak sepenuhnya 



44 



memahaminya. Allam menyediakan suatu jalan bagi orang Israel untuk selamat dari gigitan ular hanya jika 
mereka mau percaya saja. Kepercayaan ini adalah ukti dari ketaatan akan Firman/JanjiNya (lih. Bil 21:8). 

□ "ditinggikan" Kata Yunani ini sering diterjemahkan "dijunjung tinggi" (lih. Kis 2:33; 5:31; Flp 2:9) dan 
merupakan satu istilah lagi yang digunakan Yohanes dalam dua pengertian (double entendre, lih. 1:5; 3:3,8). 
Sebagaimana Allah menjanjikan pembebasan dari kematian oleh gigitan ular kepada mereka yang percaya akan 
Firman Allah dan memandang kepada ular tembaga, demikian pula mereka yang percaya kepada Firman Allah 
(injil tentang Kristus) dan mempercayakan diri di dalam Yesus akan dibebaskan (diselamatkan) dari gigitan jahat 
dari si ular (Iblis, dosa). 

3:15-18 "setiap orang" (v.15) "setiap orang" (v.16) "Barangsiapa" (v.18) Kasih Allah adalah undangan 
kepada seluruh umat manusia (lih. Yes 55:1-3; Yeh 18:23,32; I Tim 2:4; II Pet 3:9). 

3:15 "percaya" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE. Kepercayaan adalah mempercayakan diri 
secara berkelanjutan. Lihat catatan pada 1:7 dan 1:12 dan Topik Khusus pada 2:23. 

□ "kepadaNya" Ini menunjuk bukan hanya pada fakta-fakta (kebenaran-kebenaran teologis) mengenai Yesus, 
namun suatu hubungan pribadi denganNya. Keselamatan ialah suatu berita untuk dipercaya dan seseorang untuk 
diterima dan ditaati! 

Bentuk ketatabahasaannya di sini tidaklah biasa. Yaitu suatu kata ganti dengan kata depan en yang hanya 
ditemukan di Yohanes ini; biasanya kata depannya adalah e/s. Hal ini mungkin saja karena hal ini berhubungan 
dengan "(bisa) beroleh hidup yang kekal" (lih. Perjanjian Baru dalam Bahasa Inggris Tingkat Dasar oleh Harold 
Greenlee). 

3:15,16 "hidup yang kekal" kata Yunani ini merujuk pada kualitas bukan kuantitas. Dalam Mat 25:46 kata yang 
sama digunakan untuk pemisahan yang kekal. Dalam Yohanes zoe biasanya menunjuk pada kebangkitan, 
kehidupan eskatologis, atau kehidupan dari Jaman Baru, kehidupan dari Allah sendiri. 

Diantara injil-injil yang ada, Yohanes bersifat unik dalam penekanannya pada "hidup yang kekal". Hal ini 
adalah tema utama dan sasaran dari Injilnya. 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:16-21 

16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang 
tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 
17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk 
menyelamatkannya oleh Dia. 18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa 
tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal 
Allah. 19 Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai 
kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. 20 Sebab barangsiapa berbuat jahat, 
membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu 
tidak nampak; 21 tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi 
nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah." 



3:16 "begitu besar kasih Allah" Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE FNDICATIVE (sebagaiman kata kerja 
"memberi"), yang di sini berbicara mengenai suatu tindakan yang telah diselesaikan di waktu yang lalu (Allah 
mengutus Yesus). Ayat 16-17 terutama berurusan dengan kasih Bapa. Kata "Kasih" ini adalah kata agapao. Kata 
ini tidak banyak digunakan dalam Bahasa Yunani Klasik. Gereja mula-mula mengammbilnya dan mengisinya 
dengan artian yang khusus. Dalam konteks tertentu kata ini berhubungan dengan kasih Bapa atau Anak; namun 
demikian, kata ini digunakan secara negatif mengenai kasih manusia (lih. 3:19; 12:43; I Yoh 2:15). Secara 
teologis kata ini bersinonim dengan hesed dalam PL, yang berarti kasih dan loyalitas perjanjan Allah. Dalam 
Bahasa Yunani Koine di jaman Yohanes, istilah agapao dan phileo pada dasarnya bersinonim (bandingkan 3:35 
with5:20). 

Para penafsir harus memperhatikan bahwa semuakata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang Allah 
diboncengi oleh manusia (antropomorfis). Kita harus menggunakan kata-kata yang menjelaskan dunia kita, 

45 



perasaan kita, sudut pandang kesejarahan kita dalam suatu upaya untuk menjelaskan suatu Makhluk Rohani 
(Allah) yang kekal, kudus, dan unik. Semua kosakata manusia sampai di tingkat tertentu merpakan suatu analogi 
atau bersifat penggambaran. Apa yang telah dinyatakan pastilah benar, namun bukan yang tertinggi. Umat 
manusia yang telah jatuh, fana, dan terbatas tidak mampu memahami kenyataan yang tertinggi. 

□ "begitu" Secara huruflah ini berarti "dengan sedemikian." Kata ini menyatakan suatu metode, bukan emosi! 
Allah mendemonstrasikan kasihNya (lih. Rom 5:8) dengan mengaruniakan (ay 16) dan mengutus (ay 17, 
keduanya adalah AORIST ACTIVE INDICATIVE) AnakNya untuk mati bagi kepentingan manusia (lih. Yes 53; 
Rom 3:25; II Kor 5:21; I Yoh 2:2). 

□ "dunia" Yohanes menggunakan kata Yunani kosmos ini dalam beberapa pengertian (lihat catatan pada 1:10). 
Ayat ini juga menyangkal dualisme gnostik antara roh (Allah) dan materi. Orang Yunani cenderung untuk 

mencap materi sebagai jahat. Bagi mereka materi adalah rumah penjara dari kilauan Ulahi dalam semua manusia. 
Yohanes tidak memperhitungkan kejahatan dari materi atau daging. Allah mengasihi dunia (planet, lih. Rom 8:18- 
22) dan umat manusia (daging, lih. Rom 8:23). Ini mungkin merupakan kemenduaan yang disengaja (double 
entendre) yang sangat lazim dalam Yohanes (lih. 1:5; 3:3,8). 

□ "AnakNya yang tunggal" Ini berarti "unik, satu-satunya". Kata ini tidak boleh dimengerti sebagai "satu- 
satunya" dalam (1) suatu pengertian seksual atau (2) pengertian bahwa tidak ada anak yang lain. Hanyalah tidak 
ada anak lain yang seperti Yesus. Lihat catatan yang lebih lengkap pada 1:14. 

□ "setiap orang yang percaya kepadaNya" ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE, yang 
menekankan kepercayaan awal dan berkelanjutan. Peneguhan ini adalah ulangan dari ay 15 untuk penekanan. 
Terima Kasih Tuhan untuk "setiap orang"! Hal ini harus menyeimbangkan setiap penekanan yang berlebihan 
pada suatu kelamok khusus (rasial, intelektual, atau teologis). Hal ini bukannya karena "kedaulatan Allah" dan 
"kehendak bebas manusia" adalah terpisah namun saling membutuhkan; walau kedua hal ini adalah benar! Allah 
selalu menimbulkan tanggapan dan menyusun agendanya (lih. 6:44,65), namun Ia telah menyusun hubunganNya 
dengan manusia dengan melalui perjanjian. Mereka harus menanggapi dan terus menanggapi penawaran berikut 
syarat-syaratNya! Lihat Topik Khusus pada 2:23. 

□ "tidak binasa" Isyarat dari kata ini aalah bahwa beberap orang akan binasa (AORIST MIDDLE 
SUBJUNCTIVE). Kebinasaan mereka secara langsung berhubungan dengan kelangkaan tanggapan iman kepada 
Yesus. Allah tidak menyebabkan, menyetir, atau menghendaki ketidak percayaan mereka (lih. Yeh 18:23,32; I 
Tim 2:4; II Pet 3:9). 

Banyak orang telah mencoba untuk mengartikan istilah ini secara huruflah dan karenanya menyarankan 
pembinasaan orang jahat. Ini akan berlawanan dengan Dan 12:2 dan Mat 25:46. Ini adalah contoh yang bagus 
dari orang percaya yang sungguh-sungguh yang memaksakan tulisan yang penuh perlambangan gaya Timur ke 
dalam bentuk penafsiran Barat (huruflah dan logis). Untuk suatu diskusi yang bagus mengenai kata ini lihat buku 
Robert B. Girdlestone Sinonim-sinonim dari Perjanjian Lama, hal. 275-277 '. 

3:17 "menghakimi dunia" Ada beberapa bagian dalam Yohanes yang menegaskan bahwa Yesus datang sebagai 
Juru Selamat, bukan Hakim (lih. 3:17-21; 8:15; 12:47). Namun demikian, ada bagian lain dalam Yohanes yang 
menegaskan bahwa Yesus datang untuk menghakimi, akan menghakimi (lih. 5:22-23,27; 9:39; dan dalam bagian 
lain dari kitab PB Kis 10:42; 17:31; II Tim 4:1; I Pet 4:5). 
Beberapa komentar teologis berturut-turut adalah: 

1 . Allah memberikan hak penghakiman kepada Yesus sebagaimana penciptaan dan penebusan sebagai tanda 
kehormatan (lih 5:23) 

2. Yesus tidak datang pertama kali utuk menghakimi, namun untuk menyelamatkan (lih. 3: 17), namun oleh 
fakta bahwa orang-orang menolak Dia, mereka menghakimi diri mereka sendiri. 

3. Yesus akan datang kembali sebagai Raja atas segala raja dan Hakim (lih. 9:39) 
Pernyataan-pernyataan yang sepertinya saling bertentangan ini mirip dengan pernyataan tentang apakah 

Yohanes Pembaptis adalah Elia atau bukan. 



46 



3:18 Ayat ini mengulangi tema suatu keselamatan yang cuma-cuma melalui Kristus versus suatu penghakiman 
atas ulah sendiri. Allah tidak mengirimkan orang ke neraka. Mereka mengirim diri mereka sendiri. Percaya 
memiliki hasil yang berkelanjutan ("mempercayai," PRESENT ACTIVE PARTICIPLE) dan demikian pula 
ketidak percayaan ("telah dihakimi," PERFECT PASSIVE INDICATIVE dan "tidak mempercayai" PERFECT 
ACTIVE INDICATIVE). Lihat Topik Khusus pada 2:23. 

3:19-21 "manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang" Orang yang telah mendengar Injil menlaknya, 
bukan untuk alasan intelektual atau budaya, namun terutama untuk alasan moral (lih. Ayb 24:13). Terang 
menunjuk pada Kristus dan berita Kasih Allah, kebutuhan manusia, pengadaan oleh Kristus, dan syarat 
tanggapan, yang dibawaNya. Ini adalah suatu motif yang berulang dari 1:1-18. 

3:19 "inilah human itu" Penghukuman, seperti keselamatan, adalah suatu kenyataan saat ini (lih. 3: 19; 9:39) dan 
suatu penyempurnaan di masa depan (lih. 5:27-29; 12:31,48). Orang-rang percaya hidup di dalam yang sudah 
(eskatologi yang telah dinyatakan) dan yang belum (eskatologi yang disempurnakan). Kehidupan keKristenan 
adalah suatu sukacita dan suatu perjuangan yang berat; merupakan suatu kemenangan setelah serentetan 
kekalahan; jaminan namun juga kumpulan peringatan tentang ketekunan! 

3:21 "melakukan yang benar" Karena "Terang" (lih. ay 19,20[dua kali],21) adalah suatu rujukan yang nyata 
kepada Yesus, ada kemungkinan bahw "kebenaran" harus juga ditulis dengan huruf besar. Robert Hanna dalam 

Bantuan Ketatabahasaan bagi Perjanjian Baru Yunani mengutip N. Turner dalam bukunya Wawasan 
Ketatabahasaan ke dalam Perjanjian Baru, yang menterjemahkannya sebagai "orang yang menjadi murid dari 
Kebenaran" (hal. 144). 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Apakah arti dari frasa "dilahirkan kembali"? 

2. Mnurut anda menunjuk pada apakah "air" dalam ayat 5 dan mengapa? 

3. Dalam hal apakah "percaya" (iman yang menyelamatkan) terlibat? 

4. Apakah Yohanes 3:16 suatu bagian tentang kasih Yesus bagi manusia atau kasih Bapa? 

5 . Bagaimana hubungan Kalvinisme dengan Yohanes 3:16? 

6. Apakah "binasa" berarti pemusnahan? 

7. Definisikan apakah "Terang" itu 



WAWASAN KONTEKSTUAL BAGI AYAT 22-36 

A. Penekanan Yohanes pada keTuhanan penuh dari Yesus Kristus dikomunikasikan sejak awal Injil melalui 
diaolog dan pertemuan-pertemuan pribadi. Pasal ini melanjutkan bentuk tersebut. 

B. Yohanes, yang menulis Injilnya menjelang akhir abad pertama, berurusan dengan beberapa dari 
pertanyaan yang telah berkembang sejak situlisnya Injil Sinoptik. Satu di antaranya ialah mengenai 
paham yang diikuti oleh banyak orang dan nampaknya menjurus pada kesesatan, yaitu yang berhubungan 
dengan Yohanes Pembaptis. Sangat penting bahwa dalam 1:6-8, 19-36 dan 3:22-36 Yohanes Pembaptis 
menegaskan hubungannya sebagai yang lebih rendah daripada Yesus dari Nazaret dan menyatakan peran 
ke Mesiasan Yesus. (lih. Kis 18:24-19:7). 

47 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:22-24 

22 Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea dan Ia diam di sana bersama- 
sama mereka dan membaptis. 23 Akan tetapi Yohanespun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab di 
situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis, 24 sebab pada waktu itu Yohanes belum 
dimasukkan ke dalam penjara. 



3:22 "ke tanah Yudea" Pelayanan awal di daerah Yudea dan Galilea ini tidak didiskusikan dalam Injil Sinoptik. 
Injil-injil bukan merupakan biografi kronologis dari Yesus. 

□ "Ia diam di sana bersama-sama mereka" Yesus berkhotbah kepada orang banyak namun berdialog secara 
ekstensif dengan murid-muridNya. Ia mencurahkan diriNya kepada mereka. Metodologi ini adalah fokus dari dua 
buku Robert E. Coleman yang sangat bagus, Rencana Induk Penginjilan dan Rencana Induk Pemuridan, yang 
keduanya menekankan keterlibatan Yesus secara pribadi dengan suatu kelompok kecil! 

□ "dan membaptis" Kita mempelajari dari 4:2 bahwa bukan Yesus sendiri yang membaptis, namun murid- 
muridNya. Berita Yesus pada mulanya adalah sangat mirip dengan berita Yohanes Pembaptis. Yaitu berita PL 
mengenai pertobatan dan persiapan. Baptisan yang disebutkan di sini bukanlah baptisan Kristen namun baptisan 
yang melambangkan pertobatan dan penerimaan rohani. 

3:23 "Yohanespun membaptis juga di Ainon, dekat Salim" Lokasi dari tempat ini tidak jelas: (1) beberapa 
orang percaya ini adalah Perea di daerah seberang Yordan; (2) beberapa percaya ini adalah daerah di timur laut 
Samaria; dan (3) beberapa percaya ini adalah tiga mil sebelah timur kota Sikhem. Karena "aenon" nampaknya 
berarti "arus air," #3 adalah yang paling cocok. Di manapun lokasinya secara pasti, Yesus melayani di Yudea, 
dan Yohanes ada di suatu lokasi di sebelah utara dariNya. 

3:24 "sebab pada waktu itu Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara" Tidaklah jelas mengapa hal 
kronologis ini ditambahkan pada titik ini. Beberapa mengatakan ini adalah upaya untuk menyelaraskan kronologi 
Yohanes dengan kronologi dari Injil-injil Sinoptik. (lih. Mat 14:1-12; Mar 6:14-29). Ini berfungsi sebagai cara 
menanggali pertemuan ini dalam kehidupan Kristus. 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:25-30 

25 Maka timbullah perselisihan di antara murid-murid Yohanes dengan seorang Yahudi tentang 
penyucian. 26 Lalu mereka datang kepada Yohanes dan berkata kepadanya: "Rabi, orang yang bersama 
dengan engkau di seberang sungai Yordan dan yang tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia 
membaptis juga dan semua orang pergi kepada-Nya." 27 Jawab Yohanes: "Tidak ada seorangpun yang 
dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga. 28 Kamu sendiri 
dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk 
mendahului-Nya. 29 Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat 
mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar 
suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh. 30 Ia harus makin 
besar, tetapi aku harus makin kecil. 



3:25 "Maka timbullah perselisihan di antara murid-murid Yohanes dengan seorang Yahudi" Ini adalah 
suatu kata yang keras bagi "pertikaian" atau "konfrontasi." Dalam beberapa naskah kuno Yunani kata "Yahudi" 
berbentuk JAMAK. Naskah Yunani kuno terbelah dua mengenai hal ini. Karena bentuk TUNGGAL lebih tidak 
umum, kemungkinan ini adalah aslinya. Kecenderungan dari para juru tulis kuno adalah untuk menyelaraskan 
dan menghaluskan naskah. Hal yang menarik juga untuk dicatat adalah bahwa murid-murid Yohaneslah 
barangkali yang memulai perdebatan. 



48 



□ 

NASB, NKJV, 

NRSV, NJB "tentang penuyucian" 
TEV "hal tata cara pembasuhan" 

Ada beberapa teori mengenai fokus dari diskusi ini: 

1. Ada kemungkinan para pengikut Yohanes sedang mendiskusikan hubungan antara baptisan Yohanes dan 
Yesus dalam kaitannya dengan tradisi Yahudi pembasuhan; istilah yang sama digunakan dalam 2:6. 

2. Beberapa percaya ini berhubungan dengan konteks langsung di mana Yesus sedang mengajarkan bahwa 
kehidupan dan pelayananNya menggenapi Yudaisme secara menyeluruh: 

a. 2:1-12, perj amuan kawin di Kana 

b. 2: 13-22, penyucian Bait Suci 

c. 3:1-21, diskusi dengan Nikodemus, pemimpin Yahudi 

d. 3 :22-36, pembasuhan orang Yahudi dan baptisan Yohanes dan Yesus. 

Fakta bahwa konteks ini tidak meluas secara khusus pada diskusi tersebut menggaris bawahi fakta bahwa hal ini 
memberikan sebuah kesempatan lagi bagi Yohanes Pembaptis untuk menyaksikan tentang supremasi dari Yesus 
dari Nazaret. 

3:26 "yang tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia membaptis juga dan semua orang pergi 
kepada-Nya" Para murid mengingat kesaksian awal Yohanes mengenai Domba Allah (lih. 1: 19-36), dan mereka 
nampaknya agak cemburu atas keberhasilan Yesus. Yesus juga peka terhadap roh-roh persaingan, (lih. 4: 1). 

3:27 "Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan 
kepadanya dari sorga" Ini adalah suatu penegasan yang sangat lugas bahwa tak ada persaingan dalam hal-hal 
rohani. Setiap hal yang dimiliki orang percaya diberikan oleh anugerah Allah. Namun demikian, ada banyak 
diskusi mengenai "apa yang dikaruniakan" dan siapakah "nya" itu: (1) beberapa orang mengatakan "nya" 
menunjuk pada orang percaya dan "yang dikaruniakan" menunjuk pada kedatangan Kristus untuk keselamatan 
(lih. Yoh 6:44,65); (2) orang lain percaya bahwa "nya" menunjuk pada Yesus dan "yang dikaruniakan" adalah 
orang percaya (lih. Yoh 6:39; 10:29; 17:;2,9,11,24). Perbedaan antara kedua pandangan ini adalah bahwa kata 
"dikaruniakan" menunjuk pada keselamatan pribadi orang percaya atau bahwa semua orang percaya itu sendiri 
merupakan suatu anugerah Allah bagi Yesus (lih. 17:2). 

3:28 "aku bukan Mesias" Yohanes Pembaptis secara khusus, sebagaimana dilakukannya dalam 1:20, bahwa ia 
bukanlah Mesias, namun pendahulunya. Ini adalah singgungan terhadap bagian nubuatan dari Mal 3:1; 4:5-6, 
yang digabungkan dengan Yes 40 (lih. Yoh 1:23). 

3:29 "Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki" Sangatlah menarik bahwa ada begitu 
banyak singgungan PL terhadap penggambaran perkawinan ini yang menjelaskan hubungan antara Allah dan 
Israel (lih. Yes 54:5; 62:4,5; Yer 2:2; 3:20; Yeh 16:8; 23:4; Hos 2:21). Paulus bahkan menggunakannya dalam 
Ef 5:22. Perkawinan Kristen baeangkali adalah contoh moderen terbaik bagi suatu hubungan perjanjian. 

□ "Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh" Bukannya memiliki roh persaingan, Yohanes 
Pembaptis secara jelas mengenali tempatnya dan bersuka dalam Yesus. 

3:30 "Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil" Istilah "harus" di sini sangatlah penting. Kata ini 
telah digunakan dalam 3:14 dan 4:4. Ini adalah suatu penegasan yang kuat dari pemahaman Yohanes akan dirinya 
yang hanyalah sebagai pendahulu dari pelayanan Yesus yang lebih besar dan lebih penting. 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:31-36 

31 "Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada 
bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. 32 Ia 
memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorangpun yang 
menerima kesaksian-Nya itu. 33 Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah 
benar. 34 Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah 



49 



mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. 35 Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala 
sesuatu kepada-Nya. 36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa 
tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya." 



3:31-36 Ada banyak diskusi di antara para komentator atas apakah ayat ini merupakan (1) kelanjutan dari 
penegasan lisan Yohanes Pembaptis; atau (2) kata-kata Yesus (lih. 3:11-12); atau (3) kata-kata Rasul Yohanes. 
Ayat-ayat ini kembali pada tema dari ay 16-21. 

3:31 "Siapa yang datang dari atas" Sangatlah penting bahwa kedua gelar yang digunakan bagi Mesias 
menekankan pra-eksistensi dan keTuhanan Penuh Nya (lih. ay 31), dan inkarnasiNya dan misi yang diberikan 
oleh Allah (lih. ay 34). Istilah "dari atas" adalah istilah yang sama yang digunakan dalam frasa "kelahiran 
kembali" atau "lahir dari atas" dalam ay 3 . 

Dualisme atas dan bawah mengenai sifat Allah dan sifat manusia, adalah ciri khas Yohanes. Ini berbeda 
dengan dualisme eskatologis dari Gulungan Kitab Laut Mati. Ini juga berbeda dengan dualisme gnostik mengenai 
roh dan materi. Dalam Yohanes, ciptaan itu sendiri dan tubuh manusia itu sendiri tidaklah jahat atau berdosa. 

□ "di atas semuanya" (dua kali) Bagian pertama dari ayat ini menyinggung tentang keTuhanan dan pra- 
eksistensi Yesus, yang datang dari surga (lih. 1:1-18; 3:11-12). Bagian kedua dari ayat ini menegaskan bahwa Ia 
ada di atas ciptaan Allah. Tidaklah jelas dari naskah Yunani apakah kata "semua" berbentuk MASKULIN atau 
NETRAL, yang merujuk pada semua manusia atau segala hal. 

□ 

NASB "siapa yang adalah bagian dari bumi berasal dari bumi dan berbicara mengenai bumi" 

NKJV "siapa yang bersifat duniawi berasal dari bumi berbicara mengenai bumi" 

NRSV "orang yang dari bumi milik bumi dan berbicara hal-hal yang duniawi" 

TEV "siapa yang dari bumi milik bumi dan berbicara hal-hal yang duniawi" 

NJB "siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi" 

Ini bukan suatu pernyataan negatif tentang Yohanes. Istilah bumi di sini (geo, 12:32; 17:4; I Yoh 5:8 namun 
76 kali di Wahyu) tidak sama dengan sitilah "dunia" (kosmos) yang sering digunakan secara negatif oleh 
Yohanes. Ini hanyalah sekedar penegasan bahwa Yesus berbicara apa yang diketahuiNya, surga, sementara semua 
manusia berbicara tentang apa yang mereka ketahui, bumi. Oleh karenanya, kesaksian Yesus jauh lebih besar 
daripada kesaksian dari para nabi ataupun pengkhotbah duniawi. 

3:32 "Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya" Ada suatu permainan 
pada bentuk kata kerja dalam ayat ini: (1) "dilihat" adalah ber-BENTUK PERFECT; (2) "didengar" adalah ber- 
BENTUK AORIST dan (3) "memberi kesaksian" (bersaksi)" berBENTUK PRESENT. Yesus adalah perwhyuan 
tertinggi dari Allah (lih. I Kor 8:6; Kol 1:13-20; Ibr 1:2-3). Ia berbicara mengenai (1) pengalaman pribadiNya 
dengan Allah Bapa, dan (2) keTuhananNya sendiri. 

□ "tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksian-Nya itu" Ini adalah suatu pernyataan berlebihan gaya 
timur karena ay 23-26 menunjukkan bahwa banyak orang datang kepadaNya. Frasa ini menunjuk pada Yudaisme 
secara keseluruhan, bukan hanya konteks langsungnya. 

3:33 "Siapa yang" Ini menunjukkan kasih Allah yang bersifat universal, tidak terbatas kepada umat manusia. 
Tak ada batasan yang berhubungan dengan Injil Allah; memang orang harus bertobat dan percaya (lih. Mar 1:15; 
Kis 20:21), namun penawarannya terbuka bagi semua (lih. 1:12; 3; 16-18; Yeh 18:23,32; ITim2:4; IIPet3:9). 

□ "menerima kesaksianNya itu" Ayat 33 adalah suatu AORIST PARTICIPLE sementara ayat 36 adalah suatu 
PRESENT PARTICIPLE. Ini menunjukkan bahwa mempercayai Allah untuk keselamatan bukan hanya 
merupakan keputusan mula-mula namun juga merupakan suatu kehidupan pemuridan. Penegasan yang sama 
mengenai kebutuhan akan penerimaan telah dinyatakan sebelumnya baik dalam 1:12 dan 3:16-18. Perhatikan 
pembagian antara menerima kesaksian tersebut (ay 33) dan terus berjalan di dalamnya (ay 36). Kata "menerima," 

50 



seperti kata "iman," memiliki dua konotasi dalam PB: (1) menerima Kristus secara pribadi dan berjalan dalam Dia 
dan (2) menerima kebenaran dan doktrin-doktrin yang terlibat dalam Injil (lih. Yudas 3,20). 

□ 

NASB "membubuhkan meterainya pada hal ini, bahwa Allah adalah benar" 

NKJV, NRSV "menyatakan secara resmi bahwa Allah adalah benar" 

TEV "meneguhkan dengan ini bahwa Allah adalah jujur" 

NJB "mengaku, bahwa Allah adalah benar" 

Ketika orang percaya menaruh kepercayaan pribadi mereka dalam Kristus, mereka menegaskan bahwa berita 
Allah tentang diriNya, dunia, umat manusia, dan AnakNya adalah benar (lih. Rom 3:4). Ini adalah suatu ulangan 
tema dalam Yohanes (lih. 3:33; 7:28; 8:26; 17:3; I Yoh 5:20). Yesus adalah benar karena Ia pada akhirnya 
menyatakan Allah yang esa dan benar (lih. 3:7,14; 19: 1 1). 

TOPIK KHUSUS: METERAI 

Meterai Allah dirujuk dalam Wah 9:4 dan 14:1 dan kemungkinan 22:4. Meterai setan disebutkan dalam 
13:16; 14:9; dan 20:4. Suatu meterai mungkin adalah cara kuno untuk menunjukkan 

1. kebenaran (lih. Yoh 3:33) 

2. kepemilikan (lih. Yoh 6:27; II Tim 2: 19; Wah 7:2-3) 

3. keamanan atau perlindungan (lih. Kej 4: 15; Mat 27:66; Rom 15:28; II Kor 1:22; Ef 1: 13; 4:30) 

4. ini mungkin juga merupakan tanda dari realitas janji Allah tentang suatu anugerah (lih. Rom 4:11 dan I 
Kor 9:2). 

Maksud dari meterai ini ialah untuk mengidentifikasikan umat Allah sehingga murkaAllah tidak akan 
menimpa mereka. Meterai setan mengidentifikasikan umatnya, yang adalah sasaran dari murka Allah. Dalam 
Wahyu "penganiayaan" (yaitu thlipsis) selalu orang tidak percaya menganiaya orang percaya, sedangkan murka/ 
kemarahan (yaitu orge or thumos) selalu penghukuman Allah atas orang tidak percaya sehingga mereka bisa 
bertobat dan berbalik pada iman di dalam Kristus. Maksud positif dari penghukuman ini dapat dilihat dalam 
berkat/kutuk perjanjian dalam UI 27-28. 

Frasa "Allah yang hidup" adalah suatu permainan kata pada gelar YHWH (lih. Kel 3: 14; Maz 42:4; 84:2; Mat 
16:16). Permainan kata yang sama ini sering ditemukan dalam sumpah-sumpah alkitabiah, "demi Tuhan yang 
hidup." 



3:34 "siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah" Ada dua pernyataan berparalel 
dalam ay 34 yang menunjukkan bahwa kekuasaan Yesus datang dari Allah: (1) Allah telah mengutus Dia, dan (2) 
Ia memiliki kepenuhan Roh. 

□ "karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas" Ada dua cara pemahaman yang berbeda 
mengenai kepenuhan Roh ini: beberapa orang percaya bahwa (1) Yesus memberikan kepeuhan Roh kepada orang 
percaya (lih. 4:10-14; 7:37-39); atau (2) bahwa kepenuhan Roh ini menunjuk pada anugerah Allah akan Mesias 
(lih. ay 35). Para rabi menggunakan istilah "batas/ukuran" untuk menjelaskan pengilhaman Allah kepada para 
nabi. Para rabi juga menambahkan bahwa tidak ada nabi yang memiliki seukuran penuh dari Roh. Oleh karena 
itu, Yesus lebih tinggi daripada para nabi (lih. Ibr 1:1-2) dan karenanya, merupakan perwahyuan penuh dari Allah. 

3:35 "Bapa mengasihi Anak" Penegasan ini diulangi dalam 5:20 dan 17:23-26. Hubungan orang percaya 
dengan Allah didasari oleh kasihNya kepada Mesias. Catat sejumlah alasan yang dinyatakan dalam konteks ini 
mengapa manusia harus percaya Yesus sebagai Mesias: 

1 . karena Ia berasal dari atas dan di atas semua orang (ay 31) 

2. karena Ia diutus oleh Allah untuk menunaikan misi penebusan (ay 34) 

3 . karena Allah terus memberiNya kepenuhan Roh (ay 34) 

4. karena Allah mengasihi Dia (ay 35) 

5 . karena Allah telah menaruh segala sesuatu dalam tanganNya (ay 35) 



51 



□ "telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya" Ini adalah sebuah PERFECT ACTTVE INDICATTVE. 

Ini adalah sebuah frasa yang amat sangat menarik dan memiliki berbagai paralel (lih. Yoh 13:3; 17:2; Mat 11:27; 
28:18; Ef 1:20-22; Kol 2:10; I Pet 3:22). 

3:36 

NASB "Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat 

kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup" 
NKJV "Siapa yang percaya dalam Anak memiliki kehidupan yang kekal; dan siapa yang tidak 

percaya Anak tidak akan meilhat kehidupan" 
NRSV "Siapapun yang percaya dalam Anak memiliki hidup yang kekal; siapapun yang tidak 

mentaati Anak tidak akan melihat hidup" 
TEV "Siapapun yang percaya dalam Anak memiliki hidup yang kekal; siapaun tak mentaati Anak 

takkan memiliki hidup" 
NJB "Siapa saja yang percaya dalam Anak memiliki hidup yang kekal, tetapi siapa yang menolak 

untuk percaya dalam Anak tidak akan pernah melihat hidup" 
Kata-kata kerja ini semuanya berbentuk PRESENT ACTIVE yang artinya adalah tindakan yang sedang 
berlangsung. Kepercayaan adalah lebih dari suatu keputusan sesaat tidak peduli bagaimanapun emosional atau 
sungguh-sungguhnya keputusan itu (lih. Mat 13:20). Hal ini menegaskan bahwa tanpa mengenal Yesus seseorang 
tidak dapat mengenal Bapa (lih. Yoh 12:44-50 dan I Yoh 5:10). Keselamatan hanya datang melalui suatu 
hubungan yang berkelanjutan dengan Yesus, Allah Anak. 

Menarik juga untuk dicatat kekontrasan antara "percaya" dan "taat" dalam ayat ini. Injil bukan hanya bagi orang 
yang kita terima dan suatu kebenaran yang kita terima, tetapi injil juga merupakan kihidupan yang kita hidupi (lih. 
Luk 6:46; Ef 2:8-10). 

□ "melainkan murka Allah tetap ada di atasnya" Ini adalah satu-satunya tempat dalam tulisan Yohanes 
(kecuali 5 kali dalam Wahyu) di mana istilah "murka" (orge) nampak. Konsepnya adalah lazim dan biasanya 
berhubungan dengan istilah "penghukuman." Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE INDICATIVE. 
"Kepercayaan," "ketaatan" dan "murka" adalah suatu realita saat ini yang tengah berlangsung yang aakan 
disempurnakan di masa depan. Ini adalah ketegangan yang sama yang ada antara "yang sudah" dan "yang belum" 
dari Kerajaan Allah. Untuk diskusi alkitabiah sepenuhnya mengenai murka Allah baca Rom 1: 18-3:20. 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Bagaimana berita mula-mula Yesus menyerupai berita Yohanes Pembaptis? 

2. Apakah baptisan ini sama dengan baptisan Kristen? 

3 . Mengapa kata-kata Yohanes Pembaptis banyak ditekankan dalam pasal pembukaan Yohanes? 

4. Jelaskan jumlah dan jenis kontras yang Yohanes sang penulis gunakan untuk menjelaskan hubungan 
antara Yohanes Pembaptis dengan Yesus? 

5. Bagaimana istilah "menerima" dalam ayat 33 berhubungan dengan istilah "percaya" dalam ayat 36? 
Bagaimana istilah "tidak mentaati" dalam ayat 36 berhubungan dengan diskusi ini? 

6. Sebutkan sejumlah alasan yang disebutkan mengapa orang harus percaya Yesys dari Nazaret sebagai 
satu-satunya pengharapan keselamatan mereka? (ayat 31-36) 

4. Terangkan mengapa istilah "murka" dalam ayat 36 adalah kata kerja berBENTUK PRESENT. 

52 



YOHANES 4 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Yesus da n Perempuan 
Samaria 


Seorang Perempuan Samaria 
bertemu Mesiasnya 


Yesus dan 


orang Samaria 


Yesus dan 


orang Samaria 


Yesus di antara orang 
Samaria 


4:1-6 


4:1-26 


4:1-6 




4:1-4 
4:5-6 




4:1-10 


4:7-15 




4:7-15 




4:7-8 

4:9 

4:10 

4:11-12 

4:13-14 

4:15 




4:11-14 
4:15-24 


4:16-26 


Ladang yang Menguning 


4:16-26 




4:16 

4:17a 

4:17b-18 

4:19-20 

4:21-24 

4:25 

4:26 




4:25-26 


4:27-30 


4:27-38 


4:27-30 




4:27 
4:28-30 




4:27-30 


4:31-38 


Juru Selamat Dunia World 


4:31-38 




4:31 
4:32 
4:33 
4:34-38 




4:31-38 


4:39-42 


4:39-42 


4:39-42 




4:39-40 
4:41-42 




4:39-42 


Kesembuhan dari Anak 
Perwira 


Sambutan di Galilea 


Yesus dan Orang Bukan 
Yahudi 


Yesus Menyembuhkan Anak 
Perwira 


Yesus di Galilea 


4:43-45 


4:43-45 

Anak Pegawai Istana 
Disembuhkan 


4:43-45 




4:43-45 




4:43-45 

Penyembuhan Anak Pegawai 
Istana 


4:46-54 


4:46-54 


4:46-54 




4:46-48 

4:49 

4:50-51 

4:52-53 

4:54 




4:46-53 
4:54 



53 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

WAWASAN KONTEKSTUAL BAGI AYAT 1-54 

A. Ada suatu susunan yang disengaja dalam pasal 3 dan 4 

A. bapak agamawi (Nikodemus) vs. nona terbuang (perempuan di sumur) 

B. Yudaisme yang berpusat di Yerusalem (Ortodoks) vs. Yudaisme Samaria (menyimpang) 

B. Kebenaran tentang kepribadian dan pekerjaan Yesus lebih lanjut dikembangkan oleh 

1. dialog dengan perempuan di sumur (ay 1-26); 

2. dialog dengan murid-muridNya (ay. 27-38); 

3 . kesaksian para penduduk desa (ay. 39-42); 

4. penerimaan dari orang Galilea (ay. 43-45); 

5. tanda/mujizat dari kuasa Yesus atas penyakit, (ay. 46-54). 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:1-6 

'Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh 
dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes 2 — meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, 
melainkan murid-murid-Nya, — 3 Iapun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea. 4 Ia harus 
melintasi daerah Samaria. 5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat 
tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf. 6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat 
letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas. 



4:1 "Tuhan" Yohanes, yang mengingat kembali peristiwa ini dalam benaknya (melalui Roh) bertahun-tahun 
kemudian, menggunakan "Tuhan" dan "Yesus" dalam satu kalimat yang sama yang merujuk pada satu orang. 

□ "Orang-orang Farisi" Lihat catatan pada 1:24. 

□ "telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes" 

Yesus meninggalkan daerah ini karena meningkatnya ketegangan antara para pengikutNya dan para pengikut 
Yohanes Pembaptis. Injil Sinoptik mengatakan bahwa Ia pergi karena Herodes Antipas telah menangkap Yohanes 
Pembaptis (lih. Mat 4: 12; Mar 1: 14; Luk 3:20). 

54 



4:2 "Yesus Sendiri tidak membaptis" Ini bukanlah suatu komentar yang meremehkan baptisan namun adalah 
suatu pengakuan akan sifat manusia yang mementingkan diri sendiri (lih. I Kor 1:17). Tampaknya Yesus 
membaptis di awal dari pelayananNya (lih. 3:22), namun kemudian berhenti. 

4:3 " 3 Iapun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea" Ini adalah dua buah AORIST ACTIVE 
INDICATIVE uang digunakan untuk menekankan pergerakan geografis Yesus. 

4:4 "Ia harus melintasi daerah Samaria" Kata "Harus" ini adalah kata kerja Yunani dei, yang digunakan 
beberapa kali dalam konteks ini (lih. 3:7,14,30). Hal ini biasanya diterjemahkan "musti" atau "keharusan." Ada 
suatu maksud dalam route perjalanan Yesus ini. Ini adalah route yang terpendek; Yosefus memberitahukan pada 
kita bahwa orang Yahudi dari Galilea biasanya menggunakan route ini. Namun, orang Yahudi dari Yudea 
membenci orang Samaria dan tidak akan berjalan melintasi tanah mereka karena mereka menganggap orang 
Samaria tersebut hanya setengah beragama. 

TOPIK KHUSUS: RASIALISME 

I. Pengantar 

A. Ini adalah penrnyataan universal dari manusia yang jatuh di dalam masyarakat. Ego manusia ini, 
mendukung dirinya sendiri di belakang orang lain. Rasialisme adalah, dalam banyak hal, suatu gejala 
moderen, sementara nasionalisme (atau kesukuan) lebih merupakan pernyataan kuno. 

B. Nasionalisme dimulai di Babel (Kej 11) dan aslinya berkaitan dengan ke tiga anak dari Nuh yang 
merupakan cikal-bakal apa yang disebut ras manusia. (Kej 10). Namun demikian, nyata dari Kitab Suci 
bahwa kemanusiaan berasal dari satu sumber, (lih. Kej 1-3; Kis 17:24-26). 

C. Rasialisme hanyalah merupakan satu dari banyak prasangka. Beberapa yang lainnya adalah (1) 
kesombongan karena pendidikan; (2) keangkuhan sosial-ekonomis; (3) legalisme agamawi yang 
membenarkan diri; dan (4) afiliasi politik yang dogmatis 

II. Bahan Alkitabiah 

A. Perjanjian Lama 

1. Kej 1:27- Umat manusia, laki-laki dan perempuan, diciptakan dalam gambar dan keserupaan dengan 
Allah, yang membuat mereka unik. Hal ini juga menunjukkan harga diri dan martabatnya (lih. Yoh 
3:16). 

2. Kej 1:11-25 - Catat frasa, ". . .dan yang sejenisnya. . ." sepuluh kali. Ini telah digunakan untuk 
mendukung pemisahan rasial. Namun demikian, nyata dari konteks bahwa ini menunjuk pada 
binatang dan tumbuhan, dan bukan pada manusia. 

3. Kej 9:18-27 - Ini telah digunakan untuk mendukung dominasi rasial. Haruslah diingat bahwa Allah 
tidak mengutuk Kanaan. Nuh, bapanyalah, yang mengutukinya setelah tersadar dari kemabukannya. 
Alkitab tidak pernah mencatat bahwa Allah meneguhkan sumpah/kutukan ini. Bahkan bila Ia 
melakukannya, ini tidak akan mempengaruhi ras kulit hitam. Kanaan adalah bapa dari mereka yang 
mendiami Palestina dan Lukisan tembok Mesir menunjukkan bahwa mereka tidak berkulit hitam. 

4. Yosua 9:23 - Ini telah digunakan untuk membuktikan satu ras akan melayani yang lainnya. Namun 
demikian, dalam konteks, bangsa Gibeon berasal dari ras yang sama dengan orang Yahudi. 

5. Ezra 9-10 dan Neh 13 - Ayat-ayat ini sering sekali digunakan dalam suatu pengertian rasial, namun 
konteksnya menunjukkan bahwa perkawinan tersebut terkutuk, bukan karena rasnya (mereka sama- 
sama berasal dari anak Nuh, Kej 10), namun karena alasan-alasan keagamaan. 

B. Perjanjian Baru 

1. Kitab-kitab Injil 

a. Yesus menggunakan kebencian antara orang Yahudi dengan Samaria pada beberapa contoh, yang 
menunjukkan bahwa kebencian rasial bukanlah hal yang pantas. 

(1) Perumpamaan tentang Orang Samaria yang Baik Hati (Luk 10:25-37) 

(2) Perempuan di sumur (Yoh 4:4) 

(3) Orang Kusta yang Tahu Berterima Kasih (Luk 17:7-19) 

55 



b. Injil adalah bagi seluruh umat manusia. 

(1) Yohanes3:16 

(2) Lukas 24:46-47 

(3) Ibrani 2:9 

(4) Wahyu 14:6 

c. Kerajaan Allah akan mencakup seluruh umat manusia 

(1) Lukas 13:29 

(2) Wahyu 5 

2. Kisah Para Rasul 

a. Kisah 10 merupakan suatu bagian definitif mengenai kasih universal Allah dan berita universal 
Injil. 

b. Petrus diserang karena tindakannya dalam Kis 11 dan masalah ini tidak terselesaikan sampai 
Konsili Yerusalem dalam Kis 15 bertemu dan menemukan suatu penyelesaian. Ketegangan 
antara orang Yahudi dan bukan Yahudi di abad pertama amat sangat hebat. 

3 . Paulus 

a. Tidak ada pagar pembatas dalam Kristus 

(1) Gal 3:26-28 

(2) Ef2: 11-22 

(3) Kol 3:11 

b. Allah bersikap tidak pandang muka 

(1) Rom2:ll 

(2) Ef6:9 

4. Petrus dan Yakobus 

a. Allah tidak memandang muka, I Pet 1:17 

b. Karena Allah tidak menunjukkan parsialitas, maka umatNya harus juga demikian, Yakobus 2: 1 

5. Yohanes 

6. Satu dari pernyataan terkuat tentang tanggung jawab dari orang percaya ditemukan dalam I John 4:20 

III. Kesimpulan 

A. Rasialisme, atau untuk hal ini, prasangka apa saja, secara menyeluruh bukanlah hal yang pantas bagi 
anak-anak Allah. Ini adalah kutipan dari Henlee Barnette, yang berbicara pada sebuah forum di Glorieta, 
New Mexico untuk Christian Life Commission dalam tahun 1964. 

"Rasialisme ialah kesesatan karena tidak alkitabiah dan bukan keKristenan, bahkan tidak pula ilmiah." 

B. Masalah ini memberikan pada orang Kristen kesempatan untuk menunjukkan kasih, pengampunan, dan 
pengertian mereka yang seperti Kristus terhadap dunia yang tersesat. Penolakan orang Kristen di bidang 
ini menunjukkan ketidak dewasaan dan merupakan suatu kesempatan bagi sijahat untuk menghambat 
iman, jaminan, dan pertumbuhan dari orang percaya. Ini akan juga bertindak sebagai suatu pembatas bagi 
kedatangan orang yang terhilang kepada Kristus. 

C. Apa yang bisa saya perbuat? (bagian ini diambil dari traktat Christian Life Commission yang berjudul 
"Hubungan Ras" 

"PADA TINGKAT PRIBADI" 

■ Menerima tanggung jawab anda sendiri dalam menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan 
dengan ras. 

■ Melalui doa, Pelajaran Alkitab, dan persekutuan dengan mereka yang berasal dari ras yang lain, 
berusaha keras untuk membuang kehidupan anda yang penuh dengan prasangka rasial. 

■ Nyatakan keyakinan anda mengenai ras, khususnyadi tempat di mana mereka yang menghasut 
kebencian rasial tidak tertandingi. 

"DALAM KELUARGA" 

■ Sadari kepentingan pengaruh keluarga dalam pembentukan sikap terhadap ras lain. 

■ Berusaha membangun sikap Kristen dengan membicarakan mengenai masalah-masalah ras di luar 
rumah yang didengar oleh orang tua maupun anak-anak. 



56 



■ Orang tua harus berhati-hati untuk memberikan contoh Kristen dalam hubungan dengan orang-orang 
dari ras yang berbeda. 

■ Mencari kesempatan untuk membangun persahabatan keluarga melampaui batasan ras. 
"DI DALAM GEREJA ANDA" 

■ Dengan berkhotbah dan mengajar kebenaran Alkitab yang berkaitan dengan ras, jemaat dapat 
dimotivasi untuk menjadi contoh bagi masyarakat luas. 

■ Penyembahan, persekutuan, dan pelayanan seluruh gereja harus terbuka bagi semua orang, 
sebagaimana gereja-gereja PB tidak mengenal halangan rasial. (Ef 2: 1 1-22; Gal 3:26-29). 

"DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI" 

■ Membantu mengatasi semua diskriminasi rasial di dunia kerja. 

■ Bekerja melalui semua jenis organisasi-organisasi kemasyarakatan untuk menjunjung tinggi 
persamaan hak dan kesempatan, dengan mengingat bahwa yang harus diserang adalah masalah ras 
dan bukan orangnya. Tujuannya ialah untuk mempromosikan pengertian, bukan menciptakan 
kepahitan. 

■ Bila nampaknya bijak, organisir suatu panitia khusus yang terdiri dari warga yang peduli untuk tujuan 
membuka jalur-jalur komunikasi di masyarakat untuk pendidikan masyarakat umum dan untuk 
tindakan khusus dalam meningkatkan hubungan. 

■ Dukung undang-undang dan wakil rakyat dalam meloloskan undang-undang yang meninggikan 
keadilan rasial dan menentang undang-undang yang melakukan prasangka untuk keuntungan politik 

■ Percayakan petugas-petugas penegak hukum untuk melaksanakan hokum tanpa diskriminasi. 

■ Hentikan kekerasan, dan dorong ketaatan pada hukum, melakukan apapun yang mungkin sebagai 
warga Kristen untuk meyakinkan bahwa struktur hukum tidak menjadi alat-alat ditangan mereka yang 
mendukung diskriminasi. 

■ Menjadi teladan dari roh dan pikiran Kristus dalam semua hubungan antar manusia. 



□ "melintasi daerah Samaria" Ada kebencian yang mendalam antara orang Samaria dan orang-orang Yudea 
sejak dari Abad ke delapan S. M. Dalam tahun 722 S. M. Sepuluh Suku di Utara dengan ibukota mereka di 
Samaria ditawan olah bangsa Asyur dan diasingkan ke daerah Media (lih. II Raj 17:6). Orang orang tangkapan 
lain berdiam kembali di Kerajaan Utara ini. (lih. II Raj 17:24). Selama bertahun-tahun orang-orang kafir ini 
berkawin silang dengan penduduk Israel yang tersisa. Orang Yahudi menganggap orang Samaria setengah 
beragama dan sesat (lih. Ezra 4: 1-4). Hal ini memberikan konteks bagi ayat 9. 

4:5 "sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada 
anaknya, Yusuf (lih. Kej 33:18, 19; Yos 24:32). Banyak orang menganggap Sikhar adalah Sikhem, walau ini 
tidak dinyatakan dalam PB. 

4:6 "Di situ terdapat sumur Yakub" Ini sesungguhnya adalah suatu galian waduk sekitar 100' dalamnya. 
Sumur ini bukanlah air mengalir (mata air) namun tampungan air hujan. Hal ini tak pernah disebutkan dalam PL. 

□ "Yesus sangat letih oleh perjalanan" kita melihat dengan jelas sifat kemanusiaan Yesus di sini. Namun Ia 
tidak pernah terlalu lelah untuk mengasihi orang-orang! 

□ 

NASB, NKJV, 

JB "Hari kira-kira pukul dua belas" 

NRSV, TEV "Kira-kira pada tengah hari" 

Ada banyak diskusi tentang metode pengukuran waktu yang mana yang digunakan Yohanes dalam Injilnya. 
Beberapa rujukan nampaknya menunjuk pada waktu Yahudi dan beberapa mengatakan waktu Romawi. Yohanes 
tampaknya memulai hari pada jam 6 pagi; sehingga, Yesus ada di sumur pada waktu terpanas di hari itu, yaitu 
tengah hari. 



57 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:7-14 

7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah 
Aku minum." 8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan. 9 Maka kata perempuan 
Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang 
Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.) 10 Jawab Yesus kepadanya: 
"Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku 
minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." n Kata 
perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari 
manakah Engkau memperoleh air hidup itu? 12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, 
yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak- 
anaknya dan ternaknya?" 13 Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, 
14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama- 
lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang 
terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal." 



4:7 "Maka datanglah seorang perempuan Samaria" Perempuan ini telah datang seorang diri ke sumur yang 
cukup jauh pada waktu yang tidak lazim karena kedudukan sosialnya di desa tersebut. 

□ '"Give Me a drink"' Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE IMPERATIVE yang membawa pengertian 
keadaan yang mendesak. 

4:8 Ayat ini menyiapkan wahana bagi percakapan pribadi Yesus dengan perempuan terbuang yang berasal dari 
sekte Yudaisme yang sesat ini. 

4:9 "'Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?'" Orang Yahudi 
bahkan tidak boleh minum seember dengan orang Samaria (lih. Im 15). Yesus mengabaikan dua batasan budaya: 
(1) berbicara dengan seorang Samaria; dan (2) berbicara dengan seorang perempuan di hadapan umum. 

4:10 "jika" Ini adalah sebuah KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL yang disebut "berlawanan dengan 
kenyataan." Suatu pernyataan yang dibuat yang adalah salah untuk menggaris bawahi suatu kesimpulan yang 
juga salah. 

□ "air hidup" Istilah ini memiliki suatu latar belakang penggambaran Perkjanjian Lama (lih. Maz 36:9; Yes 
12:3; 44:3; Yer 2:13; 17:13; Zak 14:8). Yesus menggunakan istilah "air hidup" sebagai sinonim dari "kehidupan 
rohani." Namun demikian, perempuan Samaria ini berpikir ia sedang merujuk pada suatu air yang mengalir, 
sebagai lawan daripada tampungan air hujan dalam waduk tersebut. 

4:11 "Tu(h)an" ini adalah kata Yunani kurious dalam bentuk VOCATIVE nya yaitu kurie. Kata ini dapat 
digunakan sebagai suatu panggilan kesopanan (tuan) atau suatu pernyataan teologis (TUHAN) merujuk pada 
Yesus sebagai Tuhan yang sepenuhnya seperti dalam Rom 10: 13. Di sini kata ini adalah panggilan kesopanan. 

4:12 "Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub?" Ini jelas-jelas merupakan suatu pernyataan 
yang ironis. Perempuan Samaria ini mengklaim kebesaran nenek moyangnya sendiri yang oleh orang Samaria 
diurutkan melalui Efraim dan Manasye kembali pada Yakub. Hal yang mengherankan adalah bahwa ini adalah hal 
yang sama yang diklaim oleh Yesus! 

4:13-14 "tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk 
selama-lamanya" Ini mungkin memiliki isyarat-isyarat keMesiasan (lih. Yes 49:10). Ada suatu permainan 
dalam bentuk kata kerjanya. Bentuk PRESENT ACTIVE PARTICIPLE dari ay 13 mengisyaratkan meminum lagi 
dan lagi sementara bentuk AORIST ACTIVE SUBJUNCTIVE dari ay 14 mengisyaratkan satu kali minum. 



58 



4:14 "mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal" ini 

adalah suatu PRESENT PARTICIPLE yang artinya "terus memancar" (lih. Yes 58: 1 1 dan Yoh 7:38). 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:15-26 

15 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak 
usah datang lagi ke sini untuk menimba air." 16 Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan 
datang ke sini." 17 Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat 
katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami, 18 sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang 
ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar." 19 Kata perempuan itu 
kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. 20 Nenek moyang kami 
menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah." 
21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan 
menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. 22 Kamu menyembah apa yang tidak 
kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. 
23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan 
menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. 
24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." 
25 Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; 
apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami." 26 Kata Yesus kepadanya: "Akulah 
Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau." 



4:15 Perempuan ini, seperti Nikodemus, masih memahami Yesus pada tingkatan yang sangat jasmani (huruflah). 
Ini bukan hal yang tidak biasa bahkan bagi para murid sekalipun. Mereka seringkah salah menafsirkan Yesus 
karena tidak menangkap bahasa penggambaranNya (lih. Yoh 4:31-33; 11:11-13). 

4:16 "Pergilah, panggillah" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE yang diikuti dengan sebuah 
AORIST ACTIVE IMPERATIVE. 

4:17 "Aku tidak mempunyai suami" Dosa harus dihadapi. Yesus tidak mengampuni namun tidak pula 
menghukum. 

4:18 "engkau sudah mempunyai lima suami" Yesus menggunakan pengetahuan adi kodrati untuk 
mengoncangkan perempuan itu dari lingkupan jasmani kepada lingkupan rohani (lih. 1:48). 

4:19 "nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi" Perempuan itu belum juga sampai pada 
pemahaman keMesiasan. Ia mencoba untuk menyusuri pokok bahasan utama mengenai hubungannya dengan 
Allah dengan menggunakan suatu pujian (tepat seperti Nikodemus dalam 3:2). 

Para komentator lain melihat hal ini sebagai suatu rujukan keMesiasan dari UI 18: 15-22. 

4:20 "Nenek moyang kami" Ini menunjuk pada Abraham dan Jakub (lih. Kej 12:7; 33:20). 

□ "menyembah di atas gunung ini" Ini menunjuk pada perdebatan teologis mengenai di mana Allah 
(YHWH) harus disembah. Orang Yahudi menekankan gunung Muria sementarsa orang Samaria menekankan 
gunung Gerizim. 

Di jaman kita ini adalah upaya manusia kepada siap kita bersaksi untuk mengalihkan pembicaraan tentang 
hubungan mereka dengan Kristus dengan memunculkan topik teologis lain. Manusia menikmati mempelajari 
agama dan filsafat sejauh hal itu tidak mempengaruhi mereka secara pribadi, (lih. 3:19-21). 

4:21 "'saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di 
Yerusalem'" Ini pasti merupakan pernyataan yang mengejutkan kepadanya dan juga murid-muridNya. Bukanlah 
di mana masalahnya, namun siapa! 



59 



4:22 "sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi" Ini adalah penegasan mengenai asal dari Mesias (lih. 
Kej 12:2-3; Rom 9:4-5). 

4:23 "Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang" Ini mungkin merupakan singgungan pada Mal 
1:11 mengenai penyembahan universal. Nyatalah bahwa Yesus membawa anugerah hidup kekal selama masa 
hidupNya dan juga setelah kematianNya, Pernyataan ini mencerminkan ketegangan yang ada antara ke dua 
kedatangan Mesias. Ke dua jaman Yahudi sekarang telah saling bertumpang tindih. Jaman baru Rohani telah tiba, 
namun kita masih hidup dalam jaman yang lama yaitu kejahatan dan dosa. 

□ "dalam roh dan kebenaran" Istilah "roh" ini berbicara mengenai suatu penyembahan yang tidak 
berdasarkan tempat ataupun bersifat jasmani. Kata "kebenaran" digunakan dalam dunia Yunani untuk menyebut 
suatu konsep mental, sementara latar belakang Ibraninya adalah apa yang setia dan dapat dipercaya. Lihat Topik 
Khusus mengenai Truth pada 6:55 dan 17:3. 

□ "Bapa" Adalah hal yang sangat tidak lazim memanggil Allah sebagai "Bapa" dalam Perjanjian Baru tanpa 
menambahkan suatu rujukan kepada Yesus sebagai AnakNya yang satu-satunya. 

□ "sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian" Allah secara aktif mencari manusia yang 
terhilang untuk dijadikanNya milikNya sendiri (lih. Yes 55; Yeh 18:23,32). 

4:24 "Allah itu Roh" Ada beberapa anak-anak kalimat yang pendek dalam tulisan-tulisan Yohanes yang 
menjelaskan sifat Allah: (1) Allah adalah kasih; (2) Allah adalah terang; (3) Allah itu roh. Ini dapat berarti (1) 
bukan jasmani; (2) tidak dibatasi pada satu daerah tertentu; (3) tidak berhubungan dengan urutan waktu atau (4) 
surgawi vs duniawi. 

4:25 "apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami" ini menunjukkan bahwa orang 
Samaria menantikan seorang Mesias. Ini juga menunjukkan mereka telah melihat Mesias sebagai yang datang 
untuk menyatakan kepenuhan Allah. 

4:26 "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau." Ini meungkin merupakan singgungan kepada 
Yes 52:6. Ini adalah suatu penegasan yang lugas dan terbuka mengani keTuhananNya! Ini adalah suatu 
permainan dari kata "Aku," yang mencerminkan nama Perjanjian Allah, YHWH, dalam PL. (lih. Kel. 3:12,14). 
Yesus menggunakan nama PL ini bagi Allah sebagai suatu cara merujuk kepada pernyataan diri YHWH yang 
kelihatan dan jelas di dalam Yesus. (lih. Yoh 8:24, 28, 58; 13:19; 18:5 bandingkan Yes 41:4; 43:10; 46:4). 
Penggunaan khusus dari "Aku" ini harus dibedakan dengan pernyataan-pernyataan "Akulah" dari Yohanes, 6:35, 
51; 8:12; 10:7, 9, 11, 14; 11:25; 14:6; 15:1, 5, yang diikuti oleh kata-kata kerja yang memenuhi syarat. 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:27-30 

27 Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang bercakap-cakap 
dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorangpun yang berkata: "Apa yang Engkau kehendaki? Atau: 
Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?" 28 Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ 
lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ: 29 "Mari, lihat! Di sana ada seorang yang 
mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?" 30 Maka 
merekapun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus. 



4:27 "mereka heran, bahwa Ia sedang bercakap-cakap dengan seorang perempuan," Secara budaya hal ini 
tidak akan dilakukan oleh orang Yahudi ortodoks. 

4:28 "perempuan itu meninggalkan tempayannya" Ini adalah suatu catatan kesejarahan pandangan mata yang 
indah, yang menunjukkan luapan kegembiraan dari perempuan ini pada waktu ia bersegera kembali ke desanya 
untuk bersaksi (lih. ay 29-30). 

60 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:31-38 

31 Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: "Rabi, makanlah." 32 Akan tetapi Ia 
berkata kepada mereka: "Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal." 33 Maka murid-murid itu 
berkata seorang kepada yang lain: "Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk 
dimakan?" 34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus 
Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. 35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim 
menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah 
menguning dan matang untuk dituai. 36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia 
mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita. 
37 Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai. 38 Aku mengutus 
kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang 
memetik hasil usaha mereka." 



4:34 "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan- 
Nya" Yohanes 17 adalah pernyataan yang jelas mengenai pemahaman Yesus akan apa yang dinginkan Bapa 
untuk dikerj akanNya (lih. Mar 1 : 45 ; Luk 1 9 : 1 ; Yoh 6:29). 

Suatu kekontrasan antara Yesus yang diutus dari atas, dari hadirat Allah Bapa sendiri, sebagi wakilNya untuk 
menyatakan Bapa dan mengerjakan pekerjaan Bapa. Ini adalah dualisme vertikal yang sangat khas Yohanes (atas 
versus bawah, roh versus daging). 

Ada dua kata berbeda yang digunakan mengenai Yesus yang diutus: (1) pempo (4:34; 5:23,24,30,37; 
6:38,39,40,44; 7:16,18,28,33; 8:16,18,26,29; 9:4; 12:44,45,49; 14:24; 15:21; 16:5) dan (2) apostello (3:17,24; 
5:36,38; 6:29,57; 7:29; 8:42; 10:36; 11:42; 17:3,18,21,23,25; 20:21). Kata-kata ini bersinonim sebagaimana 
ditunjukkan oleh 20:21. Ini juga menunjukkan bahwa orang percaya juga selalu diutus ke dalam dunia yang 
hilang sebagai perwakilan dari Bapa untuk maksud penebusan (lih. II Kor. 5:13-21). 

TOPIK KHUSUS: KEHENDAK (thelema) ALLAH 

INJIL YOHANES Yesus datang untuk mengerjakan kehendak Bapa (lih. 4:34; 5:30; 6:38) 

□ Untuk membangkitkan di hari terakhir semua yang oleh Bapa telah dikaruniai AnakNya (lih. 6:39) 

□ Supaya semua percaya di dalam Anak (lih. 6:29,40) 

□ Menjawab doa yang berhubungan dengan mengerjakan kehendak Allah (lih. 9:31 dan I Yoh 5:14) 
INJIL-INJIL SINOPTIK 

□ Mengerjakan kehendak Allah adalah penting sekali (lih 7:21) 

□ Mengerjakan kehendak Allah menjadikan orang saudara-saudari Yesus (lih. Mat 12:5; Mark 3:35) 

□ Bukanlah kehendak Allah agar ada yang binasa (lih. Mat 18: 14; I Tim 2:4; II Pet 3:9) 

□ Kalvari adalah kehendak Bapa bagi Yesus (lih. Mat 26:42; Luk 22:42) 
SURAT-SURAT PAULUS 

□ Kedewasaan dan pelayanan dari semua orang percaya (lih. Rom 12: 1-2) 

□ Orang percaya dibebaskan dari jaman kejahatan ini (lih. Gal 1:4) 

□ Kehendak Allah adalah rencana penebusanNya (lih. Ef 1:5,9,1 1) 

□ Orang percaya mengalami dan hidup dalam kehidupan yang penuh dengan Roh (lih. Ef 5: 17) 

□ Orang percaya dipenuhi dengan pengenalan Allah (lih. Kol 1:9) 

□ Orang percaya disempurnakan dan dilengkapi (lih. Kol 4: 12) 

□ Orang percaya disucikan (lih. I Tes 4:3) 

□ Orang percaya mengucap syukur dalam segala hal (lih. I Tes 5:18) 
SURAT-SURAT PETRUS 

□ Orang percaya melakukan apa yang benar (yaitu. Taat pada pemerintah sipil) dan dengan demikian 
membungkam mulut orang bodoh (lih. I Pet 2: 15) 

□ Orang percaya menderita (lih. I Pet 3 : 1 7; 4: 1 9) 

□ Orang percaya tidak hidup mementingkan diri sendiri (lih. I Pet 4:2) 



61 



SURAT-SURAT YOHANES 

□ Orang percaya tinggal selamanya (lih. I Yoh 2:17) 

□ Kunci orang percaya dari doa yang dijawab (lih. I Yoh 5:14) 



4:35 "'Empat bulan lagi tibalah musim menuai'" Ini adalah suatu frasa penggambaran yang menunjukkan 
bahwa kesempatan bagi tanggapan rohani adalah sekarang! Orang diselamatkan oleh iman dalam Dia selam 
kehidupan Yesus, bukan hanya setelah kebangkitan. 

4:36-38 "Yang seorang menabur dan yang lain menuai" Ayat-ayat ini merujuk pada pelayanan dari para nabi 
atau kemungkinan Yohanes Pembaptis. Ini digunakan dalam I Kor 3:6-8 untuk hubungan antara pelayanan Paulus 
dan pelayanan Apolos. 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:39-42 



39 



Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan 



40 ¥ 



perempuan itu, yang bersaksi: "Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat." Ketika 
orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada 
mereka; dan Iapun tinggal di situ dua hari lamanya. 41 Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya 
karena perkataan-Nya, 42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: "Kami percaya, tetapi bukan lagi 
karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah 
benar-benar Juruselamat dunia." 



4:39 "banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya" Yohanes menggunakan kata 
kerja "percaya" dalam kombinasi dengan beberapa kata lain: "percaya di dalam" (en), "percaya bahwa" {hoti), 
dan, yang paling sering, "percaya ke dalam" (eis) atau menaruh kepercayaan dalam (lih. 2:11,23; 3:16,18,36; 
6:29,35,40; 7:5,31,38,48; 8:30; 9:35,36; 10:42; 11:25,26,45,48; 12:11,37,42,44,46; 14:1,12; 16:9; 17:20). Aslinya 
orang Samaria percaya karena kesaksian dari perempuan itu (ay 39), namun setelah mereka mendengar Yesus 
mereka secara pribadi menerima kesaksianNya (ay 41-42). Yesus datang untuk domba Israel yang hilang, namun 
InjilNya adalah bagi semua manusia: Orang Samaria, perempuan Siro-Fenisia dan tentara-tentara Romawi (lih. 
Rom 10: 12; I Kor 12: 13; Gal 3:28-29; Kol 3: 1 1). Lihat Topik Khusus pada 2:23. 

□ "karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi" Allah menggunakan kesaksian dari wanita yang tuna 
susila dan sesat ini. Ia bisa pula menggunakan kesaksian saya dan anda! Ayat ini menunjukkan kadar kepentingan 
dari suatu kesaksian pribadi. Lihat Topik Khusus: Kesaksian Yesus pada 1:18. 

4:40 

NASB, NRSV "meminta" 

NKJV "mendesak" 

TEV, NJB "memohon" 

Ini adalah sebuah kata Yunani yang keras dan harusnya diterjemahkan "mendesak" atau "memohon dengan 
sangat." Intensitas dari kata ini dapat dilihat dalam penggunaannya dalam ay 47 (lih. Luk 4:38). 

4:42 "Juru Selamat Dunia" Frasa yang sama ini digunakan dalam I Yoh 4:14. Ini juga digunakan dalam 
pengertian universal bagi kasih Allah kepada seluruh umat manusia (lih. I Tim 2:6; Ibr 2:9; I Yoh 2:2). Dalam 
abad pertama frasa ini sering digunakan untuk Kaisar. Penganiayaan Roma muncul karena orang Kristen 
menggunakan sebutan ini hanya untuk Yesus. Gelar ini juga menunjukkan bagaimana para penulis PB 
menerapkan gelar dari Allah Bapa kepada Anak: Titus 1:3; Titus 1:4; Titus 2: 10; Titus 2: 13; Titus 3:4; Titus 3:6. 



62 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:43-45 

43 Dan setelah dua hari itu Yesus berangkat dari sana ke Galilea, 44 sebab Yesus sendiri telah bersaksi, 
bahwa seorang nabi tidak dihormati di negerinya sendiri. 45 Maka setelah ia tiba di Galilea, orang-orang 
Galileapun menyambut Dia, karena mereka telah melihat segala sesuatu yang dikerjakan-Nya di 
Yerusalem pada pesta itu, sebab mereka sendiripun turut ke pesta itu. 



4:43 Ayat ini menunjukkan bahwa Yesus bergerak lebih bebas dan lebih sering antara Yudea dan Galilea daripada 
anggapan orang dari Injil-injil Sinoptik. 

4:44 Ini adalah ayat yang sangat tidak lazim karena ini tidak cocok dengan konteks yang mendahuluinya. Ini 
mungkin menunjuk pada pelayanan di Galilea yang hampir dimulai (lih. 4:3). Amsal ini juga ditemkan di Mat 
13:57; Mar 6:4; Luk 4:24. Dalam Sinoptik ini menunjuk pada Galilea, namun di sini ini menunjuk pada Yudea. 

4:45 "orang-orang Galileapun menyambut Dia" Mereka telah mengalami pengajaran-pengajaran dan mujizat- 
mujizat Yesus selama kunjungan Paskah di Yerusalem sebelumnya. Ini mengisyaratkan bahwa mereka 
mempercayai Yesus sebagai Mesias dari Allah (lih. 1:12) sedikitnya sampai pada tingkat tertentu (lih ay 48). 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:46-54 

46 Maka Yesus kembali lagi ke Kana di Galilea, di mana Ia membuat air menjadi anggur. Dan di 
Kapernaum ada seorang pegawai istana, anaknya sedang sakit. 47 Ketika ia mendengar, bahwa Yesus telah 
datang dari Yudea ke Galilea, pergilah ia kepada-Nya lalu meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan 
anaknya, sebab anaknya itu hampir mati. 48 Maka kata Yesus kepadanya: "Jika kamu tidak melihat tanda 
dan mujizat, kamu tidak percaya." 49 Pegawai istana itu berkata kepada-Nya: "Tuhan, datanglah sebelum 
anakku mati." 50 Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, anakmu hidup!" Orang itu percaya akan perkataan 
yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi. 51 Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah 
datang kepadanya dengan kabar, bahwa anaknya hidup. 52 Ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak 
itu mulai sembuh. Jawab mereka: "Kemarin siang pukul satu demamnya hilang." 53 Maka teringatlah ayah 
itu, bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya: "Anakmu hidup." Lalu iapun percaya, ia dan 
seluruh keluarganya. 54 Dan itulah tanda kedua yang dibuat Yesus ketika Ia pulang dari Yudea ke Galilea. 



4:46 

NASB, NRSV, 

NJB "seorang pegawai istana" 

NKJV "seorang bangsawan tertentu" 

TEV "seorang pegawai pemerintah" 

Ini adalah suatu pegawai pemerintahan resmi yang melayani keluarga Herodes. 

4:48 "'Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya.'" Ini adalah suatu KALIMAT 
THIRD CLASS CONDITIONAL dengan suatu DOUBLE NEGATIVE yang kuat. Yesus berkata kepada orang 
ini dalam bentuk JAMAK. Orang Yahudi mencari tanda-tanda (lih. 2:18; 6:2, 30; Mat 12:38; 16:1). Namun 
hamba Herodes ini percaya sebelum tanda diberikan. 

4:50 Ayat ini menangkap hakikat dari kepercayaan Injil Yohanes akan Yesus, percaya akan firmanNya, percaya 
tindakanNya, percaya dalam PribadiNya! Iman orang ini diteguhkan dalam kepercayaan pada Nya tanpa 
penglihatan akan janji-janji Yesus. 

4:53 "iapun percaya, ia dan seluruh keluarganya" Ini adalah yang pertama dari banyak catatan yang 
menunjukkan seorang yang percaya menyebabkan seluruh keluarganya percaya: Kornelius (Kis 10:44-48); Lidia 
(Kis 16:15); kepala penjara Filipi (Kis 16:31-34); Krispus (Kis 18:8); dan Stefanus (I Kor 1:16). Ada banyak 
diskusi mengenai pertobatan serumah tangga ini namun ini harus ditegaskan bahwa seluruh anggota keluarga 
perlu untuk secara pribadi menerima Yesus untuk diri mereka masing-masing. Memang benar juga bahwa orang- 
orang penting dalam kehidupan kita bisa mempengaruhi pilihan-pilihan kita. 

63 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa Yesus meninggalkan daerah Yudea? 

2. Apakah Yohanes menggunakan waktu romawi atau Yahudi? 

3 . Mengapa hal Yesus berbicara kepada seorang perempuan Samaria sedemikian penting? 

4. Bagaiman ayat 20 mempengaruhi hubungan antar denominasi saat ini? 

5 . Terangkan pernyataan mengejutkan yang dibuat oleh Yesus dalam ayat 26. 

6. Apakah orang-orang Galilea melakukan iman yang benar? 



64 



YOHANES 5 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Penyembuhan di Kolam 


Seseorang Disembuhkan di 
Kolam Betesda 


Penyembuhan dari Seorang 
Lumpuh di hari Sabat 


Penyembuhan di Kolam 


Penyembuhan Orang Sakit 
di Kolam Betesda 


5:l-9a 


5:1-15 


5:1 
5:2-9a 


5:1-6 

5:7 
5:8-9a 


5:l-9a 


5:9b-18 


Menghormati Bapa dan 
Anak 


5:9b-18 


5:9b-10 

5:11 

5:12 

5:13 

5:14 

5:15-17 

5:18 


5:9b-18 


Kekuasaan Anak 


5:16-23 


Hubungan Yesus dengan 
Allah 


Kekuasaan Anak 




5:19-29 


Hidup dan Penghukuman 
melalui Anak 

5:24-30 


5:19-24 

5:25-29 

Bukti Hubungan Yesus 
dengan Allah 


5:19-23 

5:24-29 
Saksi-saksi Yesus 


5:19-47 


5:30 




5:30 


5:30 




Saksi Yesus 


Empat Saksi 








5:31-40 


5:31-47 


5:31-38 

Yesus Menegur Mereka 
yang Menolak Tawaran 

Nya 

5:39-47 


5:31-40 




5:41-47 






5:41-47 





SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 



65 



Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:l-9a 

'Sesudah itu ada hari raya orang Yahudi, dan Yesus berangkat ke Yerusalem. 2 Di Yerusalem dekat 
Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima 
serambinya 3 dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit: orang-orang buta, orang- 
orang timpang dan orang-orang lumpuh, yang menantikan goncangan air kolam itu. 4 Sebab sewaktu- 
waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu 
masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apapun juga penyakitnya. 5 Di situ ada 
seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit. 6 Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di 
situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah 
engkau sembuh?" 7 Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke 
dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah 
turun mendahului aku." 8 Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah." 9a Dan 
pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. 



5:1 "hari raya" Beberapa naskah kuno Yunani berhuruf besar, X dan C, memiliki "hari raya," namun mayoritas 
naskah kuno memiliki "sebuah hari raya" (P 66 , P 75 , A, B, dan D). Ada tiga hari raya tahunan yang merupakan 
keharusan bagi laki-laki Yahudi untuk sebisanya hadir (lih. Im 23): (1) Paskah; (2) Pentakosta, dan (3) Hari Raya 
Tabernakel. Jika ini menunjuk pada Paskah, maka Yesus memiliki empat tahun pelayanan umum bukannya 
hanya tiga. (lih. 2:13, 23; 6:4: 12:1). Secara tradisional biasanya dipercayai bahwa Yesus memiliki tiga tahun 
pelayanan umum setelah dibaptis oleh Yohanes. Hal ini diyakinkan oleh jumlah perayaan Paskah yang 
disebutkan dalam Injil Yohanes. 

5:2 "dekat Pintu Gerbang Domba" "Pintu gerbang domba" ini adalah bagian timur laut dari tembok Yerusalem. 
Pintu ini disebutkan dalam pentahbisan dan pembangunan kembali tembok kota ini oleh Nehemia(lih. Neh 3:1, 
32; 12:39). 

□ 

NASB, NKJV "sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda" 

NRSV "dalam bahasa Ibrani disebut Bet-zata" 

TEV "dalam bahasa Ibrani pintu ini disebut Betzata" 

NJB "disebut Betesda dalam bahasa Ibrani" 



66 



Ada beberapa alternatif pengejaan dari nama ini. Yosefus juga menyebutnya dengan nama Ibrani "Betzata," 
yang adalah nama bagi bagian dari Yerusalem ini. Ini juga disebut "Betsaida" dalam naskah kuno Yunani. 
Gulungan kitab perunggu Qumram menyebutnya "Betesda," yang berarti "rumah kemurahan" atau "rumah dua 
mata-air." Saat ini tempat ini dikenal sebagai kolam St. Anne. 

5:4 Ayat ini (3b-4) adalah suatu komentari dari pennyalin di kemudian har yang mencoba untuk menerangkan 

1 . kehadiran dari semua orang-orang sakit di tepi kolam 

2. mengaa orang ini telah berada di sana sedemikian lama 

3. mengapa ia menginginkan seseorang untuk memasukkan dia ke dalam air, y 7. 

Ini jelas-jelas merupakan cerita rakyat Yahudi. Ini bukan bagian dari Injil Asli Yohanes. Bukti bagi tidak 
disertakannya ayat ini adalah: 

1 . tidak terdapat dalam naskah kuno P 66 , P 75 , X, B, C* , D 

2. bagian ini ditandai dengan bintang dalam lebih dari 20 tambahan naskah kuno Yunani yang di kemudian 
hari, yang menunnjukkan bahwa naskah ini diperkirakan tidak asli. 

3 . ada beberaa istilah bukan khas gaya Yohanes yang digunakan dalam ayat yang pendek ini. 

Ayat ini diikut sertakan dalam beberapa naskah Yunani kuno yang mula-mula, A, C 3 , K, dan L. Ini juga 
disertakan dalam Diatessaron (sekitar tahun 180 M), dan di tulisan-tulisan dari Tertullian (200 M), Ambrose, 
Krisostom dan Cyril. Ini menunjukkan keantikannya namun bukan penyisipannya dalam Injil Asli yang diilhami. 
Ayat ini disertakan dalam KJV, NASB (1995 Update), dan NKJV, namun diabaikan dalam NRSV dan NIV. 

5:5 Tepatnya mengapa Yesus memilih orang ini tidaklah kita ketahui. Ada sedikit iman disyaratkan yang 
merupakan bagian dari orang ini. Nampaknya Yesus sedang mencoba untuk memulai suatu konfrontasi dengan 
para pemimpin Yahudi. Ini memberiNya kesempatan untuk meyakinkan klaim keMesiasanNya. Bagian 
eskatologis dari Yes. 35:6 mungkin berhubungan dengan penyembuhan keMesiasan. 

5:8 "'Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah'" Ini adalah serentetan perintah: (1) sebuah PRESENT 
ACTIVE IMPERATIVE; diikuti oleh (2) suatu AORIST ACTIVE IMPERATIVE; dan (3) kemudian sebuah 
PRESENT ACTIVE IMPERATIVE yang lain. 

Tilam ini adalah bantalan kain yang digunakan orang miskin untuk alas tidur. Bagi orang-orang yang sakit, 
timpang, dan lumpuh ini tilam berfungsi sebagai suatu bantalan sepanjang hari (lih. Mar 2:4,9,11,12; 6:55; Kis 
9:33). 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:9b-18 

9b Tetapi hari itu hari Sabat. 10 Karena itu orang-orang Yahudi berkata kepada orang yang baru 
sembuh itu: "Hari ini hari Sabat dan tidak boleh engkau memikul tilammu." u Akan tetapi ia menjawab 
mereka: "Orang yang telah menyembuhkan aku, dia yang mengatakan kepadaku: Angkatlah tilammu dan 
berjalanlah." 12 Mereka bertanya kepadanya: "Siapakah orang itu yang berkata kepadamu: Angkatlah 
tilammu dan berjalanlah?" 13 Tetapi orang yang baru sembuh itu tidak tahu siapa orang itu, sebab Yesus 
telah menghilang ke tengah-tengah orang banyak di tempat itu. 14 Kemudian Yesus bertemu dengan dia 
dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya 
padamu jangan terjadi yang lebih buruk." 15 Orang itu keluar, lalu menceriterakan kepada orang-orang 
Yahudi, bahwa Yesuslah yang telah menyembuhkan dia. 16 Dan karena itu orang-orang Yahudi berusaha 
menganiaya Yesus, karena Ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat. 17 Tetapi Ia berkata kepada mereka: 
"Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga." 18 Sebab itu orang-orang Yahudi lebih 
berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia 
mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan 
Allah. 



5:9b "Tetapi hari itu hari Sabat" Para pemimpin Yahudi bahkan tidak bersukacita atas orang yang 
disembuhkan itu namun mereka malah tersinggung karena Yesus melanggar Tradisi Lisan (yang kemudian 
dikodifikasikan dalam Talmud) yang berkenaan dengan Sabat (lih. ay 16, 18; Mat 7: 1-23). 



67 



Penyembuhan Yesus pada hari Sabat dapat diterangkan dalam dua cara: (1) Ia menyembuhkan tiap hari, 
namun pertikaian berkembang mengenai penyembuhan di hari Sabat atau (2) Ia memilih permasalahan ini untuk 
menyebabkan pertikaian sebagai suatu kesempatan untuk melibatkan para pemimpin agama ke dalam dialog 
teologia. 

Yesus sering menyembuhkan di hari Sabat (lih. Mat 12:9-14; Mar 1:29-31; 3:1-6; Luk 6:6-11; 14:1-6; Yoh 
5:9-18; 9:14). Yesus mengusir iblis pada hari Sabat (lih. Mar 1:21-28; Luk 13:-17). Yesus mempertahankan 
makannya para murid di hari Sabat (lih. Mat 12:1-8; Mar 2:23-28; Luk 6:6-15). Yesus memulai pokok-pokok 
kontroversial dalam sinagoga pada hari Sabat (lih Luk 4: 16-30; Yoh 7: 14-24). 

5:13 "Yesus telah menghilang" Secara huruflah ini adalah "memalingkan kepala ke satu sisi." Yesus tampak 
sebagaimana seorang Yahudi umumnya para jaman itu. Ia hanya menyelinap kedalam kumpulan orang banyak. 

5:14 

NASB, NRSV, 

NJB "Jangan berbuat dosa lagi," 

NKJV "Jangan berdosa lagi" 

TEV "Berhentilah berbuat dosa" 

Ini adalah suatu PRESENT ACTIVE IMPERATWE dengan NEGATWE PARTICLE, yang seringkah 
berarti menghentikan tindakan yang telah dalam proes, namun dalam konteks tampaknya tidak demikian. Para 
teolog Yahudi abad pertama, memndang sakit sebagai berhubungan dengan dosa (lih. Yak 5:14-15). Ini tidak 
menerangkan sakit apa saja, sebagaimana dapat dilihat dari cara Yesus menghadapi orang yang buta sejak 
lahirnya (lih. Yoh 9) dan kata-kata Yesus dalam Lukas 13:1-4. 

Yesus masih berhadapan dengan kehidupan rohani orang ini. Tindakan kita sungguh mencerminkan hati dan 
iman kita. Iman Alkitabiah mencakup baik obyektif dan subyektif, baik percaya maupun tindakan. 

Hari ini ada sedemikian penekanan dalam gereja mengenai kesembuhan jasmani. Allah tentu saja masih 
menyembuhkan. Namun kesembuhan Ulahi harus menghasilkan suatu perubahan kerohanian dari gaya hidup dan 
prioritas. Pertanyaan yang bagus barangkali adalah "mengapa anda ingin disembuhkan?" 

5:15 " 15 Orang itu keluar, lalu menceriterakan kepada orang-orang Yahudi" Motivasi setepatnya dibalik 
penginformasian kepada orang-orang Yahudi tidak pasti namun ini nampaknya tidak bijaksana, tindakan ceroboh 
yang menunjukkan bahwa kesembuhan tidak selalu dimulai dengan iman atau diakhiri dengan iman. 

5:17 "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga" Kedua hal ini berbentuk PRESENT 
MIDDLE (deponent) INDICATIVE. Yesus menyatakan bahwa Allah tidak mengambil waktu istirahat maka 
Iapun tidak juga. Hal ini, dalam pengertian yang nyata, adalah suatu penegasan dari pemahaman Yesus akan 
hubungan unikNya dengan Allah Bapa (lih. ay 19-29). 

Konsep monoteisme Yahudi (lih. UI 6:4) pada prakteknya dinyatakan dalam suatu keterangan "satu sebab" 
akan peristiwa di dalam dunia ini. (lih. Hak 9:23; Ayb 2: 10; Pkh 7: 14; Yes 45:7; 59: 16; Rat 3:33-38; Amos 3:6). 
Smua tindakan akhirnya adalah merupakan tindakan dari satu-satunya Allah yang benar. Ketika Yesus 
menerangkan agen ganda dalam tindakan Allah dalam dunia, Ia menyatakan suatu dualisme sebab-akibat Ulahi. 
Ini adalah masalah yang sukar bagi Trinitas. Satu Allah, namun tiga perwujudan kepribadian (lih. Mat 3:16-17; 
28: 19; Yoh 14:26; Kis 2:33-34; Rom 8:9-10; I Kor 12:4-6; II Kor 1:21-22; 13:14; Gal 4:4; Ef 1:3-14; 2:18; 4:4-6; 
Titus3:4-6;IPetl:2). 

5:18 "Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya" Ada dua alasan orang 
Yahudi ingin membunuh Yesus: (1) Ia secara terbuka melanggar Tradisi Lisan (Talmud) mengenai hari Sabat; 
dan (2) pernyataanNya menunjukkan bahwa mereka mengerti bahwa Ia mengklaim kesejajaran dengan Allah (lih. 
8:58-59; 10:33; 19:7). 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:19-23 



19 



Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat 
mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa 

68 



yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak. 20 Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia 
menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan 
kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu 
menjadi heran. 21 Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, 
demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya. 22 Bapa tidak menghakimi 
siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, 23 supaya semua orang 
menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia 
juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia. 



5:19,24,25 "Sesungguh(-sungguh)nya" Secara huruflah ini adalah "Amin, amin." Istilah "Amin" adalah suatu 
transliterasi dari bahasa Ibrani. Aslinya kata ini berarti kebisadipercayaan. Digunakan untuk meneguhkan suatu 
kebenaran. Yesus adalah satu-satunya orang yang kita ketahui menggunakannya diawal dari suatu pernyataan. Ia 
menggunakannya untuk mengantar suatu pernyataan penting. Yohanes adalah satu-satunya yang mencatat 
penggandaan kata ini. Lihat Topik Khusus: Amin pada 1:51. 

5:19 "Anak" Ada pengulangan kata "Anak" dalam beberapa ayat-ayat berikut yang secara teologis sangat 
penting. Kata ini digunakan delapan kali dalam konteks yang singkat ini. Kata ini menunjkan pemahaman Yesus 
yang unik akan hubunganNya dengan Bapa dan mencerminkan gelar "Anak Manusia" dan "Anak Allah". 

□ "Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri" Sebagaimana sering merupakan 
kebenaran, PB menyajikan Yesus dalam pernyataan yang bersifat paradoks. Dalam beberapa naskah Ia adalah 
satu dengan Bapa (lili. 1:1; 5:18; 10:30,34-38; 14:9-10; 20:28); dalam naskah lain Ia terpisah dengan Bapa (lih. 
1:2,14,18; 5:19-23; 8:28; 10:25,29; 14:10,11,12,13,16; 17:1-2), kadang-kadang bahkan sangat-sangat menghomati 
Bapa (Hh. 5:20,30; 8:28; 12:49; 14:28; 15:10,19-24; 17:8). Ini baeangkali untuk menunjukkan bahwa Yesus 
adalah sepenuhnya Ulahi, namun merupakan suatu pribadi penjelmaan Tuhan yang terpisah dan berbeda. 

Dalam komentari yang disunting oleh John Raymond E. Brown, Komentari Alkitab Jerome, ada pandangan 
yang bagus: 

"Implikasi kepatuhan di sini tidak boleh dihapuskan oleh pemberlakuan kata-kata Yesus hanya untuk 
menunjuk pada sifat kemanusiaanNya. . .Ini akan juga kehilangan suatu titik penting dari Kristologi versi 
Yohanes. Melainkan, Yesus sedang mendesakkan suatu keselarasan aktivitas yang absolut antara Bapa 
dan Anak, yang tentu saja, secara radikal menuntut suatu identitas dari sifat tersebut; proses yang sama 
digunakan dalam 16:12ff untuk menghubungkan Roh Kudus dengan Anak. Namun dike seluruhan Injil 
ini kita tidak pernah menemukan Trinitas yang diperlakukan sebagai suatu tesis dari teologia yang 
abstrak; Hal ini selalu didekati dari titik sudut relevansinya terhadap soteriologi" (hal. 434). 

□ "jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya" Umat manusia belum pernah melihat Bapa (lih. ay 37 
dan 1:18), namun Anak mengklaim suatu pengenalan secara intim, pribadi, dan ada saat ini akan Dia (lih. 1:1-3). 

□ "sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak." Dalam tindakan dan pengajaran 
Yesus manusia dengan jelas melihat Allah yang tak terlihat (lih. Kol. 1:15; Ibr 1:3). 

5:20 "Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya 
sendiri" Kedua hal ini adalah PRESENT ACTIVE INDICATIVE yang berbicara mengenai suatu tindakan yang 
sedang berlangsung. Ini adalah kata Yunani untuk kasih, phileo. Orang akan mengharpkan kata agapeo seperti 
dalam 3:35. Kedua kata untuk kasih ini bersinonim dalam Bahasa Yunani Koine. 

□ "pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar" Dalam konteks ini menunjuk pada membangkitkan orang mati (ay 
21,25-26) dan melaksanakan penghakiman (ay 22,27). 

5:21 "Bapa membangkitkan orang-orang mati... demikian juga Anak" Dalam Perjanjian Lama YHWH 
adalah satu-satunya yang dapat memberikan kehidupan (lih. UI 32:39). Fakta bahwa Yesus dapat membangkitkan 
orang mati sama dengan suatu pernyataan kesejajaran dengan YHWH (lih. ay 26). 

69 



Yesus memberikan kehidupan kekal sekarang (lih. II Kor 5:17; Kol 1:13) yang dikaitkan pada perwujudan 
fisik dari kehidupan dalam jaman baru dalam ay 26 (lih. I Tes 4:13-18). Nampaknya pertemuan Yohanes yang 
panjang dengan Yesus adalah atas suatu dasar individual, sementara masih ada peristiwa kebersamaan di 
kemudian hari (baik penghakiman dan keselamatan). 

5:22 DOUBLE NEGATIVE yang kuat dan KATA KERJA BENTUK PERFECT menekankan pada fakta bahwa 
penghakiman telah ditugaskan pada Anak (lih. 5:27; 9:39. Kis 10:42; 17:31; II Tim 4: 1; I Pet 4:5). Paradoks yang 
nampak antara ayat ini dengan Yohanes 13:17 diterangkan oleh fakta bahwa Yesus, selama "hari-hari terakhir" 
ini, tidak menghukum siapapun, namun manusia menghakimi diri mereka sendiri oleh tanggapan mereka kepada 
Yesus Kristus. Penghakiman eskatologis Yesus (bagi orang tidak percaya) didasarkan pada penerimaan atau 
penolakan orang tersebut akan Dia. 

5:23 "supaya semua orang menghormati Anak" Kata yang mencakup semua "semua orang" ini bisa menunjuk 
pada suatu skenario penghakiman eskatologis (lih. Flp 2:9-1 1). 

□ "Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia" 

Pernyataan ini sangat mirip dengan I Yohanes 5:12. Tak satupun dapat mengenal Allah tanpa mengenal Anak, 
dan sebaliknya tak satupun bisa menghormati dan memuji Bapa jika tidak menghormati dan memuji Anak! 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:24-29 

24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada 
Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah 
dari dalam maut ke dalam hidup. 25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah 
tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan 
hidup. 26 Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya 
Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri. 27 Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk 
menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. 28 Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan 
tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, 29 dan mereka yang telah 
berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat 
akan bangkit untuk dihukum. 



5:24 "Sesungguh(-sungguh)nya" Penggandaan kata-kata Yesus (lih. ay 25) yang unik dari Yohanes adalah ciri 
khas pengantar untuk pernyataan yang penting . Lihat Topik Khusus pada 1:51. 

□ "barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai 
hidup yang kekal" Ini adalah tiga buah KATA-KATA KERJA PRESENT ACTIVE. Ini adalah penekanan pada 
kepercayaan dalam Bapa yang dilakukan dengan cara percaya kepada Anak (lih. I Yoh 5:9-12). Dalam Sinoptik, 
hidup kekal seringkah merupakan persitiwa di masa depan untuk diharapkan dalam iman namun dalam Yohanes 
hal ini bersifat realita saat ini. Ada kemungkinan bahwa kata "mendengar" mencerminkan kata Ibrani shema, 
yang berarti "mendengar sebagaimana mentaati" (lih. UI 6:4). 

B "yang mengutus Aku" Kata kerjanya apostello (AORIST ACTrVE PARTICIPLE) adalah bentuk akar dari 
kata "Apostel atau Rasul" (lih. ay 36-37). Kata ini digunakan oleh para rabi sebagai "seseorang yang diutus 
sebagai wakil resmi dalam suatu misi yang ditugaskan." Kata ini sering digunakan dalam Yohanes untuk Bapa 
yang mengutus Anak sebegai wakilNya. Lihat catatan pada 4:34. 

TOPIK KHUSUS: MENGUTUS (APOSTELLO) 

Kata ini adalah kata umu bahasa Yunani untuk kata "mengutus" (yaitu apostello) Istilah ini memiliki beberapa 
kegunaan teologis. 

A. Para Rabbi menggunakannya pada saat seseorang dipanggil dan di kirim sebagai seorang wakil resmi dari 
orang lain, serupa dengan istilah Inggris ambassador atau "Duta" (lih. II Kor 5:20) 



70 



B. Kitab Injil sering menggunakan istilah ini dalam menyatakan bahwa yesus diutus oleh Allah Bapa, Dalam 
Kitab Yohanes, istilah ini mengambil alih arti Mesianik (lih Mat 10:40; 15:24; Mar 9:37; Luk 9:48 dan 
khususnya Yoh 4:34; 5:24, 30,36,37,38; 6:29,38,39,40,57; 7:29; 8:42; 10:36; 11:42; 17:3,8,18,21,23,25; 
20:21). Kata ini digunakan pada saat Yesus mengutus orang-orang percaya (lih. Yoh 17: 18; 20:21) 

C. PB memakainya untuk menyebut keduabelas murid. 

1 . Dua belas murid asli yang merupakan orang-orang terdekat (lih Luk 6:13; Kis 1:21 -22) 

2. suatu kelompok khusus dari para pembantu dan teman sekerja Kerasulan. 
a.Barnabas (lih Kis 14:4, 14) 

b.Andronikus dan Yunias (KJV, Junia, lih Rom 16:7) 

c.Apollos(lih. I Kor 4:6-9) 

d.Yakobus, saudara Yesus (lih. Gal 1:19) 

e. Silvanus dan Timotius (lih. I Tes 2:6) 

f. Kemungkinan Titus (lih. II Kor 8:23) 

g. Kemungkinan Epafroditus (lih. Flp 2:25) 

3 . Karunia yang ada dan berlanjut dalam gereja (lih. I Kor 12:28-29; Ef 4: 1 1) 

D. Paulus menggunakan gelar ini untuk dirinya sendiri dalam kebanyakan suratnya sebagai cara meneguhkan 
otoritas yang diberikan Tuhan padanya sebagai wakil Kristus (lih. Rom 1: 1; I Kor 1: 1; II Kor 1:1; Gal 1: 1; Ef 
1:1; Kol 1:1; I Tim 1:1; II Tim 1:1, Tit 1:1). 



□ "tetapi ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup" Ini adalah PERFECT ACTIVE INDICATIVE; 

sesuatu yang telah terjadi di waktu lalu dan sekarang menjadi status keberadaan. Kerajaan Allah ada sekarang, 
namun juga di masa depan, demikian pula kehidupan kekal (lih. ay 25-26). Ayat 25 adalah suatu pernyataan yang 
keras mengenai keberadaan Kerajaan tersebut saat ini! 

5:25 "orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah" Ayat 25 berbicara mengenai kematian rohani; ay 
29 berbicara tentang kebangkitan dari semua yang telah mati secara jasmani. Alkitab berbicara tentang tiga 
macam kematian: (1) kematian rohani (lih. Kej 3); (2) kematian jasmani (lih. Kej 5); dan (3) kematian kekal (lih. 
Ef 2:2; Wah 2: 1 1; 20:6,14) atau lautan api, neraka (Gehenna). 

Ini adalah penggunaan yang jarang dari frasa "Anak Allah." Satu alasan frasa ini tidak digunakan lebih sering 
adalah karena pandangan agama Yunani akan dewa-dewa (Gunung Olimpus) yang mengambil wanita manusia 
sebagai istri atau pasangan. Status Yesus sebagai Anak Allah tidak mencerminkan generasi seksual atau urutan 
waktu, namun hubungan yang intim. Ini adalah penggambaran kekeluargaan khas Yahudi. Yesus menegaskan 
keTuhananNya kepada para pemimpin Yahudi ini dalam cara yang sangat jelas dan spesifik menggunakan 
kategori-kategotri PL (lih. 5:21,26). 

5:26 "Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri" Ini pada dasarnya adalah arti dari 
kata YHWH dari Kel 3:14. Ini membentuk nama Perjanjian Allah, yaitu dari CAUSATIVE FORM dari kata 
kerja Ibrani "ada/menjadi." Artinya adalah yang terus hidup, satu-satunya Yang Hidup. 

□ "demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri" Ini adalah suatu 
penegasan yang kuat mengenai keTuhanan Yesus (lih. 1:4; I Yoh 5:11). 

5:27 Alasan mengapa Yesus mampu (exousia, memiliki kekuasaan, lih. 10:18; 17:2; 19:11) untuk menghakimi 
secara adil ialah karena Ia sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia. Tidak ada ARTIKEL yang terbatas pada 
frasa "Anak Manusia" (lih. Yeh 2:1 dan Maz 8:4). Ia sepenuhnya mengenal kita (lih. Ibr 4:15); Ia sepenuhnya 
mengenal Allah (lih. 1:18; 5:30). 

5:28 "Janganlah kamu heran akan hal itu" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE dengan 
suatu NEGATIVE PARTICLE yang biasanya berarti menghentikan suatu tindakan yang telah dalam proses. 

71 



Sebagaimana kata-kata Yesus sebelumnya mengejutkan para pemimpin Yahudi, pernyataanNya berikut akan 
secara total mengejutkan mereka lagi. 

□ "semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya" Ini sepertinya mencerminkan seruan 
Mesias pada Kedatangan Kedua (lih. I Tes 4:16). Ini tidak menegatifkan kebenaran dari II Kor 5:8. Ini tidak 
menyatakan otoritas dan penghakiman universal dari Anak. 

Sebagian besar dari konteks ini berhubungan dengan realitas dari kehidupan rohani sekarang dan di sini 
(eskatologi yan gtelah dinyatakan). Namun frasa ini juga menyatakan suatu peristiwa eskatologis di masa depan 
di akhir jaman. Ketegangan antara yang sudah dan yang belum dari Kerajaan Allah ini merupakan ciri khas 
pengajaran Yesus dalam Sinoptik, namun khususnya dalam Yohanes. 

5:29 Alkitab berbicara tentang kebangkitan baik orang jahat maupun orang benar (lih. Dan 12:2; Mat 25:46; Kis 
24: 15). Kebanyakan bagian menekankan kebangkitan orang benar saja. (lih. Ayb 19:23-29; Yes 26: 19; Yun 6:39- 
40,44,54; 11:24-25; I Kor 15:50-58). 

Ini tidak menunjuk pada penghakiman berdsarkan perbuatan, namun adalah penghakiman berdasarkan gaya 
hidup orang percaya (lih. Mat 25:31-46; Gal 5:16-21). Ada suatu prinsip umum dalam Firman Allah dan dunia, 
manusia menuai apa yang mereka tabur (lih. Ams 1 1:24-25; Gal 6:6). Atau untuk menempatkannya dalam suatu 
kutipan PL, "Allah membalas setiap orang menurut perbuatannya" (lih. Maz 62: 12; 28:4; Ayb 34: 15; Ams 24: 12; 
Mat 16:27; Rom 2:6-8; I Kor 3:8; II Kor 5:10; Ef 6:8 dan Kol 3:25). 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:30 

30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku 
dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak 
Dia yang mengutus Aku. 



5:30 Yesus, inkarnasi dari Firman Allah adalah taat dan tunduk kepada Bapa. Tekanan yang kuat pada tunduk ini 
juga muncul dalam ay 19 ("Anak tak bisa berbuat apapun"). Ini tidak mengisyaratkan bahwa Anak lebih rendah 
namun bahwa Trinitas memiliki tugas-tugas penebusan yang khas di antara ke tiga pribadi Bapa, Anak, dan Roh. 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:31-47 



31 



I Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar; ada yang lain 
yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar. 
33 Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran; 34 tetapi Aku 
tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan. 
35 Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja 
cahayanya itu. 36 Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, 
yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu 
juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang 
mengutus Aku. 37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah 
mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat, 38 dan firman-Nya tidak menetap di dalam 
dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya. 39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, 
sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab 
Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, "namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh 
hidup itu. 41 Aku tidak memerlukan hormat dari manusia. 42 Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu 
bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah. 43 Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan 
kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia. 
44 Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak 
mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa? 45 Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan 
mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya 
kamu menaruh pengharapanmu. 46 Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya 
juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. 47 Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang 
ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?" 



72 



5:31 Dalam Perjanjian Lama ada keperluan akan dua saksi untuk meneguhkan suatu perkara (lih. Bil 35:30; UI 
19:15). Dalam konteks ini Yesus memberikan lima saksi bagi diriNya: (1) Bapa (ay 32,37); (2) Yohanes 
Pembaptis (ay 33, lih 1:19-51); (3) karya Yesus sendiri (lih. ay 36); (4) Kitab Suci (lih. ay 39); dan (5) Musa (lih. 
ay 46) yang mencerminkan UI 18: 15-22. 

□ "jika" Ini adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berbicara mengenai kemungkinan 
tindakan. 

"kesaksian-Ku itu tidak benar" Ini sepertinya berlawanan dengan 8:14. Konteksnya menunjukkan bahwa 
pernyataan-pernyataan ini dibuat dalam latar-belakang yang berbeda. Di sini Yesus menunjukkan berapa 
banyaknya saksi-saksi yang lain, namun dalam 8:14 Ia menyatakan bahwa cukup kesaksianNya saja yang 
dibutuhkan! 

5:32 "ada yang lain yang bersaksi tentang Aku" Ini menunjuk pada Allah Bapa (lih. I Yoh 5:9) karena 
penggunaan kata allos, yang artinya adalah "yang lain namun sejenis" dalam perbedaan menyolok dengan kata 
heteros, yang berarti "satu dari yang berbedajenis." Lihat Topik Khusus: Saksi-saksi Yesus pada 1:8. 

5:33 "Yohanes" ini menunjuk pada Yohanes Pembaptis. 

5:34 "Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan" Ini ialah suatu AORIST PASSIVE 
SUBJUNCTIVE. Bentuk PASSIVE VOICE mengisyaratkan pelakunya adalah Allah atau Roh (lih. 6:44,65). 
Ingat Injil adalah proklamasi penginjilan dan bukan biografi kesejarahan. Selalu ada maksud penginjilan dalam 
apapun yang telah dicatat, (lih. 20:30-31). 

5:35 "Ia adalah pelita" (lih. 1:6-8). 

5:36 "Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku" 

Tindakan Yesus adalah penggenapan nubuatan PL tentang Mesias. Orang Yahudi pada jamanNya semestinya 
mengenali tanda-tanda ajaib: mencelikkan mata orang buta, memberi makan orang miskin, menyembuhkan orang 
timpang (lih. Yes 29:18; 32:3-4; 35:5-6; 42:7). Kuasa pengajaran Yesus, gaya hidup kebenaran, belas kasih, dan 
mujizat yang dahsyat (lih. 2:23; 10:25,38; 14:11; 15:24) menjadi saksi yang jelas akan siapa Dia sebenarnya, 
darimana Ia berasal, dan Siapa yang mengutusNya. 

5:37 "Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat" Yesus sedang 
menegaskan bahwa meskipun orang Yahudi mestinya telah mengenal Allah melalui Kitab Suci dan pengalaman 
penyembahan pribadi, mereka tidak mengenal Dia sama-sekali (lih. Yes 6:9-10; Yer. 5:21). Dalam PL, melihat 
Tuhan adalah pikiran untuk mendatangkan maut. Satu-satunya orang yang berbicara kepada YHWH muka dengan 
muka adalah Musa dan itupun pertemuannya diselimuti oleh tabir Awan. Banyak orang yang berpikir bahwa Kel 
33:23 berlawananan dengan Yohanes 1:18. Namun demikian, istilah Ibrani dalam Keluaran berarti "pasca 
kemuliaan". Bukan bentuk jasmani. 

5:38 "firman-Nya... menetap di dalam dirimu. Ini adalah dua penggambaran yang sangt kuat dalam tulisan- 
tulisan Yohanes. Firman Allah (logos) harus diterima, setelah diterima (cf. 1:27) harus tetap tinggal (tinggal, lih. 
Yoh 8:31; 15:4,5,6,7,10; I Yoh 2:6,10,14,17,24,27,28; 3:6,14,15,24). Yesus adalah pernyataan penuh Allah (lih. 
Yoh 1:1-18; Flp 2:6-1 1; Kol. 1:15-17; Ibr 1:1-3. Keselamatan diteguhkan oleh suatu hubungan yang berkelanjutan 
(pengertian Bahasa Ibrani Hebrew tentang "mengenal" lih. Kej 4:1; Yer 1:5) dan peneguhan dari kebenaran- 
kebenaran injil (pengertian Yunani atas "mengenal" lih II Yoh 9). 

Kata "tinggal" ini digunakan dalam pengertian keintiman, hubungan pribadi yang disertai ketekunan. 
"Tinggal" adalah syarat bagi keselamatan yang sungguh (lih. pasal 15) Ini digunakan beberapa kali di Yohanes: 

1. Anak di dalam Bapa (lih. 10:38; 14:10,11,20,21; 17:21) 

2. Bapa di dalam Anak (lih. 10:38; 14:10,11,21; 17:21,23) 

73 



3. orang percaya di dalam Anak (lih. 10:56; 14:20,21; 15:5; 17:21) 

4. orang percaya di dalam Anak dan Bapa (lih. 14:23) 

5. orang percaya di dalam firman (lih. 5:41; 8:31; 15:7; I Yoh 2:41). 
Lihat Topik Khusus pada I Yohanes 2: 10. 

5:39 "Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci" Ini dapat merupakan suatu PRESENT ACTIVE INDICATIVE atau 
suatu PRESENT ACTIVE IMPERATIVE. Karena ini ada di dalam daftar dari saksi-saksi yang telah ditolak 
orang Yahudi barangkali ini adalah suatu INDICATIVE. 

Inilah tragedi dari para pemimpin Yahudi: merekamemiliki Kitab Suci, membacanya, mempelajarinya, 
mengingatnya, dan masih saja tidak mengerti menunjuk pada siapa semua hal tersebut! Tanpa Roh, bahkan Kitab 
Suci tidak akan efektif. ! 

□ "Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku" Ini menunjuk pada Kitab-kitab Suci PL. 
Kebanyakan dari khotbah awal Petrus (lih. Kis 3:18; 10:43) dan Paulus (lih. Kis 13:27; 17:2-3; 26:22-23,27) 
dalam Kisah menggunakan penggenapan nubuatan sebagai suatu bukti keMesiasan Yesus. Semua kecuali satu 
bagian (I Pet 3:15-16), yang meneguhkan otoritas Kitab Suci yang didapati dalam PB (lih. I Kor 2:9-13; I Tes 
2:13; II Tim 3:16; I Pet 1:23-25; II Pet 1:20-21), menunjuk pada PL. Yesus secara jelas melihat DiriNya sendiri 
sebagai penggenapan dan sasaran (dan penafsir yang paling tepat, lih. Mat 5: 17-48) dari PL. 

5:41-44 Ayat-ayat ini sepertinya mencerminkan fakta bahwa para pemimpin agama Yahudi menikmati dukungan 
kehormatan dari rekan-rekan mereka. Mereka dimuliakan dalam pengutipan para rabi dari masa lalu, namun 
karena kebutaan rohani mereka tidak menemukan guru yang terbesar dari para guru besar, yang ada di tengah- 
tengah mereka. Inilah satu dari pengaduan keras Yesus mengenai kerabian Yudaisme abad pertama. 

5:41 

NASB, NRSV "Aku tidak memerlukan hormat dari manusia" 

NKJV "Aku tidak menerima hormat dari manusia" 

TEV "Aku tidak mencari pujian manusia" 

NJB "Kemuliaan manusia tak berarti bagiku" 

Istilah "kemuliaan," doxa, sukar diterjemahkan secara konsisten. Kata ini mencerminkan "kemuliaan" dalam 
bahasa Ibrani kabodh, yang digunakan (1) sebagai cara untuk menyatakan cahaya kecemerlangan hadirat Allah 
(lih. Kel 16:10; 24:17; 40:34; Kis 7:2) dan (2) untuk memuji dan menghormati Allah karena sifat dan 
perbuatanNya. Sebuah ayat yang bagus yang mengkombinasikan konotasi-konotasi ini adalah II Pet. 1:17. 

Aspek kecemerlangan hadirat dan karakter Allah berhubungan dengan (1) para malaikat (lih. Luk 2:9; II Pet 
2:10); (2) kebesaran kekuasaan Yesus (lih. Yoh 1:14; 8:54; 12:28; 13:31; 17:1-5,22,24; I Kor 2:8; Flp 3:17; dan 
(3) menurun kepada orang percaya (lih. Rom 8:18,21; I Kor 2:7; 15:43; II Kor 4:17; Kol 3:4; I Tes 2:12; II Tes 
2:10; Ibr 2: 10; I Pet 5: 1,4). 

Juga menarik untuk dicatat bahwa Yohanes menunjuk pada penyaliban Yesus sebagai saat dipermuliakanNya 
Ia. (lih. 7:39; 12:16,23; 13:31). Namun demikian, ini dapat pula diterjemahkan sebagai "hormat" atau "ucapan 
syukur" (lih. Luk 17:18; Kis 12:23; Rom 4:20; I Kor 10:31; II Kor 4:15; Flp 1:11; 2:11; Wah 11:13; 14:7; 16:9; 
19:7). Inilah bagaimana kata ini digunakan dalam konteks ini. 

5:43 "kamu tidak menerima Aku" Di keseluruhan Injil Yohanes, fokus percaya Yesus bikan merupakan resep 
pengakuan iman secara teologis namun suatu perjumpaan pribadi dengan Dia. Kepercayaan bermula dengan 
keputusan untuk mempercayai Dia. Ini memulai suatu hubungan pemuridan pribadi yang bertumbuh yang 
berpuncak dalam kedewasaan doktrin dan kehidupan seperti Kristus. 

5:44 Lihat catatan pada 17:3. 

5:45-47 Yesus sedang menegaskan bahwa tulisan-tulisan Musa menyatakan diriNya. Ini mungkin adalah suatu 
rujukan pada UI 18:15-22. Dalam ay 45 Kitab Suci dipersonifikasikan sebagai seorang pendakwa. Ini 
dimaksudkan sebagai pemandu (lih. Luk 16:31). Pemandu ditolak, menjadi suatu musuh (lih. Gal 3:8-14, 23-29). 

74 



5:46,47 "jikalau. . .jikalau" Ayat 46 adalah sebuah KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL yang 
disebut "berlawanan dengan fakta" yang menegaskan bahwa para pemimpin Yahudi tidak percaya secara 
sungguh-sungguh bahkan di dalam tulisan-tulisan Musa dan bahwa Yesus akan menjadi hakim mereka pada akhir 
jaman. Kata "jikalau" dari ayat 47 mengantar sebuah KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang 
dianggap benar (NIV menuliskannya "since/berhubung"). 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa ayat 4 diabaikan dalam terjemahanmoderen kita? 

2. Mengapa Yesus menyembuhkan orang yang ini? 

3. Apakah iman terlibat sebagai bagian orang ini dalam penyembuhannya? Apakah kesembuhan jasmani 
mengisyaratkan kesembuhan rohani? 

4. Apakah penyakitnya berhubungan dengan dosa pribadinya? Apakah semua penyakit berhubungan dengan 
dosa pribadi? 

5 . Mengapa orang Yahudi ingin membunuh Yesus? 

6. Sebutkan fungsi-fungsi dari Allah dalam Perjanjian Lama yang bisa diterapkan bagi Yesus. 

7. Apakah hidup kekal merupakan suatu realitas saat ini atau suatu pengharapan di masa depan? 

8. Apakah penghakiman terakhi didasarkan pada perbuatan atau iman? Mengapa? 



75 



JOHANES 6 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Pemberian Makan Lima 
Ribu Orang 


Pemberian Makan Lima 
Ribu Orang 


Pemberian Makan Lima 
Ribu Orang 


Yesus Memberi Makan 
Lima Ribu Orang 


Mujizat 5 Roti 


6:1-15 


6:1-14 


6:1-15 


6:1-6 

6:7 
6:8-9 
6:10-13 
6:14-15 


6:1-4 
6:5-15 


Berjalan di atas Air 


Yesus Berjalan di atas Laut 


Yesus Berjalan di atas Laut 


Yesus Berjalan di atas Air 


Yesus Mndatangi Murid- 
muridNya dengan Berjalan 
di atas Air 


6:16-21 


6:15-21 


6:16-21 


6:16-21 


6:16-21 


Yesus Roti Hidup 


Roti dari Surga 


Yesus, Roti Hidup 


Orang-orang Mencari 
Yesus 


Ceramah di dalam 
Sinagoga di Kapernaum 


6:22-33 


6:22-40 


6:22-24 
6:25-40 


6:22-24 

Yesus roti Hidup 

6:25 

6:26-27 

6:28 

6:29 

6:30-31 

6:32-33 


6:22-27 
6:28-40 


6:34-40 


Ditolak oleh Umat 
KepunyaanNya Sendiri 




6:34 

6:35-40 




6:41-51 


6:41-59 


6:41-51 


6:41-42 
6:43-51 


6:41-51 


6:52-59 




6:52-59 


6:52 

6:53-58 

6:59 


6:52-58 
6:59-63 


Firman tentang Hidup 
Kekal 


Banyak Murid 
Mengundurkan Diri 




Firman tentang Hidup 
Kekal 




6:60-65 


6:60-71 


6:60-65 


6:60 





76 



6:61-65 



6:66-71 6:66-71 6:66-67 



6:68-69 
6:70-71 



6:64-66 

Pengakuan Iman Petrus 

6:67-71 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



WAWASAN KONTEKSTUAL BAGI YOHANES 6:1-71 

A. Injil Yohanes tidak mencatat mengenai perjamuan terakhir, walau pasal 13-17 mencatat dialog dan doa di 
Loteng. Pengabaian ini mungkin adalah suatu kesengajaan. Gereja di abad kedua mulai melihat aturan-aturan 
dalam pengertian sakramental. Mereka melihatnya sebagai saluran-saluran anugerah. Yohanes mungkin telah 
bereaksi terhadap pandangan sakramental ini dengan tidak mencatat Baptisan Yesus atau Perjamuan Terakhir. 

B. Yohanes 6 berada dalam konteks memberi makan lima ribu orang. Namun demikian. Banyak orang 
menggunakannya untuk mengajarkan suatu pandangan sakramental dari Ekaristi. Ini adalah sumber dari 
doktrin transubstansiasi dari Katolik Romawi (ay. 53-56). 

Pertanyaan mengenai bagaimana pasal 6 berhubungan dengan Ekaristi menunjukkan sifat ganda dari Injil. 
Secara nyata, Injil berhubungan dengan kata-kata dan kehidupan Yesus, namun Injil dituliskan berpuluh- 
puluh tahun kemudian dan menyatakan komunitas iman dari masing-masing penulis. Sehingga, ada tiga 
tingkatan dari maksud kepenulisan: (1) Roh Kudus; (2) Yesus dan para pendengar aslinya; dan (3) para 
penulis Injil dan para pembacanya. Bagaimana seseorang harus menafsirkannya? Satu-satunya metode yang 
bisa diverifikasikan adalah suatu pendekatan kontekstual, ketata-bahasaan, leksikal, berdasarkan informasi 
dari latar belakang sejarah dan bukan sebaliknya. 

C. Kita harus mengingat bahwa pemirsanya adalah orang Yahudi dan latar belakang kebudayaannya adalah 
pengharapan kerabian dari Mesias yang merupakan seorang Super-Musa (lih. ay 30-31), khususnya dalam 
hal pengalaman di Keluaran seperti "manna." Para rabi akan menggunakan Maz 72:16 sebagai teks yang 

77 



berdiri sendiri. Pernyataan yang tidak biasa dari (lih. ay 60-62, 66), dimaksudkan untuk menetralkan 
pengharapan keMesiasan yang salah di kalangan orang banyak, (lih. ay 14-15). 

D. Bapa-bapa gereja mula-mula tidak semua bersetuju bahwa bagian ini menunjuk pada Perjamuan Terakhir. 
Klemens dari Aleksandria, Origen dan Eusebius tak pernah menyebut Perjamuan Terakhir dalam diskusi 
mereka mengenai bagian ini. 

E. Penggambaran dari bagian ini sangat mirip dengan kata-kata yang digunakan Yesus dengan "perempuan di 
sumur" dalam Yohanes 4. Air dan Roti duniawi digunakan sebagai penggambaran dari kehidupan kekal dan 
realita-realita rohani. 

F. Penggandaan roti ini adalah satu-satunya mujizat yang dicatat dalam seluruh empat Injil! 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 6:1-14 

'Sesudah itu Yesus berangkat ke seberang danau Galilea, yaitu danau Tiberias. 2 Orang banyak 
berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka melihat mujizat-mujizat penyembuhan, yang 



3 



diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit. Dan Yesus naik ke atas gunung dan duduk di situ dengan 
murid-murid-Nya. 4 Dan Paskah, hari raya orang Yahudi, sudah dekat. 5 Ketika Yesus memandang 
sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia 
kepada Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?" 6 Hal itu 
dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya. 7 Jawab 
Filipus kepada-Nya: "Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing- 
masing mendapat sepotong kecil saja." 8 Seorang dari murid-murid-Nya, yaitu Andreas, saudara Simon 
Petrus, berkata kepada-Nya: 9 "Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; 
tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?" 10 Kata Yesus: "Suruhlah orang-orang itu duduk." 
Adapun di tempat itu banyak rumput. Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu laki-laki 
banyaknya. n Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka 
yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki. 
12 Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Kumpulkanlah potongan-potongan 
yang lebih supaya tidak ada yang terbuang." 13 Maka merekapun mengumpulkannya, dan mengisi dua 
belas bakul penuh dengan potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih setelah orang makan. 
14 Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: "Dia ini adalah 
benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia." 



6:1 "danau Galilea, (atau Tiberias)" Kumpulan air ini dikenal dengan beberapa nama. Dalam PL ini disebut 
Kineret, (lih. Bil 34:11). Disebut Danau Genesaret dalam Lukas 5:1 dan dengan nama Romawi, Danau Tiberias 
dalam Yohanes 21:1. 

6:2 Perhatikan alasan mengapa orang-banyak mengikuti Dia. 

6:3 Yesus menggunakan amplifikasi dari air dan lereng bukit untuk memproyeksikan suaraNya. Kenyataan 
bahwa Ia "duduk" menunjukkan bahwa ini adalah acara pengajaran resmi dengan murid-muridNya. Orang ingin 
tahu apakah gunung ini dimaksudkan untuk mengingatkan pada suatu latar belakang dari Musa seperti Mat 5-7. 

Dalam acara pengajaran yang akbar ini, Yesus sering menujukan pembicaraan kepada kelompok-kelompok 
yang berbeda dari orang banyak tersebut. Para murid-murid terdekatNya pasti duduk mengeilingi kakiNya; di luar 
mereka adalah orang-orang yang ingin tahu, orang kaya dan orang biasa "penduduk wilayah tersebut" dan, dalam 
kelompok-kelompok kecil, para pemimpin agama (Farisi, Ahli Taurat, Saduki, barangkali bahkan kaum Essenes). 



78 



6:4 "Paskah, hari raya orang Yahudi" Satu-satunya cara menentukan berapa lamanya pelayanan umum Yesus 
adalah Hari-hari Paskah yang disebutkan dalam Injil Yohanes (pertama, 2:13; kedua, 6:4; dan ketiga, 11:55 & 
13:1). Jika Yoh 5:1 juga berbicara mengenai Paskah, maka kita mempunyai setidaknya tiga setengah sampai 
empat tahun pelayanan umum. 

6:6 "Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia" Kata Yunani untuk "mencobai" di sini (peirazo) biasanya 
memiliki konotasi jahat (lih. Mat 4: 1). Ini adalah suatu contoh ang baik yang menunjukkan bahwa para penafsir 
moderen harus memaksakan kata-kata PB untuk cocok dalam satu definisi. Bahasa Yunani Koine kehilangan 
banyak dari kekhasan linguistik dan ketatabahasaan dari Bahasa Yunani Klasik (lih. catatan pada 5:20). 

Yesus sedang mencobai Filipus, namun bagaimana? (1) atas imannya dalam Yesus sebagai penyedia? (2) atas 
pengetahuannya mengenai PL (lih. Bil 11:13, pada pertanyaan Musa kepada Allah mengenai menyediakan 
makanan)? atau (3) atas kepedulian dan perhatiannya pada orang banyak? 

6:7 

NASB, NKJV, JB "seharga dua ratus dinar" 

NRSV "gaji enam bulan" 

TEV "dua ratus keping perak" 

Satu dinar adalah sebesar upah satu hari bagi seorang buruh (lih. Mat 20:2) dan seorang prajurit. 200 dinar 
adalah hampir duapertiga dari upah setahun. 

6:8-9 "Andreas, saudara Simon Petrus" Konteks ini adalah suatu gambaran yang indah dari iman dan 
kepercayaan sederhana dari Andreas di dalam kemampuan dan pribadi Yesus. 

6:9 "roti jelai" Ini adalah roti yang paling murah dan paling tak disukai. Ini adalah makanan dari orang miskin. 
Yesus tidak menggunakan kuasaNya untuk menyediakan makanan mahal! 

6:10 "Suruhlah orang-orang itu duduk" Orang-orang dari budaya ini biasanya makan sementara duduk di 
lantai atau bersandar pada suatu meja rendah berbentuk huruh "U". 

□ "Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu laki-laki banyaknya" Sesungguhnya tidaklah 
tepat untuk menyebut peristiwa ini "Pemberian makan lima ribu orang" karena tampaknya ada lebih banyak orang 
di sana pada hari itu. Lima ribu orang ini secara sederhana hanya menunjuk pada laki-laki dan tidak mencakup 
wanita dan anak-anak (lih. Mat 14:21). Namun demikian, tidak jelas juga berapa banyaknya wanita dan anak- 
anak yang hadir. (lih. Mat 14:21). 

6:11 "mengucap syukur dan membagi-bagikannya" Mujizat penggandaan ini terjadinya pasti di dalam tangan 
Yesus. Dalam konteks pengharapan keMesiasan Yahudi peristiwa ini adalah tanda yang diharapkan bahwa Yesus 
menyediakan makanan sebagaimana Musa menyediakan manna. 

Istilah Yunani untuk "mengucap syukur" (eucharisteo) dikemudian hari menjadi nama bagi Perjamuan 
Terakhir (lih. I Kor 10:23-24). Apakah Yohanes menggunakannya di sini dengan pengertian sesuai definisi teknis 
dimasa depan ini? Injil-injil lain yang tidak memiliki singgungan dengan Ekaristi menggunakan istilah yang 
berbeda (eulogeo, lih. Mat 14:19; Mar 6:41). Mereka memang menggunakan juga istilah eucharisteo (lih. Mat 
15:36; Mar 8:6; Luk 17:16; 18:11) namun tidak secara konsisten dengan latar belakang Perjamuan Terakhir. 
Mereka menggunakan istilah yang sama ini untuk menjelaskan doa pengucapan syukur dari Yesus di loteng, (lih. 
Mat 26:27; Mar 14:23; dan Luk 22: 17-19). Oleh karena itu, karena penggunaannya tidak seragam, Yohanes perlu 
membuat singgungannya lebih spesifik jika pembaca di kemudian hari menafsirkannya dalam latar belakang 
Ekaristi! 

6:12 "terbuang" Lihat Topik Khusus: Apollumi pada 10: 10. 

6:13 "maka merekapun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul penuh" istilah "bakul" di sini 
menunjuk pada suatu keranjang yang sebesar keranjang pakaian kotor. Adalah hal yang sangat penting bahwa 

79 



Yesus tidak menghamburkan makanan yang telah digandakan tersebut. Tidak pula Ia merubah sifat (atau jenis) 
dari roti tersebut. 

Apakah kata "dua belas" memiliki arti simbolis yang penting? Sukar untuk memastikannya. Hal ini telah 
banyak ditafsirkan menunjuk pada dua belas suku Israel. (Yesus menggenapi PL) atau satu keranjang bagi tiap 
murid (Yesus memuaskan dan menyediakan bagi para muridNya), namun ini juga bisa saja hanya sekedar suatu 
rincian pandangan mata saja. (seperti ay 19). 

6:14 "Nabi" Ini adalah rujukan keMesiasan dari UI 18:15-22. Orang banyak mengakui kekuasaan yesus namun 
salang mengerti mengenai sifat dari misi dan tanda-tandaNya. 



NASKAH NASB (UPDATED): 6:15 
15 Karena Yesus tahu, bahwa m< 
menjadikan Dia raja, Ia menyingkir pula ke gunung, seorang diri 



15 Karena Yesus tahu, bahwa mereka hendak datang dan hendak membawa Dia dengan paksa untuk 



6:15 Orang banyak tersebut digairahkan oleh mujizat keMesiasan Yesus yaitu menyediakan makanan. Ayat ini 
mungkin berkaitn dengan pencobaan si jahat dari Mat 4:3. 



NASKAH NASB (UPDATED): 6:16-21 

16 Dan ketika hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke danau, lalu naik ke perahu 17 dan 
menyeberang ke Kapernaum. Ketika hari sudah gelap Yesus belum juga datang mendapatkan mereka, 
18 sedang laut bergelora karena angin kencang. 19 Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil 
jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu. Maka ketakutanlah mereka. 
20 Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Aku ini, jangan takut!" 21 Mereka mau menaikkan Dia ke dalam 
perahu, dan seketika juga perahu itu sampai ke pantai yang mereka tujui. 



6:17 "Kapernaum" Ini adalah kota pusat Yesus selama masa pelayananNya di Galilea karena para orang yang 
tak percaya di kota asalNya Nazaret. (lih. Luk 4:28-29). 

6:19 "mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya" Mereka kira-kira telah mencapai setengah 
perjalanan melintasi danau tersebut ketika Yesus mendatangi mereka dengan berjalan di atas air. Matius 
mengembangkan cerita ini untuk memasukkan Petrus yang berjalan kepadaNya di atas air. 

□ "ketakutanlah mereka" Para murid ini masih memperkirakan Yesus berdasarkan tolok ukur duniawi. Bobot 
kolektif dari "tanda-tanda" ini memaksa mereka untuk mengubah pandangan mereka mengenai siapa Dia. 

6:20 "Aku ini" Ini secara huruflah adalah (egoo eimi) "Aku" (lih. 4:26; 8:24,28,54-59; 13:19; 18:5-6) yang 
mencerminkan nama perjanjian Allah dalam PL, YHWH dari Kel 3:12-15. Yesus adalah kasat mata dari "Aku", 
pernyataan diri sepenuh dari Allah, inkarnasi dari Logos (firman) Allah, Anak Allah yang sesungguhnya dan satu- 
satunya. 

TOPIK KHUSUS: SEBUTAN-SEBUTAN UNTUK TUHAN 

A. El 

1 . Arti asli dari istilah umum untuk tuhan ini tidaklah pasti, walau banyak ahli percaya kata ini berasal 
dari akar Akkadian, "jadi kuat" atau "menjadi berkuasa" (lih Kej 17: 1; Bil 23: 19; UI 7:21; Maz 50:1). 

2. Dalam kepercayaan bangsa Kanaan, dewa yang tinggi disebut El (teks Ras Shamra) 

3. Dalam Alkitab El biasanya digabungkan dengan istilah lain. Kombinasi ini menjadi cara untuk 
menggambarkan Allah. 

a. El-Elyon ("Allah Maha Tinggi"), Kej 14: 18-22; UI 32:8; Yes 14: 14 

b. El-Roi ("Allah yang melihat" or "Allah yang menyatakan DiriNya"), Kej 16: 13 

c. El-Shaddai ("Allah yang Maha Kuasa" or "Allah yang berbelaskasihan" or "Allah dari gunung"), 
Kej 17:1; 35:11; 43:14; 49:25; Kel 6:3 

80 



d. El-Olam ("Allah yang kekal"), Kej 21:33. Istilah ini secara teologis berkait dengan janji Allah 
pada Daud, II Sam 7:13,16 

e. El-Berit ("Allah dari Perjanjian"), Hak 9:46 

4. El disetarakan dengan 

a. YHWH dalam Maz 85:8; Yes 42:5 

b. Elohim dalam Kej 46:3; Ayb 5:8, "Akulah El, Elohim dari bapamu" 

c. Shaddai dalam Kej 49:25 

d. "cemburu" dalam Kel 34:14; UI 4:24; 5:9; 6:15 

e. "kasih karunia" dalam UI 4:31; Neh. 9:31; "setia" dalam UI 7:9; 32:4 

f. "besar dan dahsyat" dalam UI 7:21; 10:17; Neh 1:5; 9:32; Dan. 9:4 

g. "pengetahuan" dalam I Sam. 2:3 

h. "perlindunganku yang kuat" dalam II Sam 22:33 

i. "pembalas dendam ku" dalam II Sam. 22:48 

j . "yang kudus" dalam Yes 5 : 1 6 

k. "perkasa" dalam Yes 10:21 

1. "ke selamatanku" dalam Yes 12:2 

m. "besar dan berkuasa" dalam Yer 32:18 

n. "ganjaran" dalam Yer 51:56 

5. Kombinasi dari semua sebutan-sebutan Allah dalam PL didapati dalam Yosua 22:22 {El, Elohim, 
YHWH, berulang) 

B. Elyon 

a. Arti dasar kata ini adalah "tinggi", ditinggikan" atau "diangkat" (lih. Kej 40:17; I Raj 9:8; II Raj 
18: 17; Neh 3:25; Yer 20:2; 36: 10; Maz 18: 13). 

b. Kata ini digunakan sebagai paralel dari beberapa nama/jabatan Allah yang lain. 

a. Elohim -Maz 47: 1-2; 73: 11; 107:11 

b. YHWH - Kej 14:22; II Sam 22: 14 

c. El-Shaddai - Maz 91:1,9 

d. £/-Bil24:16 

e. Elah - sering dipakai dalam Daniel 2-6 dan Ezra 4-7, dihubungkan dengan illair (Bahasa Aram 
untuk "Allah Maha Tinggi") dalam Dan 3:26; 4:2; 5: 18,21 

c. Kata ini sering dipakai oleh orang-orang bukan Israel. 

a. Melkisedek, Kej 14:18-22 

b. Bileam, Bil 24: 16 

c. Musa, berbicara tentang bangsa-bangsa dalam UI 32: 8 

d. Injil Lukas dalam PB, menulis kepada orang kafir, juga menggunakan bahasa Yunani yang searti 
dengan kata ini yaitu Hupsistos (lih 1:32,35,76; 6:35; 8:28; Kis 7:48; 16:17) 

C. Elohim (jamak), Eloah (tunggal), digunakan terutama dalam puisi. 

a. Istilah ini tidak dijumpai diluar Perjanjian Lama. 

b. Kata ini dapat menunjuk kepada Allah Israel atau illah bangsa-bangsa (lih Kel 12: 12; 20:3). Keluarga 
Abraham menyembah banyak illah (Yos 24:2) 

c. Kata ini dapat berhubungan kepada hakim-hakim Israel (Kel 21:6; Maz 82:6) 

d. Istilah elohim juga digunakan mahluk-mahluk spiritual lain (malaikat, kuasa kegelapan) sebagaimana 
dalam UI 32:8 (LXX); Maz 8:5; Ayb 1:6; 38:7. Kata ini juga bisa berbicara tentang hakim-hakim 
manusia (lih. Kel 21:6; Maz 82:6) 

e. Dalam Alkitab kata ini adalah nama atau gelar pertama Tuhan (Kej 1:1). Kata ini dipakai secara 
ekslusif sampai Kej 2:4, dimana di sini kata ini digabung dengan YHWH. Pada dasarnya (secara 
teologis) kata ini menunjuk kepada Allah Sang Pencipta, penopang dan penyedia dari segala yang 
hidup dalam planet ini. 

Kata ini adalah sinonim dari El (UI 32:15-19). Dapat juga merupakan paralel dengan YHWH 
sebagaimana Maz 14 (elohim) adalah tepat sama dengan Mazmur 53 (YHWH), kecuali dalam hal 
adanya perbedaan nama kelllahian tersebut. 

81 



f. dalam bentuk jamak dan dipakai untuk menamakan illah lain, istilah ini sering menunjuk pada Allah 
Israel, hanya biasanya menggunakan bentuk tunggal untuk menekankan penggunaannya secara 
monoteistik. 

g. Istilah ini ditemui dalam mulut orang-orang bukan Israel sebagai nama keTuhanan. 

a. Melkisedek, Kej 14:18-22 

b. Bileam, Bil 24:2 

c. Musa, ketika berbicara tentang bangsa-bangsa, UI 32:8 

h. Aneh memang bahwa nama umum dari Allah Israel yang Esa ditulis dalam bentuk jamak! Walaupun 
tidak ada kepastian, berikut ini beberapa teori mengenai hal ini: 

a. Bahasa Ibrani mempunyai banyak kata jamak, yang sering digunakan sebagai penekanan makna. 
Yang cukup dekat dengan hal ini adalah suatu hal ketata-bahasaan Ibrani saat ini yang disebut 
"jamak dari kemuliaan", dimana bentuk jamak digunakan untuk membesarkan suatu konsep. 

b. Hal ini mungkin menunjuk kepada sidang para malaikat, yang ditemui oleh Allah di dalam surga, 
dihadapan tahtaNya. (lih I Raj 22: 19-23; Ayb 1:6; Maz 82: 1; 89:5,7). 

c. Barangkali hal ini bahkan bisa mencerminkan perwahyuan PB dari satu Allah dalam tiga pribadi. 
Dalam Kej 1:1 Allah mencipta; Kej 1:2 Roh menyelubungi dan dari PB Yesus adalah pelaksana 
penciptaan (lih. Yoh 1:3,10; Rom 11:36; I Kor 8:6; Kol 1:15; Ibr 1:2; 2:10) 

D. YHWH 

1. Ini adalah nama yang mencerminkan keTuhanan sebagai Allah pembuat perjanjian; Allah sebagai 
juru selamat, penebus! Manusia melanggar perjanjian, tapi Allah loyal kepada Firman, janji, dan 
persetujuanNya (Maz 103). 

Nama ini disinggung pertama kali dalam kembinasi dengan Elohim dalam Kej 2:4. Tidak ada dua 
kisah penciptaan dalam Kej 1-2, namun ada dua penekanan: (1) Allah sebagai pencipta semesta 
(badaniah) dan (2) Allah sebagai pencipta khusus kemanusiaan. Kejadian 2:4 memulai perwahyuan 
khusus mengenai posisi dan maksud yang istimewa dari kemanusaan, an juga masalah dosa dan 
pemberontakan yang berhubungan dengan posisi unik tersebut. 

2. Dalam Kej 4:26 dikatakan "orang mulai memanggil nama Tuhan" (YHWH). Namun demikian, Kel 
6:3 menunjukkan bahwa umat perjanjian yang terdahulu (para nenek moyang beserta keluarga 
mereka) mengenal Allah hanya sebagai El-Shaddai. Nama YHWH diterangkan hanya satu kali dalam 
Kel 3:13-16, khususnya ay.4. Namun demikian, penulisan dari Musa sering menafsirkan kata-kata 
berdasarkan kata yang sedang populer, bukan etimologi (lih Kej 17:5; 27:36; 29:13-35). Ada 
beberapa teori mengenai arti dari nama ini (diambil dari IDB, vol 2, hal 409-1 1). 

a. dari akar bahasa Arab, "menunjukkan cinta yang membara" 

b. dari akar bahasa Arab, "meniup" (YHWH sebagai Allah badai) 

c. dari akar bahasa Urgatic (bahasa Kanaan), "berkata" 

d. mengikuti prasasti phoenix, sebuah bentu kata causative participle berarti 'Yang menopang" atau 
'Yang menegakkan" 

e. dari bahasa Ibrani Qal dari "Ia yang ada," atau "Ia yang hadir" (dalam bentuk yang akan datang, 
"Ia yang akan ada) 

f. dari bahasa Ibrani Hiphil dari "Ia yang menyebabkan terjadi" 

g. dari akar bahasa Ibrani "hidup" (mis. Kej 3:20), berarti "Ia yang selalu hidup, satu-satunya yang 
hidup)" 

h. dari konteks Kel 3:13-16 suatu permainan pada bentuk IMPERFECT digunakan dalam arti 
PERFECT, "Aku akan terus menjadi apa yang aku pernah jadi" atau "Aku akan terus menjadi 
apa yang aku selalu jadi" (lih. J.Wash Watts, Penelitian Sintaksis dalam Perjanjian Lama, hal. 67 
Nama lengkap YHWH sering dinyatakan dalam suatu singkatan atau dalam format aslinya. 

(1) Yah (mis. Hallelu - yah) 

(2) Yahu (nama-nama, mis. Yesaya) 

(3) Yo (nama-nama, mis Yoel) 



82 



3. Dalam Yudaisme dikemudian hari nama perjanjian ini menjadi sedemikian kudusnya (singkatan 
empat huruf terebut) sehingga orang-orang Yahudi takut untuk mengatakannya, untuk menghindari 
kesalahan dan pelanggaran perintah dalam Kel 20:7; UI 5: 1 1 6: 13. Hingga mereka menggantikanNya 
dengan istilah Ibrani "pemilik, "tuan", "suami", "Tuhan" — adon atau adonai. (tuanku). Ketika 
mereka tiba pada YHWH dalam pembacaan mereka tentang naskah PL, mereka menyebutnya "tuan". 
Inilah sebabnya YHWH ditulis sebagai Tuhan dalam terjemahan bahasa Inggris. 

4. Sebagaimana dengan El, sering YHWH dibagungkan dengan istilah lain untuk menekankan 
karakteristik tertentu dari Allah Perjanjian Israel. Ada banyak kemungkinan kombinasi istilah istilah 
tersebut, berikut ini beberapa di antaranya: 

a. YHWH - Yireh (YHWH akan menyediakan), Kej 22 : 1 4 

b . YHWH - Rofeka (YHWH penyembuhmu), Kel 1 5 : 26 

c. YHWH - Nissi (YHWH panjiku), Kel 17: 1 

d. YHWH - Mekadishkem (YHWH Yang menyucikanmu) Kel 3 1 : 3 

e . YHWH - Shalom (YHWH adalah Damai) Hak 6: 24 

f. YHWH- Sabbaoth (YHWH semesta alam), I Sam 1:3,1 1; 4:4, 15:2; sering di dalam Nabi-nabi) 

g . YHWH - Roi (YHWH gembalaku), Maz 23:1 

h. YHWH - Sidkenu (YHWH kebenaranku), Yer 23 : 6 
i. YHWH- Syama (YHWH ada di sana), Yeh 48:35 

□ Ketakutan murid-murid ini dinyatakan dalam Mar 6:49. 

6:21 "dan seketika juga perahu itu sampai ke pantai yang mereka tujui" Ini nampaknya adalah suatu 
kejadian mujizat (lih. 22-25) berhubung Injil Markus mengindikasikan bahwa mereka telah mendayung kira-kira 
setengah jalan melintasi danau tersebut. 



NASKAH NASB (UPDATED): 6:22-25 



ii 



Pada keesokan harinya orang banyak, yang masih tinggal di seberang, melihat bahwa di situ tidak 
ada perahu selain dari pada yang satu tadi dan bahwa Yesus tidak turut naik ke perahu itu bersama-sama 
dengan murid-murid-Nya, dan bahwa murid-murid-Nya saja yang berangkat. 23 Tetapi sementara itu 
beberapa perahu lain datang dari Tiberias dekat ke tempat mereka makan roti, sesudah Tuhan 
mengucapkan syukur atasnya. 24 Ketika orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid- 
murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari 
Yesus. 25 Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: "Rabi, 
bilamana Engkau tiba di sini?" 



6:23 "Tiberias" Kota ini dibangun oleh Herodes Antipas di tahun 22 M dan menjadi ibukotanya. 



NASKAH NASB (UPDATED): 6:26-34 

26 Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena 
kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. 
"Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan 
sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang 
disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya." 28 Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus 
kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?" 29 Jawab Yesus kepada 
mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah 
diutus Allah." 30 Maka kata mereka kepada-Nya: "Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya dapat 
kami melihatnya dan percaya kepada-Mu? Pekerjaan apakah yang Engkau lakukan? 31 Nenek moyang 
kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada tertulis: Mereka diberi-Nya makan roti dari 
sorga." 32 Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang 
memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari 
sorga. 33 Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada 
dunia." 34 Maka kata mereka kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa." 

83 



6:26,32,53 "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya" "Amen," "Amen." Ini adalah sebuah frasa Ibrani yang 
memiliki tiga perbedaan penggunaan (1) Dalam PL kata ini digunakan untuk "kepercayaan." Pengertian 
penggambarannya berarti "menjadi kokoh" dan digunakan untuk menjelaskan iman seseorang di dalam YHWH. 
(2) Penggunaan Yesus mencerminkan pengantar kepada pernyataan-pernyataan yang penting dan menentukan. 
Kita tidak memiliki penggunaan secara kontemporer yang lain dari kata Amin dengan cara seperti ini. (3) Dalam 
gereja mula-mula, seperti PL, kata ini adalah istilah untuk menegasan atau persetujuan. Lihat Topik Khusus: 
Amin pada 1:51. 

□ "melainkan karena kamu telah makan roti itu" Motivasi mereka adalah jasmaniah dan jangka pendek, 
bukannya rohani dan kekal. 

□ "dan kamu kenyang" Istilah ini berarti "makan dengan rakusnya," kata ini sering digunakan untuk binatang 
(khususnya sapi). 

6:27 ""Bekerjalah, bukan untuk" Ini adalah suatu PRESENT MIDDLE IMPERATWE dengan NEGATIVE 
PARTICLE yang artinya adalah menghentikan suatu tindakan yang tengah berlangsung. Latar belakang PL dari 
bagian ini ialah Yes 5. Pembicaraan ini memiliki banyak kemiripan dengan percakapan dengan perempuan di 
sumur dalam Yoh 4. 

□ "binasa" Lihat Topik Khusus: Apollumi pada 10: 10. 

□ "disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya " Secara huruflah ini adalah "dimeteraikan." Ini adaah 
suatu tanda keaslian, kepemilikan, kekuasaan dan keamanan (lih. NEB dan Mat. 28: 18; Yoh 17:2). TEV dan NIV 
meterjemahkannya sebagai "persetujuan" berhubung ini digunakan untuk menyatakan persetjuan Allah Bapa 
terhadap pelayanan Yesus. Lihat Topik Khusus: Meterai pada 3:33. 

6:28 "Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?" 

Ini adalah pertanyaan keagamaan pokok dari Yudaisme abad pertama (lih. Luk 18:18). Orang Yahudi agamawi 
dianggap benar dengan Allah berdasarkan atas (1) garis keturunannya dan (2) prestasinya dalam pelaksanakan 
Hukum Musa sebagaimana yang ditafsirkan oleh Tradisi Lisan (Talmud). 

6:29 "hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah" Ini adalah sebuah PRESENT ACTTVE 
SUBJUNCTIVE yang diikuti oleh sebuah AORIST ACTIVE INDICATIVE. Kata "percaya" sangatlah 
menentukan dalam pemahaman pengajaran PB tentang keselamatan. Lihat Topik Khusus pada 2:23. Orientasi 
utama kata ini adalah kepercayaan yang terbit dari keinginan. Kelompok kata Yunani pistis dapat diterjemahkan 
sebagai "percaya,""mempercayai," atau "iman." Fokus dari kepercayaan manusia haruslah "di dalam Dia" (lih. 
1:12; 3:16), bukan dalam kesungguhan, komitmen, ataupun antusiasme manusia. Orientasi yang langsung dari 
bagian ini ialah kepada hubungan pribadi dengan Yesus Kristus, bukanteologia ortodoks mengenai Dia, ritual- 
ritual agamawi yang diharapkan, atau bahkan kehidupan yang beretika. Kesemuanya ini bersifat membantu 
namun bukanlah yang terutama. Perhatikan bahwa Yesus mengganti bentuk JAMAK dari kata "pekerjaan- 
pkerjaan" dari pertanyaan mereka menjadi bentuk TUNGGAL "pekerjaan." Lihat Topik Khusus: Mengutus 
(Apostello) pada 5:24. 

6:30-33 Haruslah diingat bahwa kelompok ini baru saja berpartisipasi dalam suatu mujizat memberi makan lima 
ribu orang. Mereka telah memiliki tanda mereka! Yudaisme keRabian berpikir bahwa Mesias akan mengulang 
tindakan-tindakan tertentu dari PL, sepertii pengiriman manna (lih. II Baruch 29:8). Para rabi menggunakan Maz 
72: 16 sebagai suatu naskah berdiri sendiri untuk pandangan ini yaitu jenis Mesias "Super Musa" (lih. I Kor 1:22). 
Ada keistimewaan ketatabahasaan yang penting antara "percaya di dalam Dia" dari ay 29 dan "percaya 
kepadamu" dari ay 30. Yang pertama berfokus pada pengembangan yang biasa dari Yohanes untuk percaya di 
dalam Yesus. Ini adalah suatu fokus yang sifatnya pribadi. Yang kedua berfokus pada mempercayai kata-kata atau 
klaim dari Yesus yang adalah suatu fokus pada isi. Ingat, Injil adalah suatu pribadi dan sekaligus suatu berita. 

84 



6:31 "seperti ada tertulis" Ini adalah sebuah PERIPHRASTIC PERFECT PASSIVE PARTICIPLE. Ini adalah 
bentuk ketatabahasaan yang baku untuk mengantarkan suatu kutipan ayat dari PL. Ini adalah ungkapan yang 
menegaskan pengilhaman dan otoriatas dari PL. Kutipan ini bisa menunjuk pada satu dari beberapa naskah PL 
atau suatu kombinasi: Maz 78:24; 105:40; Kel 16:4,15, atau Neh 9: 15. 

6:32 Yesus mengemukakan pada orang Yahudi teologia tradisional. Mereka menyatakan bahwa Mesias harus 
melakukan pekerjaan yang ajaib seperti Musa karena UI 18:15,18. Yesus membetulkan anggapan mereka pada 
beberapa hal: (1) Allah, bukan Musa lah yang memberikn manna; (2) manna tidak berasal dari surga walaupun 
orang-orang mengira demikian (lih. Maz 78:23-25); (3) roti surga yang sesungguhnya ialah Yesus, yang bukan 
merupakan tindakan di masa lalu, namun realitas masa kini. 

6:33 "ialah roti yang turun dari sorga" Ini adalah tema berulang dalam Yohanes (lih. 3:13). Ini adalah 
dualisme vertikalNya. Turunnya Yesus dinyatakan tujuh kali (lih. 6:33,37,41,42,50,51,58). Ini menunjukkan pra- 
eksitensi dan asal Ulahi Yesus (lih. ay 33,38,41,42,50,51,58, dan 62). Ini juga suatu permainan terhadap "manna" 
yang datang dari surga sebagaimana Yesus Roti yang sesungguhnya, Roti kehidupan. 

Kata ini secara huruflah ialah "roti dari Allah ialah roti yang berasal dan turun dari surga." Di sini bentuk 
MASCULINE PRESENT ACTIVE PARTICIPLE menunjuk pada (1) "roti" atau (2) seorang laki-laki, Yesus. 
Sering di dalam Yohanes kemenduaan ini merupakan kesengajaan (double entendres). 

□ "memberi hidup kepada dunia" Ini adalah maksud dari kedatangan Yesus (lih. 3:16). Sasarannya ialah 
"kehidupan yang baru,""hidup kekal,""hidup di jaman baru,""Hidup sesuai kehendak Allah" bagi kelompok 
dunia yang memberontak dan terhilang, bukan hanya kepada sekelompok tertentu (Yahudi-Bukan Yahudi, 
pilihan-bukan pilihan, konservatif-liberal), namun untuk semua! 

6:34 "berikanlah kami roti itu senantiasa" ini mirip dengan pernyataan dari perempuan di sumur dalam 
Yohanes 4: 14. Para orang Yahudi ini juga tidak memahami penggambaran rohani dari Yesus. 



NASKAH NASB (UPDATED): 6:35-40 



35 



Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar 



36 n 



lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. Tetapi Aku telah berkata kepadamu: 
Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya. 37 Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan 
datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. 38 Sebab Aku telah turun 
dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah 
mengutus Aku. 39 Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah 
diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. 
40 Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya 
kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman." 



6:35 "Akulah roti hidup" Ini adalah satu dari pernyataan "Aku" yang sangat khas Yohanes (lih. 6:35,41,48,51; 
8:12; 10:7,9,11,14; 11:25; 14:6; 15:1,5). Injil Yohanes berfokus pada pribadi Kristus. Ini berhubungan dengan 
pengharapan keMesiasan Yahudi mengenai manna dan Hukum yang baru Yang akan memberikan pelepasan yang 
baru (dari dosa). Lihat catatan pada 8:12. 

□ "barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia 
tidak akan haus lagi" Ini adalah dua buah DOUBLE NEGATrVES yang keras dalam bahasa Yunani, "sekali- 
kali tidak akan pernah" (lih. ay 37). 

Ada hubungan paralel antara "datang" dan "percaya" (lih. 7:37-38). Kedua kata ini merupakan PRESENT 
PARTICIPLE. Kedatangan dan mempercayai bagi orang percaya bukanlah suatu keputusan satu kali, namun 
merupakan awal dari suatu gaya hidup persekutuan, persahabatan dan pengikutan. 



85 



□ "lapar. . .haus" Lapar dan haus sering digunakan untuk menjelaskan kenyataan rohani (lih. Maz 42:1; Yes 
55:1; Amos 8:11-12; Mat5:6). 

6:37 "Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku" penekanan utama dari bagian ini 
ialah pada kedaulatan Allah. Dua bagian definitif mengenai kebenaran teologis ini adalah Rom 9 dan Ef 1:3-14. 
Adalah hal yang menarik bahwa dalam ke dua konteks tanggapan manusia disyaratkan. Roma 10 memiliki empat 
buah frasa "barangsiapa akan". Ini juga terjadi dalam Ef 2 di mana diskusi mengenai anugerah Allah dalam ay 1-7 
menerbitkan ajakan untuk beriman dalam ay 8-9. Pradestinasi adalah suatu doktrin untuk umat tebusan, bukan 
penghalang bagi yang belum selamat. Kunci untuk membuka doktrin ini ialah kasih dn anugerah Allah, bukan 
perintah yang kekal. Perhatikan bahwa semua yang diberikan Allah kepada Yesus juga "datang' kepadaNya. 
Allah selalu mengambil inisiatif (lih. ay 44,65), namun manusia harus menanggapi (lih. 1:12; 3:16). 

□ "dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang" Ini ialah satu lagi DOUBLE NEGATIVE 

yang keras. Hal ini menekankan kebenaran bahwa Allah memanggil dan menyambut setiap orang kepada 
DiriNya melalui Kristus (lih. Yeh 18:21-23; 30-32; I Tim 2:4; II Pet 3:9). Allah selalu mengambil inisiatif (lih. ay 
44,65), namun manusia harus menanggapi (lih. Mar 1:15; Kis 20:21). Betapa hal ini merupakan bagian yang 
indah mengenai keamanan (jaminan) (lih. Rom 8:31-39). 

TOPIK KHUSUS: PENJAMINAN KRISTEN 

Penjaminan adalah suatu kebenaran alkitabiah dan juga pengalaman dan gaya hidup iman orang percaya. 

A. Dasar alkitabiah bagi penjaminan adalah 

1 . Sifat dari Allah Bapa 

a. Kejadian 3:15; 12:3 

b. Mazmur 46: 10 

c. Yohanes 3:16; 10:28-29 

d. Roma 8:38-39 

e. Efesus 1:3-14; 2:5,8-9 

f. Filipi 1:6 

g. II Timotius 1:12 
h. IPeterl:3-5 

2. Karya Allah Anak 

a. Doa keimamanNya, Yohanes 17:9-24, khususnya ay 12 

b. Pengorbanan penebusanNya 

1) Roma 8:31 

2) IIKorintus5:21 

3) I Yohanes 4:9-10 

c. Doa syafaatnya yang terus berlanjut 

1) Roma 8:34 

2) Ibrani 7:25 

3) I Yohanes 2:1 

3 . Pemampuan oleh Allah Roh Kudus 

a. PanggilanNya, Yohanes 6:44,65 

b. PemeteraianNya 

1) IIKorintus 1:22; 5:5 

2) Efesus 1:13-14; 4:30 

c . Penj aminan pribadiNya 

1) Roma 8: 16-17 

2) I Yohanes 5:7-13 

B. Tanggapan perjanjian dari orang percaya yang merupakan keharusan ialah 
1 . pertobatan dan iman awal dan selanjutnya 



86 





a. Markusl:15 




b. Yohanes 1:12 




c. Kisah 3:16; 20:21 




d. Roma 10:9-13 


2. 


mengingat bahwa sasaran keselamatan adalah keserupaan dengan Kristus 




a. Roma 8:28-29 




b. Efesus 1:4; 2:10 


-> 
j. 


mengingat bahwa penjaminan diteguhkan dengan gaya hidup 




a. Yakobus 




b. I Yohanes 


4. 


mengingat bahwa penjaminan diteguhkan oleh iman dan ketekunan yang aktif 




a. Markus 13:13 




b. IKorintus 15:2 




c. Ibrani 3:14 




d. IIPetrusLIO 




e. Judas 20-21 



6:38 "Aku telah turun dari surga" Ini adalah BENTUK KALIMAT PERFECT yang menunjuk pada Inkarnasi 
(lih. Yoh l:lff; Ef 4:8-10) dan hasilnya tetap. Ini juga menunjukkan asal Surgawi dari Yesus (lih. ay 41,62). 

□ "bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus 
Aku" PB menyatakan baik kesatuan dari Trinitas, misalnya 14:8-9 maupun kepribadian dari ke tiga pribadi (lih. 
14:8-9). Ayat ini adalah bagian dari penekanan Yohanes yang berkelanjutan pada keberserahan Yesus kepada 
Bapa. Lihat catatan lengkap pada 5:19. Lihat Topik Khusus: Mengutus (Apostello) pada 5:24. 

6:39 "supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang" Ada suatu 
hubungan yang nyata antara "semua yang" yang bersifat NETRAL TUNGGAL dari ay 37 dan NETRAL 
TUNGGAL dari ay 39. Yohanes menggunakan bentuk yang tidak umum ini beberapa kali (lih. 17:2,24). Hal ini 
nampaknya menekankan kebersamaan keseluruhan (lih. ay 40,45). 

Ini adalah suatu janji agung dari kuasa pemeliharaan Allah, suatu sumber dari penjaminan Kristen (lih. Yoh 
10:28-29; 17:2,24). Perhatikan bahwa bentuk kata kerja dari ay 37 adalah PRESENT TENSE, sementara dalam 
ay 39 bentuknya PERFECT TENSE. Anugerah Allah tinggal! Juga dua peneguhan terakhir dari ay 39 adalah 
AORIST ACTIVE; Yesus tidak kehilangan apapun yang telah dianugerahkan Bapa kepadaNya (ay 37 & 39) dan 
Ia membangkitkan seluruh mereka yang telah diberikan kepadaNya pada hari terakhir (lih. ay 44). Inilah janji- 
janji Ulahi akan (1) pemilihan dan (2) ketekunan! 

□ "tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman" Ini menunjuk pada hari kebangkitan bagi orang-orang 
percaya namun hari penghakiman bagi orang-orang yang tidak percaya (lih. ay 40,44,54; 5:25,28; 11:24 dan I Kor 
15). Frank Stagg mempunyai suatu pernyataan yang sangat membantu untuk hal ini dalam bukunya Sebuah 
Teologia Perjanjian Baru: 

"Injil Yohanes bersifat tegas tentang suatu kedatangan di masa depan (14:3,18 f.,28; 16: 16,22) dan injil 
ini berbicara dengan jelas mengenai kebangkitan dan penghakiman terakhir 'di hari terakhir' (5:28 f, 6:39 
f, 44,53; 11:24; 12:48); namun diseluruh Injil Keempat ini, hidup kekal, penghakiman, dan kebangkitan 
adalah realita-realita saat ini (3:18 f; 4:23; 5:25; 6:54; 11:23 ff; 12:28,31; 13:31 f; 14:17; 17:26)" (hal. 
311). 

6:40 "inilah kehendak BapaKu" Ini adalah jawaban Yesus atas pertanyaan dari ay 28, "Apakah yang harus 
kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?" Lihat Topik Khusus: Kehendak 
Allah pada 4:34. 



87 



□ "setiap orang, yang melihat Anak" Bentuk PRESENT ACTIVE PARTICIPLES dari kata "melihat" dan 
"percaya" adalah berparalel (seperti "datang" dan "percaya" dalam ay 35). Ini adalah tindakan-tindakan yang 
terus berjalan, bukan peristiwa yang satu kali saja. Kata "melihat" berarti "memandang dengan seksama" terhadap 
sesuatu untuk bisa memahami atau mengenalinya. 

□ "percaya kepadaNya" Ingat bahwa keselamatan terutama adalah suatu hubugan pribadi, bukan suatu 
pengakuan iman, teologia yang benar atau gaya hidup moral (lih. 3:16; 11:25-26). Tekanannya adalah pada 
obyek dari iman seseorang, bukan maksud daripadanya. Lihat Topik Khusus pada 2:23. 

Perhatikan keseimbangan dari penekanan pada pilihan kedaulatan Allah dalam ay 3 7a,3 9,44,65 dan umat 
manusia ialah tanggapan iman dalam ay 37b,40. Ketegangan alkitabiah ini harus dipertahankan. Kedaulatan 
Allah dan kehendak bebas manusia membentuk aspek kembar dari perjanjian alkitabiah. 

□ "beroleh hidup yang kekal" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE SUBJUNCTIVE; suatu tanggapan 
diperlukan (lih. I Yoh 5:11). Juga catat bahwa ay 39 bersifat kebersamaan sementara ay 40 bersifat 
perseorangan. Inilah paradoks dari keselamatan. 



NASKAH NASB (UPDATED): 6:41-51 

41 Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Dia, karena Ia telah mengatakan: "Akulah roti 
yang telah turun dari sorga." 42 Kata mereka: "Bukankah Ia ini Yesus, anak Yusuf, yang ibu bapanya kita 
kenal? Bagaimana Ia dapat berkata: Aku telah turun dari sorga?" ^Jawab Yesus kepada mereka: 
"Jangan kamu bersungut-sungut. 44 Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak 
ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman. 45 Ada tertulis dalam 
kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah. Dan setiap orang, yang telah mendengar dan 
menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku. 46 Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah 
melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa. 47 Aku berkata 
kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. 48 Akulah roti hidup. 
49 Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati. 50 Inilah roti yang turun 
dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. 51 Akulah roti hidup yang telah turun 
dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan 
itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia." 



6:41 "Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi" Ini adalah suatu IMPERFECT TENSE, yang mengisyaratkan 
bahwa mereka mulai bersungut-sungut atau terus bersungut-sungut. Keparalelannya dengan periode 
pengembaraan di padang belantara (lih. Keluaran dan Bilangan) sangat menarik perhatian. Orang-orang Israel 
pada jaman itu juga menolak Musa, wakil dari Allah, yang juga menyediakan makanan bagi mereka. 

6:42 Ini menunjukkan bahwa orang Yahudi mengerti kata-kata Yesus mengenai DiriNya. Ia dengan jelas 
menggunakan ungkapan Yahudi untuk mengklaim sebagai sudah ada sebelumnya (pra-eksistensi) dan Ulahi! 

6:43 "Jangan kamu bersungut-sungut" Ini adalah PRESENT IMPERATrVE dengan NEGATIVE PARTICLE 

yang artinya menghentikan suatu tindakan yang tengah berlangsung. 

6:44 "Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang 
mengutus Aku" Allah selalu mengambil inisiatif (lih. ay 65 dan 15:16). Semua keputusan-keputusan rohani 
adalah hasil dari dorongan Roh, bukan keagamawian manusia (lih. Yes 53:6). Kedaulatan Allah dan tanggapan 
manusia yang dimandatkan dikaitkan satu sama lain sampai tidak dapat dipisahkan, oleh kehendak dan karunia 
Allah. Ini adalah konsep dari PL mengenai perjanjian. 

Keseimbangan terhadap "penarikan Allah" ini ditemukan dalam 12:32 di mana Yesus "menarik semua orang 
kepada DiriNya." Penarikan ini membalikkan pola PL mengenai umat Allah, yang tidak menanggapi kata-kata 
nubuatan Nya (contoh: Yes 6:9-13; 29: 13; Yer). Allah sekarang berbicara, tidak melalui para nabi kepada Israel, 
namun melalui AnakNya kepada seluruh umat manusia (lih. Ibr 1:1-3). Lihat Topik Khusus: Mengutus 
(Apostello) pada 5:24. 

88 



TOPIK KHUSUS: DIPANGGIL 

Allah selalu mengambil inisiatif dalam memanggil, memilih, dan menarik orang-orang percaya kepada 
DiriNya (lih. ay 12; Yoh 6:44,65; 15:16; Ef 1:4-5,1 1). Istilah "memanggil" digunakan dalam beberapa pengertian 
teologis: 

A. Orang-orang berdosa dipanggil kepada keselamatan oleh anugerah Allah melalui karya paripurna Kristus 
(yaitu kletos, lih. Rom 1:6-7, yang secara teologis mirip dengan I Kor 1:1-2 dan II Tim 1:9; II Pet 1:10). 

B. Orang-orang berdosa memanggil nama Tuhan untuk diselamatkan (yaitu epikaleo, lih. Kis 2:21; 22:16; 
Rom 10:9-13). Pernyataan ini adalah ungkapan penyembahan Yahudi. 

C. Orang-orang percaya dipanggil untuk hidup dalam kehidupan yang serupa dengan Kristus (yaitu klesis, 
lih. I Kor 1:26; 7:20; Ef4:l;Flp 3:14; II Tes 1:11; II Tim 1:9). 

D. Orang-orang percaya dipanggill untuk tugas-tugas pelayanan (lih. Kis 13:2; I Kor 12:4-7; Ef 4: 1). 

6:45 "Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi" Ini adalah kutipan dari Yes 54: 13 atau Jer 3 1:34. 

□ "Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada- Ku" 

Adalah mustahil untuk mengakui mengenal Allah dan menolak Yesus (lih. I Yoh 5:1-12). 

6:46 "tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa" Penegasan Yesus adalah bahwa hanya 
melalui Dialah seseorang bisa sungguh-sungguh memahami dan mengenal Allah (lih. Yoh 1:18; 14:6,9). Bahkan 
Musa tidak pernah sungguh-sungguh melihat Tuhan (lih. Catatan pada 5:32). 

6:47 Ayat ini menyarikan penawaran Yesus akan keselamatan yang cuma-cuma kepada seluruh umat manusia 
("barangsiapa bercaya," PRESENT ACTIVE PARTICIPLE; "hidup kekal" lih. ay 51,58; 3:15,16,36; 5:24; 11:26; 
20:31). Yesus ialah satu-satunya pernyataan yang benar akan Allah, satu-satunya pintu yang benar kepada Allah 
(eksklusifitas injil), namun hal ini tersedia bagi seluruh anak-laki-laki dan perempuan Adam (inklusifitas Injil). 

6:50 Ayat ini, sebagaimana 31-35, adalah suatu permainan pada arti dari roti, roti jasmani (manna) dan roti 
surgawi (Yesus). Yang satu memberikan dan mempertahankan kehidupan jasmani, namun harus diulangi dan 
pada gilirannya tidak bisa mencegah kematian. Sedang yang lainnya memberikan dan mempertahankan 
kehidupan kekal, namun haus diterima dan dipelihara dan dengan segera menghentikan kematian rohani (yaitu 
patahnya persekutuan dengan Allah; persekutuan intim dengan dosa dan diri sendiri). 

6:51 "Akulah roti hidup" Ini adalah satu dari pernyataan "Akulah" yang terkenal dari Injil Yohanes (lih. 
6:35,48,51). Ini adalah teknik penulisan Yesus untuk memfokuskan perhatian pada kepribadianNya. 
Keselamatan, sebagaimana perwahyuan, pada akhirnya merupakan suatu pribadi, suatu persahabatan. 

□ "dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku" Ini adalah penggambaran yang menekankan bahwa Yesus 
Sendiri, dan bukan para penyedia makananlah, yang merupakan kebutuhan pokok kita. 



NASKAH NASB (UPDATED): 6:52-59 



52 



Orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata: "Bagaimana Ia ini dapat 



53-» 



memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan." - Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata 
kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu 
tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. 54 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia 
mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. 55 Sebab daging-Ku 
adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. 56 Barangsiapa makan daging- 
Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. 57 Sama seperti Bapa yang hidup 
mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup 
oleh Aku. 58 Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan 
mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya." 59 Semuanya ini dikatakan 
Yesus di Kapernaum ketika Ia mengajar di rumah ibadat. 

89 



6:52 

NASB "berdebat" 

NKJV "bertengkar" 

NRSV "berselisih" 

TEV "suatu perdebatan dengan marah" 

NJB "saling berdebat" 

Bentuk IMPERFECT TENSE berarti awal dari sesuatu atau melanjutkan sesuatu dari masa lampau. Ini adalah 
kata Yunani yang keras untuk berkelahi (lih. Kis 7:26; II Tim 2:23-24; Titus 3:9) dan digunakan secara 
penggambaran dalam II Kor 7:5 dan Yakobus 4:1-2. 

□ "Bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan" Dalam Yohanes Yesus 
berbicara dalam bahasa penggambaran yang secara reguler di salah mengertikan dalam pengertian hurufiahnya: 
(1) Nikodemus, 3:4; (2) Perempuan Samaria, 4: 11; (3) Orang banyak Yahudi, 6:52; dan (4) para murid, 11:11. 

6:53-57 KATA-KATA KERJA dalam ay 53 dan 54 sangatlah menarik. Dalam ay 53, "makan" dan "minum" 
berbentuk AORIST ACTIVE SUBJUNCTIVE yang berbicara mengenai kemungkinan melakukan tindakan atas 
dorongan keinginan. KATA KATA KERJA dalam ay54, "makan" dan "minum," berbentuk PRESENT ACTIVE 
PARTICIPLE yang menekankan tindakan yang terus menerus (lih. ay 56,57,58). Sepertinya hal ini meneguhkan 
fakta bahwa seseorang harus pada mulanya menanggapi Yesus dan terus-menerus menanggapi, (lih. ay 44). 

Haruslah diingat bahwa untuk mengambil bagian ini secara huruflah berarti menyalah mengertikan ketakutan 
orang Yahudi mengenai minum darah (lih. Im 17:10-14). Untuk mengambil singgungan yang nyata dari Yesus 
kepada manna di padang belantara (lih. ay 58), dan menggunakannya sebagai frasa huruflah yang dihubungkan 
dengan Ekaristi adalah suatu kecurangan yang menyeluruh dari latar belakang sejarah dan konteks penulisan. 

6:54 "daging dan darah" Ini adalah suatu cara penggambaran Yahudi untuk merujuk pada keseluruhan pribadi, 
seperti "hati." 

6:55 "benar-benar makanan. . .benar-benar minuman" Ini adalah Sifat penggunaan Yohanes akan kata 
benar/kebenaran (lihat topik khusus di bawah). Yohanes, yang menulis lebih terkemudian dibanding para penulis 
PB lainnya, telah melihat perkembangan dari beberapa pengajaran sesat (penekanan berlebihan pad Yohanes 
Pembaptis, penekanan berlebihan pada sakramentalisme, penekanan berlebihan pada pengetahuan manusia - 
gnostisisme). 

TOPIK KHUSUS: "KEBENARAN" DALAM YOHANES (juga lihat Topik Khusus pada 17:3) 

Dalam suatu pengertian Yohanes mengkombinasikan latar belakang Ibrani dan latar belakang Yunani dari 
aletheia "kebenaran" sebagaimana ia melalkukannya pada logos (lih. 1:1-14). Dalam bahasa Ibrani emeth (BDB 
53) menyatakanapa yang benar, atau bisa dipercaya (sering dikaitkan dalam Septuaginta dengan pisteuo). Dalam 
bahasa Yunani kata ini dikaitkan dengan realitas Plato melawan bukan realita, surgawi versus duniawi. Ini cocok 
dengan dualisme Yohanes. Allah telah secar jelas menyatakan (etimologi dari aletheia adalah untuk menyingkap, 
membuka, secara jelas menyatakan) DiriNya dalam AnakNya. Ini dinyatakan dalam beberapa cara: 

1 . KATA BENDA, aletheia, kebenaran 

a. Yesus penuh dengan anugerah dan kebenaran (lih. 1: 14,17 - istilah perjanjian PL) 

b. Yesus adalah fokus dari kesaksian Yohanes Pembaptis (lih. 4:33; 18:37 - nabi PL terakhir) 

c. Yesus berbicara kebenaran (lih. 8:4,44,45,46 - perwahyuan bersifat perencanaan dan pribadi) 

d. Yesus (yang adalah Logos, 1:1-3) adalah kebenaran (lih. 17: 17) 

2. KATA SIFAT, alethes, benar, bisa dipercaya 

a. Kesaksian Yesus (lih. 5:31-32; 7:18; 8:13-14) 

b . Penghakiman Ye sus (lih . 8:16) 



90 



3. KATA SIFAT, alethinus, benar 

a. Yesus adalah terang yang benar (lih. 1:9) 

b. Yesus adalah roti yang benar (lih. 6:32) 

c. Yesus adalah pokok anggur yang benar (lih. 15:1) 

d. Yesus adalah saksi yang benar (lih. 19:35) 

4. KATA KETERANGAN, alethos, sesungguh-sungguhnya 

a. Orang Samaria menyaksikan Yesus sebagai Juru Selamat Dunia (lih. 4:42) 

b. Yesus ialah makanan dan minuman yang sesungguhnya, bukannya manna dari jaman Musa (lih. 
6:55) 

Istilah kebenaran dan turunan-turunannya juga menyatakan kesaksian orang lain pada Yesus, alethes 

a. Kesaksian Yohanes Pembaptis adalah benar (lih. 10:41) 

b. Kesaksian darii salah satu prajurit pada saat penyaliban adalah benar (lih. 19:35) 

c. Kesaksian Yohanes (penulis Injil) adalah benar (lih. 2 1 :24) 

d. Yesus dilihat sebagai nabi yang benar (lih. 6: 14; 7:40) 

Untuk suatu diskusi yang bagus mengenai kebenaran dalam PL dan PB lihat buku dari George E. Ladd 
Teologia Perjanjian Baru, hal. 263-269. 



6:56 "tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia" Kebenaran yang ssama ini dinyatakan dalam Yoh 15:4-7; I 
Yoh 2:6,27,28; 3:6,24. Ini adalah penekanan PB yang terus berlanjut pada ketekunan orang-orang kudus (lih. Gal 
6:9; Wah 2:7,11,17,26; 3:5,12,21). Tanggapan yang benar dikukuhkan dengan tanggapan yang berkelanjutan. 
Penekanan pada ketekunan ini adalah elemen yang tehilang dari evanjelikalisme Amerika Seseorang tidak hnya 
harus memulai dengan iman, namun mengakhiri dengan iman pula. Jonathan Edwards mengatakan, "Bukti 
meyakinkan dari pemilihan adalah bahwa seseorang bertahan sampai akhir." W. T. Conner berkata, 
"Keselamatan dai seseorang yang terpilih untuk diselamatkan adalah dari kekal sampai kekal yakin dalam pikiran 
dan maksud Allah, namun ini tergantung pada iman, dan suatu iman yang berketekunan dan menaklukkan." 

6:57 "Bapa yang hidup" Frasa ini bersifat unik, namun konsepnya sering digunakan dalam Alkitab. Ada 
beberapa cara yang berbeda untuk menafsirkan asal dari gelar bagi Allah ini: 

1. nama dasar dari Allah Perjanjian (lih. Kel 3:12,14-16; 6:2-3) 

2. sumpah oleh Allah, "demi Aku hidup" atau dalam nama Allah, "demi Tuhan yang hidup (lih. Bil 
14:21,28; Yes 49: 18; Yer. 4:2) 

3. sebagai suatu penjabaran dari Allah (lih. Maz 42:2; 84:2; Yos 3:10; Yer 10:10; Dan 6:20,26; Hos 1:10; 
Mat 16:16; 26:63; Kis 14:15; Rom 9:26; II Kor 3:3; 6:16; I Tes 1:9; I Tim 3:15; 4:19; Heb 3:12; 9:14; 
10:21; 12:22; Wah 7:2) 

4. pernyataan-pernyataan dalam Yoh 5:26 bahwa Bapa memiliki hidup dalam DiriNya dan telah 
memberikannya kepada Anak dan 5:21 di mana Bapa membangkitkan orang mati demikian pula Anak. 

6:58 Ini adalah perbandingan dari Perjanjian yang Lama dan yang Baru, Musa, dan Yesus. (Lihat kitab Ibrani) 

□ "dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati" Ini mungkin juga telah digunakan sebagai fungsi 
teologia untuk menolak keselamatan melalui garis keturunan (lih. 8:33-39) atau melalui Hukum Musa (Taurat). 



□ "selama-lamanya" Lihat Topik Khusus di bawah ini. 



TOPIK KHUSUS: SELAMA-LAMANYA (ISTILAH YUNANI) 

Sebuah frasa idiomatic yunani adalah "ke segala jaman" (lih. Luk 1:33; Rom 1:25; 11:36; 16:27; Gal 1:5; 
I Tim 1:17), yang mungkin mencerminkan kata Ibrani 'olam. Lihat Robert B. Girdlestone, Sinonim-sinonim dari 
Perjanjian Lama, hal. 319-321. Frasa-frasa lain yang berlkaitan adalah "kepada jaman" (lih. Mat 21:19 [Mar 
11:14]; Luk 1:55; Yoh 6:58; 8:35; 12:34; 13:8; 14:16; II Kor 9:9) dan "dari jaman daripada jaman" (lih. Ef 3:21). 



91 



Tampaknya tidak ada perbedaan yang jelas antara istilah-istilah untuk "selama-lamanya" ini. Kata "jaman" 
mungkin dalam bentuk jamak dalam suatu pengertian yang menggambarkan pembangunan ketatabahasaan rabinis 
yang disebut "jamak dari keagungan" atau ini mungkin menunjuk pada konsep dari beberapa "jaman" dalam 
pengertian Yahudi "jaman/usia kemurnian", "jaman kejahatan", "masa yang akan datang", "atau jaman 
kebenaran". 

6:59 Yesus melaksanakan Yudaisme di jamanNya. Ia belajar di sinagoga, Ia berbakti di sebuah sinagoga dan Ia 
mengajar di sebuah sinagoga. Ia menggenapi semua yang diharapkan oleh Hukum Taurat. 

Sinagoga-sinagoga pada dasarnya dimulai selama masa pengasingan di Babilonia (605-538 S.M.). Orang 
Yahudi mulai menetapkan tempat-tempat khusus untuk ibadah dan mengajar di manapun ada sedikitnya sepuluh 
laki-laki Yahudi Ini menjadi sarana memelihara dan melindungi adat dan budaya Yahudi. Ketika orang Yahudi 
kembali ke Yudea dan pelayanan Bait Allah mereka mempertahankan pusat-pusat ibadah lokal ini. 



NASKAH NASB (UPDATED): 6:60-65 

60 Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini 
keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?" 61 Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid- 
murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: "Adakah perkataan itu 
menggoncangkan imanmu? 62 Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di 
mana Ia sebelumnya berada? 63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. 
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. 64 Tetapi di antaramu ada yang 
tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan 
menyerahkan Dia. 65 Lalu Ia berkata: "Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat 
datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya." 



6:60 "banyak dari murid-murid Yesus" Penggunaan istila "murid" ini memiliki konotasi yang luas. Dalam 
Yohanes istilah ini dan "percaya" digunakan untuk baik (1) para pengikut yang sungguh-sungguh (ay 68) dan (2) 
para pengikut yang sementara (ay 64, lih 8:3 1-47). 

6:62 Ini adalah suatu KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang tidak lengkap, yaitu tanpa kesimpulan. 
Implikasinya adalah bahwa mereka akan melihatnya namun hasilnya telah dibatalkan karena mereka telah 
menunda terlalu lama untuk menanggapi secara semestinya, (lih. Phil 2: 10-1 1). 

□ "naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada" Ini adalah penekanan berkelanjutan pada Yesus sebagai 
"yang turun dari surga." Ini berbicara tentang pra-eksistensi Nya dengan Bapa di surga dan persekutuanNya yang 
intim dengan Bapa di surga (lih. 17:5,24). 

TOPIK KHUSUS: KENAIKAN 

Ada sejumlah kata Yunani berbeda yang digunakan utuk menjabarkan kenaikan Yesus kembali ke surga: 

1. Kis 1:2,11,22; analambano, mengangkat (lih. I Tim 3:16), yang juga digunakan dalam Septuaginta untuk 
II Raj 2:9,1 1 untuk pengangkatan Elia ke surga dan juga I Makabe 2:58 

2. Kis 1:9, epairo, mengangkat, menaikkan, naik 

3. Lukas 9:51, analempsis (bentuk lain dari #1) 

4. diistemi, berangkat 

5. Yoh 6:62, anabaino, naik 

Peristiwa ini tidak dicatat dalam Injil Matius atau Markus. Injil Markus berakhir pada 16:8, namun satu dari tiga 
tambahan dari penyalin di kemudian hari menjelaskan peristiwa ini dalam 16: 19 (i.e., analambano). 

6:63 Ayat ini, karena konteks yang lebih besar dari pasal 6, mungkin berhubungan dengan perjanjian lama versus 
perjanjian baru, Musa versus Yesus (lih. ay 58; II Kor 3:6 dan perbandingan dari kedua perjanjian tersebut di 
dalam kitab Ibrani). 

92 



□ "Rohlah yang memberi hidup" Ini adalah satu dari banyak frasa yang digunakan baik bagi Yesus dan Roh: 
(1) Roh ialah air yang memberi kehidupan (7:38-39); Yesus adalah air hidup (4:10-14); (2) Roh Kudus adalah 
Roh kebenaran (14:17; 15:26; 16:13); Yesus adalah kebenaran (14:6); (3) Roh ialah penolong (14:16,26; 15:26; 
16:7) dan Yesus ialah penolong (I Yoh 2:1). Lihat Topki Khusus pada akhir pasal 16. 

6:64 Kelompok yang sama-sekali tidak nampak palsu ini ternyata adalah pengikut palsu - Yudas (lih. ay 70-71; 
13:11. Sungguh ada misteri yang telibat dalam tingkatan-tingkatan kepercayaan. 

6:65 Ini menyatakan kebenaran yangsama dengan ay 44. Manusia yang jatuh tidak mencari Allah atas inisiatifnya 
sendiri (lih. Rom 3:9-18 untuk kumpulan dri kutipan PL). Lihat Topik Khusus pada 6:44. 



NASKAH NASB (UPDATED): 6:66-7:1 



66 



67 



Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. 
Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: "Apakah kamu tidak mau pergi juga?" 68 Jawab Simon 
Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup 
yang kekal; 69 dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah." 70 Jawab 
Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun 
seorang di antaramu adalah Iblis." 71 Yang dimaksudkan-Nya ialah Yudas, anak Simon Iskariot; sebab 
dialah yang akan menyerahkan Yesus, dia seorang di antara kedua belas murid itu. 7:1 Sesudah itu Yesus 
berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi 
berusaha untuk membunuh-Nya. 



6:67 "ke dua belas" Ini adalah penggunaan pertama Yohanes akan istilah kebersamaan bagi para rasul ini. (lih. 
6:70,71; 20:24). 

6:68 "Jawab Simpn Petrus" Petrus adalah juru bicara bagi ke dua belas murid tersebut (lih. Mat 16:16). Ini 
tidak untuk mengisyaratkan bahwa mereka memandangnya sebagai pemimpin mereka (lih. Mar 9:34; Luk 9:46; 

22:24). 

□ "Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal" KeKristenan meliputi baik (1) kebenaran yang 
terkandung dalam suatu berita, "perkataan hidup yang kekal," maupun (2) kebenaran yang dinyatakan dalam 
suatu pribadi, Yesus. Injil, dengan demikian, adalah suatu berita dan sekaligus juga suatu pribadi. Istilah pistis 
dapat berhubungan dengan baik (1) suatu berita (lih. Yudas 3,20, dan (2) suatu pribadi (lih. Yoh 1:12; 3:15-16). 

6:69 "kami telah percaya dan tahu" kedua hal ini adalah PERFECT ACTIVE INDICATIVE. Keselamatan 
dalam ay 53 berbentuk AORIST TENSE, suatu kejadian di masa lalu yan gtelah selesai. Keselamatan dalam ay 
40,53,54,56, dan 57 dalam dalam PRESENT TENSE, suatu proses yang berkelanjutan. Keselamatan di sini 
berbentuk PERFECT TENSE yang berarti suatu puncak hasil dari tindakan di masa lalu yang telah menjadi suatu 
status keberadaan. Keselamatan yang sesungguhnya melibatkan keseluruhan bentuk kata kerja Yunani ini. Lihat 
Topik Khusus: Bentuk Kata-kata Kerja Yunani yang Digunakan bagi Keselamatan pada 9:7. 

□ 

NASB, NRSV, 

NJB "Engkau adalah Yang Kudus dari Allah" 

NKJV "Engkau adalah Kristus, Anak Allah yang hidup" 

TEV "Engkau adalah Yang Kudus, Yang telah datang dari Allah" 

Ada suatu persoalan kenaskahan pada titik ini. Naskah yang terpendek (NASB, NRSV, NJB) didukung oleh 
naskah-naskah kuno Yunani yang tertua P 75 , N, B, C*, D, L, dan W. Para penyalin di kemudian hari nyata-nyata 
menyisipkan tambahan kata-kata dari pengakuan Marta dari 1 1:27 atau Petrus dari 16: 16. 

Frasa 'Yang Kudus dari Allah" ialah gelar keMesiasan PL. Ini disinggung dalam Luk 1:35 dan Kis 3: 14. Ini 
ialah gelar yang dikemukakan Iblis pada Yesus dalam Mar 1:24; Luk 4:34. Lihat Topik Khusus pada I Yoh 2:20. 

93 



6:70 "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu" Ini adalah satu lagi penekanan pada pemilihan Ulahi 
dari para murid (lih. ay 44 dan 65). Perhatikan pertanyaan Yesus di ay 67. Pemilihan Ulahi dan kehendak manusia 
harus tetap ada dalam ketegangan alkitabiah. Mereka adalah dua sisi dari hubungan perjanjian. 

□ "Namun seorang di antaramu adalah Iblis" Betapa suatu pernyataan yang mengejutkan! Ini tidak 
menunjuk pada satu dari murd-murid pinggiran yang mengundurkan diri (lih. ay 66), namun kepada satu dari dua 
belas rasul yang terpilih yang mengaku beriman kepadaNya. Banyak orang mengaitkan ini dengan 13:2 atau 27. 
Ada beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan pemahaman kita akan ayat ini: (1) mengapa Yesus memilih 
seorang iblis? dan (2) apa arti istilah ini dalam konteks ini? 

Pertanyaan pertama berhubungan dengan prakiraan nubuatan (lih. 17:12; Maz 41:9). Yesus tahu apa yang 
akan dilakukan Yudas. Yudas adalah contoh tertinggi dari dosa yang tak bisa diampuni. Ia menolak Yesus setelah 
mendengar, melihat, dan bersama dengan Dia selama beberapa tahun. 

Pertanyaan kedua memiliki dua kemungkinan arti: (1) beberapoa orang mengaitkan ini dengan iblis 
(digunakan tanpa artikel bagi setan dalam Kis 13:10 dan Wah 20:2) yang merasuki Yudas (lih. 13:2,27) atau (2) 
kemungkinan istilah ini digunakan secara umum (tanpa artikel seperti dalam I Tim 3:11; II Tim 3:3; dan Tirus 
2:3). Yudas adalah seorang penuduh dalam penertian PL, sebagaimana juga setan. Istilah Yunani ini 
mengisyaratkan seorang pemfitnah atau pembawa dongeng (gosip). Istilah Yunani ini adalah suatu kata majemuk, 
"melemparkan keseberang." 

6:71 "Simon Iskariot" Ada dua kemungkinan latar belakang terhadap nama Iskariot ini: (1) dari bahasa Ibrani 
seorang dari kota Yudea yang bernama Kerioth (lih. Yos 15:25). Jika ini benar maka Yudas adalah satu-satunya 
murid yang bukan orang Galilea; atau (2) dari bahasa Yunani nama pisau yang digunakan oleh seorang pembunuh 
Yahudi, yang mengisyaratkan bahwa ia adalah anggota dari suatu kelompok nasionalis ekstrimis Yahudi, Zelot. 
Lihat catatan lengkap pada 18:1. 

□ "menkhianati/menyerahkan" Istilah Yunani ini telah secara luas diterjemahkan dan dalam sebagian besar 
konteks bersifat netral. Namun demikian, dalam kaitan dengan Yudas menyerahkan Yesus kepada para penguasa, 
kata ini memiliki konotasi-konotasi yang buruk dan jahat. 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Apakah Yohanes 6 merupakan suatu diskusi mengenai Perjamuan Suci? Mengapa? 

2. Apa yang diklaim oleh Yesus ketika Ia berkata "Akulah roti hidup"? 

3 . Mengapa Yesus membuat pertanyaan yang begitu mengejutkan kepada orang banyak ini? 



94 



JOHANES 7 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Ketidak Percayaan dari 


Saudara-saudara Yesus 


Yesus, Air Hidup 


Yesus dan Saudara- 


Yesus Pergi ke Yerusalem 


Saudara-saudara Yesus 


Tidak Percaya 




saudaraNya 


untuk Hari Raya dan 
Mengajar di Sana 


7:1-9 


7:1-9 


7:1-9 


7:1-9 


7:1 


Yesus Pada hari Raya 


Ahli Surgawi 




Yesus Pada Hari Raya 


7:2-9 


Tabernakel 






Pondok Daun 




7:10-13 


7:10-24 


7:10-13 


7:10-11 
7:12-13 


7:10-13 


7:14-24 




7:14-18 
7:19-24 


7:14-15 
7:16-19 

7:20 
7:21-24 


7:14-24 


Inikah Kristus itu? 


Mungkinkah ini Kristus? 




Diakah Messias? 


Orang-orang Membahas 
Asal-usul dari Mesias 


7:25-31 


7:25-31 


7:25-31 


7:25-27 
7:28-29 
7:30-31 


7:25-27 
7:28-29 
0.3125 


Para Petugas Diutus untuk 


Yesus dan Para pemimpin 




Penjaga Diutus untuk 


Yesus Memberitahukan 


Menangkap Yesus 


Agama 




Mengangkap Yesus 


KepergianNya yang 
Semakin Dekat 

7:31-34 


7:32-36 


7:32-36 


7:32-36 


7:32-34 
7:35-36 


7:35-36 


Sungai-sungai Air Hidup 


Janji akan Roh Kudus 




Aliran-aliran Air yang 
Memberi Kehidupan 


Janji akan Air Hidup 


7:37-39 


7:37-39 


7:37-39 


7:37-39 


7:37-38 
0.31875 


Perpecahan Diantara 


Siapakah Dia? 




Perpecahan Diantara 


Penemuan Baru akan Asal 


Orang-orang 






Orang-orang 


dari Mesias 


7:40-44 


7:40-44 


7:40-44 


7:40-44 


7:40-44 


Para Penguasa yang Tidak 


Ditolak oleh Para Penguasa 




Para Penguasa Yahudi 




Percaya 






yang Tidak Percaya 




7:45-52 


7:45-52 


7:45-52 


7:45 
7:46 


7:45-52 



95 



7:47-49 
7:50-51 
7:52 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK AYAT 1-52 
Latar Belakang 

A. Latar belakang pasal 5 dan 6 ialah Hari Raya Paskah. Latar belakang dari 7: 1 sampai dengan 10:21 ialah 
Hari Raya Tabernakel (7:2ff). 

B. Hari Raya Tabernakel terutama merupakan pengucapan syukur atas hasil panen (disebut hari Raya 
Pengumpulan, lih. Kel 23: 16; 34:22). Hari ini juga merupakan waktu untuk mengingat pengalaman 
Keluar dari Mesir (disebut Hari Raya Pondok Daun, lih. Im 23:29-44 dan UI 16: 13-15). Hari ini jatuh 
pada hari ke 15 bulan Tisri, yang berhubungan dengan akhir September atau awal Oktober kalender kita. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:1-9 

Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana 
orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya. 2 Ketika itu sudah dekat hari raya orang Yahudi, 
yaitu hari raya Pondok Daun. 3 Maka kata saudara-saudara Yesus kepada-Nya: "Berangkatlah dari sini 
dan pergi ke Yudea, supaya murid-murid-Mu juga melihat perbuatan-perbuatan yang Engkau lakukan. 
4 Sebab tidak seorangpun berbuat sesuatu di tempat tersembunyi, jika ia mau diakui di muka umum. 
Jikalau Engkau berbuat hal-hal yang demikian, tampakkanlah diri-Mu kepada dunia." 5 Sebab saudara- 
saudara-Nya sendiripun tidak percaya kepada-Nya. 6 Maka jawab Yesus kepada mereka: "Waktu-Ku 
belum tiba, tetapi bagi kamu selalu ada waktu. 7 Dunia tidak dapat membenci kamu, tetapi ia membenci 
Aku, sebab Aku bersaksi tentang dia, bahwa pekerjaan-pekerjaannya jahat. 8 Pergilah kamu ke pesta itu. 
Aku belum pergi ke situ, karena waktu-Ku belum genap." 9 Demikianlah kata-Nya kepada mereka, dan 
Iapun tinggal di Galilea. 



96 



7:1 "orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya" Dalam Yohanes kata "orang-orang Yahudi" 
sering memiliki konotasi yang buruk (lih. 1:19; 2:18,20; 5:10,15,16; 6:41,52; 7:1,11,13,35; 8:22,52,57; 9:18,22; 
10:24,31,33; 11:8; 19:7,12; 20:19). Kebencian dan maksud untuk membunuh dari mereka dicatat beberapa kali 
(lih. 5:16-18; 7:19,30,44; 8:37,40,59; 10:31,33,39; 11:8,53). 

7:2 "hari raya orang Yahudi, hari raya Pondok Daun" Ini juga disebut Hari Raya Tabernakel (lih. Im 23:34- 
44; UI 16:13-17) karena selama masa panen penduduk desa tinggal dalam suatu pondok kecil di sawah yang 
mengingatkan orang Yahudi akan pengalaman keluarnya mereka dari Mesir. Ibadah dan tata cara dari hari raya ini 
menyediakan latar belakang bagi pengajaran Yesus dalam 7:1-10:21, sebagaimana juga hari raya Paskah di pasal 
5-6. 

7:3 "saudara-saudaraNya" Ini adalah penyebutan pertama dari keluarga Yesus sejak 2:12. Nyatalah bahwa 
mereka tidak memahami motiv, metode, ataupun maksud Nya. 

□ "Berangkatlah dari sini dan pergi ke Yudea" Ini menunjuk pada rombongan ziarah tahunan (lih. Luk 
2:41-44) yang meninggalkan Galilea dan melakukan perjalanan mereka ke Yerusalem. Ingat bahwa Injil Yohanes 
berfokus pada pelayanan Yesus di Yerusalem. 

7:4 "di muka umum" Lihat Topik Khusus berikut. 

TOPIK KHUSUS: KEBERANIAN {PARRESIA ) 

Istilah Yunani ini adalah majemuk dari "semua" (pari) dan "pidato" {rhesis). Kebebasan atau keberanian 
dalam berbicara sering memiliki konotasi keberanian ditengah oposisi atau penolakan (lih. Yoh 7: 13; I Tes 2:2). 

Dalam tulisan-tulisan Yohanes (digunakan 13 kali) kata ini sering menyatakan suatu proklamasi kepada umum 
(lih. Yoh 7:4, juga dalam tulisan-tulisan Paulus, Kol 2:15). Namun demikian, kadang-kadang kata ini secara 
sederhana hanya berarti "secara lugas" (lih. Yoh 10:24; 11:14; 16:25,29). 

Dalam Kisah para Rasul membicarakan berita tentang Yesus dalam cara yang sama (dengan berani) 
sebagaimana Yesus berbicara tentang Bapa dan rencana-rencana serta janji-janjiNya (lih. Kis 2:29; 4:13,29,31; 
9:27-28; 13:46; 14:3; 18:26; 19:8; 26:26; 28:31). Paulus juga diminta untuk berdoa agar ia mampu memberitakan 
injil dengan berani (lih. Ef 6: 19; I Tes 2:2) dan hidup dalam injil (lih. Flp 1:20). 

Pengharapan eskatologis Paulus dalam Krists memberikannya keberanian dan keyakinan untuk memberitakan 
injil dalam jaman sekarang yang jahat ini. (lih. II Kor 3:11-12). Ia juga memiliki keyakinan bahwa parapengikut 
Yesus harus bertindak secara semestinya (lih. II Kor 7:4). 

Ada satu lagi aspek dari istilah ini. Ibrani menggunakannya dalam suatu pengertian keberanian yang unik di 
dalam Kristus untuk mendekati Allah dan berbicara kepadaNya (lih. Ibr 3:6; 4:16; 10:19,35). Orang-orang percaya 
sepenuhnya diterima dan disambut kedalam keintiman dengan Bapa melalui Anak! 

Dalam PB kata ini digunakan dalam beberapa cara: 

1 . suatu keyakinan, keberanian, atau jainan yang berhubungan dengan: 

a. manusia (lih. Kis 2:29; 4:13,31; II Kor 3:12; Ef 6:19) 

b. Allah (lih. I Yoh 2:28; 3:21; 4: 12; 5: 14; Ibr 3:6; 4: !6; 10: 19) 

2. berbicara secara terbuka, lugas, atau tidak mendua (lih. Mar 8:32; Yoh 7:13; 10:24; 11:14; 16:25; Kis 
28:31) 

3. berbicara kepada umum (lih. Yoh 7:26; 1 1:54; 18:20) 

4. bentuk-bentuk terkait {parrhesiazomai) ini digunakan untuk memberitakan secara berani di tengah 
keadaan-keadaan yang sukar (lih. Kis 18:26; 19:8; Ef 6:20; I Tes 2:2) 

Dalam koteks ini kata ini menunjuk pada suatu keyakinan eskatologis. Orang-orang percaya tidak takut akan 
Kedatangan Kristus yang Kedua kali; mereka memeluknya dengan antusiasme yang penuh keyakinan karena 
mereka tinggal di dalam Kristus dan hidup dalam kehidupan yang serupa dengan Kristus. 



97 



□ "jika" Ini adalah suatu KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang dianggap benardari sudut pandang 
si penulis. 

7:5 "Sebab saudara-saudara-Nya sendiripun tidak percaya kepada-Nya" Pasti sangatlah sukar untuk 
menerima Yesus sebagai Mesias bila anda hidup dan bertumbuh bersama dalam satu rumah. (lih. Mar 3:20-21). 
Yesus peduli akan saudara-saudara tiri Nya. Salah satu dari penampakan pasca kebagkitanNya ialah untuk 
maksud menyatakan diriNya kepada mereka. Mereka menjadi percaya! Yakobus menjadi pimpinan dari gereja 
Yerusalem. Dan baik Yahobus maupun Yudas menulis buku-buku yang dicakup dalam kanonika PB. 

□ "tampakkanlah diri-Mu kepada dunia" Yesus menangkap penggunaan mereka akan kata "dunia" dalam ay 
4 dan mengkomentarinya di ay 7. Dunia tidak menerima maupun bersimpati kepadaNya, melainkan memusuhi 
(lih. 15:18-19; 17: 14; I Yoh 3:13) karena Ia menyatakan pemberontakan dan dosanya (lih. 3: 19-20). 

7:6 "WaktuKu belum tiba" Yesus memahami misiNya (lih. 12:23; 13:1; 17: 1-5). Ada suatu jadwal -waktu Ulahi 
bagi peristiwa-peristiwa Injil untuk dibukakan. 

7:8 

NASB "Pergilah ke pesta itu sendiri; Aku tidak pergi ke situ" 

NKJV "Pergilah kamu ke pesta itu. Aku belum pergi ke situ" 

NRSV, NJB "Pergilah kamu ke pesta itu sendiri; Aku tidak akan pergi ke situ" 

TEV "Pergilah kamu terus ke pesta itu. Aku tidak akan pergi ke situ" 

Bebrapa naskah Yunani kuno (X dan D) tidak memiliki kata keterangan "belum." Hal ini sepertinya adalah 
upaya dari para penyalin yang mula-mula untuk menghilangkan apa yang nampak sebagai kontradiksi antara ayat 
8 & 10. Kata keterangan ini dimuat dalam MSS P 66 , P 75 , B, L, T, & W (NKJV, Perjanjian Baru the Twentieth 
Century,NIV). 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:10-13 

10 Tetapi sesudah saudara-saudara Yesus berangkat ke pesta itu, Iapun pergi juga ke situ, tidak terang- 
terangan tetapi diam-diam. n Orang-orang Yahudi mencari Dia di pesta itu dan berkata: "Di manakah 
Ia?" 12 Dan banyak terdengar bisikan di antara orang banyak tentang Dia. Ada yang berkata: "Ia orang 
baik." Ada pula yang berkata: "Tidak, Ia menyesatkan rakyat." 13 Tetapi tidak seorangpun yang berani 
berkata terang-terangan tentang Dia karena takut terhadap orang-orang Yahudi. 



7:11 "orang-orang Yahudi" Ada empat kelompok terpisah dalam pasal ini yang beriteraksi dengan Yesus: (1) 
Saudara-saudaraNya; (2) "orang Yahudi," yang menunjuk pada para pemimpin agama; (3) "orang banyak," yang 
menunjuk pada para peziarah yang berperjalanan untukmenghadiri Hari Raya tabernakel; dan (4) "penduduk 
Yerusalem," yang adalah orang-orang lokal yang mengenal kelompok Sanhedrin dan rencana mereka untuk 
membunuh Yesus. 

7:12 "Dan banyak terdengar bisikan di antara orang banyak tentang Dia" Ini adalah hal yang khas mengenai 
apa yang dikerjakan injil di kalangan orang banyak. Ini menunjukkan adanya kemampuan-kemampuan dan 
tingkat-tingkat pemahaman rohani yang berlainan di dalam umat manusia (lih. 7:40-44). 

7:13 "orang Yahudi" Seluruh orang banyak ini adalah orang Yahudi. Ini jelas menunjukkan penggunaan secara 
khusus kata ini oleh Yohanes untuk menunjuk pada para pemimpin agama di Yerusalem. Lihat catatan pada 7:1. 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:14-18 

14 Waktu pesta itu sedang berlangsung, Yesus masuk ke Bait Allah lalu mengajar di situ. 15 Maka 
heranlah orang-orang Yahudi dan berkata: "Bagaimanakah orang ini mempunyai pengetahuan demikian 
tanpa belajar!" 16 Jawab Yesus kepada mereka: "Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari 
Dia yang telah mengutus Aku. 17 Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran- 
Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri. 18 Barangsiapa berkata-kata dari 



98 



dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barangsiapa mencari hormat bagi Dia yang 
mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya. 



7:14 "Waktu persta itu sedang berlangsung" Alasan pasti bagi Yesus uantuk menanti sampai saat ini tidaklah 
jelas, namun seseorang bisa berspekulasi bahwa hal ini memberikan waktu bagi para peziarah dan penduduk kota 
untuk mendiskusikan Yesus dan pelayananNya. Ini juga memberi waktu bagi para pemimpin Yahudi untuk secara 
terbuka menyatakan permusuhan-permusuhan mereka (lih. ay 13). 

7:15 "Bagaimanakah orang ini mempunyai pengetahuan demikian tanpa belajar!" Hal ini secara sederhana 
berarti bahwa Ia tak pernah mengikuti satupun dari sekolah-sekolah resmi kerabian, atupun menjadi murid dari 
salah seorang dari rabi-rabi terkemuka. Penggunaan frasa "orang ini" memiliki konotasi tidak menghormati (lih. 
18:17,29). 

Pengajaran Yesus sering mengejutkan para pendengarNya (lih. Mar 1:21-22; Luk 4:22) karena (1) isinya dan 
(2) bentuknya. Para rabi-rabi lain saling mengutip satu dengan yang lain; Yesus mengklaim mengutip dari Allah! 

7:16 Jesus again drew attention not only to His submission (see note at 5: 19) to the Father but also to His unique 
knowledge of the Father. They had earthly teachers; He had the heavenly Teacher. 

7:17 "Jika" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kemungkinan tindakan. 
Ini adalah paradoks dari penawaran universal Injil (lih. 1: 12; 3:16) dan kedaulatan Allah (lih. 6:44,65). Roh harus 
membuka hati (lih. 16:8-13). 

7:18 Yesus menyatakan keunikanNya sendiri bagi umat manusia yang jatuh: (1) Ia tidak mencari kemuliaanNya 
sendiri ; (2) Ia mencari kemuliaan Bapa; (3) Ia benar; dan (4) Ia tidak berdosa. 

□ "hormat bagi Dia" Lihat catatan pada 1:14. 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:19-24 

19 "Bukankah Musa yang telah memberikan hukum Taurat kepadamu? Namun tidak seorangpun di 
antara kamu yang melakukan hukum Taurat itu. Mengapa kamu berusaha membunuh Aku?" 20 Orang 
banyak itu menjawab: "Engkau kerasukan setan; siapakah yang berusaha membunuh Engkau?" 21 Jawab 
Yesus kepada mereka: "Hanya satu perbuatan yang Kulakukan dan kamu semua telah heran. 22 Jadi: 
Musa menetapkan supaya kamu bersunat — sebenarnya sunat itu tidak berasal dari Musa, tetapi dari 
nenek moyang kita — dan kamu menyunat orang pada hari Sabat! 23 Jikalau seorang menerima sunat pada 
hari Sabat, supaya jangan melanggar hukum Musa, mengapa kamu marah kepada-Ku, karena Aku 
menyembuhkan seluruh tubuh seorang manusia pada hari Sabat. 24 Janganlah menghakimi menurut apa 
yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil." 



7:19 Konstruksi ketatabahasaan ini mengharapkan suatu jawaban "ya." 

□ "Namun tidak seorangpun di antara kamu yang melakukan hukum Taurat itu" Ini pasti merupakan 
suatu pernyataan yang mengguncangkan bagi orang-orang Yahudi yang menghadiri pesta wajib di Yerusalem ini. 
Hukum Musa secara jelas melarang pembunuhan terencana, namun inilah yang tepatnya sedang direncanakan 
oleh para pemimpin tersebut. Penduduk lokal mengetahui hal ini namun tidak mau menghentikan rencana tersebut 
ata bahkan mengeluhkannya. 

□ "Mengapa engkau berusaha membunuh Aku?" Pertanyaan dari ay 20 ini tidak datang dari para pemimpin 
agama, namun dari para peziarah yang tidak tahu akan rencana membunuh Dia. Nantinya, dalam ay 25, penduduk 
Yerusalem mengetahui rencana membunuh Yesus ini. 

Para pemimpin agama ini juga menuduh Yesus dirasuk iblis untuk menghilangkan wawasan dan kuasaNya 
(lih. Mat 9:34; 11:18; 12:24; Mar 3:22-30; Yoh 8:48-52; 10:20-21). 



99 



7:20 "Engkau kerasukan setan!" Nyatalah bagi setap orang yang berjumpa Yesus bahwa Ia memiliki kuasa 
rohani. Pertanyaannya adalah dari mana kuasa ini berasal? Para pemimpin Yahudi tidak bisa menolak "tanda- 
tanda mujizat" Yesus, sehingga mereka menuduh Setan dan iblis sebagai asalnya. 

Dalam konteks ini pra peziarah yang menghadiri pesta hari raya Tabernakel menggunakan frasa yang sama, 
namun dalam pengertian yang berbeda. Mereka menyatakan bahwa Yesus bertindak secara gila dan tidak rasional. 

7:22 

NASB, NKJV "- sebenarnya sunat itu tidak berasal dari Musa, tetapi dari nenek moyang kita-" 

NRSV "- sunat ini tentu saja bukan dari Musa namun dari para Pendahulu-" 

TEV "- meskipun bukanlah Musa, namun nenek moyang kita yang memulainya-" 

NJB "-bukan karena ini mulai dari dia, ini dimulai jauh pada waktu para pendahulu kita-" 

Tradisi sunat tidak dimulai dengan Hukum Musa (lih. Kel 12:48; Im 12:3) namun diberikan kepada Abraham 
sebagai suatu tanda perjanjian khusus denan YHWH (lih. Kej 7:9-14; 21:4; 34:22). 

□ "dan kamu menyunat orang pada hari Sabat" hakikat dari alasan Yesus adalah bahwa mereka bersedia 
untuk mengesampingkan aturan Sabat mereka sehingga seorang bayi bisa disunat, namun tidak bersedia 
mengesampingkan aturan Sabat supaya seseorang dipulihkan. Sangatlah penting sekali untuk menyadari bahwa 
Yesus menggunakan bentuk-bentuk logika dan pemikiran dari Yudaisme Kerabian diseluruh bagian ini. 

7:23 "jika" Ini adalah KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang dianggap benar dari sudut pandang si 
penulis atau bagi tujuan penulisannya. 

□ "mengapa kamu marah kepada-Ku, karena Aku menyembuhkan seluruh tubuh seorang manusia pada 
hari Sabat" Ini bisa menunjuk pada penyembuhan Yesus yang dicatat dalam 5:1-9 atau suatu penyembuhan tak 
tercatat selama masa pesta perayaan tersebut. 

7:24 "Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil." Ini adalah suatu 
PRESENT IMPERATIVE dengan NEGATrVE PARTICLE, yang artinyamenghentikan suatu tindakan dalam 
proses. Kalimat ini diikuti oleh suatu AORIST IMPERATrVE, yang mengisyaratkan suatu urgensi. Ini mungkin 
merupakan singgungan terhadap Yes 11:3. 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:25-31 

25 Beberapa orang Yerusalem berkata: "Bukankah Dia ini yang mereka mau bunuh? 26 Dan lihatlah, Ia 
berbicara dengan leluasa dan mereka tidak mengatakan apa-apa kepada-Nya. Mungkinkah pemimpin kita 
benar-benar sudah tahu, bahwa Ia adalah Kristus? 27 Tetapi tentang orang ini kita tahu dari mana asal- 
Nya, tetapi bilamana Kristus datang, tidak ada seorangpun yang tahu dari mana asal-Nya." 28 Waktu 
Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berseru: "Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asal-Ku; 
namun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak 
kamu kenal. 29 Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku." 30 Mereka 
berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba. 
31 Tetapi di antara orang banyak itu ada banyak yang percaya kepada-Nya dan mereka berkata: "Apabila 
Kristus datang, mungkinkah Ia akan mengadakan lebih banyak mujizat dari pada yang telah diadakan 
oleh Dia ini?" 



7:25 "Bukankah Dia ini yang mereka mau bunuh?" Bentuk ketatabahasaan dari pertanyaan ini mengharapkan 
suatu jawaban "ya" (lih. 5: 17;7: 19). Ini adalah yang pertama dari suatu rentetan pertanyaan sampai ay 36. 

7:26 

NASB "Apakah para pemimpin sudah benar-benar tahu bahwa ini adalah Kristus?" 

NKJV "Tahukah sesungguhnya para pemimpin bahwa ini benar-benar Kristus?" 

NRSV "Mungkinkah para pemimpin sungguh-sungguh tahu bahwa inilah Mesias?" 

TEV "Mungkinkah mereka sungguh-sungguh tahu bawa Ia adalah Mesias? 

NJB "Mungkinkah pemimpin kita benar-benar sudah tahu, bahwa Ia adalah Kristus?" 
Konstruksi ketatabahasaan ini mengharapkan jawaban "tidak". 

100 



7:27 "kita tahu dari mana asal-Nya, tetapi bilamana Kristus datang, tidak ada seorangpun yang tahu dari 
mana asal-Nya" Ini menunjuk pada tradisi Mesianik kerabian berdasarkan atas Mal 3:1 bahwa Mesias akan 
nampak secara tiba-tiba dalam Bait Allah. Ini ditemukan dalam I Enoch 48:6 dan IV Ezras 13:5 1-52. 

7:28 Dalam ayat ini Yesus membuat dua pernyataan: (1) bahwa Allah mengutusNya (lih. 3:17,34; 5:36,38; 6:29; 
7:29; 8:42; 10:36; 11:42; 17:3,18,21,23,25; 20:21 dan (2) bahwa mereka tidak menganal Allah (lih. 5:42; 
8:19,27,54-55; 16:3). 

□ "Aku diutus oleh Dia yang benar" Bapa adalah benar (lih. 3:33; 8:26; I Yoh 5:20) dan demikian pula Anak 
(lih. 7:18; 8:16). Lihat topik khusus pada 6:55. 

7:29 "Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku" Pernyataan ini dianggap 
hujatan oleh para pemimpin Yahudi dan meneguhkan keperluan mereka untuk membunuh Yesus. Lihat Topik 
Khusus: Mengutus (Apostello) pada 5:24. 

7:30 "Mereka berusaha menangkap Dia" Ini adalah suatu BENTUK KATA KERJA IMPERFECT yang 
mengisyaratkan (1) mereka mulai berupaya untuk menangkap Dia atau (2) mereka mencoba lagi dan lagi untuk 
menahan Dia namun mereka tidak ingin menyebabkan kekacauan diantara para peziarah yang percaya Dia 
sebagai Mesias. 

□ "sebab saatNya belum tiba" Ini adalah suatu ungkapan nubuatan yang berulang yang menegaskan adanya 
suatu penjadwalan waktu Ulahi (lih. 2:4; 7:6,30; 8:20; 12:23,27; 13:1; 17: 1). 

7:31 " 31 Tetapi di antara orang banyak itu ada banyak yang percaya kepada-Nya" Ini adalah iman yang 
benar di dalam Yesus meskipun dipenuhi dengan konsepsi yang salah mengenai tugas keMesiasanNya. Tak 
seorangpun memiliki iman yang "sempurna" (lih. Nuh, Abraham, Musa, Daud, Dua Belas Murid). Lihat Topik 
Khusus pada 2:23. 

□ "Apabila Kristus datang, mungkinkah Ia akan mengadakan lebih banyak mujizat dari pada yang telah 
diadakan oleh Dia ini?" Bentuk ketatabahasaan Yunani ini mengharapkan jawaban "tidak." 

Dalam Teologia Perjanjian Baru, George E. Ladd memiliki komentar yang menarik dalam penggunaan 
"tanda-tanda untuk menimbulkan iman pada Yesus: 

"Pertanyaan mengenai hubungan dari tanda-tanda dan iman tdaklah mudah, karena datanya sepertinya 
melihat ke dua arah. Kadang-kadang tanda-tanda dirancang untuk membawa iman pada Yesus (2:23 6: 14; 
7:31; 10:42). Di sisi lain, ada mereka yang melihat tanda-tanda tersebut namun tidak percaya (6:27; 
1 1:47; 12:37). Lebih lanjut, di beberapa kesempatan Yesus menegur orang Yahudi karena mereka tidak 
akan percaya kecuali jika mereka melihat tanda-tanda (4:48; 6:30). Jawabannya pasti ditemukan dalah 
semacam ketegangan antara tanda-tanda dengan iman. Perlu iman untuk mengenali arti sebenarnya dari 
tanda-tanda dan kesaksiannya tentang Yesus; kepada mereka yang tak memiliki iman, tanda-tanda 
hanyalah akan merupakan keajaiban yang tak ada artinya. Bagi mereka yang menanggapi, tanda-tanda ini 
adalah cara untuk meneguhkan dan memperdalam iman. Jelaslah bahwa tanda-tanda Yesus tidak 
dirancang untuk memaksakan iman. Di sisi lain, pekerjaan Yesus adalah kesaksian yang cukup bagi 
mereka yang mampu melihat apa yang sedang terjadi dalam misiNya. Pekerjaan Yesus akan digunakan 
sebagai suatu cara menghukum dan meneguhkan orang buta dalam keberdosaannya." (hal. 274). 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:32-36 



32 



Orang-orang Farisi mendengar orang banyak membisikkan hal-hal itu mengenai Dia, dan karena itu 
imam-imam kepala dan orang-orang Farisi menyuruh penjaga-penjaga Bait Allah untuk menangkap-Nya. 
Maka kata Yesus: "Tinggal sedikit waktu saja Aku ada bersama kamu dan sesudah itu Aku akan pergi 



33 



34 T 



kepada Dia yang telah mengutus Aku. Kamu akan mencari Aku, tetapi tidak akan bertemu dengan Aku, 
sebab kamu tidak dapat datang ke tempat di mana Aku berada." 35 Orang-orang Yahudi itu berkata 

101 



seorang kepada yang lain: "Ke manakah Ia akan pergi, sehingga kita tidak dapat bertemu dengan Dia? 
Adakah maksud-Nya untuk pergi kepada mereka yang tinggal di perantauan, di antara orang Yunani, 
untuk mengajar orang Yunani? 36 Apakah maksud perkataan yang diucapkan-Nya ini: Kamu akan 
mencari Aku, tetapi kamu tidak akan bertemu dengan Aku, dan: Kamu tidak dapat datang ke tempat di 
mana Aku berada?" 



7:32 "imam-imam kepala dan orang-orang Farisi" Ini menunjuk pada anggota-anggota Sanhedrin. Dulu 
memang hanya ada satu imam besar, namun sejak waktu penjajahan Romawi, jabatan ini telah menjadi suatu 
keuntungan politik yang ditawar oleh beberapa keluarga-keluarga Yahudi yang kaya dan diturunkan dari anggota 
keluarga ke anggota keluarga lain. 

□ "menyuruh penjaga-penjaga Bait Allah untuk menangkap-Nya" Ini menunjuk pada "Penjaga Bait 
Allah" yang pasti adalah orang Lewi. Mereka memiliki otoritas yang terbatas di luar wilayah Bait Allah itu 
sendiri, (lih. 7:45,46; 18:3,12,18,22). 

7:33 "Tinggal sedikit waktu saja Aku ada bersama kamu" Ini adalah frasa yang umum di Yohanes (lih. 
12:35; 13:33; 14:19; 16:16-19). Yesus tahu siapa DiriNya, apa yang akan terjadi denganNya, dan kapan (lih. 
12:23; 13:1; 17:1-5). 

□ "Aku akan pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku" Ini menunjuk pada peristiwa-peristiwa terakhir 
dari misi penebusan Yesus: penyaliban, kebangkitan, kenaikan dan pemulihan kepada kemuliaan yang telah ada 
sebelumnya (lih. 17:1-5). 

7:34 Ini sangat mirip dengan diskusi Yesus dengan murid-muridNya di loteng (13:33; lih. 7:36 dan 8:21). 

7:35-36 "Adakah maksud-Nya untuk pergi kepada mereka yang tinggal di perantauan, di antara orang 
Yunani, untuk mengajar orang Yunani?" Konstruksi ketatabahasaan Yunani ini mengharapkan jawaban 
"tidak." Ini adalah satu lagi penggunaan ironi. Ini sudah selalu menjadi kehendak Allah (lih. Kej 3:15). Selama 
pesta Perayaan Hari Raya Tabernakel tujuh puluh lembu dikorbankan bagi bangsa-bangsa di dunia. Orang Yahudi 
berkewajiban untuk mendoakan dan menerangi bangsa bukan Yahudi. Ini mungkin mencerminkan latar belakang 
budaya dari pernyataan ini. Kata 'Yunani" digunakan dalam pengertian "bangsa bukan Yahudi." Istilah 
"disperia" merujuk pada orang Yahudi yang tinggal di tanah milik orang bukan Yahudi. Ini adalah satu lagi 
contoh dari kesalah pahaman orang banyak akan bahasa penggambaran dari Yesus. 

Ini adalah satu lagi contoh dari dualisme vertikal Yesus. Orang banyak telah salah mengerti Dia karena 
mereka menafsirkan pernyataanNya secara huruflah dan bukannya kategori "atas" dan "bawah" dari 
pengajaranNya. Ia berasal dari Bapa dan akan kembali pada Bapa. 



NASKAH NASB (UPDATED) : 7:37-39 

37 Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa 
haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! 38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan 
oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." 39 Yang dimaksudkan-Nya 
ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena 
Yesus belum dimuliakan. 



7:37 "pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu" Ada beberapa pertanyaan apakah ini merupakan 
pesta perayaan selama tujuh hari (lih. UI 16: 13), atau suatu pesta delapan hari (lih. Im 23:36; Neh 8: 17; II Makabe 
10:60, dan Yosefus). Tampaknya dalam jaman Yesus ini adalah delapan hari pesta; namun demikian pada hari 
terakhir tidak ada air yang diambil dari kolam Siloam yang disiramkan di dasar altar sebagaimana dilakukan pada 
ke tujuh hari lainnya. Kita mempelajari upacara ini dari Traktat Sukkah dari Talmud, yang mengutip Yes 12:3. 
Ini mungkin merupakan doa untuk hujan yang divisualisasikan bagi hasil-hasil panen. 

□ "jika" Ini adalah THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kemungkinan tindakan. 

102 



□ "Barangsiapa haus" Undangan universal kepada iman dalam Yesus! Lihat catatan pada 7"The universal 
invitation to faith in Jesus! See note at 7: 17 

H "baiklah ia datang kepada-Ku dan minum" Yesus menggunakan peggambaran yang sama dengan dalam 
4: 13-15. Ini mungkin saja menunjuk pada Yesus sebagai Batu Karang KeMesiasan yang menyediakan air (lih. I 
Kor 10:4). Ini nyata-nyata berhubungan dengan undangan PL dari Yes 55:1-3 dan kesempatan budaya mengenai 
pemercikan air secara simbolik selama pesta perayaan tersebut. 

Beberapa naskah kuno Yunani awal mengabaikan kata "kepadaKu" (lih. MSS P 66 , N*, dan D). Kata ini 
tercakup dalan P 66c , P 75 , N c dan ini diisyaratkan oleh konteksnya. Dalam Yohanes orang didorong untuk percaya 
kepadaNya. Injil memiliki suatu fokus kepada pribadi. 

7:38 " 38 Barangsiapa percaya kepada-Ku" Perhatikan ini adalah sebuah PRESENT TENSE. Ini menunjukkan 
suatu penekanan pada kelanjutan hubungan pribadi yang terlibat dalam percaya seperti "tinggal" dalam Yoh 15. 

□ "seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci" Sukarlah untuk mengidentifikasikan suatu ayat khusus bagi 
kutipan ini. Ini bisa Yes 44:3; 58:11; Yeh 47:1; Zak 13:1; atau 14:8. 

□ "'Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup'" Ada beberapa teori tentang kata ganti yang 
mendahului: (1) Yesus Sendiri (lih. bapa-bapa gereja mula-mula); (2) orang-orang percaya secara individu yang 
telah mempercayai Kristus; (3) Yerusalem. Dalam bahasa Aram, "nya (laki=laki)" dapat berarti "nya 
(perempuan)" dan dapat menunjuk pada kota (ini adalah posisi dari para rabi, lih. Yeh 47: 1-12 dan Zak 14:8). 

Yesus telah menyebut DiriNya air hidup (lih. 4:10). Sekarang dalam konteks ini Roh Kudus lah (lih. ay 39) 
yang menyediakan dan menghasilkan air hidup dalam para pengikut Yesus. Hal ini berparalel dengan pekerjaan 
Roh untuk membentuk Kritus di dalam orang percaya (lih. Rom 8:29; Gal 4: 19; Ef 4: 13). 

7:39 "sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan." Tampaknya hal ini mencerminkan 
pemikiran Yohanes dikemudian hari pada kepentingan dari pernyataan ini (lih. 16:70). Ini juga menunjukkan arti 
penting dari Kalvari dan Pentakosta yang keduanya dilihat sebagai "kemuliaan" (lih. Yoh 3:14; 12:23; 17: lff). 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:40-44 

40 Beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan-perkata itu, berkata: "Dia 
ini benar-benar nabi yang akan datang." 41 Yang lain berkata: "Ia ini Mesias." Tetapi yang lain lagi 
berkata: "Bukan, Mesias tidak datang dari Galilea! 42 Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias 
berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal." '"Maka 
timbullah pertentangan di antara orang banyak karena Dia. 44 Beberapa orang di antara mereka mau 
menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang berani menyentuh-Nya. 



7:40 "Dia ini benar-benar nabi yang akan datang" Ini adalah suatu singgungan terhadap janji keMesiasan 
Musa yang didapati dalam UI 18:15,18. Banyak orang mengakui Yesus sebagai nabi (lih. 4:!9; 6:14; 9:17; Mat 
21:11). Mereka mengakui kuasa Yesus, namun salah mengerti pribadi dan karyaNya. Islam juga menggunakan 
gelar ini bagi Yesus, namun salah mengerti beritaNya. 

7:41 " 41 Yang lain berkata: 'Ia ini Mesias.'" Ini menunjukkan bahwa istilah "Kristus" adalah sepadan dengan 
kata Ibrani "Mesias," yang berarti 'Yang diurapi." Dalam PL raja-raja, imam-imam, dan para nabi diurapi sebagai 
tanda panggilan dan pembekalan Allah. 

□ "Tetapi yang lain lagi berkata: 'Bukan, Mesias tidak datang dari Galilea!'" Konstruksi ketatabahasaan 
Yunani ini mengharapkan jawaban "tidak" bagi pertanyaan ini. Namun bagaimana dengan Yes 9: 1? 

7:42 Konstruksi ketatabahasaan dari pertanyaan ini mengharapkan suatu jawaban "ya." 



103 



□ "keturunan Daud" (lih. II Samuel 7; Mat 21:9; 22:42). 

□ "dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal" Ini satu lagi penggunan ironi (lih. Mik 5:2-3 dan 

Mat 2:5-6). 

7:43 Yesus dan beritaNya selalu menyebabkan suatu perpecahan (lih. 7:48-52; 9:16; 10:19; Mat 10:34-39; Luk 
12:51-53). Inilah misteri dari perumpamaan tentang tanah (lih. Mat 13). Beberapa memiliki telinga rohani dan 
beberapa tidak (lih. Mat 10:27; 11:15; 13:9,15 (dua kali), 16,43; Mar 4:9,23; 7:16; 8:18; Luk 8:8; 14:35). 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:45-52 

45 Maka penjaga-penjaga itu pergi kepada imam-imam kepala dan orang-orang Farisi, yang berkata 
kepada mereka: "Mengapa kamu tidak membawa-Nya?" 46 Jawab penjaga-penjaga itu: "Belum pernah 
seorang manusia berkata seperti orang itu!" 47 Jawab orang-orang Farisi itu kepada mereka: "Adakah 
kamu juga disesatkan? 48 Adakah seorang di antara pemimpin-pemimpin yang percaya kepada-Nya, atau 
seorang di antara orang-orang Farisi? 49 Tetapi orang banyak ini yang tidak mengenal hukum Taurat, 
terkutuklah mereka!" 50 Nikodemus, seorang dari mereka, yang dahulu telah datang kepada-Nya, berkata 
kepada mereka: 51 "Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum 
orang mengetahui apa yang telah dibuat-Nya?" 52 Jawab mereka: "Apakah engkau juga orang Galilea? 
Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea." 



7:46 "Jawab penjaga-penjaga itu: 'Belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu!'" Ini adalah 
suatu kesaksian yang mengejutkan. (1) mereka tidak menyebutkan ketakutan mereka kepada orang banyak yang 
akan menjadi alasan yang bagus bagi mereka; (2) para penjaga Bait Allah ini bersehati dalam pemikiran mereka 
tentang Yesus, sementara orang banyak itu terbagi; dan (3) orang-orang ini terbiasa untuk mengikuti perintah, 
bukan memberikan pendapat. 

7:48 " 48 Adakah seorang di antara pemimpin-pemimpin yang percaya kepada-Nya, atau seorang di antara 
orang-orang Farisi?" Konstruksi ketatabahasaan Yunani baik dalam ay 47 maupun 48 mengharapkan jawaban 
"tidak." Istilah "penguasa" menunjuk pada Sanhedrin. Di sini kita mepunyai kaum Saduki dan Farisi (keseluruhan 
Sanhedrin), yang biasanya sangat bermusuhan satu dengan yang lainnya, bersatu dalam tentangan mereka 
terhadap Yesus (lih. 11:47,57; 18:3). 

7:49 "Tetapi orang banyak ini yang tidak mengenal hukum Taurat, terkutuklah mereka!" Ini menunjuk 
pada "penduduk daerah tersebut" {'am ha'ares) yang dipandang rendah oleh para pemimpin agama karena 
mereka tidak melaksanakan semua Tradisi Lisan (lih. UI 27:26). Ironi Yohanes terus terlihat dalam ay 50 di mana 
Nikodemus menunjuk pada mereka bahwa mereka juga melanggar Hukum dengan perlakuan mereka terhadap 
Yesus. 

Betapa suatu tragedi agamawi. Orang yang mengutuki orang biasa ternyata terkutuk sendiri! Jika terang sudah 
menjadi gelap, bagaimana gelapnya kegelapan itu! Ingatlah para agamawan yang moderen, konservatif, dan 
terdidik! 

7:51 "Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang 
mengetahui apa yang telah dibuat-Nya?" Konstruksi ketatabahasaan Yunani ini mengharapkan jawaban 
"tidak" (lih. Kel 23:1; UI 1:16). 

7:52 "Apakah engkau juga orang Galilea?" Ini menunjukkan tentangan emosional dari Sanhedrin terhadap 
Yesus. 

□ "Selidikilah" Menyelidiki di dalam Yudaisme memiliki konotasi mempelajari Kitab Suci (lih. 5:39). Ini lagi- 
lagi menunjukkan penggunaan ironi oleh Yohanes. Bagaiimana dengan Elia (lih. I Raj 17:1) dan Yunus (lih. II 
Raj 14:25), Hosea dan Nahum? Mereka pastilah yang dimaksudkan nabi dari UI 18: 15,19; Kej 49: 10; II Sam 7. 

7:53-8:11 Lihat catatan pada awal pasal 8. 



104 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

A. Apakah Perayaan yang melatar belakangi kata-kata Yesus di pasal 7? 

B. Jabarkan dan terangkan maksud dari "Hari Raya Tabernakel." 

C. Mengapa para pemimpin agama begitu memusuhi Yesus? 

D. Sebutkan kelompok-kelompok yang sukar yang mengkomentari Yesus di pasal ini. 



105 



YOHANES 8 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Perempuan Yang 
Tertangkap Berbuat Zinah 


Pezinah Berhadapan 
dengan Terang Dunia 


Perempuan Yang 
Tertangkap Berbuat Zinah 


Perempuan Yang 
Tertangkap Berbuat Zinah 


Perempuan Pezinah 


7:53-8:11 


7:53-8:12 


7:53-8:11 


7:53-8:11 


7:53-8:11 


Yesus, Terang Dunia 


Yesus Membela Kesaksian 
DiriNya Sendiri 


Yesus, Terang Dunia 


Yesus, Terang Dunia 


Yesus, Terang Dunia 


8:12-20 




8:12-20 


8:12 


8:12 

Diskusi Tentang Kesaksian 
Yesus akan DiriNya 




8:13-20 




8:13 

8:14-18 

8:19a 

8:19b 

8:20 


8:13-18 

8:19a 

8:20 


Kemana Aku Pergi Kamu 
Tidak Bisa Datang 


Yesus Memprediksikan 
KepergianNya 




Kamu Tidak Bisa Datang 
ke Tempat Aku Pergi 




8:21-30 


8:21-29 


8:21-30 


8:21 

8:22 

8:23-24 

8:25 

8:25b-26 


8:21 
8:22-24 

8:25 
8:25b-26 




Kebenaan Akan 
Memerdekakanmu 




8:27-29 


8:27-29 




8:30-36 




8:30 


8:30 


Kebenaan Akan 
Memerdekakanmu 






Kebenaan Akan 
Memerdekakanmu 


Yesus dan Abraham 


8:31-38 




8:31-33 


8:31-32 
0.35625 


8:31-32 
8:33-38 




Benih Abraham dan Setan 


8:34-38 


8:34-38 




Bapamu Si-Iblis 


8:37-47 








8:39-47 




8:39-47 


8:39a 
8:39b-41a 
8:41b 
8:42-47 


8:39-41a 
8:41b-47 



106 



Aku Ada Sebelum 


Aku Ada Sebelum 




Yesus dan Abraham 




Abraham 


Abraham, 








8:48-59 


8:48-59 


8:48-59 


8:48 

8:49-51 

8:52-53 

8:54-56 

8:57 

8:58 

8:59 


8:48-51 
8:52-56 
8:57-58 
8:59 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



LATAR BELAKANG KENASKAHAN UNTUK 7:53-8:11 

A. Yoh 7:53-8: 1 1 bukan bagian dari Injil Yohanes yang asli. 

B. Bukti bagi bagian ini (satu kalimat dalam bahasa Yunani) diabaikan dari Injil adalah 

A. Bukti eksternal 

a. Tidak terdapat dalam naskah-naskah kuno Yunani tertua 

1) papirus - P 65 (awal abad ketiga), P 75 (abad ketiga) 

2) berhuruf besar - X (abad keempat), B (abad keempat), barangkali tak terdapat dalam A dan C. 
Naskah-naskah ini rusak pada bagian Yohanes ini, namun ketika sisa naskah yang ada diukur 
tak ada ruang yang cukup untuk menuliskan bagian ini. 

b. Banyak dari naskah kuno Yunani yang terkemudian yang mencakup bagian ini menandainya 
dengan tanda atau lambang khusus, seperti bintang, untuk menunjukkan bahwa ini tidak asli. 

c. Ini ditemukan dibeberapa lokasi berbeda dalam naskah-naskah kuno yang terkemudian 

1) Setelah Yoh 7:36 

2) Setelah Yoh 7:44 

3) Setelah Yoh 7:25 

4) Dalam Lukas setelah 2 1 : 3 8 

5) Dalam Lukas setelah 24:53 



107 



d. Tak terdapat dalam terjemahan-terjemahan kuno 

1) Latin Tua 

2) Syria Tua 

3) Salinan mula-mula dari Peshitta (Syria baru) 

e. Tidak ada satupun komentar terhadap naskah ini oleh bapa-bapa Yunani (sampai abad dua belas) 

f. Naskah ini ada dalam codex D (Bezae), sebuah naskah kuno barat abad ke enam, Latin Vulgate, 
dan edisi-edisi Peshitta yang terkemudian. 

2. Internal evidence 

a. Kota kata dan gaya bahasanya lebih seperti Lukas daripada Yohanes. Bagian ini dalam beberapa 
naskah kuno Yunani ditempatkan setelah Luke 21:38 dan dalam naskah lain 24:53. 

b. Bagian ini secara total memutus konteks diskusi Yesus dengan para pemimpin Yahudi setelah 
Hari Raya Tabernakel, 7: 1-52; 8: 12- 59. 

c. Tak memiliki paralel dalam Injil Sinoptik 

3. Untuk diskusi teknis selengkapnya lihat buku Bruce M Metzger Komentari Kenaskahan terhadap 
Perjanjian Baru Bahasa Yunani, hal. 219-221. 

C. Catatan ini mungkin adalah tradisi lisan yang asli dari kehidupan Yesus. Namun demikian, ada banyak 
catatan dari kehidupan Yesus yang para penulis Injil memilih untuk tidak mencatatnya (Yoh 20:30-31). 
Para penulis Injil itu sendiri lah yang terilhami. Para penyalin dikemudian hari tidak berhak untuk 
mengikut sertakan suatu catatan kehidupan Yesus, sekalipun hal itu otentik, yang tidak dicantumkan oleh 
penulis asli yang terilhami tersebut. Para penulis asli itu sendirilah yang memiliki wawasan di bawah 
panduan Roh Kudus untu memilih, menyusun, dan mengadaptasi karya dan kata-kata dari Yesus. Bagian 
ini tidak asli dan, karenanya, tidak berdasarkan ilham dan seharusnya tidak dimuat dalam Alkitab kita! 

D. Saya memilih tidak mengkomentari bagian ini karena saya tidak percaya bagian ini berasal dari pena 
Yohanes dan oleh karenanya, tidak diilhami Allah (sekalipun bersifat historis). 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 8:12-20 

12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa 
mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup." 
13 Kata orang-orang Farisi kepada-Nya: "Engkau bersaksi tentang diri-Mu, kesaksian-Mu tidak benar." 
14 Jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Biarpun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, namun 
kesaksian-Ku itu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Tetapi kamu 
tidak tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. 15 Kamu menghakimi menurut ukuran manusia, 
Aku tidak menghakimi seorangpun, 16 dan jikalau Aku menghakimi, maka penghakiman-Ku itu benar, 
sebab Aku tidak seorang diri, tetapi Aku bersama dengan Dia yang mengutus Aku. 17 Dan dalam kitab 
Tauratmu ada tertulis, bahwa kesaksian dua orang adalah sah; 18 Akulah yang bersaksi tentang diri-Ku 
sendiri, dan juga Bapa, yang mengutus Aku, bersaksi tentang Aku." 19 Maka kata mereka kepada-Nya: "Di 
manakah Bapa-Mu?" Jawab Yesus: "Baik Aku, maupun Bapa-Ku tidak kamu kenal. Jikalau sekiranya 
kamu mengenal Aku, kamu mengenal juga Bapa-Ku." 20 Kata-kata itu dikatakan Yesus dekat 
perbendaharaan, waktu Ia mengajar di dalam Bait Allah. Dan tidak seorangpun yang menangkap Dia, 
karena saat-Nya belum tiba. 



8:12 " 12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak" "Orang banyak" tidak disebutkan dalam pasal ini. 
Nampaknya Hari Raya Tabernakel telah selesai dan Yesus masih ada di daerah bait Allah mencoba berdebat dan 
bersaksi kepada para pemimpin Yahudi. 

Namun demikian, sebagaimana Yesus menggunakan upacara air dari perayaan untuk menyatakan DiriNya, di 
bagian ini Ia menggunakan upacara lampu dari perayaan untuk menyatakan DiriNya. 



108 



□ "Akulah Terang" Pasal 6, 7, dan 8 sepertinya berhubungan dengan masa "pengembaraan di padang 
belantara" di sejarah Israel, yaitu sumber dari penggambaran yang Yesus gunakan untuk DiriNya: 

1 . pasal 6 menggunakan "manna" dan "roti hidup" 

2. pasal 7 menggunakan "air" dan "air hidup" 

3. pasal 8 menggunakan "terang" dan "kemuliaan hadirat Allah (Shekinah glory)." 
Penggambaran mengenai Terang ini diulangi diseluruh Yohanes (lih. 1:4-5, 8-9; 3:19-21; 9:5; 12:46). 

Ada beberapa perdebatan tentang apa yang ditunjuk oleh hal ini: 

1 . ketakutan j aman dahulu akan kegelapan 

2. suatu gelar bagi Allah dalam PL (lih. Maz 27: 1; Yes 62:20; I Yoh 1:5) 

3 . latar belakang Perayaan Hari Raya Tabernakel, penyalaan kaki dian di dalam Halaman Wanita 

4. suatu singgungan terhadap awan kemuliaan Hadirat Allah dalam masa pengembaraan di Padang Belantara 
yang melambangkan kehadiran Allah. 

5. gelar-gelar keMesiasan dalam PL (lih. Yes 42:6, 49:6; Luk 2:32). 

Para rabi juga menggunakan "terang" sebagai gelar bagi Mesias. Penyalaan dari lampu yang besar di dalam 
Halaman Wanita selama Perayaan Hari Raya Tabernakel adalah latar belakang yang nyata bagi pernyataan Yesus. 
Implikasi keMesiasan mengenai terang dan rujukan-rujukan khusus dalam 1:4,8 yang bertepatan dengan upacara 
di Bait Allah terus digunakan Yesus untuk menyatakan asal usulNya yang sebenarnya. 

Ini adalah satu dari tujuh pernyataan "Akulah" di dalam Yohanes (yang diikuti oleh suatu predikat) 

1. Akulah Roti Hidup (6:35,41,46,51) 

2. Akulah Terang Dunia (8:12; 9: 5; cf. 1:4,9; 12:46) 

3. Akulah Pintu dari Domba-domba 910:7,90 

4 . Akulah Gembala yang Baik 9 1 : 1 1 , 1 40 

5 . Akulah Kebangkitan dan Hidup 9 1 1 :250 

6. Akulah Jalan, Kebenaran, dan Kehidupan 914:60 

7. Akulah Pokok Anggur yang Benar 915: 1,50 

Pernyataan-pernyataan yang unik, yang hanya ditemukan dalam Yohanes ini, menunjuk pada pribadi Yesus. 
Yohanes berfokus pada aspek pribadi dari keselamatan ini. Kita harus percaya kepadaNya! 

□ "(dari) dunia" Istilah ini menunjukkan cakupan universal dari Injil Yesus Kristus (lih. 3:16). 

□ "barangsiapa mengikut Aku" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE. Haruslah diingat 
bahwa keKristenan terutama bukanlah suatu pengakuan iman atau suatu teologia; namun lebih merupakan 
hubungan pribadi yang diikuti dengan suatu gaya hidup pemuridan (lih. I Yohanes 1:7). 

□ "ia tidak akan berjalan dalam kegelapan" Ini adalah singgungan terhadap konsep teologis mengenai setan 
yang "membutakan mata dari orang yang belum ditebus" (lih. II Kor 4:4). Ada singgungan lebih lanjut terhadap 
ayat-ayat PL yang berbicara mengenai firman Allah seperti sebagai suatu "pelita bagi kakiku dan terang bagi 
jalanku" (lih. Maz 119:105). 

□ "Terang Hidup" Yesus memiliki kehidupan Allah dan memberikannya kepada para pengikutNya (lih. Mat 
5:14), kepada mereka yang telah diberikan Allah kepadaNya. 

8:13 "kesaksianMu tidak benar" Orang Yahudi mengklaim suatu teknikalitas bukti yang resmi (lih. Bil 35:30; 
UI 17:6; 19:15-21;). Yesus telah berbicara sebelumnya terhadap penyangkalan ini (lih. Yoh 5:3 lff) dan telah 
memberikan beberapa kesaksian. Dalam konteks ini saksiNya ialah Bapa! 

8:14,16 "jikalau. . .jikalau" kedua hal ini adalah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL, yang berarti 
kemampuan bahkan kemungkinan tindakan. Kebanyakan dari persyaratan diseluruh pasal 8 adalah jenis ini. 

□ "Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi" Yesus mempunyai ingatan yang sadar akan 
pra-eksistensiNya dengan Bapa, suatu pemahaman akan misiNya dan pengertian tentang prakiraan jadwal 
waktunya (lih. Yoh 1:1-4; 14-18; 7:28-29; 13:1; 17:5). 



109 



□ "Tetapi kamu tidak tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi." Hal ini pasti berhubungan 
dengan pasal 7. Mereka tidak mengetahui tempat kelahiran Yesus (lih. ay 41-42) tidak pula mereka tahu kemana 
Ia sedang pergi (lih. 7:34-36; 8:21). Lihat Topik Khusus: Saksi-saksi Yesus pada 1:8. 

8:15 "kamu menghakimi menurut ukuran manusia" Ini juga merupakan suatu singgungan terhadap pasal 7 
(lih. ay24). 

H "Aku tidak menghakimi seorangpun" beberapa orang melihat suatu kontradiksi di sini antara Yoh 3:17 dan 
9:39. Yesus datang bukan untuk menghakimi namun untuk memberi hidup. Dengan fakta kedatanganNya, 
mereka yang menolak Dia dihakimi (lih. 3:18-21). 

8:16-18 Lagi ini adalah hal dua saksi yang diperlukan dalam suatu kasus pengadilan (lih. Bil 35:30; UI 17:6; 
9:15). Yesus dalam kata yang sangat jelas, meneguhkan kesatuanNya dengan Bapa (lih 7:29; 14:9). Lihat Topik 
Khusus: Saksi-saksi Yesus pada 1:8. 

8:19 "Dimanaka BapaMu?" Mereka masih memahami Yesus pada tingkat jasmani, huruflah. Pikiran mereka 
yang penuh prasangka dan keangkuhan tertutup terhadap kebenaran (lih. ay 27). 

□ "Jikalau sekiranya kamu mengenal Aku, kamu mengenal juga Bapa-Ku" Ini adalah sebuah KALIMAT 
SECOND CLASS CONDITIONAL. Hal ini sering disebut "berlawanan dengan fakta." "Jikalau sekiranya kamu 
mengenal Aku, dan kamu tidak, kamu mengenal juga BapaKu, dan kamu tidak." Tema ini diulang dari 5:37. 
Tidaklah mudah untuk menarik garis besar dari Injil Yohanes karena injil ini bersifat seperti suatu permadani 
dengan motif yang berulang atau suatu simfoni dari melodi yang berulang. 

8:20 "dikatakan Yesus dekat perbendaharaan" Perbendaharaan tidak berlokasi di gedung yang terpisah. 
Tradisi kerabian mengatakan bahwa ada tiga belas wadah yang berbentuk terumpet, yang masing-masing ditandai 
sesuai dengan tujuan khusus persembahannya, yang terletak di Halaman Wanita (lih. Mar 12:41), di mana lampu 
yang besar dinyalakan selama Perayaan Hari Raya Tabernakel. 

□ "waktuNya belum tiba" Lihat catatan pada 2:4. 



NASKAH NASB (UPDATED): 8:21-30 

21 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku 
tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang." 22 Maka kata 
orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku 
pergi, tidak mungkin kamu datang?" 23 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku 
dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini. 24 Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa 
kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati 
dalam dosamu." 25 Maka kata mereka kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Jawab Yesus kepada mereka: 
"Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu? 26 Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi 
tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, 
itu yang Kukatakan kepada dunia." 27 Mereka tidak mengerti, bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang 
Bapa. 28 Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa 
Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal- 
hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku. 29 Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia 
tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya." 30 Setelah 
Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya. 



8:21-22 "Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang... Apakah Ia mau bunuh diri" Pertanyaan di ay 
22 tidak mengharapkan satu jawabanpun. Sudah jelas dari konteksnya bahwa meskipun merek salah mengerti 
tentang pernyataanNya (lih. 7:34-36), mereka menghubungkannya dengan kematianNya. Daari Yosefus kita 



110 



mempelajari bahwa bunuh diri dihukum sebagai satu dari bagian terrendah dari Hades. Pertanyaan mereka 
nampaknya mengindikasikan bahwa menurut pikiran mereka Yesus seharusnya berada di tempat ini. 

8:21 "akan mati dalam dosamu" Secara huruflah ini berbunyi "Dalam dosamu, kamu akan mati" Kata "dosa" 
ini berbentuk TUNGGAL dalam ay 21 dan JAMAK di ay 24. Ini menunjuk terutama pada penolakan mereka 
terhadap Yesus sebagai Kristus (lih. ay 24). Hal ini sungguh merupakan dosa yang tak bisa diampuni dari Injil 
Sinoptik. Para pemimpin menolak Yesus ditengah kehadiran terang dari firman dan tanda-tandaNya. 

8:23 "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas" Ini adalah satu lagi contoh dari dualisme vertikal Yohanes 
(lih. 7:35-36; 18:36). 

Pengkontrasan Yohanes antara DiriNya, yang berasal dari atas, dan orang Yahudi, yang dari bawah, 
membentuk suatu dualisme yang unik di antara Injil-injil. Injil Sinoptik (Matius, Markus, Lukas) mengkontraskan 
kedua j aman Yahudi, jaman sekarang yang jahat dan jaman kebenaran yang akan datang. Perbedaan ini dijelaskan 
oleh istilah dualisme horizontal versus dualisme vertikal. Apakah Yesus mengajarkan keduanya dalam latar-latar 
belakang yang berbeda? Kemungkinan Injil Sinoptik mencatat pengajaran Yesus kepada umum, sementara 
Yohanes mencatat pengajaran yang khusus kepada para murid. 

□ "kamu dari dunia ini" Dunia ada dalam kekuasaan Si Jahat (lih. II Kor 4:4; Ef 2:2; & I Yoh 5:19). 

8:24 "Jikalau... tidak" Ini adalah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kemungkinan 
tindakan. 

□ 

NASB, NKJV "kamu... percaya, bahwa Akulah Dia" 
NRSV, JB "percaya bahwa Akulah Dia" 
TEV "percaya bahwa 'Aku adalah Aku'" 

NJB "percaya bahwa Akulah Dia" 

Ini adalah satu dari pernyataan trkuatdari pemahaman Yesus mengenai sifat kelllahianNya sendiri. Ia 
menggunakan gelar PL bagi YHWH (lih. "Aku" dari Kel 3:14). Ini berbeda denan pernyataan-pernyataan 
"Akulah" yang terkenal dalam Yohanes. Frasa ini tidak memiliki predikat (lih. 4:26; 6:20; 8:24,25,58; 13:19; 
18:5,6,8). Lihat Topik Khusus: Penggunaan Yohanes akan kata "Percaya" pada 2:23. 

8:25 

NASB "'Apa yang telah kukatakan pekadamu sejak permulaan?'" 

NKJV "'Cukup apa yang sudah ku katakan kepadamu sejak semula'" 

NRSV "'Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu?'" 

TEV "'Apa yang telah kuberi-tahukan kepadamu sejak awal-wal tadi'" 

NJB "'Apa yang telah kuberi-tahukan kepadamu sejak permulaan'" 

Aslinya naskah kuno Yunani tidak memiliki spasi antar kata. Huruf-huruf Yunani ini dapat dikotak-kotakkan 
dalam tempat-tempat yang berbeda untuk mendapatkan kata-kata yang cocok dengan konteksnya. Perbedaan 
terjemahan ini tidak berhubungan dengan adanya variasi naskah. Berikut adalah pilihan-pilihannya: 

1 . ho ti - mengapa aku harus berkata-kata kepadamu sama-sekali (NRSV) 

2. hote - aku telah mengatakannya kepadamu sejak semula (NASB, NKJV, TEV, NJB, NIV) 

3 . ho ti sebagai suatu ungkapan seruan kebangsaan - bahwa aku berkata kepadamu sama selkah (NRSV) 

Ini mungkin merupakan satu dari permainan-permainan kata Yohanes bahwa kata "permulaan" digunakan 
dalam terjemahan Septuaginta kitab Kejadian 1:1 dan dalam Yoh 1:1. Yesus berasal dari "permulaan" dan telah 
terus-menerus mengatakan hal ini kepada mereka! 

8:26-27 Tema-tema ini diulangi dalam Yohanes untuk penekanan: 

1. Bapa mengutus Aku (lih. 3:17,34; 4:34; 5:36,38; 6:29,44,47; 7:28-29; 8:16,26,42; 10:36; 11:42; 12:49; 
14:24; 15:21; 17:3,18,21,23,25; 20:21) 

2. Bapa adalah benar (lih. 3:33; 7:28) 

3. Pengajaran Yesus berasal dari Bapa (lih. 3: 11; 7: 16-17; 8:26,28,40; 12:49; 14:24; 15:15). 

111 



□ "dunia" Lihat catatan pada 1:10. 

8:28 "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia" Ini adalah suatu singgungan PL kepada Bil 21:4-9 
yang dibahas dalam Yoh 3:14. Kata ini, sebagaimana banyak kata dalam Yohanes, memiliki arti ganda. Ini bisa 
berarti "meninggikan" sebagaimana di kayu salib, namun ini seringkah digunakan dalam pengertian "ditinggikan" 
sebagaimana dalam Kis 2:33, 5:31; Flp 2:9. Yesus tahu bahwa Ia datang untuk mati (lih. Mar 10:45). 

□ "Anak Manusia" Ini adalah gelar pilihan Yesus sendiri karena ini tidak mengandung implikasi kemiliteran 
atau kebangsaan di dalam Yudaisme Kerabian. Yesus memilih sebutan ini karena kata ini menghubungkan dua 
konsep yaitu kemanusiaan (lih. Yeh 2: 1; Ps 8:4) dan keTuhanan (lih. Dan 7: 13). 

8:29 "Ia tidak membiarkan Aku sendiri" Persekutuan Yesus dengan Bapa menopang Nya (lih. 8:16; 16:32). 
Inilah mengapa salib sangatlah sukar (lih. Mar 15:34). 

8:30 "banyak orang percaya kepada-Nya" Ada ruang gerak yang luas dalam penggunaan kata "percaya" dalam 
bagian ini. Sepertinya ini menunjuk pada kedangkalan iman dari sebagian para pendengar (lih. Mat 13; Mar 4). 
Mereka bersedia mengakui bahwa Ia adalah Mesias berdasarkan pemahaman mereka mengenai artinya. Konteks 
dari 8:30-58 secara jelas menunjukkan bahwa mereka bukanlah orang-orang percaya yang sungguh (lih. 2:23-25). 
Dalam Yohanes ada beberapa tingkatan dari kepercayaan, tidak semuanya membawa kepada keselamatan. Lihat 
Topik Khusus pada 2:23. 



NASKAH NASB (UPDATED): 8:31-33 

31 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam 
firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku 32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran 
itu akan memerdekakan kamu." 33 Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah 
menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?" 



8:31 "Jikalau kamu tetap dalam" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti 
suatu kemungkinan tindakan. Penekanan pada keberlanjutan iman ini juga dinyatakan dengan jelas dalam Yoh 15. 
Inilah elemen yang hilang dalam proklamasi Injil evanjelikal. Firman ini adalah untuk dipercayai (lih. 5:24), 
ditaati, dan ditinggali. Lihat Topik Khusus: Tinggal pada I Yoh 2:10. 



TOPIK KHUSUS: KEBUTUHAN UNTUK BERTEKUN 

Doktrin Alkitab yang berhubungan dengan kehidupan KeKristenan sukar untuk diterangkan karena doktrin- 
doktrin ini disajikan dalam pasangan-pasangan dialektis khas timur. Pasangan-pasangan ini sepertinya saling 
bertentangan, nanmun keduanya alkitabiah. Orang-orang Kristen Dunia Barat telah cenderung untuk memilih satu 
kebenaran dan mengabaikan atau kurang menghargai kebenaran lawannya. Marilah saya gambarkan. 

1. Apakah keselamatan merupakan suatu keputusan awal untk percaya pada Kristus atau suatu komitmen 
pada pemuridan seumur hidup? 

2. Apakah keselamatan merupakan suatu pemilihan oleh anugerah dari Allah yang berkedaulatan atau 
tanggapan manusia terhadap penawaran Ulahi yaitu untuk mempercayai dan bertobat. 

3. Apakah keselamatan, sekali diterima, tidak mungkin hilang, atau adakah kebutuhan akan kerajinan terus- 
menerus? 

Masalah ketekunan ini telah menjadi bahan perdebatab diseluruh sejarah gereja. Masalahnya diawali dengan 
ayat-ayat PB yang nampaknya saling bertentangan: 
1 . naskah-naskah mengenai penjaminan 

a. pernyataan-pernyataan Yesus (Yoh 6:37; 10:28-29) 

b. pernyataan-pernyataan Paulus (Rom 8:35-39; Ef 1:13; 2:5,8-9; Flp 1:6; 2:13; II Tes 3:3; II Tim 1:12; 
4:18) 

c. pernyataan-pernyataan Petrus ( I Pet 1:4-5) 



112 



2. naskah-naskah mengenai kebutuhan untuk bertekun 

a. pernyataan-pernyataan Yesus (Mat 10:22; 13:1-9,24-30; 24:13; Mar 13:13; Yoh 8:31; 15:4-10; Wah 
2:7,17,20; 3:5,12,21) 

b. pernyataan-pernyataan Paulus (Rom 11:22; I Kor 15:2; II Kor 13:5; Gal 1:6; 3:4; 5:4; 6:9; Flp 2:12; 
3:18-20; Kol 1:23) 

c. pernyataan-pernyataan dari penulis kitab Ibrani (2:1; 3:6,14; 4: 14; 6: 1 1) 

d. pernyataan-pernyataan Yohanes (I Yoh 2:6; II Yoh 9) 

e . pernyataan dari Bapa (Rev. 21:7) 

Keselamatan Alkitabiah terbit dari kasih, kemurahan, dan anugerh dari Allah Trtunggal yang berdaulat. Tak 
ada manusia dapat diselamatkan tanpa diawali oleh Roh (lih. Yoh 6:44,65). Tuhan datang terdahulu dan 
menetapkan agenda, namun menuntut bahwa manusia menanggapi dalam iman dan pertobatan sebagai langkah 
awal dan secara terus berkelanjutan. Allah bekerja dengan manusia dalam suatu hubungan perjanjian. Ada hak 
dan tanggung jawabnya! 

Keselamatan ditawarkan kepada seluruh manusia. Kematian Yesus berurusan dengan masalah dosa dari 
makhluk ciptaan yang telah jatuh. Allah telah menyediakan suatu jalan dan meginginkan semua yang diciptakan 
dalam gambarNya untuk menanggapi kasih dan ketetapanNya dalam Yesus. 

Jika anda suka membaca lebih dalam pokok bahasan ini dari suat sudut pandang yang bukan Kalvinis, lihat: 

1. Dale Moody, The Word ofTruth (Firman Kebenaran), Eerdmans, 1981 (hal. 348-365) 

2. Howard Marshall, Kept by the Power ofGod (Dipelihara oleh Kuasa Allah), Bethany Fellowship, 1969 

3. Robert Shank, Life in the Son (Hidup dalam Anak), Westcott, 1961 

Alkitab mengemukakan dua masalah yang berbeda dalam bidang ini: (1) menerima penjaminan sebagai surat 
ijin untuk hidup tak berbuah, hidup yang mementingkan diri sendiri dan (2) mendorong meeka yang berjuang 
dengan pelayanan dan dosa pribadi. Masalahnya ialah bahwa kelompok yang salah mengambil berita yang salah 
dan membangun suatu sistem teologia dari ayat-ayat alkitab yang terbatas. Beberapa orang Kristen sangat 
merindukan berita penjaminan, sementara yang lain memerlukan peringatan untuk berhenti! Dalam kelompok 
mana anda berada? 



□ "dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku" Yesus menekankan ketaatan gaya hidup (lih. 
Luk 6:46; II Yoh 9). 

8:32 "kamu akan mengetahui" Ini digunakan dalam pengertian PL mengenai "mengenal," yang berarti 
"hubungan pribadi," bukan dalam pengertian "kebenaran kognitif (lih. Kej 4: 1; Yer 1:5). 

8:32,40,44,45,46 "kebenaran" Inilah konsep kunci dari konteks ini. Kata ini memiliki dua konotasi: (1) kebisa- 
dipercayaan atau (2) kebenaran versus kepalsuan. Kedua konotasi adalah benar mengenai kehidupan dan 
pelayanan Yesus. Ia adalah isi dan sasaran dari Injil. Kebenaran terutama berupa pribadi! Yesus mengungkapkan 
pribadi Bapa. Ayat ini sering diambil keluar dari konteks dan digunakan dalam latar belakang pendidikan. Fakta- 
fakta, bahkan banyak fakta-fakta yang benar, tidak akan memerdekakan seseorang (lih. Pkh 1:18). Lihat Topik 
Khusus tentang Kebenaran pada 6:55 dan 17:3. 

8:32 "memerdekakan kamu" Orang-orang percaya merdeka dari legalisme, ritualisme, dan orientasi pada 
prestasi, keagamaan manusia. Namun orang-orang percaya yang merdeka ini mengikatkan diri mereka demi injil 
(lih. Rom 14: 1-15:6; I Kor 8-10). 

8:33 "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun" Sungguh 
mencengangkan betapa bisa menjadi butanya suatu keangkuhan rasial itu. Bagaimana dengan Mesir, Syria, 
Babilonia, Persia, Yunani, Syria dan Roma? 



113 



NASKAH NASB (UPDATED): 8:34-38 

34 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat 
dosa, adalah hamba dosa. 35 Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam 
rumah. 36 Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka." 37 "Aku tahu, 
bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku karena firman-Ku 
tidak beroleh tempat di dalam kamu. 38 Apa yang Kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan, dan 
demikian juga kamu perbuat tentang apa yang kamu dengar dari bapamu." 



8:34 "setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa" Yesus sedang mencoba memimpin mereka 
kepada realitas rohani dibalik kata-kataNya terdahulu "memerdekakan kamu" dalam ay 32, yang menurut 
pernyataan di ay 33 disalah mengertikan oleh mereka. Pernyataan ini berkaitan dengan tuduhan keras Yesus 
dalam ay 21 & 24. PengutukanNya akan para pengikut sampingan ini berpuncak di ay 44-47. 

Sebagaimana Frank Stagg menyatakan dalam Teologia Perjanjian Baru, "ironi dari kedaan buruk manusia 
adalah bahwa perbudakan adalah justru merupakan hasil dari upayanya untuk merdeka" (hal 32). 

8:35 Ayat ini tidak secara langsung berhubungan dengan ay 34, namun ay 36. Yesus, bukan Musa dari Yudaisme 
Kerabian, yang adalah anak yang benar. Hanya iman kepadaNyalah, dan bukan prestasi dari atuan dan ritual yang 
tak ada akhirnya, yang dapat memerdekakan seseorang (lih. ay 32). 

□ "tetap (selamanya)" Lihat Topik Khusus pada 6:58. 

8:36 "apabila" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berbicara mengenai 
kemungkinan tindakan. 

8:37 "tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku" (lih. 5:18; 7:1,19; 8:37,40; 11:53). 

□ "karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu" Frasa ini bisa dimengerti dalam beberapa 
pengertian. Suatu bantuan belajar yang sangat membantu adalah Alkitab dalam Dua Puluh Enam Terjemahan. 

1 . "karena firmanKu tidak memiliki j alan yang bebas dalam kamu" - American Standard Version 

2. "tidak mendapatkan tempat berpijak dalam kamu" - Perjanjian Baru oleh Henry Alford 

3. "tidak membuat kemajuan di antara kamu" - Perjanjian Baru: Terjemahan Baru oleh James Moffatt 

4. "tidak menemukan tempat dalam kamu" - Perjanjian Baru yang Ditekankan: Terjemahan Baru oleh J. B. 
Rotherham 

5. "karena firmanKu tidak mendapatkan ruang dalam hatimu" - Ke Empat Injil oleh E. V. Rieu 

8:38 "yang (telah) Ku-lihat" Ini adalah suatu PERFECT ACTIVE INDICATIVE yang berhubungan dengan pra- 
eksistensi Yesus dan persekutuan dengan Bapa saat ini (lih. ay 40,42). 



NASKAH NASB (UPDATED): 8:39-47 

39 Jawab mereka kepada-Nya: "Bapa kami ialah Abraham." Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau 
sekiranya kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh 
Abraham. 40 Tetapi yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku; Aku, seorang yang mengatakan 
kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah; pekerjaan yang demikian tidak 
dikerjakan oleh Abraham. 41 Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri." Jawab mereka: "Kami tidak 
dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah." 42 Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah 
Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan 
atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku. ^Apakah sebabnya kamu tidak 
mengerti bahasa-Ku? Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku. 44 Iblislah yang menjadi bapamu 
dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan 
tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia 
berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta. 45 Tetapi karena Aku 
mengatakan kebenaran kepadamu, kamu tidak percaya kepada-Ku. 46 Siapakah di antaramu yang 

114 



membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak 
percaya kepada-Ku? 47 Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan firman Allah; itulah sebabnya 
kamu tidak mendengarkannya, karena kamu tidak berasal dari Allah." 



8:39 "Bapa kami ialah Abraham" Yesus meneguhkan keturunan mereka secara jasmani dari Abraham namun 
menunjukkan bahwa mereka memiliki ciri sifat-sifat keluarga dari setan. (lih. ay 38,44). Suatu hubungan iman 
pribadi, dan bukan identitas rasial lah yang membuat orang Yahudi benar dengan Allah (lih. UI 6:5,13; Rom 2:28- 
29; 9:6). 

□ "Jikalau" Ini adalah suatu KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL dalam bentuknya (dalam anak 
kalimat - PRESENT ACTIVE INDICATIVE dengan ei) namun ini bisa berfungsi sebagai suatu SECOND 
CLASS CONDITIONAL (lih. ay 19 & 42). Variasi naskah kuno Yunani berupaya untuk menghilangkan bentuk 
kondisional campuran ini dengan mengubah kata kerja pertamanya menjadi suatu IMPERFECT. Jika demikian, 
kalimat ini berbunyi, "Jika kamu adalah anak-anak Abraham, padahal bukan, maka kamu akan mengerjakan apa 
yang Abraham kerjakan, dan kamu tidak meengerjakannya." 

8:40 "seorang" Yesus tidak hanya mengerti DiriNya sebagai wakil YHWH, yang sejajar dalam hakikat 
kelllahian dengan YHWH, namun juga sebagai manusia sesungguhnya. Penegasan ini menyangkal penegasan 
dari guru-guru palsu aliran gnostik mengenai dualisme kekal antara hal-hal rohani dan jasmani (lih. I Yoh 1:1-4; 
4:1-4). 

8:41 

NASB, NKJV "'Kami tidak dilahirkan dari zinah'" 

NRSV "'Kami bukan anak yang tidak sah'" 

TEV "'Kami benar-benar anak-anak'" 

NJB "'Kami tdak dilahirkan secara tidak sah'" 

Ini mungkin dihubungkan dengan tuduhan dari ay 48 ("Engkau adalah orang Samaria"). Sepertinya orang 
Yahudi menegaskan bahwa Yesus adalah anak yang tidak sah, bukan orang Yahudi sepenuhnya. Sumber-sumber 
kerabian yang kemudian mngatakan bahwa Yesus berayahkan seorang tentara Romawi. 

□ "bapa kami satu, yaitu Allah" Pernyataan ini mencerminkan monoteisme dari PL (lih. UI 4:35,39; 6:4-5) 
yang dinyatakan dalam istilah kebapaan (lih. UI 32:6; Yes 1:2; 63:16; 64:8). Disilah dilemanya: Para pemimpin 
Yahudi ini meneguhkan keesaan Allah (lih. UI 6:4-5) dan bahwa ketaatan pada Hukum Musa membawa 
hubungan yag benar dengan Allah (lih. UI 6:1-3,17,24-25). Yesus datang mengklaim adalah satu dengan Allah! 
Yesus menklaim bahwa status yang benar dengan Allah didasarkan bukan pada prestasi melakukan Hukum, namn 
pada iman pribadi di dalam Nya. Kebingungan dan keengganan mereka dapatlah dimengerti, namun di sini lah 
tempat di mana wawasan dari Roh dan perbuatan besar Yesus membawa iman! 

8:42 "Jikalau" Ini adalah suatu KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL yang disebut "berlawanan 
dengan kenyataan." "Jika Allah adalah Bapamu, yang kenyataannya Dia bukan, kamu akan mengasihiku, dan 
nyatanya kamu tidak mengasihi aku." (lih. ay 47). 

8:43 "Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku" ini menunjuk pada kemampuan memahami dan 
menerima secara rohani. Mereka tidak memiliki telinga rohani (lih. Yes 6:9-10; Mat 11:15; 13:9,15-16,43; Mar 
4:9,23; 7:16; 8:18; Luk 8:8; 14:35; Kis 7:51; 28:26-27). 

8:44 "Iblislah yang menjadi bapamu" Betapa merupakan suatu pernyataan yang mengejutkan kepada para 
pemimpin agama di jamanNya (lih. ay 47). Konsep berbagi sifat kekeluargaan ini dinyatakan dalam suatu 
ungkapan Ibrani "anak dari..." (lih. Mat 13:38; Kis 13:10; I Yoh 3:8,10). 



115 



□ "pembunuh manusia sejak semula" Ini tidak dimaksudkan untuk mengisyaratkan kekekalan dari kejahatan, 
namun ini mencerminkan konsep kematian rohani Adam dan Hawa oleh si pelaku yaitu roh dusta yang merasuki 
seekor ular (lih. Kej 3). 

8:46 " 46 Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa" Dalam konteks hal ini 
menunjuk pada kesaksian palsu. Setan berdusta, namun Yesus berkata benar. Yesus mengundang para pemimpin 
Yahudi ini untuk menyangkal pernyataan atau pengajaranNya, membuktikan bahwa Ia salah! Dalam konteks ini 
pernyataan ini sepertinya tidak berhubungan dengan ketidak berdosaan Yesus sebagai suatu doktrin teologis. 

Dalam Yohanes "dosa" lebih merupakan suatu prinsip kejahatan dalam suatu dunia yang jatuh dalam 
pemberontakan melawan Allah daripada merupakan suatu tindakan dosa tertentu. Dosa adalah segala sesuatu 
yang Yesus bukan atau tidak perbuat! "Dosa" yang tertinggi adalah tidak percaya (lih. 16:9). 



NASKAH NASB (UPDATED): 8:48-59 



48 



Orang-orang Yahudi menjawab Yesus: "Bukankah benar kalau kami katakan bahwa Engkau orang 



49 



Samaria dan kerasukan setan?" Jawab Yesus: "Aku tidak kerasukan setan, tetapi Aku menghormati 



Bapa-Ku dan kamu tidak menghormati Aku. Tetapi Aku tidak mencari hormat bagi-Ku: ada Satu yang 



51 



mencarinya dan Dia juga yang menghakimi. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa 



52 T 



menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya." ' Kata orang-orang Yahudi 
kepada-Nya: "Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan 
demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan 
mengalami maut sampai selama-lamanya. 53 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, 
yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?" 54 Jawab Yesus: 
"Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa- 
Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, 55 padahal kamu tidak 
mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku 
adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. 56 Abraham 
bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita." 57 Maka 
kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: "Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah 
melihat Abraham?" 58 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum 
Abraham jadi, Aku telah ada." 59 Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus 
menghilang dan meninggalkan Bait Allah. 



8:48 "Engkau orang Samaria dan kerasukan setan" Ada kemungkinan bahwa arti sebenarnya dicerminkan 
dalam bahasa Aram dibalik istilah "Samaria," yang berarti "pimpinan iblis-iblis." Yesus berbicara bahasa Aram. 
Jika ini benar hal ini cocok dengan tuduhan tetap oleh para pemimpin agama bahwa kuasa Yesus berasal dari 
sumber adi kodrati yang jahat. Mungkin juga mengatakan bahwa seseorang kerasukan setan berarti mereka 
berdusta (lih. ay 52). 

Jika atinya ialah "Samaria," maka mereka menyatakan bahwa Yesus adalah sesat dan juga bukan orang 
Yahudi sejati (Abraham bukanlah bapaNya). "Samaria" adalah suatu istilah celaan dan kejijikan. 

□ "hormat bagi-Ku" Lihat catatan pada 1:14. 

8:51,52 "Barangsiapa. . .barangsiapa" Kedua hal ini adalah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang 
berarti kemungkinan tindakan. Perhatikan ketaatan dikaitkan dengan iman (lih. 14:23; 15:20; 17:6). 

□ "ia tidak akan mengalami maut" Ini adalah suatu DOUBLE NEGATIVE yang keras. Ini secara nyata 
menunjuk pada kematian rohani (lih. ay 21,24), bukan kematian jasmani (lih. 5:24; 6:40, 47; 11:25-26). Ini bisa 
menunjuk pada ketakutan akan kematian (lih. I Kor 15:54-57). 

8:52 Ini menunjukkan bahwa mereka menyalah mengertikan pernyataan Yesus (lih. ay 51). Mereka 
mengambilnya untuk menghubungkan Abraham dengan para nabi. 



116 



8:53 Pertanyaan ini mengharapkan jawaban "tidak". 

□ "dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu" Inilah masalah tepatnya! Yesus menyatakan kesimpulannya 
secara jelas dalam ay 54 dan 58 dan mereka mencoba untuk merajamNya dengan batu karena alasan menghujat, 
(lih. ay59). 

8:54 "jikalau" Satu lagi KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang artinya kemungkinan tindakan. 

□ "memuliakan" Ini digunakan di sini dalam pngertian hormat (lih. Rom 1:21; I Kor 12:26). 

8:55 "mengenal. . .mengenal" kata bahasa Inggris menterjemahkan dua kata Yunani dalam ayat ini, ginosko and 
oida, yang sepertinya dalam konteks ini bersinonim (lih. 7:28-29). Yesus mengenal Bapa dan menyatakanNya 
kepada para pengikutNya. Dunia (bahkan orang Yahudi) tidak mengenal Bapa (lih. 1:10; 8:51; 10:3; 17:25). 

8:56 "Abraham bapamu" Ini adalah suatu pernyataan yang mengejutkan. Yesus menjauhkan diriNya dari 
"orang Yahudi," "hukum Taurat" (lih. 8:17), "Bait Allah" dan bahkan nenek moyangnya Abraham. Ada suatu 
batas yang jelas dari Perjanjian Lama! 

□ "bersukacita.... melihat hari-Ku" Ini adalah sebuah AORIST MIDDLE INDICATIVE. Berapa banyak 
yang Abraham pahami tentang Mesias? Beberapa terjemahan menerjemahkan ini dalam pengertian masa depan. 
Pilihan-pilihani ini diambil dari Alkitab dalam Dua Puluh Enam Terjemahan. 

1. "bersuka ria karena ia akan melihat" - Perjanjian Baru yang Ditekankan: Terjemahan Baru oleh J. B. 
Rotherham 

2. "bersuka karena ia akan melihat hari ku" Revised Standard Version 

3 . "amat sangat bergembira dalam kemungkinan akan melihat - Perjanjian Baru gaya Berkeley oleh Gerrit 
Verkuyl 

4. "melihat kedatanganku" - Perjanjian Baru: Terjemahan Amerika oleh Edgar J. Goodspeed 

5. "merasa senang untuk mengetahui hari Ku" - Perjanjian Baru dalam Bahasa Masa Kini oleh William F. 
Beck 

Juga, Kamus Analitis Yunani yang telah Direvisi suntingan Harold K. Moulton menyebutkan kata-kata kerja 
sesuai dengan arti "seteliti mungkin" dari penggunaan Septuaginta (hal. 2). 

□ "ia telah melihatnya dan ia bersukacita" Ini menujujk pada satu dari dua hal: (1) bahwa Abraham, dalam 
masa hidupnya, mempunyai penglihatan tentang Mesias (lih. II Esdras 3:14) atau (2) bahwa Abraham hidup (di 
surga) dan sadar akan karya Mesias di bumi (lih. Ibr 11:13). 

8:58 "sebelum Abraham jadi, Aku telah ada" Ini adalah suatu penghujatan bagi orang Yahudi dan mereka 
mencoba untuk merajam Yesus dengan batu (lih. Kel 3:12, 14). Mereka mengerti sepenuhnya apa yang Ia 
katakan, yang adalah, bahwa Ia merupakan Tuhan yang ada sebelumnya (lih. 4:26; 6:20; 8:24,28,54-59; 13:19; 
18:5,6,8). 

8:59 Ini adalah satu dari ayat-ayat yang telah menyebabkan para penafsir untuk berspekulasi atas apakah (1) ini 
adalah suatu mujizat (lih. Luk 4:30 dan tambahan kenaskahan di sini) atau (2) bahwa Yesus menyelinap di antara 
orang banyak karena Ia nampak serupa dengan semua orang Yahudi lain yang hadir. 

Ada penjadwalan waktu Ulahi. Yesus tahu bahwa ia datang untuk mati dan Ia tahu bagaimana, kapan, dan 
dimana. "waktuNya belum tiba"! 



117 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Apakah Yoh 7:53-8: 1 1 suatu bagian asli dari Injil Yohanes? 
Mengapa atau mengapa tidak? 

2. Apa latar belakang dari pernyataan Yesus "Akulah Terang Dunia"? 

3 . Mengapa orang Farisi sedemikian antagonistik terhadap Yesus? 

4. Terangkan penggunaan istilah "percaya" dalam ay 30 dalam sudut pandang konteks yang mengikutinya. 



118 



YOHANES 9 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Penyembuhan Seorang 


Seorang Buta Sejak Lahir 


Yesus Menyatakan 


Diri 


Yesus Menyembuhkan 


Penyembuhan Seorang 


Buta Sejak Lahir 


Menerima Penglihatan 


sebagai Terang Hidup 


Seoang Buta Sejak Lahir 


Buta Sejak Lahir 


9:1-12 


9:1-12 


9:1-12 






9:1-2 

9:3-5 

9:6-7 

9:8 

9:9a 

9:9b 

9:10 

9:11 

9:12a 

9:12b 




9:1-5 

9:6-7 
9:8-12 


Orang Farisi Menyelidiki 


Orang Farisi Mengucilkan 








Orang Farisi Menyelidiki 




Kesembuhan Tersebut 


Orang Yang Disembuhkan 








Kesembuhan Tersebut 




9:13-17 


9:13-34 


9:13-17 






9:13-15 

9:16a 

9:16b 

9:17a 

9:17b 




9:13-17 


9:18-23 




9:18-23 






9:18-19 
9:20-23 




9:18-23 


9:24-34 




9:24-34 






9:24 

9:25 

9:26 

9:27 

9:28-29 

9:30-33 

9:34 




9:24-34 


Kebutaan Rohani 


Penglihatan dan Kebutaan 








Kebutaan Rohani 






yang Sesungguhnya 














9:35-39 


9:35-41 


9:35-41 






9:35 
9:36 




9:35-39 



119 



9:37 
9:38 
9:39 
9:40-41 9:40 9:40-41 

9:41 

SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL TERHADAP AYAT 1-41 

A. Menyembuhkan orang buta, mujizat yang sangat sering terjadi dalam pelayanan Yesus, dilakukan dalam 
beberapa teknik yang berbeda. 

B. Penyembuhan orang buta adalah tanda keMesiasan (lih. Yes 29: 18; 35:5; 42:7; Mat 11:5). Arti penting dari 
penyembuhan-penyembuhan ini terlihat dalam konteks pernyataan Yesus yang mengikuti bahwa Ia adalah 
Terang Dunia (lih. 8: 12 & 9:5). 

C. Pasal ini adalah sebuah perumpamaan yang ditindakkan mengenai kebutaan dari seseorang dan kebutaan 
rohani orang-orang Farisi. (lih. ay 39-41; Mat 6:23). 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 9:1-12 

'Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. 2 Murid-murid-Nya bertanya 
kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia 
dilahirkan buta?" 3 Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan- 
pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia. 4 Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus 
Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja. 5 Selama 
Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia." 6 Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, 
dan mengaduk ludahnya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi 7 dan berkata 
kepadanya: "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam." Siloam artinya: "Yang diutus." Maka 
pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek. 8 Tetapi tetangga- 



120 



tetangganya dan mereka, yang dahulu mengenalnya sebagai pengemis, berkata: "Bukankah dia ini, yang 
selalu mengemis?" 9 Ada yang berkata: "Benar, dialah ini." Ada pula yang berkata: "Bukan, tetapi ia 
serupa dengan dia." Orang itu sendiri berkata: "Benar, akulah itu." 10 Kata mereka kepadanya: 
"Bagaimana matamu menjadi melek?" "Jawabnya: "Orang yang disebut Yesus itu mengaduk tanah, 
mengoleskannya pada mataku dan berkata kepadaku: Pergilah ke Siloam dan basuhlah dirimu. Lalu aku 
pergi dan setelah aku membasuh diriku, aku dapat melihat." 12 Lalu mereka berkata kepadanya: "Di 
manakah Dia?" Jawabnya: "Aku tidak tahu." 



9:1 "buta sejak lahir" Ini adalah satu-satunya contoh dari penyembuhan jenis ini. Tidak ada kemungkinan 
kecurangan. 

9:2 "murid-muridNya" Ini adalah penyebutan pertama kalinya tentang murid-muridNya sejak pasal 6. Ini bisa 
menunjuk pada (1) murid-murid orang Yudea yang disebutkan di pasal 7:3 atau (2) ke dua belas murid. 

□ "siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?" 

Pertanyaan ini telah melahirkan banyak diskusi teologis. Kita harus menafsirkannya dalam sudut pandang 
Yudaisme, bukan agama-agama Timur. Ada beberapa kemungkinan: (1) ini menunjuk pada dosa pra natal yang 
diteorikan para rabi dari Kej 25:22; (2) ini menunjuk pada dosa-dosa orang tua atau leluhur (lih. Kel 20:5; UI 5:9); 
atau (3) ini menunjuk pada hubungan antara dosa dengan penyakit, sangat umum dalam teologia kerabian (lih. 
Yak 5:15-16; Yoh5:14). 

Ini tidak ada hubungannya dengan teologia siklus timur yaitu reinkarnasi atau roda karma. Ini adalah suatu 
latar belakang Yahudi. Untuk diskusi yang baik mengenai pokok ini lihat buku James W. Sire Pembelokan Kitab 
Suci, hal. 127-144. 

9:3 Ayat ini memberikan jawaban Yesus kepada pertanyaan para murid dalam ay 2. Beberapa kebenaran- 
kebenaran diisyaratkan: (1) dosa dan penyakit tidak secara otomatis dikaitkan, dan (2) masalah-masalah sering 
justru memberikan kesempatan bagi berkat Allah. 

9:4 "Kita...Aku" Kata-kata ganti ini nyata-nyata tidak saling bersetuju. Beberapa naskah Yunani telah 
mengganti sata atau yang lainnya untuk mewujudkan persetujuan ketatabahasaan. Kata-kata ini sepertinya 
mencerminkan posisi teologis sebagaimana Yesus adalah terang dunia, kita mencerminkan cahaya itu dalam hari- 
hari kita sendiri (lih. Mat 5:14). 

□ "akan datang malam" Suatu perbandingan dengan ay 5 menunjukkan bahwa hal ini secara nyata bersifat 
penggambaran. Malam bisa mewakili (1) kedatangan penghakiman, (2) suatu periode kesempatan ditutup, atau (3) 
penolakan dan penyaliban Yesus. 

9:5 "Akulah Terang dunia" Yohanes sering menggunakan "terang" dan "kegelapan" sebagai penggambaran 
dari realita-realita rohani. Yesus sebagai "terang dunia" (lih. 1:4-5, 8-9; 3:17-21; 8:12; 9:5; 12:46) bisa 
mencerminkan implikasi-implikasi keMesiasan PL (lih. Yes 42:6; 49:6; 5 1:4; 60: 1,3). Lihat catatan pada 8: 12. 

9:6 "mengaduk ludahnya itu dengan tanah" Ludah adalah ramuan obat Yahudi. Tidak boleh digunakan pada 
hari Sabat (lih. ay 14). Injil mencatat tiga contoh penggunaan ludah oleh Yesus (lih. Mar 7:33; 8:23; dan di sini). 
Dengan menggunakan metode penyembuhan yang bisa diterima, bahkan diharapkan, Yesus secara fisik 
mendorong iman orang ini. 

9:7 "kolam Siloam" Siloam berarti "Dia yang telah diutus." Kolam ini digunakan dalam ritual dari Perayaan 
Tabernakel. Istilah "diutus" ni berhubungan dengan fakta bahwa air kolam dipipakan dari mata air Gihon, yang 
terletak di luar tembok kota Yerusalem. Para rabi menghubungkan kata "diutus" dengan implikasi keMesiasan. 

□ "membasuh" Ini adalah tindakan imannya. Ia bertindak atas firman Yesus! Namun belum merupakan "iman 
yang menyelamatkan" (lih. ay 11,17,36,38). Iman adalah suatu proses. Dari semua Injil, Injil Yohanes 

121 



menyatakan "tingkatan" iman. Pasal 8 menunjukkan suatu kelompok yang "percaya" namun bukan untuk 
keselamatan (lih. Mat 4; Mar 13; perumpamaan tanah). 

TOPIK KHUSUS: BENTUK KATA KERJA YUNANI YANG DIGUNAKAN UNTUK KESELAMATAN 

Keselamatan bukanlah suatu produk, tetapi suatu hubungan. Ini tidak berakhir ketika seseorang mempercayai 
Kristus; ini justru baru mulai! Ini bukan suatu polis asuransi kebakaran, ataupun suatu tiket ke surga namun suatu 
kehidupan serupa Kristus yang bertumbuh. 
KESELAMATAN SEBAGAI SUATU TINDAKAN YANG TELAH SELESAI (AORIST) 

- Kisah 15:11 

- Roma 8:24 

II Timotius 1:9 

Titus3:5 

Roma 13:11 (menggabungkan AORIST dengan suatu orientasi FUTURE) 
KESELAMATAN SEBAGAI SUATU STATUS KEBERADAAN (PERFECT) 

Efesus 2:5,8 
KESELAMATAN SEBAGAI SUATU PROSES YANG BERKELANJUTAN (PRESENT) 

- IKorintus 1:18; 15:2 
II Korintus 2:15 

KESELAMATAN SEBAGAI SUATU PENYEMPURNAAN DI MASA DEPAN (FUTURE dalam BENTUK 
KATA KERJA atau konteks) 

- Roma 5:9,10; 10:9,13 
I Korintus 3:15; 5:5 

- Filipi 1:28; I Tesalonika 5:8-9 

- Ibrani 1:14; 9:28 

- (Diisyaratkan dalam Mat 10:22, 24: 13; Mar 13:13) 



9:8 "tetangga-tetangganya" Ada tiga kelompok yang disebutkan dalam pasal ini sebagai memikul kesaksian 
dari mujizat ini: (1) tetangga-tetangganya (ay 8); (2) orang itu sendiri (ay 1 1); dan (3) orang tuanya (ay 18). Ada 
ketidak-setujuan diantara para tetangga, sebagaimana terjadi di antara orang Farisi, mengenai penyembuhan ini. 

□ "Bukankah dia ini, yang selalu mengemis?" Pertanyaan Yunani ini mengharapkan jawaban "ya". 

9:9 "akulah itu" Ini adalah ungkapan Yunani yang sama dengan yang digunakan Yesus dalam 4:26; 6:20; 
8:24,28,58; 13:19; 18:5,6,8. Konteks ini menunjukkan bahwa bentuk ini tidak secara otomatis memiliki konotasi- 
konotasi Ulahi. Ada kemenduaan yang hampir sama dalam istilah kurios yang digunakan dalam ayat 36 (tuan) dan 
38 (Tuhan) dari pasal ini. 

9:11-12 Percakapan ini menunjukkan bahwa kesembuhan orang ini tidak dengan segera melibatkan keselamatan 
rohani. Iman orang ini berkembang melalui pertemuannya dengan Yesus (lih. ay 35). 



NASKAH NASB (UPDATED): 9:13-17 

13 Lalu mereka membawa orang yang tadinya buta itu kepada orang-orang Farisi. 14 Adapun hari 
waktu Yesus mengaduk tanah dan memelekkan mata orang itu, adalah hari Sabat. 15 Karena itu orang- 
orang Farisipun bertanya kepadanya, bagaimana matanya menjadi melek. Jawabnya: "Ia mengoleskan 
adukan tanah pada mataku, lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat." 16 Maka kata 
sebagian orang-orang Farisi itu: "Orang ini tidak datang dari Allah, sebab Ia tidak memelihara hari 
Sabat." Sebagian pula berkata: "Bagaimanakah seorang berdosa dapat membuat mujizat yang 
demikian?" Maka timbullah pertentangan di antara mereka. 17 Lalu kata mereka pula kepada orang buta 
itu: "Dan engkau, apakah katamu tentang Dia, karena Ia telah memelekkan matamu?" Jawabnya: "Ia 
adalah seorang nabi." 



122 



9:13 "mereka" Ini pasti menunjuk pada para tetangga tersebut. 

□ "orang Farisi" Para pemimpin Yahudi disebut dengan dua macam istilah dalam Yohanes. Merka biasanya 
dirujuk sebagai "orang Yahudi" (lih. ay 18, 22). Namun demikian, dalam pasal ini mereka disebut orang Farisi 
dalam ay 13, 15, 16, dan 40. 

9:14 " 14 Adapun hari waktu Yesus mengaduk tanah dan memelekkan mata orang itu, adalah hari Sabat." 

Aturan-aturan dari para pemimpin Yahudi (Tradisi Lisan yang dikodifikasikan dalam Talmud) berpatokan atas 
kebutuhan orang ini (lih. 5:9; 9:16; Mat 23:24). Ini hampir-hampir sepertinya Yesus bertindak pada hari Sabat 
secara sengaja untuk maksud membuka suatu dialog teologis dengan para pemimpin ini. Lihat catatan pada 5:9. 

9:16 Orang Farisi mungkin telah mendasarkan penghakiman mereka akan Yesus atas UI 13:1-5. 

□ "timbullah pertentangan di antara mereka" Yesus selalu menyebabkan hal ini (lih. 6:52; 7:43; 10:19; Mat 
10:34-39). 

9:17 "Ia adalah seorang nabi" Pasal ini menunjukkan perkembangan dari iman orang ini (lih. ay 36, 38). 



NASKAH NASB (UPDATED): 9:18-23 

18 Tetapi orang-orang Yahudi itu tidak percaya, bahwa tadinya ia buta dan baru dapat melihat lagi, 
sampai mereka memanggil orang tuanya 19 dan bertanya kepada mereka: "Inikah anakmu, yang kamu 
katakan bahwa ia lahir buta? Kalau begitu bagaimanakah ia sekarang dapat melihat?" 20 Jawab orang tua 
itu: "Yang kami tahu ialah, bahwa dia ini anak kami dan bahwa ia lahir buta, 21 tetapi bagaimana ia 
sekarang dapat melihat, kami tidak tahu, dan siapa yang memelekkan matanya, kami tidak tahu juga. 
Tanyakanlah kepadanya sendiri, ia sudah dewasa, ia dapat berkata-kata untuk dirinya sendiri." 22 Orang 
tuanya berkata demikian, karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi, sebab orang-orang Yahudi 
itu telah sepakat bahwa setiap orang yang mengaku Dia sebagai Mesias, akan dikucilkan. 23 Itulah 
sebabnya maka orang tuanya berkata: "Ia telah dewasa, tanyakanlah kepadanya sendiri." 



9:22-23 "setiap orang yang mengaku Dia sebagai Mesias" Ini adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS 
CONDITIONAL yang berarti kemungkinan tindakan. Orang tuanya takut terhadap para pemimpin. Ada beberapa 
saksi-saksi yang mengesahkan penyembuhan ini: (1) tetangga-tetangganya (ay 8-10); (2) orang itu sendiri (ay 11- 
17, 24-33), dan (3) orang tuanya (ay 18-23). 

TOPIK KHUSUS: PENGAKUAN 

A. Ada duan bentuk dari kata Yunani yang sama yang digunakan untuk pengakuan atau pernyataan, 
homolegeo and exomologeo. Kata majemuk yang digunakan dalam Yakobus berasal dari homo - yang 
sama, lego, berbicara, dan ex, berasal dari. Arti dasarnya adalah berkata hal yang sama atau bersetuju 
dengan. Kata ex ditambahkan kepada gagasan deklarasi kepada umum. 

B. Terjemahan Bahasa Inggris dari kelompok kata ini adalah 

1. memuji 

2. menyetujui 

3 . mendeklarasikan 

4. menyatakan 

5 . pengakuan 

C. Kelompok kata ini sepertinya dua penggunaan yang berlawanan 

1. memuji (Allah) 

2. mengakui dosa 

Hal ini mungkin telah dikembangkan dari pengertian manusia mengenai kekudusan Allah dan 
keberdosaannya sendiri. Mengakui satu kebenaran berarti mengakui keduanya. 



123 



D. Penggunaan PB dari kelompok kata ini adalah 

1. berjanji (lih.Mat 14:7; Kis 7:17) 

2. bersetuju atau persetujuan mengenai sesuatu (lih. Yoh 1 :20; Luk 22:6; Kis 24: 14; Ibr 1 1 : 13) 

3. memuji (lih. Mat 11:25; Luk 10:21; Rom 14:11; 15:9) 

4. menyetujui 

a. seseorang (lih. Mat 10:32; Luk 12:8; Yoh 9:22; 12:42; Rom 10:9; Flp 2:11; I Yoh 2:25; Wah 3:5) 

b. suatu kebenaran (lih. Kis 23:8; II Kor 1 1: 13; I Yoh 4:2) 

5. membuat pernyataan kepada umum mengenai (pengertian hukum yang dikembangkan ke dalam 
penegasan keagamaan, lih. Kis 24: 14; I Tim 6: 13) 

a. tanpa pengakuan akan kesalahan (lih. I Tim 6: 12; Ibr 10:23) 

b. dengan pengakuan akan kesalahan (lih. Mat 3:6; Kis 19: 18; Ibr 4: 14; Yak 5:16; I Yoh 1:9) 



9:22 "akan dikucilkan (dikeluarkan dari sinagoga)" Nyatalah bahwa orang tua orang itu takut dikucilkan (lih. 
7:47-49). Prosedur ini mungkin kembali kepada Ezra (lih. 10:8). Kita mengetahui dari tulisan-tulisan kerabian 
bahwa ada tiga macam pengucilan: (1) untuk satu minggu; (2) untuk satu bulan; atau (3) untuk seumur hidup. 

□ "mengaku" Ini adalah suatu kata majemuk (""suka" dan "berbicara"). Ini digunakan untuk secara umum 
mengaku atau menyatakan secara terbuka. Di sini ini menunjuk pada kepercayaan dalam Yesus sebagai Mesias. 

□ "(ia) harus dikucilkan" (lih. 12:42; 16:2). 



NASKAH NASB (UPDATED): 9:24-34 



24 T 



Lalu mereka memanggil sekali lagi orang yang tadinya buta itu dan berkata kepadanya: 
"Katakanlah kebenaran di hadapan Allah; kami tahu bahwa orang itu orang berdosa." 25 Jawabnya: 
"Apakah orang itu orang berdosa, aku tidak tahu; tetapi satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, 
dan sekarang dapat melihat." 26 Kata mereka kepadanya: "Apakah yang diperbuat-Nya padamu? 
Bagaimana Ia memelekkan matamu?" "Jawabnya: "Telah kukatakan kepadamu, dan kamu tidak 
mendengarkannya; mengapa kamu hendak mendengarkannya lagi? Barangkali kamu mau menjadi 
murid-Nya juga?" 28 Sambil mengejek mereka berkata kepadanya: "Engkau murid orang itu tetapi kami 
murid-murid Musa. 29 Kami tahu, bahwa Allah telah berfirman kepada Musa, tetapi tentang Dia itu kami 
tidak tahu dari mana Ia datang." 30 Jawab orang itu kepada mereka: "Aneh juga bahwa kamu tidak tahu 
dari mana Ia datang, sedangkan Ia telah memelekkan mataku. 31 Kita tahu, bahwa Allah tidak 
mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak- 
Nya. 32 Dari dahulu sampai sekarang tidak pernah terdengar, bahwa ada orang yang memelekkan mata 
orang yang lahir buta. 33 Jikalau orang itu tidak datang dari Allah, Ia tidak dapat berbuat apa-apa." 
34 Jawab mereka: "Engkau ini lahir sama sekali dalam dosa dan engkau hendak mengajar kami?" Lalu 
mereka mengusir dia ke luar. 



9:24 "Katakanlah kebenaran di hadapan Allah (beri Kemuliaan bagi Allah)" Ini adalah suatu rumusan 
pengambilan sumpah untuk menjamin kejujuran (lih. Yosua 7: 19). 

9:25 Jawaban ini pasti menunjuk pada ay 16. Orang ini tidak ingin mendebatkan teologia, namun menyatakan 
hasil dari perjumpaannya dengan Yesus. 

9:27 "Barangkali kamu mau menjadi murid-Nya juga?" bentuk ketatabahasaan Yunani ini mengharapkan 
jawaban "tidak", namun penanyaan pertanyaan itu sendiri merupakan suatu ironi yang tajam dan menunjukkan 
akal dari si pengemis buta ini. 

9:28a "engkau murid Orang itu" Adasuatu pertanyaan yang sungguh-sungguh sampai pada titik apa di pasal 
ini orang ini menjadi seorang percaya. Pada awalnya sepertinya penyembuhan oleh Yesus ini tidak dihubungkan 
dengan iman orang ini didalam Dia sebagai Mesias; hanya diwaktu kemudian Yesus menghadapkannya dengan 

124 



klaim-klaim keMesiasan (lih. ay 36-38). Episode ini menunjukkan bahwa penyembuhan jasmani tidak selalu 
membawa keselamatan. 

9:28b-29 Ini menunjukkan kesulitan yang dihadapi oleh para pemimpin agama. Mereka mencoba untuk 
menyamakan rincian, penafsiran khusus dari Tradisi Lisan (Talmud) dengan perwahyuan yang terilhami kepada 
Musa. Mata mereka dibutakan oleh prasangka-prasangka teologis mereka (lih. Mat 6:23). 

9:30 "Aneh juga bahwa kamu tidak tahu dari mana Ia datang, sedangkan Ia telah memelekkan mataku" 

Ini adalah satu lagi contoh dari akal yang tajam dan ironi yang menggigit dari si pengemis buta ini pada saat 
menyangkal logika dari orang-orang Farisi. 

9:31-33 Orang buta yang tak berpendidikan ini memiliki teologia yang lebih baik dan konsisten daripada para 
pemimpin agama tersebut! 

9:33 "Jikalau" Ini adalah sebuah KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL yang disebut "berlawanan 
dengan fakta." Ini harus dipahami sebagai, "Jika orang ini tidak datang dari Allah, yang kenyataannya datang dari 
Allah, maka Ia tidak akan bisa melakukan hal-hal semacam ini, yang kenyataannya Ia lakukan." 

9:34 "Engkau ini lahir sama sekali dalam dosa" Menarik untuk dicatat bahwa Yudaisme Kerabian tidak 
memilik konsep "dosa asal" (lih. Ayb 14:1. 4: Maz 51:5). Kejatuhan dari Kej 3 sama sekali tidak ditekankan 
dalam Yudaisme Kerabian. Orang Yahudi menyatakan bahwa ada suatu itikad baik dan buruk (yetzer) di dalam 
setiap manusia. Para Farisi ini sedang menyatakan bahwa kesaksian dan logika dari orang yang disembuhkan ini 
tidak sah karena ia nyata-nyata adalah seorang pendosa dengan bukti lahir buta. 

□ "mereka mengusir dia keluar" Secara huruflah ini berarti "mereka melemparkannya keluar." Rujukannya 
ialah dari (1) keanggotaan dan kehadirannya dalam sinagoga setempat atau (2) pengusiran dari pertemuan. Dalam 
konteks ini #2 sepertinya lebih cocok. 



NASKAH NASB (UPDATED): 9:35-41 



35 



Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan 



36 i 



berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?" Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku 



37 T 



percaya kepada-Nya." Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang 
berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!" 38 Katanya: "Aku percaya, Tuhan!" Lalu ia sujud menyembah- 
Nya. 39 Kata Yesus: "Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak 
melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta." 40 Kata-kata itu 
didengar oleh beberapa orang Farisi yang berada di situ dan mereka berkata kepada-Nya: "Apakah itu 
berarti bahwa kami juga buta?" 41 Jawab Yesus kepada mereka: "Sekiranya kamu buta, kamu tidak 
berdosa, tetapi karena kamu berkata: Kami melihat, maka tetaplah dosamu." 



9:35 

NASB, NRSV, 

TEV, NJB "'Percayakah engkau kepada Anak Manusia?'" 
NKJV "'Percayakah engkau kepada Anak Allah?'" 

Naskah kuno Yunani berhuruf besar A memiliki "Anak Allah," tetapi P 66 , P 75 , X, B, D memiliki "Anak 
Manusia." Dari penggunaan Yohanes dan bukti dari naskah kuno "Anak Manusia" jauh lebih tepat, dan mungkin 
adalah asli. Pertanyaan ini secara ketatabahasaan mengharapkan jawaban "ya". 

9:36 

NASB, NKJV, "Tuhan" 

NRSV, TEV, 

NJB "Tuan" 



125 



Kita dapat melihat pengembangan teologis mengenai iman dari orang ini didalam pasal ini, seiring dengan 
pergerakan orang ini dari memanggil Yesus: (1) seorang manusia (ay 11); (2) menjadi seorang nabi (ay 17); (3) 
menjadi suatu sebutan terhormat "Tuan" (ay 36); (4) menjadi "Tuhan," dalam penggunaan teologis sepenuhnya 
dari kata ini (ay 38). Kata Yunani yang sama digunakan dalam ay 36 dan 38. Hanya konteks yang bisa 
menentukan konotasinya. Lihat Topik Khusus: Nama-nama bagi Tuhan pada 6:20. 

9:38 Ini adalah klimaks dari catatan ini sejauh mengenai keselamatan dari orang yang disembuhkan tersebut. 
Mengejutkan bahwa ayat ini hilang dari beberapa naskah kuno Yunani (P 75 , s, W) dan Diatessaron (suatu 
kombinasi awal dari ke empat Injil). Ini memang mengandung dua istilah yang langka: (1) frasa "kataNya" hanya 
muncul di sini dan 1:23, dan (2) istilah "ia sujud menyembah" hanya muncul di sini di Yohanes. Hal ini 
disertakan dalam kebanyakan terjemahan moderen. 

9:39 "Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi" Ini sepertinya sejalan dengan 5:22, 27 yang berbicara 
mengenai penghakiman akhir jaman (eskatologis). Namun demikian, ini sepertinya mempertentangkan 3:17-21 
dan 12:47, 48. Ini dapat di selesaikan oleh fakta bahwa Yesus datang untuk maksud penebusan, namun manusia 
yang menolak penawaranNya secara otomatis menghakimi diri mereka sendiri. 

□ "supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, 
menjadi buta" Ini adalah suatu penggenapan ganda dari nubuatan khususnya dari Yesaya: (1) Orang Israer yang 
angkuh tidak akan mengerti berita Allah (lih. Yes 6:10, 42:18-19; 43:8; Yer 5:21; Yeh 12:2); (2) orang miskin, 
terbuang, sakit jasmani yang mau bertobat dan merendahkan diri akan mengerti (lih. Yes 29:18; 32:3-4; 35:5; 
42:7, 16). Yesus adalah terang dunia bagi semua yang memilih untuk melihat (lih. 1:4-5, 8-9). 

9:40 "Apakah itu berarti bahwa kami juga buta?" Sintaksis Yunani ini mengharapkan jawaban "tidak" (lih. 
Mat 15:14; 23-24). Ayat-ayat terakhir ini menunjukkan bahwa pasal ini adalah suatu pemeranan dari 
perumpamaan kebutaan rohani yang tak bisa disembuhkan (dosa ketidak percayaan yang tak dapat diampuni), dan 
kebutaan jasmani yang bisa disembuhkan! 

9:41 Ayat ini menyatakan suatu kebenaran umum (lih. 15:22,24; Rom 3:20; 4: 15; 5:13; 7:7,9). 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Apakah pasal ini berurusan terutama dengan penyembuhan jasmani atau penyembuhan rohani? Kebutaan 
jasmani atau kebutaan rohani? 

2. Bagaimana orang ini bisa berdosa sebelum ia dilahirkan? 

3 . Pada titik apa dalam pasal ini orang ini menerima keselamatan? 

4. Apakah Yesus datang ke dalam dunia untuk menghakimi dunia atau menyelamatkan dunia? 

5 . Terangkan latar belakang dari istilah "Anak Manusia." 

6. Sebutkan titik-titik ironi dalam tanggapan dari orang buta ini kepada para pemimpin Yahudi. 



126 



YOHANES 10 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


JB 


Perumpamaan tentang 
Kandang Domba 


Yesus Gembala yang 
Benar 


Yesus, Gembala yang 
Memberikan HidupNya 


Perumpamaan tentang 
Gembala 


Gembala yang Baik 


10:1-6 




10:1-6 


10:1-6 




10:1-5 
10:6 




10:1-5 
10:6 


Yesus Gembala yang Baik 


Yesus Gembala yang Baik 






Yesus Gembala yang Baik 




10:7-18 




10:7-21 


10:7-10 
10:11-18 




10:7-10 

10:11-16 

10:17-18 




10:7-18 


10:19-21 






10:19-21 




10:19-20 
0.43125 




10:19-21 


Yesus Ditolak oleh Orang 
Yahudi 


Gembala Mengenal 
DombaNya 






Yesus Ditolak 


Yesus mengklaim sebagai 
Anak Allah 


10:22-30 




10:22-30 

Upaya yang Baru untuk 
Merajam Yesus dengan 
Batu. 


10:22-30 




10:22-24 
10:25-30 




10:22-30 


10:31-39 




10:31-39 

Orang Percaya Di seberang 
Yordan 


10:31-39 




10:31-32 
10:33 
10:34-38 
0.44375 




10:31-38 

0.44375 

Yesus Mundur ke seberang 
Sungai Yordan 


10:40-42 




10:40-42 


10:40-42 




10:40-42 




10:40-42 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 



127 



1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 10:1-6 

*"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak 
melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; 2 tetapi 
siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba. 3 Untuk dia penjaga membuka pintu dan 
domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut 
namanya dan menuntunnya ke luar. 4 Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan 
mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. 5 Tetapi seorang asing 
pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka 
kenal." 6 Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti 
apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.. 



10:1 "Sesungguhnya" Lihat catatan pada 1:49. 

□ "tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok" Perhatikan ada 
beberapa di dalam kandang domba yang bukan bagiian dari gembala yang baik (lih. 7:21-23 dan "Perumpamaan 
Gandum dan benih lalang," Mat 12:24-30). Masalahnya di sini adalah bahwa beberapa orang mencoba untuk 
mencapai melalui usaha pribadi apa yang Allah tawarkan secara cuma-cuma melalui Kristus, (lih. 3: 14-16). 

10:2 "tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba" Ada suatu pencampuran 
penggambaran yang nyata dalam pasal ini: Yesus sebagai pintu dari kandang domba, ay 7, dan juga gembala dari 
domba-domba tersebut (ay 11 dan 14). Namun demikian, pencampuran penggambaran ini bukan hal yang tidak 
lazim dalam Yohanes dan PB: 

1 . Yesus adalah roti dan pemberi roti (lih. ay 6:35,5 1) 

2. Yesus adalah kebenaran dan yang mengatakan kebenaran (lih. ay 8:45-46 dan 14:6) 

3. Yesus adalah jalan dan Ia menunjukkan jalan (14:6) 

4. Yesus adalah korban dan orang yang mempersembahkan korban (lih. Kitab Ibrani) 

Sebutan "gembala" adalah suatu sebutan lazim PL baik untuk Allah maupun Mesias (lih. Maz 23; Maz 80:1; 
Yes 40:10-11; I Pet 5:1-4). Para pemimpin Yahudi disebut sebagai "gembala palsu" dalam Yer 23; Yeh 34 dan 
Yes 56:9-12. Istilah "gembala" ini berhubungan dengan istilah "gembala/pengatur rumah Allah" (lih. Ef 4:11; 
Titus 1:5,7). 

10:3 "domba-domba mendengarkan suaranya" Pengenalan/pengakuan dan ketaatan didasarkan atas hubungan. 

□ "ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya" Yesus mengenal milikNya secara 
pribadi dan seorang demi seorang. Gembala-gembala sering mempunyai nama panggilan bagi binatang-binatang 
mereka, bahkan dalam kumpulan yang besar. 

□ "dan menuntunnya ke luar" Ini menunjuk tidak hanya pada keselamatan, namun juga pada pedoman harian 
(lih. ay4&9). 



128 



10:4 Ini mungkin merupakan suatu rujukan kepada kebiasaan untuk menyimpan beberapa jenis ternak yang 
berbeda dalam satu padang rumput berpagar di malam hari. Di pagi hari gembala akan memanggil dan domba- 
dombanya akan datang kepadanya. 

10:5 Gereja selalu harus berurusan dengan gembala-gembala palsu (lih. I Tim 4: 1-3, II Tim 4:3-4; I Yoh 4:5-6). 

10:6 "Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka" ini bukanlah kata yang normalnya 
diterjemahkan sebagai "perumpamaan," namun ini berasal dari akar yang sama. Bentuk ini hanya ditemukan di 
sini dan dalam 16:25,29 dan II Pet 2:22. Meskipun ini adalah bentuk yang berbeda, sepertinya hal ini bersinonim 
dengan istilah yang lebih umum yaitu "perumpamaan." Istilah "perumpamaan" biasanya berarti menempatkan 
suatu kejadian yang umum dari suatu kebudayaan disamping suatu kebenaran rohani sedemikian sehingga 
membantu dalam pemahamannya. Namun demikian, ini bisa menunjuk pada penyembunyian kebenaran dari 
mata-mata yang buta secara rohani (lih. 16:29; Mar 4: 1 1-12). 

□ "tetapi mereka tidak mengerti" Jika pasal 10 berhubugan dalam waktu dengan pasal 9, maka "mereka" di 
sini menunjuk pada orang-orang Farisi. 



NASKAH NASB (UPDATED): 10:7-10 

7 Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba 
itu. 8 Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak 
mendengarkan mereka. 9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan 
masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. 10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan 
membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya 
dalam segala kelimpahan. 



10:7 "Akulah pintu ke domba-domba itu" Ini adalah satu dari pernyataan-pernyataan "Akulah" yang terkenal 
dari Yohanes. Penggambaran ini memunculkan kebenaran bahwa Yesus adalah satu satunya jalan yang benar (lih. 
8, 10; 14:6). Hal ini sering disebut sebagai skandal ekslusifisme Injil. Jika Alkitab ialah pernyataan diri Allah, 
maka hanya ada satu jalan untuk menjadi benar dengan Allah - iman dalam Kristus (lih. Kis 4:12; I Tim 2:5). 
Lihat catatan pada 8:12. 

10:8 "Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok" Karena konteks dari pasal 9 
& 10, Hari Raya Pentahbisan Hanukkah (lih. 10:22), mungkin saja ini menunjuk pada tuntutan keMesiasan dari 
kaum Makabe dan keturunan-keturunannya selama periode di antara ke dua perjanjian. Namun demikian, ini - 
kemungkinan juga berhubungan dengan ayat-ayat PL mengenai gembala-gembala palsu (lih. Yer 23 dan Yeh 34). 
Bahasa yang sangat abstrak dan riwayat sejarah yang tidak jelas menyebabkan para penyalin-penyalin mula- 
mula memodifikasi atau mengembangkan naskah ini dalam upayanya untuk menerangkan artinya. Satu naskah 
kuno (ms D) secara sederhana mengabaikan kata cakupan "semua" dan beberapa naskah-naskah kuno awal (P 45 , 
P 75 , X ) mengabaikan frasa "sebelum Aku." 

10:9 "barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS 
CONDITIONAL dengan sebuah KATA KERJA FUTURE PASSIVE. Yesus adalah satu satunya jalan kepada 
Allah (lih. 14:6). Kata kerja "selamat" dalam konteks ini barangkali berhubungan dengan konotasi PL tentang 
pembebasan jasmani. Namun demikian Yohanes sering memilih istilah-istilah yang memiliki dua arti yang saling 
bertumpang tindih. Konsep keselamatan rohani tidak kurang dari konteks ini juga (lih. ay 42). 

10:10 "Pencuri" Ini menunjukkan motive tersebunyi dari para gembala palsu tersebut. Ini juga mencerminkan 
maksud dari si jahat! Sikap kecerobohan dari para pekerja upahan ini dapat dilihat dalam ay 12-13. 

□ "membinasakan" Lihat Topik Khusus berikut. 



129 



TOPIK KHUSUS: PEMBINASAAN (APOLLUMI) 

Istilah ini memiliki bidang semantik yang luas, yang telah menyebabkan banyak kebingungan dalam 
hubungannya dengan konsep teologis penghakiman kekal vs. pembasmian. Arti huruflah dasarnya berasal dari 
apo ditambah ollumi, menghancurkan, membinasakan. 

Masalahnya ada dalam penggunaan figuratif dari istilah ini. Ini dapat dengan jelas dilihat dalam buku 
karangan Louw and Nida Kamus Perjanjian Baru Yunani -Inggris, Berdasarkan Atas Wilayah-wilayah Semantik, 
vol. 2, hal. 30. Buku ini menyebutkan beberapa arti dari istilah ini. 

1. membinasakan (cont. Mat 10:28; Luk 5:37; Yoh 10:10; 17:12; Kis 5:37; Rom 9:22 dari vol. 1, hal. 232) 

2. gagal mendapatkan (cont. Mat 10:42, vol. 1, hal. 566) 

3. kehilangan (cont. Luk 15:8, vol. 1, hal. 566) 

4. tidak sadar akan lokasi (cont. Luk 15:4, vol. 1, hal. 330) 

5 . mati (cont. Mat 1 : 3 9, vol . 1 , hal 266) 

Gerhard Kittel, dalam Kamus Teologis Perjanjian Baru, vol. 1, hal. 394, mencoba untuk melukiskan 
penggunaan-penggunaan yang berbeda ini dengan menyebutkan empat arti. 

1. membinasakan atau mebunuh (cont. Mat 2: 13; 27:20; Mar 3:6; 9:22; Luk 6:9; I Kor 1:19) 

2. kehilangan atau mederita kerugian dari (cont. Mar 9:41; Luk 15:4,8) 

3. binasa (cont. Mat 26:52; Mar 4:38; Luk 11:51; 13:3,5,33; 15:17; Yoh 6:12,27; I Kor 10:9-10) 

4. terhilang (cont. Mat 5:29-30; Mar 2:22; Luk 15:4,6,24,32; 21:18; Kis 27:34) 
Kittel kemudian berkata 

"pada umumnya kita bisa berkata bahwa #2 dan #4 mendasari pernyataan-pernyataan yang berkaitan 
dengan dunia ini seperti dalam Injil-injil Sinoptik, sedangkan #1 dan #3 mendasari pernyataan yang 
berhubungan dengan dunia di masa mendatang seperti dalam kitab Paulus dan Yohanes" (hal. 394). 
Dalam hal inilah kebingungan tersebut. Istilah ini memiliki penggunaan semenatik yang sedemikian lebar 
sehingga para penulis PB yang berbeda menggunakannya dalam cara-cara yang beragam. Saya suka buku Robert 
B. Girdlestone, Sinonim-sinonim dari Perjanjian Lama, hal. 275-277 '. Ia mengkaitkan istilah ini dengan manusia- 
manusia yang binasa secara moral dan menantkan pemisahan kekal dari Allah versus manusia-manusia yang 
mengenal Kristus dan memiliki hidup yang kekal di dalam Dia. Kelompok yang terakhir "diselamatkan," 
sementara kelompok yang terdahulu binasa. 

Saya secara pribadi tidak berpikir bahwa istilah ini melukiskan pembasmian. Istilah "kekal" digunakan baik 
dalam hal penghukuman kekal maupun kehidupan kekal di dalam Mat 25:46. Mengurangi arti salah satu berarti 
mengurangi arti keduanya! 



□ "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan" Frasa 
ini sedemikian seringnya dikutip sebagai suatu janji mengenai hal-hal material, namun dalam konteks hal ini 
berhubungan dengan hal mengenal Yesus secara pribadi dan berkat-berkat rohani, bukan kemakmuran material, 
yang dibawaNya. Hal ini bukannya hal memiliki sedemikian limpah dalam kehidupan ini, namun mengenal dan 
memiliki kehidupan yang benar! 

Sebagaimana Injil Sinoptik mencatat penekanan Yesus akan Kerajaan Allah, Yohanes mencatat penekanan 
Yesus akan kehidupan kekal. 



NASKAH NASB (UPDATED): 10:11-18 

18 "Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; 
12 sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, 
ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam 
dan mencerai-beraikan domba-domba itu. 13 Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan 
domba-domba itu. 14 Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba- 
Ku mengenal Aku 15 sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan 
nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku. 16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; 
domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan 

130 



menjadi satu kawanan dengan satu gembala. 17 Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan 
nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. 18 Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku 
memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa 
mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku." 



10:11,14 "Akulah gembala yang baik" Ini adalah suatu gelar PL bagi Mesias (lih. Yeh 34:23; Zak 1 1; I Pet 5:4) 
dan bagi YHWH (lih. Maz 23:1; 28:9; 77:20; 78:52; 80:1; 94:7; 100:3; Yes 40:11; Jer. 23:1; 31:10; Yeh 34:11- 
16). 

Ada dua istilah Yunani yang dapat diterjemahkan sebagai "baik": (1) agathos, yang biasanya digunakan 
Yohanes untuk barang-barang, dan (2) kalos, yang digunakan dalam Septuaginta untuk menunjuk pada baik 
sebagai lawan dari jahat. Dalam PB kata ini memiliki arti "indah," "mulia," "berakhlak," dan "layak." Kedua 
istilah ini digunakan bersama-sama dalam Luk 8:15. Lihat catatan pada 8:12. 

10:11 "Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya" Ini menunjuk pada perwakilan 
pengorbanan penebusan Kristus (lih. ay 11,15,17,18). Ia secara sukarela mempertaruhkan hidupNya bagi umat 
manusia yang penuh dosa (lih. Yes 52:13-53:12; Mk 10:45; II Kor 5:21). Kehidupan yang benar, kehidupan yang 
berkelimpahan hanya datang melalui kematianNya. 

Buku Bruce M. Metzger Komentari Kenaskahan terhadap Perjanjian Baru Yunani memiliki pandangan yang 
menarik terhadap ayat ini: 

"Daripada 'mempertaruhkan hidup seseorang," yang merupakan ciri khas tulisan Yohanes 
(10.15,17; 13,37,38; 15,13; I Yoh 3.16), beberapa saksi (P 45 , X*, D) menggantikannya dengan 
pernyataan 'memberikan hidup seseorang,' yang muncul dalam Injil-injil Sinoptik (Mat 20,28; 
Mar 10.45)" (hal. 230). 

10:14 (lih. ay 3-5) 

10:15 "sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa" Ini adalah suatu tema ulangan dalam 
Yohanes. Yesus bertindak dan berbicara mengenai hubunganNya yang intim dengan Bapa. 

Analogi yang mengejutkan dalam ay 14-15 adalah bahwa keintiman antara Bapa dan Anak ini dibandingkan 
dengan keintiman antara Anak dengan para pengikutNya. (lih. 14:23). Yohanes berfokus pada onotasi Ibrani 
mengenai "mengenal" sebagai persekutuan yang intim, bukan fakta-fakta kognitif. Yesus mengenal Bapa; mereka 
yang mengenal Yesus, mengenal Allah! 

10:16 "Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini" ini adalah singgungan kepada 
Yes 56:6-8. Konteksnya sepertinya menuntut bahwa hal ini menunjuk pada (1) orang Samaria (lih. 4:1-42) atau 
(2) Gereja Bukan Yahudi (lih. 4:43-54). Ini berbicara mengenai penyatuan dari semua yang melaksanakan iman 
dalam Kristus. 

□ "dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu Gembala" Ini telah selalu menjadi sasaran dari 
Allah (lih. Kej 3:15, 12:3; Kel 19:5-6). Aspek teologis dari penyatuan ini didiskusikan dalam Ef 2:11-3:13 dan 
4:1-6. 

10:17 "(untuk alasan inilah) Bapa mengasihi Aku" Sebagaimana Anak tidak dipaksa untuk menyerahkan 
nyawaNya, Bapa tidak juga dipaksa untuk memberikan AnakNya. Ini tidak boleh ditafsirkan bahwa Allah 
menghadiahi manusia Yesus karena ketaatanNya (kesesatan ini sering disebut adopsionisme). 

□ "Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali" Ini mengisyaratkan kebangkitan. Biasanya 
dalam PB Bapalah yang membangkitkan Anak (lih. 18b) untuk menunjukkan penerimaanNya akan 
pengorbananNya. Namun di sini kuasa dari Yesus Sendiri dalam kebangkitan tersebut dinyatakan. 

Frasa ini adalah suatu kesempatan yang sangat bagus untuk menunjukkan bahwa PB seringkah 
menghubungkan pekerjaan penebusan kepada keseluruhan tiga pribadi keAllah: 



131 



1. Allah Bapa membangkitkan Yesus (lih. Kis 2:24; 3:15; 4:10; 5:30; 10:40; 13:30,33,34,37; 17:31; Rom 
6:4,9; 10:9; I Kor 6:14; II Kor 4:14; Gal l:l;Ef 1:20; Kol 2:12; I Tes 1:10) 

2. Allah Anak membangkitkan DiriNya sendiri (lih. Yoh 2: 19-22; 10: 17-18) 

3. Allah Roh Kudus membangkitkan Yesus (lih. Rom 8: 1 1) 

10:18 "Aku berkuasa" Ini adalah istilah yang sama yang digunakan dalam 1:12. Ini bisa diterjemahkan 
"otoritas," "hak hukum," atau "kuasa." Ayat ini menunjukkan kuasa dan otoritas dari Yesus. 



NASKAH NASB (UPDATED): 10:19-21 



19 



Maka timbullah pula pertentangan di antara orang-orang Yahudi karena perkataan itu. Banyak di 
antara mereka berkata: 20 "Ia kerasukan setan dan gila; mengapa kamu mendengarkan Dia?" 21 Yang lain 
berkata: "Itu bukan perkataan orang yang kerasukan setan; dapatkah setan memelekkan mata orang- 
orang buta?" 



10:19 Sebagaimana ada pendapat yang terpecah mengenai Yesus dalam 6:52; 7:12,25; 9:8-9, 16; 10:19-21; 
11:36-37, tema ini berlanjut di sepanjang Yohanes. Misteri dari beberapa menerima Injil dan beberapa 
menolaknya adalah ketegangan antara pradestinasi dengan kehendak bebas manusia! 

10:20 "Ia kerasukan setan dan gila" Ini adalah suatu tuduhan yang lazim yang dilancarkan terhadap Yesus dari 
dua sudut pandangan yang berbeda: (1) dalam ayat ini, sebagaimana dalam 7:20, tuduhan ini digunakan untuk 
mengatakan bahwa Yesus mempunyai suatu mental yang sakit; dan (2) tuduhan yang sama ini digunakan oleh 
orang Farisi untuk mencoba menerangkan sumber dari kuasa Yesus (lih. 8:48,52; 10:21). 

10:21 Penyembuhan orang buta ini adalah tanda keMesiasan (lih. Kel 4:11; Maz 146:18; Yes 29:18; 35:5; 42:7). 
Ada suatu pengertian didalam hal ini bahwa kebutaan Israel (lih. Yes 42:19) ditunjukkan di sini sebagaimana 
ditunjukkan dalam pasal 9. 



NASKAH NASB (UPDATED): 10:22-30 

22 Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim 
dingin. 23 Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo. 24 Maka orang-orang Yahudi 
mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam 
kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami." 25 Yesus menjawab mereka: 
"Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang 
Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku, 26 tetapi kamu tidak 
percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. 27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku 
dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, 28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada 
mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut 
mereka dari tangan-Ku. 29 Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada 
siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. 30 Aku dan Bapa adalah satu." 



10:22 "Hari Raya Pentahbisan" Yosefus menyebutnya "Perayaan Lampu." Perayaan ini dikenal di jaman kita 
sebagai Hanukkah. Ini adalah perayaan delapan hari yang muncul disekitar pertengahan bulan Desember. Hari ini 
merayakan pentahbisan kembali dari Bait Suci di Yerusalem setelah kemenangan militer dari Yudas Makabeus 
dalam tahun 164 S. M. Dalam tahun 168 S. M., Antiokhus rv Epifanes, yang adalah seorang pemimpin Seleucid, 
mencoba untuk memaksakan orang Yahudi kepada praktek-praktek Helenistik (lih. Dan 8:9-14). Ia mengubah 
Bait Suci di Yerusalem menjadi kuil kafir bahkan dengan mendirikan mezbah Zeus di dalam Ruangan Suci. 
Yudas Makabeus, satu dari beberapa anak dari imam dari Modin, mengalahkan maharaja Syria ini dan 
menyucikan serta mentahbiskan kembali Bait Suci. 

□ "serambi Salomo" Ini adalah tempat yang terlindung disepanjang sebelah timur Halaman Wanita tempat 
Yesus mengajar. Yosefus berkata bagian ini selamat dari penghancuran Babel di tahun 586 S. M. 



132 



10:24 "Jikalau" Ini adalah sebuah KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang dianggap benar dari sudut 
pandang si penulis atau untuk tujuan penulisannya. Ada beberapa KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL 
dalam konteks ini (lih. ay 24, 35, 37, dan 38). Penggunaan dalam ay 24 ini menunjukkan bagaimana 
pengembangan ini dapat digunakan dalam suatu pengertian yang berkenaan dengan sastra. Orang-orang Farisi ini 
tidak sungguh-sungguh percaya Yesus adalah Mesias. Mereka sedang memancing Dia. 

□ "katakanlah terus terang" Ada beberapa hal untuk didiskusikan dalam ayat ini. Pertama, Yesus mengajar 
menggunakan perumpamaan, bahasa penggambaran, dan pernyataan-pernyataan dualistik yang mendua. Orang 
banyak di Bait Suci ini menghendaki Dia untuk menyatakan DiriNya secara jelas. Lihat Topik Khusus: Parresia 
pada 7:4. 

Kedua, Orang Yahudi di jaman Yesus tidak berharap bahwa Mesias adalah Tuhan yang berinkarnasi. Yesus 
sepertinya telah menyinggung kesatuanNya dengan Allah di beberapa kesempatan, (lih. 8:56-59), tetapi dalam 
konteks ini mereka bertanya secara khusus mengenai Mesias. Orang Yahudi mengharapkan Yang Diurapi ini 
untuk bertindak seperti Musa (lih. UI 18:15,19). Yesus dengan tepat telah melakukan hal itu dalam pasal 6. 
KaryaNya menggenapi nubuatan-nubuatan PL, khususnya penyembuhan orang buta (pasal 9). Mereka memiliki 
semua bukti yang diperlukan. Masalahnya adalah bahwa Yesus tidak cocok dengan pengharapan tradisional 
mereka yang bersifat kemiliteran dan nasionalistis mengenai Mesias. 

10:25 "pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian 
tentang Aku" Yesus menyatakan bahwa tindakanNya membuktikan klaimNya (lih. 2:23; 5:36; 10:25,38; 14: 1 1; 
15:24). 

10:28 "Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka" Hidup kekal mencakup kuantitas dan kualitas. 
Inilah kehidupan dari jaman baru. Kehidupan ini tersedia sekarang oleh iman dalam Kristus (lih. 3:36; 1 1:24-26). 

□ "mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka 
dari tangan-Ku" Ini adalah suatu DOUBLE NEGATIVE dengan suatu AORIST MIDDLE SUBJUNCTIVE. Ini 

adalah satu dari ayat paling kuat mengenai jaminan keamanan dari orang percaya di manapun dalam PB (lih. 
6:39). Nyatalah bahwa satu-satunya yang bisa memisahkan kita dari kasih Allah adalah kita sendiri (lih. Rom 
8:38-39; Gal. 5:2-4). Penjaminan harus diimbangi dengan ketekunan (lihat Topik Khusus pada 8:31). Penjaminan 
harus didasarkan atas sifat dan tindakan dari Allah Tritunggal. 

Injil Yohanes menyatakan penjaminan dari mereka terus menaruh iman mereka dalam Kristus. Ini dimulai 
dengan suatu keputusan awal yaitu pertobatan dan iman dan menerbitkan iman gaya hidup. Masalah teologisnya 
adalah ketika hubungan pribadi ini diputar balikkan menjadi suatu produk yang kita miliki ("sekali selamat, selalu 
selamat"). Iman yang berkelanjutan adalah bukti dari suatu keselamatan yang benar (lih. Ibrani, Yakobus, dan I 
Yohanes). 

10:29 

NASB, NKJV "Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun" 

NRSV "Apa yang telah diberikan Bapa-Ku kepadaKu lebih besar daripada segala hal lain" 

TEV "Apa yang telah diberikan Bapa-Ku kepadaKu lebih besar dari apapun" 

NJB "Bapa, untuk apa yang telah diberikanNya kepadaKu, lebih besar dari siapapun" 

Pertanyaannya ialah apakah obyek dari frasa tersebut, "lebih besar daripada": (1) umat yang Allah telah 
berikan kepada Yesus (NRSV, TEV) atau (2) Allah Sendiri (NASB, NKJV, NJB). Bagian kedua dari ayat ini 
mengisyaratkan bahwa seseorang mungkin mencoba untuk merenggut para pengikut Yesus. Secara Teologis 
pilihan kedua sepertinya adalah yang terbaik. Lihat Topik Khusus mengenai penjaminan pada 6:37. 

Ini adalah suatu bagian yang menakjubkan mengenai penjaminan orang percaya berdasarkan kuasa dari Bapa! 
Penjaminan keamanan orang percaya, seperti semua kebenaran alkitabiah, disajikan dalam suatu pola perjanjian 
yang penuh ketegangan. Pengharapan dan penjaminan keselamatan orang percaya ada di dalam sifat dari Allah 
Tritunggal, Anugerah dan KemurahanNya. Namun Demikian, orang percaya harus terus dalam iman. 
Keselamatan dimulai dengan suatu diskusi awal di bawah pimpinan Roh Kudus mengenai pertobatan dan iman. 
Hal ini harus juga menerbitkan pertobatan, iman, dan ketaatan, dan ketekunan yang berkelanjutan! Keselamatan 



133 



bukanlah suatu produk (asuransi jiwa, tiket ke surga), namun suatu hubungan pribadi yang bertumbuh dengan 
Allah melalui Kristus. 

Bukti yang meyakinkan dari suatu hubungan yang benar dengan Allah ialah suatu kehidupan iman dan 
pelayanan yang diubahkan dan terus berubah, (lih. Mat 7). Hanya ada sedikit saja bukti alkitabiah bagi orang- 
orang Kristen kedagingan (lih. I Kor 2-3). Normanya adalah keserupaan dengan Kristus sekarang, bukan hanya 
surga ketika anda meninggal. Tidak ada kekurangn penjaminan dan keamanan alkitabiah bagi mereka yang 
bertumbuh, melayani, bahkan bergumul dengan dosa. Namun, tak ada buah, tak ada akar! Keselamatan adalah 
oleh anugerah saja, melalui iman saja, namun keselamatan yang benar akan menerbitkan "pekerjaan yang baik" 
(lih. Ef2:10;Yak2:14-26). 

10:30-33 "Aku dan Bapa adalah satu. . . Sekali lagi rang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari 
Yesus" Ini hanyalah satu dari pernyataan-pernyataan yang tegas mengenai keMesiasan dan keTuhanan Yesus 
(lih. 1:1-14; 8:58; 14:8-10). Orang-orang Yahudi sepenuhnya mengerti apa yang Ia katakan dan 
memperhitungkannya sebagai suatu hujatan (lih. ay 33; 8:59). Mereka akan melempariNya dengan batu 
berdasarkan atas Im 24: 16. 



NASKAH NASB (UPDATED): 10:31-39 

31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus. 32 Kata Yesus kepada 
mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan 
manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?" 33 Jawab orang-orang Yahudi itu: 
"Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau 
menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu 
dengan Allah." 34 Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah 
berfirman: Kamu adalah allah? 35 Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah — 
sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan — , 36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh 
Bapa dan yang telah diutus- Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: 
Aku Anak Allah? 37 Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya 
kepada-Ku, 38 tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan 
pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan 
Aku di dalam Bapa." 39 Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka. 



10:31 Ayat ini berhubungan dengan pernyataan Yesus dalam ay 30. Yesus menjawab tuduhan mereka dalam 
suatu argumentasi kerabian yang sangat di luar kebiasaan. Pada dasarnya ini adalah suatu permainan kata dari 
Elohim, yang adalah kata PL untuk Allah (lih. Kej 1), namun bentuknya adalah JAMAK dan sering digunakan 
baik untuk para malaikat maupun para pemimpin manusia (para hakim). 

10:32 Gembala yang baik (kalos) mengerjakan pekerjaan yang baik {kalos) dari Bapa. 

10:33 "karena... menghujat" Yesus mengetahui bahwa mereka mengerti dengan tepat klaimNya sebagai satu 
dengan Bapa. 

10:34 "kitab Taurat kamu" Yesus mengutip dari mazmur namun menyebutnya "Taurat" (lih. 12:34; 15:25; 
Rom 3:9-19). Istilah Taurat biasanya merujuk pada tulisan-tulisan Musa (Torah), Kejadian-Ulangan. Ini 
menunjukkan penggunaan istilah tersebut secara lebih luas untuk mencakup keseluruhan PL. 

□ "KAMU ADALAH ALLAH" Yesus menggunakan kutipan dari Maz 82:6. Ini menggunakan Elohim untuk 
menunjuk pada para hakim manusia. Para hakim ini (walaupun lalim) disebut "anak-anak dari yang Maha 
Tinggi." Orang-orang Yahudi ini sedang menyerang Yesus karena meskipun Ia adalah seorang manusia Ia 
mengklaim adalah satu dengan Allah. Namun orang lain (lih. Kel 4:16; 7:1; 22:8,9; Maz 82:6; 138:1) disebut 
"allah." 

Argumentasi kerabian Yesus sepertinya mengikuti jalur ini: Kitab Suci adalah benar, manusia disebut Elohim; 
oleh karena itu, mengapa kamu menyebut Ku seorang penghujat karena menyatakan bahwa Aku adalah Anak 

134 



Allah? Istilah Elohim adalah JAMAK dalam bahasa Ibrani namun diterjemahkan TUNGGAL dan menggunakan 
kata kerja SINGULAR ketika merujuk pada keTuhanan PL. Lihat Topik Khusus: Nama-nama Tuhan pada 6:20. 
Ini mungkin adalah permainan kata yang khas pada tulisan Yohanes: (1) suatu kata yang memiliki dua konotasi, 
dan (2) suatu pertanyaan bahasa Yunani yang mengharap jawaban "ya". 

10:35 "- sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan-" Yohanes sering mengkomentari dialog-dialog Yesus. 
Tidak lah pasti apakah ini adalah pernyataan Yesus atau Yohanes. Namun demikian, berhubung keduanya sama- 
sama diilhami, hal ini tidak jadi soal. Dorongan dari kutipan ini ialah kebisa-dipercayaan dari Kitab Suci. Yesus 
dan para Rasul memandang PL dan penafsiran-penafsirannya sebagai firman dari Allah sendiri (lih. Mat 5:17-19; 
I Kor 2:9-13; I Tes 2: 13; II Tim 3: 16; I Pet 1:23-25; II Pet 1:20-21; 3: 15-16). 
Uskup H. C. G. Moule dalam Kehidupan dari Uskup Moule berkata, 

"Ia [Kristus] mempercayai Alkitab secara mutlak, dan, meskipun ada hal-hal di dalamnya yang tak 
dapat dipahami dan berbelit-belit yang telah sangat menjadi teka-teki bagi saya, saya akan, bukan dalam 
pengertian yang buta, namun dengan hormat mempercayai Alkitab karena Dia" (hal. 138). 

10:36 Dalam ayat ini Yesus mengklaim bahwa Bapa memilih (atau "mengkuduskan" atau "menyucikan") Dia dan 
mengutus Dia (sebagai Mesias). Ia tentu saja kemudian memiliki hak untuk disebut sebagai "Anak Allah." 
Sebagai hakim Israel mewakili Allah (lih. Maz 82:6), Ia mewakili Bapa dalam firman dan perbuatan. Lihat Topik 
Khusus: Mengutus (Apostello) pada 5:24. 

10:37 Inilah tepatnya apa yang dikatakan ay 19-21. Mujizat Yesus mencerminkan tindakan Allah. 

10:37,38 "Jikalau. . .jikalau" Ini adalah KALIMAT-KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL. Yesus 
melakukan pekerjaan Bapa. Jika demikian, maka mereka harusnya percaya kepadaNya, menjadi yakin bahwa Ia 
dan Bapa adalah satu (lih. ay 30,38). Lihat Topik Khusus: Tinggal dalam I Yohanes 2:10. 

10:39 Ini adalah satu dari beberapa kali Yesus mengelak dari mereka yang mencoba untuk menyakitiNya (lih. 
Luk 4:29-30; Yoh 8:59). Tidadklah pasti apakah pengelakan ini disebabkan oleh: (1) suatu kejadian mujizat atau 
(2) keserupaan Yesus secara jasmani dengan orang-orang lain, yang mengijinkanNya untuk menyatu kedalam 
gerombolan orang banyak. 



NASKAH NASB (UPDATED): 10:40-42 

40 Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia 
tinggal di situ. 41 Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: "Yohanes memang tidak membuat 
satu tandapun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar." 42 Dan 



banyak orang di situ percaya kepada-Nya. 



10:40 Ini menunjuk pada wilayah trans-Yordan diseberang dari Yerikho, dekat kota yang bernama Betania. 

10:42 Pada waktu para pemimpin Yahudi ini menolak yesus, sedemikian banyak orang-orang biasa (para 
penduduk negeri tersebut) menanggapi Nya dalam iman (lih. 2:23; 7:3 1; 8:30). Lihat Topik Khusus pada 2:23. 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 



135 



Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1. Mengapa Yohanes mencampurkan penggambarannya sedemikian sering (Contoh: "Yesus adalah baik 
pintu kandang domba dan gembala yang baik")? 

2. Apakah latar belakang PL dari Yohanes 10? 

3 . Apakah arti penting dari Yesus "mempertaruhkan nyawaNya?" 

4. Mengapa orang Yahudi terus menuduh Yesus sebagai kerasukan iblis? 

5 . Mengapa pekerjaan Yesus sedemikian penting? 

6. Bagaimana kita mengkaitkan "jaminan keamanan orang percaya" dengan "ketekunan orang-orang 
kudus?" 



136 



YOHANES 11 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Kematian Lazarus 


Kematian Lazarus 


Pembangkitan Lazarus 


Kematian Lazarus 


Kebangkitan Lazarus 


11:1-16 


11:1-16 


11:1-6 
11:7-16 


11:1-3 

11:4 

11:5-7 

11:8 
11:9-11 

11:12 

11:13-15 

11:16 


11:1-4 
11:5-10 

11:11-16 


Yesus Kebangkitan dan 


Akulah Kebangkitan dan 




Yesus Kebangkitan dan 




Hidup 


Hidup 




Hidup 




11:17-27 


11:17-27 


11:17-27 


11:17-19 

11:20-22 

11:23 

0.475 

11:25-26 

11:27 


11:17-27 


Yesus Menangis 


Yesus dan Maut, Musuh 
Terakhir 




Yesus Menangis 




11:28-37 


11:28-37 


11:28-37 


11:28-31 

11:32 

ll:33-34a 

ll:34b 

11:35-36 

11:37 


11:28-31 

11:32-42 


Lazarus Dihidupkan 


Lazarus Dibangkitkan dari 




Lazarus Dihidupkan 




Kembali 


Kematian 




Kembali 




11:38-44 


11:38-44 


11:38-44 


ll:38-39a 

ll:39b 

11:40-44 





137 











11:43-44 


Rencana Membunuh Yesus 


Rencana Membunuh Yesus 




Rencana Melawan Yesus 


Para Pemimpin Yahudi 
Memutuskan Kematian 
Yesus 


11:45-53 


11:45-57 


11:45-53 


11:45-48 
11:49-52 
11:53-54 


11:45-54 


11:54 




11:54 




Paskah Semakin Mendekat 


11:55-57 




11:55-57 


11:55-57 


11:55-57 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 



5. Paragraf pertama 

6. Paragraf kedua 

7. Paragraf ketiga 

8. Dst. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 11:1-16 

*Ada seorang yang sedang sakit, namanya Lazarus. Ia tinggal di Betania, kampung Maria dan adiknya 
Marta. 2 Maria ialah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan minyak mur dan 
menyekanya dengan rambutnya. 3 Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu 
mengirim kabar kepada Yesus: "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit." 4 Ketika Yesus mendengar kabar 
itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, 
sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan." 5 Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya 
dan Lazarus. 6 Namun setelah didengar-Nya, bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal dua hari lagi di 
tempat, di mana Ia berada; 7 tetapi sesudah itu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Mari kita kembali 
lagi ke Yudea." 8 Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Rabi, baru-baru ini orang-orang Yahudi 
mencoba melempari Engkau, masih maukah Engkau kembali ke sana?" 9 Jawab Yesus: "Bukankah ada 
dua belas jam dalam satu hari? Siapa yang berjalan pada siang hari, kakinya tidak terantuk, karena ia 
melihat terang dunia ini. 10 Tetapi jikalau seorang berjalan pada malam hari, kakinya terantuk, karena 
terang tidak ada di dalam dirinya." "Demikianlah perkataan-Nya, dan sesudah itu Ia berkata kepada 
mereka: "Lazarus, saudara kita, telah tertidur, tetapi Aku pergi ke sana untuk membangunkan dia dari 
tidurnya." 12 Maka kata murid-murid itu kepada-Nya: "Tuhan, jikalau ia tertidur, ia akan sembuh." 



138 



13 Tetapi maksud Yesus ialah tertidur dalam arti mati, sedangkan sangka mereka Yesus berkata tentang 
tertidur dalam arti biasa. 14 Karena itu Yesus berkata dengan terus terang: "Lazarus sudah mati; 15 tetapi 
syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar 
percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya." 16 Lalu Tomas, yang disebut Didimus, berkata kepada 
teman-temannya, yaitu murid-murid yang lain: "Marilah kita pergi juga untuk mati bersama-sama 
dengan Dia." 



11:1 "Ada seorang yang sedang sakit" Ini adalah BENTUK KALIMAT IMPERFECT. Hal ni mengiyaratkan 
bahwa ia telah sakit sejak lama. Namun demikian, BENTUK KALIMAT IMPERFECT ini bisa ditafsirkan 
sebagai "mulai sakit." 

□ "Lazarus" Ini adalah nama Ibrani "Eliezer," yang berarti "pertolongan Allah" atau "Allah ialah penolong." 
Yohanes menganggap bahwa para pembaca mengetahui persahabatan Yesus dengan Maria, Marta dan Lazarus 
(lili. Luk 10:38-42, yang merupakan satu-satunya penyebutan mengenai mereka dalam Injil-injil Sinoptik). 

□ "Betania" Ibi adalah lokasi yang berbeda dengan Betania yang disebutkan dalam 1:28 dan 10:40, yang ada 
dekat Yerikho ditepi sungai Yordan. Betania yang ini terletak kira-kira dua mil sebelah tenggara dari Yerusalem 
dipuncak lereng yang sama dengan Bukit Zaitun. Ini adalah tempat menginap kesukaan Yesus bila di Yerusalem. 

□ "Maria" Ini adalah nama Ibrani "Miriam." 

□ "Marta" Ini adaah istilah bahasa Aram bagi "kekasih/nyonya rumah." Tidaklah biasa bahwa Marta, sebagai 
yang tertua, tidak disebutkan terdahulu; mungkin berhubungan dengan Luk 10:38-42. 

11:2 " 2 Maria ialah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan minyak mur dan menyekanya 
dengan rambutnya" Catatan mengenai kesetiaan Maria ini (lili. 12:2-8) berparalel baik dalam Matius (lili. 26:6- 
13) dan Markus (lih. 14:3-9). Sedangkan wanita yang disebutkan dalam suatu pengurapan yang serupa di dalam 
Lukas 7:36 adalah orang lain. 

Ayat ini menjelaskan suatu peristiwa yang belum tercatat dalam Injil. Peristiwa ini dicatat dalam pasal 12. 
Banyak orang menganggap bahwa ini mengisyaratkan bahwa Yohanes mengharapkan para pembacanya untuk 
mengetahui akan keluarga ini dari sumber-sumber lain. 

TOPIK KHUSUS: PENGURAPAN DI DALAM ALKITAB (BDB 603) 

A. Digunakan untuk memperindah (lih. UI 28:40; Rut 3:3; II Sam 12:20; 14:2; II Taw 28:1-5; Dan 10:3; Ams 
6:6; Mik 6:15) 

B. Digunakan untuk para tamu (lih. Maz 23:5; Luk 7:38,46; Yoh 1 1:2) 

C. Digunakan untuk penyembiuhan (lih. Yes 6:1; Yer 51:8; Mar 6:13; Luk 10:34; Yak 5:14) [digunakan dalam 
pengertian kebersihan/kesehatan dalam Yeh 16:9] 

D. Digunakan untuk persiapan penguburan (lih. Kej 50:2; II Taw 16: 14; Mar 16: 1; Yoh 12:3,7; 19:39-40) 

E. Digunakan dalam pengertiankeagamaan (mengeni suatu obyek, lih. Kej 28:18,20; 31:13 [suatu tiang]; Kel 
29:36 [mesbah]; Kel 30:36; 40:9-16; Im 8:10-13; Bil 7:1 [tabernakel) 

F. Digunakan untuk melantik para pemimpin 

1 . Imam-imam 

a. Harun (lih. Kel 28:41; 29:7; 30:30) 

b. Anak-anak Harun (Kel 40: 15; Im 7:36) 

c. Frasa baku atau gelar (Bil 3:3; Im 16:32) 

2. Raja-raja 

a. Oleh Allah (lih. I Sam 2: 10; II Sam 12:7; II Kgs 9:3,6,12; Maz 45:7; 89:20) 

b. Oleh para nabi (lih. I Sam 9: 16; 10:1; 15:1,17; 16:3,12-13; I Raj 1:45; 19:15-16) 

c. Oleh para imam (lih. I Raj 1:34,39; II Raj 1 1: 12) 

d. Oleh para penatua (lih. Hak. 9:8,15; II Sam 2:7; 5:3; II Raj 23:30) 



139 



e. Digunakan mengenai para pengikut Yesus (lih. II Kor 1:21; I Yoh 2:20,27 [kharisma]) 

f. Orang-orang bukan orang percaya yang membantu pelepasan Ulahi 

(1) Koresh (lih. Yes 45:1) 

(2) Raja Tirus (lih. Yeh 28: 14, di mana Yehezkiel menggunakan penggambaran 
Taman Eden) 

g. Digunakan sebagai gelar "Mesias" yang artinya 'Yang Diurapi" (BDB 603) 

h. Digunakan mengenai Yesus sebagai raja keMesiasan (lih. Maz 2:2; Luk 4:18 [Yes 61:1]; Kis 4:27; 
10:38; Ibr. 1:9 [Maz 45:7]) 
3 . kemungkinan mengenai para nabi (lih. Yes 6 1 : 1) 

11:3 "Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus" Mereka mengirimkan sebuah kabar bagi Yesus, 
yang sedang ada di Perea, diseberang Yordan. 

□ "dia yang Engkau kasihi, sakit" Ini menunjukkan hubungan unik Yesus dengan keluarga ini. Kata ini 
adalah kata Yunani phileo. Namun demikian, dalam Bahasa Yunani Koine, istilah phileo and agapao dapat saling 
bertukar (lih. ay 5; 3:35; 5:20). 

11:4 "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah" Hal ini 

mengisyaratkan bahwa Yesus tahu bahwa Lazarus sakit. Ia mengijinkan dia mati sedemikian hingga Bapa dapat 
menunjukkan kuasaNya melalui Dia dengan membangkitkannya dari kematian. Penyakit dan penderitaan kadang- 
kadang ada dalam kehendak Allah (lih. kitab Ayub; II Kor 12:7-10). 

□ "kemuliaan Allah" Linat catatan pada 1:14. 

□ "sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" Frasa genitif "dari Allah" tidak terdapat dalam 
naskah papirus Yunani kuno P 45 atau P 66 . Kesakitan itu akan membawa kemuliaan kepada baik Bapa dan Anak. 
Kemuliaan Yesus dalam latar belakang ini sangat berbeda dari apa yang diharapkan orang. Di seluruh Injil 
Yohanes telah merujuk kepada penyaliban Yesus sebagai pemuliaanNya. Pembangkitan Lazarus akan 
menyebabkan kepemimpinan Yahudi untuk memerintahkan kematian Yesus. 

11:6 "Ia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat, di mana Ia berada" Yesus menunda sampai Lazarus mati! 
Yesus tidak membeda-bedakan. Ada maksud Ulahi dalam kesakitan ini (lih. ay 15). 

11:7 "sesudah itu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Mari kita kembali lagi ke Yudea" Diskusi yang 
mengikutinya menunjukkan bahwa para murid sepenuhnya sadar bahwa orang Yahudi hendak merajam Yesus 
dengan batu (lih. ay 8; 8:54; 10:39). Para murid menunjukkan suatu campuran yang aneh antara iman dan 
ketakutan (lih. ay 16). Thomas sering dianggap sebagai murid yang penuh keraguan, namun di sini ia bersedia 
untuk mati bersama dengan Yesus. 

11:9-10 Ini bisa jadi merupakan suatu cara mengkaitkan pasal ini kepada pasal 8: 12 dan 9:4-5 (lih. 12:35). 

□ "Jikalau" Ini adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kemungkinan tindakan. 

11:11 "Lazarus, saudara kita, telah tertidur" Kata kerja ini berbentuk PERFECT PASSIVE INDICATIVE. 

Para murid sering salah mengerti Yesus karena mereka mengartikanNya terlalu huruflah (lih. ay 13). Penggunaan 
Yesus akan penggambaran untuk kematian mencerminkan penggunaan PL nya. (lih. UI. 3 1 : 16; II Sam 7: 12; I Raj 
1:21; 2:10; 11:21,43; 14:20, dll.). Kata bahasa Inggris "cemetery (kuburan)" berasal dari akar kata yang sama 
dengan kata Yunani "tidur." 



140 



□ "ia akan sembuh" Secara huruflah ini adalah kata "diselamatkan" dalam penggunaan PL-nya sebagai 
"pelepasan jasmani" (lih. Yak 5:15). 

11:14 "Yesus berkata dengan terus terang" Lihat Topik Khusus: Parresia pada 7:4. 

11:15 "tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu 
dapat belajar percaya" Yesus menyatakan bahwa membangkitkan Lazarus bukanlah karena persahabatannya 
dengan Lazarus atau karena Maria dan Marta yang berdukacita, namun untuk memperkuat iman para murid (ay 
14), dan untuk mendorong iman dari orang Yahudi yang berbondong-bondong tersebut (ay 42). 

11:16 Ayat ini dengan jelas menunjukkan iman Tomas. Ia bersedia untuk mati bagi Yesus. Para murid perlu 
ditunjukkan kuasa Yesus atas kematian, yaitu musuh besar umat manusia. 

T ik omas mencerminkan kata bahasa Aram "kembar" sebagaimana kata Didimus dalam bahasa Yunani. Injil 
Sinoptmendaftarkannya sebagai seorang rasul. (lih. Mat 10:3; Mar 3:18; Luk 6:15); Injil Yohanes sering 
membicarakan dia (lih. 11:16; 14:5; 20:24-29; 21:2). 



NASKAH NASB (UPDATED): 11:17-27 

17 Maka ketika Yesus tiba, didapati-Nya Lazarus telah empat hari berbaring di dalam kubur. 18 Betania 
terletak dekat Yerusalem, kira-kira dua mil jauhnya. 19 Di situ banyak orang Yahudi telah datang kepada 
Marta dan Maria untuk menghibur mereka berhubung dengan kematian saudaranya. 20 Ketika Marta 
mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah. 21 Maka kata 
Marta kepada Yesus: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. 22 Tetapi 
sekarangpun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta 
kepada-Nya." 23 Kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit." 24 Kata Marta kepada-Nya: "Aku 
tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman." 25 Jawab Yesus: 
"Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, 
26 dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah 
engkau akan hal ini?" 27 Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, 
Dia yang akan datang ke dalam dunia." 



11:17 "Lazarus telah empat hari berbaring di dalam kubur" para rabi berkata bahwa roh manusia tinggal 
dekat tubuh jasmani selama tiga hari. Yesus menunggu sampai setelah empat hari untuk meyakinkan bahwa 
Lazarus sungguh-sungguh telah mati dan berada di luar semua pengharapan kerabian. 

11:18 "kira-kira dua mil" Secara huruflah dituliskan "lima belas kali keliling stadion (lima belas kali dua ratus 
satu meter)." 

11:19 "banyak orang Yahudi telah datang kepada Marta dan Maria" Ini adalah penggunaan tidak lazim 
dari kata orang Yahudi, yaitu bersifat netral, biasanya Yohanes menggunakannya untuk menunjuk pada musuh 
Yesus. Namun demikian, dalam konteks ini, kata ini secara sederhana menunjuk pada para penduduk Yerusalem 
yang mengenal keluarga ini (lih. ay 31,33,45). 

11:20 "Maria tinggal di rumah" Posisi yang biasanya bagi perkabungan orang Yahudi adalah duduk di lantai 

11:21,32 "Maka kata Marta... sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati" Ini adalah sebuah 
KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL yang disebut "berlawanan dengan fakta." Kalimat ini harusnya 
dimengerti sebagai, "sekiranya Engkau ada di sini, yang kenyataannya tidak, saudaraku pasti tidak mati, dan 
kenyataannya mati." Pernyataan Marta dan Maria (lih. ay 32) kepada Yesus tepat serupa. Mereka pasti telah 
sering mendiskusikan hal ini selama empat hari berkabung ini. Kedua wanita ini merasa cukup enak dengan 
Yesus untuk menyampaikan kekecewaan mereka yang terselubung bahwa Ia tidak datang lebih cepat. 



141 



11:22 "Tetapi sekarangpun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang 
Engkau minta kepada-Nya" Tidak pasti apa yang Marta minta Yesus kerjakan, karena dalam ayat 39 ia terkejut 
atas pembangkitan Lazarus. 

11:23-24 "Saudaramu akan bangkit" Marta mempunyai pandangan teologis mengenai kehidupan setelah mati 
yang sama dengan orang-orang Farisi, yang percaya akan kebangkitan jasmani pada akhir jaman. Ada beberapa 
bukti Alkitabiah PL yang terbatas mengenai pandangan ini (lih. Dan 12:2; Ayb 14:14; 19:25-27). Yesus 
membalikkan pernyataan kedoktrinan tersebut menjadi pribadiNya sendiri (lih. 14:6). 

11:24 "pada akhir zaman" Walaupun memang benar bahwa Yohanes menekankan keselamatan yang bersifat 
segera (eskatologi terrealisasi), ia masih mengharapkan suatu penyempurnaan di akhir zaman. Hal ini dinyatakan 
dalam beberapa cara: 

1. hari penghakiman/kebangkitan (lih. 5:28-29; 6:39-40,44,54; 11:24; 12:48) 

2. "jam/waktu" (lih. 4:23; 5:25,28; 16:32) 

3. kedatangan Kristus yang kedua (lih. 14:3; ada kemungkinan bahwa 14:18-19,28 dan 16:16,22 menunjuk 
pada penampakan Yesus pasca kebangkitan dan bukan kepada suatu kedatangan eskatologis) 

11:25 "Jawab Yesus: 'Akulah kebangkitan dan hidup'" Ini adalah satu lagi dari tujuh pernyataan "Akulah" 
dari Yesus. Di hadapan kematian Lazarus, Marta didorong untuk percaya bahwa ia akan hidup. Pengharapan ini 
berakar dalam pribadi dan kuasa dari Allah dan Yesus (lih. 5:21). Lihat catatan pada 8:12. 

11:26 "dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya" Ada 

beberapa keistimewaan sintaksis yang menentukan dari naskah ini: (1) kata ganti universal "setiap"; (2) bentuk 
PRESENT PARTICIPLE, yang menunjukkan keperluan akan percaya secara berkelanjutan (ay 25 & 26); dan (3) 
negatif ganda yang kuat yang berhubungan dengan kematian, "tidak akan pernah, tidak tidak pernah mati," yang 
secara nyata menunjuk pada kematian rohani. Kehidupan kekal adalah realita saat ini bagi orang percaya, bukan 
sekedar peristiwa di masa mendatang. 

11:27 "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam 
dunia" Ini dinyatakan dalam BENTUK PERFECT. Ini adalah pengakuan yang kuat mengenai iman pribadinya 
di dalam Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan itu. Hal ini secara teologis sepadan dengan pengakuan Petrus di 
Kaisaria (lih. Mat 16). 

Ia menggunakan beberapa sebutan yang berbeda untuk menyatakan imannya 

1 . Kristus (yang adalah terjemahan Yunani dari Mesias, Yang Diurapi) 

2. Anak Allah (sebuah gelar PL dari Mesias) 

3. Ia yang datang (satu lagi dari gelar PL dari yang dijanjikan Allah untuk membawa jaman baru kebenaran, 
cf. 6:14) 

Yohanes menggunakan dialog sebagai suatu teknik penulisan untuk menyampaikan kebenaran. Ada beberapa 
pengakuan iman dalam Yesus di dalam Injil Yohanes (lih. 1:29,34,41,49; 4:42; 6:44,69; 9:35-38; 11:27). Lihat 
Topik Khusus: Penggunaan Yohanes mengenai Percaya pada 2:23. 



NASKAH NASB (UPDATED): 11: 28-29 

28 Dan sesudah berkata demikian ia pergi memanggil saudaranya Maria dan berbisik kepadanya: 
"Guru ada di sana dan Ia memanggil engkau." 29 Mendengar itu Maria segera bangkit lalu pergi 
mendapatkan Yesus. 



NASKAH NASB (UPDATED): 11:30-37 

30 Tetapi waktu itu Yesus belum sampai ke dalam kampung itu. Ia masih berada di tempat Marta 
menjumpai Dia. 31 Ketika orang-orang Yahudi yang bersama-sama dengan Maria di rumah itu untuk 
menghiburnya, melihat bahwa Maria segera bangkit dan pergi ke luar, mereka mengikutinya, karena 
mereka menyangka bahwa ia pergi ke kubur untuk meratap di situ. 32 Setibanya Maria di tempat Yesus 
berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya 



142 



Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati." 33 Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang- 
orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata: 
34 "Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah dan lihatlah!" 35 Maka 
menangislah Yesus. 36 Kata orang-orang Yahudi: "Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!" 37 Tetapi 
beberapa orang di antaranya berkata: "Ia yang memelekkan mata orang buta, tidak sanggupkah Ia 
bertindak, sehingga orang ini tidak mati?" 



11:30 Ini adalah satu lagi rincian saksi mata dari penulis yang Rasul ini. 

11:33 

NASB "Ia sangat terharu dalam roh dan masygul hatiNya" 

NKJV "Ia merintih di dalam roh dan masygul hati" 

NRSV "maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu" 

TEV "hatiNya tersentuh, dan Ia sangat terharu" 

NJB "Yesus sungguh tertekan, dan dengan desahan yang dalam" 

Secara huruflah ini adalah "mendengus dalam roh." Ungkapan ini biasanya digunakan untuk kemarahan (lih. 
Dan 11:30 [LXX]; Mar 1:43; 14:5). Namun dalam konteks ini sebuah terjemahan yang menunjukkan perasaan 
yang mendalam lebih disukai (lih. ay 38). Walau beberapa komentator melihat perasaan yang kuat ini, 
kemungkinan kemarahan, ditujukan pada kematian, Yesus sungguh memiliki perasaan kemanusiaan yang tegas 
(lih. ay 33,35,36,38) dan menunjukkannya di sini bagi rekan-rekannya. 

11:37 Pertanyaan ini mengharapkan suatu jawaban "ya". 



NASKAH NASB (UPDATED): 11:38-44 

38 Maka masygullah pula hati Yesus, lalu Ia pergi ke kubur itu. Kubur itu adalah sebuah gua yang 
ditutup dengan batu. 39 Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata 
kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati." 40 Jawab Yesus: "Bukankah 
sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?" 41 Maka 
mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur 
kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. 42 Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan 
Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya 
mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku." 43 Dan sesudah berkata demikian, 
berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar!" 44 Orang yang telah mati itu datang ke luar, 
kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata 
Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi." 



11:38 "sebuah gua" Selama periode ini di kuburan Palestina berupa: (1) gua yang digali di dalam tebing dan 
disegel dengan batu yang bundar yang digelindingkan kedalam parit atau (2) sumur yang digali ke dalam tanah 
dan ditutup dengan batu besar. Dari kajian arkeologis di wilayah Yerusalem pilihan #1 lebih cocok. 

11:39 "Angkat batu itu!" Sebuah batu besar digelincirkan kedalam suatu alur adalah metode yang digunakan 
untuk menyumbat kuburan tersebut. 

□ "sudah empat hari ia mati" Ini adalah suatu ungkapan Yunani, secara huruflah adalah "seorang manusia 
empat hari." 

11:40 "Jikalau" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang artinya kemungkinan 
tindakan, bahkan sangat bisa jadi. Ayat ini adalah sebuah pertanyaan yang mengharapkan jawaban "ya." 

□ "kemuliaan Allah" Kemuliaan Allah dinyatakan dalam tindakan Yesus (lih. ay 4). Lihat catatan yang lebih 
lengkap pada 1:14. 



143 



11:41 "Lalu Yesus menengadah ke atas" Sikap tubuh yang umum dalam doa orang Yahudi adalah mengangkat 
tangan dan memandang ke atas (terbuka) ke surga. 

11:42 Ini menyatakan maksud dari doa dan mujizat Yesus. Yesus sering melakukan mujizat untuk mendorong 
iman dari para murid, dan dalam hal ini menumbuhkan iman dalam orang-orang Yahudi dari Yerusalem. 

Secara teologis Yesus lagi-lagi membesarkan otoritas dan prioritas Bapa dalam pekerjaanNya (lih. 5:19,30; 
8:28; 12:49; 14: 10). Mujizat ini mengungkap hubungan intim Yesus dengan Bapa. Lihat Topik Khusus: Mengutus 
{Apostello) pada 5:24. 

11:43 "berserulah Ia dengan suara keras: 'Lazarus, marilah ke luar!'" Telah dikatakan bahwa jika Yesus 
tidak secara khusus menyebut Lazarus, seluruh kuburan akan terbuka! 

11:44 Tubuh-tubuh dipersiapkan untuk penguburan dengan membasuhnya dengan air, kemudian membungkusnya 
dengan potongan panjang kain lenan yang diselang-selingi dengan rempah-rempah yang mengatasi baunya. 
Mayat harus dikuburkan dalam dua puluh empat jam karena orang Yahudi tidak membalsam orang-orang mati 
mereka. 



TOPIK KHUSUS: PRAKTEK-PRAKTEK PENGUBURAN 

I. Mesopotamia 

A. Penguburan yang pantas sangat penting untuk suatu kehidupan setelah mati yang bahagia. 

B. Sebuah contoh dari kutukan Mesopotamia adalah, "Kiranya bumi tidak menerima mayatmu." 

II. Perjanjian Lama 

A. Penguburan yang pantas sangat penting (lih. Pkh. 6:3). 

B. Hal ini dikerjakan dengan sangat cepat (lih. Sarah dalam Kej 23 dan Rakhel dalam Kej. 35:19 dan 
perhatikan UI 21:23). 

C. Penguburan yang tidak pantas adalah suatu tanda penolakan dan dosa. 

1. Ulangan 28:26 

2. Yesayal4:2 

3. Yeremia8:2;22:19 

D. Sebisanya penguburan dilakukan dalam kolong atau gua keluarga di wilayah rumah. 

E. Tidak ada pembalsaman, seperti di Mesir. Umat manusia berasal dari debu dan harus kembali kepada 
debu (cont. Kej 3:19; Maz 103:14; 104:29). 

F. Dalam Yudaisme kerabian sukar untuk menyeimbangkan suatu rasa hormat yang pantas dan perlakuan 
terhadap mayat dengan konsep kenajisan formalitas sehubungan dengan mayat. 

III. Perjanjian Baru 

A. Penguburan segera setelah kematian, biasanya dalam dua puluh empat jam. Orang Yahudi sering 
menjaga kuburan selama tiga hari, karena percaya bahwa jiwa bisa kembali kepada tubuh dalam kurun 
waktu tersebut, (lih. Yoh 1 1:39). 

B. Penguburan melibatkan pembersihan dan pembungkusan mayat dengan rempah-rempah (lih. Yoh 
11:44; 19:39-40). 

C. Tidak ada perbedaan nyata antara penguburan Yahudi dan Kristen dalam hal prosedur dan barang- 
barang yang ditaruh di dalam kuburan di abad pertama Palestina. 



NASKAH NASB (UPDATED): 11:45-46 



45 



Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri 



46, 



apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya. Tetapi ada yang pergi kepada orang-orang Farisi dan 
menceriterakan kepada mereka, apa yang telah dibuat Yesus itu. 



11:45 "Banyak di antara orang-orang Yahudi... percaya kepada-Nya Therefore" Ini adalah tema yang 
dinyatakan mengenai Injil ini (lih. 20:30-31). Frasa ini menjadi suatu pola (lih. 2:23; 7:31; 8:30; 10:42; 11:45; 
12:1 1,42). Namun demikian, haruslah dinyatakan kembali bahwa iman dalam injil Yohanes mempunyai beberapa 

144 



tingkatan dan tidak selalu merupakan iman yang menyelamatkan, (lih. 2:23-25; 8:30). Lihat Topik Khusus pada 

2:23. 

11:46 " 46 Tetapi ada yang pergi kepada orang-orang Farisi dan menceriterakan kepada mereka, apa yang 
telah dibuat Yesus itu" Sungguh menakjubkan derajad kebutaan rohani dihadapan pengajaran yang 
mengagumkan dan mujizat-mujizat yang ajaib itu. Namun demikian, Yesus membagi semua kelompok menjadi 
mereka yang percaya kepadaNya dan mereka yang menolak kebenaran tentang Dia. Bahkan suatu mujizat yang 
hebat seperti ini tidak menimbulkan kepercayaan, (lih. Luke 16:30-31). 



NASKAH NASB (UPDATED): 11:47-53 

47 Lalu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul 
dan mereka berkata: "Apakah yang harus kita buat? Sebab orang itu membuat banyak mujizat. 48 Apabila 
kita biarkan Dia, maka semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang dan 
akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita." 49 Tetapi seorang di antara mereka, yaitu Kayafas, 
Imam Besar pada tahun itu, berkata kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa-apa, 50 dan kamu tidak insaf, 
bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini 
binasa." 51 Hal itu dikatakannya bukan dari dirinya sendiri, tetapi sebagai Imam Besar pada tahun itu ia 
bernubuat, bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu, 52 dan bukan untuk bangsa itu saja, tetapi juga untuk 
mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang tercerai-berai. 53 Mulai dari hari itu mereka 
sepakat untuk membunuh Dia. 



11:47 "Lalu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul" 

Ini menunjuk pada Sanhedrin, mahkamah agung dari orang Yahudi di Yerusalem. Lembaga ini memiliki 70 
anggota lokal. Para imam besar yang bersal dari kelompok kepercayaan agama dan politik yang dikenal sebagai 
kaum Saduki, yang hanya menerima tulian-tulisan Musa dan tak percaya kebangkitan. Orang Farisi yang 
merupakan kelompok keagamaan legalistik yang leboh populer yang meneguhkan (1) keseluruhan PL; (2) 
pelayanan para malaikat; (3) dan kehidupan setelah mati. Sungguh mengherankan bahwa kedua kelompok yang 
saling bertentangan ini akan bergabung untuk suatu maksud tertentu. Lihat Topik Khusus: Farisi pada 1:24. 

□ "Sebab orang itu membuat banyak mujizat" Rujukan kepada Yesus sebagai "orang ini" merupakan suatu 
cara terhina untuk tidak menyebutkan menyebutkan namaNya. Mengherankan juga bahwa di tengah mujizat yang 
sedemikian hebat, seperti membangkitkan Lazarus, kebengkokan dalam diri mereka telah membutakan mata 
mereka sedemikian rupa (lih. II Kor 4:4). 

11:48 "Apabila" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang artinya kemungkinan 
tindakan. 

□ "semua orang akan percaya kepada-Nya" Kecemburuan dan juga ketidak sesuaian teologis adalah sumber 
ketidakpercayaan dan ketakutan mereka akan Yesus. Kata "semua" mungkin merujuk pada orang Samaria dan 
Bukan Yahudi. Ada juga aspek politis dari ketakutan mereka. 

□ "orang-orang Roma akan datang dan akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita." Ini adalah 
satu dari nubuatan yang ironis dari Injil Yohanes, karena hal ini secara huruflah telah digenapi di tahun 70 A.D. di 
bawah jenderal Romawi (nantinya menjadi Kaisar) Tirus. 

Realita politis dari dominasi Roma adalah bagian integral dari pengharapan akhir jaman (eskatologis) Yahudi. 
Mereka percaya bahwa Allah akan mengirimkan seorang sosok militer/agama seperti para Hakim dari PL untuk 
secara jasmani membebaskan mereka dari Roma. Beberapa Mesias-mesias palsu memulai pemberontakan di 
Palestina untuk menggenapi pengharapan yang satu ini. 

Yesus mengklaim bahwa kerajaanNya bukan bersifat kekuasaan politis/sementara, namun kekuasaan rohani 
yang akan disempurnakan secara mendunia di masa mendatang. Ia mengklaim untuk menggenapi nubuatan- 
nubuatan PL, namun bukan dalam pengertian huruflah, nasionalistis, Yahudi. Karena hal inilah Ia ditolak oleh 
kebanyakan orang Yahudi di jamanNya. 



145 



11:49 "Kayafas, Imam Besar pada tahun itu" Jabatan keimam-besaran dimaksudkan sebagai jabatan seumur 
hidup yang diturunkan kepada anak-anak seseorang, namun setelah Roma menjadi penakluk, jabatan ini dijual 
kepada penawar tertinggi karena perdagangan yang menguntungkan yang tersedia pada Bukit Zaitun dan di 
wilayah Bait Suci. Kayafas adalah Imam Besar dari tahun 18-36 M. 

11:50-52 "satu orang mati untuk bangsa kita" Ini adalah satu lagi contoh dari ironi Yohanes. Kayafas 
memberitakan Injil! 

11:52 "mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah" Ini sepertinya adalah tambahan komentar dari 
Yohanes yang bisa jadi berparalel dengan 10:16. Ini bisa menunjuk pada (1) Orang Yahudi yang hidup di luar 
Palestina; (2) orang setengah Yahudi seperti orang Samaria; atau (3) Orang Bukan Yahudi. Pilihan #3 sepertinya 
yang terbaik. 

11:53 "Mulai dari hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia" Ini adalah tema berulang dalam Yohanes 
(lih. 5:18; 7:19; 8:59; 10:39; 11:8). 



NASKAH NASB (UPDATED): 11:54 

54 Karena itu Yesus tidak tampil lagi di muka umum di antara orang-orang Yahudi, Ia berangkat dari 
situ ke daerah dekat padang gurun, ke sebuah kota yang bernama Efraim, dan di situ Ia tinggal bersama- 
sama murid-murid-Nya. 



11:54 "Karena itu Yesus tidak tampil lagi di muka umum di antara orang-orang Yahudi" Yohanes 12 ialah 
upaya terakhir Yesus berurusan dengan para pemimpin agama. 

□ "sebuah kota yang bernama Efraim" Kota ini mungkin berlokasi dekat Betel di Samaria (lih. II Taw 
13:19). 



NASKAH NASB (UPDATED): 11:55-57 

55 Pada waktu itu hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat dan banyak orang dari negeri itu 
berangkat ke Yerusalem untuk menyucikan diri sebelum Paskah itu. 56 Mereka mencari Yesus dan sambil 
berdiri di dalam Bait Allah, mereka berkata seorang kepada yang lain: "Bagaimana pendapatmu? Akan 
datang jugakah Ia ke pesta?" "Sementara itu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi telah 
memberikan perintah supaya setiap orang yang tahu di mana Dia berada memberitahukannya, agar 
mereka dapat menangkap Dia. 



11:55-57 Ayat-ayat ini menghubungkan pasal 1 1 dan 12 bersama. 

11:55 "menyucikan diri" Ini menunjuk pada tata cara upacara pembasuhan dalam persiapan untuk Paskah. 
Masih ada perdebatan atas berapa lama Yesus mengajar, berkhotbah, dan melayani di Palestina. Injil Sinoptik 
disusun sedemikian hingga satu atau dua tahun adalah mungkin. Namun demikian, Yohanes memiliki beberapa 
Paskah (hari raya tahunan). Secara pasti ada tiga yang disebutkan (lih. 2:13; 6:4; dan 11:55) dengan setidaknya 
yang keempat diisyaratkan dalam "hari raya" dalam 5:1. 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 



146 



Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa Yesus membiarkan Lazarus mati? 

2. Kepada siapakah mujizat ini ditujukan? 

3 . Apa perbedaan antara kebangkitan dan penyadaran? 

4. Mengapa para pemimpin Yahudi sedemikian digemparkan oleh kebangkitan Lazarus? 



147 



YOHANES 12 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Pengurapan di Betania 


Pengurapan di Betania 


Pengurapan di Betania hany 


Yesus diurapi di Betania 


Pengurapan di Betania 


12:1-8 


12:1-8 


12:1-8 




12:1-6 
12:7-8 


12:1-8 


Rencana membunuh Lazarus 


Rencana membunuh Lazarus 






Rencana membunuh Lazarus 




12:9-11 


12:9-11 


12:9-11 




12:9-11 


12:9-11 


Masuk Yerusalem dengan 
Kemenangan 


Masuk dengan Kemenangan 


Minggu Palma 


Masuk Yerusalem dengan 
Kemenangan 


Mesias Memasuki Yerusalem 


12:12-19 


12:12-19 


12:12-19 




12:12-13 

12:14 

12:15 

12:16 

12:17 

12:18-19 


12:12-19 


Beberapa orang Yunani 
Mencari Yesus 


Bulir Gandum yang Berhasil 


Pelayanan Publik dar Yesus 
Berakhir 


Beberapa orang Yunani 
Mencari Yesus 


Yesus Memberitahukan 
KematianNya dan Pemuliaan 
yang mengikutinya 


12:20-26 


12:20-26 


12:20-26 




12:20-21 

12:22-26 


12:20-28a 


Anak Manusia harus di 
Tinggikan 


Yesus Memprakirakan 
KematianNya di Salib 






Yesus Berbicara Tentang 
KematianNya 




12:27-36a 


12:27-36 


12:27-36a 




12:27-28a 
12:28b 
12:29 
12:30-33 

12:34 
12:35-36a 


12:28b 
12:29-32 

12:33-36a 


Ketidak Percayaan Orang- 
orang Yahudi 


Siapa yang Telah Percaya 
Laporan Kami? 






Ketidak Percayaan Orang- 
orang 




12:36b-43 


12:37-41 


12:36b-43 




12:36b-38 

12:39-40 
12:41 


12:36b 

Kesimpulan: Ketidak 

Percayaan Orang Yahudi 

12:37-38 
12:39-40 
12:41 




Berjalan dalam Terang 






1242-43 


12:42-50 


Penghakiman oleh Kata-kata 
Yesus 


12:42-50 






Penghakiman oleh Kata-kata 
Yesus 




12:44-50 




12:44-50 




12:44-50 





148 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL TERHADAP AYAT 1-50 

A. Seluruh empat Injil mencatat pengurapan Yesus oleh seorang wanita. Namun demikian, Mar 14:3-9, Mat 
26:6-13, dan Yoh 12:2-8 mengenalinya sebagai Maria dari Betania, saudari dari Lazarus, sementara Luk 
7:36-50 mengenalinya sebagai wanita berdosa di Galilea. 

B. Pasal 12 menutup pelayanan publik dari Yesus. Ia telah mencoba berulang-ulang untuk membawa para 
pemimpin Yahudi kepada iman. Pasal 11 adalah upayaNya untuk membawa penduduk kota Yerusalem 
kepada iman. 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 12:1-8 

'Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan 
Yesus dari antara orang mati. 2 Di situ diadakan perjamuan (oleh mereka) untuk Dia dan Marta melayani, 
sedang salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus. 3 Maka Maria mengambil setengah 
kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan 
rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu. 4 Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid- 
murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata: 5 "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual 
tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?" 6 Hal itu dikatakannya bukan 
karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia 
sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya. 7 Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia 
melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku. 8 Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu, 
tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu." 



12:1 "enam hari sebelum Paskah" ini adalah suatu rangkaian kronologis yang berbeda dari Mat 26:2. Harus 
diingat bahwa fokus utama dari kitab-kitab Injil adalah bukan kronologi namun perwakilan tindakan Yesus yang 
mencerminkan kebenaran tentang pribadi dan karyaNya. 



149 



12:2 "(oleh mereka)" ini tampaknya menunjuk pada penduduk kota Betania, yang menjamu makan malam bagi 
Yesus dam murid-muridNya sebagai kehormatan dari membangkitkan Lazarus. Namun demikian, dalam Mat 
26:6, hal ini bertempat di rumah Simon si Kusta. 

12:3 "kati" Ini adalah istilah Latin yang merujuk pada pound Romawi yang sama dengan 12 ounce. Minyak 
yang mahal ini mungkin adalah mas kawin dari Maria. Banyak wanita-wanita yang tidak menikah memakai 
minyak wangi jenis ini dalam tabung-tabung di leher mereka. 

□ 

NASB "setengah kati minyak wangi narwastu murni yang mahal" 

NKJV "setengah kati minyak narwastu murni yang sangat mahal" 

NRSV "setengah kati minyak wangi mahal dari narwastu murni" 

TEV "setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya" 

NJB "setengah kati minyak olesan narwastu murni yang sangaat mahal" 

Ada banyak dugaan atas arti kata sifat: (1) murni; (2) cair; atau (3) suatu nama tempat. Minyak wangi itu 
sendiri berasal dari akar wangi dari Himalaya yang sangat mahal harganya. 

□ "meminyaki kaki Yesus" Catatan Injil lain dari peristiwa yang sama ini berbicara tentang perempuan yang 
meminyaki kepalaNya. Nampaknya Maria meminyaki keseluruhan tubuhNya, dimulai dari kepalaNya dan terus 
sampai ke kakiNya. Alasan mengapa kaki Yesus tidak terselimuti adalah karena Ia sedang bersandar setengah 
berbaring pada siku kiriNya di suatu meja rendah. 

Ini adalah satu dari double entendres Yohanes. Minyak tersebut digunakan untuk mempersiapkan mayat 
untuk penguburan (lih. 19:40). Maria mungkin telah lebih memahami berita Yesus mengenai kematianNya yang 
semakin mendekat daipada murid-murid Yesus sendiri (lih. ay 7). Lihat topik khusus: pengurapan pada 1 1:2. 

12:4 "Yudas Iskariot" istilah "Iskariot" memiliki dua kemungkinan etimologi: (1) suatu kota di Yudea (Keriot 
lih. Yos 15:25), atau (2) istilah bagi "pisau pembunuh." Dari semua penulis Injil, Yohanes memiliki pernyataan 
yang paling keras tentang Yudas (lih. ay 6). Lihat catatan lengkap pada 18:1. 

□ "menyerahkan/mengkhianati" Istilah ini tidak biasanya memiliki konotasi seperti ini. Secara huruflah 
berarti "menyerahkan" atau "menyampaikan" dalam suatu pengertian kehakiman atau untuk mempercayakan 
sesuatu kepada yang lain. 

12:5 "tiga ratus dinar" Satu dinar adalah upah sehari dari seorang prajurit atau pekerja; oleh karena itu, minyak 
ini harganya setara dengan upah hampir satu tahun bekerja. 



12:6 




NASB, NKJV 


"kas/peti" 


NRSV 


"dompet umum" 


TEV 


"tas uang" 


NJB 


"dana umum" 



Kata ini berarti "kotak kecil." Aslinya ini dugunakan oleh pemusik untuk membawa ujung alat tiup mereka. 

□ "ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya" istilah Yunani nya ialah 
"membawa." Istilah ini digunakan dalam dua pengertian: (1) ia membawa kotak tersebut, namun (2) juga 
mengeluarkan dan membawa isi kotak tersebut. Pernyataan ini mungkin dimasukkan untuk menunjukkan bahwa 
kepedulian Yudas kepada orang miskin dalam ay 5 sesungguh-sungguhnya adalah hanyalah suatu alasan untuk 
bisa mendapatkan lebih banyak bagi dirinya sendiri. 

12:7 Ini adalah ayat yang aneh. Ayat ini secara nyata menghubungkan tindakan kemurahan dan kesetiaan ini 
kepada suatu prosedur serupa yang dilakukan pada penguburan seseorang (lih. 19:40). Ini adalah satu lagi 
tindakan profetik Yohanes. 



150 



12:8 "Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu" Ini berhubungan denan UI 15:4,11. Ini bukanlah 
suatu keterangan yang merendahkan mengenai orang miskin namun suatu penekanan akan hadirat Mesias. PL 
adalah suatu tulisan yang unik di antara tulisan-tulisan kuno timur dekat mengnai hak-hak bagi orang miskin serta 
perhatian pada orang miskin. 



NASKAH NASB (UPDATED): 12:9-11 

9 Sejumlah besar orang Yahudi mendengar, bahwa Yesus ada di sana dan mereka datang bukan hanya 
karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang 
mati. 10 Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga, "sebab karena dia banyak 
orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus. 



12:9 "Sejumlah besar orang Yahudi mendengar, bahwa Yesus ada di sana" Ini adalah penggunaan istilah 
'Yahudi" yang tidak biasa di dalam Yohanes. Biasanya istilah ini menunjuk pada para pemimpin agama yang 
menentang Yesus. Namun demikian, dalam 11:19, 45; 12:17 sepertinya hal ini menunjuk pada para penduduk 
kota Yerusalem yang adalah kawan-kawan Lazarus dan telah datang di acara penguburannya. 

12:10 "Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga" Mereka berkeinginan untuk 
menghilangkan bukti! Motif mereka adalah ketakutan (lih. 18:48) dan kecemburuan (lih. 11:48; 12:11). 

Mereka pasti telah berpikir bahwa tindakan Yesus adalah peristiwa yang jarang dan terisolasi. Kebutaan dan 
kebengkokan dari para pemimpin Yahudi ini mencerminkan kekelaman dari umat manusia yang telah jatuh. 

12:11 Ini berkaitan kembali pada 11:45. Lihat Topik Khusus: Penggunaan Yohanes akan Kata Kerja "Percaya" 
pada 2:23. 



NASKAH NASB (UPDATED): 12:12-19 

12 Keesokan harinya ketika orang banyak yang datang merayakan pesta mendengar, bahwa Yesus 
sedang di tengah jalan menuju Yerusalem, 13 mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong 
Dia sambil berseru-seru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!" 
14 Yesus menemukan seekor keledai muda lalu Ia naik ke atasnya, seperti ada tertulis: 15 "Jangan takut, hai 
puteri Sion, lihatlah, Rajamu datang, duduk di atas seekor anak keledai." 16 Mula-mula murid-murid 
Yesus tidak mengerti akan hal itu, tetapi sesudah Yesus dimuliakan, teringatlah mereka, bahwa nas itu 
mengenai Dia, dan bahwa mereka telah melakukannya juga untuk Dia. 17 Orang banyak yang bersama- 
sama dengan Dia ketika Ia memanggil Lazarus keluar dari kubur dan membangkitkannya dari antara 
orang mati, memberi kesaksian tentang Dia. 18 Sebab itu orang banyak itu pergi menyongsong Dia, karena 
mereka mendengar, bahwa Ia yang membuat mujizat itu. 19 Maka kata orang-orang Farisi seorang kepada 
yang lain: "Kamu lihat sendiri, bahwa kamu sama sekali tidak berhasil, lihatlah, seluruh dunia datang 
mengikuti Dia." 



12:12 "orang banyak yang datang merayakan pesta" Ada tiga hari raya wajib bagi laki-laki Yahudi (lih. Kel 
23: 14-17; Im 23; UI 16: 16). Kerinduan seumur hidup dari orang Yahudi yang tinggal di luar Palestina (Diaspora) 
adalah untuk menghadiri suatu hari raya di Yerusalem. Selama har-hari raya yang telah ditetapkan ini, jumlah 
penduduk Yerusalem membengkak dari tiga sampai lima kali lipat dari normalnya. Frasa ini menunjuk pada 
sejumlah besar peziarah yang penasaran karena telah mendengar tentang Yesus dan ingin melihatNya. 

12:13 "daun-daun palem" Ini adalah suatu frasa Yunani yang tidak lazim bagi daun palem. Beberapa orang 
bahwa pada suatu saat Palem tumbuh di lereng bukit Zaitun (yaitu Yosefus), sementara orang lain percaya daun- 
daun ini diimpor dari Yerikho. Daun-daun ini sepertinya merupakan lambang kemenangan atau keberhasilan (lih. 
Wah 7:9). Daun-daun ini digunakan setiap tahun dalam upacara dari Hari Raya Tabernakel dan Paskah. 

□ "sambil berseru-seru" Ini adalah suatu IMPERFECT TENSE yang mewakili (1) tindakan berulang di masa 
lampau, atau (2) awal dari suatu tindakan di masa lampau. 



151 



□ "Hosanna" Istilah ini berarti "selamatkan sekarang," atau "tolong selamatkan" (lih. Maz 118:25-26). Selama 
upacara Paskah pembacaan dari Mazmur Hillel (lih. Maz 113-118) muncul sementara para peziarah berbaris 
menuju Bait Suci. Banyak dari frasa dan tindakan ini diulang setiap tahun selama hari raya Paskah. Namun pada 
tahun ini mereka menemukan arti tertinggi hal tersebut di dalam Yesus! Orang -banyak merasakannya. Orang 
Farisi mengakui hal ini. 

□ "Dia yang datang dalam nama Tuhan" Inilah tepatnya apa yang telah di klaim oleh Yesus selama ini. Ia 
adalah Yang Diutus! Ia mewakili YHWH. 

□ 

NASB "bahkan Raja Israel" 

NKJV, NRSV, 

TEV, NJB "Raja Israel" 

Frasa ini bukan bagian dari Mazmur tersebut, namun ditambahkan oleh orang banyak. Sepertinya ini adalah 
rujukan langsung untuk Yesus sebagai Raja Mesias yang dijanjikan dalam II Sam 7 (lih. Mar 11:10). 

12:14 "keledai muda" Keledai adalah tunggangan militer kerajaan dari raja-raja Israel (lih. I Raj 1:33,38,44). 
Hanya rajalah yang mengendarai keledainya; oleh karena itu, sangatlah penting bahwa Yesus menaiki keledai 
yang belum pernah dinaiki sebelumnya (lih. Mar 1 1:2). 

12:14-15 "seperti ada tertulis" Ini adalah suatu kutipan dari Zak 9:9. Anak keledai tersebut tidak hanya 
berbicara tentang ke-raja-an keMesiasan namun juga mengenai kerendahan hati. Yesus tidak datang sebagai tokoh 
penakluk militer seperti pengharapan orang Yahudi, namun sebagai Hamba yang Menderita dari Yes 53 menaiki 
seekor anak keledai. 

12:16 "Mula-mula murid-murid Yesus tidak mengerti akan hal itu" Ini adalah tema berulang (lih. 2:22; 
10:6; 16:18; Mar 9:32; Luk 2:50; 9:45; 18:34). 

□ "tetapi sesudah Yesus dimuliakan, teringatlah mereka" Ini adalah salah satu dari pelayanan Roh Kudus 
(lih. 14:26 dan 2:22). 

Ayat ini juga menunjukkan bahwa para penulis Injil menyusun Injil-injil mereka berdasarkan pengalaman 
pribadi mengenai kebangkitan Kristus. Injil sinoptik menyajikan Yesus dalam perkembangan kesejarahan dan 
menyembunyikan kemuliaanNya sampai pada puncak penyajian mereka, namun Yohanes menulis keseluruhan 
Injilnya dari sudut pandang Mesias yang dipermuliakan. Kitab-kitab injil mencerminkan ingatan dan iman yang 
nantinya diperlukan masyarakat dari orang-orang yang diilhami ini. Oleh karena itu, ada dua latar belakang 
kesejarahan (katar belakang Yesus dan mereka), yang keduanya diilhami. 

□ "dimuliakan" Lihat catatan pada 1:14. 

12:17 Lihat Topik Khusus: Saksi-saksi Yesus pada 1:8. 

12:19 "kata orang-orang Farisi seorang kepada yang lain" Ini adalah satu lagi pembayangan profetik. Ini 
berhubungan dengan (1) Orang Yahudi, 11:48; 12:11, dan (2) Orang bukan Yahudi, ay. 20-23. Ini mencerminkan 
dua latar belakang kesejarahan: kehidupan Yesus dan gereja mula-mula. 



NASKAH NASB (UPDATED): 12:20-26 



20 



Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu, terdapat beberapa orang 



21 



Yunani. Orang-orang itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu berkata 



22 T 



kepadanya: "Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus." Filipus pergi memberitahukannya kepada 



23n 



Andreas; Andreas dan Filipus menyampaikannya pula kepada Yesus. Tetapi Yesus menjawab mereka, 



24 j 



kata-Nya: "Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya 
jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan 
menghasilkan banyak buah. 25 Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi 

152 



barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. 
26 Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku 
akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa. 



12:20 "beberapa orang Yunani" Ini digunakan dalam pengertian orang Bukan Yahudi, tidak secara khusus 
etnis Yunani. 

□ "Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu" BENTUK KALIMAT 
PRESENT mengisyaratkan mereka memiliki kebiasaan pergi ke Perayaan. Mereka bisa jadi (1) orang-orang yang 
Takut akan Allah, atau (2) pengikut baru dari Pintu Gerbang. Kelompok pertama adalah para penyembah tetap di 
sinagoga-sinagoga sedang yang kedua adalah orang yang secara resmi masuk menjadi pemeluk iman Yahudi. 

12:21 "lalu berkata kepadanya" Ini adalah BENTUK KALIMAT IMPERFECT yang artinya (1) mereka 
bertanya berulang-ulang, atau (2) mereka mulai bertanya. Mereka menginginkan suatu wawancara pribadi dengan 
Yesus. Nampaknya ini adalah detik terakhir pada jam profetik sebelum kematian Yesus (lih. ay 23). 

12:22 Filipus dan Andreas adalah nama-nama Yunani. Barangkali ini menyebabkan orang-orang Yunani merasa 
mungkin bisa mendekati mereka. 

12:23 "telah tiba saatnya" Ini adalah BENTUK KALIMAT PERFECT. Yohanes menggunakan istilah 
"waktunya" untuk menunjuk pada penyaliban dan kebangkitan sebagai peristiwa puncak dari misi Yesus (lih. 
12:27; 13:1,32; 17:1). 

□ "Anak Manusia" Ini adalah suatu frasa bahasa Aram ng secara sederhana berarti "manusia" (lih. Maz 8:4; 
Yeh 2:1). Namun demikian, ini digunakan dalam Dan 7:13 dengan konotasi keTuhanan tambahan. Ini adalah 
gelar penyebutan Yesus akan diriNya sendiri yang menggabungkan kedua sifatNya, manusia dan Ulahi (lih. I Yoh 
4:1-6). 

□ "dimuliakan" Kematian Yesus selalu dirujuk sebagai "kemuliaanNya." Istilah "mulia" digunakan beberapa 
kali dalam konteks ini (lih. ay 28 [dua kali]; 32, dan 33). Ini sering digunakan untuk menunjuk kematian dan 
kebangkitan Yesus (lih. 13:1,32; 17:1). Lihat catatan pada 1:14. 

12:24 "Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati" Ini adalah bahasa 
fenomonologis atau bahasa deskriptif, yaitu hal-hal sebagaimana muncul pada lima indera. Satu biji dapat 
menghasilkan banyak biji (lih. I Kor 15:36). KematianNya membawa banyak orang kepada kehidupan yang 
sesungguhya. 

□ "Apabila" Ada serentetan KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL dalam konteks ini yang berarti 
kesanggupan bahkan kemungkinan tindakan (lih. ay 24,26,32,47). 

12:25 "Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya" Ini adalah suatu permainan dari 
kata Yunani psyche, yang menunjuk pada hakikat dari kepribadian atau kekuatan hidup manusia (lih. Mat 10:39; 
16:25). Sekali seseorang percaya Kristus, ia diberikan kehidupan baru. Kehidupan yang baru adalah suatu 
pemberian Allah untuk penggunaan pelayanan, bukan untuk kepentingan pribadi. Orang-orang percaya sebagai 
pemelihara dari kehidupan baru tersebut. Kita dibebaskan dari perbudakan dosa untuk menjadi hamba-hamba 
Allah (lih. Rom 6: 1-7:6). 

□ "kehilangan nyawanya" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE INDICATIVE. Istilah ini berarti 
"membinasakan." Ini adalah lawan dari "kehidupan kekal." Jika tidak memiliki iman dalam Kristus, ini adalah 
satu-satunya alternatif. Kehancuran ini bukan pemusnahan, namun kehilangan suatu hubuungan pribadi dengan 
Allah. 



153 



□ "tidak mencintai (membenci)" Ini adalah suatu ungkapan perbandingan Ibrani. Allah harus jadi prioritas 
(lih. istri-istri Yakub; Kej 29:30,31; UI 21:15; Esau dan Yakub, Mal 1:2-3; Rom 10-13; keluarga seseorang, Luk 
14:26). 

□ "hidup" Ini adalah kata-kata Yunani zoe. Ini digunakan secara konsisten dalam Yohanes untuk menuju pada 
(1) kehidupan rohani, (2) kehidupan kekal, (3) kehidupan jaman baru, dan (4) hidup kebangkitan. 

12:26 "Barangsiapa" Ini adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kemampuan/ 
kemungkinan tindakan. 

□ "ia harus mengikut Aku" Ini adalah suatu PRESENT ACTTVE IMPERATIVE yang berbicara mengenai 
hubungan yang berkelanjutan (lih Yoh 15). Ini adalah hal alkitabiah yang terabaikan yaitu mengenai ketekunan. 
Hal ini sering dibingungkan oleh ketegangan antara Allah yang berkedaulatan dan kemauan manusia. Namun 
demikian, yang terbaik ialah melihat keselamatan sebagai suatu pengalaman perjanjian. Allah selalu mengawali 
(lih. 6:44,65) dan menetapkan agenda, namun Ia juga menuntut bahwa umat manusia menanggapi penawaranNya 
dalam pertobatan dan iman (lih. Mar 1:15; Kis 20:21), baik sebagai suatu keputusan awal maupun pemuridan 
seumur hidup. Ketekunan adalah bukti bahwa kita mengenal Dia (lih. Mat 10:22; 13:20-21; Gal 6:9; I Yoh 2:19; 
Wah 2:7,11,17,26; 3:5,12,21). 

Doktrin Kristen, karena didasarkan atas Alkitab, sering datang dalam pasangan yang bersifat paradoks, yaitu 
pasangan-pasangan yang penuh ketegangan. Tulisan-tulisan timur bercirikan pola-pola pemikiran penggambaran 
yang saling berlawanan. Seringkah pembaca barat moderen memaksakan paradoks tersebut ke dalam suatu 
pilihan salah satu padahal hal-hal ini dimaksudkan untuk kedua-duanya/dan kebenaran. 



NASKAH NASB (UPDATED): 12:27-36a 

""Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat 
ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini. 28 Bapa, muliakanlah nama-Mu!" Maka 
terdengarlah suara dari sorga: "Aku telah memuliakan-Nya, dan Aku akan memuliakan-Nya lagi!" 
29 Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarkannya berkata, bahwa itu bunyi guntur. Ada pula 
yang berkata: "Seorang malaikat telah berbicara dengan Dia." 30 Jawab Yesus: "Suara itu telah terdengar 
bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu. 31 Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia 
ini: sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar; 32 dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari 
bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku." 33 Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan 
bagaimana caranya Ia akan mati. 34 Lalu jawab orang banyak itu: "Kami telah mendengar dari hukum 
Taurat, bahwa Mesias tetap hidup selama-lamanya; bagaimana mungkin Engkau mengatakan, bahwa 
Anak Manusia harus ditinggikan? Siapakah Anak Manusia itu?" 35 Kata Yesus kepada mereka: "Hanya 
sedikit waktu lagi terang ada di antara kamu. Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, 
supaya kegelapan jangan menguasai kamu; barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana 
ia pergi. 36a Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak 
terang." 



12:27 "Sekarang jiwa-Ku terharu" Ini adalah sebuah PERFECT PASSIVE INDICATIVE. Pelakunya (Bapa, 
setan, keadaan, dll.) tidk dinyatakan. Ini adalah istilah yang keas yang digunakan dalam beberapa cara diam PB: 

1 . Ketakutan Herodes (Mat 2:3) 

2. Ketakutan para murid (Mat 14:26) 

3. Kegelisahan Yesus yang mengganggu (Yoh 12:26; 13:21) 

4. Gereja di Yerusalem (Kis 15:24) 

5 . Gangguan dari Guru-guru Palsu terhadap gereja-gereja di Galatia (Gal 1:7) 

Ini adalah cara Yohanes untuk menghubungkan perjuangan manusia Yesus dengan trauma penyalibanNya 
yang mendatang (lih. Mar 14:32ff). Yohanes tidak mencatat penderitaan mendalam Yesus di Getemani. 

□ "selamatkanlah Aku dari saat ini?" Ada banyak diskusi mengenai arti setepatya dari pernyataan ini. 
Apakah ini suatu doa? Apakah ini suatu reaksi yang mengejutkan terhadap apa yang tidak seharusnya dilakukan? 



154 



□ "sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini" Kehidupan Yesus berjalan menurut suatu rencana 
Ulahi (lih. Luk 22:22; Kis 2:23; 3:18; 4:28) yang sepenuhnya dimengerti oleh Yesus (lih. Mat 20:28; Mar 10:45). 

12:28 "muliakanlah namaMu" Bapa menannggapi dalam ay 28b. Istilah "muliakan" ini sangatlah mengalir. Ini 
dapat menunjuk pada (1) kemuliaan yang sudah ada sebelumnya (lih. 17:5); (2) Pernyataan Yesus tentang Bapa 
(lih. 17:4); atau (3) pwnyaliban dan kebangkitan Yesus (lih. 17:1). Lihat catatan 1:14. 

□ "suara dari sorga" Para rabi menyebutnya suatu bath-kol. Sejak dari zaman Maleakhi belum ada lagi suara 
nubuatan di Israel. Jika kehendak Allah perlu diteguhkan, maka peneguhan ini harus dilakukan melalui suatu 
suara dari surga. Kitab4dtab Injil mencatat bahwa Allah berbicara tiga kali semasa kehidupan Yesus: (1) pada 
baptisan Yesus, Mat 3: 17; (2) pada waktu dimuliakan, Mat 17:5; dan (3) di sini di ayat ini. 

12:29 "Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarkannya berkata" Ada dua penafsiran mengenai 
apa yang terjadi: (1) ini adalah guntur. Ini digunakan untuk Allah berbicara dalam PL (lih. II Sam 22:14; Ayb 
37:4; Maz 29:3; 18:13; 104:7; atau (2) seorang malaikat berbicara kepadaNya. Ini mirip dengan kebingungan 
mengenai pengalaman Saulus dalam Kis 9:7; 22:9. 

12:30 "Jawab Yesus: Suara itu telah terdengar bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu" 

Frasa ini adalah suatu perbandingan Semitik. Ini berrti hal ini tidak semata-mata untuk mereka namun terutama 
untuk mereka (lih. 1 1 :42). 

12:31 "Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini" Ini adalah suatu pengembangan yang berparalel 
dengan frasa berikut ini ("penguasa dunia ini akan dilemparkan"). Waktu terjadinya hal ini tidak disebutkan. 

□ "penguasa dunia ini" Ini menunjuk pada suatu kekuatan jahat pribadi (lih. 14:30; 16: 1 1) yang dikenal dalam 
bahasa Ibrani sebagai "setan" atau "lawan" (lih. Ayb 1-2) atau dalam bahasa Yunani sebagai "iblis" atau 
"pemfitnah/penghujat" (lih. Mat 4:1,5,8,11; 13:39; 25:41; Yoh 6:70; 8:44; 13:2; II Kor 4:4; Ef 2:2). Kedua nama 
ini bersinonim dalam Mat 4: 1-1 1 dan Yoh 13:2,27. 



TOPIK KHUSUS: KEJAHATAN PRIBADI 

Ini adalah sebuah pokok bahasan yang sangat sukar karena beberapa sebab: 

1. PL tidak menyatakan suatu musuh besar dari kebaikan, namun seorang hamba YHWH yang menawarkan 
kepada umat manusia suatu alternatif dan menuduh manusia sebagai tidak benar. 

2. Konsep dari musuh besar pribadi dari Allah berkembang dalam tulisan-tulisan antar alkitab (bukan kanon) 
yang di bawah pengaruh agama Persia {Zoroastrianisme). Hal ini, pada gilirannya, banyak sekali 
mempengaruhi Yudaisme kerabian. 

3. PB mengembangkan tema-tema PL ini secara mengejutkan dalam bentuk yang kaku, namun terpilih, dan 
berkelompok. 

Jika seseorang mendekati kajian tentang kejahatan ini dari sudut pandang teologia alkitabiah (tiap buku atau 
penulis atau jenis dipelajari dan di garis besarkan secara terpisah), maka pandangan-pandangan yang sangat berbeda 
tentang kejahatan akan terungkap. 

Namun demikian, jika seseorang mendekati kajian tentang kejahatan ini dari pendekatan agama-agama dunia 
atau agama-agama timur yang tidak alkitabiah atau terlalu alkitabiah, maka kebanyakan pengembangan PB 
dibayangi oleh dualisme Persia dan spiritisme Romawi -Yunani. 

Jika seseorang secara pra-suposisi untuk mengikatkan diri kepada otoritas Ulahi Alkitab, maka pengembangan 
PB harus dilihat sebagai suatu perwahyuan yang berkembang. Orang-orang Kristen harus berjaga terhadap sikap 
membiarkan dongeng-dongeng Yahudi atau tulisan-tulisan barat (yaitu: Dante, Milton) untuk mendefinisikan 
konsep alkitab. Sudah pasti akan ada suatu misteri dan kemenduaan dalam bidang perwahyuan ini. Allah telah 
memilih untuk tidak mengungkap semua aspek dari kejahatan, asalnya, maksudnya, namun Ia telah 
mengungkapkan kekalahannya! 



155 



Dalam PL istilah setan atau penuduh sepertinya berhubungan dengan tiga kelompok yang terpisah 

1. para penuduh manusia (I Sam 29:4; II Sam 19:22; I Kgs 11:14,23,25; Maz 109:6) 

2. para penuduh kemalaikatan (Bil 22:22-23; Zak 3:1) 

3 . penuduh-penuduh iblis (I Taw 2 1 : 1 ; I Raj 22 : 2 1 ; Zak 13:2) 

Hanya dikemudian hari dalam periode di antara perjanjian si ular dari Kej 3 dikenali sebagai setan (cf. Kitab 
Hikmat 2:23-24; II Enoch 31:3), dan bahkan tidak sampai dikemudian hari hal ini menjadi suatu pilihan kerabian 
(lih Sot 9b dan Sanh. 29a). "Anak Allah" dari Kej 6 menjadi malaikat dalam I Enoch 54:6. Saya menyebutkan 
halini, bukan untuk menyatakan keakuratan teologisnya, namun untuk menunjukkan perkembangannya. Dalam PB 
aktivitas PL ini menjadi ciri kejahatan yag dipersonifikasikan dalam bentuk kemalaikatan, (yaitu setan) dalam II 
Kor 11:3; Wah 12:9. 

Asal dari kejahatan yang dipersonifikasikan ini sukar atau tidak mungkin (tergantung dari sudut pandang anda) 
untuk ditentukan dari PL. Satu alasan dari hal ini adalah monoteisme Israel yang kuat (lih. I Raj 22:20-22; Pkh 
7:14; Yes 45:7; Am 3:6). Semua kausalitas dihubungkan dengan YHWH untuk mempertunjukkan keunikan dan 
keutamaanNya (lih. Yes 43:11; 44:6,8,24; 45:5-6,14,18,21,22). 

Sumber-sumber dari kemungkinan informasi befokus pada (1) Ayub 1-2 di mana Satan adalah satu dari "anak- 
anak Allah" (yaitu para malaikat) atau (2) Yes 14; Yeh 28 di mana raja-raja timur yang penuh keangkuhan 
(Babilonia dan Tirus) digunakan untuk melukiskan keangkuhan setan (lih. I Tim 3:6). Saya memiliki perasaan 
yang bercampur mengnai pendekatan ini. Yehezkiel menggunakan penggambaran Taman Eden bukan hanya bagi 
raja Tirus sebagai setan (lih. Yeh 28: 12-16), namun juga bagi raja Mesir sebagai Pohon Pengetahuan Baik dan Jahat 
(Yeh 31). Namun demikian, Yes 14, khususnya ay 12-14, sepertinya menjelaskan suatu pemberontakan 
kemalaikatan melalui keangkuhan. Jika Allah ingin menyatakan pada kita sifat khas dan asal dari setan hal ini 
adalah cara dan tempat yang sangat menyerong untuk melakukannya. Kita harus berjaga terhadap trend dari 
teologia sistematik yang mengambil bagian-bagian yang kecil dan mendua dari perjanjian-perjanjian, penulis, kitab- 
kitab, dan jenis-jenis tulisan yang berbeda dan menggabungkannya sebagai bagian-bagian dari satu puzzle Ulahi. 

Alfired Edersheim {Kehidupan dan Jaman Yesus Sang Mesias, vol. 2, lampiran XIII [hal. 748-763] dan XVI 
[hal. 770-776]) mengatakan bahwa Yudaisme Kerabian sangat berlebihan dipengaruhi oleh dualisme Persia dan 
spekulasi keiblisan. Para rabi bukanlah sumber yang baik bagi kebenaran di bidang ini. Yesus secara radikal 
menyimpang dari pengajaran dari Sinagoga. Saya kira konsep kerabian mengenai perantaraan dan perlawanan 
kemalaikatan dalam pemberian hukum Taurat kepada Musa di gunung Sinai membeuka pintu kepada konsep 
musuh besar kemalaikatan dari YHWH dan juga umat manusia. Ke dua allah yang tinggi dari faham dualisme Iran 
(Zoroastrian), Ahkiman dan Ormaza, baik dan jahat, dan dualisme ini berkembang menjadi suatu dualisme terbatas 
Yudaisme mengenai YHWH dan setan. 

Tentu saja ada perwahyuan yang bertumbuh dalam PB akan hal perkembangan kejahatan, namun tdaklah 
serumit yang diproklamirkan para rabi. Suatu contoh yang bagus dari perbedaan ini adalah "peperangan di surga." 
Kejatuhan setan adalah suatu keharusan yang logis, namun rinciannya tidak diberikan. Bahkan apa yang sudah 
diberikanpun diselubungi dalam jenis tulisan perwahyuan (lih. Wah 12:4,7,12-13). Meskipun setan dikalahkan dan 
dibuang ke bumi, ia masih berfungsi sebagai hamba YHWH (lih. Mat4:l; Luk 22:3 1-32; I Kor 5:5; I Tim 1:20). 

Kita harus mengesampingkan rasa keingin-tahuan kita dalam bidang ini. Ada kekuatan pencobaan dan 
kejahatan pribadi, namun hanya ada satu Allah dan manusia masih bertanggung jawab atas pilihannya. Ada 
peperangn rohani, yang ada baik sebelum dan sesudah keselamatan. Kemenangan hanya bisa datang dan tinggal 
tetap dalam dan melalui Allah Tritunggal. Kemenangan bisa hanya datang dan tinggal di dalam dan melalui Allah 
Tritunggal. 

□ "akan dilemparkan keluar" Ini adalah sebuah FUTURE PASSIVE INDICATIVE. Alkitab tidak 
mengindikasikan waktu setepatnya dari kejatuhan setan dari surga. Setan mungkin didiskusikan dalam Yes 14 dan 
Yeh 28 dalam suatu pengertian sekunder. Ayat-ayat nubuatan ini berurusan dengan raja-raja Babilonia dan Tirus 
yang penuh keangkuhan. Kesombongan mereka yang penuh dosa mencerminkan kesombongan setan (lih. Yes 
14:12,15; Yeh 28:16). Namun demikian, Yesus mengatakan bahwa Ia melihat setan jatuh selama perjalanan 
penginjilan dari ke tujuh puluh mrid (lih. Luk 10:18). 



156 



Ada suatu perkembangan mengenai setan diseluruh PL. Asalnya ia adalah suatu malaikat pelayan, namun 
melalui kesombongan, menjadi musu Allah. Diskusi terbaik dari pokok kontroversial ini adalah dalam buku dari 
A. B. Davidson Teolgia Perjanjian Lama hal. 300-306. 

TOPIK KHUSUS: PEPERANGAN DI SURGA 

Ada banyak diskusi mengenai penanggalan dari konfrontasi ini. Yesus sepertinya menyebutkan hal ini dalam 
Luk 10:18 dan Yoh 12:31. Namun mencoba untuk menaruh penanggalan yang kronologis kepada peristiwa ini 
sangatlah sukar sekali: 

1 . sebelum Kejadian 1 : 1 (sebelum penciptaan) 

2. antara Kejadian 1:1 dan 1:2 (teori kesenjangan) 

3. dalam PL setelah Ayub 1-2 (setan di surga) 

4. dalam PL setelah I Raj 22:21 (setan dalam sidang surgawi) 

5. dalam PL setelah Zak 3 (setan di surga) 

6. dalam PL seperti dalam Yes 14: 12; Yeh 28: 15 dan II Enoch 29:4-5 (raja-raja Timur dihukum) 

7. dalam PB setelah pencobaan Yesus (lih. Mat 4) 

8. dalam PB selama penginjilan dari ke tujuh puluh murid (melihat setan jatuh dari langit, lih. Luk 
10:18) 

9. dalam PB setelah masuk ke Yerusalem dalam kemenangan (lih. Yoh 12:3 1) 

10. dalam PB setelah kebangkitan dan kenaikan (lih. Ef 4:8; Kol 2:15) 

11. pada akhir zaman (lih. Wah 12:7, kemungkinan waktu setan menggeledah surga dalam rangka 
mencari Anak tersebut) 

Kita harus secara sederhana melihatnya sebagai peperangan kekal antara Allah dan pasukan kejahatan; konflik ini 
akan disempurnakan dalam kekalahan sepenuhnya dari ular naga dan pasukannya. Nantinya di pasal 20 adalah 
pembuangan dan pengucilan mereka. 



12:32 "apabila Aku ditinggikan" Ini adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti 
kemungkinan tindakan. Kata ini bisa berarti (1) diangkat (lih. 3:14) atau (2) disalibkan (lih. 8:28) atau ditinggikan 
(lih. Kis 2:33; 5:31); atau sangat ditinggikan (lih. Flp 2:9). Ini adalah konotasi berganda dari istilah ini (double 
entendre) yang menjadi ciri khas Injil Yohanes. 

□ "akan menarik semua orang datang kepadaKu" Ini mungkin merupakan singgungan terhadap perjanjian 
kasih YHWH kepada Israel dalam Yer 31:3 yang, tentu saja, merupakan ayat mengenai "perjanjian baru" (lih. Yer 
31:31-34). Allah menarik umat olah kasih dan tindakanNya kepada mereka. Penggunaan penggambaran yang 
sama mengenai istilah ini didapati dalam Yoh 6:44 dan diterangkan dalam 6:65. Di sini kata "semua" merupakan 
undangan dan janji universal mengenai penebusan. 

Ada suatu variasi yang sangat menentukan dalam frasa ini. Kata "semua" dapat berbentuk MASKULIN, yang 
akan diterjemahkan sebagai "semua laki-laki" dan ditemukan dalam naskah kuno Yunani P 75 (VID) , N 2 , B, L, dan 
W, sementara ada yang NETRAL, yang akan diterjemahkan sebagai "semua hal", yaitu dalam P 66 dan X. lika ini 
berbentuk NETRAL, maka kata ini berbicara tentang penebusan Kristus atas dunia serupa dengan Kol 1:16-17, 
yang kemungkinan mencerminkan keseseatan grostik yang sangat terbukti dalam I Yohanes. 

12:33 "Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati" Ini berhubungan dengan UI 
21:23 di mana digantung di salib diistilahkan sebagai "dikutuk oleh Allah." Inilah mengapa para pemimpin agama 
menginginkan Yesus untuk disalib, bukan dirajam batu. Yesus menanggung kutukan Hukum Taurat bagi kita (lih. 
Gal3:13). 

12:34 "Lalu jawab orang banyak itu...., bahwa Mesias tetap hidup selama-lamanya" Ini mungkin adalah 
singgungan terhadap Maz 89. PL mengharapkan hanya satu kedatangan Mesias dan pendirian tahta kedamaian 
dunia di Palestina olehNya (lih. Maz 110:4; Yes 9:7; Yeh 37:25 dan Dan 7:14). Untuk "selama-lamanya" lihat 
Topik Khusus pada 6:58. 

157 



12:35 "Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya (berjalanlah)" Ini adalah suatu penggunaan 
kata "berjalan" sebagai suatu gambaran. Ini adalah suatu PRESENT ACTTVE IMPERATIVE, yang melanjutkan 
penekanan Yesus atas kepercayaan sebagai suatu hubungan yang berkelanjutan, bukan hanya suatu keputusan 
awal (lih.ay 44-46). 

12:36 Tema Yesus adalah terang dunia ini adalah penekanan berulang yang terutama dalam Yohanes (lih. 
1:4,5,7,8,9; 3:19,20,21; 5:35; 8:12; 9:5; 11:9,10;12:35,36,46). Kegelapan dan Terang juga mengkontraskan 
kenyataan-kenyataan rohani dalam Gulungan Kitab Laut Mati. 



NASKAH NASB (UPDATED): 12:36b-43 



36b 



Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka. Dan meskipun Yesus 
mengadakan begitu banyak mujizat di depan mata mereka, namun mereka tidak percaya kepada-Nya, 
supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: "Tuhan, siapakah yang percaya kepada 



38 



39 T 



pemberitaan kami? Dan kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan?" Karena itu mereka 
tidak dapat percaya, sebab Yesaya telah berkata juga: 40 "Ia telah membutakan mata dan mendegilkan hati 
mereka, supaya mereka jangan melihat dengan mata, dan menanggap dengan hati, lalu berbalik, sehingga 
Aku menyembuhkan mereka." 41 Hal ini dikatakan oleh Yesaya, karena ia telah melihat kemuliaan-Nya 
dan telah berkata-kata tentang Dia. 42 Namun banyak juga di antara pemimpin yang percaya kepada-Nya, 
tetapi oleh karena orang-orang Farisi mereka tidak mengakuinya berterus terang, supaya mereka jangan 
dikucilkan. ""Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah. 



12:38 "firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya" Ini adalah suatu kutipan dari ayat mengenai hamba yang 
menderita dari Yes 53:1. 

12:39 "Karena itu mereka tidak dapat percaya" Ini adalah suatu IMPERFECT MIDDLE (deponent) 
INDICATIVE dan suatu PRESENT ACTIVE IMPERATIVE. Mereka tidak mampu untuk terus dalam suatu 
hubungan iman dengan Yesus. MujizatNya menarik mereka, namun tidak membawa mereka ke dalam 
iman/kepercayaan yang membawa keselamatan kepada Yesus sebagai Mesias. 

□ "sebab Yesaya telah berkata juga" Yesaya 6: 10; 43:8 mennjuk pada kekerasan hati orang Yahudi dalam hal 
berita Allah melalui Yesaya (lih. Yer 5:21; Yeh 12:2; UI 29:2-4). 

12:40 "hati" Lihat Topik Khusus berikut. 

TOPIK KHUSUS: HATI 

Istilah Yunani kardia digunakan dalam Septuaginta dan PB untuk mencerminkan istilah Ibrani leb. Kata ini 
digunakan dalam beberapa cara (lih. Bauer, Arndt, Gingrich dan Danker, Kamus Yunani-Inggris , hal. 403-404). 

1. pusat dari kehidupan jasmani, suatu gambaran bagi suatu pribadi (lih. Kis 14: 17; II Kor 3:2-3; Yak 5:5) 

2. pusat dari kehidupan rohani (moral) 

a. Allah mengenal hati (lih. Luk 16: 15; Rom 8:27; I Kor 14:25; I Tes 2:4; Wah 2:23) 

b. Digunakan untuk kehidupan rohani umat manusia (lih. Mat 15:18-19; 18:35; Rom 6:17; I Tim 1:5; II 
Tim 2:22; I Pet 1:22) 

3. pusat dari kehidupan pemikiran (yaitu intelektual, lih. Mat 13:15; 24:48; Kis 7:23; 16:14; 28:27; Rom 1:21; 
10:6; 16:18; II Kor 4:6; Ef 1:18; 4:18; Yak 1:26; II Pet 1:19; Wah 18:7; hati adalah sinonim dengan pikiran 
dalam II Kor 3: 14-15 dan Flp 4:7) 

4. pusat dari keinginan (yaitu kehendak, lih. Kis 5:4; 1 1:23; I Kor 4:5; 7:37; II Kor 9:7) 

5. pusat dari perasaan (lih. Mat 5:28; Kis 2:26,37; 7:54; 21:13; Rom 1:24; II Kor 2:4; 7:3; Ef 6:22; Flp 1:7) 

6. tempat unik dari kegiatan Roh (lih. Rom 5:5; II Kor 1:22; Gal 4:6 [yaitu Kristus dalam hati kita, Ef 3: 17]) 



158 



Hati adalah suatu cara penggambaran untuk merujuk kepada keseluruhan pribadi (lih. Mat 22:37, mengutip 
UI 6:5). Pemikiran, motif, dan tindakan yang berkenaan dengan hati mengungkapkan sepenuhnya jenis- 
jenis pribadi. PL memiliki penggunaan yang mengena dari istilah-istilah ini. 

a. Kej 6:6; 8:21, "Allah pilu hatiNya" (juga perhatikan Hosea 11:8-9) 

b. UI 4:29; 6:5, "dengan segenap hati dan segenap jiwa" 

c. UI 10: 16, "hati yang tak bersunat" dan Rom 2:29 

d. Yeh 18:31-32, "suatu hati yang baru" 

e. Yeh 36:26, "suatu hati yang baru" vs. "suatu hati yang keras (membatu)" 



12:41 "Hal ini dikatakan oleh Yesaya, karena ia telah melihat kemuliaan-Nya" Ini adalah suatu mengasan 
bahwa nabi-nabi PL diinformasikan mengenai Mesias (lih. Luk 24:27). Lihat catatan mengenai "kemuliaan" pada 
1:14. 

12:42 "Namun banyak juga di antara pemimpin yang percaya kepada-Nya" Berita Yesus sungguh 
menghasilkan buah (lih. ay 1 1; Kis 6:7). Lihat Topik Khusus pada 2:23. 

□ "mereka tidak mengakuinya berterus terang" Lihat topik khusus mengenai pengakuan pada 9:22. 

□ "supaya mereka jangan dikucilkan (dari sinagoga)" (lih. 9:22; 16:2). 

12:43 Ini mengisyaratkan bahwa iman yang benar dapat jadi lemah dan ketakutan! Injil Yohanes menggunakan 
percaya (pisteuo) dalam beberapa pengertian, dari daya tarik awal sampai pada tanggapan emosional kepada iman 
yang sungguh yang menyelamatkan. 



NASKAH NASB (UPDATED): 12:44-50 

44 Tetapi Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, 
tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; 45 dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah 
mengutus Aku. 46 Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya 
kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. 47 Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi 
tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, 
melainkan untuk menyelamatkannya. 48 Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia 
sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir 
zaman. 49 Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah 
yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. 50 Dan 
Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku 
menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku." 



12:44 "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah 
mengutus Aku" Sasaran iman pada akhirnya adalah di dalam Bapa (lih. I Kor 15:25-27). Ini adalah tema 
berulang (lih. Mat 10:40; 5:24). Mengenal Anak ialah mengenal Bapa (lih. I Yoh 5:10-12). 

12:47 "Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya" Ini adalah sebuah 
KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berbicara mengenai kemungkinan tindakan. Ketaatan yang 
berlanjut adalah suatu tanda dalam keberlanjutan hubungan pribadi kita oleh iman! Penjaminan didasarkan atas 
suatu kehidupan ketaatan dan ketekunan yang diubahkan dan berubah (lih. kitab Yakobus dan I Yohanes). 

12:47-48 "sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya" 

Yesus datang terutama untuk menebus dunia, namun fakta sesungguhnya dari kedatanganNya memaksa manusia 
untuk memutuskan. Jika mereka menolakNya, mereka menghakimi diri mereka sendiri (lih. Yoh 3: 17-21). 

12:49-50 Yesus berbicara dalam otoritas Allah, bukan diriNya sendiri. 

159 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa Maria, saudara dari Lazarus, mengurapi kaki Yesus? 

2. Mengapa Matius, Markus dan Yohanes sedikit berbeda dalam catatan mereka mengenai kejadian ini? 

3 . Apa arti penting dari orang banyak menyambut Yesus dengan daun Palem dan kutipan dari Maz 118? 

4. Mengapa Yesus begitu tergerak atas permohonan orang-orang Yunani untuk berbicara denganNya? 

5 . Mengapa jiwa Yesus sedemikian masygul? (lih. ay 27) 

7. Terangkan mengapa Yohanes menggunakan kata "percaya" dalam beberapa pengertian. 



160 



YOHANES 13 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Membasuh Kaki Muid- 


Tuan menjadi seorang 


Perjamuan Terakhir 


Yesus Membasuh Kaki 


Pembasuhan Kaki 


murid 


Hamba 






Muid-murid Nya 




13:1-11 


13:1-11 

Kita Juga Harus Melayani 


13:1-11 




13:1 
13:2-6 

13:7 

13:8a 

13:8b 

13:9 

13:10-11 


13:1 

13:2-5 

13:6-11 


13:12-20 


13:12-30 


13:12-20 




13:12-17 
13:18-20 


13:12-16 
13:17-20 


Yesus Memberitahukan 








Yesus Memprakirakan 


Pengkhianatan Yudas — 


PengkhianatanNya 








PengkhianatanNya 


Diberitahukan 


13:21-30 




13:21-30 




0.55625 

13:22-24 

13:25 

13:26-29 

0.5625 


13:21-30 


Perintah yang Baru 


Perintah yang Baru 






Perintah yang Baru 


Kata-kata Perpisahan 


13:31-35 


13:31-35 


13:31-35 




13:31-35 


13:31-35 


Penyangkalan Petrus 


Yesus Memprakirakan 






Yesus Memprakirakan 




Diberitahukan 


Penyangkalan Petrus 






Penyangkalan Petrus 




13:36-38 


13:36-38 


13:36-38 




13:36a 
13:36b 
13:37 
13:38 


13:36-38 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 



161 



Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK 13:1-38 

A. Yohanes tidak mencatat Perjamuan Terakhir (Ekaristi) dalam cara yang sama dengan Injil Sinoptik. Namun 
ialah satu-satunya yang memberikan catatan mengenai dialog dalam ruangan loteng di malam itu (pasal 13- 
17). Beberapa orang melihat pengabaian ini sebagai upaya secara sengaja untuk mengurangi penekanan dari 
gereja mula-mula akan sakramentalisme yang terus bertumbuh. Yohanes tidak pernah mengulas tentang 
baptisan Yesus atau Perjamuan Tuhan. 

B. Konteks kesejarahan dari Yohanes 13 dapat dilihat dalam Luk 22:24. Para murid masih saling berdebat 
mengenai siapa yang terbesar. 

C. Latar belakang jasmani dari pasal 13-17 adalah suatu ruangan loteng di Yerusalem, kemungkinan adalah 
rumah dari Yohanes Markus, pada malam Yesus dikhianati oleh Yudas. 

D. Sepertinya ada dua maksud yang jelas dalam tindakan Yesus membasuh kaki: 

1 . ay 6-10 membayangi pekerjaanNya di atas salib demi kita. 

2. ay 12-20 adalah suatu tujuan pelajaran mengenai kerendahan hati (dalam pandangan Luk 22:24). 

F. Injil Yohanes menyimpulkan tanda-tanda Yesus dengan pasal 12. Pasal 13 memulai minggu penderitaan 
terakhir. 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 13:1-11 

'Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk 
beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah 
sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. 2 Mereka sedang makan bersama, dan Iblis 
telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. 3 Yesus tahu, 
bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan 
kembali kepada Allah. 4 Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain 
lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, 5 kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan 
mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya 
itu. 6 Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, Engkau hendak 
membasuh kakiku?" 7 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi 
engkau akan mengertinya kelak." 8 Kata Petrus kepada-Nya: "Engkau tidak akan membasuh kakiku 
sampai selama-lamanya." Jawab Yesus: "Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat 



162 



bagian dalam Aku." 9 Kata Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga 
tangan dan kepalaku!" 10 Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri 
lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak 
semua." "Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu 
bersih." 



13:1 "sebelum hari raya Paskah" Yohanes dan Injil Sinoptik tidak bersetuju mengenai apakah in adalah hari 
sebelum perjamuan Paskah atau tepat di hari perjamuan Paskah itu sendiri. Keduanya menaruh perjamuan pada 
hari Kamis dan penyaliban pada hari Jumat (lih. 19:31; Mar 15:43; Luk 23:54). Perjamuan Paskah ini 
memperingati pembebasan Israel dari Mesir (lih. Kel 12). Yohanes menegaskan bahwa ini adalah hari sebelum 
perjamuan Paskah umumnya (lih. 18:28; 19:14,31,42). 

□ "seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya (di dunia)" Yohanes memakai kata bumi (kosmos) 
dalam beberapa pengertian yang berbeda: 

1. planet ini (lih. 1:10; 11:9; 16:21; 17:5,11,24; 21:25) 

2. umat manusia (lih. 3:16; 7:4; 11:27; 12:19; 14:22; 18:20,37) 

3. manusia yang memberontak (lih. 1:10,29; 3:16-21; 4:42; 6:33; 7:7; 9:39; 12:31; 15:18; 17:25) 

□ "Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini" Ini adalah sebuah 
PERFECT ACTIVE PARTICIPLE (seperti ay 3). Yesus mengerti hubungan unikNya dengan Bapa setidaknya 
dari usia dua belas (Luke 2:41-51). Kedatangan dari orang-orang Yunani dalam 12:20 menunjukkan pada Yesus 
bahwa waktu kematian dan pemuliaanNya telah tiba (lih. 2:4; 12:23,27; 17: 1). 

Injil Yohanes terus menekankan suatu dualisme vertikal, atas vs. bawah (lih. ay 3). Yesus diutus (lih 8:42) 
oleh Bapa dan sekarang Ia akan kembali. Injil-injil Sinoptik menggambarkan Yesus sebagai mengajarkan suatu 
dualisme horizontal dari kedua zaman Yahudi, ketegangan yang sudah dan yang belum dari Kerajaan Allah. 

Ada banyak pertanyaan mengenai Injil-injil yang harus dikemukakan oleh para pembaca moderen, namun 
ketika semua dikatakan dan dilakukan tulisan-tulisan sakral ini menyatakan suatu pandangan alkitabiah yang 
konsisten tentang dunia. 

1 . Hanya ada satu Allah yang kudus 

2. Makhluk ciptaanNya yang istimewa, umat manusia, telah jatuh ke dalam dosa dan pemberontakan 

3 . Allah telah mengutus seorang Penebus yang berinkarnasi 

4. Umat manusia harus menanggapi dengan iman, pertobatan, ketaatan, dan ketekunan 

5 . Ada suatu kekuatan jahat pribadi dalam perlawanan terhadap Allah dan kehendakNya 

6. Semua ciptaan yang sadar akan memberikan catatan kehidupannya kepada Allah. 

□ "mengasihi murid-murid-Nya" Frasa Yunani ini digunakan dalam papirus Mesir bagi "saudara dekat" (lih. 
Luk 8:19-21). 

□ "Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya" Ini adalah kata Yunani "telos," yang berarti suatu 
maksud yang tercapai. Ini menunjuk pada pekerjaan Yesus yaitu penebusan umat manusia di kayu salib. Suatu 
bentuk dari kata yang sama adalah kata terakhir Yesus dari kayu salib (lih. 19:30), "Sudah selesai," yang kita 
pelajari dari papirus Mesir memiliki konotasi "telah dibayar lunas"! 

13:2 "sedang makan bersama" Ada beberapa variasi naskah di titik ini. Ini kemungkinan berarti (1) setelah 
makan malam; (2) setelah Cawan Berkat yang pertama, ketika prosedurnya mensyaratkan pembasuhan tangan; 
atau (3) setelah Cawan Berkat ketiga. 

TOPIK KHUSUS: TATA ACARA IBADAH PASKAH DALAM YUDAISME ABAD PERTAMA (Kel 12) 

A. Doa 

B. Cawan Anggur 

C. Pembasuhan tangan oleh tuan rumah dan meneruskan bejana kepada semua 



163 



D. Pencelupan rempah dan saus pahit 

E. Domba dan makanan utama 

F. Doa dan pencelupan rempah dan saus pahit kedua 

G. Cawan anggur kedua dengan waktu tanya jawab untuk anak-anak 
H. Menyanyikan bagian pertama dari Mazmur Pujian 113-114 dan doa 

I. Pimpinan acara membuat tata cara bagi setiap orang setelah membasuh tangannya 

J. Semua makan sampai kenyang; berakhir dengan satu potongan daging domba 

K. Cawan anggur ketiga setelah membasuh tangan 

L. Menyanyikan bagian kedua dari Mazmur Pujian 1 15-118 

M. Cawan anggur ke empat 

Banyak yang percaya bahwa adat Perjamuan Suci muncul pada titik "K." 

□ "Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot" Ini adalah sebuah PERFECT ACTIVE 
PARTICIPLE. Yesus telah tahu tentang Yudas dari awalnya (lih. 6:70). Si jahat telah mencobai Yudas sejak 
lama (lih. ay 27). Lihat Topik Khusus: Hati pada 12:40. Lihat catatan sepenuhnya mengenai Yudas pada 18:1. 

13:3 "Yesus tahu, bahwa BapaNya telah menyerahkan segala sesuatu kepadaNya" Ini ialah suatu PERFECT 
ACTIVE PARTICIPLE seperti ay 1, diikuti oleh sebuah AORIST ACTIVE INDICATIVE. Ini adalah satu dari 
pernyataan-pernyataan Yesus yang menakjubkan (lih. 3:35; 17:2; Mat 28:18). BENTUK KALIMAT AORIST 
sangat menentukan. Bapa memberikan kepada Yesus "segala sesuatu" sebelum penyaliban. Hal-hal ini tidak 
diberikan semata-mata sebagai suatu penghargaan atas ketaatanNya, namun karena Siapa Dia! Ia tahu siapa 
DiriNya dan membasuh kaki mereka yang saling memperdebatkan siapakah yang terbesar di antara mereka! 

13:4 "Lalu bangunlah" Ingat bahwa mereka semula bersandar pada siku kiri mereka dengan kaki dibelakang 
mereka, bukannya duduk di kusi. 

□ "menanggalkan jubah-Nya" Kata Jubah ini berbentuk JAMAK, yang menunjuk pada jubah luar Yesus (lih. 
19:23; Kis 8:16). Menarik bahwa kata kerja yang sama ini digunakan dalam 10:11,15,17,18 untuk penyerahan 
Yesus akan hidupNya (lih. ay 37). Ini mungkin satu lagi dari double entendres Yohanes. Sepertinya sangat 
mungkin hal pembasuhan kaki ini lebih dari sekedar suatu tujuan pendidikan kerendahan hati (lih. ay 6-10). 

13:5 "membasuh kaki murid-muridNya" Kata Yunani ini digunakan untuk "membasuh hanya sebagian dari 
tubuh." Kata dalam ay 10 digunakan untuk mandi. Pembasuhan kaki adalah tugas dari budak. Bahkan para rabi 
tiak mengharapkan hal ini dari para murid mereka. Yesus, mengenali keTuhananNya sendiri, bersedia untuk 
membasuh kaki dari murid-murid yang saling ber iri hati dan ambisius ini. 

13:6 Pertanyaan Petrus adalah suatu cara halus untuk menolak sikap langkah Yesus ini. Petrus sering berpikir a 
mengetahui apa yang harus dan tidak harus dikerjakan oleh Yesus (lih. Mat 16:22). 

13:7 Para rasul, yang hidup bersama dengan Yesus, tida selalu memahami tindakan dan pengajaranNya (lih. 2:22; 
10:6; 12:16; 16:18). 

13:8 "Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya" Ini ialah suatu DOUBLE NEGATIVE 

yang berarti "tidak pernah tidak, tidak pernah dalam keadaan apapun." Untuk "tidak pernah" lihat Topik Khusus 
pada 6:58. 

□ "Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku" Ini adalah sebuah 
KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL. Ayat ini mengisyaratkan bahwa lebih banyak yang terjadi di sini 
daripada sekedar tujuan pelajaran yang praktis. Ayat 6-10 sepertinya berhubungan dengan karya Yesus di salib 
dalam pengampunan dosa. 

164 



Frasa ini mungkin mencerminkan suatu ungkapan PL yang berhubungan dengan warisan (lih. UI 12:12; II 
Sam 20: 1; I Raj 12: 12). Ini adalah suatu ungkapan pengecualian yang sangat keras. 

13:9 bentuk kataNEGATIVE PARTICLE "jangan" (me) mengindikasikan suatu IMPERATIVE tidak langsung, 
"mencuci." 

13:10 "Barangsiapa telah mandi" Yesus sedang berbicara secara penggambaran mengenai penebusan. Petrus 
telah dibasuh (diselamatkan, lih. 15:3), namun perlu terus menerus bertobat (lih. I Yoh 1:9) untuk memelihara 
persekutuan yang intim. 

Kemungkinan kontekstual yang lain adalah bahwa Yesus sedang berbicara mengenai pengkhianatan Yudas 
(lih. ay 11 & 18). Jadi penggambaran tentang mandi menunjuk kalau bukan pada (1) tubuh Petrus atau (2) 
kelompok para rasul. 

13:11 Terjemahan TEV menaruh ayat ini di dalam tanda kurung, menafsirkannya sebagai komentar dari penulis. 



NASKAH NASB (UPDATED): 13:12-20 

12 Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu 
Ia berkata kepada mereka: "Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu? 13 Kamu menyebut 
Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. 14 Jadi jikalau Aku 
membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh 
kakimu; 15 sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama 
seperti yang telah Kuperbuat kepadamu. 16 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba 
tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. 
17 Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya. 18 Bukan tentang 
kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang 
makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku. 19 Aku mengatakannya kepadamu sekarang 
juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia. 20 Aku berkata 
kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa 
menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku." 



13:12-20 Kontras dengan ay 6-10, di sini Yesus menjelaskan tindakanNya sebagai suatu contoh kerendahan hati. 
Par rasul berdebat mengenai siapa yang terbesar (lih. Luk 22:24). Dalam konteks ini Yesus mempertunjukkan 
suatu tindakan dari seorang budak. 

13:14 "jikalau" Ini adalah sebuah KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang dianggap benar dari sudut 
pandang si penulis atau untuk maksudnya. 

13:14-15 "kamupun wajib saling membasuh kakimu" Apakah pernyataan ini berarti bahwa tindakan 
mendahkan hati ini dimaksudkan menjadi suatu peraturan gereja yang ketiga? Kebanyakan kelompok Kristen 
mengatakan, bukan, karena (1) tidak pernah ada catatan mengenai hal ini dilakukan oleh satupun gereja di Kisah 
Para Rasul; (2) hal ini tidak pernah dinasehatkan dalam surat-surat PB; dan (3) tidak pernah secara khusus 
dikatakan sebagai suatu aturan yang harus dilanjutkan seperti baptisan (lih. Mat 28: 19) dan Perjamuan Tuhan (lih. 
I Kor 11:17-34). Ini tidak dimaksudkan untuk mengisyaratkan bahwa hal ini bukan merupakan suatu peristiwa 
ibadah yang tidak penting. 

13:16 "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya" Secara huruflah ini adalah kata "Amin, amin." Ini adalah 
suatu bentuk dari istilah PL untuk "iman" (lih. Hab 2:4). Yesus adalah satu-satunya (dari seluruh tulisan Yunani) 
orang yang pernah menggunakannya dalam posisi pembukaan seperti ini. Kata ini biasanya dikatakan di akhir 
kalimat untuk menyetujui atau meneguhkan suatu pernyataan atau tindakan. Bila digunakan di awal sebuah 
kalimat dan dikatakan dua kali, ini menjadi suatu sarana penarik perhatian. Lihat Topik Khusus: Amin pada 1:51. 

13:17 "Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya" "Jikalau' yang 
pertama adalah sebuah KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang dianggap benar dari sudut pandang si 

165 



penulis. Sementara "Jika" yang kedua dalam ayat ini adalah sebuah THIRD CLASS CONDITIONAL yang 
berarti kemungkinan tindakan. Jika kita mengetahui, kita harus melakukannya (lih. Mat 7:24-27; Luk 6:46-49; 
Rom 2:13; Yak 1 : 22-25; 4:11)! Sasarannya bukanlah pengetahuan melainkan hidup yang serupa dengan Kristus. 

13:18 "Tetapi haruslah genap nas ini" Ini menunjuk pada Yudas (lih. 17:12; 19:24,36; 15:25; 18:32). 

□ "TELAH MENGANGKAT TUMITNYA TERHADAP Aku" Ini adalah kutipan dari Maz 41:9. Adat Timur makan 
bersama sebagai suatu tanda persahabatan dan perjanjian lebih menyinggung Yudas lagi. Di Timur Dekat 
menunjukkan telapak kaki seseorang terhadap yang lainnya adalah suatu tanda penghinaan. 

3:19 Ayat ini menunjukkan maksud dari tanda mujizat dan prakiraan-prakiraan Yesus. Dalam Yohanes, 
kepercayaan adalah suatu pengalaman yang terus mnerus dan bertumbuh. Yesus secara terus menenrus 
membangun kepercayaan para Rasul! 

□ "bahwa Akulah Dia" Ini adalah rujukan terhadap nama Allah, 'YHWH", yang berasal dari kata kerja Ibrani 
"menjadi/adalah (to be)" (lih. "Akulah Aku" dar Kel 3:14). Di sini Yesus dengan jelas mengklaim sebagai 
Mesias yang dijanjikan dengan konotasi Ulahi. (lih. 4:26; 6:20; 8:24,28,58; 13:19 dan 18:5,6,8). 

13:20 Biasanya Yohanes menggunakan istilah "percaya" (pisteuo), "percaya dalam" (pisteuo eis) atau "percaya 
bahwa" (pisteuo hoti) untuk menunjuk pada oran Kristen, namun ia juga menggunakan istilah-istilah lain seperti 
"menerima" atau "menyambut" (lih. 1:12; 5:43; 13:20). Injil mencakup baik menyambut seseorang maupun 
menerima kebenaran dan pandangan dunia yang alkitabiah. Lihat Topik Khusus: Penggunaan kata "Percaya" oleh 
Yohanes pada 2:23 dan catatan-catatan pada 8:24 dan 1 1:27. 



NASKAH NASB (UPDATED): 13:21-30 

21 Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi: "Aku berkata kepadamu, 
sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku." 22 Murid-murid itu memandang seorang 
kepada yang lain, mereka ragu-ragu siapa yang dimaksudkan-Nya. 23 Seorang di antara murid Yesus, yaitu 
murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya. 24 Kepada murid itu Simon 
Petrus memberi isyarat dan berkata: "Tanyalah siapa yang dimaksudkan-Nya!" 25 Murid yang duduk 
dekat Yesus itu berpaling dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, siapakah itu?" 26 Jawab Yesus: "Dialah itu, 
yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya." Sesudah berkata demikian 
Ia mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot. 27 Dan 
sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: "Apa yang hendak 
kauperbuat, perbuatlah dengan segera." 28 Tetapi tidak ada seorangpun dari antara mereka yang duduk 
makan itu mengerti, apa maksud Yesus mengatakan itu kepada Yudas. 29 Karena Yudas memegang kas 
ada yang menyangka, bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau 
memberi apa-apa kepada orang miskin. 30 Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari 
sudah malam. 



13:21 "Ia sangat terharu" Pengkhianatan Yudas sungguh mengecewakan Yesus (lih. 12:27). Yesus memilih 
Yudas karena kemampuan rohaninya, namun kemampuan ini tak pernah sampai berbuah (lih. ay 18). 

13:23 "yang dikasihi Nya" Istilah ini menunjuk pada Yohanes sendiri (lih. 13:23,25; 19:26-27,34-35; 20:2-5,8; 
21:7,20-24). Nama Yohanes tidak pernah muncul dalam Injil ini. 

13:25 Konteks ini mencerminkan tata cara perjamuan yang lazim dari Palestina abad pertama. Para murid 
berbaring di atas suatu meja pendek berbentuk tapal kuda, bersandar pada siku kiri mereka dengan kaki di 
belakang mereka, makan dengan tangan kanan mereka. Yohanes ada di sebelah kanan Yesus, Yudas di sebelah 
kiriNya (tempat kehormatan), Yohanes bersandar kebelakang dan bertanya kepada Yesus suatu pertanyaan. 



166 



13:26 "Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya." Ini adalah 
suatu tanda kehormatan (lih. Ruth 2:14). Yudas bersandar di sebelah kiri Yesus, yang juga merupakan tempat 
kehormatan. Yesus masih berusaha untuk menjangkau Yudas! 

13:27 "ia kerasukan Iblis" Ini adalah satu-satunya penggunaan kata "setan: di Injil Yohanes. Dalam bahasa 
Ibrani artinya adalah "musuh" (lih. Luke 22:3 dan Yoh 13:2). Apakah Yudas jadi tidak bertanggung -jawab 
karena setan merasukinya? Ada ketegangan dalam Alkitab antara tindakan dari alam rohani (Allah mengeraskan 
hati Firaun) dan tanggung -jawab manusia dalam alam jasmani. Manusia sungguh tidak sebebas dalam memilih 
seperti yang dipikirkan. Semua kita secara historis, pengalaman, dan genetik bersyarat. Menambah lagi dari 
syarat-syarat ini adalah alam rohani (Allah, Roh, malaikat, setan dan iblis). Inilah misterinya! Namun demikian, 
manusia bukanlah robot, kita bertanggung jawab atas perbuatan, pilihan kita dan segala konsekuensinya. Yudas 
bertindak! Memang Ia tidak bertindak sendiri! Namun ia secara moral bertanggung jawab atas perbuatannya. 
Pengkhianatan Yudas sudah diramalkan. Setan adalah penghasutnya. Sungguh tragis bahwa Yudas tidak pernah 
sepenuhnya sampai pada pengenalan dan percaya kepada Yesus. 

13:29 "Yudas memegang kas" Yudas adalah bendahara dari kelompok ini (lih. 12:6). Lihat catatan lengkap 
pada 18:1. 

TOPIK KHUSUS: ISKARIOT 

Yudas telah mendengar, melihat, dan bersekutu dengan Tuhan Yesus secara dekat selama beberapa tahun, 
namun tampaknya ia masih tidak memiliki hubungan pribadi dengan Dia oleh iman (lih. Mat 7:21-23). Petrus 
mengalami intensitas pencobaan yang sama dengan Yudas, namun secara drastis dengan hasil yang berbeda. 
Banyak diskusi telah dilakukan mengenai mtif dari pengkhianatan Yudas: 

1 . terutama karena uang (lih. Yoh 12:6) 

2. terutama karena alasan politis (lih. William Klassen, Yudas Pengkhianat atau Kawan Yesus?) 

3. masalah rohani (lih. Yoh 13:27) 

Dalam pokok bahasan pengaruh setan atau kerasukan iblis ada beberapa sumber-sumber yang baik (di urutkan 
atas dasar yang saya percayai). 

1 . Merrill F. Unger, Keiblisan dalam Alkitab, Iblis dalam Dunia Sekarang 

2. Clinton E. Arnold, Tiga Pertanyaan Penting Mengenai Peperangan Rohani 

3. Kurt Koch, Penasehatan Kristen dan Okultisme, Keiblisan Dulu dan Sekarang 

4. C. Fred Dickason, Kerasukan Iblis dan Orang Kristen 

5. John P. Newport, Iblis, Iblis, Iblis 

6. John Warwick Montgomery, Penghulu-penghulu dan Kuasa-kuasa 

Berhati-hatilah dengan mitos-mitos dan takhayul kebudayaan. Setan mempengaruhi Petrus dalam Mat 16:23 
untuk mencobai Yesus dengan cara yang persis sama - yaitu kematian penebusanNya. Setan selalu konsisten. Ia 
mencobai dengansegala cara yang mungkin untuk menghentikan pekerjaan penebusan Yesus demi kita. 

1 . pencobaan Yesus, Luk 4 

2. menggunakan Petrus 

3 . menggunakan Yudas dan kaum Sanhedrin 

Yesus bahkan menjaelaskan Yudas sebagai iblis dalam Yoh 6:70. Alkitab tidak mendiskusikan masalah 
kerasukan dan pengaruh setan dalam hubungannya dengan orang percaya. Namun, orang-orang percaya nyata-nyata 
dipengaruhi oleh pilihan pribadi dan kejahatan pribadi! 

13:30 "hari sudah malam" Apakah ini elemen waktu atau evaluasi rohani? Yohanes sering menggunakan frasa- 
frasa yang mendua seperti ini yang bisa dipahami dalam beberapa cara! (lih. 3:2; 19:39). 



NASKAH NASB (UPDATED): 13:31-35 

31 Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: "Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah 
dipermuliakan di dalam Dia. 32 Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan 
Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera. 33 Hai anak-anak-Ku, hanya 

167 



seketika saja lagi Aku ada bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan 
kepada orang-orang Yahudi: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang, demikian pula Aku 
mengatakannya sekarang juga kepada kamu. 34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu 
supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling 
mengasihi. 35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu 
jikalau kamu saling mengasihi." 



13:31-38 Ayat-ayat ini membentuk bagian dari konteks yang lebih besar mengenai kumpulan pertanyaan dari 
murid-murid (cf. 13:36; 14:5,8,22; 16:17). 

13:31 "Anak Manusia" Ini adalah sebutan diri pilihan Yesus. Latar belakangnya berasal dari Yeh 2:1 dan Dan 
7:13. Hal ini mengisyaratkan sifat-sifat manusia dan Ulahi. Yesus menggunakannya karena istilah ini tidak 
digunakan dalam Yudaisme kerabian; oleh karena itu, istilah ini tidak memiliki implikasi nasionalisme atau 
militerisme dan kata ini menggabungkan ke dua sifat keberadaanNya (lih. I Yoh 4: 1-6). 

□ Ada variasi naskah Yunani dalam ayat ini. Naskah yang lebih panjang didapati dalam NASB, NKJV, NRSV, 
TEV, dan NJB. Hal ini didukung oleh naskah-naskah kuno K c , A, C 2 , K, dan Textus Receptus. Bagian ini ("jika 
Allah dimuliakan di dalam Dia") di kesampingkan dalam MSS P 66 , X , B, C , D, L, W, dan X. Ini sepertinya 
kumpulan naskah yang lebih baik. Namun mungkin saja bahwa para penyalin merasa bingung dengan 
paralelismenya dan mengabaikan frasa pertama. 

□ "dipermuliakan" Istilah ini digunakan empat atau lima kali dalam ayat 3 1 dan 32 - dua atau tiga kali dalam 
BENTUK AORIST dan dua kali dalam BENTUK FUTURE. Ini menunjuk paa rencana penebusan dari Allah 
melalui kematian dan kebangkitan Yesus (lih. 7:39; 12:16,23; 17:1,5). Di sini ini menunjuk pada peristiwa yang 
akan datang dalam kehidupan Yesus. Peristiwa ini sedemikan pastinya sehingga dinyatakan seperti peristiwa yang 
di masa lalu (AORISTS). Lihat catatan pada 1:14. 

13:33 "anak-anak" Yohanes, menulis sebagai seorang tua dari kota atau wilayah Efesus, menggunakan sebutan 
yang sama untuk berbicara kepada para pendengar/pembacanya dalam I Yoh 2:1,12,28; 3:7,18; 4:4; 5:21. 
Penggambaran Yesus adalah satu cara lain untuk mengidentifikasikan diriNya dengan Bapa. Ia adalah bapa, 
sauara, juru selamat, kawan, dan Tuhan. Atau dengan cara lain, Ia adalah Tuhan yang transenden dan rekan yang 
selalu ada. 

□ "hanya seketika saja lagi Aku ada bersama kamu... seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang 
Yahudi" Yesus telah mengatakan hal ini kepada para pemimpin Yahudi beberapa bulan sebelumnya (lih. 7:33); 
sekarang Ia mengatakannya kepada Rasul-rasulNya (lih. 12:35; 14:9; 16:16-19). Oleh karena itu, nyatalah bahwa 
elemen waktunya agak tidak jelas. 

□ "Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang" para pemimpin Yahudi tidak bisa datang sama 
sekali (lih. 7:34,36; 8:21). Para murid tidak akan bersama Dia sampai pada kematian mereka. Kematian, atau 
pengangkatan, akan mempersatukan Dia dengan para pengikutNya (lih. II Kor 5:8; I Tes 4: 13-18). 

13:34 "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi" "Saling 
mengasihi" bukanlah suatu perintah baru (lih. Luk 19:18). Apa yang baru adalah bahwa orang-orang percaya 
harus saling mengasihi sebagaimana yesus mengasihi mereka (lih. 15:12,17; I Yoh 2:7-8; 3:11,16,23; 4:7-8,10- 
12,19-20; II Yoh 5). 

Injil adalah suatu pribadi yang harus disambut, suatu kumpulan kebenaran untuk dipercayai, dan suatu 
kehidupan untuk dihidupi (lih. 14: 15,21,23; 15: 10,12; I Yoh 5:3; II Yoh 5,6; Luk 6:46). Injil diterima, dipercayai 
dan dilakukan dalam kehidupan! 

Saya menyukai pernyataan dari Bruce Corley dalam artikelnya "Teologia Alkitabiah Perjanjian Baru" dalam 
buku hermeneutika Dasar-dasar Bagi Penafsiran Alkitab: "umat Kristus bercirikan oleh etika kasih, dimana - 
keberadaan - dari Anugerah dihubungkan dengan - keharusan - dari kasih melalui karya Roh (lih. Gal 5:6,25; 6:2; 
Yak 3: 17-18; Yoh 13:34-35; I Yoh 4:7)" (hal. 562). 

168 



13:35 "Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku" Kasih adalah satu 
ciri yang tidak bisa dipalsukan oleh setan. Orang percaya harus bercirikan kasih (lih. I Yoh 3:14; 4:20). 

□ "jikalau" Ini adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kemungkinan tindakan. 
Tindakan kita kepada orang Kristen lain meneguhkan hubungan kita dengan Yesus (lih. I Yoh 2:9-11; 4:20-21). 



NASKAH NASB (UPDATED): 13:36-38 

36 Simon Petrus berkata kepada Yesus: "Tuhan, ke manakah Engkau pergi?" Jawab Yesus: "Ke 
tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti 
Aku." 37 Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku 
akan memberikan nyawaku bagi-Mu!" 38 Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? 
Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga 
kali." 



13:36 "Simon Petrus berkata kepada Yesus" Ini adalah yang pertama dari serentetan pertanyaan oleh para 
murid mengenai pernyataan Yesus dalam ay 31-35 (lih. 13:36; 14:5,8,22; 16:17). 

13:37 "Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu" Petrus bersungguh-sungguh akan hal ini! Namun ini 
menunjukkan betapa lemahnya manusia yang jatuh itu dan betapa berkomitmennya Tuhan kita, yang melakukan 
tepat seperti disebutkan ayat ini. 

13:38 "Sesungguhnya" Lihat catatan pada 1:51. 

□ "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali. Ini pasti seekor ayam Romawi. 
Orang Yahudi tidak mengijinkan binatang di dalam kita karena kota ini suci. Inilah mengapa kebanyakan orang 
yang kaya memiliki taman/kebun (yang memerlukan pupuk) di luar tembok kota di Bukit Zaitun. Taman 
Getsemani adalah salah satu dari taman seperti ini. 

Yesus sedang menggunakan prakiraan untuk mendorong kepercayaan kepada diriNya. Bahkan sesuatu 
senegatif ini pun menyatakan pengetahuan dan kendaliNya atas peristiwa-peristiwa di masa mendatang (lih. 
18:17-18, 25-27; Mat 26:3 1-35; Mar 14:27-31; Luk 22:3 1-34). 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa Yohanes tidak mencatat tata cara yang terj adi dalam Perj amuan Tuhan? 

2. Mengapa Yesus membasuh kaki para murid? Haruskah mereka saling membasuh kaki? 

3 . Mengapa Yesus memilih Yudas menjadi muridNya? 

4. Bagamana seseorang bisa benar-benar mengetahui bahwa ia seorang Kristen? 



169 



YOHANES 14 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Yesus, Jalan kepada 


Bapa 


Jalan, Kebenaran, dan 
Kehidupan 


Hubungan Orang Percaya 
dengan Kristus yang 
Dimuliakan 


Yesus, Jalan kepada Bapa 


Khotbah-khotbah 
Perpisahan Discourses 
(13:31-14:31) 


14:1-14 




14:1-6 

Bapa Dinyatakan 
14:7-11 


14:1-7 


14:1-4 

14:5 

14:6-7 


14:1-4 
14:5-7 








14:8-14 


14:8 


14:8-21 






Doa yang Dijawab 




14:9-14 








14:12-14 








Janji akan Roh 




Yesus Menjanjikan 
Penolong Yang Lain 




Janji akan Roh Kudus 




14:15-24 




14:15-18 


14:15-17 


14:15-17 








Bapa Anak yang tinggal 
dalam kita 


14:18-24 


14:18-20 








14:19-24 




14:21 
14:22 


14:22-31 






Anugerah Damai dari Dia 




14:23-24 




14:25-31 




14:25-31 


14:25-31 


14:25-26 
14:27-3 la 
14:31b 





SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 



170 



3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

LATAR BELAKANG UNTUK YOHANES 14:1-31 

A. Harusnya tidak ada pembagian pasal dari Yohanes 13 sampai 17 karena ini adalah satu unit tulisan. Nyatalah 
bahwa pernyataan Yesus tentang kepergianNya menyebabkan para murid memiliki banyak pertanyaan. 
Konteks ini dikembangkan atas kumpulan dari pertanyaan-pertanyaan ini yang berdasarkan atas kesalah 
mengertian para Rasul mengenai kata-kata Yesus 

1. Petrus (13:36) 

2. Tomas(14:5) 

3. Filipus(14:8) 

4 . Yudas (bukan Iskariot) ( 1 4 : 22) 

5 . beberapa dari murid-muridNya (16:17) 

B. Pertanyaan-pertanyaan ini masih membantu orang-orang percaya 

1. Pertanyaan-pertanyaan ini menunjukkan bahwa bahkan para Rasul yang secara jasmani bersama-sama 
dengan Yesus tidak selalu memahami Dia. 

2. Beberapa dari kata-kata Yesus yang paling indah dan dalam dikatakan sebagai tanggapan terhadap 
pertanyaan kesalah-pahaman yang jujur ini. 

C. Pasal 13-17 membentuk satu konteks tulisan, dialog dari ruang Loteng di malam Perjamuan Tuhan. 

D. Pasal 14 memulai diskusi Yesus mengenai "penolong" yang akan datang. 

1. Rujukan Yesus kepada Roh Kudus dalam khotbah di Loteng ini secara langsung berhubungan dengan 
(dan terbatas pada) ketakutan dan kecemasan para murid yang berkenaan dengan kepergian Yesus. 

2. Diskusi tentang pelayanan Roh Kudus ini terbatas dalam cakupannya. Ada sedemikian banyak aspek- 
aspek yang menentukan dari pelayananNya yang tidak didiskusikan sama sekali dalam konteks ini. 

3. Tugas Roh sebagai (1) pengungkap kebenaran dan (2) penghibur pribadi ditekankan. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 14:1-7 

'"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. 2 Di rumah Bapa- 
Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke 
situ untuk menyediakan tempat bagimu. 3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan 
tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana 
Aku berada, kamupun berada. 4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ." 5 Kata Tomas kepada- 
Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?" 6 Kata 
Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada 
Bapa, kalau tidak melalui Aku. 7 Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. 
Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." 



14:1 "Janganlah" Ini adalah suatu PRESENT PASSIVE IMPERATIVE dengan NEGATIVE PARTICLE yang 
artinya menghentikan suatu tindakan yang telah dalam proses. "Berhenti membiarkan hatimu gelisah." Komentar 
Yesus mengenai kepergianNya telah menyebabkan kecemasan yang besar. 



171 



□ "hati" Perhatikan kata ini berbentuk JAMAK. Yesus sedang berbicara kepada ke sebelas muridnya. 
Penggunaan kata "hati" dalam bahasa Ibrani mengisyaratkan keseluruhan pribadi: pikiran, kehendak, dan emosi 
(lih. UI 6:5; Mat 22:37). Lihat Topik Khusus pada 12:40. 

□ "percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku" Ini adalah kalau bukan dua PRESENT ACTIVE 
IMPERATWES (lih. Mar 11:22) atau dua PRESENT ACTIVE INDICATIVES. Kepercayaan bersifat 
berkelanjutan dan kebiasaan. Struktur yang seimbang secara tata bahasa dari ayat ini menunjukkan bahwa Yesus 
mengklaim kesetaraan dengan Allah. Juga ingat bahwa ini adalah orang-orang Yahudi yang berkomitmen pada 
monoteisme (lih. UI 6:4-6) dan masih mengakui implikasi dari pernyataan Yesus. Adalah satu hal untuk percaya 
dalam suatu Makhluk Tertinggi dan hal lain untuk menjadi Kristenj. Frasa ini berfokus bukan pada suatu 
pengakuan iman secara doktrin, namun pribadi Yesus Kristus. 

14:2 "Di rumah BapaKu" "Rumah" digunakan dalam PL untuk Tabernakel atau Bait Suci (lih. II Sam 7); 
namun demikian, dalam konteks ini kata ini secara nyata mengisyaratkan bagian wilayah keluarga di surga. 

□ "tempat tinggal" Terjemahan KJV, "rumah besar/istana," tidak tepat. Istilah Yunaninya berarti "tempat 
tinggal permanen" (lih. 14:23) tanpa ide kemewahan. Maksudnya adalah agar orang percaya semua mendapatkan 
ruangan mereka masing-masing dalam rumah Bapa (lih. TEV, NJB). 

Juga menarik bahwa hal ini berasal dari akar kata Yunani yang sama dengan "tinggal" yang adalah suatu 
konsep kunci (lih. ay 15) dalam Yohanes. Tinggalnya kita dengan Bapa berawal dengan selalu tinggal! 

□ "Jika" Ini adalah suatu KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL sebagian yang disebut "berlawanan 
dengan fakta." Ada banyak ruang tersedia. Frasa ini sukar untuk diterjemahkan. 

NASB "Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu" 

NKJV "Jika seandainya tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu" 

TEV "Aku tidak akan memberitahukan kepadamu hal ini jika tidak demikian" 

NJB "kalau tidak Aku telah mengatakannya kepadamu" 

Young's literal 

translation "dan jika tidak, Aku akan sudah memberitahukannya kepadamu" 

New Berkley Version "Seandainya ini tidak demikian, Aku sudah memberitahukan kepadamu" 

Williams Translation "Jikalau tidak, Aku akan sudah memberitahukannya kepadamu" 

14:3 "Apabila" Ini adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kesanggupan bahkan 
kemungkinan tindakan. Yesus telah memberitahu mereka Ia akan segera kembali kepada Bapa, dan Ia akan 
menyediakan tempat bagi mereka. 

Kumpulan "Pertolongan bagi Penterjemah" dari United Bible Societies mengenai Yohanes oleh Newman dan 
Wider mengatakan bahwa anak kalimat ini harus dipahami dalam suatu pengertian sementara yaitu "setelah Aku 
pergi" atau "ketika Aku pergi" atau "sejak Aku pergi" (hal. 456). 

□ "Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu" Ini tidak berarti untuk mengisyaratkan bahwa 
surga, dalam pengertian jasmani, tidak dipersiapkan sebelumnya, namun bahwa kehidupan,pengajaran, dan 
kematian Yesus mengijinkan umat manusia yang berdosa untuk menghampiri dan tinggal dengan Allah yang 
kudus. Yesus pergi sebelum orang percaya sebagai pemandu dan pelopor mereka (lih. Ibr 6:20). 

□ "Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku" Ini menunjuk pada Kedatangan Kedua 
atau mati (lih. II Kor 5:8; I Tes 4:13-18). Persekutuan muka dengan muka dengan Yesus mencerminkan 
persekutuan Yesus dan Bapa (lih. 1:1,2). Orang Kristen akan ikut serta dalam keintiman antara Yesus dengan 
Bapa (14:23; 17: lff). 

Kata kerja yang digunakan di sini, menerima/membawa, (paralambano) mengisyaratkan "menerima ke dalam 
diri seseorang." Hal ini berbeda dengan 1:12 {lambano). Adalah sukar untuk memastikan ketumpang-tindihan 
semantik yang tepat dari kedua istilah ini; seringkalai mereka saling bersinonim. 



172 



□ "supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada" Surga adalah dimana Yesus berada (lih. 
17:24)! Surga sesungguhnya adalah persekutuan muka dengan muka dengan Allah Tritunggal! 

14:4 "kamu tahu jalan ke situ" Pernyataan Yesus menyebabkan Tomas menyatakan keraguannya tentang 
mengetahui jalannya. Jawaban Yesus dinyatakan dalam tiga istilah yang sering digunakan dalam PL. 

14:6 "Akulah jalan" Dalam PL, iman alkitabiah dikatakan sebagai suatu jalur gaya hidup (lih. UI 5:32-33; 
31:29; Maz 27:11; Yes 35:8). Sebutan dari gereja mula-mula adalah "Jalan (Tuhan)" (lih. Kis 9:2; 19:9,23; 
24:14,22). Yesus menekankan bahwa Ia baik dulu maupun sekarang adalah satu-satunya jalan kepada Allah. Ini 
adalah hakikat teologis dari Injil Yohanes! Perbuatan baik yang merupakan gaya hidup adalah bukti dari iman 
pribadi (lih. Ef 2:8-9,10), bukan suatu jalan kebenaran. Lihat catatan pada 8: 12. 

□ "kebenaran" Istilah "kebenaran" dalam falsafah Yunani memiliki konotasi "benar" versus "palsu" atau 
"kenyataan" versus "bayangan." Namun demikian, ini adalah murid-murid yang berbahasa Aram yang memahami 
Yesus sebagai berbicara tentang kebenaran dalam pengertian PL yang adalah "kesetiaan" atau "loyalitas"(lih. Maz 
26:3; 86:11; 119:30). Baik "kebenaran" dan "hidup" memberi ciri pada "jalan." Istilah "kebenaran" seringkah 
digunakan untuk menjelaskan aktivitas Ulahi dalam Yohanes (lih. 1:14; 4:23-24; 8:32; 14:17; 15:26; 16:13; 
17:17,19). Lihat Topik Khusus pada 6:55 dan 17:3. 

□ "hidup" Dalam PL, iman gaya hidup seorang percayadikatakan sebagai suatu jalur kepada hidup (lih. Maz 
16:11; Ams 6:23; 10:17). Keseluruhan tiga istilah ini berhubungan dengan iman gaya hidup yang ditemukan 
hanya dalam hubungan pribadi dengan Yesus Kristus. 

□ "Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" Betapa merupakan klaim 
yang mengejutkan! Ini memang sangat membatasi namun juga sangat nyata bahwa Yesus percaya bahwa hanya 
melalui suatu hubungan pribadi dengan diriNya seseorang bisa mengenal Allah. Ini telah sering disebut sebagai 
skandal eksklusifistik dari KeKristenan. Tidak ada jalan tengah di sini. Pernyataan ini benar atau keKristenan 
adalah palsu! Dalam beberapa cara ini serupa dengan Yohanes 10. 

14:7 "sekiranya" Tada variasi naskah yang berhubungan dengan jenis KALIMAT CONDITIONAL nya. Naskah 
Yunani dari United Bible Societies mendukung KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL, demikian pula 
naskah-naskah kuno Yunani P 66 , N, dan D. Ini kemudian akan diterjemahkan sebagai "jika kamu telah mengenal 
Aku dan memang demikian, maka kamu pasti telah mengenal BapaKu, yang memang demikian." 

Ini mungkin adalah sebuah KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL yang sering disebut "berlawanan 
dengan fakta." Terjemahannya menjadi "Jika engkau telah mengenal Aku, padahal belum, maka kamu asti 
mengenal BapaKu, yang ternyata engkau tidak." Ini didukung oleh naskah-naskah, A, B, C, D b , K, L, dan X. Ini 
adalah pernyataan yang sukar karena kita menganggap bahwa para Rasul telah percaya kepada keselamatan dalam 
Yesus sebagai Mesias. Kebenaran yang baru dan pada akhirnya eksklusif ini pasti sangatlah sukar dipahami oleh 
mereka. Injil Yohanes sepertinya berbicara mengenai tingkatan kepercayaan. Konteksnya sepertinya mendukung 
SECOND CLASS CONDITIONAL. Juga perhatikan kondisi yang sama dalam ay 28. 

□ "kamu mengenal Aku" Yesus sedang berbicara kepada keseluruhan kelompok para rasul lagi (lih. ay 9). 
Istilah "mengenal" digunakan dalam pengertian PL, yang berbicara mengenai hubungan pribadi yang intim, 
bukan pengetahuan kognitif, (lih. Kej 4:1; Yer 1:5). 

□ "pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku" Melihat Yesus ialah melihat Allah (lih. Yoh 1:14-18; 5:24; 12:44- 
45; II Kor 4:4; Kol 1:15; Ibr 1:3)! Yesus adalah perwahyuan sempurna dari Allah yang tidak nampak. Tak 
satupun yang menolak Yesus dapat mengklaim mengenal Allah (lih. I Yoh 5:9-12). 

NASKAH NASB (UPDATED): 14:8-14 

8 Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." 
9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak 



173 



mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: 
Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. 10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di 
dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang 
diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. "Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di 
dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu 
sendiri. 12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan 
juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. 
Sebab Aku pergi kepada Bapa; 13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan 
melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. 14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku 
dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya." 

14:8 "Kata Filipus kepada-Nya" Tampaknya Filipus menginginkan suatu penglihatan Allah (Theophany) 
seperti Musa, Yesaya atau Yehezkiel. Yesus menjawab dengan meneguhkan bahwa ketika Filipus telah melihat 
dan mengenalNya, ia telah melihat dan mengenal Allah (lih. Kol 1:15; Ibr 1:3)! 

□ 

NASB "itu sudah cukup bagi kami" 

NKJV "itu sudah memadai bagi kami" 

NRSV "kami akan dipuaskan" 

TEV "itilah semua yang kami perlukan" 

NJB "maka kita akan dipuaskan" 

Para murid ini menginginkan suatu jenis konfirmasi sama seperti orang Farisi. Namun demikian, orang-orang 
percaya harus berjalan oleh iman dan tidak bergantung pada penglihatan (lih. II Kor 4:18; 5:7) dalam hal-hal 
rohani. Percaya adalah masalahnya! 

14:9 "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu" Perhatikan ini adalah JAMAK. Filipus menanyakan 
pertanyaan yang sedang dipikirkan oleh mereka semua. 

□ "Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa" Ini ialah suatu PERFECT ACTIVE PARTICIPLE 
dan suatu PERFECT ACTrVE VERB yang artiya "telah melihat dan terus melihat." Yesus sepenuhnya 
menyatakan keTuhanan (lih. Kol 1:15; Ibr 1:3). 

14:10 Pertanyaan ini dalam bahasa Yunani mengharapkan jawaban "ya". Lihat Topik Khusus: "Tinggal" dalam 
Tulisan-tulisan Yohanes pada I Yoh 2: 10. 

□ "engkau. . .mu" Kata "engkau" berbentuk TUNGGAL, merujuk pada Filipus. Sementara "mu" berbentuk 
JAMAK, merujuk pada kelompok para Rasul (lih. ay 7, 10). Lihat Topik Khusus: Tinggal pada I Yoh 2: 10. 

□ "Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri" Yesus bertindak atas nama 
Bapa dalam sebaga hal (lih. ay 24; 5:19,30; 7:16-18; 8:28; 10:38; 12:49). Pengajaran Yesus adalah Firman dari 
Bapa sendiri (lih. ay 24) 

□ "Bapa, yang diam di dalam Aku" Persekutuan antara Bapa dan Anak, yang ditekankan dalam doa kelmam 
Besaran Yesus dari pasal 17, menjadi dasar bagi "Berdiamnya" orang percaya dalam Kristus dalam pasal 15. Injil 
Yohanes menyatakan keselamatan sebagai (1) doktrin; (2) persekutuan; (3) ketaatan; dan (4) ketekunan. 

14:11 "Percaya" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE atau sebuah PRESENT ACTIVE 
INDICATIVE (lih. 14:1). 

Ada suatu variasi kenaskahan yang cukup penting dalam frasa pembukaan ayat ini. Beberapa naskah Yunani 
awal (P 66 , P 75 , N, D, L, dan W) hanya memiliki kata kerja "percaya" diikuti oleh {hoti) "bahwa," yang 
mengisyaratkan bahwa mereka akan menerima kebenaran mengenai kesatuan Yesus dengan Bapa. Nakah kuno 
lain (A dan B) menambahkan elemen DATrVE "kepada-Ku," yang menunjukkan obyek pribadi dari kepercayaan 

174 



tersebut. Para Ahli bahasa Yunani dari The United Bible Societies percaya bahwa pilihan pertama adalah asli (lih. 
buku Bruce M. Metzger Komentari Kenaskahan terhadap Perjanjian Baru Yunani, yang memberikan pilihan ini 
suatu tingkatan "B", hal. 244). Kebanyakan terjemahan moderen mempertahankan kata "kepada Ku" namun 
menambahkan kata "bahwa" (yang menunjukkan isi yang harus dipercayai). 

□ "atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Yesus memberitahu mereka 
untuk percaya dalam pekerjaanNya (lih. Yoh 5:36; 10:25,38). PekerjaanNya menggenapi nubuatan PL. 
PekerjaanNya menyatakan siapa Dia! Para Rasul, seperti kita semua, harus bertumbuh dalam iman. 

14:12 "percaya. . .ia akan melakukan" Mempercayai bukanlah suatu aktivitas mental saja namun suatu kata 
yang berorientasi tindakan. Frasa "ia bisa melakukan perkara-perkara yang lebih besar" adalah suatu FUTURE 
ACTIVE FNDICATIVE yang harus diterjemahkan "ia akan melakukan perkara-perkara yang lebih besar." Hal ini 
kemungkinan menunjuk pada (1) lingkup geografis; (2) misi kepada Bangsa Bukan Yahudi; atau (3) Roh yang 
menyertai setiap orang percaya. Lihat Topik Khusus: Doa, Tak Terbatas namun Terbatas pada I Yoh 3:22. 

14:13-14 "apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya" Perhatikan bahwa Yesus 
mengklaim bahwa Ia akan menjawab doa-doa kita berdasar atas sifatNya. Dalam Kis 7:59 Stefanus berdoa kepada 
Yesus. Dalam II Kor 12:8 Paulus berdoa kepada Yesus, dalam 15:16 dan 16:23 orang-orang percaya berbicara 
kepada Bapa. Berdoa dalam nama Yesus tidak melibatkan suatu rumusan sihir, yaitu dikatakan di akhir doa-doa 
kita, namun berdoa dalam kehendak dan sifat Yesus. 

Ini adalah contoh bagus dari kebutuhan untuk mencari ayat-ayat paralel sebelum membuat pernyataan 
dogmatik terhadap pokok-pokok bahasan alkitabiah. Seseorang harus menyeimbangkan antara "apa juga yang kita 
minta" dengan: 

1. "dalam namaKu" (Yoh 14:13-14; 15:7,16; 16:23) 

2. "terus meminta" (Mat 7:7-8; Luk 11:5-13; 18:1-8) 

3. "dua bersetuju" ( Mat 18: 19) 

4. "percaya" (Mat 21:22) 

5. "tidak bimbang" (Mar 1 1:22-24; Yak 1:6-7) 

6. "tidak dengan mementingkan diri sendiri" (Yak 4:2-3) 

7. "memelihara perintah-perintahNya" (I Yoh 3:22) 

8. "menurut kehendak Allah" (Mat 6: 10; I Yoh 5:14-15) 

Nama Yesus mewakili karakterNya. Ini adalah cara lain untuk merujuk pada pikiran dan hati Yesus. Frasa ini 
sering muncul dalam Yohanes (lih. 14:13-14,26; 15:16; 16:23-26). Semakin seseorang serupa dengan Kristus, 
semakin yakinlah bahwa doa-doanya akan dijawab. Hal terburuk secara rohani yang bisa diperbuat Allah bagi 
kebanyakan orang percaya adalah menjawab doa-doa yang bersifat mementingkan diri sendiri dan materialistis. 
Lihat catatan pada I Yoh 3:22. 



TOPIK KHUSUS: DOA YANG EFEKTIF 

A. Berhubungan dengan hubungan pribadi seseorang dengan Allah Tritunggal 

1 . Berhubungan dengan kehendak Bapa 

a. Mat 6: 10 

b. I Yoh 3:22 

c. I Yoh 5:14-15 

2. Tinggal dalam Yesus 
a. Yoh 15:7 

3 . Berdoa dalam nama Yesus 

a. Yoh 14:13,14 

b. Yoh 15:16 

c. Yoh 16:23-24 

4. Berdoa dalam Roh 

a. Ef6:18 

b. Yud20 



175 



B. Berhubungan dengan motif-motif pribadi seseorang 

1 . Tidak bimbang 

a. Mat 21:22 

b. Yak 1:6-7 

2. Meminta hal yang salah 
a. Yak 4:3 

3 . Meminta dengan mementingkan diri sendiri 
a. Yak 4:2-3 

C. Berhubungan dengan pilihan pribadi seseorang 

1 . Ketekunan 

a. Luk 18:1-8 

b. Kolose 4:2 

c. Yak 5:16 

2. Perselisihan di rumah 
a. IPet3:7 

3. Dosa 

a. Maz 66:18 

b. Yes 59:1-2 

c. Yes 64:7 

Semua doa dijawab, namun tidak semua doa efektif. Doa adalah suatu hubungan dua arah. Hal terburuk yang 
bisa dibuat Allah adalah mengabulkan permintaan-permintaan yang tidak pantas dari orang percaya. Lihat Topik 
Khusus: Doa Syafaat pada Kol 4:3. Lihat Topik Khusus: Doa Syafaat pada I Yoh 5:14. 



□ "jika" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kemungkinan tindakan. 



NASKAH NASB (UPDATED): 14:15-17 

15 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. 16 Aku akan minta kepada 
Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama- 
lamanya, 17 yaitu R h Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan 
tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. 



14:15 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku" Ini adalah suatu KALIMAT 
THIRD CLASS CONDITIONAL yang berbicara mengenai kemungkinan tindakan. Ketaatan amat sangatlah 
penting (lih. 8:51; 14:23-24; 15:10; I Yoh 2:3-5; 3:22,24; 5:3; II Yoh 6; Luk 6:46). Ayat 21, 23, dan 24 juga 
menekakan kebenaran yang sama. Ketaatan ialah bukti dari pertobatan yang benar (lih. Yakobus dan I Yohanes). 

14:16 
NASB, NKJV, 

TEV "Penolong yang lain" 

NRSV "Penasehat yang lain" 

NJB "Parakletos yang lain" 

Istilah "yang lain" adalah terjemahan dari kata Yunani (allos) yang artinya "yang lain dari jenis yang sama." 
Roh Kudus telah disebut 'Yesus yang lain" (G. Campbell Morgan). 

Kata kedua adalah istilah Yunani "parakletos" yang digunakan untuk Yesus dalam I Yoh 2: 1 (sebagai pendoa 
syafaat) dan untuk Roh Kudus dalam Yoh 14:26 dan 16:7-14. Etimologinya adalah "seseorang yang dipanggil 
dari pinggir jalan untuk menolong," dalam suatu pengertian hukum. Oleh karena itu, istilah "Penasehat" adalah 
terjemahan akurat dari kata ini. Satu bentuk dari akar kata Yunani yang sama, "menghibur" (parakaleo), 
digunakan untuk Bapa dalam II Kor 1:3-11. 

176 



TOPIK KHUSUS: YESUS DAN ROH KUDUS 

Ada ketidakjelasan batas antara karya Roh dan Anak. G. Campbell Morgan mengatakan nama terbaik bagi 
Roh adalah "Yesus yang lain." Berikut adalah suatu garis besar perbandingan antara karya dan sebutan dari Anak 
dan Roh. 

1. Roh disebut "Roh Yesus" atau pernyataan yang serupa (lih. Rom 8:9; II Kor 3:17; Gal 4:6; I Pet 1:11). 

2. Keduanya dipanggil dengan kata yang sama 

a. "kebenaran" 

1) Yesus (Yoh 14:6) 

2) Roh (Yoh 14:17; 16:13) 

b. "penasehat" 

1) Yesus (I Yoh 2:1) 

2) Roh (Yoh 14:16,26; 15:26; 16:7) 

c. "suci/kudus" 

1) Yesus (Luk 1:35; 14:26) 

2) Roh (Luk 1:35) 

3 . Keduanya mendiami orang percaya 

a. Yesus (Mat 28:20; Yoh 14:20,23; 15:4-5; Rom 8:10; II Kor 13:5; Gal 2:20; Ef 3:17: Kol 1:27) 

b. Roh (Yoh 14: 16-17; Rom 8:9,1 1; I Kor 3:16; 6: 19; II Tim 1:14) 

c. dan bahkan Bapa (Yoh 14:23; II Kor 6: 16) 



□ "supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya" Tiga kata depan yang berbeda digunakan dalam merujuk 
pada Roh Kudus: 

1 . "meta " (ay 16), yang setara dengan "bersama" 

2. "para" (ay 17) yang setara dengan "di sebelah" 

3. "en " (ay 17) yang setara dengan "di dalam" 

Perhatikan Roh Kudus adalah bersama kita, di sebelah kita, dan di dalam kita. Adalah pekerjaanNya untuk 
menyatakan kehidupan Yesus dalam orang-orang percaya. Ia akan tinggal bersama mereka sampai pada akhir 
jaman (lih. ay 18; Mat 28:20). 

Perhatikan bahwa Roh di panggil "Dia." Ini mengisyaratkan bahwa Roh adalah pribadi. Sering dalam KJV 
Roh di sebut sebagai "ini (benda)" namun hal ini karena istilah "roh" dalam bahasa Yunani berbentuk NETRAL 
(lih. Yoh 14:17,26; 15:26). Ia adalah pribadi ke tiga dari Trinitas. Istilah Trinitas itu sendiri bukan istilah 
alkitabiah, namun jika Yesus bersifat Ulahi dan Roh adalah suatu pribadi, maka suatu kesatuan dari tiga terjadi. 
Allah adalah satu hakikat Ulahi namun tiga manifestasi yang bersifat permanen dan pribadi, (lih. Mat 3:16-17; 
28:19; Kis 2:33-34; Rom 8:9-10; I Kor 12:4-6; II Kor 1:21-22; 13:14; Ef 1:3-14; 2:18; 4:4-6; Ti 3:4-6; I Pet 1:2). 
Untuk "selamanya" lihat Topik Khusus pada 6:58. 

14:17 "Roh Kebenaran" "Kebenaran" di sini memiliki konotasi yang sama dengan ayat 6 (lih. 15:26; 16:13; I 
Yoh 4:6). Frasa ini menjelaskan Roh sebagai (1) Tuhan atau (2) sebagai menyatakan keTuhanan Bapa. Lihat 
Topik Khusus tentang Kebenaran pada 6:55 dan 17:3. 

□ "Dia (yang)" "Hal ini" adalah NETRAL sesuai dengan kata "roh" (pneuma). Namun demikian, ditempat- 
tempat lain dalam bahasa Yunani suatu kata depan MASCULFNE lah yang digunakan (lih. ay 26; 15:26; 
16:7,8,13,14). Roh Kudus bukanlah soal laki-laki atau perempuan; Ia adalah roh. Pentinglah untuk diingat bahwa 
Ia juga merupakan suatu kepribadian tersendiri (lih. Ef 4:3; I Tes 5:19). 

□ "Dunia tidak dapat menerima Dia" Roh Kudus hanya bisa disediakan melalui iman dalam Kristus (lih. 
1:10-12). Ia menyediakan segala yang diperlukan orang percaya (lih. Rom 8:1-11). Dunia yang tidak percaya 
tidak dapat memahami atau menghargai hal-hal rohani (lih. I Kor 2: 14). 



177 



□ "mengenal. . .mengenal" Ini kemungkina adalah satu lagi double entendre Yohanes. Konotasi Ibraninya 
adalah hubungan pribadi yang intim (lih. Kej 4:1; Yer 1:5). Konotasi Yunaninya adalah pengetahuan. Injil 
mencakup kepribadian dan kognitif. 

□ "Ia mnyertai kamu" Berdiam/menyertai adalah konsep kunci dalam tulisan-tulisan Yohanes. Lihat Topik 
Khusus pada I Yoh 2:10. Bapa tinggal dalam Anak; Roh tinggal dalam orang percaya, dan orang percaya tinggal 
dalam Anak. Kata tinggal ini berBENTUK PRESENT, bukan suatu keputusan atau tanggapan emosional 
tersendiri. 

□ "dan diam di dalam kamu" Ini dapat dimengerti sebagai "di antara kamu" (JAMAK lih. catatan kaki 
NRSV) atau "di dalam kamu" (PLURAL lih. NASB, NKJV, NRSV, TEV & NJB). Berdiamnya Allah dalam 
orang percaya adalah suatu janji yang indah. PB menyatakan bahwa semua tiga pribadi Trinitas mendiami orang 
percaya. 

1. Yesus (Mat 28:20; Yoh 14:20,23; 15:4-5; Rom 8:10; II Kor 13:5; Gal 2:20; Ef 3:17; Kol 1:27) 

2. Roh (Yoh 14: 16-17; Rom 8: 11; I Kor 3: 16; 6: 19; II Tim 1:14) 

3. Bapa (Yoh 14:23; II Kor 6: 16) 



NASKAH NASB (UPDATED): 14:18-24 

18 "Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu. 19 Tinggal 
sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan 
kamupun akan hidup. 20 Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di 
dalam Aku dan Aku di dalam kamu. 21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah 
yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan 
mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya." 22 Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada- 
Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan 
kepada dunia?" 23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku 
akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. 24 Barangsiapa 
tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari 
pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. 



14:18 "Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu" Yesus 
menggenapi setiap janji yang Ia buat kepada para murid pada hari Minggu sore setelah Paskah dalam penampakan 
pertama setelah kebangkitanNya kepada mereka di ruang loteng. Namun demikian, beberapa komentator, melihat 
konteksnya sebagai merujuk pada kedatangan Roh di hari Pentakosta. 

14:19 "Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu (akan) melihat Aku" Ayat 
20 menunjukkan bahwa hal ini menunjuk pada penampakan pasca kebangkitan Yesus. Inilah pernyataan yang di 
ambil Yudas dalam ayat 22 untuk menanyai Yesus pertanyaan lain. Para murid masih mengharapkan Nya untuk 
mendirikan suatu Kerajaan keMesiasan di dunia dan sangat dibingungkan ketika Ia berkata, "dunia tidak akan 
melihat Aku." Jawaban Yesus kepada pertanyaan Yudas dalam ay 23 dan 24 adalah bahwa Ia akan menyatakan 
DiriNya dalam kehidupan dari orang-orang Kristen secara individu dan karenanya dunia akan melihatNya melalui 
mereka! 

□ "sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup" Kebangkitan Yesus adalah demonstrasi Allah akan 
kuasaNya dan kesediaanNya untuk memberi hidup (lih. Rom 8:9-11; I Kor 15). 

14:20 "Pada waktu itulah" Frasa ini biasanya digunakan dalam suatu pengertian eskatologis, namun di sini ini 
mungkin menunjuk pada penampakan pasca kebangkitan Yesus atau kepada kedatangan dari kepenuhan Roh di 
hari Pentakosta. 

□ "kamu akan tahu" Seringkah "tahu" memiliki konotasi Ibrani persekutuan pribadi, hubungan yang intim, 
namun di sini ini diikuti oleh "bahwa" {hoti), yang menjelaskan isi kognitifnya. Kata ini, seperti juga "percaya," 



178 



memiliki suatu arti ganda. Yohanes memilih kata-kata yang semacam ini untuk menyatakan Injil. Orang percaya 
mengenal Dia (percaya kepadaNya), namun juga mengetahui kebenaran tentang Dia (percaya bahwa). 

□ "Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu" Yohanes sering menekankan 
kesatuan dari Yesus dan Bapa (lih. 10:38; 14:10-11; 17:21-23). Ia menambahkan kebenaran bahwa sebagaimana 
Bapa dan Yesus terkait secara intim, demikian, juga, Yesus dan para pengikutNya! 

14:21 "Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya" Ini adalah dua PRESENT PARTICIPLE. 

Ketaatan sangat menentukan (lih. 15:10; Luk 6:46; I Yoh 5:3; II Yoh 6). Ini adalah bukti dari pertobatan yang 
benar (lih. ay 23). 

Para Rasul adalah orang Yahudi dan sering menggunakan ungkapan-ungkapan kesukuan dalam tulisan-tulisan 
mereka. Doa orang Yahudi yang memulai tiap waktu ibadah adalah UI 6:4-5, disebut syema, yang berati 
mendengar dan melakukan! Inilah inti dari komentar Yohanes (lih. Yak 2: 14-26). 

□ "dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya" Ini menunjuk pada (1) penampakan pasca kebangkitan; atau 
(2) pengutusan Roh Kudus untuk menyatakan dan membentuk Kristus dalam orang-orang percaya (lih. ay 26; 
Rom8:29;Gal4:19). 

□ Yesus percaya dan menyatakan bahwa Ia (1) mewakili; (2) berbicara atas nama; dan (3) menyatakan Bapa. 
Bagi orang-orang percaya kata-kata yang berkuasa yang dikatakan oleh Yesus yang dicatat oleh para penulis yang 
adalah Rasul-rasul merupakan satu-satunya sumber dari informasi yang jelas mengenai Allah dan maksud- 
maksud Nya. Orang-orang percaya meneguhkan bahwa otoritas Yesus dan Kitab Suci (yang ditafsirkan secara 
benar) adalah otoritas, alasan, pengalaman yang tertinggi/utama; sedang tradisi walau membantu, namun tidak 
terutama.. 

Ada ketidak jelasan batas antara karya Roh dan Anak. G. Campbell Morgan mengatakan nama terbaik bagi 
Roh adalah "Yesus yang lain." Lihat Topik Khusus pada 14: 16. 

14:22 Lihat catatan pada ayat 19. 

□ "Yudas (bukan Yudas Iskariot)" Ini adalah nama lain dari Tadeus (lih. Mat 10:3; Mar 3:18). 

14:23 "Jika" Ini adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berbicara mengenai 
kemungkinan tindakan. Kasih para murid akan Yesus akan terlihat dalam kasih mereka bagi sesama! 



NASKAH NASB (UPDATED): 14:25-31 

25 "Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; 26 tetapi 
Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan 
mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan 
kepadamu. 27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa 
yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. 
28 Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali 
kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa- 
Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. 29 Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum 
hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi. 30 Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan 
kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku. 31 Tetapi supaya 
dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang 
diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini." 



14:25 "semuanya itu" Ini pasti menunjuk pada pengajaran di loteng (lih. 15:11; 16: 1,4,6,25,33). 

14:26 "Roh Kudus" Sebutan untuk pribadi ketiga Trinitas ini dalam Yohanes hanya muncul dalam 1:33 dan di 
sini (lihat Topik Khusus: Yang Kudus pada I Yoh 2:20). Namun demikian, Ia disebut dengan beberapa nama lain 
dalam Injil Yohanes (parakletos, Roh Kebenaran, Roh). 

179 



Ada beberapa ayat dalam PB yang menunjuk pada Roh dalam pengertian pribadi (lih. Mar 3:29; Luk 12:12; 
Yoh 14:26; 15:26; 16:7-15). Ada naskah lain dimana kata depan NETRAL digunakan untuk Roh karena kata 
Yunani dari Roh {pneuma) bersifat NETRAL (lih. 14: 17; Rom 8:26). 

Juga, di titik ini hanya sepatah kata mengenai konsep Trinitas. Istilah "trinitas" bukan kata alkitabiah, namun 
dalam beberapa naskah ke tiga manifestasi pribadi dari Allah yang benar dan esa terlihat bersama-sama (lih. Mat 
3:16-17; 28: 19; Yoh 14:26; Kis 2:32-33,38-39; Rom 1:1-4; 5: 1,5; 8: 1-4,8-10; I Kor 12:4-6; II Kor 1:21-22; 13: 14; 
Gal 4:4-6; Ef 1:3-14,17; 2:18; 4:4-6; II Tes 2: 13; Ti 3:4-6; I Pet 1:2). Jika Yesus bersifat Ulahi dan Roh adalah 
suatu pribadi, maka secara teologis sebagai seorang monoteis, (lih. UI 6:4-6) kita dipaksa masuk ke dalam suatu 
kesatuan dari tiga - bukan manifestasi progresif, namun pribadi-pribadi yang kekal! 

TOPIK KHUSUS: TRINITAS 

Perhatikan aktifitas dari kesemua tiga pribadi Trinitas. Istilah "Trinitas", yang pertama-tama 
diciptakan oleh Tertullian, bukanlah suatu kata Alkitabiah, namun konsepnya bersifat menjalar. 

1. Injil 

a. Matius 3:16-17; 28:19 (and parallels) 

b. John 14:26 

2. Kisah para Rasul - Kis 2:32-33, 38-39 

3 . Paulus 

a. Romans 1:4-5; 5:1,5; 8:1-4,8-10 

b. I Corinthians 2:8-10; 12:4-6 

c. II Corinthians 1:21; 13:14 

d. Galatians 4:4-6 

e. Ephesians 1:3-14,17; 2:18; 3:14-17; 4:4-6 

f. I Thessalonians 1 :2-5 
g II Thessalonians 2:13 
h. Tirus 3:4-6 

4. Petrus-IPet 1:2 

5. Yudas-ay 20-21 

Hal ini diisyaratkan dalam PL 

1 . Penggunaan kata JAMAK untuk Allah. 

a. Nama Elohim adalah JAMAK, namun ketika digunakan uenuk menyebut Allah selalu diikuti oleh 
KATA KERJA TUNGGAL. 

b. "Kita" dalam Kejadian 1:26-27; 3:22; 11:7 

2. Malaikat Allah sebagai perwakilan keTuhanan yang kasat mata. 

a. Kejadian 16:7-13; 22:11-15; 31:11,13; 48:15-16 

b. Keluaran 3:2,4; 13:21; 14:19 

c. Hakim-hakim 2:1; 6:22-23; 13:3-22 

d. Zakharia 3:1-2 

3. Allah dan Roh adalah terpisah, kejadian 1:1-2; Mazmur 104:30; Yesaya 63:9-11; Yehezkiel 37:13-14. 

4. Allah (YHWH) dan Mesias (Adon) adalah terpisah, Mazmur 45:6-7; 1 10:1; Zakharia 2:8-1 1; 10:9-12 

5. Mesias dan Roh adalah terpisah, Zakharia 12:10 

6. Ketiga-tiganya secara bersama disebutkan dalam Yes 48: 16; 61:1 

KeTuhanan Yesus dan kepribadiaan dari Roh menyebabkan permasalahan bagi orang-orang percaya 
mula-mula yang sangat keras bersifat monoteis: 



180 



1 . Tertullian - menurunkan kedudukan Anak di bawah Bapa 

2. Origen - menurunkan hakikat keHlahian Anak dan Roh. 

3 . Arius - menolak ke-Allah-an Anak dan Roh 

4. Monarkhianis - percaya akan suatu perwujudan Allah yang turun-temurun. 

Trinitas adalah suatu rumusan yang dikembangkan secara historis berdasarkan informasi dari bahan-bahan 
yang alkitabiah. 

1. Ke-Allah-an penuh dari Yesus, setara dengan Bapa, diteguhkan di tahun 325 AD oleh Konsili Nicea. 

2. Kepribadian dan ke-Allah-an Roh secara penuh, setara dengan Bapa dan Anak diteguhkan oleh 
Konsili Konstantinopel (381 AD) 

3. Doktrin Trinitas dinyatakan secara penuh dalam karya Augustinus De Trinitate 

Memang sungguh merupakan misteri di sini. Namun PB nampaknya meneguhkan keberadaan suatu 
hakikat Ulahi dengan tiga manifestasi kepribadian yang kekal. 

□ "yang akan diutus oleh Bapa" Ada pertentangan yang besar dalam gereja mula-mula (abad ke empat) 
mengenai apakah Roh datang dari Bapa (lih. Yon 3:34; Kis 2:33) atau dari Anak (lih. Yon 15:26; 16:7; Luk 
24:49). Pokok teologis dalam perdebatan Arius - Athanasius adalah kepenuhan dan kekekalan ketuhanan dan 
kesetaraan antara Allah Bapa dan Yesus Sang Anak. 

□ "akan mengajarkan segala sesuatu" Ini harus memenuhi syarat. Roh tidak mengajar orang percaya dalam 
semua bidang pengetahuan namun mengenai kebenaran rohani, khususnya dalam hubungannya dengan pribadi 
dan karya Yesus, yaitu injil. 



TOPIK KHUSUS: KEPRIBADIAN DARI ROH 

Ini adalah penyebutan pertama dari suatu pribadi "Roh Kudus" dalam kitab Roma (bukan 
penggunaan nama ini yang pertama kali, lih 5:5; 9:1; 14:17; 15:13,16). Dalam PL "Roh Allah" (yaitu, 
ruach) adalah suatu kekuatan yang menggenapkan maksud YHWH, namun tidak ada suatu petunjuk 
bahwa ia adalah suatu pribadi, (yaitu, monoteisme PL). Namun demikian, dalam PB kepribadian dan 
keoknuman Roh secara penuh didokumentasikan. 

1. Ia dapat dihujat (lih. Matl2:31; Mar 3:29) 

2. Ia mengajar (lih. Luk 12:12; Yoh 14:26) 

3. Ia menjadi saksi (lih. Yoh 15:26) 

4. Ia menyatakan kesalahan, membimbing (lih. Yoh 16:7-15) 

5. Ia disebut "siapa' (yaitu., hos) (lih. Ef 1 : 14) 

6. Ia bisa berduka (lih. Ef 4:30) 

7. Ia bisa dipuaskan (lih. I Tes 5:19) 

Naskah Trinitarian juga berbicara mengenai tiga oknum/pribadi 

1. Mat28:19 

2. II Kor 13:14 

3. IPetl:2 

Roh berhubungan dengan kegiatan manusia. 

1. Kis 15:28 

2. Rom 8:26 

3. IKor 12:11 



181 



4. Ef4:30 

5. I Tes 5:15 

Di bagian paling awal dari Kisah Para Rasul peranan Roh ditekankan. Pentakosta bukanlah 
permulaan dari pekerjaan Roh, namun adalah suatu bab baru. Yesus selalu memiliki Roh Kudus. 
BaptisanNya bukan juga permulaan dari pekerjaan Roh, namun suatu bab baru. Lukas mempersiapkan 
gereja untuk suatu bab baru dari pelayanan yang efektif. Yesus tetap menjadi pusat pandangan, Roh 
Kudus tetap menjadi alat yang efektif, dan kasih, pengampunan dan pemulihan dari Bapa bagi seluruh 
manusia yang diciptakan menurut gambarNya adalah sasarannya! 



□ "dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu" maksud dari Roh adalah 
(1) untuk menyadarkan manusia akan dosa; (2) untuk membawa mereka kepada Kristus; (3) untuk membaptis 
mereka kedalam Kristus; dan (4) untuk membentuk Kristus di dalam mereka (lih. 16:7-15). Ia juga akan 
membantu para Rasul mengingat segala sesuatu yang telah dikatakan Yesus kepada mereka dan menjelaskan 
artinya sehingga mereka dapat mencatatnya dalam kitab suci. Yesus sendiri juga menginstruksikan para Rasul 
setelah kebangkitanNya, khususnya tentang bagaimana PL menunjuk kepadaNya dan digenapi dalam Dia (lih. 
Luk24:13ff). 

14:27 "Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu" Damai 
Sejahtera bagi orang percaya tidak berhubungan dengan situasi sekitar, namun kepada ketenangan berdasarkan 
janjiNya dan hadiratNya (lih. 16:33; Flp 4:7; Kol. 3: 15). 

"Damai sejahtera" digunakan baik dalam pengertian obyektif, yaitu pemulihan dengan Allah, dan suatu 
pengertian subyektif, yaitu suatu rasa aman atau stabil di tengah situasi sekitar yang sulit. Ini mencerminkan suatu 
salam Yahudi, Syalom, yang berarti tak ada masalah dan adanya suatu kesukaan (lih. 20: 19,21,26; III Yoh 14). 



TOPIK KHUSUS: DAMAI 

Istilah Yunani ini aslinya berarti "mengikat kembali apa yang sudah patah" (lih. Yoh 14:27; 16:33; 
Flp. 4:7). Ada tiga cara PB berbicara tentang damai: 

1 . sebagai aspek obyektif dari perdamaian kita dengan Allah melalui Kristus (lih. Kol 1 :20) 

2. sebagai askek subyektif dari kebenaran kita dengan Allah (lih. Yoh 14:27; 16:33; Flp 4:7) 

3. bahwa Allah telah menyatukan dalam satu tubuh baru di dalam Kristus, orang-orang percaya 
baik Yahudi maupun bukan Yahudi (lih. Ef 2:14-17; Kol 3:15). Sekali kita mendapatkan 
perdamaian dengan Allah, ini harus menghasilkan perdamaian dengan sesame! Hal yang vertical 
harus jadi horizontal. 

Newman dan Nida, Sebuah Buku Pegangan Penterjemah untuk Surat Paulus kepada Jemaat Roma, 
hal. 92, memiliki komentar yang bagus tentang "damai." 

"Baikdalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru kata "damai" memiliki bentang arti 
yang lebar. Pada dasarnya kata in menjabarkan suatu kondisi kesejahteraan total dari kehidupan 
seseorang; Kata ini bahkan diadopsi oleh beberapa orang Yahudi sebagai rumusan suatu salam. 
Kata ini memiliki arti yang sangat mendasar yang dapat juga digunakan oleh orang Yahudi 
sebagai penjelasan dari keselamatan oleh Mesias. Karena fakta ini, ada kalanya kata ini 
digunakan hamper sebagai sinonim dari kata dibawa 'kedalam suatu hubungan yang benar 
dengan Allah'. Di sini kata ini Nampak digunakan sebagai suatu penjelasan dari hubungan 
harmonis yang terjalin antara manusia dengan Allah atas dasar karya Allah yang menjadikan 
manusia benar dihadapanNya." (hal. 92). 



182 



□ "Janganlah gelisah dan gentar hatimu" Ini adalah suatu PRESENT PASSIVE IMPERATIVE dengan 
NEGATIVE PARTICLE yang berarti "menghentikan suatu tindakan yang telah dalam proses" (lih 14: 1). 

14:28 "Sekiranya kamu mengasihi Aku" Ini adalah sebuah KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL 

seperti ay 7 yang disebut "berlawanan dengan fakta." Akan lebih baik bahwa Yesus pergi kepada Bapa dan 
mengirimkan Roh, namun tentu saja, mereka tidak menyadari hal ini. 

□ "sebab Bapa lebih besar dari pada Aku" Ini bukan suatu pernyataan yang berfokus pada ketidak setaraan 
Anak, namun suatu pernyataan yang berurusan dengan fungsi-fungsi di dalam trinitas yang berhubungan dengan 
keselamatan manusia (lih. 10:29-30). Kerendahan Anak hanyalah untuk sementara saja (kehidupanNya di dunia), 
selama Ia tinggal di dunia untuk menggenapi rencana perwahyuan dan penebusan dari Allah Tritunggal (lih. 17:4- 
5; Flp 2:6-11). Namun demikian, ada suatu pengertian yang di dalamnya Bapa, sebagai yang mengutus adalah 
yang utama (lih. 13:16; I Kor 15:27-28; Ef 1:3-14). 

14:29 "Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi" Ini adalah supaya 
mereka bisa dikuatkan (lih. 13:19; 16:4). 

14:30 

NASB "penguasa dunia" 

NKJV, NRSV, 

TEV "penguasa dunia ini" 

NJB "pangeran dunia ini" 

Ini menunjuk pada setan, yang wilyah kegiatannya sekarang adalah dunia (lih. 12:31; Ef 2:2; II Kor 4:4). 
Kemungkinan, Yesus melihat kedatangan Yudas sebagai kedatangan dari setan (lih. 13:27). 

□ 

NASB, NKJV "ia tidak mempunyai urusan dengan Ku" 

NRSV, TEV, 

NJB "ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku" 

Artinya adalah bahwa setan tidak memiliki dasar untuk mendakwa, tak berkuasa atas, atau tak ada 
hubungannya dengan Yesus sama sekali. James Moffatt menterjemahkannya sebagai "iatiak bisa memegangKu"; 
William F. Beck sebagai "ia tidak memiliki klaim terhadap Ku"; New English Bible sebagai "tak berhak atas 
Ku"; dan the Twentieth Century New Testament sebagai "tak ada hubungannya dengan Aku." 

14:31 "Tetapi supaya dunia tahu" Setan ada dalam kehendak Allah dan sedang dimanipulasi untuk maksud 
akhir Allah dalam penebusan umat manusia. 

□ "bangunlah, marilah kita pergi dari sini" Ini adalah sebuah PRESENT MIDDLE IMPERATIVE. Ini 

adalah frasa yang sangat sukar karena muncul dalam Matius dan Markus, di taman Getsemani waktu Yudas dan 
serombongan prajurit mendekati Yesus. Tepatnya mengapa ini digunakan dalam konteks ruang loteng ini (pasal 
13-17) tidak jelas. Kemungkinan, Yesus telah meninggalkan Ruang Loteng dan mengajar di sepanjang jalan ke 
Getsemani (lih. 18:1). 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 



183 



Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Terangkan perbedaan antara Theism, Deism dan keKristenan berdsasarkan ayat 1 . 

2. Terangkan latar belakang PL bagi ke tiga kata benda yang ditemukan dalam ayat 5 . 

3. Dapatkah seseorang mengembangkan suatu teologia tentang doa di atas ayat 13 saja? 

4. Apakah maksud utama dari Roh Kudus? (baik kepada yanf terhilang dan yang selamat) 

5 . Apakah setan ada dalam kehendak Allah? 



184 



YOHANES 15 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Yesus Pokok Anggur Yang 


Pokok Anggur Yang Benar 


Pola Kehidupan Orang 


Yesus Pokok Anggur 


Pokok Anggur Yang Benar 


Benar 




Percaya Kristen 


Sesungguhnya 




15:1-10 


15:1-18 

Kasih dan Sukacita 
Disempurnakan 

15:9-17 


15:1-11 


15:1-4 
15:5-10 


15:1-17 


15:11-17 




15:12-17 


15:11-17 




Kebencian Dunia 


Kebencian Dunia 




Kebencian Dunia 


Murid-murid dan Dunia 


15:18-16:4a 








15:18-16:4a 


15:18-25 


15:18-25 

Penolakan yang Datang 


15:18-25 


15:18-25 




15:26-16:4a 


15:26-16:4 


15:26-27 


15:26-16:4a 





SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK YOHANES 15:1-27 

A. Ini adalah sebuah bagian yang mengagumkan sekaligus membingungkan! Pasal ini memberikan pada orang 
percaya dukungan yang besar dari kasih Allah dan janji keefektifan, namun ini juga memiliki peringatan yang 
menakutkan! Tradisi-tradisi teologis sangat sukar didiskusikan dalam bidang ini; ijinkan saya mengutip satu 
dari komentator kesukaan saya, F. F. Bruce dalam bukunya Jawaban atas Pertanyaan-pertanyaan. . 



185 



"Yohanes 15:4,6. "Apa yang dimaksudkan dengan pernyataan "kecuali jika engkau tinggal" dan 
"jika orang tidak tinggal" dalam Yoh 15:4,6? Mungkinkah untuk tidak tinggal dalam Kristus?" 

"Bagian seperti ini tidak sukar dimengerti secara tersendiri; kesukarannya muncul ketika kita 
mencoba untuk membuatnya dan ayat-ayat lain selaras dengan teologia kita, sebagai ganti 
menjadikannya sebagai dasar bagi teologia kita. Di masa waktu Tuhan kita berbicara ada suatu contoh 
yang mencolok dari seorang yang gagal untuk tinggal di dalam Dia — Yudas Iskariot, yang baru saja 
meninggalkan mereka. Yudas dipilih sama seperti ke sebelas rekannya yang lain (Luk 6:13; Yoh 
6:70); persekutuan mereka dengan Tuhan memberi mereka hak istimewa yang sama dengan yang 
dimilikiNya. Ayat Alkitab yang secara lugas mengajarkan ketekunan akhir dari orang-orang suci 
tidak boleh disalah gunakan sebagai suatu alasan untuk tidak menekankan ayat lain yang sama-sama 
lugasnya yang berbicara mengenai bahaya dari kemurtadan" (hal. 71-72). 

B. Cukup mengejutkan berapa banyaknya bentuk-bentuk kalimat AORIST yang digunakan dalam konteks ini di 
mana seseorang akan mengharapkan bentuk kalimat PRESENT. Bentuk AORIST sepertinya digunakan 
dalam pengertian menjumlahkan seluruh kehidupan seseorang dan melihatnya sebagai suatu keseluruhan. 

C. Pembagian paragraf pasal 15 tidaklah pasti. Yohanes, seperti I Yohanes adalah suatu permadani beraneka 
warna. Polanya muncul lagi dan lagi. 

D. Istilah "tinggal" (meno) digunakan dalam PB sekitar 112 kali. Empat puluh di antaranya muncul di Injil 
Yohanes dan 26 di surat-suratnya. Ini adalah istilah teologis utama bagi Yohanes. Meskipun pasal 15 adalah 
pernyataan klasik tentang mandat Yesus agar kita tinggal di dalam Dia, istilah ini memiliki fokus yang lebih 
luas di Yohanes: 

1. Hukum Taurat tinggal selama-lamanya (Mat 5:17-18) demikian, juga, Kristus (12:34). 

2. Kitab Ibrani menunjuk kepada suatu cara baru perwahyuan, bukan melalui seorang hamba namun melalui 
anak yang berdiam (Ibr 1:1-3, demikian, juga, Yoh 8:35). 

3. Yesus dikatakan akan menyediakan makanan yang tinggal (6:27) dan menghasilkan buah yang tinggal 
(15:16). Kedua penggambaran ini menyatakan kebenaran yang sama, kebutuhan kita akan Kristus baik: 
(1) di awal dan (2) secara terus-menerus (lih. 6:53; 15:3). 

4. Yohanes Pembaptis melihat Roh turun dan tinggal pada Yesus pada baptisanNya (1:32). 

E. Lihat Topik Khusus: Tinggal pada I Yoh 2:10. 

F. Dalam ayat 11-16 para murid dijanjikan sukacita Yesus, sementara dalam ayat 17-27 para murid dijanjikan 
penganiayaan Yesus. Konteks penganiayaan berjalan sampai 16:4a. Namun demikian, melalui semua ini 
semua orang percaya harus saling mengasihi satu sama lain sebagaimana Ia mengasihi mereka! 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 15:1-11 

lM Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. 2 Setiap ranting pada-Ku yang 
tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak 
berbuah. 3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. 4 Tinggallah di 
dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau 
ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di 
dalam Aku. 5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku 
dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. 
6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian 
dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. 7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan 
firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. 
8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu 



186 



adalah murid-murid-Ku." 9 "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi 
kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. 10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di 
dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. "Semuanya itu 
Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. 



15:1 "Akulah pokok anggur yang benar" Ini adalah satu dari pernyataan "Akulah" yang terkenal dari Yesus 
dalam Injil Yohanes (lih. 4:26; 6:35; 8:12; 10:7,9,10,11,14; 11:25; 14:6). Dalam PL tanaman anggur adalah 
lambang dari Israel (Maz 80:8-16; Yes 5: 1-7; Yer 2:21; Yeh 15; 19:10; Hos 10:1; Mat21:33ff; Mar 12:1-12, Rom 
ll:17ff). Dalam PL contoh-contoh ini selalu memiliki konotasi negatif. Yesus menegaskan bahwa Ia adalah 
orang Israel Ideal (lih. Yes 53). Sebagaimana Paulus menggunakan tubuh Kristus, mempelai Kristus dan 
bangunan Allah sebagai penggambaran bagi gereja, maka Yohanes menggunakan tanaman anggur. Ini 
mengisyaratkan bahwa gereja adalah Israel yang benar karena hubungannya dengan Yesus, pokok anggur yang 
benar, (lih. Gal 6: 16; I Pet 2:5,9; Rev 1:6). Lihat Topik Khusus pada 6:55 dan 17:3. Lihat catatan pada 8: 12. 

□ "dan Bapa-Kulah pengusahanya" Lagi Yesus menegaskan hubuganNya yang intim dengan Bapa dan 
sekaligus ketaatanNya kepada kehendak Bapa. 

15:2 "Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong- Nya.... yang berbuah" Bentuk kalimat 
PRESENT PASSIVE PARTICIPLE muncul dua kali di ayat ini. Menghasilkan buah, bukan pengecambahan, 
adalah bukti dari keselamatan (lih. Mat 7:16,20; 13:18ff; 21:18-22; Luk 6:43-45). Konteks ini mengisyaratkan 
bahwa Yesus sedang berbicara mengenai (1) Pengkhianatan Yudas (lih. ay 6; 13:10; 17: 12); atau (2) murid-murid 
palsu (lih. 2:23-25; 8:30-47; I Yohn 2: 19). Ada tingkatan dari kepercayaan dalam Yohanes. 

□ "dipotong-Nya" Secara huruflah ini artinya "dibersihkan." Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE 
INDICATIVE. Penderitaan mempunyai suatu maksud dalam kehidupan orang percaya (lih. ay 17-22). Yaitu 
memaksimumkan penghasilan buah, mengungkap kepalsuan, dan membuat terus bergantung pada Allah (lih. Mat 
13:20-23; Rom 8:17; I Pet 4:12-16). Sebuah buku praktis yang baik mengenai pokok yang sukar ini adalah 
Prinsip-prinsip Pertumbuhan Rohani oleh Miles Stanford. 

Adalah hal yang mungkin sehubungan dengan konteks dari pasal 13-17 untuk menghubungkan pembersiahn 
ini kembali kepada pembasuhan kaki di pasal 13. Mereka telah mandi (diselamatkan) naun kaki mereka perlu 
dibasuh (pengampunan terus menerus). Kata kerja BENTUK PRESENT ini berbicara kepada para murid 
sebagaimana sepertinya diteguhkan oleh I John 1:9. Tidak hanya ketaatan yang disyaratkan untuk bisa "tinggal", 
namun juga pertobatan yang berkelanjutan! 

Maksud dari penderitaan dalam kehidupan orang percaya bisa memiliki beberapa aspek: 

1 . membangun keserupaan dengan Kristus (lih. Ibr 5 : 8) 

2. penghukuman sementara atas dosa 

3 . secara sederhana adalah kehidupan di suatu dunia yang j atuh 

Memang selalu sukar untuk mengenali maksud Allah, namun # 1 selalu merupakan kemungkinan hasilnya. 

15:3 "Kamu memang sudah bersih" Istilah "memotong" (kathairo) dalam ay 2 adalah akar kata Yunani yang 
sama dengan "membersihkan" (katharos). Keseluruhan konteks ini mengandung bukti-bukti pemuridan yang 
benar. Istilah "sudah" ini ditekankan dalam naskah Yunani yang hal ini memberikan kepada sebelas murid yang 
tersisa keyakinan atas keamanan posisi mereka dalam Kristus (dbanding dengan akar yang sama yang digunakan 
kepada Yudas Iskariot dalam 13:10). 

□ "karena firman yang telah Kukatakan kepadamu" (lih. 17: 17; Ef 5:26; I Pet 1:23). 

15:4 

NASB, NKJV "Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu" 

NRSV "Tinggallah di dalam Aku, sebagaimana Aku tinggal di dalam kamu" 

TEV "Tetaplah menyatu dengan Aku, dan Aku akan tetap bersatu di dalam kamu" 

NJB "Tetaplah di dalam Aku, sebagaimana Aku di dalam kamu" 

187 



Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE IMPERATIVE PLURAL (lih. Yoh 6:56; I Yoh 2:6). Pertanyaan 
ketatabahasaannya adalah apakah frasa yang kedua merupakan suatu penjelasan atau suatu perbandingan. Banyak 
kali dalam bagian ini penekanan doktrinal teologis pada ketekunan dari orang-orang kudus yang sejati ditekankan, 
(lih. ay 4,5,6,7,9,10,14; Mar 13:13; I Kor 15:2; Gal 6:9; Wah 2:7,11,17,26; 3:5,12,21; 21:7). Keselamatan sejati 
mencakup baik tanggapan awal dan terus menerus. Kebenaran teologis ini sering diabaikan dalam antusiasme kita 
akan jamina pribadi keselamatan. Jaminan Alkitabiah terkait dengan (1) ketekunan dalam iman; (2) suatu gaya 
hidup pertobatan; (3) ketaatan yang berkelanjutan (lih. Yakobus dan I Yohanes); dan (4) menghasilkan buah (lih. 
Mat 7: 13). Lihat Topik Khusus mengenai "Tinggal" pada I Yoh 2: 10. 

□ "Sama seperti ranting tidak dapat berbuah" Ini menunjukkan prioritas dari ketetapan Ulahi. Untuk "buah" 
lihat catatan pada ay 5 . 

□ "kalau ia tidak tinggal.... jikalau kamu tidak tinggal" Kedua hal ini adalah KALIMAT THIRD CLASS 
CONDITIONAL, yang berarti kemungkinan tindakan. Keefektifan Rohani kita terkait dengan hubungan yang 
berkelanjutan dengan Yesus. 

15:5 "Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak" Ini adalah sebuah 
PRESENT ACTIVE PARTICIPLE yang diikuti oleh suatu PRESENT ACTIVE INDICATIVE. Persekutuan yang 
terus-menerus adalah sumber dari buah yang terus menerus.Buah bisa menunjuk pada sikap-sikap dan juga 
tindakan dari orang percaya (lih. Mat 7:15-23 dengan Gal 5:22-23 dan I Kor 13). Orang percaya dijanjikan 
pelayanan yang efektif jika ia tinggal (lih. ay 16). Lihat Topik Khusus mengenai ketekunan pada 8:31. 

□ "sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa" Ini adalah suatu DOUBLE NEGATIVE yang 
keras. Ini adalah pernyataan negatif dari suatu kebenaran yang positif dari ay 5 dan Flp 4: 13. 

15:6 "Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD 
CLASS CONDITIONAL. Kayu anggur tidak ada manfaatnya untuk keperluan rumah tangga (kayu bakar) karena 
kayu ini terlalu cepat terbakar dan terlalu panas (lih. Yeh 15). Ini sepertinya merujuk pada Yudas dan 
kemungkinan juga Israel. Jika tidak, ini pasti merujuk pada iman yang palsu (lih. Mat 13:41-42,50; dan I Yoh 
2:19). 

□ "api" Lihat Topik Khusus berikut: 



TOPIK KHUSUS: API 

Api memiliki baik konotasi positif maupun negatif dalam Alkitab. 

A. Positif 

1. menghangatkan (lih. Yes 44: 15; Yoh 18:18) 

2. menerangi (lih. Yes 50:11; Mat 25: 1-13) 

3. memasak (lih. Kel 12:8; Yes 44:15-16; Yoh 21:9) 

4. memurnikan (lih. Bil 31:22-23; Ams 17:3; Yes 1:25; 6:6-8; Yer 6:29; Mal 3:2-3) 

5. kekudusan (lih. Kej 15:17; Kel 3:2; 19:18; Yeh 1:27; Ibr 12:29) 

6. kepemimpinan Allah (lih. Kel 12:21; Bil 14:14; I Raj 18:24) 

7. pemberian kuasa oleh Allah (lih. Kis 2:3) 

8. perlindungan (lih. Zak 2:5) 

B. Negatif 

1. membakar (lih. Yos 6:24; 8:8; 11:11; Mat 22:7) 

2. menghancurkan (lih. Kej 19:24; Im 10:1-2) 

3. kemarahan (lih. Bil 21:28; Yes 10:16; Zak 12:6) 

4. hukuman (lih. Kej 38:24; Im 20:14; 21:9; Yos 7:15) 

5 . tanda eskatologis yang palsu (lih. Wah 13:13) 



188 



C. Murka Allah atas dosa dinyatakan dalam penggambaran api. 

1. murkaNya menyala (lih. Hos 8:5; Zef 3:8) 

2. Ia mencuahkan api (lih. Nah 1:6) 

3. api kekal (lih. Yer 15:14; 17:4) 

4. penghakiman eskatologis (lih. Mat 3:10; 13:40; Yoh 15:6; II Tes 1:7; II Pet 3:7-10; Wah 8:7; 13:13; 
16:8) 

D. Seperti sedemikian banyaknya penggambaran dalam Alkitab (misalnya, ragi, singa) api dapat menjadi 
suatu berkat atau kutuk tergantung pada konteksnya. 



15:7 "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu" Ini adalah sebuah 
KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang artinya kemungkinan tindakan. Doa tidak secara otomatis 
dijawab! Yesus berpindah penggambaran dari DiriNya tinggal dalam murid-murid kepada FirmanNya yang 
tinggal. Yesus menyatakan Bapa dan demikian juga pengajaran-pengajaranNya. Hal-hal ini adalah sumber- 
sumber perwahyuan yang bisa saling dipertukarkan. Injil merupakan suatu pribadi dan suatu berita. 

□ "mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya" Ini adalah sebuah AORIST 
MIDDLE IMPERATIVE (lih. ay 16). Frasa ini telah sedemikian parahnya digunakan di luar konteks. Berhati- 
hatilah untuk mencari pengajaran dari keseluruhan Alkitab dan jangan menekankan pada suatu naskah secara 
tersendiri (lih. catatan pada 14: 13). Lihat Topik Khusus: Doa, Tak Terbatas Namun Terbatas pada I Yoh 3:22. 

15:8 "Bapa-Ku dipermuliakan" Kehidupan serupa Kristus dari orang-orang percaya membawa kemuliaan bagi 
Allah dan membuktikan bahwa mereka adalah murid-murid sejati. Dalam Yoh 13:31-32; 14:13; 17:4; dan Mat 
9:8; 15:31 Bapa dipermuliakan di dalam pekerjaan Anak dan sekarang dalam pekerjaan orang percaya (lih. Mat 
5:16). Lihat catatan pada 1:14. 

15:9 "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu" Rantai hubungan 
kasih ini menjadi ciri keluarga Allah, Bapa mengasihi Anak, Anak mengasihi para pengikutNya, para 
pengikutNya saling mengasihi satu dengan yang lain. 

□ "tinggallah di dalam kasih-Ku itu" Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE IMPERATIVE. Orang-orang 
percaya diperintahkan untuk tinggal dalam (1) doa (ay 7; 14:14); (2) ketaatan (ay 10,20; 14:15,21,23,24); (3) 
sukacita (ay 11); dan (3) kasih (ay 12; 14:21,22,24). Ini adalah semua membuktikan suatu hubungan pribadi 
dengan Allah. Lihat Topik Khusus: Tinggal pada I Yoh 2:10. 

15:10 "Jikalau kamu menuruti perintah-Ku" Ini adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL 

yang artinya kemungkinan tindakan. Ketaatan ialah bukti dari pemuridan sejati (lih. 8:31; 14:15-21, 23-24; Luk 
6:46). Yesus menggunakannya sebagai suatu contoh dari kesetiaannya kepada Bapa. 

□ "kasih" Istilah Yunani bagi kasih (agape) ini tidak banyak digunakan dalam tulisan Yunani Klasik maupun 
Koine sampai gereja mulau menggunakannya dalam suatu pengertian yang khusus. Kata ini mulai digunakan 
sebagai kasih yang aktif, loyal, rela berkorban, dan tidak mementingkan diri sendiri. Kasih adakah tindakan, buka 
perasaan (lih. 3:16). Istilah agape di PB secara teologis beanalogi dengan istilah PL hesed, yang berarti kasih dan 
loyalitas perjanjian. 

□ "seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku" Ini adalah PERFECT ACTrVE INDICATrVE. Sebagaimana 
Yesus berhubungan dengan Bapa, orang-orang percaya berhubungan dengan Dia. Ada suatu kesatuan antara Bapa 
dengan Ank yang dimaksudkan untuk diikuti di antara orang-orang percaya, (lih. 14:23). 

15:11 "sukacitamu menjadi penuh" Orang-orang prcaya akan memiliki sukacita Yesus (lih. 17:13). Sukacita 
adalah satu lagi bukti dari pemuridan sejati (lih. 15:11 [dua kali]; 16:20,21,22,24; 17:13). Dalam dunia ini ada 
kesakitan dan tangisan; dalam Kristus ada sukacita, sukacita yang penuh, sukacita Nya. 

189 



NASKAH NASB (UPDATED): 15:12-17 

12 "Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. 13 Tidak 
ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat- 
sahabatnya. 14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. 15 Aku 
tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku 
menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah 
Kudengar dari Bapa-Ku. 16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku 
telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa 
yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. 17 Inilah perintah-Ku 
kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain." 



15:12 "Inilah perintah-Ku" Yesus sering mengulangi tema ini (lih. 13:34; 15:17; I Yoh 3:11,23; 4:7-8, 11-12, 
19-21; II Yoh 2:5). 

□ "yaitu supaya kamu saling mengasihi" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE, suatu 
perintah yang terus menerus. Kasih adalah buah Roh (lih. Gal 5:22). Kasih bukanlah suatu perasaan, namun 
suatu tindakan. Ini didefinisikan dalam pengertian praktis (lih. Gal 5:22-23; I Kor 13). 

□ "seperti Aku telah mengasihi kamu" Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE INDICATIVE. Ini bisa jadi 
adalah suatu rujukan kiasan kepada salib (lih. ay 13). Lagi, jenis khusus kasih Yesus yang memberikan diri inilah 
yang harus ditunjukkan oleh orang-orang percaya, (lih. II Kor 5: 14-15; Gal 2:20; I Yoh 3:16). 

15:13 "seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya" Ini menunjuk pada penebusan 
penggantian yang akan dilakukan Yesus sendiri (lih. 10:11; Rom 5:7-8). Ini adalah kasih dalam tindakan! 

15:14 "Kamu adalah sahabat-sahabatKu" Ini adalah kata benda Yunani philos, yang sering dihubungkan 
dengan kasih persaudaraan (phileo). Dalam bahasa Yunani Koine "agapao" dan "phileo" sering merupakan kata 
kerja bersinonim untuk kasih Ulahi (bandingkan 11:3 \phileo] dan 5 [agapao]), phileo juga digunakan untuk kasih 
Allah dalam 5:20. 

□ "jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu" Ini ialah suatu KALIMAT THIRD CLASS 
CONDITIONAL, yang berarti kemungkinan tindakan. Hal ini memberikan persyaratan bagi persahabatan, yaitu 
ketaatan (lih. 14:15, 23-24; 15:10; Luk 6:46). Sebagaimana Yesus tinggal dalam Bapa dan tetap dalam kasihNya, 
demikian juga seharusnya para muridNya! 

15:15 Yesus menginformasikan kepada para murid mengenai (1) kebenaran-kebenaran tentang Allah dan (2) 
peristiwa-peristiwa mendatang. Ia mendemonstrasikan kuasaNya sehingga para murid akan bertumbuh dalam 
iman dan kepercayaan. Yesus berbagi dengan para muridNya apa yang telah didengarNya dari Bapa; mereka 
harus terus mengabarkan hal ini kepada orang lain. (lih. Mat 28:20). 

15:16 "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu" Ada beberapa hal 
ketatabahasaan kunci: (1) sebuah AORIST MIDDLE INDICATIVE — Jesus sendiri, sekali saja memilih mereka; 
(2) kata "alld" (tetapi) lawan yang keras; dan (3) pernyataan "ego" atau "Aku" yang tegas! Inilah keseimbangan 
antara tanggapan manusia dengan pemilihan. Keduanya adalah pengajaran Alkitab. Allah selalu mengawali (lih. 
6:44,65; 15:16,19), namun manusia harus menanggapi (lih. 1:12; 3:16; 15:4,7,9). Cara Allah berurusan dengan 
manusia selalu dalam suatu hubungan perjanjian ("jika. . .maka"). Lihat Topik Khusus: Dipanggil pada 6:44. 

□ "Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap" Ini 
adalah tiga PRESENT ACTIVE SUBJUNCTIVE: (1) pergi; (2) menghasilkan buah; dan (3) buah tetap (tinggal). 
Orang-orang percaya ada dalam suatu misi (lih. Mat 28:19-20). Aspak teologis dari istilah "menetapkan" dapat 
dilihat dalam Kis 20:28; I Kor 12:28; II Tim 1:11. Ini juga digunakan untuk kematian Kristus demi orang-ornag 
percaya (lih. 10:11,15,17-18; 15:13). 

190 



□ "dalam NamaKu" Orang-orang percaya harus mengikuti sifat Yesus. Frasa ini bersinonim dengan 
"kehendak Allah" dalam I Yoh 5:14. Kasih dan doa yang dijawab terkait di sini sebagaimana dalam 14:13-15. 



TOPIK KHUSUS: NAMA TUHAN 

Ini adalah suatu frasa PB yang lazim bagi kehadiran pribadi dan kuasa aktif dari Allah Tritunggal dalam 
gereja. Ini bukan rumusan gaib, namun suatu seruan pada sifat Allah. 

Seringkah frasa ini menunjuk pada Yesus sebagai Tuhan (lih. Flp 2: 1 1) 

1. pada pengakuan iman seseorang dalam Yesus di saat baptisan (lih. Rom 10:9-13; Kis 2:38; 8:12,16; 
10:48; 19:5; 22:16; I Kor 1:13,15; Yak 2:7) 

2. pada suatu pengusirn setan (lih. Mat 7:22; Mar 9:38; Luk 9:49; 10:17; Kis 19:13) 

3. pada suatu penyembuhan (lih. Kis 3:6,16; 4:10; 9:34; Yak 5:14) 

4. pada suatu tindakan pelayanan (lih. Mat 10:42; 18:5; Luk 9:48) 

5. pada saat penertiban gereja (lih. Mat 18: 15-20) 

6. selama khotbah kepada Orang Non Yahudi (lih. Luk 24:47; Kis 9:15; 15:17; Rom 1:5) 

7. dalam doa (lih. Yoh 14:13-14; 15:2,16; 16:23; I Kor 1:2) 

8. satu cara merujuk pada keKristenan (lih. Kis 26:9; I Kor 1:10; II Tim 2:19; Yak 2:7; I Pet 
4:14) 

Apapun yang kita lakukan sebagai pemberita, pelayan, pembantu, pelayan penyembuhan, pengusiran setan, 
dll., kita melakukannya dalam sifatNya, kuasaNya, ketetapanNya — dalam namaNya! 



15:17 "Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain" Lihat catatan pada ayat 12. Doa 
yang dijawab terkait dengan kasih dan misi! 



NASKAH NASB (UPDATED): 15:18-25 

18 "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada 
kamu. 19 Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena 
kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci 
kamu. 20 Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada 
tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka 
telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu. 21 Tetapi semuanya itu akan mereka 
lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku. 
22 Sekiranya Aku tidak datang dan tidak berkata-kata kepada mereka, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi 
sekarang mereka tidak mempunyai dalih bagi dosa mereka! 23 Barangsiapa membenci Aku, ia membenci 
juga Bapa-Ku. 24 Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah mereka seperti yang tidak 
pernah dilakukan orang lain, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat 
semuanya itu, namun mereka membenci baik Aku maupun Bapa-Ku. 25 Tetapi firman yang ada tertulis 
dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan. 



15:18 "Jikalau" Ini adalah sebuah KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL, yang dianggap benar dari sudut 
pandang si penulis atau untuk tujuan penulisannya. Dunia, sistem manusia yang telah jatuh, membenci para 
pengikut Yesus. 

□ "dunia" Yohanes menggunakan istilah ini dalam beberapa cara: (1) planet, sebagai suatu penggambaran bagi 
seluruh umat manusia (lih. 3:16); dan (2) sebagai masyarakat manusia yang terorganisir dan berfungsi jauh dari 
Allah (lih. 10:8; I Yoh 2:15-17). 

□ "membenci kamu" Ini adalah suatu PRESENT ACTIVE INDICATPVE; dunia terus membenci (lih. ay 20). 



191 



□ "ingatlah (kamu tahu)" Ini adalah suatu PRESENT ACTIVE IMPERATIVE. Pengetahuan orang percaya 
akan kebenaran-kebenaran PB akan membantu mereka menghadapi penganiayaan oleh dunia yang jatuh ini. 

□ "bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu" Ini adalah sebuah PERFECT ACTIVE 
INDICATrVE. Kata ganti "Aku" bersifat tegas (lih. 7:7). Ini menyatakan perlawanan dunia terhadap Allah, 
MesiasNya, dan umatNya (lih. 17: 14; I Yoh 3:13). 

Orang-orang percaya adalah satu dalam kasih Kristus dan satu dalam penganiayaan Kristus. Identifikasi 
dengan Kristus membawa damai, sukacita, dan penganiayaan, bahkan kematian! 

15:19 "Sekiranya" Ini adalah suatu KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL yang disebut "berlawanan 
dengan fakta." Ini harus diterjemahkan "sekiranya kamu dari dunia, padahal bukan, maka dunia akan 
mengasihimu, dan nyatanya tidak." 

15:20 "ingatlah" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE seperti ay 18 atau sebuah PRESENT 
ACTIVE INDICATIVE. 

□ "Jikalau mereka telah menganiaya Aku... jikalau mereka telah menuruti firman-Ku" Ini adalah dua 
buah KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang dianggap benar dari sudut pandang si penulis. Istilah 
"menganiaya" ini berarti memburu sebagai binatang liar. Penganiayaan adalah norma bagi para pengikut Kristus 
dala suatu duni yang jatuh (lih. Rom 8: 17; II Kor 1:5,7; Flp 3:10; II Tim 2: 12; I Pet 4: 12-19). 

15:21 "sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku" Ini dengan jelas menunjuk pada Bapa. 
Ini mengisyaratkan bahwa orang Yahudi dan juga Bukan Yahudi tidak mengenal Allah. "Mengenal" digunakan 
dalam pengertian Semitik (PL) yitu hubungan pribadi (lih. Kej 4:1; Yer 1:5). Dunia yang terhilang menganiaya 
orang percaya karena (1) mereka milik Yesus, yang juga mereka aniaya; dan (2) mereka tidak mengenal Allah! 

15:22 "Sekiranya Aku tidak datang" Ini adalah satu lagi KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL, yang 
artinya "berlawanan dengan fakta." Ini harus diterjemahkan "Sekiranya Aku tidak datang dan tidak berkata-kata 
kepada mereka, padahal datang dan berbicara kepada mereka, mereka tentu tidak berdosa, yang nyatanya mereka 
berdosa." Tanggung jawab berhubungan dengan pengetahuan. Dalam konteks ini carang yang tak berbuah 
memiliki kesempatan yang baik untuk pengenalan, jauh lebih dari carang yang hanya sekedar memiliki 
perwahyuan alamiah (lih. Maz 19: 1-6; Rom 1: 18-20 atau 2: 14-15). 

15:23 Perlawanan terus-menerus pada Yesus berarti perlawanan terus-menerus pada Allah (lih. ay 24; I Yoh 5:1). 

15:24 "Sekiranya" Ini adalah satu lagi KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL yang berarti "berlawanan 
dengan fakta." Kalimat ini harus diterjemahkan sebagai "Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah- 
tengah mereka seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, padahal aku melakukannya, mereka tentu tidak 
berdosa, nyatanya mereka berdosa." 

Terang membawa tanggung jawab (lih. 1:5; 8:12; 12:35,46; I Yoh 1:5; 2:8,9,11; Mat 6:23). 

□ "mereka telah melihat semuanya itu, namun mereka membenci baik Aku maupun Bapa-Ku" Kedua 
hal ini adalah PERFECT ACTIVE INDICATIVE yang menunjukkan suatu sikap yang sudah tertanam. Menolak 
Yesus berarti menolak Bapa (lih. I Yoh 5:9-13). 

15:25 Cukup mengejutkan bahwa istilah "Hukum" atau "Taurat" digunakan untuk menjelaskan suatu kutipan dari 
Maz 35:19; 69:4. Biasanya istilah ini digunakan untuk tulisan-tulisan Musa, Kejadian - Ulangan. 

Misteri dari penolakan orang Yahudi terhadap Yesus dihadapan perwahyuan yang sedemikian nyata 
disebabkan oleh ketidak percayaan yang disengaja (lih. Yes 6:9-13; Yer 5:21; Rom 3:9-18). 



192 



NASKAH NASB (UPDATED): 15:26-27 

26 "Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia 
akan bersaksi tentang Aku. 27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama 
dengan Aku." 



15:26 "Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang" Baik Bapa dan Anak mengutus Roh (lih. 
14: 15, 26; 15:26; 16:7). Pekerjaan penebusan melibatkan seluruh tiga pribadi Trinitas. 

□ "Roh Kebenaran" Kata ini digunakan dalam pengertian Roh Kudus sebagai yang menyatakan Bapa (lih. 
14: 17,26; 15:26; 16: 13). Lihat Topik Khusus tentang Kebenran pada 6:55 dan 17:3. 

□ "Ia akan bersaksi tentang Aku" Tugas Roh adalah bersaksi tentang Yesus dan pengajaranNya (lih. 14:26; 
16:13-15; I Yoh 5:7). 

15:27 "kamu juga harus bersaksi" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE INDICATIVE. Ini pasti menunjuk 
pada pengilhaman para penulis PB yang pernah bersama-sama dengan Yesus selama kehidupanNya di dunia (lih. 
Luk 24:48). Lihat Topik Khusus: Saksi Yesus pada 1:8 dan Kepribadian Roh pada 14:26. 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Apa yang dilibatkan dalam hal "tinggal"? 

2. Bagaimana bila seorang percaya berhenti untuk tinggal? Bagaimana jika seorang percaya tidak berbuah? 

3. Sebutkan bukti-bukti dari pemuridan sejati. 

4. Bila penderitaan adalah norma bagi orang Kristen, apa yang dikatakah hal ini pada kita sekarang? 

5. Terangkan ay 16 dalam kata-kata anda sendiri 



193 



YOHANES 16 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Kebencian Dunia 


Penolakan yang Akan 
Datang 








Murid-murid dan Dunia 


(15:18-16:4a) 


(15:26-16:4) 


Hubungan Orang Kristen 
dengan Dunia 


(15:18-16:4a) 


(15:18-16:4a) 


Pekerjaan Roh 




16:l-4a 




Pekerjaan Roh Kudus 


Kedatangan Parakletos 


16:4b-ll 


Pekerjaan Roh Kudus 
16:5-15 


16:4b-ll 




16:4b-ll 


16:4b-15 


16:12-15 




16:12-15 




16:12-15 




Dukacita Akan Dijadikan 
Sukacita 


Dukacita Akan Dijadikan 
Sukacita 






Kesedihan dan Kesukaan 


Yesus Segera Kembali 


16:16-24 


16:16-24 


16:16-24 




16:16 
16:17-18 
16:19-22 
16:23-24 


16:16 
16:17-28 


Aku Telah Menang 


Yesus Kristus Telah 
Mengalahkan Dunia 






Kemenangan Atas Dunia 




16:25-33 


16:25-33 


16:25-28 




16:25-28 








16:29-33 




16:29-30 
16:31-33 


16:29-33 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



194 



WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL BAGI YOHANES 16:1-33 

A. Konteks nya mulai dari 15:18-16:4a. Pembagian pasalnya tidak diilhamkan dan merupakan tambahan di 
kemudian hari, seperti pengelompokan paragraf, huruf besar, tanda baca, dan pembagian ayat. 

B. Tugas Roh Kudus kepada orang yang terhilang secara rohani didefinisikan dalam ay 8-11, tugasnya kepada 
yang selamat dalam ay 12-15. Samuel J. Mikolaski mempunyai suatu ringkasan yang menarik mengenai 
aktivitas Roh dalam PB di artikelnya "Teologia Perjanjian Baru" dalam Komentari Eksposisi Alkitab, Vol. 1 : 

"Doktrin pengkudusan PB, walau secara dekat sejalan dengan pembenaran, namun pada 
dasarnya berbeda dengannya. Sebagaimana dalam PL, pengkudusan menunjuk pertama-tama 
pada keterpisahan — transendensi Allah — dan kedua, kepada kualitas moral dan hubungan yang 
seperti Allah. Pengkudusan adalah pekerjaan Roh Kudus, yang menyatukan seseorang dengan 
Kristus dan memperbaharui kehidupannya secara rohani. Bahasa PB mengharuskan baptisan 
dalam Roh ( I Kor 12:13); meterai Roh (Ef 1:13, 14; 4:30), Roh yang berdiam dalam kita (Yoh 
14:17; Rom5:4; 8:9-11; I Kor 3:16; 6:19; 2 Tim 1:14), instruksi oleh Roh (Yoh 14:26; 16:12-15), 
memenuhan Roh (Ef 5:18), dan buah Roh (Gal 5:22,23). Pengkudusan berhubungan dengan 
pembenaran, yang adalah suatu status dihadapan Allah (Ibr 10:10), dan mungkin dipikirkan 
sebagai pembangunan ke dalam suatu idaman yang baru." (hal. 474). 

C. Ayat 17, seperti 13:36; 14:5, 8, dan 22, adalah satu lagi pertanyaan dari para Rasul. 

D. Banyak yang percaya bahwa, menurut 14:31 dan 18:1, Yesus membicarakan pasal 15-17 di 
perjalanan ke Getsemani, bukan di ruang loteng. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 16:1-4 

1m Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. 2 Kamu akan 
dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka 
bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. 3 Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik 
Bapa maupun Aku. 4 Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu 
ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu." (16-#4B) "Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari 
semula, karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu" 



16:1 

NASB "supaya kamu bisa tidak kecewa" 

NKJV "supaya kamu tidak dibuat kecewa" 

NRSV "supaya kamu jangan kecewa" 

TEV "supaya kamu tidak menyerahkan imanmu" 

NJB "supaya jangan kamu jatuh keluar" 

Ini adalah sebuah AORIST PASSIVE SUBJUNCTIVE. Istilah Yunani ini digunakan untuk perangkap yang 
menggunakan umpan untuk menangkap binatang (lih. 6:61). Penggunaannya dalam konteks ini menunjuk pada 
supaya orang percaya tidak tertangkap tidak waspada oleh tindakan kebencian sesama orang Yahudi, bahkan para 
pemimpin agama. Yesus menggunakannya untuk iman Yohanes Pembaptis dalam mat 1 1:2-6. 

16:2 "Kamu akan dikucilkan (dari sinagoga)" Ini menunjuk pada pengkucilan Yudaisme (lih. 9:22,34; 12:42). 
Ada begitu banyak yang tidak diketahui tentang prosedur-prosedur pengeluaran dari persekutuan Yahudi. Ada 
pengucilan yang bersifat sementara ada yang permanen dari pelayanan sinagoga. Nantinya di abag pertama 
Palestina, para rabi mengembangkan suatu "sumpah pengutukan" yang berhubungan dengan Kristus yang 
dengannya mereka menginginkan untuk mengucilkan orang-orang Kristen dari pelayanan-pelayanan sinagoga. Ini 
apa yang akhirnya memaksa perpisahan antara para pengikut Kristus dan sinagoga-sinagoga Yahudi lokal. 

195 



16:3 "Mereka akan berbuat demikian" Kesungguhan dan komitmen kepada makhluk adikodrati saja tidaklah 
cukup. Kejahatan, kesalahan, dan fanatisme sering muncul dalam nama Allah. 

□ "karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku" Istilah "mengenal" ini menunjuk pada konotasi 
PL yaitu hubungan pribadi yang intim (lih. Kej 4:1; Yer 1:5). Ini adalah pernyataan yang kuat bahwa penolakan 
akan Yesus pada akhirnya berart penolakan kepada Bapa (lih. 8: 19; 15:21; I Yoh 5:9-12). 

Yohanes sering menyatakan kebutaan dan ketidak pedulian rohani dari dunia (lih. 1:10; 8:19,55; 15:21; 16:3; 
17:25). Namun demikian maksud dari kedatangan Anak adalah untuk menyelamatkan dunia (lih. 3:16) dan 
menyatakan Bapa sehingga dunia bisa mengenal Dia (lih. 17:23) melalu Kristus. 

16:4 Prakiraan-prakiraan Yesus ini diberikan sebagai cara mendorong para murid di tengah penganiayaan dan 
penolakan (lih. 13:19; 14:29). 



NASKAH NASB (UPDATED): 16:5-11 

5 "tetapi sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorangpun di antara 
kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi? 6 Tetapi karena Aku mengatakan hal itu 
kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita. 7 Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih 
berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang 
kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. 8 Dan kalau Ia datang, Ia akan 
menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; 9 akan dosa, karena mereka tetap tidak 
percaya kepada-Ku; 10 akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; 
u akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. 



16:5 "tiada seorangpun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi?" Sepertinya 
Petrus sudah menanyakan pertanyaan ini dalam pasal 13:36 namun segera pikirannya diganggu oleh kesakitan 
hati karena akan perginya Yesus meninggalkan mereka dan pertanyaan mengenai apa yang akan terjadi dengan 
mereka. Yohanes 14: 1-3 membicarakan kenaikan Yesus ke surga (lih. Kis 1:9-1 1). 

Ini adalah tempat yang baik untuk mengingatkan kita sendiri bahwa Injil tidak bersifat huruflah, kata demi 
kata, transkripsi dari pembicaraan Yesus. Injil adalah ringkasan-ringkasan yang dikerjakan bertahun-tahun 
kemudian untuk maksud teologis. Para penulis Injil atas ilham Allah memiliki pilihan untuk memilih, menyusun, 
dan mengadaptasikan kata-kata Yesus. Saya tidak percaya mereka memilik hak untuk menaruh firman di mulut 
Yesus. Penstrukturan secara teologis dari firman, pengajaran, dan tindakan Yesus untuk penginjilan kepada para 
pendengar tertentu kemungkinan menerangkan banyak dari perbedaan di antara catatan-catatan Injil! 

16:6 "hatimu berdukacita" Ini adalah sebuah PERFECT ACTIVE INDICATIVE. Pengalaman di loteng adalah 
satu dari dukacita (lih. 14:1; 16:6,22). Istilah "hati" digunakan dalam pengertian Ibrani yaitu pikiran, perasaan dan 
kehendak dari keseluruhan pribadi. Lihat Topik Khusus: Hati pada 12:40. 

16:7 "Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi" Tubuh jasmani Yesus hanya bisa ada di satu tempat 
dalam suatu waktu tertentu, yang membatasi kemampuanNya baik untuk mengajar dan melayani kepada semua 
murid-muridNya. Juga, selama kehidupanNya di dunia Ia berfokus hanya pada Israel. Kedatangan Roh Kudus 
akan membuka suatu jaman baru yang akan menerbitkan suatu pelayanan yang lebih luas (lih. Ef 2: 1 1-3:13). 

Istilah "berguna" berarti "jalan yang bijaksana/berguna" dan digunakan juga dalam 11:50 dan 18:14 dalam 
hubungannya dengan kematian Yesus. Frasa "pergi" dapat mencakup semua peristiwa di minggu terakhir Yesus. 

□ "Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu" Ada dua KALIMAT 
THIPvD CLASS CONDITIONAL dalam ayat ini yang mengisyaratkan kemungkinan tindakan. Yesus harus pergi 
agar Roh datang! Istilah parakletos dapat diterjemahkan "penasehat", "penghibur," atau "penolong" (lih. 14: 16, 
26; 15:26). Kata ini digunakan dalam tulisan Yunani bagi seorang pengacara pembela yang dipanggil 
mendampingi untuk memberikan bantuan. Dalam ay 8-11 Roh bertindak sebagai penuntut kepada dunia; namun 
demikian, dalam ay 12-15 nasehat Roh terlihat atas nama orang percaya. 

196 



Istilah yang sama parakletos, digunakan untuk Anak dalam I Yoh 2:1. Akar bahasa Yunaninya dapat 
diterjemahkan sebagai "menghibur." Dalam pengertian ini kata ini digunakan untuk Bapa dalam II Kor 1:3-1 1. 

□ "Aku akan mengutus Dia kepadamu" Roh datang baik dari Bapa maupun Anak (lih. 14:26). 

16:8 "Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa" Perhatikan bahwa kesemua tiga bidang 
dari kesaksian Roh berhubungan dengan keperluan manusia dan karya penebusan dari Yesus Kristus. Istilah 
"insaf adalah suatu istilah hukum bagi "pemeriksaan silang." 

Istilah "dunia" menunjuk pada manusia, masyarakat yang jatuh ang diorganisir dan berungsi jauh dari Allah. 

Lihat catatan pada 15:18. 

16:9 "akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku" Injil mulai dengan suatu pengakuan akan 
keberdosaan umat manusia dan kebutuhan akan kebenaran Allah (lih. Rom 3:9-18,23). Dosa bukanlah batu 
sandungan utama bagi keselamatan di sisi ini dari kalvari, namun ketidak percayaan manusia dalam karya dan 
pribadi Yesus Kristus (lih. Yoh 3:6-21). Istilah "percaya" memiliki elemen pengetahuan dan emosional, namun 
terutama keinginan. Percaya berfokus tidak pada kelayakan atau prestasi orang percaya, namun atas tangggapan 
iman pertobatan mereka kepada janji-janji Allah dalam Kristus (lih. Rom 3:21-30). 

16:10 "akan kebenaran" Ini bisa menunjuk pada (1) pekerjaan penebusan Kristus di Kalvari yang akan datang, 
kebangkitan dan kenaikan yang dilihat sebagai satu kesatuan (lih. ay 10) atau (2) mereka yang berpikir bahwa 
mereka benar dengan Allah terpisah dengan Kristus, padahal pada kenyataannya hanya Kristuslah yang benar 
dengan Allah. 

16:11 "akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum" Ada suatu hari yang akan datang 
ketika baik malaikat-malaikat yang jatuh dan umat manusia yang berdosa akan berdiri dihadapan Allah yang 
benar (lih. Flp 2:6-11). Setan, walaupun masih merupakan suatu kekuatan besar di dunia ini (lih. 12:31; 14:30; II 
Kor 4:4; Ef 2:2; I Yoh 5:19), telah merupakan musuh yang sudah kalah (PERFECT PASSIVE INDICATIVE). 
Anak-anaknya (lih. 8:44; Mat 13:38; I Yoh 3:8-10) menuai murka Allah! 



NASKAH NASB (UPDATED): 16:12-15 

12 "Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat 
menanggungnya. 13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam 
seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang 
didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan 
datang. 14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari 
pada-Ku. 15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan 
memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku." 



16:12 "sekarang kamu belum dapat menanggungnya" Istilah "menanggung" digunakan untuk seekor binatang 
yang membawa suatu beban jasmani. Beberpa hal yang tak dapat mereka mengerti adalah: (1) pendertaan Kristus; 
(2) kebangkitan Kristus; dan (3) misi dunia dari gereja. 

Para pembaca moderen harus mengingat bahwa dalam banyak cara PB mewakili suatu periode transisi. Para 
Rasul tidak mengerti banyak hal sampai penampakan-penampakan pasca kebangkitan dan kedatangan Roh dalam 
kepenuhannya pada hari Pentakosta. 

Namun demkian, kita harus juga ingat bahwa Injil ditulis bertahun-tahun kemudian untuk maksud penginjilan 
kepada target pendengar-pendengar tertentu. Oleh karena itu, injil mencerminkan suatu teologia yang matang 
dikemudian hari. 

16:13 "Roh Kebenaran" Kebenaran (aletheia) digunakan dalam konotasi PL nya, yaitu kebisa-dipercayaan dan 
hanya secara sekunder dapam pengertian kejujuran. Yesus berkata bahwa Ia adalah kebenaran dalam 14:6. 
Sebutan dari Roh Kudus ini menekankan perananNya sebagai yang menyatakan Yesus (lih. 14: 17; 15:26; 16: 13; I 
Yoh 4 : 6 ; 5 : 7) . Lihat catatan pada Yoh 6:55. 

197 



□ "Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran" Ini tidak menunjuk pada kebenaran absolut di 
tiap bidang, namun di bidang kebenaran rohani dan pengajaran Yesus. Ini menunjuk terutama pada ilham dari 
para penulis kitab-kitab PB. Roh memimpin mereka dalam cara-cara otoritatif (terilhami), yang unik. Dalam suatu 
pengertian sekunder iniberhubungan dengan pekerjaan Roh untuk menerangi para pembaca di kemudian hari 
kepada kebenaran Injil. Lihat Topik Khusus mengenai Kebenaran pada 6:55 dan Kepribadian Roh pada 14:26. 

□ "Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang 
akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang." Hal-hal yang akan 
datang menunjuk pada suatu peristiwa penebusan segera datang: Kalvari, kebangkitan, Kenaikan, dan Pentakosta. 
Hal ini tidak menunjuk pada suatu pelayanan yang terus-menerus memberitahukan masa depan. 

Roh akan menerima kebenaran dari Bapa, sebagaimana diterima Yesus, dan meneruskannya kepada orang- 
orang percaya, sebagaimana dilakukan Yesus. Ini bukan saja isi dari berita Roh yang berasal dari Bapa, namun 
juga metodologinya. Bapa secara fungsional adalah yang tertinggi (lih. I Kor 15:27-28). 

16:14-15 "Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari 
pada-Ku" Pekerjaan utam Roh adalah meninggikan dan menerangkan Yesus Sang Mesias (lih. ay 15). Roh tidak 
pernah menyinarkan lampu sorot kepada DiriNya sendiri, namun selalu pada Yesus (lih. 14:26). 

"Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya" Betapa suatu klaim yang mengagumkan (lih. 3:35; 
5:20; 13:3; 12:10; Mat 11:27). Ini beranalogi dengan Mat 28:18; Ef 1:20-22; Kol 2:10; I Pet 3:22. 

Ada suatu tingkatan fungsional, namun bukan ketidak sejajaran, di dalam Trinitas. Sebagaimana Yesus 
mencerminkan Bapa, Roh mencerminkan Yesus. 



NASKAH NASB (UPDATED): 16:16-24 

16 "Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku lagi dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan 
melihat Aku." 17 Mendengar itu beberapa dari murid-Nya berkata seorang kepada yang lain: "Apakah 
artinya Ia berkata kepada kita: Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku dan tinggal sesaat saja 
pula dan kamu akan melihat Aku? Dan: Aku pergi kepada Bapa?" 18 Maka kata mereka: "Apakah artinya 
Ia berkata: Tinggal sesaat saja? Kita tidak tahu apa maksud-Nya." 19 Yesus tahu, bahwa mereka hendak 
menanyakan sesuatu kepada-Nya, lalu Ia berkata kepada mereka: "Adakah kamu membicarakan seorang 
dengan yang lain apa yang Kukatakan tadi, yaitu: Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku dan 
tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku? 20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan 
menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan 
berubah menjadi sukacita. 21 Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia 
melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang 
manusia telah dilahirkan ke dunia. 22 Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan 
melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorangpun yang dapat merampas 
kegembiraanmu itu dari padamu. 23 Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku. 
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan- 
Nya kepadamu dalam nama-Ku. 24 Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. 
Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. 



16:16 "sesaat saja" Frasa ini sering muncul dalam Yohanes (lih. 7:33; 12:35; 13:33; 14:19). Ada beberapa teori 
mengenai arti dari frasa ungkapan ini: 

1 . penampakan -penampakan pasca kebangkitan 

2. Kedatangan Kedua 

3 . Kedatangan Yesus dalam dan melalui Roh Kudus 

Dalam pandangan konteks ini, nomor 1 adalah satu-satunya kemungkinan (lih. ay 22). Para murid bingung dengan 
pernyataan ini (lih. ay 17-18). 



198 



16:17 "beberapa dari murid-Nya berkata seorang kepada yang lain" Ini adalah satu lagi pertanyaan seperti 
13:36; 14:5,8,22. Yesus menggunakan pertanyaan-pertanyaan ini untuk kembali meyakinkan mereka dan 
menyatakan diriNya sendiri. Ini adalah ciri dari Yohanes bahwa ia menggunakan untuk mengungkap kebenaran. 
Dalam Yohanes ada dua puluh tujuh percakapan dengan atau tentang Yesus. 

□ "Dan: Aku pergi kepada Bapa?" Yesus menyatakan ini dalam 16:5 sebagaimana dilakukanNya dalam frasa 
"sesaat saja" dalam 16:10. Dalam satu pengertian ini adalah suatu rujukan keMesiasan yang sangat khusus (lih. 
13:1,3; 16:28; 17:24). 

□ "tidak melihat..lagi. . .melihat" Ada dua kata yang berbeda untuk "melihat" dalam ay 16 dan 17. Kata-kata 
ini sepertinya bersinonim. Jika demikian hanya ada satu periode waktu yang dirujuk dan ini barangkali waktu di 
antara kematian Yesusdi salib dan pagi kebangkitan. 

Orang-orang lain menganggap kedua kata kerja dan frasa tersebut menunjuk pada penglihatan "jasmani" dan 
penglihatan "rohani" dan oleh karenanya menunjuk pada (1) waktu antara Kalvari dan Minggu pagi atau (2) 
waktu antara Kenaikan dan Kedatangan Kedua. 

Fakta bahwa kata kerja pertama (theoreo) berbentuk KALIMAT PRESENT dalam kedua ayat 16 dan 17 dan 
yang kedua (horao) berbentuk KALIMAT FUTURE dalam baik ayat 16 dan 17 sepertinya mendukunf teori 
sinonim. 

16:18 "Maka mereka berkata" Ini adalah sebuah BENTUK KALIMAT IMPERFECT yang dapat berarti (1) 
mereka berkata terus-menerus atau (2) mereka mulai berkata. 

□ "Apakah artinya Ia berkata:" Mereka yang bersama-sama dengan Dia, yang mendengar Dia dan melihat 
mujizatNya, tidak selalu mengerti (lih. 8:27,43; 10:6; 12:16: 18:4). Hal seperti inilah yang akan dikurangi melalui 
pelayanan Roh Kudus. 

16:19 " 19 Yesus tahu, bahwa mereka hendak menanyakan sesuatu kepada-Nya" Yesus seringkah mengetahui 
pemikiran-pemikiran orang-orang (lih. 2:25; 6:61,64; 13:11). Sukarlah untuk diketahui secara pasti apakah ini 
merupakan sifat kelllahianNya, wawasan kedalam orang dan situasi, atau keduanya. 

16:20 "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya" Secara huruflah ini adalah "Amin, Amin" (lih. 1:51). "Amin" 
adalah istilah PL {aman, emeth, emunah) bagi "iman" (lih. Hab 2:4). Etimologi utamanya adalah "menjadi teguh" 
atau "menjadi yakin." Kata ini digunakan untuk melukiskan kebisa-dipercayaan Allah yang adalah latar belakang 
dari konsep alkitabiah iman/kesetiaan. Yesus adalah satu-atunya orang yan pernah memulai suatu kalimat dengan 
kata ini. Sepertinya ini memiliki konotasi "ini adalah sebuah pernyataan yang penting dan bisa dipecaya, 
dengarlah baik-baik." 

□ "kamu akan menangis dan meratap" Ini berarti dukacita yang disuarakan dengan keras dan sangat nyata 
yang merupakah ciri khas praktek peratapan Yahudi, (lih. 11:31,33; 20:11). Tiga kali Yesus menggunakan kata 
JAMAK yang tegas "kamu" ketika berbicara mengenai kepedihan hati murid-murid (ay 20 [dua kali] dan ay 22). 
Kepemimpinan berarti (1) penghambaan diri; (2) penolakan oleh dunia; dan (3) penganiayaan seperti Tuhan. 

□ "kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita" betapa merupakan suatu 
janji yang besar kepada para murid di tengah kebingungan dan kekurang pengetahuan mereka. Segala sesuatu 
yang dijanjikan Yesus kepada kelompok inti ini digenapi pada penampakan pertama pasca kebangkitan Yesus, 
yaitu di ruang loteng di Minggu malam yang pertama setelah kebangkitan: 

1 . Ia tidak akan meninggalkan mereka (lih. 16:19) 

2. Ia akan datang kepada mereka (lih. 16: 19) 

3 . Ia akan memberikan damai sej ahtera kepada mereka (lih . 16:19) 

4. Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka (lih. 16:22; 20:20) 

16:21 "Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan" Penggambaran mengenai wanita pada saat 
melahirkan adalah lazim dalam Perjanjian Lama dan Baru. Biasanya ini digunakan untuk menekankan ke-tiba- 

199 



tiba-an atau tak terhindarkannya suatu kelahiran, namun di sini fokusnya adalah pada sikap dari si ibu, sebelum 
dan sesudahnya. Penggamaran ini sering dikaitkan dengan "sakit melahirkan" dari Jaman Baru (lih. Yes 26: 17-18; 
66:7ff; Mar 13:8). Ini tepatnya adalah apa yang dirujuk oleh Yesus dan tepatnya mengapa para murid,yang masih 
di sisi lain dari salib, kebangkitan, dan kenaikan, tidak memahami kata-kata Yesus! 

16:23 "pada hari itu" Ini adalah satu lagi frasa ungkapan Ibrani (seperti kelahiran bayi lih. ay 21) yang 
umumnya dihubungkan dengan kedatangan dari Jaman Baru (lih. 14:20; 16:25,26). 

□ "kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku" Ada dua kata berbeda untuk "pertanyaan" atau 
"bertanya" dalam ayat ini (lih. ay 26). Yang pertama mengisyaratkan "menayakan suatu pertanyaan" (lih 
16:5,19,30). Jika ini terjemahan yang tepat, Yesus merujuk pada semua pertanyaan-pertanyaan yang dinyatakan 
dalam konteks pasal 13-17 (lih. 13:36; 14:5,8,22; 16:17-18). Istilah kedua akan menunjuk pada kedatangan roh 
Kudus (lih. 14:16-31; 15:26-27; 16:1-15) yang akan menjawab semua pertanyaan mereka. 

H 

NASB "jika kamu minta pada Bapa segala sesuatu dalam namaKu" 

NKJV "apapun yang kamu minta pada Bapa dalam namaKu" 
NRSV "Bila kamu meminta apa saja dari bapa dalam namaKu" 

TEV "Bapa akan memberikan apapun yang kamu minta kepadaNya dalam namaKu" 

NJB "segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama- 

Ku" 

Ini adalah suatu INDEFINITE RELATIVE CLAUSE, bukan seuatu KALIMAT CONDITIONAL. Ini harus 
dimengerti bahwa meminta dalam nama Yesus tidak secara sederhana menutup doa-doa kita dengansuatu 
rumusan ritual namun berdoa dalam kehendak, pikiran, dan sifat Yesus Kristus (lih. I Yohn 5:13). Lihat catatan 
pada 15:16. Lihat Topik Khusus: Doa, Tak terbatas namun Terbatas pada I Yoh 3:22. 

Ada suatu variasi naskah kuno yang berhubungan dengan frasa "dalam namaKu." Haruskah ini berhubungan 
dengan kata "minta" atau "memberi" atau keduanya? Konteksnya ialah doa; oleh karena itu, ini mungkin 
seharusnya digunakan bersama kata "minta", walau dalam kenyataannya, segala sesuatu dari Bapa datang melalui 
Yesus ("NamaKu" lih. 14: 13,14; 16: 15,24,26). Lihat Topik Khusus: Nama Tuhan pada 15:16. 

16:24 "Mintalah maka kamu akan menerima" "Minta" adalah suatu PRESENT ACTIVE IMPERATIVE. Ini 

berfokus pada doa-doa orang percaya untuk menjadi sungguh hati dan berkelanjutan. Dalam satu pengertian orang 
percaya hanya perlu untuk minta satu kali, percaya, namun dalam pengertian lain, doa adalah suatu persekutuan 
dan kepercayaan yang terus berjalan kepada Allah, terus meminta (lih. Mat 7:7-8; Luk 11:5-13; 18:1-8). 

□ "supaya penuhlah sukacitamu" Ini adalah sebuah PERIPHRASTIC PERFECT PASSIVE PARTICIPLE 

(lih. I Yoh 1 :4). Doa yang dijawab adalah suatu alasan sukacita kita! Sukacita adalah suatu ciri dari para pengikut 
Yesus (lih. 15:11; 16:20,21,24; 17:13). 



NASKAH NASB (UPDATED): 16:25-28 

25 "Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata 
kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu. 26 Pada hari itu kamu akan 
berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, 
27 sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang 
dari Allah. 28 Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan 
pergi kepada Bapa." 



16:25 "kiasan" Pengajaran Yesus memiliki efek dua kali lipat: (1) membuka pengertian dan (2) menghalangi 
pengertian (lih. Mar 4:10-11; Yes 6:9-10; Yer 5:21). Hati dari pendengar adalah kunci bagi pengertian yang 
berhasil. Namun demikian, adakebenaran-kebenaran yang bahkan tidak dapat digenggam oleh orang yang sudah 
selamat sampai setelah peristiwa minggu penderitaan (penyaliban, kebangkitan, penampakan, kenaikan, dan 
Pentakosta). 



200 



Penampakan pasca kebangkitan kepada dua orang di jalan ke Emaus (lih. Luk 24:13-35) mungkin 
memberikan suatu petunjuk bagaimana Yesus mengajar para Rasul (lih. ay 25-27,32). Ia sendiri dakam 
penampakan pasca kebangkitanNya menunjukkan bagaimana PL diterapkan dan membayangkan pelayananNya 
Ini menetapkan pola bagi khotbah Petrus dalam Kisah (kerygma). 

□ "terus terang memberitakan" Lihat Topik Khusus: Keberanian (Parresid) at 7:4. 

16:26 "Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku 
meminta bagimu kepada Bapa" Ayat ini menyatakan suatu kebenaran penting. Banyak orang Kristen moderen 
merasa mereka tidak dapat mendekati Allah secara langsung! Namun demikian, Alkitab mengajarkan pada kita 
bahwa (1) Roh berdoa untuk orang percaya (lih. Rom 8:26-27), (2) Anak bersyafaat bagi orang percaya dalam I 
Yoh 2: 1, dan (3)orang percaya dapat mendekati Allah secara langsung dalam oa karena Kristus. 

16:27 "sebab Bapa sendiri mengasihi kamu" Kata untuk"kasih" ini adalah phileo, yang juga digunakan dalam 
5:20 bagi kasih Bapa untuk Yesus. Betapa merupakan suatu pernyataan yang hebat yang memperkuat Yoh 3:16 
(yang menggunakan agapae). Bukanlah Allah yang penuh keengganan yang harus dibujuk oleh Yesus, namun 
Bapa yang penuh kasih yang bekerja sama dengan Yesus untuk mencapai maksud-maksud penebusan mereka! 

□ 

NASB "dari Bapa" 

NKJV, NRSV, 

TEV, NJB "dari Allah" 

Ada dua variasi naskah kuno Yunani: (1) "Allah" atau "Bapa" and (2) ada atau tidaknya ARTICLE. "Allah 
(God)" muncul di P 5 , N 2 , A, dan N, sementara "Allah (the God)" muncul di C 3 dan W. Sepertinya ini adalah 
susunan kata yang lebih sulit dan tidak biasa. Adalah merupakan satu yang dipegang oleh Kritik Kenaskahan yaitu 
bahwa naskah yang paling sukar dan tidak biasa kemungkinann adalah yang asli yang cenderung akan dihaluskan 
oleh para penyalin. Perjanjian Baru Yunani dari United Bible Societies memberikannya tingkatan "C", namun 
demikian "Bapa (Father)" muncul dalam X 1 dan "Bapa (the Father)" dalam B, C , D, dan L. Ini yang paling cocok. 

□ "karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah" Ini adalah dua 
PERFECT ACTIVE INDICATIVE. Kasih dan percaya dalam Yesus menyusun panggung untuk persekutuan 
dengan Bapa. Penyataan Sebuah Buku anduan Penterjemah untuk Injil Yohanes oleh Barclay Newman dan 
Eugene Nida sangat menarik: 

"Pernyataan ini mengindikasikan bahwa bagi Yohanes konsep kasih, ketaatan, dan iman secara sederhana 
adalah cara berbeda untuk menyatakan hubungan seseorang dengan Anak" (hal. 518). 
Lihat Topik Khusus: Penggunaan Yohanes akan kata "Percaya" pada 2:23. 

16:28 "Aku datang dari. . .Aku (sudah) datang" Ini adalah sebuah BENTUK AORIST yang diikuti oleh suatu 
PERFECT TENSE. Yesus lahir di Bethlehem (Inkarnasi) dan hasil kedatanganNya tinggal (lih. Mat 28:20). 

□ "Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa" Ini menunjuk pada kenaikan yang akan datang 
dan awal dari pelayanan dari sang "Penolong" dan pelayanan syafaat Yesus (lih. I Yoh 2:1). Sebagaimana pra- 
eksistensi dinyatakan dalam Yoh 1:1, sehingga pemulihan Yesus kepada kemuliaan dan kuasa dinyatakan dalam 
ayat ini (lih. 17:5,24). 



NASKAH NASB (UPDATED): 16:29-33 

29 Kata murid-murid-Nya: "Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak 
memakai kiasan. 30 Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang 
bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah." 31 Jawab Yesus kepada 
mereka: "Percayakah kamu sekarang? 32 Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu 
diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun 
Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. 33 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu 
beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah 
hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." 

201 



16:29 "terus terang berkata-kata" Lihat Topik Khusus: Keberanian (Parresia) pada 7:4. 

16:30 Kalimat ini harus dimengerti dari sudut pandang bahwa Yesus mengerti pertanyaan murid-muridnya dari ay 
19. Pernyataan ini oleh mereka mencerminkan iman mereka yang bertumbuh, walau masih belum lengkap. 
Mereka telah melihat dan mendengar sedemikian banyak; apakah peristiwa ini (lih. ay 19) sungguh-sungguh 
berfungsi sebagai suatu titik balik yang utama dalam pemahaman mereka? 

16:31 "Percayakah kamu sekarang?" Ini bisa merupakan pertanyaan atau suatu pernyataan. Kebanyakan 
terjemahan Bahasa Inggris moderen memahaminya sebagai suatu pertanyaan. Bahkan pada periode yang sangat 
menentukan ini, iman dari para Rasul tidak lengkap. Iman orang-orang percaya modern yang mula-mula, namun 
lemah, juga diterima oleh Allah ketika mereka menanggapi Yesus berdasarkan terang yang mereka miliki. 
Kekurng imanan para murid akan terbukti dari perginya merka meninggalkan Yesus selama pengadilan dan 
penyalibanNya. 

16:32 "bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku 
seorang diri" Nampaknya hanya Yohanes yang hadir dalam pengadilan dan penyaliban (lih. Mat 26:3 1, dari Zak 
13:7). Yoh 21:1-3 menyaranan bahwa beberapa Rasul telah kembali memancing sebagai pekerjaan mereka. 

Yesus kehilangan persahabatan manusia (lih. Mat 26:38,40-41, 43,45), namun tidak pernah kehilangan 
persahabatan Ulahi (lih. 8: 16,29) sampai penyaiban, ketika Ia menanggung dosa seluruh dunia (lih. Mat 27:45-46). 

16:33 "supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE 
SUBJUNCTIVE (lih. 14:27). Baik kedamaian obyectif dan subyektif ditemukan dan dipertahankan dalam Kristus. 
Lihat Topik Khusus: Damai pada 14:27. 

□ "dunia" Yohanes menggunakan kata "dunia" dalam konteks ini sebagai masyarakat sosial yang diorganisir 
dan berfungsi jauh dari Allah. 

□ "kuatkanlah hatimu" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE (lih. Mat 9:2,22; 14:27; Mar 
6:50; 10:49; Kis 23:11). Ini kedengarannya seperti firman Allah kepada Yosua (lih. Yos 1:6,9,18; 10:25). 

□ "Aku telah mengalahkan dunia" Ini adalah suatu PERFECT ACTIVE INDICATIVE. Kemenangan dijamin 
bahkan sebelum Getsemani, sebelum Kalvari, sebelum kubur kosong (lih. I Kor 15:57)! Tidak ada dualisme yang 
tertinggi. Allah berkuasa. 

Sebagaimana Yesus telah mengalahkan dunia oleh kasih dan ketaatan kepada Bapa, orang percaya adalah 
juga para pemenang melalui Dia (lih. I Yoh 5:4-5). 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Apa hubungan antara pasal 15 dan pasal 16? 

2 . Dalam hubungannya dengan ayat 5 , bagaimana kita memahami 13:36? 

3 . Apakah pelayanan Roh Kudus kepada dunia yang terhilang? 

4. Apakah pelayanan Roh Kudus kepada orang-orang percaya? 

5 . Mengapa ayat 26-27 adalah suatu kebenaran yang sedemikian penting yang diperlukan dalam pandangan 
tendensi-tendensi denominasional moderen? 



202 



YOHANES 17 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Doa Yesus 


Yesus Berdoa untuk 
DiriNya 


Doa Keimam Besaran 
Yesus 


Yesus Berdoa untuk 
Murid-muridNya 


Doa Yesus 


17:1-5 


17:1-5 

Yesus Berdoa untuk 
Murid-muridNya 


17:1-5 




17:1-5 


17:1-23 


17:6-19 


17:6-19 

Yesus Berdoa untuk Semua 
Orang Percaya 


17:6-19 




17:6-8 
17:9-19 




17:20-26 


17:20-26 


17:20-24 
17:25-26 




17:20-23 
17:24-26 


17:24-26 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL KEPADA AYAT 1-26 

A. Latar Belakang Sejarah 

1. Pasal ini adalah doa keimam Besaran Yesus untuk DiriNya sendiri (ay 1-5), murid-muridNya (ay 6-19), 
dan para pengikut di masa depan (ay 20-26). Ini diucapkan dalam atmosfir keyakinan bukan 
pengunduran diri (lih. 16:33). 

2. Ini adalah doa Yesus yang terpanjang yang pernah dicatat. 



203 



3 . Pasal ini sukar untuk dibagi kedalam pokok-pokok bahasan karena motif yang sama disebutkan berulang- 
ulang. Ini adalah seperti permadani dengan pola berulang. Kata kuncinya adalah "kemuliaan," 
"memberi," "mengenal," "mengutus," "nama," "dunia," "dan "satu." 

4. Roh Kudus tidak disebutkan dalam pasal ini. Ini tidak biasa karena keutamaanNya di pasal 14-16. 

B . Sifat-sifat Murid dalam Ayat 6-19 

1 . Mereka dipilih 

2. Mereka taat 

3 . Mereka mengenal Allah dan Kristus 

4. Mereka menerima kebenaran 

5 . Mereka didoakan oleh YesusThey are prayed for by Jesus 

6. Mereka tinggal di dunia 

7. Mereka dipelihara oleh kuasaNya 

8. Mereka adalah satu seperti Bapa dan Yesus adalah satu 

9. Mrekamemiliki sukacitaNya 

10. Meeka tidak berasal dari dunia 

11. Mereka dikuduskan oleh kebenaran 

12. Mereka diutus seperti Dia diutus 

13. Mereka dikasihi seperti Bapa mengasihi Yesus 

C. Istilah "kemuliaan" dalam Yohanes 

1. Ada lebih dari 25 kata Ibrani yang diterjemahkan oleh istilah Yunani doxa dalam Septuaginta (LXX). 
Istilah PL utamanya adalah kabod, yang berarti "berbeda," "bobot," "berat," "kelayakan," "reputasi," 
"kehormatan," atau "keemerlangan/kemegahan." 

2. Kata Yunani doxa berasal dari kata kerja "berpikir" dalam pengertian reputasi. 

3 . Ada banyak konotasi-konotasi yang berbeda dari kata ini dalam Yohanes 

a. Kemuliaan Ulahi (lih. ay 5,24; 1:14; 12:40; 12: 16) 

b. Pernyataan dari Bapa oleh mujizat, pengajaran, dan karya Minggu Penderitaan Yesus (lih. ay 4,10,22; 
1:14; 2:11; 7:18; 11:4,40) 

c. Khususnya salib (lih. ay 1,4; 7:39; 12:123; 13:31-32) 

d. Ada kefleksibelan yang nyata di antara penggunan-penggunaan ini. Kebenaran pusatnya ialah bahwa 
Allah yang tidak kelihatan dinyatakan dalam seorang manusia dan tindakan-tindakanNya. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 17:1-5 

'Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: "Bapa, telah tiba saatnya; 
permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. 2 Sama seperti Engkau telah 
memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang 
kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. 3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa 
mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau 
utus. 4 Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau 
berikan kepada-Ku untuk melakukannya. 5 01eh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri 
dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada. 



17:1 "Demikianlah kata Yesus" Ini pasti menunjuk pada percakapan di ruang loteng dari pasal 13-16. 

□ "Ia menengadah ke langit" Ini adalah gerakan tubuh yang lazim bagi orang Yahudi ketika berdoa: tangan, 
kepala, dan mata terbuka menengadah ke langit (lih 1 1:41; Mar 7:34; Maz 123: 1). Yesus sering berdoa. Ini dapat 
dilihat dengan jelas dari Injil Lukas 3:21; 5: 16; 6: 12; 9: 18, 28; 11:1; 22:41-45; 23:34. 



204 



□ "Bapa" Yesus umumnya memanggil Tuhan dengan kata ini.(lih. 11:41; 12:27,28; Mat 11:25-27; Luk 22:42; 
23:34). Yesus berbahasa Aram. Istilah Bahasa Aram Yesus adalah Abba, yang adalah kata yang dipakai oleh 
seorang anak untuk memanggil bapanya di rumah, "Ayah", (lih. Mar 14:36). 

□ "telah tiba saatnya" Ini menunjukkan bahwa Yesus tahu maksud dan waktu dari pelayananNya (lih. 2:4; 
7:6,8,30; 8:20; 12:23; 13:1). Ia tidak dikejar olah situasi sekitar yang tidak diketahui. 

□ "permuliakanlah Anak-Mu" Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE IMPERATIVE. Yesus selalu menunju 
pada kematianNya dalam kata-kata yang mirip serupa dalam Yohanes (lih. ay 4; 7:39; 12:23; 13:3 1-32). Istilah ini 
juga berhubungan dengan pra-eksistensi keTuhanan Yesus (lih. 1:14 dan ay 5,24). Tindakan Yesus 
mempermuliakan Bapa. Ada suatu timbal balik di sana! Lihat catatan pada 1:14. 

17:2 "kuasa atas segala yang hidup" Ini adalah suatu pernyataan yang mengagumkan oleh seorang tukang 
kayu yang sederhana (lih. Yoh 5:27; Mat 11:27; 28:18; Luk 10:22). Istilah "kuasa" (exousia) adalah istilah yang 
sama dengan yang digunakan dalam 1:12; 5:27; 19:10,11. Ini bisa diterjemahkan "hak secara hukum," "otoritas," 
atau "kuasa." Frasa "segala yag hidup" berbentuk TUNGGAL (suatu ungkapan Ibrani yang merujuk kepada umat 
manusia, lih. Kej 6:12; Maz 65:2; 145:21; Yes 40:5; 66:23; Yoel 2:28). 

□ "kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya" Istilah "semua yang" adalah NETRAL dan 
TUNGGAL (lih. 7,24) yang berfokus pada murid-murid, tubuh Kristus, bukan individu-individu! Kata kerjanya 
berbentuk PERFECT ACTIVE INDICATIVE yang berbicara tentang suatu pemberian yang bertahan! Ini 
berbicara mengenai pengetahuan akan apa ayng akan datang dan pemilihan (lih. ay 6, 9, 12; 6:37, 39; Rom 8:29- 
30; Ef 1:3-14). Dalam PL pemilihan ditujukan untuk pelayanan, sementara dalam PB ini untuk keselamatan 
rohani, aman, dan kekal. Orang-orang percaya juga dipanggil untuk pelayanan. Pemilihan tdaklah hanya 
merupakan tindakan Ulahi, namun suatu tanggung jawab manusia. Tidak berfokus pada kematian namun 
kehidupan! Orang-orang percaya dipilih untuk "kekudusan" (lih. Ef 1:4), bukan untuk suatu status dengan hak 
istimewa. Frasa ini tak seharusnya dipahami bahwa Bapa memebri kepada beberapa manusia kepada Yesus dan 
bukan yang lainnya. 

□ "Ia akan memberikan hidup yang kekal" Hidup kekal adalah pemberian dari Allah melalui Kristus (lih. 
5:21,26; 6:40,47; 10:28; I Yoh 2:25; 5:11). Ini berarti "kehidupan Allah," "kehidupan jaman baru," atau "hidup 
kebangkitan." Ini terutama bukan kuanitas, namun kualitas (lih. 10: 10). 

17:3 "Inilah hidup yang kekal itu" Ini adalah sebuah definisi dari "hidup kekal" yang disisipkan oleh Yohanes. 
Ayat ini menunjukkan dua kebenaran utama dari keKritenan: (1) monoteisme (lih. UI 6:4-6) dan (2) Yesus 
sebagai Mesias Ulahi keturunan Daud (lih. II Sam 7). 

□ "bahwa mereka mengenal Engkau" Ini adalah sebuah PRESENT ACTrVE SUBJUNCTrVE. Hal ini tidak 
hanya menunjuk pada pengetahuan kognitif mengenai Allah, walaupun memang ada kebenaran yang harus 
diteguhkan, namun ini digunakan dalam pengertian Semitik yaitu hubungan pribadi. Namun demikian, 
kebenarannya ialah bahwa Yesus adalah Mesias, pernyataan yang penuh dan lengkap dari Allah yang esa dan 
benar (lih. 1:12,14; Kol 1:15; Ibr 1:3), dan bahwa tiap individu harus percaya, menerima, bertobat, taat, dan tekun. 

□ "satu-satunya Allah yang benar" PL bersifat unik dalam ernyataannya mengenai eksistensi dari satu- 
satunya Allah yang esa (lih. Kel 8:10; 9:14; UI 4:35,39; 6:4; 33:26; I Sam 2:2; II Sam 7:22; I Raj 8:23; Yes 37:20; 
44:6,8; 45:6-7,14,18,21,22; 46:9; Yoh 5:44; I Kor 8:4,6; I Tim 1:17; Yud 25). Secara jujur haruslah dikatakan 
bahwa penyajian PL mengenai keunikan dan keesaan Allah disusun atas latar belakang pandangan dunia timur 
dekat kuno yaitu ada banyak makhluk-makhluk rohani. Hanya ada satu Allah, yang bukan makhluk-makhluk 
rohani yang lain (lih. Kel 15:11; UI 3:24; Maz 86:8; 89:6). 

Dalam suatu pengertian beberapa perikop PL mencerminkan henoteisme (banyak illah [elohim], namun 
hanya satu Allah bagi saya). Musa mengakui kehadiran dari makhluk-makhluk rohani lain. Ini tidak berarti 
menyatakan bahwa berhala bangsa-bangsa mempunyai realita, namun bahwa iblis ada dibalik bentuk jasmani 
berhala-berhala tersebut (lih. I Kor 10: 19-20). 

205 



Kata sifat yang lain adalah "benar" (alethinos). Istilah ini dan istilah terkaitnya (alethos) sedemikian sering 
digunakan dalam tulisan-tulisan Yohanes, namun tetap sukar untuk memastikan artinya. Kata ini memiliki suatu 
konotasi (bidang semantik) yang luas. Latar belakang penggambaran PL adalah apa yang bisa dipercaya, setia, 
loyal (dari kata emeth). Latar belakang Yunaninya adalah apa yang tak terselubung, dinyatakan dengan jelas. 
Dalam beberapa pengertian kebenaran versus kebohongan (lih. Titus 1:2). Akhiran inos pada kata Yunani 
(alethinos) menyatakan bahwa dari bahan apa sesuatu dibuat. Kemungkinan penggunaan berikut akan 
memberikan suatu perasaan umum untuk istilah-istilah ini 

TOPIK KHUSUS: "KEBENARAN" DALAM TULISAN-TULISAN YOHANES (Lihat juga topik khusus 
pada 6:55) 

1 . Allah Bapa 

a. Allah adalah benar/bisa dipercaya (lih. Yoh 3:33; 7:18,28; 8:26; 17:3; Rom 3:4; I Tes 1:9; I Yoh 5:20; 
Rev6:10) 

b. Jalan Allah adalah benar (lih. Wah 15:3) 

c. Penghakiman Allah adalah benar (lih. Wah 16:7; 19:2) 

d. Ucapan Allah adalah benar (lih. Wah 19:11) 

2. Allah Anak 

a. Anak adalah benar/kebenaran 

b. Terang yang benar (lih. Yoh 1:9; I Yoh 2:8) 

c. Pokok Anggur yang benar (lih. Yoh 15:1) 

d. Penuh anugerah dan kebenaran (lih. Yoh 1 : 14, 17) 

e. Ia adalah kebenaran (lih. Yoh 14:6; 8:32) 

f. Ia adalah benar (lih. Wah 3:7,14; 19: 1 1) 

g . Ke saksian Anak adalah benar (lih . Yoh 18:37) 

3 . Ini bisa memiliki pengertian perbandingan 

a. Hukum Musa versus anugerah dan kebenaran Yesus (lih. Yoh 1:17) 

b. Tabernakel di padang belantara versus tabernakel surgawi (lih. Ibr 8:2; 9: 1) 

4. Sebagaimana sedemikian sering dalam Yohanes, kata ini memiliki beberapa konotasi (Ibrani dan Yunani). 
Yohanes menggunakan semuanya untuk menjelaskan Bapa dan Anak, sebagai pribadi-pribadi, sebagai 
pembicara, dan sebagai berita mereka yang harus diteruskan kepada para pengikut mereka (lih. Yoh 4:13; 
19:35; Ibr 10:22; Wah 22:6). 

5. Bagi Yohanes ke dua kata sifat ini menjelaskan Bapa sebagai satu-satunya kTuhanan yang bisa dipercaya 
(lih. 5:44; I Yoh 5:20) dan Yesus sebagai perwahyuanNya yang lengkap dan benar bagi maksud penebusan, 
bukan hanya kognitif, fakta-fakta! 

□ "dan... Yesus Kristus yang telah Engkau utus" Penekanan pada Yesus sebagai yang "diutus" dari Bapa 
ini merupakan suatu ulangan dualisme vertikal dalam Yohanes (lih. 3:17,34; 5:36,38; 6:29,38,57; 7:29; 8:42; 
10:36; 11:42;17:3, 8, 18,21,23,25; 20:21). Para rabi yang menggunakan istilah apostello adalah untuk menunjuk 
pada seorang yang diutus sebagai suatu perwakilan resmi. Lihat Topik Khusus: Mengutus (Apostello) pada 5:24. 

17:4 "Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi" (Lihat catatan pada 13:31-32). Istilah "kemuliaan" dapat 
digunakan dalam pengertian (1) 'memberi kemuliaan kepada"; (2) "menyatakan kemuliaan dari." Ayat 6 
mengisyaratkan #2. Satu dari tugas utama Yesus adalah untuk menyatakan Bapa (lih. 1:14,18). 

□ "menyelesaikan pekerjaan" Akar kata Yunani, telos, mengisyaratkan "menyelesaikan sepenuhnya" (lih. :34; 
5:36; 19:30). Pekerjaannya adalahi tiga kali lipat: (1) penyataan Bapa (lih. 1:14,18); (2) penebusan umat manusia 
yang jatuh (lih. Mar 10:45; II Kor 5:21); dan (3) suatu contoh kemanusiaan yang benar (lih. 13:31; I Pet 2:21). 
Juga, pekerjaan syafaat Yesus berlanjut (lih. I Yoh 2: 1). 

17:5 "permuliakanlah. . .kemuliaan" Ayat ini menekankan pra-eksistensi Kristus (lih. 1:1,15; 6:62; 8:58; 
16:28; 17:11,13,24; II Kor 8:9; Flp 2:6-11; Kol 1:17; Ibr 1:3; 10:5-8). Yesus telah menyatakan "kemuliaan" 

206 



kepada para murid melalui tanda-tanda ajaib dan mujizat Nya (lih. 1:14; 2:11; 11:4,40; 12:28). Sekarang 
"kemuliaan" yang tertinggi adalah kematian, kebangkitan, dan kenaikanNya kembali kepada kemuliaaan surga 
(lih. ay 24; Flp 2:5-6). Lihat catatan lengkap mengenai "kemuliaan" pada 1: 14. 



NASKAH NASB (UPDATED): 17:6-19 

6 "Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. 
Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti 
firman-Mu. 7 Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada- 
Mu. 8 Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan 
mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka 
percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. 9 Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia 
Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu 
10 dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di 
dalam mereka. u Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku 
datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah 
Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. 12 Selama Aku bersama 
mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada- 
Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia 
yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. 13 Tetapi sekarang, 
Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, 
supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka. 14 Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka 
dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. 15 Aku 
tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka 
dari pada yang jahat. 16 Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. 17 Kuduskanlah 
mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. 18 Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke 
dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; 19 dan Aku menguduskan diri-Ku 
bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran. 



17:6 "Aku telah menyatakan nama-Mu" Nama Ibrani dimaksudkan untuk mencerminkan sifat (lih. ay 
11,12,25-26; Maz 9:10). Frasa ini juga secara teologis menyatakan bahwa melihat Yesus berarti melihat Allah 
(lih. Yoh 1:18; 14:8-11; Kol 1:15; Ibr 1:3). 

□ "orang, yang Engkau berikan kepada-Ku" Secara teologis ini berbicara mengenai pemilihan (lih. ay 
2,9,24; 6:37,39). 

□ "mereka telah menuruti firman-Mu" Ketaatan sangatlah menentukan (lih. 8:51,55; 14:23; 15:10,20). Ini 
digunakan dalam suatu pengertian yang mirip dengan kata "tak bercela" di PL (lih. Nuh, Kej 6:9; Abraham, Kej 
17:1; Israel, UI 18:13; Ayub, Ayb 1:1). Kata ini tidak mengisyaratkan ketaatan atau ketidak berdosaan yang 
sempurna, namun suatu hasrat untuk mendengar dan melakukan semua yang dinyatakan; sejauh ini hal ini 
menunjuk pada iman murid-murid pada Yesus, tinggal dalam Yesus dan saling mengasihi sesama sebagaimana 
Yesus mengasihi mereka. 

17:7 "Sekarang mereka tahu" Ini adalah suatu PERFECT ACTIVE rNDICATIVE yang diikuti oleh "bahwa" 
(hoti), yang menunjuk pada isi dari suatu berita. Lihat Topik Khusus pada 16:27. 

□ "bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu" Yesus berbicara apa yang 
dinyatakan kepadaNya oleh Bapa (lih. ay 8; 7: 16; 12:48-49). 

17:8 "mereka telah menerimanya" Mereka menerima berita Yesus mengenai Allah. Tak ada obyek langsung 
yang dinyatakan. Dalam 1: 12 obyek langsung dari penerimaan merujuk pada Diri Yesus sendiri, di sini, ini adalah 
berita tentang Allah yang dibawa Yesus (lih. ay 4). Ini menyoroti aspek kembar dari Injil sebagai (1) suatu pribadi 
dan (2) suatu berita. 

207 



"mereka menerima. . . mereka percaya" Ini adalah AORIST ACTIVE INDICATIVE. Kebenaran-kebenaran ini 
menunjuk pada asal dan berita Ulahi Yesus (lih. 5: 19; 6:68-69; 12:48-49; 16:30; 17:18,21,23,25). 

17:9 "Aku berdoa untuk mereka" Yesus adalah Perantara dan Penasehat kita (lih. I Yoh 2: 1). Bapa juga terlibat 
dalam tugas-tugas ini (lih. 16:26-27) demikian juga Roh (lih. Rom 8:26-27). Semua ke tiga Pribadi Trinitas 
terlibat dalam semua aspek penebusan. 

□ "dunia" Kosmos digunakan delapan belas kali dalam pasal ini. Yesus peduli akan (1) planet bumi (lih. 
17:5,24) dan (2) hubungan orang percaya dengan kejatuhannya (lih. 1:10; 17:6,9,11,13,14,15,16,17,18,21,23). 
Dalam tulisn-tulisan Yohanes istilah ini secara unik berarti "masyarakat manusia yang diorganisir dan berfungsi 
jauh dari Allah." Kadang-kadang kata ini mengisyaratkan (1) planet bumi; (2) segala yang hidup di bumi; atau (3) 
kehidupan jauh terpisah dari Allah. 

17:10 "dan segala milik-Ku adalah milik- Mu dan milik- Mu adalah milik-Ku" Ini menyatakan kesatuan dari 
Trinitas (lih. ay 11, 21-23; 16:15). 

□ "Aku telah dipermuliakan di dalam mereka" Ini adalah sebuah PERFECT PASSIVE INDICATIVE. 

Kehidupan seorang murid adalah untuk memberi hormat kepada Yesus sebagagaimana Ia memberi hormat kepada 
Bapa. Betapa suatu tanggung -jawab yang mengagumkan! 

17:11 "Aku tidak ada lagi di dalam dunia" Ini menunjuk pada masa depan yang segera datang (kenaikan) 
ketika Yesus akan kembali kepada Bapa (lih. Kis 1:9-10). 

□ "Bapa yang kudus" Istilah "Kudus" ini tidak terlalu sering digunakan untuk Bapa dalam PB (lih. I Pet 1:16; 
Wah 4:8) tidak seperti di PL. Kata sifat ini (hagios) sering di tujukan kepada Roh. Akar kata Yunani yang sama 
digunakan untuk para murid dalam ay 17 (hagiasmos) dan Yesus dalam ayat 19 (hagiazo). 

Etimologi dasar dari akar ini adalah "memisahkan." Ini digunakan untuk orang, tempat, dan benda yang 
secara eksklusif diberikan untuk digunakan Allah. Ini menjabarkan sifat transendensi Allah (Yang Kudus dari 
Israel) dan suatu keperbedaan dari hal-hal jasmani, duniawi, yang jatuh. Yesus adalah kudus; sebagaimana para 
pengikufNya menjadi seperti Dia, mereka juga mencerminkan "kekudusan," Akar dari kata "orang kudus" berasal 
dari kata Yunani "kudus." Orang percaya kudus karena mereka ada didalam Kristus, namun mereka juga menjadi 
kudus seiring dengan hidupnya mereka bagi Dia, seperti Dia, dan kepadaNya. 

□ "supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita" Ini adalah suatu PRESENT SUBJUNCTTVE. Hal ini 

menunjuk kepada kesatuan hubungan dari Allah Tritunggal (lih. ay 21,22,23). Ini juga suatu permohonan dan 
tanggung -jawab yang indah dari orang-orang Kristen! Hal ini sangat kurang di jaman kita sekarang (lih. Ef 4: 1-6). 
Kesatuan, bukan keseragaman, adalah kuncinya. 

17:12 "Aku memelihara.... Aku telah menjaga" Kata akerja pertama berbentuk IMPERFECT TENSE dan yang 
kedua AORIST TENSE. Kata-kata kerja ini bersinonim. Pendorong dari perikop ini adalah perlindungan terus- 
menerus dari Yesus (lih. I Pet 1:3-9). 

Dalam bukunya Kajian Kata-kata dalam Perjanjian Baru, Vol. 1, M. R. Vincent membuat perbedaan antara 
kedua kata ini. Ia berkata yang pertama (tereo) berarti mempertahankan dan yang kedua (phulasso) berarti 
menjaga (hal. 496). 

□ "tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa" Ini menunjukkan kuasa perlindungan Yesus (lih. 
6:37,39; 10:28-29). 

Kata ini (apollumi) sukar diterjemahkan karena ini digunakan dalam dua pengertian. Dalam bukunya Kamus 
Teologis Perjanjian Baru Vol. 1, Gerhard Kittel berkata mengenai dunia ini, "Secara umum kita bisa berkata 
bahwa b. dan d. mendasari pernyataan-pernyataan yangberhubungan dengan dunia ini sebagaimana dalam 
Sinoptik, sementara a. dan c. mendasari yang berhubungan dengan dunia yang akan datang, sebagaimana dalam 
Paulus dan Yohanes" hal. 394. Definisi yang dia berikan adalah: 

208 



1 . "menghancurkan atau membunuh" 

2. "kehilangan atau menderita kekalahan dari" 

3. "binasa" 

4. "terhilang" 

Kata ini telah sering digunakan untuk menyatakan doktrin pembasmian, yaitu, bahwa orang yang tidak selamat 
tidak akan ada lagi setelah penghakiman. Ini sepertinya melanggar Dan. 12:2. Ini juga kehilangan perbedaan 
antara konotasi yang digunakan dalam Injil Sinoptik versus Yohanes dan Paulus, yang menggunakannya sebagai 
penggambaran mengenai kesesatan rohani, bukan pembinasaan jasmani. Lihat Topik Khusus pada 10: 10. 

□ "selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa" Ini secara nyata menunjuk pada Yudas Iskariot. 
Frasa yang sama ini digunakan dalam II Tes 2:3 mengenai "manusia durhaka" (Antikristus di akhir jaman). Ini 
adalah suatu ungkapan Ibrani yang berarti "dia yang ditentukan untuk terhilang." Ini merupakan suatu permainan 
kata dari kata "hilang" yang digunakan terdahulu dalam ayat ini: "tak ada yang terhilang kecuali dia yang telah 
ditentukan untuk terhilang." 

TOPIK KHUSUS: KEMURTADAN (APHISTEMI) 

Istilah Yunani aphistemi ini memiliki bidang semantik yang luas. Namun demikian, kata "kemurtadan" 
diturunkan dari istilah ini dan memprasangkakan penggunaannya kepada para pembaca moderen. Konteks lah, 
sebagaimana selalu demikian, yang merupakan kunci, bukanlah definisi yang sudah ditetapkan sebelumnya. 

Ini adalah kata majemuk dari kata depan apo, yang berarti "dari" atau "jauh dari" dan histemi, "duduk," 
"berdiri," atau "membetulkan." Perhatikan penggunaan-penggunaan (non-teologis) berikut ini: 

1 . menghilangkan/memindahkan secara fisik 

a. dari Bait Suci, Luk 2:37 

b. dari suatu rumah, Mar 13:34 

c. dari seseorang, Mar 12:12; 14:50; Kis 5:38 

d. dari segalanya, Mat 19:27,29 

2. menghilangkan/menghapuskan secara politis, Kis 5:37 

3. menghentikan hubungan, Kis 5:38; 15:38; 19:9; 22:29 

4. melepas secara hukum (menceraikan), UI 24: 1,3 (LXX ) dan PB, Mat 5:31; 19:7; Mar 10:4; I Kor 7: 1 1 

5 . menghapuskan hutang, Matt. 1 8 : 24 

6. menunjukkan ketidak pedulian dengan cara pergi, Mat 4:20; 22:27; Yoh 4:28; 16:32 

7. menunjukkan kepedulian dengan tetap tinggal, Yoh 8:29; 14:18 

8. mengijinkan atau membiarkan, Mat 13:30; 19:14; Mar 14:6; Luk 13:8 
Dalam suatu pengertian teologis kata kerja ini juga memiliki suatu penggunaan yang luas: 

1. untuk membatalkan, memaafkan, mengampuni rasa bersalah akibat dosa, Kel 32:32 (LXX); Bil 14: 19; Ayb 
42: 10 dan PB, Mat 6: 12,14-15; Mar 1 1:25-26 

2. menjauhkan diri dari dosa, II Tim 2:19 

3. mengabaikan dengan menjauh dari 

a. Hukum, Mat 23:23; Kis 21:21 

b. Iman, Yeh 20:8 (LXX ); Luk 8: 13; II Tes 2:3; I Tim 4:1; Ibr 2: 13 

Orang-orang percaya moderen menanyakan banya pertanyaan teologis yang tidak akan pernah terpikirkan oleh para 
penulis PB. Satu diantaranya berhubungan dengan kecenderungan moderen untuk memisahkan iman dari 
kesetiaan. 

Ada orang-orang dalam Alkitab yang terlibat dalam umat Allah dan sesuatu terjadi. 
1. Perjanjian Lama 

a. Korah, Bil 16 

b. Anak-anak Eli, I Sam 2, 4 

c. Saul, I Sam 11-31 

d. Nabi-nabi palsu (contoh) 

1) UI 13:1-5 18:19-22 

2) Yer28 

3) Yeh 13:1-7 

209 



e. Nabiah-nabiah palsu 

1) Yeh 13:17 

2) Neh6:14 

f. Pemimpin Israel yang j ahat (contoh) 

1) Yer 5:30-31; 8:1-2; 23:1-4 

2) Yeh 22:23-31 

3) Mik 3:5-12 
2. Perjanjian Baru 

a. Kata Yunani ini secara huruflah berarti apostasize. Baik Perjanjian Lama maupun Baru meneguhkan 
adanya intensifikasi kejahatan dan pengajaran palsu sebelum Kedatangn Kedua (lih. Mat 24:24; Mar 
13:22; Kis 20:29,30; II Tes 2:9-12; II Tim 4:4). Kata Yunani ini bisa mencerminkan kata-kata Yesus 
dalam Perumpamaan mengenai Tanah yang ditemukan dalam Luk 8:13. Para guru palsi ini nyata-nyata 
bukan orang Kristen, namun mereka berasal dari dalam (lih. Kis 20:29-30; I Yoh 2:19); namun 
demikian, mereka mampu membujuk dan menangkap orang-orang percaya yang benar namun yang 
belum dewasa (lih. Ibr 3:12). 

Pertanyaan teologisnya adalah apakah para guru palsu tersebut pernah menjadi orang percaya? Ini 
sukar untuk dijawab karena ada guru-guru palsu dalam gereja-gereja lokal (lih. I Yoh 2:18-19). Sering 
tradisi teologis atau denominasi kita menjawab pertanyaan ini tanpa rujukan dari naskah Alkitab 
tertentu (kecuali metode yang mengutip ayat diluar konteks untuk dipakai membuktikan kecondongan 
orang lain). 

b . Iman yang j elas nampak 

1) Yudas, Yoh 17:12 

2) Simon Magnus, Kis 8 

3) Mereka yang dibicarakan dalam Mat 7:21-23 

4) Mereka yang dibicarakan dalam Mat 13 

5) Aleksander dan Himeneus, I Tim 1 : 1 9-20 

6) Himeneus dan Filetus, II Tim. 2: 16-18 

7) Demas, II Tim 4: 10 

8) Guru-guru palsu, II Pet 2: 19-20; Jud 12-19 

9) antikristus, I Yoh 2:18-19 

c. Iman yang tak berbuah 

1) Matius7 

2) I Korintus 3:10-15 

3) II Petrus 1:8-11 

Kita jarang berpikir tentang naskah ini karena teologi sistematik kita (Kalvinisme, Armenianisme, dll.) 
mendiktekan tanggapan yang dimandatkan. Namun jangan menghakimi saya dahulu, karena saya mengemukakan 
masalah ini. Kepedulian saya adalah prosedur hermeneutis yang tepat. Kita harus membiarkan Alkitab berbicara 
kepada kita dan jangan mencoba untuk meleburkannya ke dalam suatu teologia yang telah disusun. Ini seringkah 
sangat menyakitkan dan mengejutkan karenakebanyakan dari teologia kita bersifat denominasional, kultural, atau 
relasional (orang tua, teman, pendeta), dan tidak alkitabiah. Beberapa orang yang ada di dalam Umat Allah ternyata 
tidak ada di dalam Umat Allah (contoh, Rom. 9:6). 

"supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci" Maz 41:9, dikutip dalam Yoh 13:18; 6:70-71. 

17:13 "supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE 
SUBJUNCTIVE dan PERFECT PASSIVE PARTICIPLE. Betapa merupakan janji yang indah (lih. 15:1 1; 16:24). 
Yohanes menggunakan frasa yang ini lagi (lih. I Yoh 1:4; II Yoh 12). 

17:14 "Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka" Istilah "firman" di sini adalah logos. Sinonim 
Yunaninya rhema digunakan dalam ayat 8. Ini adalah peneguhan dari perwahyuan Ulahi melalui pribadi, 
pengajaran, dan teladan Yesus. Yesus memberikan Firman dan adalah Firman itu sendiri. 

210 



Firman mencakup pribadi dan isi kognitifnya. Kita menyambut Pribadi dari injil dan percaya berita dari Injil! 

□ "dunia membenci mereka" Penolakan oleh dunia adalah tanda penerimaan oleh Kristus (lih. Yoh 15: 18-20). 

□ "karena mereka bukan dari dunia" Orang-orang percaya ada di dunia, namun bukan dari dunia (lih. ay 16; 
I Yoh 2: 15-17). 

□ "sama seperti Aku bukan dari dunia" "Dunia" ini menunjuk pada jaman pemberontakan manusia dan 
malaikat yang jatuh ini (lih. 8:23). 

17:15 "Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia" Orang Kristen memiliki misi di 
dunia (lih. ay 18; Mat 28:19-20; Kis 1:8). Belum waktunya bagi mereka untuk pulang! 

□ 

NASB, NKJV "yang jahat" 

NRSV "si jahat" 

TEV, NJB "Si jahat" 

Istilah ini bisa NETRAL atau MASKULIN. Unit tulisan ini sering menyebutkan kekuatan jahat pribadi, (lih. 
12:31; 13:27; 14:30; 16:11); oleh karena itu, ayat ini, seperti Mat 5:5:37; 6:13; 13:19,38, harusnya adalah "yang 
jahat" (lih. II Tes 3:3; I Yoh 2: 13-14; 3:12; 5:18-19). 

17:17 "Kuduskanlah" Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE IMPERATIVE dari akar kata "kudus" (hagios). 
Orang-orang kaya dipanggil untuk keserupaan dengan Kristus (lih. ay 19; Rom 8:24; Gal 4:19; I Tes 5:23). Ini 
hanya bisa terjadi melalui pengenalan akan kebenaran, yang adalah baik firman yang hidup (Yesus lih. 10:36) dan 
Firman yang tertulis (Alkitab lih. 15:3). 

□ "dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran" Kebenaran menunjuk pada berita Yesus akan Allah 
(lih. 8:31-32). Yesus disebut baik berita (Logos, lih. 1:1,14) dan kebenaran (lih. 14:6) dari Allah. Roh sering 
dirujuk sebagai Roh Kebenaran (lih. 14:17; 15:26; 16:13). Perhatikan bahwa orang-orang percaya juga 
dikuduskan oleh kebenran (lih. ay 19, PERFECT PASSIVE PARTICIPLE) dan oleh Roh (lih. I Pet 1:2). Untuk 
suatu diskusi yang lebih penuh akan akar kata Yunani "benar, kebenaran" lihat Topik Khusus mengenai 
Kebenaran pada 6:55 dan 17:3. 

17:18 "Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia" Kehidupan ketaatan dan pelayanan Yesus, 
bahkan sampai mati (II Kor 5: 14-15; Gal 2:20; I Yoh 3:16), membentuk pola bagi para pengikutNya (lih. ay 19). 
Dia akan mengutus mereka ke dunia yang hilang untuk suatu misi sama seperti Dia diutus dalam 20:21. Mereka 
harus melibatkan diri di dunia, bukan mengasingkan diri darinya. Lihat Topik Khusus: Mengutus (Apostello) pada 
5:24. 

17:19 "Aku menguduskan diriKu" Ini harus mengacukan konteks ini ke Kalvari! 

"supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran" Ini adalah sebuah anak kalimat hina (anak kalimat 
maksud) dengan sebuah PERIPHRASTIC PERFECT PASSIVE PARTICIPLE, yang mengisyaratkan bahwa 
hasilnya telah muncul dan terus berlaku. Namun demikian, ada suatu elemen situasional berdasarkan pada (1) 
pekerjaan Kristus yang mendatang di salib, kebangkitan, dan kenaikan atau (2) tanggapan iman pertobatan yang 
berkelanjutan dari mereka kepada Yesus dan pengajaranNya. Lihat Topik Khusus mengenai Kebenaran pada 
6:55 dan 17:3. 



NASKAH NASB (UPDATED): 17:20-24 

20 "Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya 
kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; 21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya 
Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, 



211 



bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. 22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, 
yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: 23 Aku di 
dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa 
Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi 
Aku. 24 Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan 
Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah 
Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan." 



17:20 "tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku" Ini adalah sebuah PRESENT TENSE yang 
berfungsi sebagai FUTURE. Ini menunjuk pada semua orang percaya yang berikutnya dan dalam 10:16, bahkan 
bagi orang Bukan Yahudi. Lihat Topik Khusus pada 2:23. 

□ "oleh pemberitaan mereka" Ini adalah kata logos. Karena penggunaannya dalam ay 14 dan sinonimnya 
rhema dalam ay 8, ini harus menunjuk pada penyampaian oleh para murid berita pernyataan Yesus (yaitu secara 
lisan maupun tertulis). 

17:21 "supaya mereka semua menjadi satu" Kesatuan ini tidak lain adalah kesatuan dari Trinitas (lili. ay 11, 
22,23; Ef 4: 1-6). Ini adalah satu aspek dari pengajaran Yesus yang belum diikuti oleh para pengikutNya. 

□ "supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku" Ini adalah sebuah PRESENT 
ACTIVE SUBJUNCTIVE. Maksud dari kesatuaan adalah penginjilan. Ayat 23 hampir tepat sama susunan dan 
penekanannya! 

Ada ketegangan dalam doa Yesus. Ia tidak berdoa bagi dunia (lih. ay 9), namun Ia mengutus para 
pengikutNya ke dalam dunia dengan beritaNya yang akan menyebabkan penganiayaan mereka karena Allah 
mengasihi dunia ini. (lih. ay 21,23; 3:16). Allah menginginkan seluruh dunia untuk percaya (lih. I Tim 2:4; Titus 
2: 1 1; II Pet 3:9). Allah mengasihi semua yang diciptakan dalam gambar dan rupaNya.Yesus mati untuk dosa-dosa 
dari seluruh dunia. Lihat topik Khusus: Mengutus (Apostello) pada 5:24. 

17:22 "Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku" Kedua 
hal ini adalah PERFECT ACTIVE INDICATIVE. Kemuliaan pasti menunjuk pada berita perwahyuan. A. T. 
Robertson dalam bukunya Gambaran Kata-kata dalam Perjanjian Baru Vol. V, berkata "Kemuliaan dari Firman 
yang berinkarnasi (lih. 1:14 dan 2:11) dan bukan kemuliaan dari Firman yang kekal lah yang disebutkan dalam 
17:24" (hal. 280). Lihat catatan lengkap mengenai "kemuliaan" pada 1: 14. 

17:23 "supaya mereka sempurna menjadi satu" Ini adalah anak kalimat hina dengan sebuah PERIPHRASTIC 
PERFECT PASSIVE seperti ay 19, namun seperti ay 19 ada satu elemen situasional berdasarkan atas (1) 
pekerjaan Kristus yang akan datang atau (2) iman mereka yang berkelanjutan. Implikasinya ialah bahwa mereka 
telah dipersatukan oleh Yesus dan ini akan tetap! Maksud dari kesatuan adalah penginjilan. 

□ "mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku" Ini adalah suatu janji (lih. 16:27 dan 14:21,23), 
namun ini memiliki syarat. Allah berurusan dengan manusia dengan melalui perjanjian ("jika. . .maka"). 

17:24 "berada bersama-sama dengan Aku" Yesus kembali kepada kemuliaan untuk menyiapkan suatu tempat 
bagi para penngkutNya (lih. 14:1-3). Dunia ini bukanlah rumah kita sama seperti ini bukan rumahNya juga! Ini 
adalag ciptaanNya dan akan dipulihkan. 

□ "agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku" Secara nyata kata 
"kemuliaan" dalam ayat ini tidak bisa berarti seperti dalam ay 22. Di sini hal ini sepertinya mencakup kebesaran 
keTuhanan pra-eksistensi dari Yesus. 

□ "sebelum dunia dijadikan" Allah Tritunggal bersifat aktif dalam penebusan bahkan sebelum penciptaan. 
Frasa ini digunakan beberapa kali dalam PB (lih. Mat. 25:34; Luk 11:50; Ef 1:4; Ibr 4:3; 9:26; I Pet 1:20; Wah 
13:8; 17:8). 

212 



NASKAH NASB (UPDATED): 17:25-26 



25 



"Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan 



26 



mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama- 
Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku 
ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka." 



17:25 "Bapa yang adil" ini berparalel dengan "Bapa yang Kudus" dalam ay 1 1. Ini berasal dari suatu kata Ibrani 
untuk "tongkat pengukur." Allah adalah tolok ukur penghakiman! 

□ "dunia tidak mengenal Engkau" Dunia, masyarakat manusia yang diorganisir dan berfungsi jauh dari Allah, 
tidak kenal Allah (lih. 17:25) maupun AnakNya (lih. 1:10). Dunia adalah jahat dan keras (lih. 3:19-20; 7:7). 

□ "tetapi Aku mengenal Engkau" Yesus adalah sumber informasi tertinggi dan termurni mengenai Allah 
(lih. 1:18; 3:11). 

17:26 "Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka" Ini merujuk pada pernyataan Yesus mengenai 
sifat dan rencana penebusan bagi umat manusia (lih. ay 6,1 1,12). Istilah "mengenal"digunakan lima kali dalam ay 

25-26. 

□ "akan memberitahukannya" TIni tidak menunjuk pada (1) pernyataan Yesus yang terus menerus melalui 
Roh yang menjernihkan pengajaranNya (Minggu derita) peristiwa-peristiwa akan segera terjadi. Konteks dari 
perikop ini mengisyaratkan #1. Keselamatan melibatkan suatu pribadi dan suatu berita, suatu keputusandan suatu 
gaya hidup, iman mula-mula dan iman yang terus-menerus. Ini mencakup baik konotasi Yunani mengenai 
"mengetahui" dan konotasi Ibraninya "mengenal." 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa doa ini secara teologis begitu penting? 

2. Apakah Yudas seorang percaya yang jatuh dari anugerah? 

3 . Apa tujuan dari kesatuan kita? 

4. Mengapa pra-eksistensi Yesus penting? 

5. Definisikan istilah-istilah kunci berikut dalam konteks ini: 

a. "dipermuliakan" 

b. "memberi" 

c. "mengetahui" 

d. "mengutus" 

e. "nama" 

f. "dunia" 



213 



YOHANES 18 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Pengkhianatan dan 
Penangkpan Yesus 


Pengkhianatan dan 
Penangkpan di Getsemani 


Penangkapan, Pengadilan, 
Penyaliban, Penguburan 
Jesus 

(18:1-19:42) 


Penangkpan Yesus 


Penangkpan Yesus 


18:1-11 


18:1-11 


18:1-11 


18:1-4 

18:5 

18:5b 

18:5c-7a 

18:7b 

18:8-9 

18:10-11 


18:1-9 
18:10-11 


Yesus Dihadapan Imam 
Besar 


Dihadapan Imam Besar 




Yesus Dihadapan Hanas 


Yesus Dihadapan Hanas 
dan Kayafas, Petrus 
memungkiri Dia 


18:12-14 


18:12-14 


18:12-14 


18:12-14 


18:12-14 


Penyangkalan Petrus akan 
Yesus 


Petrus Menyangkal Yesus 




Petrus Menyangkal Yesus 




18:15-18 


18:15-18 


18:15-18 


18:15-17a 

18:17b 

0.7625 


18:15-18 


Imam Besar Menanyai 
Yesus 


Yesus Ditanyai oleh Imam 
Besar 




Imam Besar Menanyai 
Yesus 




18:19-24 


18:19-24 


18:19-24 


18:19-21 
18:22 
18:23 
18:24 


18:19-24 


Petrus Menyangkal Yesus 
Lagi 


Petrus Menyangkal Dua 
Kali Lagi 




Petrus Menyangkal Yesus 
Lagi 




18:25-27 


18:25-27 


18:25-27 


18:25a 
18:25b 
18:26 
18:27 


18:25-27 


Yesus Dihadapan Pilatus 


Di Persidangan Pilatus 




Yesus Dihadapan Pilatus 


Yesus Dihadapan Pilatus 


18:28-38a 


18:28-38 


18:28-32 


18:28-29 


18:28-32 



214 









18:30 










18:31a 










18:31b-32 








18:33-38a 


18:33 

18:34 

18:35 

18:36 

18:37a 

18:37b 

18:38 


18:33-19:3 


Yesus Dipidana Mati 


Mengambil Tempat 
Barabas 




Yesus Dipidana Mati 




(18:38b-19:16c) 






(18:38b-19:16a) 




18:38b-19:7 


18:39-40 


18:38b-19:7 


18:38b-39 
18:40-19:3 





SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK 18:1-40 

A. Yohanes menghilangkan penderitaan yesus di Getsemani. Ini rupanya karena ia menekankan karakter 
dinamis Yesus yang mengendalikan segala situasi. Ia sendiri meletakkan nyawa-Nya (lih. 
10:11,15,17,18). 

B. Urutan peristiwa dari pasal ini agak berbeda dari Injil Sinoptik. Perbedaan ini tampaknya berkaitan 
dengan (1) sifat dari saksi mata atau (2) Tujuan teologis si penulis. Penulis yang diilhami Injil tampaknya 
memiliki kewenangan di bawah inspirasi untuk beradaptasi, memilih dan menyusun kata-kata dan 
peristiwa-peristiwa kehidupan Yesus. 



215 



C. Buku referensi yang baik pada pasal ini adalah A. N. Sherwin-White Masyarakat Romawi dan Hukum 
Romawi dalam PB. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 18:1-11 

'Setelah Yesus mengatakan semuanya itu keluarlah Ia dari situ bersama-sama dengan murid-murid- 
Nya dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman dan Ia masuk ke taman itu 
bersama-sama dengan murid-murid-Nya. 2 Yudas, yang mengkhianati Yesus, tahu juga tempat itu, karena 
Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya. 3 Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan 
sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang- 
orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata. 4 Maka Yesus, yang tahu semua yang akan 
menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: "Siapakah yang kamu cari?" 5 Jawab 
mereka: "Yesus dari Nazaret." Kata-Nya kepada mereka: "Akulah Dia." Yudas yang mengkhianati Dia 
berdiri juga di situ bersama-sama mereka. 6 Ketika Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah 
mereka dan jatuh ke tanah. 7 Maka Ia bertanya pula: "Siapakah yang kamu cari?" Kata mereka: "Yesus 
dari Nazaret." 8 Jawab Yesus: "Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, 
biarkanlah mereka ini pergi." 9 Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakan-Nya: 
"Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak seorangpun yang Kubiarkan binasa." 10 Lalu 
Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam 
Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus. n Kata Yesus kepada Petrus: 
"Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?" 



18:1 "sungai Kidron" Istilah "sungai" berarti "sungai kecil musim dingin" atau "sungai kering." "Kidron" 
artinya (1) dari pohon cedar atau (2) hitam. Ini adalah suatu sungai kecil yang kering sepenuhnya di musim 
panas namun mengalir di musim dingin. Ini adalah tempat dibuangnya darah dari korban. Inilah mungkin sumber 
penjelasan kata "hitam." Sungai ini terletak di antara bukit Muria dan Bukit Zaitun (lih. LXX II Sam 15:23; II Raj 
23:4,6,12; II Taw 15:16; 29: 16; 30: 14; Yer 3 1:40). 
Ada sebuah variasi naskah Yunani di titik ini: 

1 . "dari pohon-pohon cedar" (kedron) in X c , B, C, L dan beberapa naskah berhuruf besar lainnya 

2. "dari pohon cedar" (kedrou) dalam X*, D, dan W 

3 . "dari Kidron" {kedron) dalam A dan S 

Edisi ke 4 dari United Bible Society menggunakan #3 

□ "suatu taman" Pasal ini menghilangkan penderitaan Yesus di Getsemani, namun menempatkan kisah 
penangkapan di sebuah taman. Ini adalah tempat peristirahatan favorit Yesus (lih. ay 2; Luk 22:39). Yesus 
tampaknya tidur si sini selama minggu terakhir kehidupanNya (lih. Luk 21:37). 

Taman tidak diperbolehkan di Yerusalem karena pupuk yang diperlukannya menjadikannya najis. Karenanya 
banyak orang-orang yang kaya, memiliki kebun anggur, kebun buah-buahan, dll di Bukit Zaitun. 

□ "Yudas" Ada begitu banyak spekulasi tentang Yudas dan motifnya. Dia sering disebutkan dan difitnah dalam 
Injil Yohanes (lih. 6:; 71; 12:4; 13:2,26,39; 18:2,3,5). Pertunjukan Moderen "Jesus Christ Superstar" 
menggambarkan dirinya sebagai setia, tapi kecewa. Seorang pengikut yang mencoba untuk memaksa Yesus untuk 
memenuhi peran "keMesiasan Yahudi" yaitu, untuk menggulingkan Roma, menghukum orang fasik dan 
menetapkan Yerusalem sebagai ibu kota dunia. Namun demikian, Yohanes menggambarkan motifnya sebagai 
serakah dan jahat. 

Masalah utamanya adalah masalah teologis mengenai kedaulatan Allah dan kehendak bebas manusia. Apakah 
Allah atau Yesus memanipulasi Yudas? Apakah Yudas bertanggung jawab atas tindakannya jika setan 
mengendalikan dirinya atau Tuhan sudah meramalkan dan menyebabkan dia untuk mengkhianati Yesus? Alkitab 
tidak membahas pertanyaan-pertanyaan ini secara langsung. Allah mengendalikan sejarah; Dia mengetahui 



216 



peristiwa-peristiwa masa depan, tetapi manusia bertanggung jawab atas pilihan dan tindakan. Allah adalah adil, 
tidak manipulatif. 

Ada sebuah buku baru yang mencoba untuk membela Judas "Yudas Teman atau Pengkhianat Yesus?" oleh 
William Klassen, Fortress Press, 1996. Saya tidak setuju dengan buku ini karena buku ini merendahkan kesaksian 
Yohanes tentang Yudas, tapi buku ini sangat menarik dan merangsang pemikiran. 

18:3 

NASB "sekelompok orang Romawi" 

NKJV "sepasukan prajurit" 

NRSV "sepasukan tentara" 

TEV "sekelompok tentara Romawi" 

NJB "sekelompok" 

Hal ini menunjuk pada unit militer romawi, yang adalah sepersepuluh legion dan bisa memiliki sampai 600 
orang yang ditempatkan di Benteng Antonio, di sebelah Bait Suci (lih. Kis 21:31,33) Tidak mungkin kelompok 
sebesar ini yang dipanggil. Orang Romawi sudah siap menghadapi kerusuhan di Yerusalem selama perayaan kali 
ini. Mereka pasti sudah mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan dengan mentransfer pasukan dari 
Kaisarea di pinggir pantai. Orang Romawi terlibat dalam persidangan Yesus karena orang Yahudi ingin Yesus 
disalibkan. Ini biasanya berlangsung selama beberapa hari, mereka hanya bisa melakukan hal ini dengan izin dan 
kerjasama pemerintah Romawi. 

□ "penjaga-penjaga Bait Allah" Para pengawal Bait Suci Lewi menyertai garnisun Romawi. Mereka telah 
gagal untuk menagkap Yesus satu kali (lih. 7:32,45). 

18:3 "senjata" Pedang dibawa oleh tentara-tentara Romawi (lih. 6:64; 13:1,11) dan pentung dibawa oleh para 
pengawal Bait Allah (cf Matt. 26:43; Mark 14:43; Luke 22:52). 

18:4 "Maka Yesus, yang tahu semua" Ini adalah suatu penekanan yang kuat akan pengetahuan dan 
pengendalian Yesus sendiri atas penangkapan, pengadilan, dan penyaliban Nya (lih. 10:11,15,17,18). Bukanlah 
secara kebetulan Yesus disalibkan (lih. Mar 10:45; Kis 2:23; 3:18; 14:29). 

18:5 

NASB, NJB "Yesus orang Nazaret" 

NKJV, NRSV, 

TEV "Yesus dari Nazaret" 

Telah ada beberapa diskusi mengenai etimologi istilah "Nazaret." Kemungkinan kata ini bisa berarti (1) 
Orang Nazaret; (2) Orang yang bernazar (lih. Bil 6); atau (3) dari Nazaret. Penggunaan PB (lih. Mat 2:23) 
mengkonfirmasikan # 3. Beberapa bahkan mengaitkan konsonan Ibrani nzr kepada gelar keMesiasan "Cabang" 
(nezer, lih. Yes 11:1; 14:19; 60:21). 

□ "Akulah Dia" Secara huruflah ini adalah "Akulah," kata kerja Ibrani "adalah" (lihat Topik Khusus pada 
6:20), yang oleh orang Yahudi akan dihubungkan kepada YHWH, nama perjanjian Allah (lih. Kel 3:14 dan Yes 
41:4). Yesus membuat pernyataan keTuhanan yang indah ini dalam suatu cara ketatabahasaan kaku yang serupa 
(ego eimi) dalam 4:26; 8:24, 28, 58 dan 13:19. Hal ini diulangi tiga kali dalam konteks ini untuk penekanan (lih. 
ay6&8). 

18:6 "mundurlah mereka dan jatuh ke tanah" Ini adalah cara Yohanes menekankan sifat dan hadirat dinamik 
dari Yesus. Ini tidak mengisyaratkan penghormatan (sujud di hadapan seseorang), melainkan ketakutan. 

18:7 " 7 Maka Ia bertanya pula" Kemungkinan, Yesus sedang menarik perhatian kepada DiriNya dan menjauh 
dari murid-muridNya. Hal ini sepertinya cocok dengan konteks ay 8 yang segera mengikutinya. 

18:8 "jika" Ini adalah sebuah KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL; mereka memang mencari Dia. 



217 



"biarkanlah mereka ini pergi" Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE IMPERATIVE. Ini adalah suatu nubuatan 
dariZak 13:7 (lih. Mat 26:31; Yoh 16:32). 

18:9 "supaya genaplah firman yang telah dikatakan-Nya" Hal ini sepertinya merupakan rujukan terhadap 
16:32, namun 17: 12 lah yang dikutip. 

18:10 "Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba 
Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya" Petrus tidak mengarah pada telinganya , namun kepalanya! 
Ini menunjukkan kesediaan Petrus untuk mati demi Yesus. Tindakan Petrus mungkin datang dari kesalah 
pahaman atas pernyataan Yesus dalam Lukas 22:36-38. Lukas 22:51 menginformasikan pada kita bahwa Yesus 
menyembuhkan telinga orang ini dengan suatu jamahan. 

□ "Nama hamba itu Malkhus" Ini menunjukkan suatu catatan saksi mata. 

18:11 "cawan" Ini adalah gambaran yang digunakan dalam PL sebagai suatu lambang dari nasib seseorang, 
biasanya dalam suatu pengertian negatif (lih. Maz 11:6; 60:3; 75:8; Yes 51;17, 22; Yer 25:15,16,27-28). 

Bentuk ketatabahasaan dari pertanyaan Yesus mengharapkan suatu jawaban "ya". Petrus lagi-lagi bertindak 
sebagai seseorang yang mengetahui apa yang terbaik untuk dilakukan (lih. Mat 16:22; Yoh 13:8). 



NASKAH NASB (UPDATED): 18:12-14 



12n 



Maka pasukan prajurit serta perwiranya dan penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi itu 
menangkap Yesus dan membelenggu Dia. 13 Lalu mereka membawa-Nya mula-mula kepada Hanas, karena 
Hanas adalah mertua Kayafas, yang pada tahun itu menjadi Imam Besar; 14 dan Kayafaslah yang telah 
menasihatkan orang-orang Yahudi: "Adalah lebih berguna jika satu orang mati untuk seluruh bangsa." 



18:12 " membelenggu Dia" Ini tidak mengisyaratkan bahwa mereka secara khusus takut kepada Yesus, namun 
sepertinya ini merupakan suatu prosedur normal (lih. v 24). 

18:13 "membawa-Nya mula-mula kepada Hanas" Ada banyak diskusi tentang urut-urutan pengadilan 
dihadapan Hanas dan kayafas ini. Ayat 24 tampaknya merupakan catatan kaki dalam Yohanes, tetapi hal ini 
merupakan bagian integral dari catatan Sinoptik mengenai pengadilan Yesus (lih. Mat 26:57; Mar 14:53). 

Dalam Perjanjian Lama jabatan imamat tinggi adalah untuk seumur hidup dan tinggal di garis keturunan 
Harun. Namun, orang Romawi telah mengubah jabatan ini menjadi bobot politik, yang dibeli oleh sebuah 
keluarga Lewi. Imam besar mengontrol dan mengoperasikan perdagangan di halaman Balai Perempuan. 
Pembersihan Bait Suci oleh Yesus membuat keluarga-keluarga ini marah. 

Menurut Flavius Josephus, Hanas adalah Imam Besar dari 6-14 M. Ia diangkat oleh Kirenius, gubernur Syria 
dan diturunkan oleh Valerius Gratus. Kerabatnya (5 putra dan 1 cucu) menggantikannya. Kayafas (18-36 M), 
menantunya (lih. Yoh 18:13), menjadi penggantinya. Hanas adalah kekuatan nyata dalam jabatannya. Yohanes 
menggambarkan dirinya sebagai orang pertama kepada siapa Yesus dibawa (lih. 18: 13,19-22). 

18:14 "Kayafas" Perhatian utama Yohanes pada Kayafas adalah bahwa ia telah secara tak sengaja menubuatkan 
kematian Yesus (lih. 11:50). Ia adalah menantu Hanas dan Imam Besar dari tahun 18-36 M. Lihat catatan pada 
11:49. 



NASKAH NASB (UPDATED): 18:15-18 

15 Simon Petrus dan seorang murid lain mengikuti Yesus. Murid itu mengenal Imam Besar dan ia 
masuk bersama-sama dengan Yesus ke halaman istana Imam Besar, "tetapi Petrus tinggal di luar dekat 
pintu. Maka murid lain tadi, yang mengenal Imam Besar, kembali ke luar, bercakap-cakap dengan 
perempuan penjaga pintu lalu membawa Petrus masuk. 17 Maka kata hamba perempuan penjaga pintu 
kepada Petrus: "Bukankah engkau juga murid orang itu?" Jawab Petrus: "Bukan!" 18 Sementara itu 
hamba-hamba dan penjaga-penjaga Bait Allah telah memasang api arang, sebab hawa dingin waktu itu, 
dan mereka berdiri berdiang di situ. Juga Petrus berdiri berdiang bersama-sama dengan mereka. 

218 



18:15 "Simon Petrus dan seorang murid lain mengikuti Yesus" Ada banyak diskusi mengenai identitas murid 
yang lain ini: (1) teori tradisionalnya adalah bahwa itu ialah Rasul Yohanes karena frasa yang sama yang 
digunakan untuk dirinya dalam 20:2, 3, 4, dan 8. Juga, kemungkinan hubungan yang lain adalah dengan Yohanes 
19:25, yang menyebutkan nama ibu Yohanes, yang kemungkinan adalah saudara dari Maria, yang lebih lanjut 
berarti dia adalah orang Lewi dan oleh karenanya merupakan seorang imam (lih. kesaksian Polikarpus). (2) ini 
mungkin merupakan pengikut lokal yang tak disebutkan namanya seperti Nikodemus atau Yusuf dari Arimatea 
karena hubungan mereka dengan imam besar dan keluarganya (lih. ay 15-16). 

□ "Murid itu mengenal Imam Besar" Ini adalah suatu istilah yang kuat untuk "kenalan" dan sepertinya berarti 
"kawan dekat" (lih. Luk 2:44 dan 23:49). Dalam Yohanes ini mungkin berhubungan dengan usaha 
pemancingannya yang telah melibatkankan keluarganya yang secara tetap membawa ikan ke Yerusalem. 

18:17 "Maka kata hamba perempuan penjaga pintu kepada Petrus: 'Bukankah engkau juga murid orang 
itu?'" bentuk ketatabahasaan ini, seperti ay 25, mengharapkan jawaban "tidak." Ini menunjukkan penghinaan 
terhadap mereka yang terlibat dengan tidak menggunakan nama Yesus. Ia mungkin menanyakan hal ini karena 
(1) hubungan Petrus dengan Yohanes atau (2) logat Galilea Petrus. 

□ "Bukan" Petrus mungkin telah bersiap untuk mati bagi Yesus, namun ia tidak siap untuk menjawab secara 
jujur pertanyaan dari seorang hamba perempuan! Dalam Injil Sinoptik tiga penyangkalan ini ditempatkan secara 
bersama-sama, namun dalam Yohanes hal ini dipisahkan oleh interogasi Hanas terhadap Yesus. (lih. ay 24). 

18:18 Kisah ini diceritakan dengan sedemikian rinci. Baik ayat 18 maupun 25 memiliki dua PERIPHRASTIC 
IMPERFECT. 



NASKAH NASB (UPDATED): 18:19-24 

19 Maka mulailah Imam Besar menanyai Yesus tentang murid-murid-Nya dan tentang ajaran-Nya. 
20 Jawab Yesus kepadanya: "Aku berbicara terus terang kepada dunia: Aku selalu mengajar di rumah- 
rumah ibadat dan di Bait Allah, tempat semua orang Yahudi berkumpul; Aku tidak pernah berbicara 
sembunyi-sembunyi. 21 Mengapakah engkau menanyai Aku? Tanyailah mereka, yang telah mendengar apa 
yang Kukatakan kepada mereka; sungguh, mereka tahu apa yang telah Kukatakan." 22 Ketika Ia 
mengatakan hal itu, seorang penjaga yang berdiri di situ, menampar muka-Nya sambil berkata: 
"Begitukah jawab-Mu kepada Imam Besar?" 23 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku itu salah, 
tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau kata-Ku itu benar, mengapakah engkau menampar Aku?" 24 Maka 
Hanas mengirim Dia terbelenggu kepada Kayafas, Imam Besar itu. 



18:19 "Maka mulailah Imam Besar menanyai Yesus tentang murid-murid-Nya dan tentang ajaran-Nya" 

Ini menunjuk pada Hanas, bukan Kayafas. Hanas adalah kekuatan dibalik tahta. Ia memerintah dari tahun 6 
sampai 15 M. Ia segera digantikan oleh menantunya dan kemudian ke lima anaknya dan seorang cucunya Hanas, 
yang memiliki hak berdagang di wilayah Bait Suci, mungkin sangat ingin untuk menginterogasi orang yang 
membersihkan Bait Suci dua kali. Adalah menarik bahwa Hanas peduli terhadap murid-murid Yesus dan juga 
pengajaranNya. 

18:20 Memang benar Yesus mengajar kepada masyarakat umum. Namun demikian, juga benar bahwa banyak 
ajaranNyaterselubung bagi masyarakat umum (lih. Mar 4: 10-12). Masalah sesungguhnya ialah kebutaan rohani di 
sebagian dari para pendengarNya. 

18:21 "Mengapakah engkau menanyai Aku" Dalam ay 20 Yesus menyatakan sifat umum dari pelayanan 
pengajaranNya. Yesus menunjuk pada Hanas bahwa pertanyaannya tidak sah secara hukum Yahudi. 



219 



18:22 "seorang penjaga yang berdiri di situ, menampar muka-Nya sambil berkata" Istilah ini aslinya berarti 
"menampar" atau "memukul dengan tongkat." Ini adalah singgungan terhadap Yes 50:6. Yesus menekankan 
bahwa jika Ia telah berbuat suatu kesalahan, dakwalah Dia; namun kalau tidak, mengapa Ia harus dipukul? 

18:23 "jika. . .jika" Ini adalah dua KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang dianggap benar dari sudut 
pandang si penulis atau bagi tujuan penulisannya. Disini hal ini secara realitas tidak benar. Yesus sedang 
menantang Hanas untuk mengemukakan bukti-buktinya. 

18:24 Urutan persidangan ini berkebalikan dalam Injil Sinoptik. 



NASKAH NASB (UPDATED): 18:25-27 

25 Simon Petrus masih berdiri berdiang. Kata orang-orang di situ kepadanya: "Bukankah engkau juga 
seorang murid-Nya?" 26 Ia menyangkalnya, katanya: "Bukan." Kata seorang hamba Imam Besar, seorang 
keluarga dari hamba yang telinganya dipotong Petrus: "Bukankah engkau kulihat di taman itu bersama- 
sama dengan Dia?" 27 Maka Petrus menyangkalnya pula dan ketika itu berkokoklah ayam. 



18:25 "Kata seorang hamba Imam Besar, seorang keluarga dari hamba yang telinganya dipotong Petrus" 

Ada beberapa perbedaan di antara empat Injil mengenai siapa yang bertanya kepada Petrus: (1) dalam Markus, 
seorang pembantulah yang menanyakan pertanyaan pertama (lih. Mar 14:69); (2) dalam Matius ini adalah seorang 
hamba perempuan lain (lih. Mat 26:71); dan (3) dalam Luk 22:58 ini adalah seorang laki-laki. Dari latar belakang 
kesejarahan nyatalah bahwa ada satu orang yang bertanya di sekitar api unggun dan orang-orang lain bergabung 
(lih. ay 18). 

18:26 "Bukankah engkau kulihat di taman itu bersama-sama dengan Dia" Tak seperti kedua pertanyaan 
yang pertama dalam ay 17 dan 25, bentuk ketatabahasaan ini mengharapkan jawaban "ya". 

18:27 "Maka Petrus menyangkalnya pula" Kita mengerti dari Mar 14:71 dan Mat 26:74 bahwa Petrus 
menyangkalnya dengan mengutuk dan bersumpah. 

□ "ketika itu berkokoklah ayam" Kronologi peristiwa dari seluruh keempat Injil mengisyaratkan hal ini 
terjadi antara jam 12:00 dan 3:00 pagi. Orang Yahudi tidak mengijinkan ayam di dalam batas kota Yerusalem, 
shingga ayam ini pasti ayam Romawi. Luk 22:61 menyatakan bahwa pada titik ini Yesus menoleh kepada Petrus. 
Diasumsikan bahwa Hanas dan Kayafas tinggal di rumah yang sama dan para pengawal memindahkan Yesus dari 
pertemuanNya dengan Hanas kepada pertemuanNya dengan Kayafas dan Kaum Sanhedrin. Pada saat perpindahan 
inilah Yesus menoleh kepada Petrus. Ini semua adalah dugaan karena kita tidak memiliki cukup informasi 
kesejarahan untuk menjadi dogmatis mengenai urutan peristiwa pengadilan-pengadilan malam ini. 



NASKAH NASB (UPDATED): 18:28-32 

28 Maka mereka membawa Yesus dari Kayafas ke gedung pengadilan. Ketika itu hari masih pagi. 
Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu, supaya jangan menajiskan diri, sebab mereka 
hendak makan Paskah. 29 Sebab itu Pilatus keluar mendapatkan mereka dan berkata: "Apakah tuduhan 
kamu terhadap orang ini?" 30 Jawab mereka kepadanya: "Jikalau Ia bukan seorang penjahat, kami tidak 
menyerahkan-Nya kepadamu!" 31 Kata Pilatus kepada mereka: "Ambillah Dia dan hakimilah Dia menurut 
hukum Tauratmu." Kata orang-orang Yahudi itu: "Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang." 
32 Demikian hendaknya supaya genaplah firman Yesus, yang dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana 
caranya Ia akan mati. 



18:28 
NASB, NKJV, 

JB "ke Gedung Pengadilan (Praetorium)" 

NRSV "ke Pusat Pemerintahan Pilatus" 

TEV "ke Istana Gubernur" 



220 



Ini adalah kata latin yang merujuk pada tempat kediaman resmi Gubernur Romawi ketika ia ada di 
Yerusalem. Ini bisa jadi adalah benteng Antonio, yang ada disebelah Bait Suci atau istana Herodes Agung. 

TOPIK KHUSUS: PENGAWAL PRAETORIA 

Awalnya istilah praetoria, merujuk pada tenda Jenderal Romawi (praetor), namun setelah jaman penaklukan 
Romawi istilah ini digunakan dalam pengertian administratif untuk menyatakan pusat pemerintahan atau tempat 
tinggal dari administrasi politik/militer (lih. Mat 27:27; Yoh 18:28,33; 19:9; Kis 23:35). 

Namun demikian, dalam dunia Romawi abad pertama, istilah digunakan untuk para petugas yang tergabung 
dalam kelompok Pasukan Khusus Pengawal Kekaisaran. Kelompok tentara elite dimulai oleh Agustus namun 
akhirnya dikonsentrasikan di Roma oleh Tiberius. Mereka: 

1 . semua dari pangkat yang sama, perwira-perwira 

2. menerima bayaran dua kali lipat 

3 . mempunyai hak-hak istimewa khusus 

4. menjadi begitu kuat sampai pilihan mereka bagi Kaisar selalu dihormati. 

Baru nanti pada masa Konstanin, kelompok elite dan kuat secara politik ini akhirnya dibubarkan. 



□ "hari masih pagi" Kita tahu dari catatan-catatan Romawi bahwa para pejabat Romawi di Palestina bertemu 
untuk bersidang di dini hari. Nampaknya, tepat pada saat fajar ketika kaum Sanhedrin bertemu untuk memberikan 
semacam kredibilitas dan keabsahan kepada pengadilan-pengadilanmalam yang tidak sesuai hukum ini. Merek 
segera membawa Yesus kepada Pilatus. 

□ "Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu, supaya jangan menajiskan diri" Dengan 
memasuki tempat tinggal orang bukan Yahudi, mereka akan menjadi najis untuk perjamuan Paskah. Adalah suatu 
ironi bahwa mereka sedemikian telitinya mengenai pokok-pokok dari formalitas upacara, namun tak memiliki 
keragu-raguan untuk menginginkan kematian seseorang secara tidak sah. 

Ayat ini adalah pusat dari suatu kontroversi mengenai suatu perselisihan kesejarahan yang nampak di antara 
Injil-injil Sinoptik, yang menyatakan bahwa Yesus makan perjamuan Paskah bersama para muridNya (lih. Mat 
26:17; Mar 14:12; Luk 22:1), dan Yohanes, yang menyatakan bahwa hal ini terjadi sehari sebelumnya (Kamis), 
hari persiapan perjamuan tradisional Paskah. 

Ahli buku Yohanes Katolik Romawi yang terkenal, Raymond Brown, membuat komentar ini dalam Jerome 
Biblical Commentary: 

"Jika rentetan peristiwa yang dilaporkan dalam tradisi Syn selalu lebih disukai daripada yang ditulis Jn 
dari sudut pandang 'kesejarahan', perikop berikut ini — laporan dari seorang saksi yang secara pasti 
mengetahui tradisi Syn — menyajikan kesukaran yang tak terpecahkan. Jika, sebaliknya, kita mengakui 
bahwa kesaksian saksi mata yang menjadi dasar dibentuknya Jn seringkah lebih dekat dengan peristiwa 
secara nyata daripada garis besar skematik Syn, perikop berikut ini menjadi makin bisa dimengerti." (hal. 
458). 
Ada juga beberapa kemungkinan dua tanggal yang berbeda untuk merayakan Paskah, hari Kamis dan Jumat. Ada 
pula masalah tambahan yaitu istilah Paskah dapat digunakan untuk perjamuan sehari dan perayaan delapan hari 
(Paskah yang digabung dengan Hari Roti Tak Beragi, lih. Kel 12). 

□ "sebab mereka hendak makan Paskah" Masih ada masalah mengenai hari dari Perjamuan Terakhir. Injil- 
injil Sinoptik sepertinya mengisyaratkan bahwa ini adalah perjamuan Paskah, sementara Yohanes menyatakan 
bahwa itu adalah sehari sebelum perjamuan Paskah resmi (lih. Yoh 19: 14 dan ayat ini). Jawabannya mungkin ada 
dalam kenyataan bahwa istilah Paskah dapat menunjuk pada minggu, perjamuan, ataupun hari Sabat khusus. 

18:29 Allah menggunakan kepribadian Pilatus kurang lebih seperti Ia menggunakan Firaun di Keluaran. Ia 
diangkat menjadi gubernur untuk Yudea di tahun 26 M oleh Kaisar Tiberius. Ia menggantikan Valerius Gratus 
(yang memberhentikan Hanas sebagai Imam Besar). Pontius Pilatus adalah gubernur Romawi ke lima. Ia 
membawahi wilayah kerajaan Arkelaus (anak dari Herodes Agung) yang mencakup Samaria dan Yudea, Gaza dan 
Laut Mati. Sebagian besar informasi mengenai Pilatus berasalh dari tulisan-tulisan Flavius Yosefus. 

221 



TOPIK KHUSUS: PONTIUS PILATE 

I. Dirinya. 

A. Tempat dan tanggal lahirnya tak diketahui 

B. Berasal dari ordo Penunggang Kuda (kelas menengah atas Masyarakat Romawi) 

C. Kawin, namun tak ada anak yang diketahui 

D. Jabatan administrasi sebelumnya (pasti ada beberapa) tidak diketahui 

II. Kepribadiannya. 

A. Dua pandangan berbeda 

1. Filo (Legatio ad Gaium, 299-305) dand Yosefus (Antiq. 18.3.1 dan Perang-perang Yahudi 2.9.2-4) 
menggambarkan dia sebagai seorang diktator yang jahat dan tak berbelas kasihan. 

2. PB (Injil-injil, Kisah) gubernur Romawi yang lemah, dan mudah dibelokkan. 

B. Paul Barnett, Yesus dan Kebangkitan KeKristenan Mula-Mula, hal. 143-148 memberikan suatu penjelasan 
yang masuk akal mengenai dua pandangan ini. 

1. Pilatus tidak dangkat sebagai gubernur di tahun 36 M di bawah Tiberius, yang memihak orang Yahudi 
(lih. Filo, Legatio ad Gaium, 160-161), namun oleh Sejanus, kepala penasehat Tiberius yang anti 
Yahudi. 

2. Tiberius kalah kekuasaan politiknya dari L. Aelius Sejanus, kepala pengawalnya yang menjadi 
kekuasaan yang nyata dibalik tahta dan yang membenci orang Yahudi (Filo, Legatio ad Gaium, 159- 
160). 

3. Pilatus adalah seorang anak didik Sejanus dan mencoba untuk menanamkan kesan kepadanya dengan: 

a. Memasukkan standar-standar Romawi ke dalam Yerusalem (26 M), yang belum pernah dilakukan 
oleh para gubernur lain. Lambang-lambang dari dewa Romawi ini membakar orang-orang Yahudi 
(lih. tulisan Yosefus Antiq. 18.3.1; Perang-perang Yahudi, 2.9.2-3). 

b. mencetak uang logam (29-31 M) yang berukirkan gambar-gambar ibadah Romawi. Yosefus 
berkata bahwa memang bermaksud mencoba untuk menggulingkan adat istiadat dan hukum Yahudi 
(lih. Yosefas, Antiq. 18.4.1-2). 

c. Mengambil uang dar perbendaharaan Bait Suci untuk membangun sebuah terowongan air di 
Yerusalem (lih. Yosefus, Antiq. 18.3.2; Perang-perang Yahudi 2.9.3). 

d. Membunuh beberapa orang Galilea yang sedang mempersembahkan korban di hari Paskah di 
Yerusalem (lih. Luk 13:12). 

e. Memasukkan perisai-perisai Romawi bertuliskan kekafiran kedalam Yerusalem di tahun 31 M. 
Putera Herodes Agung memohon kepadanya untuk memindahkan perisai-perisai tersebut, namun ia 
tidak mau, sehingga mereka menulis surat kepada Tiberius, yang memerintahkan untuk 
memindahkan perisai-perisai tersebut kembali ke Kaisarea di pantai, (lih. Filo, Legatio ad Gaium, 
299-305). 

f. Membantai banyak orang Samaria di gunung Gerizim (36/37 M) sementara mereka mencari obyek- 
obyek sakral agama mereka, yang telah hilang. Hal ini menyebabkan atasan lokal Pilatus 
(Vitellius, Prefect of Syria) untuk memberhentikan dia dari jabatannya dan mengirimnya kembali 
ke Roma (lih. Yosefus, Antiq. 18.4. 1-2). 

g. Sejanus dihukum mati tahun 31 M dan Tiberius dipulihkan menjadi pemegang kuasa politik 
sepenuhnya; oleh karena itu, #a,b,c, and d kemungkinan dilakukan Pilatus untuk mendapatkan 
kepercayaan Sejanus. Nomor e dan f bisa jadi adalah upaya untuk mendapatkan kepercayaan 
Tiberius, namun mungkin justru menjadi senjata makan tuan. 

h. Nyatalah dengan dipulihkannya Kaisar yang pro Yahudi, ditambah suatu surat resmi kepada para 
guberur dari Tiberius untuk bersikap baik kepada orang Yahudi (lih. Filo, Legatio ad Gaium, 160- 
161), kepemimpinan yahudi di Yerusalem mengambil keuntungan dari hilangnya kekebalan politik 
Pilatus terhadap Tiberius dan membelokkannya untuk memerintahkan penyaliban Yesus. Teori dari 
Barnett ini menyatukan ke dua pandangan mengenai Pilatus secara masuk akal 

III. Nasibnya 

A. Ia ditarik kembali dan tiba di Roma tepat setelah kematian Tiberius (37 M). 

B . Ia tidak diangkat kembali . 

C. Kehidupannya tak diketahui lagi setelah ini. Ada banyak teori, namun tak ada fakta yang pasti. 

222 



18:30 "Jikalau Ia bukan seorang penjahat, kami tidak menyerahkan-Nya kepadamu" Ini adalah sebuah 
KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL yang sering disebut "berlawanan dengan fakta." Yesus bukanlah 
seorang penjahat. Ini adalah sebuah keterangan yang tajam kepada Pilatus yang menolak untuk menuruti dakwaan 
keagamaan yang "tidak perlu" dari orang Yahudi 

Kata kerja "menyerahkan" adalah kata yang sama yang biasanya diterjemahkan sebagai "mengkhianati" bila 
diterapkan bagi Yudas (lih. 6:68,71; 12:4; 13:2,11,21; 18:2,5). Istilah ini secara huruflah berarti "menyerahkan 
kepada suatu penguasa" atau "mewariskan suatu tradisi." Dalam hubungannya dengan Yudas, istilah ini telah 
menjadi lebih intensif di antara penterjemah-penterjemah Bahasa Inggris. 

18:31 "Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang" Kepemimpinan Yahudi telah mengutuk Yesus untuk 
penghujatan, namun mereka menggunakan dakwaan pembuat huru-hara untuk membuatNya bisa dihukum oleh 
pemerintah Romawi. Adalah sangat penting bagi para pemimpin Yahudi untuk Yesus bisa disalibkan karena 
Ulangan 21:23. Yesus telah meramalkan hal ini dalam ay 32; 3: 14; 8:28; 12:32,33 & Gal 3:13. 

18:32 "menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati" mengapa para pemimpin Yahudi menginginkan Yesus 
disalib? Nyatalah dalam Kis 7 bahwa mereka menghukum orang karena penghujatan dengan perajaman batu 
dengan segera. Kemungkinan ini berhubungan dengan kutukan Ulahi PL dalam UI 21:22-23. Mulanya hal ini 
merujuk pada penusukan didepan umum setelah kematian, namun para rabi kontemporer menafsirkan ayat ini 
sebagai penyaliban Romawi. Mereka menginginkan Yesus, yangmenganggap diri Mesias, dikutuk oleh Allah. Ini 
adalah rencana Allah untuk penebusan manusia yang jatuh. Yesus Anak Domba Allah, mempersembahkan 
diriNya sebagai suatu tebusan (lih. Yes 53; II Kor 5:21). Yesus menadi "kutuk" bagi kita (lih. Gal 3:13). 



NASKAH NASB (UPDATED): 18:33-38b 

33 Maka kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan, lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada- 
Nya: "Engkau inikah raja orang Yahudi?" 34 Jawab Yesus: "Apakah engkau katakan hal itu dari hatimu 
sendiri, atau adakah orang lain yang mengatakannya kepadamu tentang Aku?" 35 Kata Pilatus: "Apakah 
aku seorang Yahudi? Bangsa-Mu sendiri dan imam-imam kepala yang telah menyerahkan Engkau 
kepadaku; apakah yang telah Engkau perbuat?" 36 Jawab Yesus: "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika 
Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan 
kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini." 37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi 
Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku 
lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; 
setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku." 38 Kata Pilatus kepada-Nya: "Apakah 
kebenaran itu?" (18-38b) Sesudah mengatakan demikian, keluarlah Pilatus lagi mendapatkan orang-orang 
Yahudi dan berkata kepada mereka: "Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya. 



18:33 "gedung pengadilan" Lihat Topik Khusus pada 18:28. 

□ "Engkau inikah raja orang Yahudi" Yesus didakwa berkhianat (lih. Mat 27: 1; Mar 15:2; Luk 23:2 dan Yoh 

19:3,12,15,19-22). 

18:34 "Jawab Yesus: 'Apakah engkau katakan hal itu dari hatimu sendiri, atau adakah orang lain yang 
mengatakannya kepadamu tentang Aku?'" Bila Pilatus menanyakan pertanyaan mengenai kerajaan secara 
politik, Yesus pasti menolaknya. Jika orang Yahudi yang telah mengatakannya, maka ini merujuk pada 
keMesiasan Nya dan Yesus akan meneguhkannya. Pilatus nyata-nyata tidak siap untuk mendiskusikan kerumitan 
pemikiran keagamaan Yahudi (lih. ay 35). 

18:35 Pertanyaan ini mengharap jawaban "tidak". Pilatus sedang menyatakan kemuakannya akan agama Yahudi. 

18:36 "jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan" Ini adalah KALIMAT 
SECOND CLASS CONDITIONAL yang disebut "berlawanan dengan fakta." Ini sharusnya diterjemahkan 

223 



sebagai "Jika kerajaanKu dari dunia ini, padahal bukan, pasti hamba-hambaKu akan melawan, yang kenyataannya 
tidak." Frasa "hamba-hambaKu" dapat menunjuk pada (1) para murid atau (2) para malaikat (lih. Mat 26:53). 

18:37 "Maka kata Pilatus kepada-Nya: 'Jadi Engkau adalah raja?'" Ini adalah ironi ekstrim dari mulut 
lambang penguasa dunia, menghadapi Yesus dan kerajaan rohaniNya. 

□ "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang 
ke dalam dunia ini" Frasa pertama sukar diterjemahkan karena kemenduaannya. Ini merupakan peneguhan 
dengan kualifikasi (lih. Mat 27: 1 1; Mar 15:2; Luk 23:3). Yesus tahu siapa diriNya (dua KATA KERJA PERFECT 
TENSE), dan mengapa Ia datang (lih. Yoh 13: 1,3; Luk 2:49; Mat 16:22ff). Pilatus tidak akan mengerti! 

18:38 "Kata Pilatus kepada-Nya: 'Apakah kebenaran itu?'" Pilatus menanyakan pertanyaan ini namun 
tampaknya pergi sebelum ia menerima jawaban. Pilatus ingin meyakinkan dirinya bahwa Yesus bukanlah 
ancaman bagi peemrintah Roma. Ia melakukan hal ini. Ia kemudian mencoba untuk membebaskan Yesus 
sebagaimana merupakan adat Yahudi jaman itu pada musim Paskah, (lih. ay 39; Mat 27: 15). Yohanes menulis, 
sebagaimana juga Lukas, untuk menunjukkan bahwa keKristenan bukanlah ancaman bagi Kekaisaran Roma. 



NASKAH NASB (UPDATED): 18:38b-40 

38b Sesudah mengatakan demikian, keluarlah Pilatus lagi mendapatkan orang-orang Yahudi dan 
berkata kepada mereka: "Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya. 39 Tetapi pada kamu ada 
kebiasaan, bahwa pada Paskah aku membebaskan seorang bagimu. Maukah kamu, supaya aku 
membebaskan raja orang Yahudi bagimu?" 40 Mereka berteriak pula: "Jangan Dia, melainkan Barabas!" 
Barabas adalah seorang penyamun. 



18:39 "Tetapi pada kamu ada kebiasaan" Hal ini dijelaskan dalam Mat 27: 15 dan Luk 23: 17. 

18:40 "Mereka berteriak pula: 'Jangan Dia, melainkan Barabas'" Memang ironis bahwa Barabas tampaknya 
merupakan seorang anggota partai zelot, yang oleh karenanya bersalah atas dakwaan yang dituduhkan kepada 
Yesus (lih. Mar 15:7; Luk 23:19,25). Orang-banyak ini nampaknya telah menunggu di sana untuk mendukung 
pahlawan rakyat lokal mereka. Para penguasa Yahudi hanya mengambil kesempatan ini untuk meyakinkan 
penghukuman kepada Yesus (lih. Mar 15:11). 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa Yesus pergi ke tempat yang Ia tahu akan dapat ditemukan oleh Yudas? 

2. Mengapa Yohanes tidak membahas penderitaan Yesus di Getsemani? 

3 . Mengapa kaum Sanhedrin membawa Yesus kepada Pilatus? 

4. Mengapa urutan peristiwa antara Yohanes dan Sinoptik sedemikian membingungkan? 

5 . Mengapa Yohanes menggambarkan Pilatus sebagai mencoba membebaskan Yesus? 



224 



YOHANES 19 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Yesus Dipidana Mati 


Para Prajurit Mengolok 
Yesus 




Yesus Dipidana Mati 


Yesus Dihadapan Pilatus 


(18:38b-19:16a) 




(18:38b-19:7) 


(18:38b-19:16) 


(18:28-19:11) 


18:38b-19:7 


19:1-4 


18:38b-19:7 


18:40-19:3 


18:33-19:3 




Keputusan Pilatus 




19:4-5 


19:4-7 




19:5-16 




19:6a 
19:6b 
19:7 




19:8-12 




19:8-12 


19:8-9a 
19:9b-10 
19:11 
19:12 


19:8-11 

Yesus Dihukum Mati 
19:12-16a 


19:13-16a 




19:13-16a 


19:13-14 

19:15a 

19:15b 

19:15c 

19:16 




Penyaliban Yesus 


Sang Raja di atas Salib 




Yesus Disalib 


Penyalban 


19:16b-22 


19:17-24 


19:16b-25a 


19:16b-21 
19:22 


19:16b-22 

Baju Yesus Dibagi-bagi 


19:23-27 


Lihatlah IbuMu 




19:23-24 


19:23-24 

Yesus dan IbuNya 




19:25-27 


19:25b-27 


19:25-26 
19:27 


19:25-27 


Kematian Yesus 


Sudah Selesai 




Kematian Yesus 


Kematian Yesus 


19:28-30 


19:28-30 


19:28-30 


19:28 
19:29-30a 


19:28 
19:29-30 



225 









19:30b 




Penikaman Lambung 


Lambng Yesus Ditikam 




Lambung Yesus Ditikam 


Lambung yang Tertikam 


Yesus 










19:31-37 


19:31-37 


19:31-37 


19:31-37 


19:31-37 


Penguburan Yesus 


Yesus Dikubur di Kuburan 
Yusuf 




Penguburan Yesus 


Penguburan 


19:38-42 


19:38-42 


19:38-42 


19:38-42 


19:38-42 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 19:1-7 

'Lalu Pilatus mengambil Yesus dan menyuruh orang menyesah Dia. 2 Prajurit-prajurit menganyam 
sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. Mereka memakaikan Dia jubah ungu, 3 dan 
sambil maju ke depan mereka berkata: "Salam, hai raja orang Yahudi!" Lalu mereka menampar muka- 
Nya. 4 Pilatus keluar lagi dan berkata kepada mereka: "Lihatlah, aku membawa Dia ke luar kepada kamu, 
supaya kamu tahu, bahwa aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya." 5 Lalu Yesus keluar, 
bermahkota duri dan berjubah ungu. Maka kata Pilatus kepada mereka: "Lihatlah manusia itu!" 6 Ketika 
imam-imam kepala dan penjaga-penjaga itu melihat Dia, berteriaklah mereka: "Salibkan Dia, salibkan 
Dia!" Kata Pilatus kepada mereka: "Ambil Dia dan salibkan Dia; sebab aku tidak mendapati kesalahan 
apapun pada-Nya." 7 Jawab orang-orang Yahudi itu kepadanya: "Kami mempunyai hukum dan menurut 
hukum itu Ia harus mati, sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak Allah." 



19:1 "Pilatus menangkap Yesus dan mencambukiNya" Urutan waktu pencambukan ii tidak pasti. Semua 
tahanan yang dihukum salib dicambuk lebih dahulu. Ini adalah suatu pengalaman yang brutal yang menyebabkan 
banyak orang yang mati karenanya. Namun demikian, dalam konteks, Pilatus sepertinya memerintahkan 
pencambukan Yesus untuk mendapatkan simpati untuk maksud bisa membebaskan Dia (lih. Luk 23:16,22; Yoh 
19: 12). Ini mungkin adalah penggenapan nubuatan Yesaya 53:5. 

Pencambukan Romawi adalah suatu hukuman brutal dan sangat menyakitkan yang disediakan bagi orang 
bukan Romawi. Sebuah cambuk dari tali kulit dengan pecahan tulang atau logam yang diikatkan di ujungnya 



226 



digunakan untuk memukuli seseorang yang dibungkukkan dengan tangan terikat pada suatu pasak yang pendek. 
Jumlah pukulannya tidak dikatakan. Hal ini umumnya dilakukan sebelum penyaliban, (lih. Livy XXXIII: 3 6). 

19:2 "Prajurit-prajurit menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya." Secara 
tradisional ini telah dipikirkan sebagai suatu cara penyiksaan dengan menekan duri-duri kedalam kening Yesus. 
Namun Demikian, ada kemungkinan bahwa ini adalah mahkota berbentuk cahaya bersinar yang dibuat dari daun 
palma, yang merupakan satu lagi cara mengolok Yesus sebagai raja. (lih. Mat 27:27-31; Mar 15:15-20). Kata 
Yunani "mahkota" {stephanos) digunakan untuk karangan bunga bagi juara atletik atau sebuah rangkaian daun 
salam yang digunakan oleh Kaisar. 

"memakaikan Dia jubah ungu" Ungu adalah tanda kerajaan, zat pewarnanya sangatlah mahal, karena terbuat 
dari suatu kulit/tempurung kerang. Merah menyala adalah warna jubah petugas Romawi. Zat pewarna merah ini 
dibuat dari sisik serangga yang ditemukan pada pohon Oak. Jubah ini adalah singgungan kepada jubah ungu 
kebesaran kerajaan namun dalam kenyataannya ini kemungkinan adalah mantel merah pejabat Romawi yang telah 
luntur (lih. Mat 27: 18). 



19:3 

NASB "dan sambil maju ke depan mereka berkata" 

NKJV "kemudian mereka berkata" 

NRSV "Mereka terus mendatangi Dia dan berkata" 

TEV "dan datang kepadaNya dan berkata" 

NJB "Mereka terus datang kepadaNya dan berkata" 

Ini adalah BENTUK-BENTUK KALIMAT IMPERFECT. Tampaknya prajurit-prajurit melakukannya satu 
demi satu. Pengolok-olokan ini lebih menghina orang Yahudi pada umumnya daripada Yesus pada khususnya. 
Kemungkinan Pilatus mengingini hal ini untuk menarik simpati bagi Yesus, namun hal ini tidak berhasil. 

"Lalu mereka menampar wiMAa-Nya" Kata ini mulanya berarti "memukul dengan tongkat" namun ini 
digunakan untuk "menampar dengan tangan terbuka." Ini mungkin adalah suatu tindakan olok-olok dari suatu 
penghormatan kepada raja lebih daripada suatu pemukulan muka secara brutal. 

19:4 

NASB "aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya" 

NKJV "aku tak menemukan kesalahan apapun pada-Nya" 

NRSV "aku tak menemukan perkara untuk melawan Dia" 

TEV "aku tak dapat menukan alasan apapun untuk menghukum Dia" 

NJB "aku tak dapat menemukan perkara melawan Dia" 

Satu dari maksud Yohanes adalah untuk menunjukkan bahwa keKristenan bukanlah suatu ancaman bagi 
pemerintahan Romawi atau pra pejabatnya. Yohanes mencatat bahwa Pilatus mencoba untuk membebaskan Yesus 
beberapa kali (lih. 18:38; 19:6,12). 

19:5 Yesus yang (1) didandan sebagai seorang raja pura-pura dan (2) sedemikian parahnya dipukuli adalah upaya 
Pilatus untuk menunjukkan sifat bodoh yang tak masuk akal dakwaan penghasutan dari para pemimpin Yahudi. 
Bagi Yohanes ini mungkin juga merupakan singgungan terhadap Zak 6: 12. 

19:6 "berteriaklah mereka: 'Salibkan Dia, salibkan Dia!'" Alasan para pemimpin Yahudi menginginkan 
Yesus disalib adalah supaya kutukan dari UI 21:23 menjadi berlaku. Ini adalah satu alasan mengapa Paulus 
kemungkinan mempunyai keraguan sedemikian besar mengenai Yesus dari Nazaret sebagai Mesias Allah. Namun 
demikian, kita elajari dai Gal 3:13 bahwa Yesus menanggung kutuk kita di kayu salib (lih. Kol 2: 14). 

□ "aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya" Pilatus mengatakan hal ini tiga kali (lih. 18:38; 19:4). 



227 



19:7 "Ia harus mati, sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak Allah" Yesus memang mengklaim sebagai 
satu dengan Allah, yaitu Anak Nya. Orang Yahudi yang mendengar pernyataan-pernyataanNya dan mengerti 
masudnya tidak memiliki keraguan Ia mengklaim diri Ulahi (lih. 5:18; 8:53-59; 10:33). Dakwaan sesungguhnya 
orang Yahudi terhadap Yesus adalah penghujatan (lih Mat 20:6,65). Dakwaan penghujatan ini hukumannya ialah 
dirajam batu (lih. Im 24: 16). 



NASKAH NASB (UPDATED): 19:8-12 

8 Ketika Pilatus mendengar perkataan itu bertambah takutlah ia, 9 lalu ia masuk pula ke dalam gedung 
pengadilan dan berkata kepada Yesus: "Dari manakah asal-Mu?" Tetapi Yesus tidak memberi jawab 
kepadanya. 10 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Tidakkah Engkau mau bicara dengan aku? Tidakkah 
Engkau tahu, bahwa aku berkuasa untuk membebaskan Engkau, dan berkuasa juga untuk menyalibkan 
Engkau?" u Yesus menjawab: "Engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu 
tidak diberikan kepadamu dari atas. Sebab itu: dia, yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar 
dosanya." 12 Sejak itu Pilatus berusaha untuk membebaskan Dia, tetapi orang-orang Yahudi berteriak: 
'Jikalau engkau membebaskan Dia, engkau bukanlah sahabat Kaisar. Setiap orang yang menganggap 
dirinya sebagai raja, ia melawan Kaisar.' 



19:8 "Ketika Pilatus mendengar perkataan itu bertambah takutlah ia" Istri Pilatus telah memperingatkannya 
tentang Yesus (lih. Mat 27:19), dan kini para pemimpin Yahudi megklaim bahwa Ia telah menyatakan bahwa 
Dirinya adalah Anak Allah. Pilatus, percaya pada takhayul, menjadi takut. Adalah hal yang cukup lazim bagi 
dewa-dewa orang Yunani dan Romawi untuk mengunjungi manusia dalam bentuk manusia. 

19:9 Pilatus pasti ingat jawaban Yesus (lih. 18:37)! Beberapa melihat hal ini sebagai penggenapan Yes 53:7. 

19:10 "aku... berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?" Pilatus menyatakan bahwa ia memiliki kekuasaan 
politik atas kehidupan dan kematian, namun dihadapan suatu gerombolan yang sukar dikendalikan ini ia 
melepaskan haknya ini kepada kehendak mereka. 

19:11 "Engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan 
kepadamu dari atas" Ini adalah sebuah KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL yang disebut 
"berlawanan dengan fakta." Yesus tidak takut pada Pilatus. Ia tahu siapa DiriNya dan mengapa Ia datang! Alkitab 
menyatakan bahwa Allah ada di balik semua penguasa manusia (lih. Rom 13:1-7). 

"dia, yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya" Awalnya membaca ini sepertinya menunjuk 
pada Yudas Iskariot (lih. 6:64,71; 13:11) namun kebanyakan komentator percaya ini menunjuk pada Kayafas, 
yang secara resmi menyerahkan Yesus kepada orang Romawi. Frasa ini bisa dimengerti secara kolektif sebagai 
merujuk pada (1) para pemimpin Yahudi atau (2) bangsa Yahudi. 

19:12 "Pilatus berusaha untuk membebaskan Dia" Ini adalah sebuah IMPERFECT TENSE yang berarti 
tindakan berulang-ulang di masa lalu. Ia telah mencoba beberapa kali. 

□ "Jikalau engkau membebaskan Dia, engkau bukanlah sahabat Kaisar" Ini adalah sebuah KALIMAT 
THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kemungkinan tindakan. Para pemimpin Yahudi mengancam untuk 
melaporkan Pilatus kepada atasannya di Roma jika ia tidak mengikuti kemauan mereka dan menghukum mati 
Yesus. Frasa "sahabat Kaisar" adalah ungkapan yang mencerminkan suatu sebutan kehormatan yang 
dianugerahkan oleh Kaisar Roma (mulai dari Augustus atau Vespasian). 

Kaisar adalah gelar dari Raja Romawi. Berasal dari Kaisar Yulius dan dipakai oleh Agustus. 



NASKAH NASB (UPDATED): 19:13-16 

13 Ketika Pilatus mendengar perkataan itu, ia menyuruh membawa Yesus ke luar, dan ia duduk di 
kursi pengadilan, di tempat yang bernama Litostrotos, dalam bahasa Ibrani Gabata. 14 Hari itu ialah hari 
persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: "Inilah rajamu!" 

228 



Maka berteriaklah mereka: "Enyahkan Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!" Kata Pilatus kepada 
mereka: "Haruskah aku menyalibkan rajamu?" Jawab imam-imam kepala: "Kami tidak mempunyai raja 
selain dari pada Kaisar!" 16 Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan. 



19:13 "Ketika Pilatus mendengar perkataan itu, ia menyuruh membawa Yesus ke luar, dan ia duduk di 
kursi pengadilan" Naskah ini tidak menjelaskan siapa duduk di kursi pengadilan. Baik terjemahan Williams dan 
Goodspeed menyatakan bahwa itu adalah Yesus Sendiri, didudukkan di sana untuk mengolok-olok sebagai Raja 
orang Yahudi. Namun demikian, konteksnya mengisyaratkan Pilatus, yang akan memberikan keputusan 
pengadilan. 

□ 

NASB, NKJV, 

NJB "bernama Litostrotos namun dalam bahasa Ibrani, Gabata" 

NRSV "bernama Litostrotos, dalam bahasa Ibrani Gabata" 

TEV "bernama 'Litostrotos,' dalam bahasa Ibrani 'Gabata'" 

Penggunaan kata-kata Ibrani/Aram dengan definisinya menunjukkan bahwa para pendengar/pembaca 
Yohanes adalah orang Non Yahudi (lih. ay 17). Litostrotos (hamparan batu) adalah tempat pengumuman hukum 
Romawi. Istilah Aramnya Gabata berarti "susunan panggung batu." 

19:14 "Hari itu ialah hari persiapan Paskah" Ada perbedaan yang nyata antara penanggalan dari Injil Sinoptik 
dan penanggalan dari Yohanes. Dalam Sinoptik, Yesus melakukan perjamuan Paskah bersama murid-murid 
sebelum penangkapanNya (lih. Mar 15:42), namun dalam Yohanes perjamuan itu terjadi di Hari Persiapan 
sebelum Perayaan. Lihat catatan pada 18:28. 

□ "kira-kira jam dua belas" Kronologi pengadilan Yesus dihadapan Pilatu dan penyalibanNya adalah: 

Matius Markus Lukas Yohanes 



Vonis Pilatus 



Pk 12 siang 
19:14 



Penyaliban 



Pk 9 Pagi 
15:25 



Kegelapan 



Pk 12-3 Siang 

27:45 



Pk 12-3 Siang 
15:33 



Pk 12-3 Siang 
23:44 



Yesus Berseru Pk 3 Siang Pk 3 Siang 

27:46 15:34 

Ketika penunjukan waktu ini diperbandingkan, dua pilihan penafsiran timbul: (1) semuanya sama. Yohanes 
menggunakan waktu Romawi, menghitung dari jam 12 malam. (lih. Gleason L. Archer, Ensiklopedia Kesukaran- 
kesukaran Alkitab, hal. 364), sementara Sinoptik menggunakan waktu Yahudi, menghitung dari jam 6 pagi. (2) 
Yohanes menyatakan waktu yang lebih siang untuk penyaliban Yesus yang akan menjadi satu lagi contoh 
perbedaan di antara Injil Sinoptik dan Yohanes. Sepertinya dari Yoh 1:39 dan 4:6, ia menggunakan waktu Yahudi 
dan bukan waktu Romawi (lih. M. R. Vincent, Kajian Kata-kata, Vol. 1, hal. 403). 

Penunjukan waktu ini mugkin bersifat simbolis dalam semua Injil karena waktu-waktu ini berhubungan 
dengan (1) waktu korban harian di Bait Suci (9 pagi dan 3 siang lih. Kis 2: 15; 3: 1) dan (2) tepat tengah hari adalah 
waktu secara tradisi untuk membunuh Domba Paskah pada tanggal Nisan 14. Alkitab, sebagai kitab timur kuno, 
tidak berfokus pada kronologiseperti catatan-catatan kesejarahan barat moderen. 

□ "Inilah Rajamu" Seperti ay 5 yang mungkin adalah singgungan kepada Zak 6:12, frasa ini mungkin adalah 
singgungan pada Zak 9:9 



229 



19:15 "Enyahkan Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!" Frasa ini memiliki tiga buah AORIST ACTIVE 
IMPERATIVE. Akar kata "menyalibkan" berarti "menaikkan" atau "meninggikan"; ini mungkin adalah satu dari 
double entendres Yohanes (lih. 3:14; 8:28; 12:32). 

□ "Jawab imam-imam kepala: "Kami tidak mempunyai raja selain dari pada Kaisar!" Sungguh 
mencengangkan ironi ini. Para pemimpin Yahudi ini bersalah karena penghujatan, yaitu dakwaan yang 
dituduhkan kepada Yesus. Dalam PL hanya Aliahlah Raja dari UmatNya (lih. I Sam 8). 

□ "mereka" Dalam Mat 27:26-27 dan Mar 15:15-16 kata ganti ini menunjuk pada tentara-tentara Romawi. 
Dalam Yohanes kesimpulannya mungkin adalah bahwa Pilatus menyerahkan Yesus kepada permintaan dari para 
pemimpin Yahudi dan gerombolan orang banyak tersebut. 



NASKAH NASB (UPDATED): 19:17-22 

17 Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam 
bahasa Ibrani: Golgota. 18 Dan di situ Ia disalibkan mereka dan bersama-sama dengan Dia disalibkan juga 
dua orang lain, sebelah-menyebelah, Yesus di tengah-tengah. 19 Dan Pilatus menyuruh memasang juga 
tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: "Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi." 20 Banyak orang 
Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata- 
kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani. 21 Maka kata imam-imam kepala 
orang Yahudi kepada Pilatus: "Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia mengatakan: 
Aku adalah Raja orang Yahudi." 22 Jawab Pilatus: "Apa yang kutulis, tetap tertulis." 



19:17 "memikul salib-Nya" Bentuk salib di abad pertama Palestina tidaklah pasti; bisa menyerupai huruf besar 
T, huruf kecil t, atau seperti X. kadang-kadang beberapa tahanan disalibkan pada sebuah tiang kayu. Apapun 
bentuknya, tahanan yang dihukum, yang baru saja dicambuki, haru memikul bagian dari kayu salib tersebut ke 
lokasi penyaliban (lih. Mat 27:22; Mark 15:21; Luk 14:27; 23:26). 

□ "Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota" Arti tepatnya dari frasa ini tidak pasti. Istilah 
Ibrani/Aramnya tidak menunjuk pada suatu bukit yang tampak seperti sebuah tengkorak, namun kepada suatu 
bukit kecil yang gundul yang terletak di jalan utama ke Yerusalem. Orang Romawi menyalibkan sebagai suatu 
pencegahan pemberontakan. Arkeologi moderen tidak bisa memastikan lokasi tepatnya tembok kuno dari kota ini. 
Yesus dibunuh di luar tembok kota. 

19:18 "di situ Ia disalibkan" Tak satupun dari Injil menjelaskan rincian secara fisik dari penyaliban Romawi. 
Orang Romawi mempelajarinya dari orang Kartagena, yang mempelajarinya dari orang Persia. Bahkan bentuk 
tepat dari salib itu sendiri tidak pasti. Namun demikian, kita tahu bahwa ini adalah suatu kematian yang brutal dan 
tak mudah dilupakan! Cara ini telah dikembangkan untuk membuat orang tetap hidup dalam kesakitan untuk 
beberapa hari. Kematian biasanya terjadi akibat sesak nafas karena kurangnya oksigen dalam darah. Hukuman ini 
dimaksudkan untuk mencegah terjadinya pemberontakan terhadap Roma. 

□ "dua orang lain" Ini menggenapi nubuatan Yes 53:9, dicatat dalam Mat 27:38; Mar 15:27; dan Luk 23:33. 

19:19 "Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu" Pilatus mungkin menulis tangan 
tulisan ini (titlori) dan orang lain menuliskannya di sebuah papan. Matius menyebutnya "dakwaan" (aitian, lih. 
Mat 27:37) dan Markus dan Lukas menyebutnya tulisan/inskripsi (epigrapho, lih. Mar 15:26; Luk 23:28). 

19:20 "kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani" Menarik untuk dicatat 
variasi di antara Injil-injil mengenai apa tepatnya bunyi tulisan yang dipasang di atas kepala Yesus di salib. 

1. Mat 27:37- "Inilah Yesus, Raja Orang Yahudi" 

2. Mar 15:26- "Raja Orang Yahudi" 

3 . Luk 23 : 3 8 - "Inilah Raj a Orang Yahudi" 

4. Yoh 19: 19 - 'Yesus, Orang Nazaret, Raja Orang Yahudi" 

230 



Masing-masiong berbeda, namun pada dasarnya sama. Ini benar untuk kebanyakan variasi rincian kesejarahan di 
antara Injil-injil. Tiap penulis mencatat ingatannya dalam cara yang sedikit berbeda, namun mereka masih 
merupakan catatan saksi mata yang sama. 

Pilatus bermaksud menjengkelkan para pemimpin Yahudi dengan menaruh gelar yang mereka takutkan pada 
salib Yesus (lih. ay 21-22). 

19:22 "Apa yang kutulis, tetap tertulis" Ada dua KATA KERJA PERFECT TENSE yang menekankan 
kelengkapan dan hasil akhir mengenai apa yang telah dituliskan. 



NASKAH NASB (UPDATED): 19:23-24 

23 Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya 
menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian — dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu 
tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja. 24 Karena itu mereka berkata seorang kepada 
yang lain: "Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi 
untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis 
dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas 
jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu. 



19:23 "membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian" Para prajurit mengundi 
pakaian Yesus. Ini menunjuk pada pakaian luar Nya saja. Tidak pasti bagaimana pakaian Yesus bisa dibagi empat. 
Ini pasti menunjuk pada sepatu, selendang doa (tallith), ikat pinggang, dan mantel luarNya. Tidak jelas juga 
apakah Yesus memakai tudung kepala. Orang-orang Yahudi akan merasa tersinggung dengan ketelanj angan total. 
Ini adalah satu lagi penggenapan nubuatan yang dikutip dalam ay 24 (lih. Maz 22: 18). 

□ "jubah" Jubah luar Yesus dirujuk sebagai kata JAMAK himatia. Jubah dalam yang panjang Nya, yang 
dipakai langsung, adalah yang disebut jubah (chiton). Perbedaan diantara hal ini dapat dilihat dalam Mat 5:40 dan 
Luk 6:29. Dorkas membuat kedua bagian pakaian ini (lih. Kis 9:39). Orang Yahudi abad pertama nampaknya 
mengenakan suatu tambahan pakaian dalam yang disebut kain pinggang. Yesus tidak ditelanjangi sepenuhnya. 



NASKAH NASB (UPDATED): 19:25-27 



25 



Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria 



26 T 



Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia 
kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!" "Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" 
Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. 



19:25 "Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria 
Magdalena" Ada banyak diskusi mengenai apakah ada empat atau tiga nama di sini. Mungkin saja ada empat 
nama karena tak akan ada dua saudara yang sama-sama bernama Maria. Saudara dari Maria, Salome, disebutkan 
dalam Mar 15:40 dan Mat 27:56. Jika ini benar, maka ini akan berarti bahwa Yakobus, Yohanes, dan Yesus 
adalah bersepupu. Sebuah tradisi abad kedua (Hegesippus) mengatakan bahwa Klopas adalah saudara dari Yusuf. 
Maria Magdalena adalah orang yang darinya Yesus mengusir tujuh iblis, dan orang yang pertama yang dipilihNya 
untuk menampakkan diri setelah kebangkitan (lih. 20: 1-2; 1 1-18; Mar 16:1; Luk 24: 1-10). 

TOPIK KHUSUS: WANITA- WAITA YANG MENGIKUT YESUS 

A. Penyebutan pertama mengenai wanita-wanita pengikut Yesus yang membantuNya dan kelompok Kerasulan 
ialah Luk 8:1-3. 
1 . Maria, yang disebut Magdalena (ay 2) 

a. Mat 27:56,61; 28:1 

b. Mar 15:40,47; 16:1,9 

c. Luk 8:2; 24:10 

d. Yoh 19:25; 20:1,11,16,18 

231 



2. Yohana, istri Khuza (bendahara Herodes, ay 3) is listed also in Luke 24: 10 

3. Susana(ay3) 

4. "dan wanita-wanita lain yang melayani dengan kekayaan mereka" (v. 3) 

B . Suatu kelompok wanita yang disebutkan ada pada saat penyaliban 

1 . Daftar dari Matius 

a. Maria Magdalena (27:56) 

b. Maria ibu Yakobus dan Yosefus (27:56) 

c. ibu dari anak-anak Zebedeus (27:56) 

2. Daftar dari Markus 

a. Maria Magdalena (25 :40) 

b. Maria ibu Yakobus dan Yoses (15:40) 

c. Salome (15:40) 

3 . Lukas hanya mengatakan, "para wanita yang menyertai Dia dari Galilea" (23 :49) 

4. Daftar Yohanes 

a. Maria, ibu Yesus (19:25) 

b. Saudara ibuNya (19:25) 

c. Maria dari Klopas [KJ, Kleopas, ini bisa berarti istri Klopas atau anak perempuan Klopas] (19:25) 

d. Maria Magdalena (19:25) 

C. Sekelompok wanita disebutkanmendatangi tempat penguburan Yesus 

1. Daftar Matius 

a. Maria Magdalena (27:61) 

b. Maria yang lain (27:61) 

2. Daftar Markus 

a. Maria Magdalena (15:47) 

b. Maria ibu Yoses (15:47) 

3. Lukas hanya mengatakan, "para wanita yang telah datang bersama Dia dari Galilea" (23:55) 

4. Yohanes tidak memiliki catatan tentang wanita yang mengunjungi kuburan 

D. Sekelompok wanita yang datang ke kubiran hari Minggu dini hari 

1. Daftar Matius 

a. Maria Magdalena (28:1) 

b . Maria yang lain (2 8 : 1 ) 

2. Daftar Markus 

a. Maria Magdalena (16:1) 

b . Maria ibu Yahobus (16:1) 

c. Salome (16:1) 

3 . Daftar Lukas 

a. "mereka datang ke kuburan" (24: 1-5,24) 

( 1 ) Maria Magdalena (24 : 1 0) 

(2) Johana(24:10) 

(3) Maria ibu Yakobus (24: 10) 

4. Yohanes hanya menyebutkan Maria Magdalena (20: 1,11) 

E. Wanita-wanita yang disebutkan ada di ruangan loteng (Kis 1:14) 

1. "para wanita" (1:14) 

2. Maria ibu Yesus (1:14) 

F. Apa tepatnya hubungan antara para wanita dalam daftar-daftar berbeda ini tidak pasti. Maria Magdalena 
secara nyata memiiki peran yang menonjol. Suatu artikel yang bagus mengenai "para wanita" dalam 
kehidupan dan pelayanan Yesus didapati dalam Kamus Yesus dan Injil-injil terbitan IVP, hal. 880-886. 

19:26 "murid yang dikasihi-Nya" Berhubung Yohanes tidak disebutkan namanya dalam Injil ini, banyak yang 
beranggapan ini adalah caranya mengidentifikasikan dirinya (lih. 13:23; 19:26; 21:7,20). Dalam tiap frasa ini ia 
menggunakan kata agapao, namun dalam 20:2 ia menggunakan frasa yang sama namun dengan phileo. Istilah ini 

232 



bersinonim dalam Yohanes; bandingkan 3:35, agapao and 5:20, phileo, di mana keduanya menunjuk pada kasih 
Bapa kepada Anak. 

19:27 "Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya" Ini tidak harus berarti bahwa 
Yohanes segera membawa Maria ke rumahnya, walaupun ini mungkin diisyaratkan oleh fakta bahwa Maria tidak 
disebutkan bersama dengan para wanita lain dalam Mat 27:56 dan Mar 15:40. Tradisi mengatakan bahwa 
Yohanes memelihara Maria sampai pada kematiannya dan kmudian ia pindah ke Asia Kecil (khususnya Efesus) di 
mana ia mempunya pelayanan yang panjang dan berhasil. Adalah karena desakan dari para tua-tua di Efesuslah 
maka Yohanes, yang sudh lanjut umurnya, menuliskan ingatannya akan kehidupan Yesus (yaitu Injil Yohanes). 



NASKAH NASB (UPDATED): 19:28-30 

28 Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia — supaya genaplah 
yang ada tertulis dalam Kitab Suci — :"Aku haus!" 29 Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka 
mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu 
mengunjukkannya ke mulut Yesus. 30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah 
selesai." Lalu Ia menundukkan kepala- Nya dan menyerahkan nyawa-Nya. 



19:28 "karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia — supaya genaplah yang ada 
tertulis dalam Kitab Suci — :'Aku haus!'" Secra sintaksis ini tidak jelas apakah kata Kitab Suci yang disebutkan 
ini menunjuk pada frasa "Aku haus" atau "segala sesuatu telah selesai." Jika ini diambil secara tradisional, maka 
"Aku haus" adalah rujukan pada Maz 69:21. 

19:29 "Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam" Ini adalah anggur yangmurah, anggur yang asam. Anggur 
ini adalah untuk para tentara maupun yang disalibkan. Mereka diberikan sedikit cairan untuk membuat penyaliban 
bertahan lebih lama. 

□ "anggur asam" Ini secara huruflah adalah "cuka." Ini adalah minuman dari orang miskin. Perhtikan bahwa 
Yesus tidak mau meminum anggur obat yang ditawarkan kepadaNya oleh wanita-wanita Yerusalem (lih. Mar 
15:23; Mat 27:34). Kemungkinan alasan ditrimaNya minuman ini adalah untuk menggenapi Maz 22: 15. Ia terlalu 
terpanggang untuk bisa berbicara dan Ia memiliki satu hal lagi untuk dikatakan. 

□ "pada sebatang hisop" Beberapa melihat ini sebagai suatu penggunaan simbolis dari suatu tanaman khusus 
yang digunakan untuk ibadah Paskah (lih. Kel 12:22). Orang lain percaya bahwa ada suatu korupsi penyalinan 
naskah kuno dari kata ini dan mulanya kata ini berarti "lembing," "tombak," atau "tongkat" (lih. NEB tetapi REB 
mengembalikannya ke hisop). Mat 27:48 dan Mar 15:36 menulis "tongkat." 

Alasan banyak orang melihat peribahan dalam penyalinan di sini adalah karena tanaman hisop tidak memliki 
batang yang panjang (hanya 60 sampai 120 cm), tetapi harus diingat bahwa salib tidak juga didirikan sedemikian 
tingi di atas tanah. Gambar-gambar tradisional kita mengenai salib yang tinggi mungkin adalah kesalah- 
mengertian kita akan 3:14. Kaki Yesus mungkin hanya antara 30 atau 60 cm dari tanah. 

19:30 "Sudah selesai" Ini adalah sebuah PERFECT PASSIVE FNDICATIVE. Dari Injil-injil Sinoptik kita 
pelajari bahwa Ia menyerukan hal ini dengan suara keras (lih. Mar 15:37; Luk 23:46; Mat 27:50). Ini menunjuk 
pada karya paripurna penebusan. Bentuk kata ini (telos) dalam naskah papirus Mesir adalah ungkapan komersial 
untuk "dibayar lunas." 

□ "Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya" Frasa "menundukkan kepalaNya" 
adalah ungkapan dari "jatuh tertidur." KematianYesus adalah suatu saat yang tenang bagiNya. Kesimpulanya 
adalah dalam kematian aspek rohani seseorang dipisahkan dari aspek jasmaninya. Ini sepertinya menuntut suatu 
status penanggalan tubuh bagi orang percaya diantara hari kematian dan kebangkitan (lih. II Kor 5; I Tes 4: 13-18). 

Injil paralelnya dalam Mar 15:37 dan Luk 23:46 menuliskan "Ia menghmbuskan nafas terakhir." Kata Ibrani 
untuk "roh" dan "bernafas" adalah sama. NafasNya yang terakhir dipandang sebagai rohNya meninggalkan tubuh 
(lih. Kej 2:7). 

233 



NASKAH NASB (UPDATED): 19:31-37 

31 Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung 
pada kayu salib — sebab Sabat itu adalah hari yang besar — maka datanglah orang-orang Yahudi kepada 
Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya 
diturunkan. 32 Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki 
orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus; 33 tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus 
dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, 34 tetapi seorang dari antara 
prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air. 35 Dan 
orang yang melihat hal itu sendiri yang memberikan kesaksian ini dan kesaksiannya benar, dan ia tahu, 
bahwa ia mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya. 36 Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah 
yang tertulis dalam Kitab Suci: "Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan." 37 Dan ada pula nas yang 
mengatakan: "Mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam." 



19:31 "supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib" Orang Yahudi 
sangat peduli dengan mayat-mayat yang dalam upacara menjadi polusi bagi tanah itu. (lih. UI 21:23), khususnya 
pada hari Sabat Kudus yang Penting, yaitu Paskah. 

□ "(sebab Sabat itu adalah hari yang besar)" Ini telah ditafsirkan dalam dua cara: (1) Perjamuan Paskah 
dengan Sabat bertemu pada tahun tersebut (Orang Yahudi menggunakan kalender bulan) atau (2) Hari Raya Roti 
Tak Beragi bersamaan dengan Sabat di tahun tersebut. Hari Raya Paskah dan Roti Tak Beragi (lih. Kel 12) telah 
menjadi suatu perayaan delapan hari. 

□ "supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan" Nampaknya kejadian ini 
terjadi sebelumnya. Suatu palu yang besar digunakan untuk mematahkan kaki orang-orang yang disalibkan. 
Penyaliban biasanya menyebabkan kematian akibat sesak nafas karena kurangnya oksigen dalam darah. 
Mematahkan kaki hampir segera menyebabkan kesesakan nafas tersebut karena orang tersebut tak dapat 
mendorong badannya ke atas dengan kakinya untuk bernafas. 

19:33 "melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya" Ini mungkin juga merupakan 
nubuatan yang digenapkan kembali ke Kel 12:46; Bil 9: 12 dan Maz 34:20. 

19:34 "seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir 
keluar darah dan air" Ini adalah suatu rincian medis dari saksi mata yang menunjukkan bahwa Ia sungguh- 
sungguh mati dan dengan itu menyatakan kemanusiaan penuh dari Yesus Sang Mesias. Injil Yohanes dan juga I 
Yohanes ditulis di jaman bertumbuhnya paham gnostisisme yang meneguhkan keTuhanan Yesus namun menolak 
kemanusiaanNya. 

Orang lain telah mencoba untuk menafsirkannya sebagai suatu singgungan pada dua peraturan yaitu 
Perjamuan Kudus dan Baptisan, namun ini hanyalah suatu cerita saja 

19:35 Ayat ini adalah komentar Yohanes, yang merupakan satu-satunya saksi mata dari semua peristiwa (1) 
pengadilan malam, (2) pengadilan Romawi; dan (3) penyaliban. Komentar mengenai kematian Yesus ini 
berparalel dengan 20:30-31, yang menunjukkan maksud penginjilan dari Injil (lih. 21:24). LIHAT Topik Khusus: 
Saksi-saksi Yesus pada 1:8. 

Ada suatu variasi naskah Yunani dalam kata kerja dari anak kalimat terakhir. Beberapa naskah memiliki 
PRESENT TENSE dan beberapa AORIST TENSE. Jika ini aslinya suatu AORIST, ini berfokus pada orang 
tidak percaya, sebagaimana ayat 20:30-31. Namun demikian, jika ini PRESENT maka hal ini berfokus padap 
melanjutkan dan membangun iman. Injil Yohanes sepertinya diarahkan kepada kedua kelompok ini. 

19:36 Ini mungkin adalah singgungan pada Domba Paskah dari Kel 12:46; Bil 9:12; atau Maz 34:20. Ini 
tergantung pada frasa mana yang dirujuk: (1) ditikam atau (2) dipatahkan. Yesus Sendiri menunjukkan pada 
gereja mula-mula Ayat-ayat ini selama 40 hari Ia masih tinggal di dunia setelah kebangkitan (lih. Luk 24:27; Kis 

234 



1:2-3). Khotbah dari gereja mula-mula (dalam Kisah) mencerminkan nubuatan-nubuatan PL yang telah digenapi 
yang ditunjukkan Yesus kepada mereka ini. 

19:37 Ini adalah kutipan dari Zak 12: 10 yang adalah satu dari janji-janji yang besar yaitu (1) Israel satu hari nanti 
akan berbalik pada Yesus, Sang Mesias, dalam iman (lih. Wah 1:7) atau (2) bahwa banyak orang Yahudi yang 
telah percaya ada di sana berduka atas kematian Yesus. 

Adalah menarik bahwa kutipan ini ternyata dari Naskah Ibrani Masoretik, bukan Septuaginta yang biasanya 
dikutip oleh para penulis Injil. Septuaginta menuliskan "diolok," namun Naskah Masoretik menulis "ditikam." 



NASKAH NASB (UPDATED): 19:38-42 

38 Sesudah itu Yusuf dari Arimatea — ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada 
orang-orang Yahudi — meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan 
Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu. 39 Juga Nikodemus 
datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran 
minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya. 40 Mereka mengambil mayat 
Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang 
Yahudi bila menguburkan mayat. 41 Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam 
taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang. 42 Karena hari 
itu hari persiapan orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka meletakkan mayat 
Yesus ke situ. 



19:38-39 "Yusuf. . .Nikodemus" Kedua anggota Sanhedrin yang kaya dan berpengaruh ini adalah murid rahasia 
Yesus yang menampilkan diri pada saat yang kritis dan berbahaya ini. 

19:39 "membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya" Ini 

adalah rempah-rempah penguburan tradisional Yahudi abad pertama yang harum. Jumlahnya cukup berlebihan; 
banyak yang melihat ini sebagai lambang dari Yesus dikuburkan sebagai seorang raja (lih. II Taw 16:14). Lihat 
Topik Khusus mengenai pengurapan pada 1 1:2. 

TOPIK KHUSUS: REMPAH-REMPAH PENGUBURAN 

A. Mur, suatu getah harum dari pohon di daerah Arab 

1. Rempah ini disebutkan dua belas kali dalam PL, kebanyakan dalam tulisan-tulisan hikmat sebagai 
suatu wangi-wangian 

2. Adalah satu dari pemberian orang Majus untuk bayi Yesus (lih. Mat 2:11) 

3 . Simbolismenya sangat istimewa 

a. digunakan dalam "minyak pengurapan kudus" (Kel 30:23-25) 

b. digunakan sebagai hadiah untuk seorang raja (Mat 2:11) 

c. digunakan untuk mengurapi Yesus pada penguburanNya (lih. Yoh 19:39 dan secara simbolis 
dalam Yoh 11:2). Ini adalah menurut adat Yahudi yang dijelaskan dalam Talmud (yaitu 
Berakhoth 53a). 

B. Lidah Buaya, sejenis kayu wangi-wangian 

1. dikaitkan dengan wangi-wangian (lih. Bil 24:6; Maz 45:8; Ams 7: 17; Kid 4: 14) 

2. digunakan, dicampur dengan mur, oleh orang Mesir sebagai bagian dari proses pembalsaman 

3. Nikodemus membawa sejumlah besar kayu ini di penguburan Yesus dan mengurapiNya dengannya 
(lih. Yoh 19:39). Ini adalah menurut adat Yahudi yang dijelaskan dalam Talmud (yaitu Betsah 6a). 

19:40 "Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan 
rempah-rempah" Rempah-rempah ini adalah untuk dua maksud: (1) menghilangkan bau dan (2) melekatkan 
kain pembungkus pada mayat. 



235 



19:41 "Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman" Sangatlah penting bahwa kita memahami 
ketergesa-gesaan pekerjaan Yusuf dan Nikodemus. Yesus mati pada pk 3:00 siang dan harus sudah ada di kubur 
sebelum pk 6:00 sore, yang adalah mulainya hari Sabat Paskah Yahudi. 

□ "suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang" Ini adalah sebuah 
PERIPHRASTIC PERFECT PASSIVE PARTICIPLE. Kita pelajari dari Mat 27:6 bahwa ini adalah kuburan 
pribadi Yusuf. Ini adalah penggenapan dari Yesaya 53:9 yang dikutip dalam Mat 27:57. 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa para tentara itu mencambuki dan mengolok Yesus? 

2. Apakah arti penting dari upaya berulang-ulang dari Pilatus untuk membebaskan Yesus? 

3. Mengapa pernyataan Imam yahudi dalam ay 15 begitu mencengangkan? 

4. Mengapa rincian dari penyaliban berbeda dari Injil ke Injil? 

5 . Bagaimana Ulangan 2 1 :23 berhubungan dengan penyaliban Yesus? 



236 



YOHANES 20 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Kebangkitan Yesus 


Kubur Kosong 


Kebangkitan 


Kubur Kosong 




Kubur Kosong 


20:1-10 


20:1-10 


20:1-10 


20:1-10 




20:1-2 
20:3-10 


Penampakan Yesus kepada 


Maria Magdalena Bertemu 




Yesus Menampakkan 


Diri 


Penampakan kepada Maria 


Maria Magdalena 


Tuhan yang Bangkit 




kepada Maria Magdalena 


Magdalena 


20:11-18 


20:11-18 


20:11-18 


20:ll-13a 

20:13b 

20:14-15a 

20:15b 

20:16a 

20:16b 

20:17 

20:18 




20:11-18 


Penampakan Yesus kepada 


Para Rasul Ditugaskan 




Yesus Menampakkan 


Diri 


Penampakan kepada Para 


Para Murid 






kepada Murid-muridNya 


Murid 


20:19-23 


20:19-23 


20:19-23 


20:19-23 




20:19-23 


Yesus dan Tomas 


Meliht dan Percaya 




Yesus dan Tomas 






20:24-29 


20:24-29 


20:24-29 


20:24-25a 

20:25b 

20:26-27 

20:28 

20:28 




20:24-29 


Maksud Buku ini 


Supaya Kamu Pecaya 




Maksud Buku ini 




Kesimpulan Pertama 


20:30-31 


20:30-31 


20:30-31 


20:30-31 




20:30-31 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 



237 



1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK AYAT 1-29 

A. Setiap janji yang dibuat Yesus kepada para Rasul di pasal 14-17 digenapi di sore hari Minggu pertama 
kebangkitan. Lihat catatan pada 16:20. 

B. Catatan Injil berbeda dalam rincian di sekitar kebangkitan karena (1) kesemuanya adalah catatan saksi mata; 
(2) tahun-tahun yang telah berlalu; dan (3) tiap penulis menulis kepada sasaran kelompok tertentu dan 
menekankan hal-hal yang berbeda (lih. Mat 28; Mar 16; Luk 24). 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 20:1-10 

'Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke 
kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. 2 Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus 
dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari 
kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan." 3 Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain 
itu ke kubur. 4 Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada 
Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur. 5 Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak 
di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. 6 Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan 
masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah, 7 sedang kain peluh yang tadinya ada di 
kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah 
tergulung. 8 Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia 
melihatnya dan percaya. 9 Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, 
bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati. 10 Lalu pulanglah kedua murid itu ke rumah. 



20:1 ul Pada hari pertama minggu itu" Ini adalah hari Minggu, yaitu hari kerja pertama setelah minggu Sabat 
Besar Paskah, ketika buah sulung dikorbankan di Bait Suci. Yesus adalah buah sulung dari orang yang mati (lih. I 
Kor 15:23). Penampakan Yesus pada tiga hari Minggu malam berturut-turut memberikan landasan bagi orang 
percaya untuk berbakti di hari Minggu (lih. ay 19, 26; Luk 24:36ff; Kis 20:7; I Kor 16:2). 

□ "Maria Magdalena" Ini adalah satu dari beberapa wanita yang mengiringi Yesus dan para Rasul. Di Galilea 
Yesus telah membebaskannya dari beberapa iblis (lih. Mar 16:9 dan Luk 8:2). 

Meskipun Injil Yohanes tidak menyatakan maksud kunjungan Maria, Mar 16:1 dan Luk 23:56 menyebutkan 
bahwa beberapa wanita (lih. ay 2) datang dini hari untuk mengurapi tubuh Yesus dengan rempah-rempah. 
Nampaknya mereka tidak mengetahui pengurapan dari Yusuf dan Nikodemus atau berpikir bahwa rempah- 
rempah yang ada perlu ditambahkan. 

□ "ketika hari masih gelap" Tampaknya ia dan yang lainnya telah berangkat dari rumah ketika hari masih 
gelap, namun pada saat mereka tiba hari sudah terang (lih. Mat 28: 1; Mar 16:2). 



238 



□ "batu telah diambil dari kubur" Secara huruflah iniberarti "dikeluarkan" dari alurnya (lih. Mat 28:2). Ingat 
batu itu dipindahkan untuk supaya para saksi bisa masuk ke kubur, bukan agar Yesus bisa keluar. Tubuh 
kebangkitan baruNya tidak memiliki keterbatasan fisik seperti tubuh jasmaniNya 

20:2 "Ia berlari-lari" Tampaknya ia mulanya meninggalkan kubur yang kosong tersebut untuk memberitahukan 
pada para murid bahwa Yesus tidak ada di sana (lih. Mat 28:5). 

□ "dan murid yang lain yang dikasihi Yesus" Kata Yunani untuk kasih ini adalah phileo yang memiliki 
konotasi "kasih persaudaraan." Namun demikian dalam Bahasa Yunani Koine (300 SM - 300 M) kata ini 
digunakan secara sinonim dengan agapao. Murid yang disebut ini sepertinya adalah Yohanes, penulis Injil ini 
(lih. ay 4-8 dan 13:23). Di sini ia dikaitkan dengan Petrus. 

□ "Tuhan telah diambil orang" Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE INDICATIVE, yaitu suatu tindakan 
yang telah selesai dilakukan; Yesus telah pergi. Dalam pikiran Maria, "orang" menunjuk pada para pemimpin 
Yahudi. Tampaknya, para Rasul dan murid-murid yang ada di ruang loteng dikejutkan dengan kebangkitan ini! 

□ "kami" Ini mencakup Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, Salome, Johana dan para wanita lain (lih. Mat 
28:1; Mark 16:1; Luke 24:10). 

20:4 "tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di 
kubur" Yohanes kemungkinan adalah Rasul yang paling muda. 

20:5 "menjenguk" Kuburan di masa ini memiliki pintu masuk yang rendah,tingginya hanya sekitar 90 - 120 cm. 
Seseorang harus membungkuk (lih. ay 1 1) untuk memasuki gua/galian tersebut. 

□ "melihat" Secara huruflah kata ini adalah "melirik sedemikian untuk bisa melihat." Ini adalah karena kontras 
antara cahaya matahari pagi dengan ruang kubur yang gelap. 

□ "kain kapan terletak di tanah" Dimana dan bagaiman kain kapan terletak di tanah tidak dijelaskan dalam 
naskah Yunani. Jika mayatnya dicuri, kain kapannya akan terambil pula karena rempah-rempah bersifat seperti 
lem! 

20:6 "Simon Petrus" Simon (Kefas) adalah nama Ibrani (Aram) nya, sementara Petrus (Petros) adalah nama 
Yunaninya yang diberikan kepadanya oleh Yesus. Dalam naskah Yunani kata ini berarti "bongkahan atau 
potongan batu" (lih. Mat 16:18). Dalam bahasa Aram tidak ada perbedaan antara Petros AmPetra. 

20:7 "kain peluh" Muka dibungkus dengan kain yang terpisah (lih. 11:44). Mungkin saja selembar kain ini 
digunakan untuk (1) menutupi muka; (2) membungkus muka (lih. NJB); atau (3) mengikat rahang agar tidak 
terbuka (lih. TEV). 

□ "di tempat yang lain dan sudah tergulung" Ini adalah satu lagi PERFECT PASSIVE PARTICIPLE yang 
mengisyaratkan bahwa seseorang dengan sangat hati-hati telah melipatnya. Inilah nampaknya yang menarik 
perhatian Yohanes dan membuatnya percaya. 

20:8 "ia melihatnya dan percaya" Yohanes melihat buktinya dan percaya akan kebangkitan. Atau apakah benar 
(lih. ay 11 dan 19)? 

20:9 "mereka belum mengerti isi Kitab Suci" Ini mungkin menunjuk pada Maz 16: 10, yang merupakan kutipan 
Petrus di Hari Pentakosta dalam Kis 2:27. Namun demikan, ini bisa menunjuk pada Yes 53:10-12 atau Hos 6:2. 
Kaum Sanhedrin mengerti ramalan Yesus mengenai kebangkitanNya (lih. Mat 27:62-66), sementara para murid 
tidak. Betapa ironisnya! 



239 



Ayat ini mungkin secara teologis telah berfungsi untuk memperkuat kebenaran bahwa Roh belum datang 
secara penuh pada murid-murid. Roh Kudus, sekali diberikan, akan menolong orang-orang percaya memahami 
kata-kata dan tindakan Yesus (lih. 2:22; 14:26). 

20:10 Ini mungkin berarti (1) mereka kembali ke Galilea (lih. Mat 20:37; 28:7,10,16; Yoh 21 mendapati mereka 
mengail di Laut Galilea) atau (2) mereka kembali ke markas mereka di Yerusalem. Karena pengalaman- 
pengalaman pasca kebangkitan terjadi di ruang loteng, #2 lebih mungkin terjadi. 



NASKAH NASB (UPDATED): 20:11-18 

"Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur 
itu, 12 dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala 
dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. 13 Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: 
"Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku 
tidak tahu di mana Ia diletakkan." 14 Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus 
berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. 15 Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa 
engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu 
berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan 
meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya." 16 Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling 
dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!," artinya Guru. 17 Kata Yesus kepadanya: 
"Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara- 
saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan 
Bapamu, kepada Allah-Ku dan Aliahmu." 18 Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: 
"Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya. 



20:11 "menangis" Secaram huruflah ini adalah "meratap/meraung" (lih. 11:31). Ini adalah IMPERFECT TENSE, 
yang berbicara tentang tindakan terus-menerus di masa lalu. Praktek penguburan khas Timur sangatlah emosional. 

20:12 "dua orang malaikat" Yohanes dan Lukas (24:23) bersetuju bahwa ada dua malaikat. Matius yang 
biasanya mempunyai dua dalam segalanya (lih. 8:28; 9:27; 20:30) hanya menyebut satu malaikat! Ini adalah satu 
contoh dari perbedaan antar Injil yang tak dapat diterangkan. 

Injil adalah suatu catatan saksi mata yang memilih, menyesuaikan dan menggabungkan firman dan pekerjaan 
Yesus bagi maksud-maksud teologis (yang terilhami) dan sasaran-sasaran kelompok mereka masing-masing. Para 
pembaca moderen sering menanyakan pertanyaan-pertanyaan seperti (1) Injil mana yang secara kesejarahan 
akurat: atau (2) cari lebih banyak rincian kesejarahan dari suatu peristiwa atau pengajaran daripada yang dicatat 
oleh penulis Injil yang terilhami secara individu. Para penafsir harus pertama-tama mencari maksud dari si penulis 
asli seperti dinyatakan dalam tiap Injil. Kita tidak perlu lebih banyak rincian kesejarahan untuk memahami Injil. 

20:14 "tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus" Maria Magdalena tidak mengenali Yesus. Alasan-alasan yang 
mungkin adalah: (1) ada air mata di matanya; (2) ia melihat dari tempat gelap ke terang, atau (3) penampilan 
Yesus agak berbeda (lih. Mat 28: 17 dan Luk 24: 15ff). 

20:15 "Tuan" Ini adalah kata Yunani kurios. Di sini kata ini digunakan dalam pengertian non-teologis. Kata ini 
dapat berarti "tuan," "bapak," "guru," "pemilik," "suami," atau "Tuhan." Maria berpikir ia sedang berbicara 
dengan (1) seorang tukang taman atau (2) pemilik taman. 

□ "Jikalau" Ini adalah sebuah KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang dianggap benar dari sudut 
pandang si pembicara. Ia percaya seseorang telah mencuri mayat tersebut. 

20:16 "Maria. . .Rabuni" Maria secara huruflah adalah Miryam. Kedua kata ini adalah bahasa Aram. 
Nampaknya Yesus mengatakan namanya dalam cara yang khas. Ia pasti telah melakukan hal-hal serupa waktu Ia 
berdoa bersama dua orang di jalan ke Emmaus (lih. Luk 24:30-31). Huruf "I" di akhir kata "Rabuni" bisa 
mencerminkan "Rabi-ku ," "Tuan-ku," atau "Guru-ku." 



240 



TOPIK KHUSUS: PENAMPAKAN-PENAMPAKAN PASCA KEBANGKITAN YESUS 

Yesus menunjukkan diriNya kepada bebeapa orang untuk meneguhkan kebangkitanNya: 

1 . perempuan di kuburan, Mat 28:9 

2 . sebelas murid, Mat 28:16 
3. Simon, Luk 24:34 

4 . dua orang, Luk 24:15 

5 . para murid, Luk 24:36 

6 . Maria Magdalena, Yoh 20:15 

7 . sepuluh mirod, Yoh 20:17 

8. sebelas disciples, Yoh 20:26 

9 . tuj uh murid, Yoh 21:1 

10. Kefas (Petrus), I Kor 15:5 

1 1 . Dua belas Murid (Para Rasul), I Kor 15:5 

12. 500 saudara-saudara, I Kor 15:6 (Mat 28: 16-17) 

13. Yakobus (keluargajasmaniNya), I Kor 15:7 

14. semua rasul-rasul, I Kor 15:7 

15. Paulus,IKorl5:8(Kis9) 

Secara nyata, beberapa diantara hal ini menunjuk pada penampakan yang sama. Yesus menginginkan mereka 
untuk mengetahui dengan yakin bahwa Ia hidup! 



20:17 

NASB "Berhentilah memegangKu" 

NKJV "Janganlah engkau memegang Aku" 

NRSV "Janganlah berpegang padaKu" 

TEV "Janganlah berpegang padaKu" 

NJB "Janganlah engkau memegang Aku" 

Terjemahan KJV menulis "jangan menyentuhKu." Ini adalah sebuah PRESENT MIDDLE IMPERATIVE 
dengan suatu NEGATIVE PARTICLE yang berarti menghentikan suatu tindakan yang telah dalam proses. Maria 
telah menyambarNya dan berpegang padaNya! Ini tidak memiliki isyarat teologis mengenai menyentuh tubuh 
Yesus sebelum kenaikan. Dalam Yoh 20:26 Yesus mengijinkan Tomas menyentuh Nya dan di Mat 28:9 Ia 
mengijinkan seorang wanita untuk memgang kakiNya. 

□ "Aku belum pergi kepada Bapa" Ini adalah PERFECT ACTIVE INDICATIVE. Yesus tidak akan naik ke 
surga sampai 40 hari setelah kebangkitanNya (lih. Kis 1:9). 

□ "pergilah kepada saudara-saudara-Ku" Tuhan yang telah bangkit dan dipermuliakan memanggil para 
pengecut ini "saudara-saudara" (lih. Mat 12:50). 

□ "sekarang Aku akan pergi" Ini adalah PRESENT TENSE. Ini tidak benar-benar terjadi sampai empat puluh 
hari kemudian sementara Ia ada di tengah-tengah mereka (lih. Luk 24:50-52; Kis 1:2-3). Yohanes secara konsisten 
menggunakan dualisme vertikal "atas" dan "bawah." Yesus berasal dari Bapa (pra-eksistensi) dan Ia kembali 
kepada Bapa (pemuliaan). 

□ "kepada Bapa-Ku dan Bapamu" Betapa merupakan pernyataan yang sangat indah! Namun demikian, 
harus juga dinyatakan bahwa ini tidak mengisyaratkan bahwa status ke-anak-an orang-orang percaya sejajar 
dengan ke-Anak-an Yesus. Ia adalah Anak Tunggal Bapa, sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia. Orang- 
orang percaya menjadi anggpota keluarga hanya melalui Dia. Ia adalah Tuhan, Juru Selamat dan saudara! 



20:18 Maria juga adalah seorang saksi! 



241 



NASKAH NASB (UPDATED): 20:19-23 

19 Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu 
tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu 
itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!" 
20 Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid- 
murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. 21 Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi 
kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu." 22 Dan sesudah 
berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus. 23 Jikalau kamu 
mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya 
tetap ada. 



20:19 "Ketika hari sudah malam" Waktu Yahudi dimulai dan diakhiri pada fajar dan senja (lih. Kej 1:5), yang 
di sini kira-kira pk 6:00 sore, hari Minggu. 

□ "pada hari pertama minggu itu" Minggu adalah hari kerja pertama, seperti hari Senin kita. Ini menjadi hari 
ibadah Gereja untuk memperingati kebangkitan Yesus. Ia Sendiri menyusun pola ini dengan penampakkan diri di 
Ruang Loteng tiga hari Minggu malam berturut-turut. (lih. ay 19,26; Luk 24:36ff; Kis 20:7; I Kor 16:2). 

Orang-orang percaya generasi pertama melanjutkan bertemu di hari Sabat di Sinagoga setempat dan di Bait 
Suci pada hari-hari raya. Namun demikian, para rabi membentuk suatu "sumpah kutuk" yang mensyaratkan 
anggota-anggota Sinagoga untuk menolak Yesus sebagai Mesias. Pada saat inilah mereka meninggalkan ibadah 
sabat namun terus bertemu dengan sesama orang percaya pada hari Minggu, hari kebangkitan, untuk 
memperingati kebangkitan Yesus. 

□ "dengan pintu-pintu yang terkunci" Ini adalah sebuah PERFECT PASSIVE PARTICIPLE. Bentuk 
JAMAK ini mengisyaratkan bahwa baik pintu di lantai bawah maupun atas dikunci. Ini disebutkan untuk (1) 
menekankan penampakan Yesus atau (2) untuk menunjukkan ketakutan ditangkapnya mereka. 

□ "murid-murid" Tomas tidak hadir. Murid-murid lain disamping ke sebelas Rasul hadir (lih Luk 24:33). 

□ "Damai sejahtera bagi kamu" Ini menunjukkan keterkejutan dan mungkin ketakutan mereka. Yesus telah 
menjanjikan pada mereka damai (lih. 14:27; 16:33; 20:21). Ini kemungkinan mencerminkan salam Ibrani Syalom. 

20:20 "Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya" Yohanes tampaknya berfokus pada penikaman di 
lambung Yesus lebih dari Injil lainnya (lih. 19:37; 20:25). KakiNya tidak disebutkan kecuali dalam Luke 24:39 
dan Maz 22: 16. Tubuh kemuliaan Yesus mempertahankan tanda bekas penyalibanNya (lih. I Kor 1 :23; Gal 3:1). 

□ "Tuhan" Gelar ini digunakan di sini dalam pengertian teologis sepenuhnya yang berhubungan dengan 
YHWH di PL (lih. Kel 3: 14). Menerapkan suatu gelar PL untuk Allah Bapa kepada Yesus adalah satu cara para 
penulis PB meneguhkan keTuhanan penuh dari Yesus. 

20:21 "Sama seperti Bapa mengutus Aku" Ini adalah sebuah PERFECT ACTIVE INDICATIVE (lih. 17:18). 
Gereja memiliki mandat Ulahi (lih. Mat 28:18-20; Kis 1:8). Orang-orang percaya juga telah diutus dalam suatu 
misi pengorbanan (lih. II Kor 5:14-15; I Yoh 3:16). 

Yesus menggunakan ddua istilah berbeda untuk "mengutus." Dalam Yohanes keduanya bersinonim. Ini 
dengan jelas terlihat dalam pasal 8, dimana pempo digunakan untuk Yesus diutus oleh Bapa (lih. 8:16,18,26,29), 
namun apostello digunakan dalam 8:42. Hal yang sama ini benar untuk pasal 5,6. Lihat Topik Khusus: Mengutus 
{Apostello) pada 5:24. 

20:22 "Ia mengembusi mereka" Ini adalah sebuah permainan kata pada kata "menghembus." Bahasa Ibrani 
ruach dan Yunani pneuma dapat berarti "bernafas," "angin," atau "roh." KATA KERJA yang sama ini dalam 
Septuaginta digunakan dalam PL mengenai kegiatan penciptaan oleh Allah dalam Kej 2:7 dan penghidupan 



242 



kembali Israe dalam Yeh 37:5,9. Kata ganti "mereka" menunjuk pada kelompok yang lebih luas daripada sekedar 
para Rasul (lih. Luk 24:33). 

□ "Terimalah Roh Kudus" Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE IMPERATIVE. Bagaimana ini berhubungan 
dengan kedatangan Roh di Hari Pentakosta tidak jelas. Yesus menggenapi semua yang dijanjikanNya kepada 
murid-murid pada penampakanNya yang pertama. Ini berhubungan dengan Yesus meperlengkapi mereka untuk 
tugas pelayanan mereka yang baru sebagaimana Roh memperlengkapiNya pada baptisanNya. 

Ayat ini digunakan dalam pertenkaran gereja mula-mula atas pertanyaan mengenai apakah Roh berasal dari 
Bapa atau dari Bapa dan Anak. Pada keytaannya kesemua tiga pribadi Trinitas terlibat dalam seluruh aspek 
penebusan. 

Dalam Sebuah Teologia Perjanjian Baru, George Ladd menyimpulkan kemungkinan penafsiran perikop ini: 

"Perikop ini menimbulkan kesukaran dalam hal kedatangan Roh Kudus di hari Pentakosta, yang bisa 
diselesaikan dalam satu dari tiga cara. Apakah Yohanes tidak tahu tentang Pentakosta dan menggantinya 
dengan kisah ini sedemikian hingga akibatnya menjadi Pentakosta versi Yohanes; atau memang 
sesungguhnya ada dua pemberian Roh; atau Penghembusan nafas Yesus pada para murid adalah suatu 
tindakan perumpamaan dari perjanjian dan antisipasi dari kedatangan Roh yang sebenarnya di hari 
Pentakosta" (hal 289). 

20:23 "Jikalau kamu mengampuni dosa orang" Ini adalah dua KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL 

dengan sebuah an yang biasanya digunakan dengan KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL 
SENTENCES, dan bukan ean. Syarat campuran ini menambah ketergantungan yang berhubungan baik pada 
mereka yang menyebarkan Injil dan mereka yang menanggapinya dengan iman. Seseorang dengan pengetahuan 
akan injil memiih untuk menyebarkannya dan seseorang yang mendengarnya dan memilih untuk menerimanya. 
Kedua aspek ini harus ada. Ayat ini tidak memberikan kekuasaan tak terbatas pada seorang ulama, namun kuasa 
indah yang memberi hidup kepada saksi-saksi yang percaya! Kekuasaan ini terbukti dalam perjalanan penginjilan 
dari ketujuh puluh murid selama kehidupan Yesus. 

□ "Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni" Susunan ketatabahasaan ini merupakan 
sebuah PERFECT PASSIVE INDICATIVE. PASSIVE VOICEnya mengisyaratkan pengampunan Allah, yang 
sepenuhnya tersedia melalui proklamasi injil. Orang-orang percaya memiliki kunci kerajaan (lih. Mat 16: 19) jika 
saja mereka mau menggunakannya. Janji ini adalah kepada Gereja, bukan pribadi-pribadi. Hal ini secara teologis 
mirip dengan "terikat dan tak terikat" dari Mat 18:18. 



NASKAH NASB (UPDATED): 20:24-25 

24 Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama 
mereka, ketika Yesus datang ke situ. 25 Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah 
melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan- 
Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam 
lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya." 



20:24 "Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama 
mereka, ketika Yesus datang ke situ" Didimus dalam bahasa Yunani berarti "menang" (lih. 11:16). Sering 
orang memakai perikop ini untuk menyebut Tomas sebagai orang yang ragu-ragu, namun ingat 11:16. Tomas 
muncul lebih banyak di Injil Yohanes daripada Injil lain (lih. 11:16; 14:5; 20:24,26,27,28,29; 21:21). 

20:25 "Sebelum...aku tidak akan percaya" "Sebelum" ini adalah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL 

dengan suatu DOUBLE NEGATIVE yang kuat, "Aku sekali-kali tak akan mempercayainya" tanpa penglihatan 
dan jamahan. Yesus mengabulkan permintaan ini. Yesus mengerjakan iman dari para murid melalui (1) mujizat- 
mujizatNya dan (2) ramalan-ramalanNya. Berita Yesus secara demikian radikalnya adalah hal yang baru, Ia 
memberikan mereka waktu untuk memahami dan menyesuaikan diri dengan pernyataan dan isyarat-isyarat Injil. 

"bekas (luka)" Lihat Topik Khusus berikut. 

243 



TOPIK KHUSUS: BENTUK (TUPOS) 

Persoalan dengan kata tupos, yang memiliki beragam penggunaan. 

1 . Moulton dan Milligan, Kosakata Yunani Perjanjian Baru, hal. 645 

a. pola 

b. rencana 

c. bentuk atau tatacara tulisan 

d. dekrit atau perintah 

e. vonis atau keputusan 

f. model tubuh manusia sebagai persembahan pembayaran nazar kepada illah kesembuhan 

g. kata kerja yang digunakan dalam pengertian memberlakukan aturan hukum 

2. Louw dan Nida, Kamus Yunani -Inggris, vol 2, hal. 249 

a. Bekas luka (lih.Yoh 20:25) 

b. Gambar (lih.Kis 7:43) 

c. Model (lih. Ibr 8:5) 

d. Contoh (lih. I Kor 10:6; Flp 3:17) 

e. Pola dasar (lih. Rom 5:14) 

f. Jenis (lih. Kis 23:25) 

g. Isi (lih. Kis 23:25) 

3. Harold K. Moulton, Kamus Analitis Yunani Edisi Revisi, hal. 411 

a. suatu pukulan, suatu kesan, suatu tanda (lih. Yoh 20:25) 

b. suatu penggambaran 

c. suatu gambar (lih. Kis 7:43) 

d. suatu rumus, skema (lih. Rom 6:17) 

e. membentuk, mengaku (lih. Kis 23:25) 

f. suatu bentuk, rekan imbangan (lih. I Kor 10:6) 

g. suatu bentuk, jenis antisipatif (lih. Rom 5:14; I Kor 10:11) 
h. suatu pola model (lih. Kis 7:44; Ibr 8:5) 

i. suatu pola moral (lih. Flp 3: 17; I Tes 1:7; II Tes 3:9; I Tim 4: 12; I Pet 5:3) 
Dalam konteks ini # i di atas sepertinya adalah yang terbaik. Injil memiliki implikasi-implikasi baik doktrin 
maupun gaya hidup. Pemberian keselamatan yang cuma-cuma dalam Kristus ini juga menuntut suatu kehidupan 
seperti Kristus! 



NASKAH NASB (UPDATED): 20:26-29 



26 



Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama- 
sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah 
mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!" "Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah 
jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan 
jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah." 28 Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan 
Aliahku!" 29 Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. 
Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya." 



20:26 "delapan hari kemudian" Ini adalah satu lagi Minggu sore. Yesus menampakkan diri kepada para murid 
di ruang loteng (kemungkinan rumah dari Yohanes Markus) tiga Minggu malam berturut-turut dan oleh 
karenanya menjadi contoh bagi ibadah Kristen. 

20:27 "dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah" Ini adalah sebuah PRESENT MIDDLE 
(deponent) IMPERATIVE dengan NEGATIVE PARTICLE yang berarti menghentikan suatu tindakan yang telah 
dalam proses. Semua orang percaya adalah campuran yang aneh dari keraguan dan iman! 



244 



20:28 Pengakuan Tomas secara teologis mungkin berhubungan dengan ay 17. Secara teologis tidaklah terlalu 
nyaman bagi Yesus untuk memanggil Bapa "TuhanKu." Ini sepertinya beralih dari ketuhananNya sendiri. 
Peneguhan keTuhanan oleh Tomas ini bisa mengimbangi implikasi ini. 

Pengakuan Tomas mungkain memiliki contoh PL yang di dalamnya adalah kapanpun gelar YHWH Elohim 
muncul bersamaan, nama itu diterjemahkan "Tuhan Allah." Yesus sepenuhnya menerima peneguhan yang 
mengejutkan akan keTuhananNya ini. Dari pasal 1, ayat 1, Injil Yohanes menyatakan keTuhanan dari Yesus 
orang Nazaret 

Yesus mengaim keTuhanan beberapa kali di Yohanes (lih. 8:58; 10:30; 14:9; 20:28) dan si penulis 
menyatakan keTuhananNya dalam 1:1,14-18; 5:18. Para penulis Alkitab lain juga secara jelas menyatakan bahwa 
Yesus bersifat Ulahi (lih. Flp 2:6-7; Kol 1:15-17; Tirus 2: 13). 

20:29 Frasa pembuka ini dapat merupakan suatu pernyataan atau suatu pertanyaan yang mengharap jawaban "ya". 
Susunan ketatabahasaannya mendua. Ini mirip dengan berkat dalam 17:20 (lih. I Pet 1:8). 



NASKAH NASB (UPDATED): 20:30-31 

30 Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak 
tercatat dalam kitab ini, 31 tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa 
Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. 



20:30 Nyatalah bahwa ayat 30-3 1 adalah tema dan maksud dari Injil ini. Ini adalah suatu traktat penginjilan! Para 
penulis Injil di bawah pengilhaman, memiliki hak dan kemampuan pemberian Allah untuk memilih, menyusun, 
dan menyesuaikan dan menyimpulkan tindakan dan kata-kata Yesus untuk secara jelas mengkomunikasikannya 
kepada pra pendengar tertentu, Yahudi, Romawi, dan Orang Bukan Yahudi, kebenaran yang besar tentang Yesus. 
PB bukanlah suatu Talmud Kristen. 

Cari F. H. Henry, dalam artikel pembukaannya yang berjudul "Otoritas dan Ilham dari Alkitab" dalam 
Komentari Alkitab dari para Penafsir, Nol. 1 mengatakan: 

"Alkitab tidak ditujukan untuk menyajikan suatu kronologi lengkap dari peristiwa-peristiwa, apakah itu 
berurusan dengan kisah penciptaan atau dengan sejarah keselamatan, termasuk sejarah inkarnasi. Namun 
maksud yang dinyatakan dari penulisan-penulisan Alkitab ialah untuk memberikan pada manusia semua 
yang diperlukan dan mencukupi bahi penyelamatan penebusannya dan pelayanan ketaatan dari 
Penciptanya. Walaupun para penulis Alkitb kadang-kadang melihat karya penyelamatan Allah yang satu 
itu dari berbagai sudut dan untuk maksud-maksud yang berlainan, apa yang mereka beritahukan kepada 
kita dapat dipercaya dan sesuai/mencukupi. Matius mengebawahkan kebanyakan dari kronologi 
pelayanan Yesus kepada suatu susunan berdasar topik yang mudah untuk diajarkan. Luke mengabaikan 
banyak bahan yang dikandung oleh Markus dalam apa yang masih merupakan suatu catatan yang tersusun 
yang memagari indoktrinasi yang bersifat katekisasi (ay 1:4). Yohanes secara terbuka mengkomentari 
pemilihan radikal yang melandasi Injil keempat ini (20:30,31)" (hal. 27-28). 

20:31 

NASB, NKJV, 

TEV, NJB "supaya kamu percaya" 
NRSV "supaya kamu menjadi percaya" 

Beberapa naskah Yunani awal, P 66 , X ,H, B, dan naskah Yunani yang digunakan oleh Origen, memiliki suatu 
PRESENT SUBJUNCTIVE, yang akan mengisyaratkan bahwa Yohanes ditulis untuk mendorong orang-orang 
percaya untuk terus dalam iman. 

Semua naskah kuno Yunani lain memiliki suatu AORIST SUBJUNCTIVE, yang akan mengisyaratkan 
bahwa Yohanes ditulis untuk orang belum percaya. Ayat ini adalah masksud Injil yang dinyatakan. Yohanes 
adalah, seperti Injil-injil yang lain, sebuah traktat penginjilan. 

□ "Mesias" Ini adalah kata Ibrani "Messiah" (terjemahan Yunani = Kristus) yang secara hurufian berarti 'Yang 
diurapi." Adalah keturunan Daud di PL lah yang dinubuatkan akan membawa jaman baru kebenaran. Yesus 
orang Nazaret (lih. 1:45) adalah Mesias Orang Yahudi (lih. 1 1:27). 

245 



Sebutan bagi Yesus ini ditemukan awalnya di dalam Injil (lih. 1:41). Namun demikian, gelar "Tuhan," bukan 
"Mesias," adalah gelar yang biasa digunakan bagi Yesus dalamkonteks orang Bukan Yahudi (lih. Rom 10:9-13; 
Flp 2:9-11). 

Kosep dari "Mesias" memiiki implikasi eskatologis (1) kepada orang Farisi hal ini memiliki pengharapan- 
pengharapan yang bersifat nasional, politis dan (2) dalam tulisan Perwahyuan Yahudi ini memiliki pengharapan- 
pengharapan bersifat kosmik, universal. 

□ "Anak Allah" Gelar ini hanya sedikit digunakan dalam Injil-injil Sinoptik (mungkin karena adanya 
kemungkinan kesalah mengertian oleh orang Bukan Yahudi), namun digunakan sejak awal dan sering dalam 
Yohanes (lih. 1:14,34,49). Ini adalah cara Yohanes untuk menyatakan keunikan hubungan antara Yesus dengan 
Bapa. Yohanes menggunakan penggambaran kekeluargaan ini dalam beberapa cara: (1) suatu gelar; (2) dalam 
kaitan dengan "anak tunggal" (monogenos, lih. 1:18; 3:16; I Yoh 4:9); dan (3) dalam kombinasi dengan 
penggunaan gelar "Bapa" (lih. 20:17). 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Siapa yang datang ke kuburan? Kapan? Mengapa? 

2. Mengapa para murid belum mengharapkan kebangkitan? Apakah ada yang mengharapkannya? 

3 . Mengapa Maria tidak mengenali Yesus? 

4. Mengapa Yesus memberitahu Maria untuk tidak berpegang padaNya? 

5 . Terangkan ayat-ayat 22-23 dalam kalimat anda sendiri. 

6. Adilkah menyebut Tomas sebagai seorang ragu-ragu? 

7. Definisikan kata "percaya" sebagaimana dipahami di zaman Yesus, bukan zaman kita. 



246 



YOHANES 21 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Penampakan Yesus kepada 
Tujuh Murid 


Makan Pagi Dipinggir 
Danau 


Epilog 


Yesus menampakkan Diri 
kepada Tujuh Murid 


Penampakan di Pantai 
Tiberias 


21:1-14 


21:1-14 


21:1-3 
21:4-8 

21:9-14 


21:l-3a 
21:3b-5a 

21:5b 

21:6 

21:7-10 

21:11-14 


21:1-3 
21:4-8 

21:9-14 


Yesus dan Petrus 


Yesus Memulihkan Petrus 




Yesus dan Petrus 




21:15-19 


21:15-19 


21:15-19 


21:15 

21:15b 

21:15c-16a 

21:16b 

21:16c-17a 

21:17b 

21:17c-19 


21:15-19 


Yesus dan Murid Yang 
DikasihiNya 


Murid Yang Dikasihi dan 
Bukunya 




Yesus dan Murid Yang 
Lain 




21:20-23 


21:20-25 


21:20-23 


21:20-21 

21:22 

21:23 


21:20-23 
Kesimpulan Kedua 


21:24 




21:24-25 


21:24 
Kesmpulan 


21:24 


21:25 






21:25 


21:25 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 



247 



Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 



a. 


Paragraf pertama 


b. 


Paragraf kedua 


c. 


Paragraf ketiga 


d. 


Dst. 



WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK AYAT 1-25 

A. Telah ada banyak diskusi mengenai pasal 21 sebagai suatu tambahan karena Injil ini sepertinya berakhir 
di 20:31. Namun demikian, tak ada naskah kuno Yunani yang menghilangkan pasal 21. 

A. Ayat 25 sering dipikirkan sebagai suatu tambahan dikemudian hari karena dalam beberapa naskah kuno 
Yohanes 7:53 - 8:11 disisipkan setelah ayat 24. Juga, dalam naskah kuno Sinaitikus, penyalin mulanya 
menghilangkan ayat 25 dan harus kembali dan menghapus suatu Tanda penerbit yang berupa ornamen 
supaya bisa menyisipkannya. 

A. Walau bukan merupakan bagian integral dari Injil Yohanes, pasal 21 secara pasti berasal dari tangan 
Rasul ini. Pasal ini menjawab dua pertanyaan dari gereja mula-mula: 

1 . apakah Petrus di terima kembali? 

2 . bagaimana dengan legenda yang menyangkut umur panj ang Yohanes? 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 21:1-3 

'Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia 
menampakkan diri sebagai berikut. 2 Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, 
Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain. 3 Kata 
Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga 
dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa- 
apa. 



21:1 "danau Tiberias" Tiberias adalah ibukota pemerintahan Romawi di Galilea. Batang air ini dikenal juga 
sebagai "Laut Galilea" (lih. 6: 1) atau Danau Genesaret (lih. Mat 14:34; Mar 6:35; Luk 5:1) dan dalam PL sebagai 
"Danau Kineret" (lih. Bil 34:11; UI 3:17; Yos 11:2; 12:3; 13:27; 19:35; I Raj 15:20). 

□ "Ia menampakkan diri sebagai berikut" kata kerja ini memiliki konotasi "menunjukkan secara sepenuhnya 
dan sejelasnya (lih. 1:31; 2:11; 7:4; 9:3; I Yoh 1:2; 2:28; 3:2; 4:9). Dalam Matius pertemuan di Galilea ini muncul 
di suatu bukit (lih. 16:32; 28:7,10,16), latar belakang bagi "Amanat Agung." Dalam Yohanes latar belakangnya 
adalah danau Tiberias. Dalam pertemuan ini Yesus menghadapi dua pertanyaan yang menarik bagi gereja mula- 
mula: (1) apakah Petrus diterima kembali dan (2) bagaimana dengan legenda bahwa Yohanes tak akan mati? 

21:2 "anak-anak Zebedeus" Ini menunjuk pada Yakobus dan Johanes (lih. Mat 4:21). Baik Yakobus maupun 
Yohanes tidak disebutkan dengan nama dalam Injil Yohanes. 



248 



21:3 "Kata Simon Petrus kepada mereka: 'Aku pergi menangkap ikan.'" Ini adalah PRESENT TENSE. Ada 

beberapa teori mengenai perjalanan memancing ini: (1) merupakan perjalanan santai untuk membunuh waktu 
sampai waktu yang telah ditunjuk untuk bertemu dengan Yesus (lih. Mat 26:32; 28:7,10); (2) untuk maksud 
mencari uang; atau (3) dorongan kembali ke pekerjaan nelayan Petrus. Pasal ini sangat mirip dengan Lukas 5. 

□ "tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa" Perhatikan bahwa orang-orang ini yang bisa 
menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan tidak memiliki kuasa mujizat pada semua ke sematan untuk semua 
tujuan. Kata kerja ini tidak digunakan dimanapun selain di sini dalam PB untuk menangkap ikan. Biasanya kata 
ini digunakan untuk menangkap seseorang. 



NASKAH NASB (UPDATED): 21:4-8 

4 Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu 
adalah Yesus. 5 Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" 
Jawab mereka: "Tidak ada." 6 Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan 
perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya 
lagi karena banyaknya ikan. 7 Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." 
Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak 
berpakaian, lalu terjun ke dalam danau. 8 Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka 
tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu. 



21:4 "tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus" ada beberapa teori terhadap ketidak- 
mampuan mengenali Yesus: 

1 . hari masih terlalu gelap 

2 . Ia masih terlalu j auh 

3 . mereka terlalu lelah 

4. Yesus tampak sedikit berbeda (lih. Yoh 21:12; Mat 28: 16-17; Luk 24: 13ff) 

5. mereka secara Ulahi dihalangi untuk mengenaliNya (lih. Luk 24: 16) 

21:5 "Anak-anak" Ini digunakan untuk penggambaran. Ada dua kata untuk "anak kecil" yang umumnya 
digunakan dalanm PB. Yang ini (paidion) hanya sedikit digunakan dan berbeda dengan yang lebh umum dipakai 
(teknion) yang digunakan dalam Yohanes dan I Yohanes. Istilah ini muncul dalam Injil hanya di 4:49; 16:21 dan 
di sini. Istilah-istilah ini digunakan secara bersinonim dalam I Yoh, paidion dalam 2: 13,18, namun teknion dalam 
2:1,12,28. 

□ "adakah kamu mempunyai lauk-pauk " Istilah ini (prosphagion) sesungguhnya menyatakan segala jenis 
makanan yang dimakan dengan roti, namun dalam konteks ini "ikan" dibutuhkan. Pertanyaan ini mengharapkan 
jawaban "tidak". 

21:6 Yesus bertindak dengan cara yang sama sebagaimana dibuatNya pada waktu pertama kalinya Ia memanggil 
mereka, Luk 5:1-11. Sebagai suatu kekhasan pasal ini (lihat catatan pada ay 15) dua kata Yunani yang berbeda 
digunakan untuk perahu, ploion dalam ay 3 dan 6 dan ploiaron (perahu kecil) dalam ay 8. Yohanes menunjukkan 
keberagaman gaya penulisannya dalam pasal ini beberapa kali. 

21:7 

NASB "ia mengenakan pakaian luarnya (karena ia telanjang untuk pekerjaan)" 

NKJV "mengenakan pakaian luarnya (karena ia telah membukanya)" 

NRSV "mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian" 

TEV "menyelimutkan pakaian luarnya ke badannya (karena ia telah menanggalkannya)" 

NJB "Petrus mengikatkan pakaian luarnya di badannya (karena ia tak memakai apapun)" 

Dalam abad pertama, orang-orang Palestina memakai suatu jubah luar dan pakaian dalam ketat yang panjang. 
Petrus telah menanggalkan jubah/mantel luarnya dan menggulung pakaian dalamnya ke pinggang. 



249 



□ "Maka murid yang dikasihi Yesus itu" Ini menunjuk pada penulis Injil ini, Rasul Yohanes (lih. 13:23; 
20:2,3,8; 21:20). Yohanes tidak pernah disebut namanya dalam Injil. 

"Itu Tuhan" Istilah kurios adalah istilah Yunani bagi "bapak," "tuan," "guru," "pemilik," atau "Tuhan". Dalam 
beberapa konteks ini secara sederhana hanya merupakan suatu panggilan sopan, namun di konteks lain ini adalah 
peneguhan teologis mengenai keTuhanan Yesus. Dalam konteks ini para nelayan ini mengenali orang yang 
dipantai ini sebagai Tuhan yang dimuliakan dan dibangkitkan! 

Asal dari terjemahannya datang dari penggunaannya dalam PL, di mana YHWH diterjemahkan sebagai 
Tuhan. Ini muncul karena orang Yahudi takut untuk mengumumkan nama perjanjian dari keTuhanan, sehingga 
mereka menggantikan dengan satu lagi istilah Ibrani, Adonai, yang cocok dengan kurios. 

Tuhan adalah gelar yang lebih dari segala nama dalam Flp 2:9-11. Ini adalah bagian dari pengakuan baptisan 
gereja mula-mula, "Yesus adalah Tuhan", (lih. Rom. 10:9-13). 



NASKAH NASB (UPDATED): 21:9-14 

9 Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti. 10 Kata Yesus 
kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu." n Simon Petrus naik ke perahu 
lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan 
sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak. 12 Kata Yesus kepada mereka: "Marilah dan sarapanlah." 
Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Sebab 
mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan. 13 Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya 
kepada mereka, demikian juga ikan itu. 14 Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid- 
murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati. 



21:9 "api arang dan di atasnya ikan dan roti" Maksud dari makan di pagi buta ini adalah untuk persekutuan 
dan pencerminan teologis. Implikasi teologisnya adalah: (1) bagian ini berurusan dengan penyangkalan Petrus 
dalam suatu latar belakang api unggun yang lain. (lih. 18:18). Istilah ini hanya ditemukan di sini dan di ayat tsb., 
dan (2) Injil Yohanes dan I Yohanes ditulis untuk memerangi kesesatan gnostisisme yang menolak kepenuhan 
kemanusiaan Yesus, Sang Mesias. Yesus makan bersama mereka. 

21:10 Ada dua isilah berbeda untuk ikan dalam paragraf ini: (1) dalam ay 9,10, & 13 istilahnya adalah opsarion, 
yang berarti ikan kecil dan (2) dalam ay 6,8 & 1 1 istilahnya adalah ichthus, yang berarti ikan besar. Istilah-istilah 
ini sepertinya dipakai secara saling bertukar dalam konteks ini. 

21:11 "seratus lima puluh tiga" Dalam konteks sepertinya tak ada arti penting simbolis dari angka ini; ini 
hanyalah rincian saksi mata belaka. Namun demikian, kecenderungan yang kurang tepat dari gereja mula-mula 
untuk mengartikan semua angka dan rincian memaksa ayat ini untuk berarti: (1) Cyril menyatakan bahwa 100 
melambangkan Orang Bukan Yahudi dan 50 adalah Yahudi, dan 3 adalah Trinitas; (2) Agustinus menyatakan 
bahwa angka ini menunjuk pada Sepuluh Perintah dan Tujuh Karunia Roh, yang sama dengan tujuh belas. Jika 
anda menambahkan setiap angka 1,2,3,4 sampai 17 anda akan mendapatkan 153. Agustinus mengatakan ini 
adalah jumlah yang datang kepada Kristus melalui hukum dan anugerah; atau (3) Jerome berata ada 153 jenis ikan 
yang berbeda; karenanya, ini adalah perlambangan dari semua bangsa datang pada Kristus. Metode Penafsiran 
alegoris ini berbicara mengenai kepintaran si penafsir dan bukan maksud dari penulis asli yang diilhami! 

□ "dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak" Ini bisa jadi adalah suatu rincian saksi mata yang 
biasa atau suatu tanda mujizat. 

21:14 "Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya" Ini pasti menunjuk pada 
dua catatan dalam pasal 20 yang ditambahkan dengan yang ini. 



NASKAH NASB (UPDATED): 21:15-19 

15 Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau 
mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, 

250 



bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." 16 Kata 
Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" 
Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus 
kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." 17 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, 
anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk 
ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu 
segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah 
domba-domba-Ku. 18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat 
pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi 
tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke 
tempat yang tidak kaukehendaki." 19 Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan 
mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku." 



21:15 "Simon, anak Yohanes" Perhatikan bahwa Yesus tidak memanggilnya "Simon Petrus," orang ini sama 
sekali bukan suatu batu karang! 

□ "mengasihi. . .mengasihi. . .mengasihi" Ada suatu pengulangan tiga kali lipat yang nyata yang sepertinya 
berhubungan dengan penyangkalan tiga kali Petrus di halaman rumah Imam Besar (lih. 18: 17,25,27). Ada variasi 
dari paralel dan kontras diseluruh bagian ini: (1) mengasihi (phileo) versus mengasihi (agapao); (2) anak domba 
versus domba; dnd (3) tahu (ginosko) versus tahu (pida). Telah banyak diskusi mengenai apa yang secara huruflah 
ditunjuk oleh hal ini atau apakah ada kekontrasan yang disengaja di antara istilah-istilah ini. Yohanes sering 
menggunakan variasi, khususnya dalam pasal ini (dua istilah untuk "anak-anak," "perahu," dan "ikan"). 
Sepertinya ada suatu perbedaan dalam konteks ini antara kata-kata Yunani agapao dan phileo, namun ini tidak 
dapat di tekankan karena dalam Bahasa Yunani Koine istilah-istilah ini bersinonim (lih. 3:35; 5:20; 11:3,5). 

□ "apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini" Sintaksisnya tidak jelas mengenai apa obyek 
pertanyaan ini. Beberapa menyatakan bahwa ini menunjuk pada (1) memancing sebagai pekerjaan; (2) kepada 
pernyataan Petrus sebelumnya mengenai mengasihi Yesus lebih dari murid-murid yang lain (lih. Mat 26:33; Mar 
14:29 dan Yoh 13:37); atau (3) yang pertama harus menjadi hamba bagi semua (lih. Luk 9:46-48; 22:24-27). 

□ "Gembalakanlah domba-domba-Ku" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE. Seluruh tiga 
pernyataan tersebbut memiliki bentuk ketatabahasaan yang sama (lih. ay 16 dan 17), namun sedikit berbeda 
susunan katanya (gembalakan dombaKu dan peliharakan dombaKu). 

21:17 "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu" Petrus sedang belajar untuk tidak berbicara sedemikian cepat. Ia 
menyatakan suatu teologia yang bagus (lih. 2:25; 6:61,64; 13:11; 16:30). 

□ "Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau" Ada suatu perubahan dalam kata Yunani untuk "tahu" 
antara ay 16 (oida) dan ay 17 (oida dan ginosko). Alasan tepat dari hal ini tidak jelas dan mungkin hanya sekedar 
variasi saja. 

21:18 "engkau akan mengulurkan tanganmu" Ini mungkin adalah suatu ungkapan teknis yang digunakan (1) 
dalam gereja mula-mula dan (2) dalam tulisn-tulisan Yunani untuk "penyaliban." 

21:19 "menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah" Tradisi menyatakan bahwa Petrus 
mati disalib dengan posisi kepala di bawah. Dalam Sejarah para Pengkhotbah, Vol. 3:1 Eusebius mengatakan, 
"Petrus dipercayai telah berkhotbah di Pontius, Galatia, Bitinia, Kapadokia dan Asia kepada Orang-orang Yahudi 
kelompok Diaspora. Setelah pergi ke Roma ia disalibkan dengan kepala di bawah atas permintaannya sendiri." 
Lihat catatan pada 1:14. 

□ "Follow Me" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE sebagaimana juga ay 22. Hal ini 
berhubugan dengan pembaharuan dan peneguhan kembali panggilan kepemimpinan Petrus (lih. Mat 4: 19-20). 

251 



NASKAH NASB (UPDATED): 21:20-23 

20 Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, 
yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: 
"Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?" 21 Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata 
kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?" 22 Jawab Yesus: "Jikalau Aku 
menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah 
Aku." 23 Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi 
Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku 
menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu." 



21:20 "murid yang dikasihi Yesus" Ini menunjuk pada catatan yang ditemukan dalam 13:25. Mengapa ia 
disebut dengan cara tersembunyi seperti ini tidak jelas (lih. 13:23; 19:26; 20:2; 21:7,20). Kemungkinan teorinya 
adalah: (1) tulisan-tulisan tradisional Yahudi abad pertama tidak menyebutkan penulis dengan nama; (2) Yohanes 
masih sangat muda ketika ia menjadi pengikut Yesus; atau (3) Yohanes adalah satu-satunya Rasul yang tinggal 
bersama Yesus selama pengadilan dan penyaliban. 

21:22 "Jawab Yesus: 'Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan 
urusanmu'" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL. Kita harus ingat bahwa kita 
berurusan dengan karunia dan pelayanan kita sendiri dan tidak perlu peduli dengan rencana Allah bagi orang lain! 
Suatu kemungkina alasan untuk menambahkan pasal 21 adalah untuk menjawab kesalah pahaman atas masalah 
ini. Nampaknya ada suatu kabar burung bahwa Yohanes akan hidup sampai Kedatangan Kedua. (Yohanes 
berbicara mengenai Parousia (kedatangan kedua), lih. 14:23; I Yoh 3:2.) 

□ "Ikutlah Aku" Ini hampir menyimpulkan undangan pribadi dari Injil Yohanes (lih. 1:43; 10:27; 12:26; 
2 1 : 19,22). Ini menekankan aspek pribadi injil, sementara "percaya bahwa" meneknkan aspek isi dari Injil. 



NASKAH NASB (UPDATED): 21:24 



24 



Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita 
tahu, bahwa kesaksiannya itu benar. 



21:24 "menuliskannya" Apakah kata ini menunjuk pada (1) ay 20-23: (2) pasal 21; atau (3) keseluruhan Injil? 
Jawabannya tidak j elas . 

□ "kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar" Kelompok mana yang dirujuk oleh kata ganti "kita" tidakl 
jelas. Nyatalah bahwa orang-orang lain sedang dibawa pada peneguhan kebenaran Injil Yohanes. Ini barangkali 
menunjuk pada para tua-tua Efesus. Ini adalah wilayah di mana Yohanes hidup, melayani, dan mati. Tradisi mula- 
mula menyatakan bahwa para tua-tua Efesuslah yang mendesak Yohanes yang telah lanjut usianya untuk 
menuliskan Injil nya karena kematian dari para Rasul yang lain dan berkembangnya ajaran sesat tentang Yesus. 
Lihat Topik Khusus" Saksi-saksi Yesus pada 1:8. 



NASKAH NASB (UPDATED): 21:25 



25 



Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus 
dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. 



21:25 Ayat 25 telah menjadi pertentangan untuk dua alasan: (1) dalam beberapa naskah kuno Yohanes 7:53 -8:11 
disisipkan di antara ayat 24 dan 25; (2) dalam naskah kuno Sinaitikus (X) si penyalin menghapus suatu ornamen 
tanda penerbit dan menyisipkan ay 25 dikemudian hari. Ini dibuktikan oleh sinar ultra-violet di British Museum. 
Ayat ini secara khusus menginformasikan pada kita bahwa para penulis Injil memilih apa yang akan mereka catat. 
Pertanyaan hermeneutikalnya selalu menanyakan, "Mengapa mereka mencatat hal ini dalam cara yang mereka 
lakukan dan tidak bersegera menggabungkan ke empat Injil?" 



252 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Bagaimana Yohanes 21 mirip dengan Lukas 5? 

2 . Mengapa para murid tidak segera mengenali Yesus? 

3 . Siapakah murid yang dikasihi Yesus? 

4 . Mengapa Yesus menanyai Petrus tiga kali mengenai kasihnya kepadaNya? 

5 . Apakah Yesus menyatakan bahwa Yohanes akan hidup sampai Ia datang kembali? 

6. Siapa yang dirujuk dalam ayat 24? 

7. Apakah ayat 25 asli? 



253 



I YOHANES 

PENGANTAR I YOHANES 



KEUNIKAN BUKU INI 



A. Buku I Yohanes bukanlah suatu surat pribadi ataupun surat yang ditulis kepada satu gereja ataupun juga suatu 
"Memo kantor yang bersemangat dari Kantor Pusat." (surat perusahaan). 

1 . Surat ini tidak memiliki pengantar tradisional (dari siapa, kepada siapa). 

2. Surat ini tidak memiliki salam pribadi ataupun berita penutup. 

B. Tak menyebutkan nama-nama pribadi. Ini sangatlah tidak biasa kecuali di buku-buku yang ditulis kepada 
banyak gereja, seperti Efesus dan Yakobus. Satu-satunya buku PB yang tidak menyertakan penulisnya ialah 
Ibrani. Namun demikian, nyatalah bahwa ini ditulis kepada orang-orang percaya yang menghadapi masalah 
internal gereja yaitu guru-guru palsu. 

C. Surat ini adalah suatu pendalaman teologis yang kuat. 

1. Sentralitas Yesus 

a. Sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia 

b. Keselamatan datang dari imandalam Yesus Kristus, bukan suatu pengalaman mistis atau 
pengetahuan rahasia (guru palsu) 

2. Tuntutan untuk gaya hidup Kristen (tiga ujian KeKristenan yang asli) 

a. Kasih persaudaraan 

b. ketaatan 

c. penolakan dari sistem dunia yang jatuh 

3. Jaminan dari keselamatan kekal melalui iman dalam Yesus dari Nazaret ("mengenal" digunakan 27 
kali) 

4. Bagaimana mengenali guru-guru palsu 

D. Tulisan-tulisan Yohanes (khususnya I Yohanes) menggunakan Bahasa Yunani Koine yang paling 

tidak rumit dari semua penulis PB, namun buku ini, tidak seperti buku lainnya, menggali kedalaman dari 
kebenaran-kebenaran yang mendasar dan kekal tentang Allah dalam Yesus (yaitu Allah adalah Terang, 
1:5; Allah adalah Kasih, 4:8,16; Allah adalah Roh, Yoh 4:24). 

E. Ada kemungkinan bahwa I Yohanes dimaksudkan untuk menjadi surat pembuka dari Injil Yohanes. Ajaran 
Sesat gnostik di abad pertama membentuk latar belakang bagi kedua buku ini. Injil memiliki dorongan 
penginjilan, sementara I Yohanes ditulis untuk orang-orang percaya. 

Komentator terkenal Westcott menyatakan bahwa Injil meneguhkan keTuhanan Yesus, sementara I 
Yohanes meneguhkan kemanusiaanNya. Kedua buku ini berjalan bersama-sama! 

F. Yohanes menulis dalam istilah hitam dan putih (dualistik). Ini adalah ciri khas dari Gulungan Kitab Laut Mati 
dan guru-guru palsu gnostik. Dualisme tulisan terstruktur dari I Yohanes mencakup verbal (terang versus 
kegelapan) dan gaya (suatu pernyataan negatif yang diikuti oleh yang positif). Ini berbeda dengan Injil Yohanes, 
yang menggunakan suatu dualisme vertikal (dari atas versus dari bawah). 

Sangatlah sukar untuk menggaris besarkan I Yohanes karena penggunaan tema-tema berulang oleh Yohanes. 
Buku ini adalah seperti sebuah permadani kebenaran yang dianyam dalam pola yang berulang (lih. Bill 
Hendricks, Permadani Kebenaran, Surat-surat Yohanes). 



254 



PENULIS 

Si penulis dari I Yohanes adalah bagian dari perdebatan atas penulis dari Kumpulan Karangan Yohanes — Injil, I 
Yohanes, II Yohanes, III Yohanes dan Wahyu. 

1 . Ada dua posisi dasar 

a. Tradisional 

(1) Tradisi bersifat seragam di antara para bapa-bapa Gereja mula-mula bahwa Yohanes, Rasul 
yang terkasih, adalah penulis dari I Yohanes 

b . Ringkasan dari bukti gerej a mula-mula 

(1) Klemens dari Roma (90 M) membuat singgungan pada I Yohanes 

(2) Polikarpus dari Smirna, Filipi 7 (1 10-140 M) mengutip I Yohanes 

(3) Buku Justin Martyr, Dialog 123:9 (150-160 M) mengutip I Yohanes 

(4) Singgungan pada I Yohanes dibuat dalam tulisan-tulisan dari 

(a) Ignatius dari Antiokhia (tanggal dari penulisannya tidak jelas namun di awal lOOan M) 

(b) Papias dari Hierapolis (lahir antara 50-60 M dan mati syahid tentang 155 M) 

(5) Irenius dari Lyons (130-202 M) mencirikan I Yohanes kepada Rasul Yohanes. Tertulian, 
seorang apologis mula-mula yang menulis 50 buku melawan ajaran-ajaran sesat, sering 
mengutip I Yohanes 

(6) Tulisan-tulisan awal yang lain yang mencirikan penulisan Rasul Yohanes adalah Klemens, 
Origen dan Dionisius yang semua dari Aleksandria, Fragmen Muratoria (180-200 M) dan 
Eusebius (abad ketiga). 

(7) Jerome (akhir abad ke empat) meneguhkan kepenulisan Yohanes namun mengakui bahwa ia 
ditolak oleh beberapa orang saat itu. 

(8) Theodore dari Mopsuestia, Uskup Antiokhia dari 392-428 M, menolak kepenulisan Yohanes. 

c. Jika Yohanes, apa yang kita ketahui dari Rasul Yohanes? 

(1) Ia adalah anak Zebedeus dan Salome 

(2) Ia bekas nelayan di Laut Galilea bersama saudaranya, Yakobus (kemungkinan memiliki 
beberapa kapal) 

(3) Beberapa percaya ibunya adalah saudara dari Maria, ibu Yesus (lih. Yoh 19:25; Mar 15:20) 

(4) Nampaknya ia kaya karena ia memiliki: 

(a) hamba-hamba bayaran (lih. Mar 1:20) 

(b) beberapa kapal 

(c) sebuah rumah di Yerusalem (lih. Mat 20:20) 

(5) Yohanes mempunyai akses ke rumah Imam Besar di Yerusalem, yang menunjukkan ia adalah 
seorang yang agak terrkenal (lih. Yoh 18:15-16) 

(6) Kepada Yohaneslah kepercayaan untuk memelihara Maria, ibu Yesus, diberikan. 

d. Tradisi Gereja mula-mula secara seragam menyaksikan bahwa Yohanes hidup lebih panjang dari 
semua Rasul lain, dan setelah kematian Maria di Yerusalem, ia pindah ke Asia Kecil dan menetap 
di Efesus, kota terbesar di daerah itu. Dari kota ini ia diasingkan ke Pulau Patmos (diseberang 
pantai) dan kemudian dibebaskan dan kembali ke Efesus. (Eusebius mengutip Polikarpus, Papias 
dan Irenaeus). 

2. Ahli-ahli Modern 

a. Kebanyakan mayoritas ahli moderen mengakui kemiripan di antara semua tulisan-tulisan 
Yohanes, khususnya dalam penyusunan kata, kosa kata, dan bentuk-bentuk ketatabahasaan. Suatu 
contoh bagus dari hal ini adalah kontras yang tajam yang menjadi kekhasan tulisan-tulisan ini: 
hidup versus mati, kebenaran versus kepalsuan. Dikhotomi tajam yang sama ini dapat dilihat 
dalam tulisan-tulisan lain zaman itu; Gulungan-gulungan Kitab Laut Mati dan tulisan-tulisan 
gnostik yang baru mulai. 

b. Telah ada beberapa teori mengenai saling berhubungannya antara lima buku yang secara 
tradisional dianggap berasal dari Yohanes. Beberapa kelompok menyatakan kepenulisan oleh satu 
orang, dua orang, tiga orang, dan seterusnya. Sepertinya posisi yang terbaik adalah bahwa semua 

255 



tulisan Yohanes merupakan hasil pemikiran satu orang, bahkan jika kemungkinan ditulis oleh 
beberapa murid-muridnya. 
c. Kepercayaan pribadi saya adalah bahwa Yohanes, rasul yang sudah lanjut usia ini, menulis semua 
lima buku tersebut di akhir pelayanannya di Efesus. 

3 . Masalah kepenulisan adalah suatu masalah hermeneutika, buman pengilhaman. Pada akhirnya penulis 
Kitab Suci adalah Allah! 

TANGGAL - Nyatalah bahwa hal ini terkait dengan kepenulisan 

A. Jika Rasul Yohanes menulis surat-surat ini, dan khususnya I Yohanes, kita berbicara suatu kurun waktu 
sekitar penutupan abad pertama. Ini akan memberikan waktu bagi perkembangan dari sistem 
teologia/falsafah palsu gnostik dan akan cocok dengan terminologi dari I Yohanes ("anak-anak"), yang 
sepertinya mengisyaratkan seorang yang sudah lanjut usia berbicara dengan kelompok orang percaya 
yang lebih muda. Jerome mengatakan Yohanes hidup 68 tahun setelah penyaliban Yesus. Ini sepertinya 
cocok dengan tradisi ini. 

B. A.T. Robertson berpikir I Yohanes ditulis antara 85-95 M, sementara Injilnya ditulis sekitar tahun 95 M. 

C. Serial Komentari Internasional Baru pada I Yohanes oleh I. Howard Marshall menyatakan bahwa tanggal 
antara 60-100 M adalah prakiraan terdekat oleh para ahli moderen mengenai penulisan buku-buku 
Yohanes. 

PENERIMA 

A. Tradisi menyatakan bahwa buku ini ditulis kepada Propinsi Romawi Asia Kecil (Turki bagian Barat), 
dengan Efesus sebagai daerah kota metropolitan utamanya. 

B. Surat ini sepertinya telah dikirimkan kepada suatu kelompok gereja tertentu di Asia Kecil yang sedang 
mengalami permasalahan guru-guru palsu (seperti Kolose dan Efesus), khususnya (1) gnostik doketis 
yang menolak kemanusiaan Kristus, namun meneguhkan keTuhananNya dan (2) grostik antinomian yang 
memisahkan teologia dari etika/moralitas. 

C. Agustinus (abad keempat M) berkata surat ini ditulis kepada orang Parthian (Babilonia). Ia diikuti oleh 
Cassiodrus (awal abad keenam M). Ini kemungkinan berasal dari kebingungan dari arti frasa "wanita 
terpilih", dan frasa "ia yang ada di Babilonia," yang digunakan dalam I Pet 5:13 dan II Yoh 1. 

D. Fragmen Muratoria, suatu daftar kanonika awal dari buku-buku PB yang ditulis antara 180-200 M di 
Roma, menyatakan bahwa surat ini ditulis "atas desakan dari rekan-rekan murid dan uskup" (di Asia 
Kecil). 

PENGAJARAN SESAT 

A. Surat ini sendiri secara nyata merupakan suatu reaksi atas suatu jenis pengajaran palsu (lih. "Jika kita 
berkata. . ." l:6ff dan "ia yang berkata . .." 2:9; 4:20 [diatribe]). 

B. Kita mempelajari beberapa prinsip dasar kesesatan tersebut melalui bukti internal dari I Yohanes. 

1 . suatu penolakan akan inkarnasi Yesus Kristus 

2. suatu penolakan terhadap sentralitas Yesus Kristus dalam keselamatan 

3 . suatu kelangkaan akan suatu gaya hidup Kristen yang pantas 

4. suatu penekanan pada pengetahuan (seringkah rahasia) 

5 . suatu kecenderungan kepada ekslusifisme 



256 



C. Latar Belakang abad pertama 

Dunia Romawi abad pertama adalah zaman eklektikisme antara agama-agama Timur dan Barat. Dewa- 
dewa pantheon Yunani dan Romawi ada dalam reputasi yang buruk. Agama misteri sedang sangat 
populer karena penekanan mereka pada hubungan pribadi dengan keTuhanan dan pengetahuan rahasia. 
Filsafat Yunani Sekuler populer dan menyatu dengan pandangan-pandangan dunia lainnya. Ke dalam 
dunia agama eklektik ini datanglah ke-eksklusif-an iman Kristen (Yesus adalah satu-satunya jalan kepada 
Allah, lih Yoh 14:6). Apapun latar belakang yang tepat daari ajaran-ajaran sesat tersebut, ini adalah upaya 
untuk membuat apa yang tampak merupakan kesempitan dari keKristenan menjadi bisa dipercaya dan 
diterima secara intelektual oleh pemirsa Romawi -Yunani yang lebih luas. 

D. Kemungkinan pilihan mengenai kelompok gnostik mana yang dibicarakan Yohanes 

1 . gnostisisme yang baru mulai 

Pengajaran dasar dari gnostisisme yang baru mulai di abad pertama sepertinya telah menekankan pada 
dualisme ontologis (kekal) antara roh dan materi. Roh (Allah Maha Tinggi) dianggap sebagai yang 
baik, sementara materi adalah bersifat jahat. Dikhotomi ini menyerupai ideal versus jasmani, surgawi 
versus duniawi, tak nampak versus nampak dari Platonisme. Ada pula penekanan berlebihan pada arti 
pentingnya pengetahuan (kata kunci atau kode rahasia yang mengijinkan suatu jiwa untuk bisa 
melewati wilayah kemalaikatan [aeons] menuju kepada Allah yang Maha Tinggi) yang merupakan 
keharusan untuk keselamatan. 

2. Ada dua bentuk dari gnostisime baru yang nampaknya bisa ada dalam latar belakang dari I Yohanes 

(1) Gnostisisme Doketis, yang menolak kemanusiaan dari Yesus karena materi adalah jahat 

(2) Gnostisisme Cerinthian, yang menganggap Kristus satu dari banyak aeons atau tingkatan 
kemalaikatan antara allah maha tinggi yang baik dan materi yang jahat. Roh Kristus ini 
mendiami manusia Yesus pada saat baptisanNya dan meninggalkanNya sebelum penyaliban. 

(3) dari kedua kelompok ini beberapa melakukan asketisme (jika tubuh menginginkannya, maka 
hal itu adalah jahat), antinomianisme yang lain (jika tubuh menghendaki, berikanlah). Tak 
ada bukti tertulis mengenai adanya sistem gnostisisme yang telah jadi dalam abad pertama. 
Nanti pada pertengahan abad kedua baru ada bukti bukti yang terdokumentasi. Untuk 
informasi lebih lanjut mengenai "gnostisisme" lihat 

(a) Agama Gnostik oleh Hans Jonas, terbitan Beacon Press 

(b) Injil-injil Gnostik oleh Elaine Pagels, terbitan Random House 

(c) Naskah Gnostik Nag Hammadi dan Alkitab oleh Andrew Helmbold 

3. Ignatius menyarankan satu lagi sumber dari ajaran sesat ini dalam tulisannya kepada Penduduk 
Smirna iv-v. Mereka menolak inkarnasi Yesus dan hidup dengan gaya hidup antinomian. 

4. Namun satu lagi yang merupakan kemungkinan kecil sumber kesesatan Meander dari Antiokhia, yang 
dikenal dari tulisan Iraneus, Melawan Ajaran Sesat XXIII. Ia adalah seorang pengikut Simon orang 
Samaria dan seorang penasehat dari pengetahuan rahasia. 

E. Ajaran Sesat Masa Kini 

1. Roh dari kesesatan ini ada pada kita sekarang bila orang mencoba untuk menggabungkan kebenaran 
Kristen dengan sistem-sistem pemikiran yang lain. 

2. Roh dari kesesatan ini ada pada kita sekarang bila orang menekankan doktrin yang "benar" tanpa 
adanya hubungan pribadi dan iman gaya hidup. 

3. Roh kesesaatan ini ada pada kita sekarang bila orang mengubah keKristenan menjadi suatu elite 
intelektual yang ekslkusif 

4. Roh kesesatan ini ada pada kita sekarang bila orang berbelok kepada asketisisme atau 
antinomianisme. 



257 



MAKSUD 

A. Surat ini mempunyai fokus praktis untuk orang-orang percaya 

1 . memberi mereka sukacita (lih. 1:4) 

2. mendukung mereka untuk hidup secara saleh (lih. 1:7; 2: 1) 

3. memerintahkan mereka (dan mengingatkan mereka) untuk saling mengasihi satu sama lain (lih. 4:7- 
21) dan bukan dunia (lih. 2:15-17). 

4. memberi mereka jaminan keselamatan mereka dalam Kristus (lih. 5:13) 

B. Surat ini memiliki suatu fokus doktrinal bagi orang-orang percaya 

1 . menyangkal kesalahan pemisahan keTuhanan dan kemanusiaan Yesus 

2. menyangkal kesalahan pemisahan kerohanian menjadi suatu intelektualisme tanpa hidup yang saleh 

3 . menyangkal kesalahan bahwa seseorang dapat diselamatkan dalam penyingkiran dari orang lain 

SIKLUS PEMBACAAN PERTAMA (lihat hal. vii) 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca keseluruhan kitab ini sekaligus. Sebutkan tema pokok dari keseluruhan buku dengan kalimat anda sendiri. 

1 . Tema keseluruhan buku. 

2. Tipe literatur (genre) 

SIKLUS PEMBACAAN KEDUA (lihat hal. vii) 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca keseluruhan kitab ini sekaligus keduakalinya. Garis besarkan pokok-pokok utama dan nyatakan pokok 
tersebut dalam satu kalimat. 

1 . Pokok dari bagian tulisan yang pertama 

2. Pokok dari bagian tulisan yang kedua 

3 . Pokok dari bagian tulisan yang ketiga 

4. Pokok dari bagian tulisan yang keempat 

5. dst. 



258 



I YOHANES 1 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN* 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Firman Kehidupan 


Apa yang Telah Didengar, 
Dilihat dan Dijamah 


Pembukaan 


Firman Kehidupan 


Firman yang Berinkarnasi 
dan Berbagi dengan Bapa 
dan Anak 


1:1-4 


1:1-4 


1:1-4 


1:1-4 


1:1-4 


Allah adalah Terang 


Dasar Persekutuan dengan 
Dia 


Sikap yang Benar 
Terhadap Dosa 


Allah adalah Terang 


Berjalan Dalam Terang 

(1:5-2:28) 


1:5-10 


1:5-2:2 


1:5-10 


1:5-7 
1:8-10 


1:5-7 

Syarat Pertama: Berhenti 
dengan Dosa 

1:8-2:2 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian 
pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah 
merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap 
paragraf hanya memiliki satu dan satu pokok saja. 



a. 


Paragraf pertama 


b. 


Paragraf kedua 


c. 


Paragraf ketiga 


d. 


Dst. 



Walaupun bukan merupakan suatu ilham, pembagian paragraf adalah kunci dalam memahami dan mengikuti maksud dari si penulis asli. Tiap 
terjemahan modern membagi dan meringkas pasal satu. Setiap paragraf memiliki satu topik, kebenaran dan pemikiran pokok. Setiap versi mengemas topik 
tersebut dengan cara yang berbeda-beda. Waktu anda membaca naskah ini, tanyakan pada diri anda terjemahan mana yang cocok dengan pengertian anda 
mengenai pembagian pokok dan ayat-ayatnya. 

Dalam setiap pasal anda harus membaca Alkitab dahulu, baru mencoba mengidentifikasikan pokok-pokoknya (paragraf). Kemudian bandingkan 
pengertian anda dengan versi-versi modern tersebut. Hanya ketika seseorang memahami maksud dari penulis asli dengan cara mengikuti pola pikir dan 
penyajiannya, ia baru bisa benar-benar memahami Alkitab. Hanya si penulis aslilah yang diilhami Allah — pembaca tidak mempunyai hak untuk merubah 
atau memodifikasi berita tersebut. Pembaca Alkitab memiliki tanggung-jawab untuk menerapkan kebenaran yang diilhamkan tersebut ke dalam kehidupan 
dan zaman mereka. 

Catat bahwa semua istilah teknis dan singkatan diterangkan sepenuhnya di Appendiks Satu, Dua dan Tiga 



259 



THEOLOGICAL BACKGROUND 

A. Perikop ini berhubungan dengn Prolog dari Injil Yohanes (1:1-18, sebelum penciptaan jasmani), yang 
berhubungan dengan Kej 1:1 (penciptaan jasmani). Namun demikian, di sini, ini menunjuk pada awal dari 
pelayanan Yesus. 

B. Penekanannya adalah pada: 

1 . kemanusiaan penuh dari Yesus Kristus 

a. PARTICIPLE yang berhubungan dengan indra-indra manusia: penglihatan, pendengar, peraba 
(lih. ay 1,3). Yesus adalah benar-benar manusia dan jasmani. 

b. gelar lengkap dari Yesus 

(1) Firman Hidup (lih. ay 1) 

(2) AnakNya Yesus Kristus (lih. ay 3) 

2. Ketuhanan dari Yesus dari Nazaret 

a. pra-eksistensi (ay 1,2) 

b. inkarnasi (ay 2) 

Kebenaran-kebenaran ini diarahkan untuk melawan pandangan dunia dari para guru palsu. 

SINTAKSIS 

A. Ayat 1-4 

1 . Ayat 1-3 a membentuk satu kalimat dalam bahasa Yunani. 

2. Kata kerja utamanya "memberitakan" ada di ay 3 . Penekanannya ialah pada isi khotbah Kerasulan. 

3 . Ada empat RELATIVE CLAUSE dalam ay 1 yang ditempatkan di bagian depan anak kalimat untuk 
penekanan. 

a. "Apa yang telah ada sejak semula" 

b. "yang telah kami dengar" 

c. "yang telah kami lihat dengan mata kami" 

d. "yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami" 

4. Ayat 2 sepertinya adalah sebuah dalam kurung mengenai inkarnasi Kristus. Fakta bahwa hal ini 
sedemikian janggalnya secara ketatabahasaan jutru menarik perhatian kepadanya! 

5. Ayat 3 dan 4 mendefinisikan maksud-maksud prolamasi Kerasulan Yohanes: persekutuan dan 
sukacita. Catatan saksi mata kerasulan adalah satu kriteria dari gereja mula-mula bagi kanonisasi. 

6. Perhatikan aliran bentuk kata kerja dalam ayat 1 

a. IMPERFECT (ada sebelumnya) 

b. PERFECT, PERFECT (kebenaran abadi) 

c. AORIST, AORIST (contoh specifik) 

B. Ayat 1:5-2:2 

1. Kata ganti dalam 1:5-2:2 sangat tidak jelas, namun saya kira hampir semuanya kecuali ay 5 menunjuk 
pada Bapa (mirip dengan Ef 1:3-14) 

2. Semua kata "jika" memulai KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berbicara tentang 
kemungkinan tindakan. 

3 . Adaxsuatu variasi teologis yang menentukan antara 

a. Bentuk kata kerja PRESENT versus AORIST yang merujuk pada "dosa" 

b. Bentuk TUNGGAL dan JAMAK, "dosa" dan "dosa-dosa." 



260 



AJARAN-AJARAN SESAT 

A. Klaim-klaim yang salah dari Ajaran Sesathe dapat dilihat dalam ay 1:6,8,10; 2:4,6,9. 

B. Ayat 5-10 berhubungan dengan upaya teologis untuk memisahkan mengenal Allah (teologia) dari 
mengikut Allah (etika). Hal ini mewakili suatu penekanan berlebihan gnostik yang tak semestinya pada 
pengetahuan. Mereka yang mengenal Allah akan menyatakan sifat-sifatNya dalam gaya hidup mereka. 

C. Ayat 1:8-2:2 harus diseimbangkan dengan 3:6-9. Kedua hal ini adalah dua sisi dari satu koin. Kedua hal 
ini kemungkinan menyangkal dua kesalahan yang berbeda: 

1 . kedsalahan teologis (tak ada dosa) 

2. kesalahan moral (dosa tak jadi soal) 

D. I Yoh 2:1-2 adalah suatu keseimbangan yang diupayakan antara menganggap remeh dosa 
(antinomianisme) dan permasalahan yang berulang dari penghakiman, legalisme kultural, atau 
penyangkalan diri Kristen. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:1-4 

*Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, 
yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup — itulah 
yang kami tuliskan kepada kamu. 2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang 
kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan 
Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami. 3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, 
kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan 
kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus. 4 Dan semuanya ini kami 
tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna. 



1:1 "Apa" Buku ini dimulai dengan suatu kata ganti NETRAL. Ini berbicara mengenai aspek gada dari berita 
Allah yang meliputi: (1) berita tentang Yesus; dan (2) pribadi Yesus Sendiri (lih. 1:8,10; 2:20,24; 3:11,14). Inji 
adalah suatu berita, suatu pribadi, dan suatu gaya hidup. 

□ "yang telah ada" Ini adalah sebuah IMPERFECT INDICATIVE. Hal ni menyatakan pra-eksistensi Yesus 
(lih. ini adalah tema berulang dalam tulkisan-tulisan Yohanes lih. ay 2; Yoh 1:1,15; 3:13; 8:57-58; 17:5). Ini 
adalah satu cara untuk menegaskan keTuhananNya. Yesus menyatakan Bapa karena Ia telah ada bersama Bapa 
sejak semula. 

□ "sejak semula" Ini adalah suatu singgungan nyata terhadap Kej 1 dan Yoh 1, hanya di sini, menunjuk pada 
awal dari pertemuan pribadi Rasul ini dengan Yesus (lih Topik Khusus: Arche pada Yoh 1:1). Kedatangan Yesus 
bukanlah suatu "rencana cadangan." Injil selalu merupakan rencana penebusan Allah (lih. Kej 3:15; Kis 2:23; 
3:18; 4:28; 13:29). Frasa ini dalam konteks menunjuk pada awal dari pertemuan pribadi ke dua belas Rasul 
dengan Yesus. . 

Yohanes sering menggunakan konsep "awal" {arche). Kebanyakan dari kemunculannya pada dasarnya 
terbagi dalam dua kategori: 
1 . dari penciptaan 

a. Yoh 1 : 1,2 (Yesus pada mulanya) 

b. I Yoh 1 : 1 (Yesus dari semula) 

c. Yoh 8:44; I Kn. 3:8 (Setan pembunuh dan pendusta sejak semula) 

d. Wah 3: 14; 21:6,12 (Yesus Yang awal dan Yang akhir) 

261 



dari saat inkarnasi dan pelayanan Yesus: 

a. Yoh 8:25; 16:4; I Yoh 2:7 [dua kali]; 3: 1 1; II Yoh 5,6 (pengajaran-pengajaran Yesus) 

b. Yoh 15:27 (bersama Yesus) 

c. I Yohn 2: 13,24 [dua kali] (dari kepercayaan mereka pada Yesus) 

d. Yoh 6:64 (dari penolakan mereka akan Yesus) 
konteks lebih menyukai #2 



TOPIK KHUSUS: YOHANES 1 DIBANDINGKAN DENGAN I YOHANES 1 




Injil 




Surat 


1. 


Pada mulanya ( 1 : 1 ,2) 




Sejak semula (1:1) 


2. 


Firman (logos) (1:1) 




Firman (logos) (1:1) 


-> 
j. 


Hidup (zoe) (1:4) 




Hidup (zoe) (1:1,2) 


4. 


Terang dalam Yesus (1:4) 




Terang dalam Allah (1:5) 


5. 


Terang dinyatakan (1:4) 




Terang dinyatakan (1:4) 


6. 


Kegelapan (1:5) 




Kegelapan (1:5) 


7. 


Saksi kepada terang (1:6-8) 




Saksi kepada terang (1:3,5) 


8. 


Manusia dibawa kepada Allah (1 


7,12-13) 


Manusia dibawa kepada Allah (1:3) 


9. 


Melihat kemuliaanNya (1 : 14) 




Melihat kemuliaanNya (1:1-3) 



□ "kami" Ini mengisyaratkan kesaksian bersama namun pribadi dari para Rasul. Kesaksian bersama ini adalah 
suatu cirikhas dari I Yohanes. Ini digunakan lebih dari 50 kali. 

Beberapa melihat kat ganti kebersamaan ini sebagai menrujuk pada apa yang berasal dari "tradisi Yohanes." 
Ini akan mengisyaratkan pengawal-pengawal atau guru-guru dari teologia Yohanes yang unik. 

□ "telah (kami) dengar. . .telah (kami) lihat" Kedua hal ini adalah PERFECT ACTIVE INDICATrVE yang 
menekankan hasil yang tetap. Yohanes sedang menyatakan kemanusiaan Yesus dengan penggunaannya secara 
berupang dari PARTICIPLE-PARTICIPLE yang berhubungan dengan panca indra dalam ay 1,3. Ia dengan ini 
mengklaim menjadi saksi mata dari kehidupan dan pengajaran Yesus dari Nazaret. 

□ "telah (kami) saksikan . . . telah (kami) raba" Kedua hal ini adalah AORIST INDICATIVE yang 
menekankan peristiwa-peristiwa tertentu. "Menyaksikan" berarti "mengamati dengan cermat" (lih. Yoh 1:14); 
"meraba" berarti "memeriksa seacra cermat oleh perasaan" (lih. Yoh 20:20,27; Luk 24:39). 

Kata Yunani bagi "meraba" atau "memegang" (pselaphao) ditemukan hanya dalam dua ayat di PB; di sini 
dan Luk 24:39. Dalam Lukas kata ini digunakan untuk suatu pertemuan pasca-kebangkitan dengan Yesus. 
Kemungkinan I Yohanes menggunakiannya dalam pengertian yang sama. 

□ "Firman Hidup" Penggunaan kata logos dilakukan untuk menangkap perhatian dari para guru-guru palsu 
Yunani, sebagaimana dalam kata pembuka dari Injil Yohanes (lih 1:1). Kata ini digunakan secara luas dalam 
filsafat Yunani. Ini juga memiliki latar belakang tertentu dalam kehidupan Ibrani (lih. Pengantar Yohanes 1, C). 
Frasa ini di sini menunjuk pada baik isi Injil maupun pribadi Injil. 

1:2 Ayat ini adalah dalam tanda kurung mendefinisikan "hidup". 

□ "hidup" (ay 2 dua kali) "Zoe" digunakan secara konsisten dalam tulisan-tulisan Yohane bagi hidup rohani, 
hidup kebangkitan, kehidupan jaman baru, atau kehidupan Allah (lih. Yoh 1:4; 3:15,36 [dua kali]; 4:14,36; 5:24 
[dua kali] ,26 [dua kali] ,29,3 9,40; 6:27,33,35,40,47,48,51,53,54,63,68; 8:12; 10:10,28; 11:25; 12:25,50; 14:6; 
17:2,3; 20:31; I Yoh 1:1,2; 2:25; 3:14-15; 5:11,12,13,16,20). Yesus menyebut diriNya "kehidupan", (lih. Yoh 
14:6). 

□ "dinyatakan" [dua kali] Ini adalah AORIST PASSIVE INDICATIVE. Bentuk PASSIVE VOICE nya sering 
digunakan untuk Allah Bapa sebagai pelaku. Istilah (phaneroo) ini mengisyaratkan "membawa kepada terang 



262 



yang telah ada." Ini adalah istilah favorit dengan Yohanes (lih. Yoh 1:31; 3:21; 9:3; 12:6; I Yoh l:2[dua kali]; 
2:19; 3:5,8,10; 4:9). AORIST TENSE nya menekankan inkarnasi (lih. Yoh 1:14), yang ditolak oleh guru-guru 
palsu. 

□ "bersaksi" Ini menunjukkan pengalaman pribadi Yohanes. Istilah ini sering digunakan untuk kesaksian 
dalam kasus pengadilan. Lihat Topik Khusus: Saksi-saksi Yesus pada Yoh 1:8. 

□ "memberitakan" Ini menunjuk pada kesaksian kepenulisan Yohanes yang dinyatakan dan dicatat dalam 
khotbah dan tulisannya. Ini adalah kata kerja utama dari ay 1-3. Ini diulangi dua kali (ay 2 dan ay 3). 

□ "bersama-sama dengan Bapa" Seperti ay 1, ini adalah suatu pernyataan mengenai pra-eksistensi Yesus. 
Penyusunan Frasanya seperti Yoh 1:1. KeTuhanan telah berinkarnasi sebagai seorang manusia (lih. Yoh 1:14). 
Mengenal Yesus adalah mengenal Allah (lih. Yoh 14:8-1 1). 

1:3 "Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga" Ini 
adalah RELATTVE CLAUSE KELIMA, yang melanjutkan pemikiran dari ay 1 setelah tanda kurung dari ay 2. Ini 
mengulangi kata-kata kerja dari persepsi yang ditemukan dalam ay 1. 

□ "kami beritakan kepada kamu juga" Ini adalah KATA KERJA utama dari ay 1-4. Ini adalah suatu 
PRESENT ACTIVE INDICATIVE. Mengenal Allah menuntut suatu persekutuan dengan anak-anakNya! 

□ "supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami" Ini adalah suatu PURPOSE CLAUSE (hina) 
dengan suatu PRESENT ACTIVE SUBJUNCTIVE. Mengenal Allah menuntut sautu persekutuan dengan anak- 
anakNya! Ini menyatakan hubungan horizontal (manusia kepada manusia) yang disebabkan oleh hubugan vertikal 
(manusia kepada Pencipta). Ini juga menekankan perlunya dan sukacita dari masyarakat Kristen. Bentuk kata 
kerjanya menekankan mulainya dan kelanjutan dari pengalaman masyarakat ini (lih. 1:3 [dua kali],6,7). 
KeKristenan adalah kebersamaan! 

TOPIK KHUSUS: KOINONIA 

Istilah "persekutuan" {koinonia) berarti 

1 . hubunan dekat dengan seseorang 

a. dengan Anak (lih. I Yoh 1:6; I Kor 1:9) 

b. dengan Roh (lih. II Kor 13: 13; Flp 2: 1) 

c. dengan Bapa dan Anak (lih. I Yoh 1:3) 

d. dengan saudara/saudari seperjanjian yang lain (lih. I Yoh 1:3,7; Kis 2:42; Gal 2:9; Fil 17) 

2. hubungan dekat dengan sesuatu atau kelompok-kelompok 

a. dengan Injil (lih. Flp 1:5; Fil 6) 

b. dengan darah Kristus (lih. I Kor 10: 16) 

c. tidak dengan kegelapan (lih. II Kor 6:14) 

d. dengan penderitaan (lih. Fil 3:10; 4:14; IPet4:13) 

3. anugerah atau sumbangan yang dilakukan secara berkemurahan (lih. Rom 12:13; 15:26; II Kor 8:4; 9:13; 
Fil 4:15; Ibr 13:16) 

4. Anugerah pemberian Allah melalui Kristus, yang memulihkan persekutuan umat manusia dengan Nya dan 
saudara-saudarinya 



TOPIK KHUSUS: KEKRISTENAN ADALAH KEBERSAMAAN 

A . Penggambaran-penggambaran j amak Paulus 

1. tubuh (lih. I Kor 12: 12-20) 

2. ladang (lih. I Kor 3:9) 

3. bangunan (lih. I Pet 2:4-5) 



263 



B. Istilah "orang kudus" selalu berbentuk JAMAK (keculai Flp 4:21, namun di sanapun ini juga merupakan 
kebersamaan) 

C. Penekanan reformasi Martin Luther pada "keimaman orang percaya" tidak sesunggunya Alkitabiah. Ini 
mestinya adalah keimaman orang-orang percaya (lih. Kel 19:6; I Pet 2:5,9; Wah 1:6). 

D. Setiap orang percaya di beri karunia untuk kebaikan bersama (lih. I Kor 12:7 

E. Hanya dalam suatu kerja sama lah umat Allah akan menjadi efektif. Pelayanan adalah 
kebersamaan (lih. Ef 4:11-12). 

□ "dengan Bapa.... dengan Anak-Nya" Frasa ini secara ketatabahasaan berparalel dalam PREPOSITION dan 
DEFINITE ARTICLE nya. Sintaksis ini meneguhkan kesetaraan dan keTuhanan Yesus (lih. Yoh 5:18; 10:33; 
19:7). Tidaklah mungkin mendapatkan Bapa (Allah Tertinggi) tanpa Anak (Allah yang terinkarnasi) seperti 
diisyaratkan para guru palsu (lih. I Yoh 2:23; 5:10-12). 

Persekutuan dengan Bapa dan Anak ini sangatlah mirip dengan perikop saling "tinggal" dari Yoh 14:23. 

1:4 "semuanya ini kami tuliskan kepada kamu" Si penulis menyatakan satu dari maksudnya di sini (lih. 2: 1). 

□ "supaya sukacita kami menjadi sempurna" Ini adalah sebuah PERIPHRASTIC PERFECT PASSIVE 
SUBJUNCTIVE (lih. Yoh 15:11; 16:20,22,24; 17:13; II Yoh 12; III Yoh 4). Kesukaan orang-orang percaya akan 
disempurnakan oleh persekutuan dengan Bapa, Anak, dan Roh. Ini adalah suatu elemen yang penting mengingat 
gangguan-gangguan dari para guru palsu, maksudmaksud Yohanes yang dinyatakan dalam menulis buku ini 
adalah: (1) persekutuan dengan Allah dan dengan anak-anakNya; (2) sukacita; dan (3) jaminan. Pada sisi 
negatifnya, maksudnya adalah untuk melengkapi orang-orang percaya melawan teologia palsu dari para guru 
gnostik. 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:5-2:2 

5 Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah 
adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. 6 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh 
persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan 
kebenaran. 7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita 
beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari 
pada segala dosa. 8 Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan 
kebenaran tidak ada di dalam kita. 9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga 
Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. 10 Jika kita berkata, 
bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada 
di dalam kita. 2:1 Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, 
namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, 
yang adil. 2 Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga 
untuk dosa seluruh dunia. 



1:5 "berita, yang telah kami dengar" kata ganti "kami" menunjuk pada Yohanes dan saksi mata yang lain, yaitu 
para pendengar dan pengikut Yesus semasa hidupNya di dunia. Yohanes secara langsung berbicara kepada 
paryang kemungkinan merujuk pada gereja-gereja di Asia Kecil. 

Kata kerja "mendengar" adalah sebuah PERFECT ACTIVE INDICATIVE. Ini mencerminkan istilah 
berulang yang gamblang yang berhubungan dengan indra-indra jasmani dalam 1:1-4. Dalam suatu pengertian ini 
adalah rasul Yohanes meneguhkan kehadirannya pada saat-saat pengajaran Yesus. Yohanes menyampaikan 
wahyu-wahyu Yesus, bukan dari dirinya! Bahkan ada kemungkinan bahwa keunikan pernyataan "Akulah" dari 
Injil ini adalah peringatan Yohanes mengenai pengajaran-pengajaran seara pribadi dari Yesus. 

□ "dari Dia" "Dari Dia" adalah satu-satunya kata ganti dalam keseluruhan bagian dari 1:5-2:2 yang menunjuk 
pada Yesus. Yesus datang untuk menyatakan Bapa (lih. Yoh 1:18). Secara Teologis, Yesus datang untuk tiga 

264 



maksud: (1) menyatakan Bapa (lih. 1:5); (2) meberikan pada orang percaya suatu teladan untuk diikuti (lih. 1:7); 
dan (3) mati demi manusia yang berdosa (lih. 1:7; 2:2) 

□ "Allah adalah terang" Tidak ada ARTICLE di sini. Ini menekankan aspek perwahyuan dan etis dari sifat 
Allah (lih. Maz 27:1; Yes 60:20; Mik 7:8; I Tim 6:16; Yak 1:17). Para guru palsu gnostik menyatakan bahwa 
terang merujuk pada pengetahuan, namun Yohanes menyatakan bahwa terang menunjuk juga pada kemurnian 
secara etis. "Terang" dan "kegelapan" adalah istilah yang lazim (suatu dualisme etika yang menggunakan istilah 
ini juga ditemukan dalam Gulungan Kitab Laut Mati dan gnostisisme mula-mula). Ini berhubungan dengan 
dualisme antara baik dan jahat dan kemungkinan dualisme gnostik roh versus materi. Ini adalah satu dari 
pernyataan teologia keTuhanan yang sederhana, namun mendasar dari Yohanes. Yang lainnya adalah (1) "Allah 
adalah kasih" (lih. 4:8,16); dan (2) "Allah adalah Roh' (lih. Yoh 4:24). Keluarga Allah, seperti Yesus (lih. Yoh 
8:12; 9:5), harus mencerminkan sifatNya (lih. Mat 5:14). Kehidupan kasih, pengampunan dan kemurnian yang 
telah diubahkan dan terus berubah ini adalah satu dari bukti-bukti suatu pertobatan yang sungguh-sungguh. 

□ "di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan" Ini adalah suatu DOUBLE NEGATIVE untuk penekanan. 
Ini merupakan pernyataan mengenai sifat kudus Allah yang tak berubah (lih. I Tim 6: 16; Yak 1:17; Maz 102:27; 
Mal 3:6). 

1:6 "Jika kita katakan" Ini adalah yang pertama dari beberapa KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL 

yang menunjuk pada klaim-klaim dari guru-guru palsu (lih. 1:8,10; 2:4,6,9). Pernyataan-pernyataan ini adalah 
satu-satunya cara untuk mengenali pernyataan-pernyataan dari guru-guru palsu tersebut. Mereka nampaknya 
adalah gnostik -gnostik mula-mula (tahap awal). 

Teknik penulisan tentang perkiraan sangkalan ini disebut diatribe. Ini adalah cara untuk menyajikan 
kebenaran dalam suatu bentuk tanya/jawab. Hal ini dapat secara jelas dilihat dalam Maleakhi (lih. 1:2,6,7,12; 
2:14,17; 3:7,14) dan dalam Roma (lih. 2:3,17,21-23; 3:1,3,7-8,9,31; 4:1; 6:1; 7:7). 

□ "kita beroleh persekutuan dengan Dia" Ajaran-ajaran sesat mengklaim bahwa persekutuan tersebut 
didasarkan atas pengetahuan saja. Ini adalah satu aspek dari filsafat Yunani dari Plato. Namun demikian, Yohanes 
menyatakan bahwa Orang Kristen harus hidup dalam kehidupan yang serupa dengan Kristus (lih. ay 7; Im 19:2; 
20:7; Mat 5:48). Lihat Topik Khusus pada 1:3. 

□ "namun kita hidup di dalam kegelapan" "Hidup" adalah suatu PRESENT ACTIVE SUBJUNCTIVE. Ini 

adalah suatu penggambaran alkitabiah yangmenyatakan suatu gaya hidup moral (lih. Ef 4:1,17; 5:2,15). Allah 
adalah terang dengan tanpa kegelapan. Anak-anakNya harus menjadi seperti Dia (lih. Mat 5:48). 

□ "kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran" Kedua kata ini adalah KATA KERJA BENTUK 
PRESENT. Yohanes menyebut beberapa jenis orang-orang agamawi sebagai pendusta (lih. 1:10; 2:4,20; 4:20; 
Yes 29:13). Tindakan-tindakan gaya hidup sungguh menyatakan hati (lih. Mat 7). Lihat Topik Khusus: 
Kebenaran dalam Tulisan-tulisan Yohanes pada Yoh 6:55. 

1:7 "Tetapi jika kita hidup di dalam terang" Ini adalah satu lagi PRESENT TENSE yang menekankan 
tindakan yang berkelanjutan. "Hidup" ialah suatu penggambaran NT untuk kehidupan Kristen (yaitu. Ef 4:1,17; 
5:2,15). 

Perhatikan berapa sering "hidup" dan KATA KERJA BENTUK PRESENT berhubungan dengan kehidupan 
Kristen. Kebenaran adalah sesuatu yang kita hidupi, bukanlah sekedar apa yang kita ketahui! Kebenaran ialah 
konsep kunci dalam Yohanes. Lihat Topik Khusus pada Yoh 6:55 dan 17:3. 

□ "sama seperti Dia ada di dalam terang" Orang percaya harus berpikir dan hidup seperti Allah (lih. Mat 
5:48). Kita harus mencerminkan sifatNya kepada suatu dunia yang terhilang. Keselamatan adalah pemulihan 
gambar Allah dalam umat manusia, yang rusak dalam kejatuhan dari Kejadian 3. 

□ "maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain" Istilah "persekutuan" adalah ata Yunani 
koinonia yang berarti suatu keikutsertaan gabungan antara dua orang (lihat Topik Khusus pada 1:3). Kekristenan 

265 



didasarkan atas orang-orang percaya saling berbagi kehidupan Yesus. Jika kita menerima hidupNya dalam 
pengampunan, maka kita harus menerima pelayanan kasihNya (lih. I Yoh 3:16). Mengenal Allah bukanlah suatu 
kebenaran abstrak, namun persekutuan yang intim dan kehidupan yang saleh. Sasaran keKristenan bukan hanya 
surga ketika kita mati, namun keserupaan dengan Kristus sekarang. Ajaran sesat gnostik bertendensi pada 
ekslkusifisme. Namun demikian, bila seseorang berhubungan secara benar dengan Allah, ia akan berhubungan 
secara benar pula dengan sesama orang Kristen. Kelangkaan kasih pada sesama orang Kristen adalah suatu tanda 
nyata adanya masalah dengan hubungan kita dengan Allah (lih. 4:20-21 dan juga Mat 5:7; 6: 14-15; 18:21-35) 

□ "darah Yesus" Ini mennjuk pada kematian pengorbanan Kristus (lih. Yes 52:13-53:12; II Kor 5:21). Ini 
sangatlah mirip dengan 2:2, "korban penebusan (pendamaian) bagi dosa kita." Inilah daya tolak dari kata-kata 
Yohanes Pembaptis "Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia" (lih. Yoh 1:29). Yang tak berdosa 
mati demi yang bersalah! 

Gnostik mula-mula menolak kemanusiaan sejati Yesus. Penggunaan kata "darah" oleh Yohanes memperkuat 
kemanusiaan sejati Yesus. 

□ "menyucikan kita dari pada segala dosa" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE INDICATIVE. Istilah 
"dosa" berbentuk TUNGGAL tanpa ARTICLE. Ini mengisyaratkan segala jenis dosa. Perhatikan ayat ini tidak 
berfokus pada suatu penyucian satu kali (keselamatan, ay 7), namun suatu penyucian yang terus-menerus 
(kehidupan Kristen, ay 9). Keduanya adalah bagian dari pengalaman Kristen (lih. Yoh 13:10). 

1:8 "Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa" Ini satu lagi KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL. 
Dosa adalah suatu kenyataan rohani dalam suatu dunia yang jatuh. Injil Yohanes sering membahas hal ini (lih. 
9:41; 15:22,24; 19:11). Ayat ini menolak semua klaim-klaim kuno maupun moderen yang menolak tanggung 
jawab moral individual. 

□ "kita menipu diri kita sendiri" Frasa Yunani ini menunjuk pada penolakan kebenaran secara pribadi dan 
sengaja, bukan kelalaian. 

□ "kebenaran tidak ada di dalam kita" Jalam untuk menerima Roh Kudus bukanlah penyangkalan namun 
pengakuan akan dosa kita dan penerimaan akan ketetapan-ketetapanNya dalam Kristus. "Kebenaran" dapat 
menunjuk pada berita mengenai Yesus atau pribadi Yesus (lih. Yoh 14:6). Lihat Topik Khusus pada Yoh 6:55 
dan 17:3. 

1:8,9 "jika" Keduanya adalah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang artinya kemungkinan tindakan. 

1:9 "mengaku" Ini adalah suatu kata majemuk Yunani dari "berbicara" dan "sama." Orang-orang percaya terus 
bersetuju dengan Allah bahwa mereka telah melanggar kekudusanNya (lih. Rom 3:23). Ini adalah PRESENT 
TENSE, yang mengisyaratkan suatu tindakan yang sedang berjalan. Pengakuan mengisyaratkan: 

1 . suatu penamaan dosa-dosa tertentu (ay 9) 

2. suatu pengakuan dosa-dosa secara terbuka (lih. Mat 10:32; Yak 5:16) 

3. suatu tindakan berbalik dari dosa-dosa (lih. Mat 3:6; Mar 1:5; Kis 19: 18; Yak 5:16) 

I Yohanes cukup sering menggunakan kata ini (lih. 1:9; 4:2,3,15; II Yoh 7). Kematian Yesus adalah jalan 
pengampunan, namun umat manusia yang penuh dosa harus menanggapi dan terus menanggapi dalam iman untuk 
bisa selamat (lih. Yoh 1: 12; 3:16). Lihat Topik Khusus: Pengakuan pada Yoh 9:22-23. 

□ "dosa-dosa kita" Perhatikan bentuk JAMAK ini. Ini menunjuk pada suatu perbuatan dosa tertentu. 

□ "Ia adalah setia" Ini menunjuk pada Allah Bapa (lih. UI 7:9; 32:4; Maz 36:5; 40:10; 89:1,2,5,8; 92:2; 
119:90; Yes 49:7; Rom 3:3; I Kor 1:9; 10:13; II Kor 1:18; I Tes 5:24; II Tim 2:13). Kebenaran ini adalah 
pengharapan kita yang paling meyakinkan! Frasa ini menonjolkan kesetiaan Allah kepada FirmanNya (lih. Ibr 
10:23; 11: 11). Ini mungkin juga menunjuk pada janji Perjanjian Baru Allah yang dibuat dalam Yer 31:34 yang 
menjanjikan pengampunan dosa-dosa. 



266 



□ "dan adil" istilah ini tdak biasa dalam suatu konteks yang berhubungan dengan Allah yang kudus yang 
mengampuni secara cuma-cuma manusia yng tidak kudus. Namun demikian, hal ini seara teologis akurat karena 
Allah menanggapi dosa-dosa kita secara serius namun Ia telah menyediakan cara bagi pengampunan kita dalam 
kematian penebusan Kristus. Lihat Topik Khusus pada 2:29. 

□ "mengampuni . . . menyucikan" Kedua hal ini adalah AORIST ACTIVE SUBJUNCTTVE. Kedua istilah ini 
bersinonim dalam konteks ini; keduanya menunjuk pada baik keselamatan dari yang terhilang maupun pada 
penyucian yang terus berlanjut yang merupakan keharusan bagi persekutuan dengan Allah (lih. Yes 1:18; 38:17; 
43:25; 44:22; Maz 103:3,1 1-13; Mik 7: 19). Para guru palsu yang menolak injil, perlu keselamatan (kalimat The 
false teachers who denied the gospel, needed salvation (kalimat bersyarat). Orang-orang percaya yang terus 
berbuat dosa perlu pemulihan persekutuan. Yohanes seperetinya membahas kelompok yang pertama secara 
implisit dan yang kedua secara eksplisit. 

1:10 "Jika kita berkata" Lihat catatan pada 1:6. 

□ "bahwa kita tidak ada berbuat dosa" Ini adalah suatu PERFECT ACTIVE INDICATIVE yang 
mengisyaratkan bahwa seseorang belum pernah berdosa baik dimasa lalu atau sekarang. Istilah "berdosa" 
berbentuk TUNGGAL dan menunjuk pada dosa pada umumnya. Kata Yunaninya berarti "meleset dari sasaran." 
Ini berarti bahwa dosa merupakan perbuatan dan kelalaian dari hal-hal yang dinyatakan dalam Firman Allah. 
Guru-guru palsu mengklaim keselamatan berhubungan hanya dengan pengetahuan, bukan kehidupan. 

□ "maka kita membuat Dia menjadi pendusta" Injil didasarkan pada keberdosaan dari seluruh umat manusia 
(lih. Rom 3:9-18,23; 5:1; 11:32). Baik Allah (lih. Rom 3:4) atau mereka yang mengklaim ketakberdosaan, 
berdusta. 

□ "firman-Nya tidak ada di dalam kita" Ini mencakup aspek ganda dari kata "logos" baik sebagai suatu 
berita dan suatu pribadi (lih. 1: 1,8; Yoh 14:6). Yohanes seing menunjuk pada hal ini sebagai"kebenaran." 

2:1 "Anak-anakku" Yohanes menggunakan dua istilah kecil untuk anak-anak dalam I Yohanes: (1) teknion (lih. 
2:1,12,28; 3:7,18; 4:4; 5:21) dan (2) paidion (lih. 2:14,18). Kedua kata ini bersinonim dengan tanpa perbedaan 
teologis yang disengaja. Istilah kasih sayang ini kemungkinan beraal dari usia lanjut Yohanes pada saat penulisan. 

□ "hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa" Ini adalah sebuah AORIST 
ACTIVE SUBJUNCTIVE. Yohanes membuat perbedaan yang jelas antara PRESENT TENSE, suatu kebiasaan 
gaya hidup berdosa yang sedang dan terus berjalan (lih. 3:6,9) dan perbuatan dosa pribadi yang dilakukan oleh 
orang-orang Kristen yang berjuang dan dicobai. Ia mencoba untuk membawa suatu keseimbangan antara ke dua 
ekstrim yaitu (1) terlalu menganggap remeh dosa (lih. Rom 6: 1; I Yoh 1:8-10; 3:6-9; 5:16); dan (2) Kekasaran dan 
kerpuhan Kristen atas dosa-dosa pribadi. Kedua ekstrim ini kemungkinan mencerminkan dua kelompok ajaran 
gnostik yang berbeda. Satu kelompok merasa bahwa keselamatan adalah suatu perkara intelektual; tak jadi 
masalah bagaimana seseorang hidup karena tubuh ini adalah jahat. Kelompok gnostik yang lain juga percaya 
tubuh ini jahat dan, oleh karena itu harus dibatasi dalam keinginan-keinginannya. 

□ "namun jika seorang berbuat dosa" Ini adalah suatu KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang 
berbicara mengenai kemungkinan tindakan, Bahkan orang Kristen sekalipun berdosa (lih. Rom 7). 

□ "kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE INDICATIVE 

yang menunjuk pada syafaat Yesus yang sedang dan terus berjalan sebagai Pengacara Ulahi kita (parakletos) . Ini 
adalah istilah hukum untuk seorang pengacara pembela atau "seseorang yang dipanggil berjalan disisi untuk 
menolong, (dari para, disamping dan kaleo, memanggil). Kata ini digunakan dalam khotbah di ruang loteng 
dalam Injil Yohanes, untuk Roh Kudus, penasehat kita yng diam dalam kita, di dunia (lih. Yoh 14:16,25; 15:26; 
16:7). Namun demikian, ini adalah satu-satunya penggunaan istilah ini bagi Yesus (walaupun hal ini lebih 
ditekankan dalam Yoh 14:16; Ibr 7:25; 9:24). Paulus menggunakan konsep yang sama ini untuk pekerjaan 
syafaat Kristus dalam Roma 8:34. Dalam perikop yang sama ia juga berbicara mengenai syafaat dari Roh Kudus 

267 



dalam Rom 8:26. Kita memiliki Penasehat di surga (Yesus) dan Penasehat di dalam (Roh), keduanya diutus Bapa 
atas namaNya. 

□ "Yesus Kristus yang adil" Karakterisasi ini digunakan untuk Allah Bapa dalam 1:9. Para penulis Perjanjian 
Baru menggunakan beberapa teknik penulisan untuk menyatakan keTuhanan Yesus: 

1 . menggunakan gelar untuk Allah 

2. menyatakan perbuatan-perbuatan Allah 

3 . menggunakan frasa-frasa yang berparalel secara ketatabahasaan yang merujuk pada keduanya. 

Ini berbicara mengenai ketakberdosaan (kekudusan, keserupaan dengan Allah) dari Kristus (lih. 3:5; II Kor 5:21; 
Ibr 2:18; 4: 15; 7:26; I Pet 2:22). Ia adalah jalan dari Bapa untuk membawa "kebenaran" bagi manusia. 

2:2 

NASB, NKJV "Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita" 

NRSV "Ia adalah korban penebusan bagi dosa-dsa kita" 

TEV "Kristus sendiri adalah cara yang melaluinya dosa kita diampuni" 

NJB, RSV "Ialah korban untuk memperbaiki dosa-dosa kita" 

Istilah hilasmos digunakan dalam Septuaginta untuk tutup dari Tabut Perjanjian yang disebut tahta kemurahan 
atau tempat penebusan. Yesus menempatkan diriNya di dalam tempat kebersalahan kita dihadapan Allah (lih. 
4:10; Rom 3:25). 

Dalam dunia Yunani-Romawi kata ini membawa konsep suatu pemulihan persekutuan dengan dewa asing 
melalui harga yang dibayar, namun dalam Septuaginta bukan ini pengertiannya (ingat para penulis PB [kecuali 
Lukas] adalah parapemikir Ibrani, yang menulis dalam Bahasa Yunani Koine). Kata ini digunakan dalam 
Septuaginta dan dalam Ibr 9:5 untuk menterjemahkan "tahta kemurahan," yang adalah tutup dari Tabut Perjanjian 
yang terletak di Ruangan Maha Suci, tempat di mana penebusan diperoleh atas nama bangsa pada Hari Penebusan 
(lih. Imamat 16). 

Istilah ini harus dibahas dalam suatu cara yang tidak mengurangi kejijkan Allah terhadap dosa, namun 
meneguhkan sikap penebusan positifNya terhadap oran-orang berdosa. Suatu diskusi yang baik didapati dalam 
karya James Stewart Seseorang di dalam Kristus, hal. 214-224. Satu cara untuk mencapai hal ini adalah 
menterjemahkan istilah ini sedemikian hingga mencerminkan karya Allah dalam Kristus: "suatu korban 
pendamaian" atau "dengan kuasa pendamaian." 

Terjemahan-terjemahan Inggris moderen beragam dalam bagaimana memahami istilah pengorbanan ini. 
Istilah "pendamaian" mengisyaratkan bahwa Yesus The term "propitiation" implies that Jesus menenangkan 
murka Allah (lih. Rom 1:18; 5:9; Ef 5:6; Kol 3:6). Kekudusan Allah diganggu oleh dosa umat manusia. Ini 
berurusan dengan pelayanan Yesus (lih. Rom 3:25; II Kor 5:21; Ibr 2: 17). 

Beberapa ahli (yaitu, C. H. Dodd) merasa bahwa suatu konsep (memenuhi tuntutan kemurkaan dari suatu 
dewa) kafir (Yunani) tidak boleh diterapkan kepada YHWH; oleh karena itu, mereka lebih menyukai "penebusan 
dosa" dengan mana pelayanan Yesus berurusan dengan kebersalahan manusia (lih. Yoh 1:29; 3:16) di hadapan 
Allah dan bukan murka Allah melawan dosa. Namun demikian, keduanya secara alkitabiah adalah benar. 

□ "untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia" Ini 

menunjuk pada kemungkinan penebusan yang tak terbatas (lih. 4:14; Yoh 1:29; 3:16,17; Rom 5:18; Titus 2:11; 
Ibr 2:9; 7:25). Yesus mati bagi dosa dan dosa-dosa seluruh dunia (lih. Kej 3:15). Namun demikian, manusia 
haru menanggapi dan terus menanggapi dengan iman, pertobatan, ketaatan dan ketekunan! 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 



268 



Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa Yohanes menggunakan demikian banyak kata kerj a yang melibatkan panca indera? 

2. Sebutkan istilah-istilah pengorbanan yang didapati dalam ay 7 dan 9. 

3. Terangkan kepercayaan dari ajaran-ajaran sesat yang sedang diperangi Yohanes. 

4. Bagaimana ay 9 berhubungan dengan baik gnostik maupun orang percaya? 

5. Jelaskan dan definisikan "pengakuan." 



269 



I YOHANES 2:3-3:3 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Kristus Penasehat Kita 


Dasar Persekutuan dengan 

Nya 

(1:5-2:2) 


Ketaatan 


Kristus Penolong Kita 


Berjalan Dalam Terang 

(1:5-2:28) 


2:1-6 


Ujian Mengenal Dia 


2:1-2 


2:1-2 


Syarat Kedua: Melakukan 
Perintah-perintah, 
khususnya Yang berasal 
dari Kasih 




2:3-11 


2:3-6 


2:3-6 


2:3-11 


Perintah Baru 




Kasihilah Satu sama lain 


Perintah Baru 




2:7-14 




2:7-11 


2:7-8 






Status Kerohanian 


Hubungan Yang Benar 
Dengan Allah di dalam 
Kristus 


2:9-11 


SyaratKetiga: Melepaskan 
Dunia 




2:12-14 


2:12-14 


2:12-13 


2:12-17 




Jangan Mengasihi Dunia 


Penilaian Yang Benar dari 
Dunia 


2:14 




2:15-17 


2:15-17 


2:15-17 


2:15-17 




Antikristus 


Penyesatan di Masa Akhir. 


Loyalitas pada Iman yang 
Benar 


Musuh Kristus 


Syarat Keempat: Berjaga 
melawan Antikristus 


2:18-25 


2:18-23 

Ijinkan Kebenaran Tinggal 
di dalammu 

2:24-27 


2:18-25 


2:18-19 
2:20-21 
2:22-23 

2:24-25 


2:18-28 


2:26-27 




2:26-27 


2:26-27 




Anak-anak Allah 


Anak-anak Allah 






Mengasihi sebagai Anak- 
anak Allah 


(2:28-3:10) 










2:28-3:3 


2:28-3:3 


2:28 
2:29 


2:28-29 


(2:29-4:6) 
2:29-3:2 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 



270 



Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK 2:3-3:3 

A. Sangatlah sukar untuk menggaris-besarkan I Yohanes karena tema-tema berulangnya. Namun demikian, 
kebanyakan komentator bersetuju bahwa pasal 2 melanjutkan tema pasal 1, yang adalah karakteristik 
persekutuan dengan Allah, baik positif maupun negatif. 

B. Ada suatu paralel struktural antara pasal 1 dan 2. Yohanes menyajikan berita dalam kontras dengan 
pernyataan-pernyataan salah dari gnostik-gnostik. . 

Pasal 1 Pasal 2 

1. jika kita katakan. .. (ay 6-7) 1. Barangsiapa berkata. .. (ay 4-5) 

2. jika kita berkata. . . (ay 8-9) 2. Barangsiapa mengatakan. . . (ay 6) 

3. jika kita berkata. . . (ay 10) 3. barangsiapa berkata. . . (ay 8-11) 

C. Konteks ini menyebutkan beberapa ujian atau bukti yang menyatakan orang percaya yang benar (2:3-25) 

1 . Kebersediaan untuk mengaku dosa (mula-mula dan terus-menerus) (1:5; 2:22) 

2 . Ketaatan gay a hi dup (2:3-6) 

3. Kasih gaya hidup (2:7-1 1) 

4. Kemenangan atas kejahatan (2: 12-14) 

5 . Meninggalkan dunia (2:15-17) 

6. Ketekunan (2: 19) 

7. Doktrin yang benar (2:20-24; 4: 1-3) 

D. Konsep-konsep Teologis Khusus (dalam 2:18-19) 

1. "masa akhir" (ay 18) 

a. Frasa ini dan frasa serupa seperti "hari terakhir" menunjuk pada periode waktu dari kelahiran 
Yesus di Betlehem sampai dengan Kedatangan Kedua. Kerajaan telah datang, namun belum 
sepenuhnya disempurnakan. 

b. Orang-orang PL percaya dalam dua jaman, jaman kejahatan sekarang dan jaman kebenaran yang 
di antarkan oleh Roh, yang masih di masa mendatang. Apa yang tidak dinyatakan dengan jelas 
oleh PL adalah dua kedatangan dari Mesias, yang pertama sebagai Juru Selamat dan yang kedua 
sebagai Penyempurna. Kedua jaman ini saling bertumpang tindih. 

c. Ini adalah penggunaan penggambaran dari istilah "masa/jam" (kairos) sebagai suatu periode 
waktu yang tidak dijelaskan (lih. Yoh 4:21,23; 5:25,28; 16:2). 

2. "antikristus" (ay 18) 

a. Hanya Yohanes yang menggunakan istilah "antikristus" (lih. 2:18,22; 4:3; II Yoh 7). 
Perhatikan dalam 2:18 ini berbentuk JAMAK dan TUNGGAL (lih. II Yoh 7). 
1) Ada rujukan-rujukan kepada orang akhir jaman yang sama dalam para penulis-penulis 
Alkitab yang lain: (1) Daniel - "Binatang Keempat" (lih. 7:7-8,23-26; 9:24-27); (2) Yesus - 

271 



"Pembinasa Keji" (lih. Mar 13; Mat 24); (3) Yohanes - "Binatang yang keluar dari laut" (lih. 
Wah 13); dan (4) Paulus - "Si pendurhaka" (lih. II Tes 2). 

2) Yohanes juga membuat perbedaan antara manusia eskatologis dan roh dan sikap yang 
berulang yang selalu ada di dunia (lih. 2:18; 4:3; II Yoh 7; Mar 13:6,22; Mat 24:5,24). 

3) Kata depan anti dalam bahasa Yunani dapat berarti (1) melawan atau (2) sebagai ganti. Hal 
ini sama arti pentingnya dengan penggunaan TUNGGAL dan JAMAK dalam ay 18. Sejarah 
penuh dengan orang-orang yang menentang Allah dan KristusNya (use #1): 

a) Antiokhus IV Epifanes (tanduk kecil dari Daniel 8; 1 1:36-45) 

b) Nero dan Domitian (mengklaim keTuhanan namun bukan keMesiasan) 

c) Atheistis Komunisme 

d) Humanisme Sekuler 

Namun juga ini cocok dengan mereka yang tidak melawan Kristus, namun mengklaim 
sebagai Kristus (use #2). 

a) Guru-guru palsu dari Mar 1 3 : 6,22 dan Mat 24 : 5 ,24 

b) Para pemimpin kultus moderen 

c) Antikristus (Dan 7:8; 9:23-26,24-27; II Tes 2:3; dan Wah 13) 

4) Orang-orang Kristen dalam tiap jaman akan mengalami baik guru-guru palsu yang menolak 
Kristus dan Mesias-mesias palsu yang mengklaim sebagai Kristus. Namun demikian, satu 
hari, hari terakhir, satu inkarnasi khusus dari kejahatan akan melakukan keduanya! 

"Tinggal di dalam Kamu" (ay 19,24,27,28) 

a. Kebanyakan aliran evanjelikal moderen menekankan keperluan untuk suatu keputusan pribadi 
untuk Kristus, dan ini sungguh benar. Namun demikian, penekanan Alkitab bukan lah pada 
keputusan, namun pada pemuridan (lih. Mat 28: 19-20). 

b. Doktrin Keamanan Orang Percaya harus tidak boleh dipisahkan dengan doktrin Ketekunan. Lihat 
Topik Khusus: Perlunya Bertekun pada Yoh 8:31. Ini bukan merupakan suatu pilihan salah satu, 
namun keduanya dan bersama-sama adalah realita alkitabiah. Dalam kenyataannya "tinggal" 
adalah suatu peringatan alkitabiah! 

c. Perikop-perikop lain mengenai tinggal adalah Mat 10:22; 13:1-9,18-23; Mar 13:13; Yoh 8:31; 
15:1-27; I Kor 15:2; Gal 6:1; Wah 2:2,7,11,17,26; 3:5,12,21; 21:7. Lihat Topik Khusus: 
"Tinggal" pada 2:10. 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:3-6 

3 Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. 
4 Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang 



5n 



pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. "Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam 
orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia. 
6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. 



2:3 "inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah" Secara huruflah ini adalah "kita tahu bahwa kita telah 
mengenal Allah." Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE INDICATIVE yang diikuti oleh sebuah PERFECT 
ACTrVE INDICATrVE yang menekankan bahwa orang Kristen dari gereja-gereja yang terluka ini bisa 
mendapatkan jaminan penuh akan keselamatan mereka sehubungan dengan pengajaran-pengajaran palsu gnostik. 
Kata "mengenal" digunakan dalam pengertian Ibraninya yaitu hubungan prbadi (lih. Kej 4:1; Yer 1:5) dan 
pengertian Yunaninya yitu fakta mengenai sesuatu atau seseorang. Injil adalah suatu pribadi dan suatu lembaga 
kebenaran. Penekanan dalam frasa ini adalah: (1) kita bisa mengenal Allah; (2) kita bisa mengenal apa yang Ia 
kehendaki bagi hidup kita; dan (3) kita bisa tahu apa yang kita kenal ! (lih. 5:13). Satu dari jaminan hubungan kita 
dengan Allah dinyatakan oleh tindakan-tindakan dan motif-motif kita (lih. Mat 7; Yak, I Pet). Ini adalah tema 
ulangan dari I Yohanes (lih. 2:3,5; 3:24; 4:13; 5:2,13). 



272 



Tulisan-tulisan Yohanes menggunakan dua kata Yunani untuk "mengetahui" (ginosko dan oida) cukup sering 
(27 kali dalam ke lima pasal dari I Yohanes) dan secara sinonim. Sepertinya tidak ada perbedaan semantik yang 
dapat dilihat di antara kedu akata ini dalam Bahasa Yunani Koine. Pilihannya hanya bersifat gaya saja. Menarik 
juga bahwa Yohanes tidak menggunakan istilah yang lebih keras epiginosko. 

Yohanes sedang menulis untuk mendorong orang-orang percaya sekaligus menyangkal ajaran sesat. Injil 
Yohanes dan I Yohanesmenggunakan istilah "tahu" ini lebih dari buku-buku lain di PB. I Yohanes adalah buku 
jaminan berdasarkan atas pengenalan akan injil dan kasih dan ketaatan gaya kidup yang sesuai (lih. kitab 
Yakobus). 

□ "jikalau" Ini adalah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kemungkinan tindakan. 

□ "kita menuruti perintah-perintah-Nya" Perhatikan elemen persyaratan/kondisinya (PRESENT ACTIVE 
SUBJUNCTIVE). Perjanjian baru adalah tidak bersyarat yaitu sebagai penawaran Allah namun bersyarat yaitu 
tanggapan iman dan ketaatan pertobatan manusia (lih. 2:3-5; 3:22,24; 5:2,3; Yoh 8:51-52; 14:15,21,23; 15:10; 
Wah 2:26; 3:8,10; 12:17; 14:12). Satu dari bukti-bukti bagi pertobatan sejati adalah ketaatan kepada Terang (baik 
Yesus dan Injil, lih. Luk 6:46). Bahkan dalam PL ketaatan lebih baik daripada korban bakaran (lih. I Sam 15:22; 
Yer 7:22-23). Ketaatan tidak membewa atau mengamankan keselamatan, namunn merupakan bukti keselamatan. 
Ini bukan dasarnya namun buahnya. 

2:4 "Barangsiapa berkata" Inilah tanda kenaskahan bagi bentuk diatribe Yohanes. 

□ "Aku mengenal Dia" Ini adalah satu dari beberapa pernyataan dari guru-guru palsu (lih. 1:6,8,10; 2:4,6,9). 
Ini adalah sebuah diatribe ("barangsiapa yang berkata...") mirip dengan Maleakhi, Roma, dan Yakobus. Guru- 
guru palsu mengklaim mengenal (PERFECT TENSE) Allah namun mencoba memisahkan keselamatan dari 
moralitas gaya hidup. Mereka mengklaim pengetahuan yang tinggi akan Allah, namun gaya hidup mereka 
menyatakan motif mereka yang sesungguhnya. 

□ "tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya" Ini adalah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE yang berbicara 
mengenai perbuatan-perbuatan gaya hidup yang bersifat kebiasaan. Hidup kita menyatakan orientasi kerohanian 
kita (lih. Mat 7). Ayat 4 menyatakan kebenaran secara negatif, sementara ayat 5 enyatakan kebenaran yang sama 
secara positif. 

□ "adalah seorang pendusta" Tak ada yang lebih uruk daripada penyesatan secara sengaja! Ketaatan aalah 
bukti dari pertobatan sejati. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka (lih. Mat 7). 

Yohanes menyebut beberapa orang agamawi (para guru, pengkhotbah) pendusta (lih. 1:6,10; 2:4,20; 4:20). 

2:5 "Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya" Ini adalah PRESENT ACTIVE SUBJUNCTIVE yang 
berbicara mengenai perbuatan gaya hidup kebiasaan. Para penulis dari Suatu Buku Pegangan untuk Surat-surat 
Yohanes (Haas, Jonge, dan Swellengrebel) menawarkan suatu komentar menarik pada sususnan bahasa Yunani: 
"sebuah kata ganti hubungan dengan partikel Yunani 'aw' atau 'ea«' dan kata kerja berikutnya dalam bentuk 
SUBJUNCTIVE muncul dalam 3:17,22; 4:15; 5:15; III Yoh 5. Sepertinya ini menyatakan keadaan sekitar yang 
umumnya muncul" (hal. 40). Ketaatan adalah sebuah aspek sangat penting dari iman perjanjian. Ini adalah berita 
pokok dari I Yohanes dan Yakobus. Seorang tak dapat berkata Ia mengenal Allah namun menolak baik Firman 
hidup dan Firman tertulis dengan dosa gaya hidup! 

□ "di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah" Ini adalah sebuah PERFECT PASSIVE 
INDICATIVE yangberbicara mengenai tindakan yang telah selesai (lih. 4:12,17,18). Tidaklah pasti, secara 
ketatabahasaan, apakah unsur GENITIVEnya berbicara mengenai (1) kasih Allah bagi kita, (2) kasih kita bagi 
Allah, atau (3) sekedar kasih Allah pada umumnya dalam hati kita. Istilah "sempurna" (telos lih. 4:12,17,18) 
berarti dewasa, lengkap, atau diperlengkai secara penuh untuk tugas yang diberikan (lih. Ef 4:12), bukan tanpa 
dosa (lih. 1:8,10). 



273 



□ "dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia" Di sini lagi ada penekanan pada kemampuan 
orang percaya untuk memiliki keyakinan dalam hubungan mereka dengan Allah. Konsep dari kita ada di dalam 
Dia (tinggal lih. ay 6) adalah suatu tema berulang dari tulisan-tulisan Yohanes (lih. Yoh 14:20,23; 15:4-10; 
17:21,23,26; I Yoh 2:24-28; 3:6,24; 4: 13,16). 

2:6 "ada di dalam" Lihat Topik Khusus paa 2: 10. PB juga menyatakan bahwa Bapa ada di dalam kita (lih. I Yoh 
5:20) dan bahwa baik Bapa maupun Anak ada di dalam kita (lih. Yoh 14:23 dan 17:21). Perhatikan bahwa bahkan 
dalam suatu anak kalimat yang menekankan jaminan ada keperluan untuk, dan isyarat peringkatan, "wajib" (lih. 
2:6, PRESENT INFINITIVE, "tinggal di dalam Dia"). 

□ "ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup" Ini adalah satu lagi penekanan pada "iman sejati" 
sebagai iman gaya hidup. Iman bukan sekedar keputusan, namun hubungan pribadi yang terus menerus dengan 
Yesus yang secara alamiah menerbitkan kehidupan harian yang serupa dengan Kristus. Hidup kekal memiliki sifat 
yang dapat dilihat! Ini berparalel dengan 1:7. Sasaran keKristenan bukanlah hanya surga ketika kita mati, namun 
keserupaan dengan Kristus sekarang! Kita diselamatkan untuk melayani. Kita diutus dalam misi sebagaimana Ia 
diutus dalam misi. Sebagaimana Ia menyerahkan hidupNya bagi orang lain, demikian pula kita harus melihat diri 
kita sendiri sebagai seorang hamba-hamba (lih I Yoh 3:16). 

KATA GANTI nya tidak jelas apakah menunjuk pada Allah Bapa atau Allah Anak. Dalam ay 6 konteksnya 
menuntut "Anak" (sebagaimana juga 3:2,5,7,16; 4:17). Namun demikian, bagi Yohanes, ada kemengaliran antara 
tindakan penebusan dan pengkudusan dari Allah Tritunggal. 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:7-11 

7 Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan 
perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu 
dengar. 8 Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan 
di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya. 9 Barangsiapa 
berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan 
sampai sekarang. 10 Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia 
tidak ada penyesatan. "Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan 
hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan 
matanya. 



2:7 "Saudara-saudara yang kekasih" Yohanes sering memanggil para pembacanya dengan istilah kasih sayang 
(lih. 2:1). Istilah ini biasanya di gunakan Bapa untuk menunjuk pada Yesus pada baptisan (lih. Mat 3:17) dan 
pemuliaan Nya (lih. Mat 17:5). Ini diulangi dalam 3:2,21; 4:1,7,11; dan III Yoh 1,2,5,11. Naskah Textus 
Receptus menggunakan "saudara-sudara," namun I Yohanes hanya menggnakannya dalam 3:13. "Kekasih" 
didukung oleh empat naskah huruf besar Yunani yang tertua (N, A, B, dan C). 

□ "bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama" Ini adalah karakteristik 
dari tulisan-tulisan Yohanes (lih. Yoh 13:34; 15:12,17). Perintah tersebut bukan baru dalam hal waktu, namun 
baru dalam kualitasnya. Orang-orang percaya diperintahkan untuk mengasihi sebagaimana Yesus mengasihi 
mereka (lih. Yoh 13:34). 

□ "perintah lama" Dalam 2:3 kata "perintah" berbentuk JAMAK, namun di sini adalah TUNGGAL. Ini 
sepertinya mengisyaratkan bahwa kasih menggenap semua perintah yang lain (lih. Gal 5:22; I Kor 13:13). Kasih 
ialah mandat dari Injil. 

□ "yang telah ada padamu dari mulanya" Ini adalah sebuah IMPERFECT ACTIVE FNDICATIVE yang 
menunjuk pada pertemuan pertama para pendengar dengan berita injil (lih. ay 24; 1:1; 3:11; II Yoh 5-6). 

□ "dengar" Textus Receptus menambahkan frasa "dari semula" (digunakan dalam bagian awal ayat ini). 



274 



2:8 "telah ternyata benar di dalam Dia" Jenis dari KATA GANTI ini berubah dari FEMININ dalam ay 7, 
yang cocok dengan "perintah," menjadi NETRAL, yang membahas keseluruhan Injil. Perubahan yang serupa 
dalam KATA GANTI ditemukan dalam Ef 2:8-9. 

□ "kegelapan sedang lenyap" Ini adalah PRESENT MIDDLE INDICATIVE (menurut buku A. T. Robertson 
Kata-kata Kiasan dalam Perjanjian Baru, hal. 212). Bagi mereka yang mengenal Allah dalam Kristus, zaman 
baru telah terbit dan terus terbit dalam hati dan pikiran mereka (yaitu, eskatologi yang terrealisasi). 

□ "terang yang benar telah bercahaya" Yesus adalah terang dunia (lih. Yoh 1:4-5,9) yang memakan 
gambaran alkitabiah untuk kebenaran, perwahyuan, dan kemurnian moral. Lihat catatan pada 1:5 dan 1:7. 

2:9 "tetapi ia membenci saudaranya" Ini adalah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE yang berbicara mengenai 
suatu sikap yang matang yang terus belanjut. Kebencian adalah suatu bukti dari kegelapan (lih. Mat 5:21-26). 

2:10 "Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang" KATA-KATA KERJA 
PRESENT TENSE mendominasi konteks ini. Kasih adalah bukti dari keselamatan dan hubungan pribadi dengan 
dan pengenalan akan kebenaran dan terang dari orang percaya. Ini adalah perintah yang baru namun lama (lih. 
3:11,24; 4:7,11,21). 

TOPIK KHUSUS: "TINGGAL" DI DALAM TULISAN-TULISAN YOHANES 

Injil Yohanes menjelaskan suatu hubungan khusus antara Allah Bapa dengan Yesus Sang Anak. Hubungan ini 
adalah keintiman timbal balik berdasarkan atas ketaklukan dan kesetaraan. Di keseluruhan Injil, Yesus 
membicarakan apa yang Ia dengar dari yang dikatakan oleh Bapa, dan melakukan apa yang dilihatNya dilakukan 
oleh Bapa. Yesus tidak bertindak semauNya sendiri, namun berdasar atas kehendak Bapa. 

Persekutuan yang intim dan penghambaan ini menetapkan pola bagi hubungan antara Yesus dengan para 
pengikutNya. Ikatan yang intim ini bukanlah penyerapan individual (sebagaimana dalam mistik Timur), namun 
suatu gaya hidup bersaing dalam moral dan etika. Persekutan adalah (1) pengertian (pandangan dunia dari injil 
sebagai Firman Allah); (2) relasional (Yesus adalah Mesias yang dijanjikan Allah untuk dipercayai dan dipelajari); 
dan (3) etis (sifat Nya lahir dalam orang-orang percaya yang saleh). 

Yesus adaalah manusia ideal, orang Israel sejati, tolok ukur kemanusiaan. Ia menyatakan apa yang harusnya 
dinyatakan oleh Adam, (secara manusia). Yesus ialah "gambar Allah" yang tertinggi. Ia memulihkan gambar 
kejatuhan dari manusia dengan cara (1) menyatakan Allah; (2) mati ganti kita (penebusan penggantian); dan (3) 
menyediakan teladan bagi manusia untuk diikuti. Istilah "tinggal" (meno) mencerminkan sasaran dari keserupaan 
dengan Kristus (lih. Rom 8:29), yaitu pemulihan dari kejatuhan (lih. Kej 3). 

Penyatuan kembali Allah dan ciptaan tertinggiNya, manusia, untuk maksud persekutuan adalah arti kata "di 
dalam Kristus" dari Rasul Paulus dan "tinggal di dalamKu" dari Raul Yohanes. 

Perhatikan penggunaan Yohanes: 

1 . Tinggal antara Bapa dan Anak 

a. Bapa dalam Anak (Yoh 10:38; 14:10,11,20; 17:21,23) 

b. Anak dalam Bapa (Yoh 10:38; 14:10,11,20; 17:21) 

2. Tinggal antara Tuhan dengan orang percaya 

a. Bapa dalam orang percaya (Yoh 14:20,23; I Yoh 3:24; 4:12-13,15) 

b. Orang percaya dalam Bapa (Yoh 14:20,23; 17:21; I Yoh 2:24,27; 4:13,16) 

c. Anak dalam orang percaya (Yoh 6:56; 14:20,23; 15:4,5; 17:21,23) 

3 . Elemen-elemen tinggal yang lain (positif) 

a. Firman Allah 

1) Secaranegatif(Yoh5:38;8:37;IYoh 1:10; II Yoh 9) 

2) Secara positif (Yoh 8:31; 15:2; I Yoh 2:14,24; II Yoh 9) 

b. Kasih Allah (Yoh 15:9-10; 17:26; I JYoh 3:17; 4:16) 

c. Orang percaya dalam Anak (Yoh 6:56; 14:20,23; 15:4,5,7; I Yoh 2:6,24,27,28) 



275 



d. Roh Allah 

1) Pada Anak (Yoh 1:32) 

2) Dalam orang percaya (Yoh 14:17) 

e. Ketaatan tinggal (Yoh 15: 10; I Yoh 3:24) 

f. Ksih tinggal dalam terang (I Yoh 2:10) 

g. Mengerjakan kehendak Allah adalah tinggal (I Yoh 2: 17) 
h. Pengurapan tinggal (I Yoh 2:27) 

i. Kebenaran tinggal (II Yoh 2) 
j. Anak tinggal (Yoh 8:35; 12:34) 
Elemen-elemen tinggaal yang lain (negatif) 

a. Murka Allah tinggal (Yoh 3:36) 

b. Tinggal dalam kegelapan (Yoh 12:46) 

c. dibuang. . .dibakar (tidak tinggal) (Yoh 15:6) 

d. berdosa (tidak tinggal) (I Yoh 3:6) 

e. tidak mengasihi (tidak tinggal) (I Yoh 3:14) 

f. tak ada pembunuh (bukan hidup kekal yang tinggal) (I Yoh 3:15) 

g . dalam kematian (I Yoh 3:14) 



□ 

NASB, NKJV "dan di dalam dia tidak ada penyesatan" 

NRSV "dalam orang semacam ini tidak ada penyesatan" 

TEV "tak ada dari kita yang membuat orang lain berdosa" 

NJB "tak ada dalam dia yang membuatnya terjatuh" 

Ada dua kemungkinan terjemahan dari ayat ini: (1) orang percaya yang hidup dalam kasih tidak akan terjatuh 
secara pribadi (lih. ay 11) dan (2) orang percaya yang hidup dalam kasih tak akan menyebabkan orang lain 
tersandung (lih. Mat 18:6; Rom 14:13; I Kor 8:13). Keduanya benar! Injil memberi manfaat pada orang percaya 
dan orang lain (baik orang percaya lain atau orang terhilang). 

Dalam PL tersandung adalah lawan dari iman (pijakan pasti, kuda-kuda yang stabil). Kehendak dan perintah 
Allah dilukiskan dengan suatu jalur atau jalan yang jelas. Inilah bagaimana "hidup" bisa merupakan 
penggambaran bagi gaya hidup. 

2:11 "Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam 
kegelapan" Ada sebuah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE (membenci) yang diikuti oleh sebuah PRESENT 
ACTIVE INDICATIVE (hidup). Kebencian adalah tanda ketidak-percayaan (lih. 3:15; 4:20). Terang dan 
kegelapan, kasih dan kebencian tak bisa berada di dalam orang yang sama. Ini adalah pernyataan-pernyataan 
hitam atau putih khas Yohanes. Ia menyatakan idealnya! Namun demikian, seringkah orang percaya bergumul 
dengan prasangka, tak mengasihi, dan kelalaian! Injil membawa baik perubahan seketika maupun perubahan 
bertahap. 

□ "kegelapan itu telah membutakan matanya" Ini bisa menunjuk pada sisa-sisa sifat dosa orang percaya (lih. 
II Petl:5-9), atau tindakan-tindakan setan (lih. II Kor 4:4). Ada tiga musuh umat manusia: (1) sistem dunia yang 
jatuh; (2) setan, si malaikat pencoba pribadi; dan (3) sifat keAdam-an kita sendiri yang jatuh (lih. Ef 2:2-3,16; 
Yak 4). 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:12-14 

12 Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, sebab dosamu telah diampuni oleh karena nama-Nya. 
13 Aku menulis kepada kamu, hai bapa-bapa, karena kamu telah mengenal Dia, yang ada dari mulanya. 
Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang muda, karena kamu telah mengalahkan yang jahat. 14 Aku 
menulis kepada kamu, hai anak-anak, karena kamu mengenal Bapa. Aku menulis kepada kamu, hai bapa 



276 



bapa, karena kamu mengenal Dia, yang ada dari mulanya. Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang 
muda, karena kamu kuat dan firman Allah diam di dalam kamu dan kamu telah mengalahkan yang jahat. 



2:12-14 Semua kata kerja dalam ayat-ayat ini (kecuali "Aku sedang menulis" atau "Aku menulis") berbentuk 
PERFECT TENSE, yang berbicara mengenai tindakan di masa lalu yang menghasilkan suatu status yang terus 
berlangsung. Sementara konteks sebelumnya dialamatkan pada guru-guru palsu, konteks ini ditujukan pada orang 
percaya. Ada tiga sebutan yang berbeda yang diberikan pada orang-orang percaya: "Anak-anak," "Bapa-bapa," 
dan "orang-orang muda." Bagian ini tidak cocok secara mulus ke dalam konteks bukti gaya hidup dari 
penjaminan. Mungkin saja kita tidak berurusan dengan tiga kelompok namun suatu It is possible that we are not 
dealing with three groups but suatu perangkat sastra yang menjelaskan kondisi tetap dari semua orang Kristen. 
Ada empat hal yang disebutkan bahwa orang percaya mengetahui: 

1 . bahwa dosa-dosa mereka diampuni (ay 12) 

2. bahwa melalui Kristus mereka telah mengalahkan iblis (ay 13) 

3. bahwa mereka "tahu" mereka memiliki persekutuan baik dengan Bapa (ay 14) dan Anak (ay 13-14) 

4. bahwa mereka kuat dalam Firman Allah (ay 15). 

Daftar ini dinyatakan secara ketatabahasaan dalam (1) frasa "Aku menulis kepada kamu" dan (2) ke 6 ANAK 
KALIMAT hoti (karena). 

2:12 "sebab dosamu telah diampuni oleh karena nama-Nya" Pelayanan Yesus adalah satu-satunya harapan 
manusia akan pengampunan (PEREECT PASSIVE INDICATIVE). Dalam pengertian bahasa Ibrani, nama sama 
dengan sifat dan kepribadian (lih. 3:23; III Yoh 7; Rom 10:9-13; Flp 2:6-1 1). 

2:13 "Dia, yang ada dari mulanya" KATA GANTI dalam I Yohanes sangat tiak jelas dan bisa menunjuk pada 
Allah Bapa atau Allah Anak. Dalam konteks yang ini menunjuk ada Yesus. Ini adalah pernyataan dari pra- 
eksistensi dan dengan demikian, keTuhananNya (lih. Yoh 1:1,15; 3:13; 8:48-59; 17:5,24; II Kor 8:9; Flp 2:6-7; 
Kol 1:17; Ibr 1:3). 

□ "kamu telah mengalahkan" Ini adalah suatu janji dan peringatan yang berulang dalam I Yohanes (lih. 2: 14; 
4:4, 5:4-5, 18-19). Ini dinyatakan dalam suatu PERFECT ACTTVE FNDICATIVE yang berbicara mengenai 
puncak dari suatu proses. Di sini lagi, Yohanes menulis dalam istilah hitam dan putih (kemenangan eskatologis 
yang terrealisasi ini sedemikian menjadi kenangan dari Injil Yohanes). Orang percaya adalah para pemenang, 
namun karena ketegangan "yang sudah namun belum" dari Kerajaan Allah, merekam masih bergumul dengan 
dosa, pencobaan, dan penganiayaan. 

□ "yang jahat" Ini adalah suatu rujukan untuk setan, yang disebutkan lagi dalam ay 14. Ayat 13 dan 14 
berpralel. 

□ "karena kamu telah mengenal Dia" Konsep alkitabiah mengenai "tahu" melibatkan pengertian Ibraninya 
yaitu hubungan pribadi yang intim (lih. Kej 4:1; Yer 1:5) dan konsep Yunani "fakta tentang." Injil adalah suatu 
pribadi untuk disambut (Yesus), suatu berita (doktrin) untuk diterima dan dilakukan, dan suatu kehidupan untuk 
dijalankan. 

2:14 "kamu kuat" Perhatikan bahwa kekuatan mereka didasarkan atas Firman Allah yang tinggal. Ini serupa 
dengan peringatan paulus dalam Ef 6:10-18. Firman yang tinggal adalah injil. Ini bisa merupakan konsepsi atau 
pribadi, yang diawali Allah dan diterima oleh secara pribadi, baik suatu keputusan dan suatu pemuridan, baik 
kebenaran dan kebisa dipercayaan. 

□ "firman Allah diam di dalam kamu" Ini mempersonifikasikan konsep firman Allah (injil, lih. ay 24). Ini 
adalah singgungan terhadap Yoh 15. Digunakan dalam suatu pengertian negatif dalam Yoh 5:38 dan 8:37. 

□ "kamu telah mengalahkan yang jahat" Ini adalah penekanan pada ketekunan dari orang-orang kudus sejati. 
Ini didapati lagi dalam ay 17,19,24,27,28; 5:18; dan II Yoh 9. Doktrin keamanan orang percaya perlu diimbangi 

277 



dengan kebenaran bahwa mereka yang benar-benar ditebus akan bertahan sampai akhir (lih. Wah. 2:7,11,17,26; 
3:5,12,21). Lihat Topik Khusus: Kebutuhan untuk Bertekun pada Yoh 8:31. Ini tidak mengisyaratkan ketidak 
berdosaan sekarang, meskipun itu adalah suatu kemungkinan dalam Kristus (lih. Rom 6). 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:15-17 

15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, 
maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. 16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu 
keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan 
dari dunia. 17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak 
Allah tetap hidup selama-lamanya. 



2:15 "janganlah kamu mengasihi" Ini adalah sebuah PRESENT ACTTVE IMPERATIVE dengan suatu 
NEGATrVE PARTICLE, yang berarti menghentikan suatu tindakan yang tengah berlangsung. Kasih akan dunia 
menjadi ciri dari salah satu kelompok guru-guru palsu gnostik. 

□ "dunia" Istilah ini digunakan dalam dua pengertian yang berbeda dalam PB: (1) planet secara fisik dan/atau 
alam semesta yang diciptakan (lih. Yoh 3:16; 16:33; I Yoh 4:14) dan (2) masyarakat manusia yang diorganisisr 
dan berfungsi jauh dari Allah (lih. I Yoh 2:15-17; 3:1,13; 4:45; 5:4-5,19). Yang pertama menunjuk pada ciptaan 
fisik mula-mula (lih. Kej 1-2) dan yang kedua pada ciptaan yang jatuh (lih. Kej 3). 

TOPIK KHUSUS: PEMERINTAHAN MANUSIA 

I. PENDAHULUAN 

A. Definisi - Pemerintah ialah umat manusia yang mengorganisir diri mereka sendiri untuk menyediakan 
dan mengamankan kebutuhan-kebutuhan jasmani yang dirasakan. 

B. Maksud Tujuan - Allah telah menghendaki bahwa keteraturan lebih baik daripada kekacauan. 

1. Peraturan Musa, khususnya Sepuluh Perintah, adalah kehendak Allah bagi manusia dalam 
masyarakat. Ini menyeimbangkan penyembahan dan kehidupan. 

2. Tak ada bentuk atau susunan pemerintahan yang disarankan dalam Kitab Suci, walaupun sistem 
Teokrasi Israel kuno adalah bentuk yang diantisipasikan dari surga. Baik demokrasi maupun 
kapitalisme bukanlah kebenaran alkitabiah. Orang Kristen harus bertindak secara pantas dalam sistem 
pemerintahan apapun tempat mereka berada. Maksud tujuan dari orang-orang Kristen adalah 
pnginjilan dan pelayanan, bukan revolusi. 

C. Asal-usul dari pemerintahan manusia Origin of human government 

1. Katolik Romawi telah menyatakan bahwa pemerintahan manusia adalah suatu kebutuhan bawaan 
lahir, bahkan sebelum Kejatuhan. Aristoteles sepertinya setuju dengan alasan ini. Ia berkata, 
"manusia adalah suatu binatang politis" dan yang ia maksudkan dengan kalimat ini ialah bahwa 
pemerintahan "ada untuk menjunjung suatu kehidupan yang baik". 

2. Protestantisme, khususnya Martin Luther, telah menyatakan bahwa pemerintahan manusia melekat 
dalam Kejatuhan. Ia menyebutnya "tangan kiri Kerajaan Allah" ia berkata bahwa "Cara Allah untuk 
mengendalikan manusia yang buruk adalah dengan menaruh manusia yang buruk itu dalam suatu 
kendali." 

3. Kari Marx telah menyatakan bahwa pemernitahan adalah suatu alat dengan mana beberapa orang 
kelas atas menjaga massa tetap dalam kendali. Bagi dia, pemerintahan dan agama memainkan peran 
yang serupa. 

II. BAHAN ALKITABIAH 

A. Perjanjian Lama 

1. Israel adalah pola yang akan diterapkan di surga. Dalam Israel kuno YHWH adalah Raja. Teokrasi 
adalah istilah yang dighunakan untuk menjelaskan pemerintahan langsung Allah (lih. I Sam 8:4-9). 

2. Kedaulatan Allah dalam pemerintahan manusia dapat terlihat jelas dalam: 

a. Yeremia 27:6; Ezra 1 : 1 

b. II Tawarikh 36:22 

278 



c. Yesaya 44:28 

d. Daniel2:21 

e. Daniel 2:44 

f. Daniel 4: 17,25 

g. Daniel 5:28 

3 . Umat Allah harus berserah dan hormat bahkan kepada pemerintah penjajah: 

a. Daniel 1-4, Nebukadnezar 

b. Daniel 5, Belsyazar 

c. Daniel 6, Darius 

d. Ezra and Nehemia 

4. Umat Allah harus mendoakan penguasa sipil: 

a. Yeremia28:7 

b. Mishnah, Avot. 3:2 
B. Perjanjian Baru 

1 . Yesus menunjukkan sikap horat pada pemerintahan manusia 

a. Matius 17:24-27; membayar pajak Bait Suci 

b. Matius 22: 15-22, menganjurkan tempat untuk pajak Romawi dan dengan demikian penguasa sipil 
Romawi 

c. Yohanes 19:11, Allah memberikan kekuasaan sipil 

2. Kata-kata Paulus yang berhubungan dengan pemerintahan manusia 

a. Roma 13:1-7, orang-orang percaya harus tunduk dan berdoa bagi para penguasa sipil 

b. I Timotius 2:1-3, orang-orang percaya harus berdoa untuk para penguasa sipil 

c . Titus 3:1, orang-orang percaya harus tunduk pada para penguasa sipil 

3 . Kata-kata Petrus yang berhubungan dengan pemerintahan manusia 

a. Kisah 4:1-31; 5:29, Petrus dan Yohanes dihadapan Sanhedrin (ini menunjukkan ketidak-taatan 
sipil) 

b . I Petrus 2:13-17, orang-orang percaya harus tunduk pada para penguasa sipil 

4. Kata-kata Yohanes yang berhubungan dengan pemerintahan manusia 

a. Wahyu 17, pelacur Babilonia melambangkan pemerintahan manusia yang melawan Allah 

III. KESIMPULAN 

A. Pemerintahan manusia ditahbiskan oleh Allah. Ini bukan "hak Ulahi dari Raja," namun tempat Ulahi dari 
pemerintah. Tak satu bentuk pun yang dianjurkan lebih dari yang lain. 

B. Adalah tugas keagamaan orang percaya untuk mentaati penguasa sipil dengan suatu sikap hormat yang 
sepantasnya. 

C. Pantaslah bagi orang percaya untuk mendukung pemerintahan manusia dengan melalui pajak dan doa. 

D. Pemerintahan manusia adalah untuk maksud keteraturan. Mereka adalah hamba Allah untuk tugas ini. 

E. Pemerintahan manusia bukanlah yang tertinggi. Kekuasaannya terbatas. Orang-orang percaya harus 
bertindak demi hati nurani mereka dalam menolak penguasa sipil bila pemerintah ini melanggar batasan 
Ulahi yang telah ditetapkan bagi mereka. Sebagaimana Agustinus telah menyatakan dalam Kota Allah, 
kita adalah warga negara dari dua alam, satu sementara dan satu lainnya kekal. Kita mempunyai tanggung 
jawab dalam keduanya, namun kerajaan Allah adalah yang tertinggi! Ada fokus pribadi dan kebersamaan 
dalam tanggung jawab kita kepada Allah. 

F. Kita harus mendorong orang-orang percaya dalam suatu sistem demokratis untuk secara aktif 
berpartisipasi dalam proses pemerintahan dan untuk menerapkan, di mana mungkin, pengajaran Kitab 
Suci. 

G. Perubahan sosial harus didahului oleh pertobatan pribadi. Tidak ada pengharapan eskatologis yang benar- 
benar abadi dalam pemerintahan. Semua pemerintahan manusia, walau dikehendaki dan digunakan Allah, 
adalah pernyataan dosa organisasi manusia jauh dari Allah. 

Konsep ini dinyatakan dalam penggunaan Yohanes akan kata "dunia." 



279 



□ "dan apa yang ada di dalamnya" Ini sepertinya menunjuk pada kasih akan obyek-obyek material (lih. ay 
16) atau hala-hal yang ditawarkan dunia: kekuasaan, harga diri, pengaruh, dll. (lih. Rom 12:2; Yak 1:27). Sistem 
dunia yang jatuh ini mencoba untuk memenuhi semua kebutuhan manusia terpisah dari Allah. Hal ini menyusun 
kehidupan sedemikian rupa hingga manusia nampak bisa berdiri sendiri. Bdan-badan yang kita semua syukuri 
bisamenjadi suatu berhala bila mereka membuat kita jauh dari Allah. Contohnya mencakup: (1) sistem 
pemerintahan manusia; (2) sistem pendidikan manusia; (3) sistem ekonomi manusia; (4) sistem medis, dll. 

Sebagaimana dikatakan dengan baik oleh Agustinus, "manusia memiliki lubang berbentuk Allah" dalam 
hidupnya. Kita mencoba mengisi lubang tersebut dengan hal-hal duniawi, namun kita hanya bisa menemukan 
damai dan kepenuhan di dalam Dia! Berdiri sendiri adalah kutukan Eden! 

□ "Jikalau" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang artinya kemungkinan 
tindakan. Apa yang kita kasihi adalah bukti dari milik siapakah kita. . . milik Allah atau milik setan. 

2:16 "keinginan daging" ini menunjuk pada sikap pencarian diri manusia yan gjatuh (lih. Gal 5:16-21; Ef 2:3; I 
Pet2:ll). 

□ "keinginan mata" Orang Yahudi mengakui bahwa mata adalah jendela jiwa. Dosa dimulai dalam kehidupan 
pemikiran dan menembus keluar dalam tindakan. Tindakan seseorang berkembang menjadi dominasi gaya hidup 
(cont, 19:13). 

"serta keangkuhan hidup" ini menunjuk pada keangkuhan manusia jauh dari Allah (yaitu, manusia yang 
mempercayakan diri pada sumber-sumbernya sendiri). Dalam The Jerome Bible Commentary, vol. II, Raymond 
Brown, seorang Katolik ahli tentang Yohanes yang terkenal mengatakan tentang frasa ini: 

"namun demikian, alazoneia, yang ditemukan juga dalam Yak 4:16, memiliki arti yang lebih aktif 
dari sekedar angkuh: kata ini menyatakan kecongkakan, pembualan, has a more active meaning then mere 
pride: It denotes arrogance, boastfulness, keyakinan akan kemampuan mencukupi diri sendiri" (hal. 408). 
Istilah hidup adalah bios yang menunjuk pada kehidupan duniawi, jasmani, sementara di planet ini (tempat 
yang digunakan manusia bersama tanaman dan hewan, lih. 3:17). Karakterisasi ini menjelaskan kedua kelompok 
guru-guru palsu gnostik dan manusia yang jatuh yang tetap ingkar. Kiranya Allah menolong kita, hal-hal ini juga 
menjelaskan mengenai orang Kristen yang belum dewasa! 

□ "bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia" Ada dua alasan orang Kristen harus tidak mengasihi 
dunia: (1) kasih itu bukan berasal dari Bapa (lih. ay 16) dan (2) dunia sedang lenyap (lih. ay 17). 

2:17 "Dunia ini sedang lenyap" Ini adalah sebuah PRESENT MIDDLE INDICATIVE (lih. 2:8). 
Iniberhubungan dengan dua zaman Yahudi. Zaman yang baru dan sempurna sedang datang; jaman dosa dan 
pemberontakan lama sedang lenyap (lih. Rom 8: 18-25). 

TOPIK KHUSUS: ZAMAN INI DAN ZAMAN YANG AKAN DATANG 

Para nabi PL melihat masa depan melalui kepanjangan dari sekarang. Bagi mereka masa depan adalah suatu 
pemulihan Israel geografis, Padahal, bahkan mereka telah melihat hari baru. (lih. Yes 65:17; 66:22). Dengan 
penolakan secara sengaja yang terus menerus terhadap YHWH oleh keturunan Abraham (bahkan setelah 
pembuangan) suatu paradigma baru berkembang dalam tulisan-tulisan perwahyuan Yahudi di antara dua 
perjanjian (yaitu, I Henokh, rV Ezra, II Barukh). Tulisan-tulisan ini mulai membedakan antara dua jaman: jaman 
jahat sekarang yang didominasi oleh setan dan jaman kebenaran yang akan datang yang didominasi oleh Roh dan 
diresmikan oleh Mesias (seringkah seorang ksatria perkasa). 

Dalam bidang teologia ini (eskatologi) adasuatu perlembangan yang nyata. Para teolog menyebutnya 
"perwahyuan progresif." PB meneguhkan realita kosmik dua jaman yang baru ini (yaitu, dualisme sementara): 
Yesus Paulus Ibrani 



Matius 12:32 


Roma 12:2 


1:2 


Matius 13:22 & 29 


I Kor 1:20; 2:6,8; 3:18 


6:5 


Markus 10:30 


II Kor 4:4 


11:3 



280 



Lukas 16:8 Galatia 1:4 

Lukas 18:30 Ef 1:21; 2:1,7; 6:12 

Lukas 20:34-35 I Tim 6: 17 

II Tim 4: 10 
Titus2:12 
Dalam teologia PB keduazaman Yahudi ini telah saling bertumpang tindih karena prakiraan yang tak terduga dan 
terabaikan mengenai dua kedatangan dari Mesias. Inkarnasi Yesus menggenapi nubuatan-nubuatan PL mengenai 
peresmian dari zaman baru. Namun demikian, PL juga melihat kedatanganNya sebagai Hakim dan Penakluk, 
namun Ia datang pertama-tama sebagai Hamba yang Menderita (lih. Yes 53), rendah hati dan lemah lembut (lih. 
Zak 9:9). Ia akan kembali berkuasa tepat seperti diprakirakan PL (lih. Wah 19). Penggenapan dua tahap ini 
menyebabkan Kerajaan menjadi ada sekarang (diresmikan), namun di masa depan (belum disempurnakan 
sepenuhnya). Inilah ketegangan yang sudah namun belum dari PB! 

□ "tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya" Ini adalah kontras 
sementara antara bios dalam ay 16 and kehidupan Allah (zoe). Perhatikan bagaimana kehidupan kekal (yaitu, 
secara huruflah "tinggal di dalam zaman") dihubungkan dengan suatu gaya hidup mengasihi, bukan hanya suatu 
pengakuan iman di masa lalu (lih. Mat 25:31-46; Yak 2:14-26). Lihat Topik Khusus pada Kehendak Allah pada 
4:34. 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:18-25 

18 Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang 
antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini 
benar-benar adalah waktu yang terakhir. 19 Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak 
sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya 
mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua 
mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita. 20 Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, 
dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya. 21 Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak 
mengetahui kebenaran, tetapi justru karena kamu mengetahuinya dan karena kamu juga mengetahui, 
bahwa tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran. 22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang 
menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik 
Bapa maupun Anak. 23 Sebab barangsiapa menyangkal Anak, ia juga tidak memiliki Bapa. Barangsiapa 
mengaku Anak, ia juga memiliki Bapa. 24 Dan kamu, apa yang telah kamu dengar dari mulanya, itu harus 
tetap tinggal di dalam kamu. Jika apa yang telah kamu dengar dari mulanya itu tetap tinggal di dalam 
kamu, maka kamu akan tetap tinggal di dalam Anak dan di dalam Bapa. 25 Dan inilah janji yang telah 
dijanjikan-Nya sendiri kepada kita, yaitu hidup yang kekal. 



2:18 "Anak-anakku" lihat catatan pada 2:1. 

□ "waktu ini adalah waktu yang terakhir" Secara huruflah ini adalah "waktu terakhir" tanpa ARTICLE. 
Seperti "hari-hari terakhir," ini adalah salah satu frasa yang digunakan dalam PB untuk menjelaskan kedatangan 
kedua Yesus Kristus (lih. Yoh 6:39-40,44). Ini adalah suatu konsep penting dalam Yohanes karena dalam jaman 
kita sedemikian banyak penafsir telah dipengaruhi "eskatologi terrealisasi" dari C. H. Dodd (suatu prinsip utama 
dari amillenialisme). Sungguhlah benar bahwa Yohanes secara unik dan kuat mengajarkan bahwa Kerajaan Allah 
telah datang dalam Yesus. Namun demikian, naskah ini menyatakan bahwa akan ada juga suatu penyempurnaan 
di masa depan (peristiwa atau periode). Keduanya benar. Ini adalah satu lagi pernyataan dari ketegangan PB 
(paradoks) antara "yang sudah namun belum" (yaitu, "akan datang") dari dua zaman Yahudi, yang sekarang ada 
di masa tumpang tindih. 



281 



□ "antikristus. . .antikristus" Frasa deskriptif ini keduanya TUNGGAL dan JAMAK; tak satupun memiliki 
ARTICLE. Hanya Yohanes yang menggunakan istilah ini dalam PB (lih. 2:18,22; 4:3; II Yoh 7). Lihat catatan 
lebih lengkap dalam Wawasan Kontekstual pada 2:3-3:3, D., hal. 272. 

□ "akan datang" Ini adalah sebuah PRESENT MIDDLE (deponent) INDICATIVE. Dalam Bahasa Yunani 
Koine beberapa bentuk dari kata kerja Yunani tak digunakan dan bentuk lain mengambil alih fungsinya. Kata 
kerja deponent adalah MIDDLE atau PASSIVE VOICE dalam bentuk, namun diterjemahkan sebagai ACTTVE 
VOICE dalam artinya. Di sini bentuk PRESENTnya digunakan untuk menyatakan kepastian dari suatu peristiwa 
di masa depan. Antikritus, TUNGGAL akan datang dan banyak guru-guru palsu atau mesias-mesias palsu yang 
serupa dengannyatelah nampak (antikristus-antikristus). 

Ini hanya kemungkinan secara teologis bahwa karena setan tidak mengetahui waktu kembalinya Kristus, ia 
memiliki seseorang yang telah dipersiapkan untuk masuk ke dalam kepemimpinan dunia disaat ada kesempatan. 

□ "sekarang telah bangkit" Ini adalah sebuah PERFECT ACTIVE INDICATIVE. Roh "anti"-Kristus telah 
ada dan aktif dalam dunia yang jatuh ini (yaitu, guru-guru palsu), namun masih akan ada manifestasi di masa 
depan. Beberapa komentator memahami ini untuk menunjuk pada Kekaisaran Romawi zaman Yohanes, 
sementara yang lain melihatnya sebagai kerajaan akhir zaman di dunia masa depan. Dalam banyak pengertian, ini 
adalah keduanya! Waktu terakhir telah diresmikan pada saat inkarnasi dan akan berakhir sampai pada 
penyempurnaan (Kedatangan Kristus yang Kedua). 

2:19 "Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada 
kita" Ini adalah sebuah contoh sempurna dari pengajaran palsu dan pernyataan palsu dalam gereja yang kelihatan 
(lih. Mat 7:21-23; 13:1-9,18-23). Kekurangan mereka akan kebenaran, kasih, dan ketekunan adalah bukti-bukti 
bahwa mereka bukanlah orang-orang percaya. Kesesatan selalu datang dari dalam! 

Penulis I Yohanes sangat hati-hati dalam pemilihan bentuk kata kerjanya. Ayat 19 mencerminkan: 

1 . guru-guru palsu telah pergi (AORIST) 

2. mereka tidak pernah sungguh-sungguh merupakan suatu bagian (IMPERFECT) 

3. jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita (suatu 
KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL dengan suatu kata kerja PLUPERFECT) 

Mereka ini tidak jatuh dari anugerah. Mereka tidak pernah mengalami pengurapan dari Roh Kudus yang 
mengubah kehidupan. Mereka tak pernah bertobat dan percaya injil, tak pernah menerima Kristus secara pribadi. 
Ini adalah gmbaa-gembala palsu, domba-domba palsu! Lihat Topik Khusus: Kemurtadan pada Yoh 17: 12. 

□ "Jika" Ini adalah sebuah KALIMAT SECOND CLASS CONDITIONAL yang disebut berlawanan dengan 
fakta. Ini harus diterjemahkan, "Jika mereka termasuk pada kita, padahal tidak, maka memreka akan tetap 
bersama kita, dan kenyataannya tidak." 

□ "mereka tetap bersama-sama dengan kita" Ini adalah suatu PLUPERFECT ACTIVE FNDICATrVE yang 
berbicara mengenai tindakan yang telah selesai di masa lalu. Ini adalah satu dari beberapa rujukan pada doktrin 
Ketekunan Orang-orang Kudus (lih. ay 24,27,28). Iman sejati akan tetap dan berbuah (lih. Mat 13:1-23). Lihat 
Topik Khusus pada Yoh 8:31. 

2:20 "kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus" "Kamu" yang berbentuk JAMAK ini ditekankan 
dalam naskah Yunani dalam pertentangan dengan mereka yang telah meninggalkan persekutuan Kristen. Ada 
kemungkinan bahwa gnostik dipengaruhi oleh agama-agama "misteri" Timur dan mengajarkan suatu pengurapan 
khusus yang membawa pengetahuan dan identifikasi dengan Allah. Yohanes menyatakan bahwa orang-orang 
percayalah, dan bukan gnostik, yang memiliki pengurapan tersebut (inisiasi khusus) dari Tuhan. 

TOPIK KHUSUS: YANG KUDUS 

'Yang Kudus" dapat menunjuk pada: 

1 . Allah Bapa (lih. berbagai perikop PL pada "Yang Kudus dari Israel") 

2. Allah Anak (lih. Mar 1:24; Luk 4:34; Yoh 6:69; Kis 3:14) 

282 



3. Allah Roh (gelarNya, "Roh Kudus" lih. Yoh 1:33; 14:26; 20:22). 

Kis 10:38 adalah suatu ayat dimana seluruh tiga pribadi Allah terlinat dalam pengurapan. Yesus diurapi (lih. 
Luk 4:18; Kis 4:17; 10:38). Di sini konsepnya melebar mencakup orang-orang percaya (lih. I Yoh 2:27). Yang 
Diurapi telah menjadi mereka yang diurapi! Ini mungkin berparalel seperti Antikristus dan antikristus-antikristus. 
(lih. I Yoh 2:18). Tindakan simbolis PL pengurapan jasmani dengan minyak (lih. Kel 29:7; 30:25; 37:29) 
berhubungan dengan mereka yang dipanggil dan diperlengkapi oleh Allah untuk suatu tugas khusus (yaitu, para 
nabi, imam, dan raja). Kata "Kristus" adalah suatu terjemahan dari istilah Ibrani "yang diurapi" atau Mesias. 



□ "pengurapan" Lihat Topik Khusus: Pengurapan dalam Alkitab pada Yoh 11:2. 

□ 

NASB "dan kamu semua tahu" 

NKJV "dan kamu mengetahui segalanya" 

NRSV "dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya" 

TEV "dan dengan demikian kamu semua mengetahui kebenaran" 

NJB "dan semua telah menerima pengetahuan" 

Ini adalah sebuah pernyataan yang sangat penting dalam hal pernyataan kecongkakan para guru palsu gnostik 
tentang pengetahuan rahasia mereka. Yohanes menyatakan bahwa orang-orang percaya memiliki dasar 
pengetahuan Kristen (ay 27 dan Yoh 16:7-14 dan Yer 31:34), bukan pengetahuan mendalam baik dalam agama 
atau alam atau pengetahuan lain (lih. 3:2). Bagi Yohanes, kebenaran mencakup baik konsepsi maupun pribadi, 
sebagaimana juga pengurapan yang bisa menunjuk pada injil atau Roh. 

Ada variasi naskah Yunani dalam frasa ini. NKJV mengikuti naskah A, C, dan K, memiliki panta, sebuah 
NEUTER PLURAL yang digunakan sebagai suatu DIRECT OBJECT, sementara NASB mengikuti naskah X, B, 
dan P memiliki pantes, suatu MASCULINE PLURAL, yang berfokus pada subyek "kamu semua." Sehubungan 
denan klaim eksklusifistik dari guru-guru palsu, pilihan terakhir adalah yang terbaik. Pengurapan dan 
pengetahuan diberikan kepada semua orang percaya, bukan sedikit yang dipilih, khusus, berintelektualitas dan 
kerohanian tertentu! 

2:21 Ini adalah satu dari banyak ayat yang menyatakan bahwa para pembaca Yohanes memiliki jaminan 
penebusan dan mengenal kebenaran. Dalam ayat ini jaminan didasarkan atas suatu urapan dari Roh yang telah 
memberikan pada orang percaya suatu kelaparan akan dan pengetahuan mengenai Injil. 

2:22 "Siapakah pendusta itu" Frasa ini memiliki suatu DEFINITE ARTICLE, oleh karena itu, Yohanes 
merujuk kalau bukan pada: (1) suatu guru palsu tertentu (kemungkinan Cerinthus) atau (2) "kebohongan besar" 
dan penolakan akan Injil (lih. 5:10). "Pendusta" bersinonim dengan "antikristus." Roh antikristus ada di tiap 
zaman; suatu definisi dasar adalah "yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus" atau "yang mencoba 
menggantikan Kristus." 

2:22-23 "yang menyangkal Anak" nampaknya para guru palsu gnostik mengklaim mengenal Allah, namun 
mereka menyangkal, mengesampingkan, dan menurunkan tempat dari Yesus Kristus, (lih. 4:1-6; 5:11-12; Yoh 
5:23). 

Berdasarkan atas tulisan-tulisan dari gnostik abad kedua M, komentar di dalam PB, dan bapa-bapa gereja 
mula-mula, kepercayaan berikut terbit: 

1. Gnostik mencoba untuk mengawinkan keKristenan dengan filsafat Yunani (Plato) dan agama-agama 
misteri Timur. 

2. Mereka mengajarkan bahwa Yesus bersifat Ulahi namun bukan manusia, karena roh adalah baik, namun 
materi(daging) adalah jahat. Oleh karenanya tidak ada kemungkinan terjadinya inkarnasi fisik dari Tuhan. 

3 . Mereka mengajarkan dua hal mengenai keselamatan: 

a. Satu kelompok menyatakan bahwa suatu pengetahuan khusus dari wilayah kemalaikatan (aeori) yang 
membawa suatu keselamatan roh tidak berhubungan dengantindakan tubuh pada dataran fisikical 
plain. 

283 



b. Satu kelompok lain menekankan penyangkalan diri secara fisik (lih. Kol 2:20-23). Mereka 
menyatakan bahwa suatu penyangkalan total dari kebutuhan dan keinginan jasmaniah sangat 
menentukan suatu keselamatan sejati. 

2:23 Ayat ini dalam Textus Receptus telah secara tak disengaja mempersingkat naskah aslinya dengan 
mengabaikan rujukan paralel kedua kepada Bapa, yang didukung secara kuat oleh naskah-naskah huruf besar 
Yunani N, A, B, dan C. 

□ "barangsiapa mengaku" Ini adalah tepat lawan dari "barangsiapa menyangkal" dalam ay 22 [tiga kali] dan 
23 [sekali] dan 26[sekali]. Lihat Topik Khusus: Pengakuan pada Yoh 9:22-23. 

□ "Anak" persekutuan dengan Allah hanya tersedia melalui iman dalam Anak (lih. 5:10-12,13). Yesus 
bukanlah suatu pilihan! Ia adalah satu-satunya jalan kepada Bapa (lih. Yoh 5:23; 14:6; Luk 10:16). 

2:24 "dan kamu" Ini menunjukkan suatu kontras yang sangat tegas antara para pembaca Yohanes dan para guru 
palsu dan para pengikutnya yang pergi (lih. ay 27). 

□ "apa yang telah kamu dengar dari mulanya, itu harus tetap tinggal di dalam kamu" Ini adalah sebuah 
PRESENT ACTrVE IMPERATIVE dengan suatu penekanan ketata bahasaan pada "kamu" (yang terletak di 
muka frasa Yunani) dalam pertentangan dengan berita guru-guru palsu. Injil dipersonifikasikan dan dijelaskan 
sebagai tamu yang tinggal. Ini adalah yang pertama dari dua alasan yang diberikan bagi kemenangan orang 
Kristen atas guru-guru palsu (pendusta). Yang kedua didapati dalam ay 20 dan 27, di mana pengurapan dari Roh 
disebutkan. Lagi, injil sebagai berita dan pribadi dikaitkan olah frasa "dari semula" (lih. ay 13,14,24[dua kali]). 
Firman Allah mencakup baik isi dan pribadi yang keduanya ditulis dan hidup (lih. 1:8,10; 2:20,24)! Lihat Topik 
Khusus: Tinggal pada 2:10. 

□ "jika" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kemungkinan tindakan. 
Hal ini meneruskan peringatan dan teguran yang berhubungan dengan "tinggal." Berhenti tinggal 
menyatakanbahwa mereka tak pernah menjadi bagian (lih. 2:18-19). Bukti gaya hidup dari "tinggal" membawa 
jaminan (lih. Yoh 15). Tinggal adalah suatu berita yang didengar dan diterima dan suatu persekutuan baik dengan 
Anak maupun Bapa (lih. Yoh 14:23) yang dinyatakan dalam pilihan gaya hidup, baik secara positif (kasih) dan 
negatif (penolakan dari dunia). 

2:25 "Dan inilah janji yang telah dijanjikan-Nya sendiri kepada kita, yaitu hidup yang kekal" Lagi KATA 
GANTI di ay 25 sangat tidak jelas dan bisa menunjuk pada Allah Bapa atau Allah Anak. Mungkin ini adalah 
kesengajaan (sebagaimana dalam II Pet 1). Tampaknya pernyataan ini menyerupai Yoh 3:15-16 dan 6:40. 
Pengharapan orang percaya terletak dalam sifat dan janji Allah (lih. Yes 45:33; 55:11). Persekutuan intim kita 
dengan Allah Tritunggal menerbitkan pengharapan, ya, janji akan hidup kekal (lih. 5:13). Hidup kekal meiliki 
ciri-ciri yang nampak. 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:26-27 

26 Semua itu kutulis kepadamu, yaitu mengenai orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu. 
27 Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu 
tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang 
segala sesuatu — dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta — dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar 
kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia. 



2:26 "orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu" ini adalah sebuah PRESENT ACTTVE PARTICIPLE. 

Ada penyesat di tiap zaman (lih. Mat 7: 15; 24: 1 1,24; II Yoh 7). Mereka ini sering adalah justru para agamawan 
yang sungguh-sungguh. 



284 



2:27 "pengurapan" Ini sepertinya menekankan hasil dari pengurapan, bukan caranya (Roh) atau elemennya 
(kebenaran injil). Pengurapan adalah suatu konsep PL mengenai panggilan khusus dan pembekalan seseorang 
untuk tugas pemberian Allah. Pada nabi, Imam dan raja diurapi. Istilah ini secara etimologis berhubungan dengan 
istilah "Mesias." Di sini ini menunjuk pada kestabilan yang dihasilkan yang merupakan arti pencerahan hati dan 
pikiran oleh Roh Kudus bagi orang percaya. Lihat Topik Khusus: Pengurapan dalam Alkitab pada Yoh 11:2. 

Para guru palsu mengklaim suatu perwahyuan khusus dari Allah (yaitu urapan khusus). Yohanes menyatakan 
bahwa semua orang percaya yang telah memiliki pengurapan sejati ketika mereka mempercayai Yang Diurapi, 
akan dipenuhi dengan RohNya, dan tinggal dalam Firman Allah. 

□ "yang telah kamu terima" Ini adalah sebuah AORIST ACTTVE INDICATTVE yang menunjuk padaa 
beberapa tindakan di masa lalu yang telah selesai. "Pengurapan" berparalel dengan "kamu telah mendengar" 
dalam ay 24. Injil harus diterima (1) secara pribadi dengan iman (lih. Yoh 1:12; 3:16) dan (2) sebagai suatu tubuh 
kebenaran (lih. II Yoh 9-10; I Kor 15:1-4; Yudas 3). Kedua tindakan ini ditengahi oleh Roh Kudus. 

□ "Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain" Ayat 27 adalah suatu paralel dari ay 20 (yaitu, 
Perjanjian Baru lih Yer 31:34). Yohanes menggunakan tema-tema berulang (ay 20,24,27). Roh Kudus, bukan 
guru-guru palsu gnostik, adalah guru kita yang tertinggi dan kita diperlukan (lih. Yoh 14:26). Namun demikian, 
ini tidak berarti bahwa jabatan dan karunia guru tidak aktif dalam gereja mula-mula dan sekarang today (lih. Ef 
4:11; Kis 13: 1; II Kor 12:28). Secara sederhana ini berarti bahwa hal mendasar mengenai keselamatan datang dari 
Roh Kudus dan Alkitab, bukan dari guru manusia yang khusus dan berbakat, walaupun Iasering memakai mereka 
sebagai suatu alat. 

□ "Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu — dan pengajaran-Nya 
itu benar, tidak dusta" Ini menunjuk pada kebenaran rohani. Setiap orang Kristen memiliki Roh Kudus yang 
membimbing hati nuraninya. Kita harus sensitif terhadap kepemimpinan yang lembut dari Roh dalam bidang- 
bidang kebenaran dan etika. 

□ "sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam 

Dia" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE. Yohanes mengunakan konsep "tinggal" seara 
ekstensif dalam surat ini sebagai suatu elemen jaminan bagi para pembacanya (lih. Yoh 15). Iman alkitabiah 
adalah suatu perjanjian yang di dalamnya Allah mengambil inisiatif dan mentapkan agenda namun kita harus 
menanggapi pada mulanya dan terus menerus (tinggal) ! Ada suatu aspek Ulahi dan aspek manusia yang terlibat 
dalam tinggal. Lihat Topik Kusus: Tinggal pada 2:10. 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Jelaskan kepercayaan-kepercayaan para guru palsu. 

2. Berikan bukti dengan mana kita bisa mengetahui bahwa kita sungguh-sungguh telah ditebus. 

3 . Terangkan hubungan antara dosa kebiasaan dan perbuatan dosa tersendiri. 

4. terangkan hubungan antara ketekunan orang kudus dan keamanan para orang percaya. 

5 . Sebut dan definisikan tiga musuh manusia. 



285 



I YOHANES 2:28-3:24 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Anak-anak Allah 


Anak-anak Allah 


Hubungan kasih yang 
dinyatakan dalam Tingkah 
Laku yang Benar 


Anak-anak Allah 


Hidup Sebagai Anak-anak 
Allah 


2:28-3:3 


2:28-3:3 








(2:29-4:6) 
2:29-3:2 






3:1-10 


3:1-3 




Syarat Pertama: Berpisah 
dengan dosa 




Dosa dan Anak Allah 








3:3-10 


3:4-10 


3:4-9 

Imperatif dari Kasih 




3:4-6 
3:7-8 
3:9-10 






Mengasihi Satu Sama Lain 


3:10-15 


Mengasihi Satu Sama Lain 


Mengasihi Satu Sama Lain 


Syarat Kedua: Melakukan 
perintah, Khususnya Hidup 


3:11-18 


Giatnya Kasih 


3:11-18 


3:11-12 
3:13-18 




3:11-24 


Yakin Dihadapan Allah 


3:16-23 


Jaminan Orang Kristen 


Keberanian Dihadapan 
Allah 




3:19-24 


Roh kebenaran dan Roh 
dari kesalahan 

3:24-4:6 


3:19-24 


3:19-24 







SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



286 



WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL 

A. Pasal 2 diarahkan pada guru-guru palsu gnostik (khsusnya gnostik Doketis yang menyangkal kemanusiaan 
Yesus). 

B. Pasal 3 terus menyinggung guru-guru palsu yang memisahkan keselamatan dan etika dan moralitas. Namun 
pasal 3 juga ditujukan secara lebih langsung pada orang-orang percaya. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:28-3:3 



28 



Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, 



29 n 



kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya. Jikalau 
kamu tahu, bahwa Ia adalah benar, kamu harus tahu juga, bahwa setiap orang, yang berbuat kebenaran, 
lahir dari pada-Nya. 31 Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga 
kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal 
kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. 2 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak 
Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus 
menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan- 
Nya yang sebenarnya. 3 Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama 
seperti Dia yang adalah suci. 



2:28 Ada banyak diskusi di antara para komentator apakah suatu paragraf baru harus dimulai dengan ayat 28, 29, 
atau 3:1. Karena pengulangan antara ay 27 dan 28, maka pembagian paragraf kemungkinan harus mulai dari sini. 

□ "tinggallah di dalam Kristus" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE. Ini adalah PRESENT 
IMPERATIVE ketiga yang dignakan untuk menganjurkan ketekunan Kristen (lih. ay 19,24). Lihat Topik Khusus: 
Perlu untuki Bertekun pada Yoh 8:31 dan Tinggal pada I Yoh 2:10. 

□ "apabila Ia menyatakan diri-Nya" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL, seperti 
ay 29, dan juga frasa "apabila Yesus datang kembali" dari 3:2. Ini tidak dimaksudkan untuk menyampaikan suatu 
peristiwa yang tak pasti, namun suatu waktu yang tak pasti (serupa dengan penggunaan PB akan kata "harapan," 
lih. 3:3). Ketika hal ini terjadi Ia akan mendapati orang percaya sejati tinggal! 

□ "kita beroleh keberanian" Kata Yunani untuk "keberanian" (parrhesia) berasal dari akar "berkata dengan 
bebas." Jaminan adalah suatu gaya hidup sekarang yang berdasar atas pengenalan orang percaya akan dan 
kepercayaan dalan injil Yesus Kristus. Hal ini digunakan dalam beberapa cara dalam PB. 

1 . suatu keyakinan, keberanian, atau jaminan yang berhubungan dengan: 

a. manusia (lih. Kis 2:29; 4:13,31; II Kor 3:12; Ef 6:19) 

b. Allah (lih. I Yoh 2:28; 3:21; 4: 12; 5:14; Ibr 3:6; 4: 16; 10: 19) 

2. berbicara secara terbuka, lugas, atau tidak mendua (lih. Mar 8:32; Yoh 7:13; 10:24; 11:14; 16:25; Kis 
28:31) 

3. berbicara kepada umum (lih. Yoh 7:26; 1 1:54; 18:20) 

4. bentuk yang berhubungan (parrhesiazomai) digunakan untuk berkhotbah dengan berani ditengah situasi 
sekitar yang sulit (lih. Kis 18:26; 19:8; Ef 6:20; I Tes 2:2) 

Dalam konteks ini menunjuk pada suatu keyakinan eskatologis. Orang-orang percaya tidak takut terhadap 
Kedatang Kedua Kristus; mereka memeluknya dengan antusiasme yang penuh keyakinan karena mereka tinggal 
di dalam Kristus dan hidup seperti Kristus. 



287 



□ 

NASB "dan tidak menjadi segan kepadaNya karena malu" 

NKJV "dan tidak usah malu terhadap Dia" 

NRSV "dan dipermalukan dihadapanNya" 

TEV "dan tidak bersembunyi karena malu dari Dia" 

NJB "dan tidak segan kepada Nya karena malu" 

Ini adalah suatu AORIST PASSIVE (deponent) SUBJUNCTIVE yang berarti bahwa ini dapat dimengerti 
sebagai (1) orang percaya menjadi malu sendiri (NASB, TEV, NJB) atau (2) orang percaya dipermalukan 
(NRSV). Orang percaya harus mencari dan bersuka dalam kedatangan kembali Kristus, namun mereka yang telah 
hidup cara-cara dunia yang mementingkan diri sendiri pasti akan terkejut dan merasa malu pada saat pemunculan 
Nya! Akan ada suatu penghakiman orang-orang percaya (lih. II Kor 5:10). 

□ "pada hari kedatangan-Nya" Ini adalah sebuah rujukan kepada Kedatangan Kedua. Kata ini, Parousia, 
hanya digunakan di sini dalam seluruh tulisan Yohanes dan memiliki konotasi kedatangan raja yang sudah dekat. 

Seara huruflah ini adalah "sampai pada Parousia, " yang artinya "kehadiran" dan digunakan untuk menyebut 
kunjungan raja. Istilah PB lain yang digunakan untuk Kedatangan Kedua adalah (1) epiphaneia, "penampakan 
muka dengan muka"; (2) apokalupis, "pembukaan selubung"; dan (3) "Hari Tuhan" dan variasi-variasi dari frasa 
ini. Pendahuluan dari kata "Tuhan" dalam perikop ini adalah YHWH, sebagaimana dalam ay 10 dan 11, dan 
Yesus dalam ay 7,8,14. Kemenduaan tatabahasa ini adalah teknik yang lazim dari para penulis PB untuk 
menyatakan keTuhanan Yesus. 

TOPIK KHUSUS: ISTILAH-ISTILAH PB BAGI KEDATANGAN KEMBALI KRISTUS 

Penekanan eskatologis dari suatu hari kedatangan yang khusus pada waktu manusia akan bertemu dengan 
Yesus (Sebagai Juru Selamat dan Hakim) mengikuti beberapa sebutan dalam tulisan-tulisan Paulus: (1) "hari 
Tuhan kita Yesus Kristus" (lih. I Kor 1:8); (2) "hari Tuhan" (lih. I Kor 5:5; I Tes 5:2; II Tes 2:2); (3) "hari Tuhan 
Yesus" (lih. I Kor 5:5; II Kor 1:14); (4) "hari Yesus Kristus" (lih. Flp 1:6); (5) "hari Kristus" (lih. Flp 1:10; 2:16); 
(6) "hariNya (Anak Manusia)" (lih. Luk 17:24); (7) "hari Anak Manusia dinyatakan" (lih. Luk 17:30); (8) 
"pernyataan dari Tuhan kita Yesus Kristus" (lih. I Kor 1:7); (9) "ketika Tuhan Yesus akan dinyatakan dari surga" 
(lih. II Tes 1:7); (10) "di hadirat Tuhan Yesus pada kedatanganNya" (lih. I Tes 2: 19). 

Setidaknya ada empat cara yang di dalamnya para penulis PB menunjuk pada kedatangan kembali Yesus: 

1. epiphaneia, yang menunjuk pada suatu kecemerlangan yang luar biasa yang secara teologis (walau tidak 
secara etimologis) berhubungan dengan "kemuliaan." Dalam II Tim 1:10; Titus 2:11 dan 3:4 ini 
menunjuk pada kedatangan pertama Yesus (yaitu, inkarnasi) dan kedatangan Nya yang kedua. Kata ini 
digunakan dalam II Tes 4:8 yang mencakup semua tiga istilah utama bagi Kedatangan Kedua: I Tim 6: 14; 
II Tim 4:1,8; Titus 2:13. 

2. parousia, yang mengisyaratkan hadirat dan mulanya merujuk pada suatu kunjungan raja. Ini adalah istilah 
yang paling luas digunakan (lih. Mat 24:3,27,37,39; I Kor 15:23; I Tes 2:19; 3:13; 4:15; 5:23; II Tes 
2: 1,8; Yak 5:7,8; II Pet 1:6; 3:4,12; I Yoh 2:28). 

3. apokalupsis (atau apocalypsis), yang berarti suatu pembukaan selubung untuk maksud menyatakan. Ini 
adalah nama buku terakhir dalam PB (lih. Luk 17:30; I Kor 1:7; II Tes 1:7; I Pet 1:7; 4: 13). 

4. phaneroo, yang berarti membawa kepada terang atau menyatakan dengan jelas atau mewujudkan. Istilah 
ini sering digunakan dalam PB untuk banyak aspek dari pernyataan Allah. Kata ini, sebagaimana 
epiphaneia, dapat menunjuk pada kedatangan pertama Kristus (lih. I Pet 1:20; I Yoh 1:2; 3:5,8; 4:9) dan 
kedatanganNya yang kedua (lih. Mat 24:30; Kol 3:4; I Pet 5:4; I Yoh 2:28; 3:2). 

5. Istilah yang paling lazim untuk "kedatangan," erchomai, kadang juga digunakan untuk kedatangan 
kembali Kristus (lih. Mat 16:27-28; 23:39; 24:30; 25:31; Kis 1:10-11; I Kor 11:26; Wah 1:7,8). 

6. Kata ini juga digunakan dengan frasa "hari Tuhan" (lih. I Tes 5:2), yang adalah sebutan PL untuk hari 
pemberkatan dan pengadilan Tuhan. 

PB secara keseluruhan ditulis di dalam pandangan dunia PL, yang menyatakan: 

a. Suatu j aman kej ahatan, pemberontakan sekarang 

b. Suatu j aman kebenaran yang akan datang 

c. Suatu jaman yang dibawa oleh Roh melalui pekerjaan dari Mesias (Yang Diurapi) 

288 



Anggapan teologis perwahyuan progresif diperlukan karena para penulis PB sedikit memodifikasi 
pengharapan Israel. Sebagai ganti dari satu kedatangan Mesias yang bersifat militer dan nasionalistis, ada dua 
kedatangan. Kedatangan yang pertama adalah inkarnasi dari Tuhan dalam konsepsi dan kelahiran dari Yesus dari 
Nazaret. Ia datang sebagai seorang "hamba yang menderita" yang bukan bersifat militer, maupun berhubungan 
dengan pengadilan dari Yes 53; juga pengendara ringan dari keledai jantan muda (bukan suatu kuda perang atau 
bagal raja), dari Zak 9:9. Kedatangan pertama meresmikan Jaman KeMesiasan Baru, Kerajaan Allah di bumi. 
Dalam satu pengertian Kerajaan itu ada di sini, namun tentu saja, dalam pengertian lain kerajaan ini masih sangat 
jauh. Inilah ketegangan antara dua kedatangan Mesias yang, dalam suatu pengertian, merupakan ketumpang 
tindihan dari dua jaman Yahudi yang tak terlihat, atau setidaknya tidak jelas, dari PL. Dalam kenyataannya, 
kedatangan ganda ini menekankan komitmen YHWH untuk menebus seluruh umat manusia (lih. Kej 3:15; 12:3; 
Kel 19:5 dan khotbah dari para nabi, khususnya Yesaya dan Yunus). 

Gereja tidak menunggu penggenapan nubuatan PL karena kebanyakan nubuatan tersebut menunjuk pada 
kedatangan pertama (lih. Bagaimana Membaca Alkitab Untuk Mendapat Semua Kekayaan Nilainya, hal. 165- 
166). Apa yang benar-benar diantisipasi oleh orang percaya adalah kedatangan yang penuh kejayaan dari Raja 
ata segala raja dan Tuhan atas segala tuan yang telah bangkit, penggenapan historis yang diharapkan dari jaman 
baru kebenaran di bumi sebagaimana di surga (lih. Mat 6:10). Penyajian PL bukannya tidak akurat, namun tidak 
lengkap. Ia akan datang lagi tepat seperti yang diprakirakan oleh para nabi dalam kuasa dan otoritas dari YHWH. 

Kedatangan Kedua bukanlah istilah Alkitab, namun konsepnya adalah pandangan dunia dan kerangka kerja 
dari seluruh PB. Allah akan menetapkan semua The Second Coming is not a biblical term, but the concept is the 
world-view and framework of the entire NT. Allah akan meluruskan semuanya. Persekutan antara Allah dan 
manusia yang diciptakan dalam gambarNya akan dipulihkan. Kejahatan akan dihakimi dan dihilagkan. Maksud 
Allah tidak akan dan tidak bisa gagal! 



2:29 "jikalau" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL yang berarti kemungkinan 
tindakan. Di sini ini menunjuk pada suatu pengetahuan yang dianggap dimiliki bersama oleh orang percaya, 
namun tidak di tanggkap oleh para guru palsu. 

□ "kamu tahu" Ini kalau bukan suatu PRESENT ACTIVE INDICATIVE yang menyatakan suatu pengetahuan 
yang terus berjalan atau suatu PRESENT ACTIVE IMPERATIVE yang berbicara mengenai pengetahuan yang 
seharusnya dimiliki orang percaya. 

□ "Ia" Ayat 28; 2:1; dan 3:7 menunjukkan bahwa ini menunjuk pada Yesus. Namun demikian, KATA GANTI 
terakhirnya "lahir daripadaNya" sepertinya menunjuk pada Allah Bapa karena frasa "lahir dari Allah" sedemikian 
seringnya digunakan (lih. 3:9; 4:7; 5:1,4,18; Yoh 1:13). 

□ "kebenaran. . .kebenaran" This is an expected family characteristic! 

TOPIK KHUSUS: KEBENARAN 

"Kebenaran" adalah suatu topic yang sangat penting yang membuat siswa-siswa sekolah Alkitab secara 
pribadi harus mempelajari konsepnya dengan panjang lebar. 

Dalam PL karakter Allah dijabarkan sebagai "adil" atau "benar" kata-kata Mesopotamia itu sendiri berasal 
dari buluh dalam air yang dipakai dalam konstruksi untuk mengukur kelurusan secara horizontal dari sebuah 
tembok atau pagar. Allah memilih istilah ini untuk digunakan sebagai penggambaran dari sifatNya sendiri. Ia 
adalah pengukur (penggaris) yang lurus yang dipakai mengevaluasi segala sesuatu. Konsep ini menyatakan 
kebenaran Allah berikut hakNya untuk mengadili. 

Manusia diciptakan dalam gambar Allah (Kej 1:26-27; 5:1,3; 9:6). Manusia diciptakan untuk bersekutu 
dengan Allah. Semua ciptaan adalah suatu panggung atau latar belakang bagi interaksi dari Allah dan manusia. 
Allah menginginkan ciptaan tertinggiNya, manusia, untuk mengenalNya, mengasihiNya, melayaniNya, dan 
menjadi seperti Dia! Loyalitas manusia diuji (Kej 3) dan pasangan manusia mula-mula gagal dalam ujian ini. Ini 
menghasilkan gangguan dalam hubungan antara Allah dan umat manusia (Kej 3; Rom 5:12-21). 

289 



Allah berjanji untuk memperbaiki dan memulihkan persekutuan itu (Kej 3:15). Ia melakukan ini atas dasar 
kehendakNya dan melalui AnakNya sendiri. Manusia tidaklah berkemampuan untuk memulihkan keretakan ini 
(lih.Rom 1:18-3:20). 

Setalah Kejatuhan, langkah pertama Allah untuk pemulihan adalah konsep perjanjian berdasarkan atas 
undanganNya dan tanggapan pertobatan, kesetiaan dan ketaatan manusia. Karena kejatuhan itu, manusia tidak 
sanggup untuk bertindak secara tepat. (Rom 3:21-31; Gal 3). Allah sendiri harus mengambil inisiatif untuk 
memulihkan manusia pelanggar perjanjian itu. Ia melakukannya dengan: 

1 . menyatakan manusia berdosa benar melalui karya Kristus (kebenaran forensic) 

2. memberi kebenaran secara gratis pada manusia melalui karya Kristus (anugerah kebenaran) 

3 . menyediakan Roh yang berdiam untuk menghasilkan kebenaran (kebenaran etis) dalam diri manusia. 

4. memulihkan persekutuan dari Taman Eden dengan Kristus memulihkan gambar Allah (Kej 1:26-27) 
dalam orang-orang percaya (kebenaran hubungan). 

Bagaimanapun, Allah memerlukan tanggapan perjanjian. Allah memerintahkan (memberikan secara cuma- 
cuma) dan menyediakan, namun manusia harus menanggapi dan terus menerus menanggapi dalam: 

1 . pertobatan 

2. iman 

3 . ketaatan gaya hidup 

4. ketahan-ujian 

Kebenaran, oleh karena itu, adalah bersifat perjanjian, tindakan timbal balik antara Allah dan ciptaan 
tertinggiNya. Ini didasarkan atas karakter Allah, karya Kristus, dan Roh Kudus yang memampukan, yang 
kesemuanya secara pribadi dan berkesinambungan harus ditanggapi dengan semestinya. Konsep ini disebut 
"pembenaran oleh iman". Konsep ini diungkapkan dalam Injil namun tidak dengan istilah ini. Konsep ini 
terutama didefinisikan oleh Paulus, yang menggunakan istilah Yunani "kebenaran" dalam berbagai bentuk lebih 
dari 100 kali. 

Paulus, yang telah dilatih untuk menjadi seorang Rabi, menggunakan istilah dikaiosune dalam pengertian 
Ibrani dari istilah SDQ yang dipakai di Septuaginta, bukan dari literature Yunani. Dalam satra Yunani istilah 
tersebut dihubungkan dengan seseorang yang menuruti syarat-syarat keagamaan dan masyarakat. Dalam 
pengertian bahasa Ibrani hal ini selalu disusun dalam istilah perjanjian. YHWH adalah Allah yang bersifat adil, 
etis dan moral. Ia menghendaki umatNya mencerminkan karakterNya. Manusia yang ditebus menjadi ciptaan 
baru. Kebaruan ini menghasilkan gaya hidup baru yang bersifat kudus (fokus pembenaran dari Katolik Roma). 
Karena Israel adalah Teokratis, maka tidak ada suatu batas yang jelas antara hal-hal sekuler (norma masyarakat) 
dan hal-hal kudus (kehendak Allah). Pembedaan ini dinyatakan dalam kata-kata bahasa Ibrani dan Yunani yang 
diterjemahkan diam bahasa Inggris sebagai "keadilan" (berhubungan dengan masyarakat) dan "kebenaran" 
(berhubungan dengan agama). 

Injil (kabar baik) dari Yesus adalah bahwa manusia yang telah jatuh itu telah dipulihkan persekutuannya 
dengan Allah. Paradoks Paulus ialah bahwa Allah, melalui Kristus, membebaskan orang yang bersalah dari 
tuduhan. Hal ini telah terlaksana melalui kasih, kemurahan dan anugerah Bapa; kehidupan, kematian, dan 
kebangkitan Allah Anak; dan dorongan dan tarikan kearah Injil oleh Roh Kudus. Pembenaran adalah tindakan 
yang cuma-cuma dari Allah, namun hal ini harus menerbitkan kekudusan (posisi Agustinus, yang mencerminkan 
baik penekanan pihak Reformasi pada kecuma-cumaan dari Injil danpenekanan Katolik Roma pada kehidupan 
kasih dan kesetiaan yang diubahkan). Bagi kaum Reformis istilah "kebenaran Allah" adalah suatu OBJECTrVE 
GENITIVE (yaitu tindakan yang membuat manusia yang penuh dosa menjadi dapat diterima oleh Allah 
[penyucian posisional]), sementara untuk Katolik, ini adalah suatu SUBJECTIVE GENITIVE, yang adalah proses 
menjadi seperti Allah (penyucian eksperensial progresif). Dalam kenyataannya hal ini sesungguhnya kedua- 
duanya. ! ! 

Dalam pandangan saya keseluruhan Alkitab, dari Kejadian 4 - Wahyu 20, adalah catatan tentang tindakan 
pemulihan dari Allah terhadap persekutuan di Eden. Alkitab memulai dengan Allah dan manusia dalam 
persekutuan dalam kerangka keduniaan (Kej 1-2) dan Alkitab mengakhiri dengan kerangka yang sama (Wah 21- 
22). Gambar dan maksud Allah akan dipulihkan! . 

Untuk mendokumentasikan diskusi di atas berikut ini catat pilihan ayat-ayat PB yang menggambarkan 
kelompok kata Yunani: 



290 



1 . Allah adalah benar (sering dihubungkan pada posisi Allah sebagai hakim) 

a. Roma 3:26 

b. II Tesalonika 1:5-6 

c. II Timotius 4:8 

d. Wahyu 16:5 

2. Yesus adalah benar 

a. Kisah 3:14; 7:52; 22: 14 (judul Mesias) 

b. Matius27:19 

c. IYohanes 2:1,29; 3:7 

3 . Kehendak Allah bagi ciptaanNya adalah kebenaran. 

a. Imamat 19:2 

b. Matius 5:48 (bandingkan. 5: 17-20) 

4. Cara allah menyediakan dan menghasilkan kebenaran 

a. Roma 3:21-31 

b. Roma 4 

c. Roma 5:6-11 

d. Galatia 3:6-14 

e. Diberikan oleh Allah 

(1) Roma 3:24; 6:23 

(2) IKorintus 1:30 

(3) Efesus 2:8-9 

f. Diterima dengan Iman 

(1) Roma 1:17; 3:22,26; 4:3,5,13; 9:30; 10:4,6,10 

(2) IKorintus 5:21 

g. Melalui karya AnakNya 

(1) Roma 5:21-31 

(2) IIKorintus5:21 

(3) Filipi 2:6-11 

5 . Kehendak Allah agar para pegikutNya menjadi benar. 

a. Matius 5:3-48; 7:24-27 

b. Roma 2: 13; 5:1-5; 6:1-23 

c. IIKorintus6:14 

d. I Timotius 6:11 

e. II Timotius 2:22; 3:16 

f. IYohanes 3:7 

g. I Petrus 2:24 

6. Allah akan mengadili dunia dengan kebenaran. 

a. Kisah 17:31 

b. II Timotius 4:8 

Kebenaran adalah karakteristik Allah, diberikan secara cuma-cuma kepada manusia berdosa melalui Kristus. 
Ini adalah: 

1 . perintah Allah 

2. pemberian Allah 

3 . karya Kristus 

Namun demikian ini adalah juga suatu proses menjadi benar yang harus dikejar dengan semangat dan tidak 
kendor; hal ini satu hari nanti akan disempurnakan pada Kedatangan Yesus Kedua kalinya. Persekutuan dengan 
Allah dipulihkan pada saat keselamatan, namun bertumbuh sepanjang kehidupan sampai pada perjumpaan muka 
dengan muka pada saat kematian atau kedatangan kedua (parousia)! 

Berikut adalah kutipan yang bagus dari Kamus Paulus dan Surat-suratnya dari rVP "Kalvin, lebih daripada 
Luther, menekankan aspek hubungan dari kebenaran Allah. Pandangan Luther tentang kebenaran Allah 
nampaknya mengandung aspek pembebasan dari tuduhan. Kalvin menekanakan bentuk mulia dari komunikasi 
atau impartasi dari kebenaran Allah pada kita" (hal. 834). 

291 



Bagi saya hubungan orang percaya pada Allah memiliki tiga aspek: 

1 . injil adalah suatu pribadi (tekanan dari Kalvin dan Gereja Timur) 

2. injil adalah kebenaran (penekanan dari Luther dan Agustinus) 

3 . injil adalah hidup yang diubahkan (penekanan Katolik) 

Hal-hal ini adalah benar dan harus dipegang bersama untuk membentuk suatu Kekristenan yang alkitabiah, 
masuk akal, dan sehat. Jika salah satu terlalu ditekankan atau kurang ditekankan, akan menimbulkan 
permasalahan. 

Kita harus menyambut Yesus! 

Kita harus percaya pada Injil! 

Kita harus mengejar Keserupaan dengan Kristus! 

□ "lahir" Ini adalah sebuah PERFECT PASSIVE INDICATTVE yang berarti suatu dikondisikan secara tetap 
disebabkan oleh pelaku dari luar, yaitu Allah (lih. Yoh 3:3). Perhatikan penggunaan dari penggambaran satu lagi 
kekeluargaan yang lain untuk menjelaskan keKristenan (memang sebuah keluarga). Lihat catatan pada 3: ld. 

3:1 "Lihatlah, betapa besarnya kasih" Kata untuk kasih yang digunakan di sini dan di seluruh I Yohanes adalah 
agapao (KATA KERJA) atau agape (KATA BENDA, lih. 2:5,15; 3:1,16,17; 4:7,8,9,10,12,16,17,18; 5:3). Kata 
ini digunakan dalam Bahasa Yunani Klasik, namun tidak sering. Sepertinya gereja mula-mula mendefinisikan 
kembali kata ini dalam terang injil. Kata ini digunakan untuk mewakili suatu kasih yang mendalam dan tinggal. 
Tidak adillah untuk berkata "sesuatu seperti kasih Allah yang rela menyerahkan diri" karena dalam injil Yohanes 
kata ini digunakan secara bersinonim dengan phileo (lih. 5:20; 11:3,36; 12:25; 15:19; 16:27; 20:2; 21:15,16,17). 
Namun demikian, cukup menarik bahwa kata ini selalu digunakan (dalam I Yohanes) dalam kaitan dengan orang 
percaya mengasihi orang percaya. Iman dan persekutuan dengan Yesus mengubah hubungan kita dengan Tuhan 
dan sesama manusia! 

□ "yang dikaruniakan Bapa kepada kita" Ini adalah sebuah PERFECT ACTIVE INDICATIVE. Penggnaan 
bentuk kalimat ini yang berhubungan dengan Anugerah Allah yaitu keselamatan dalam Kristus adalah satu dasar 
alkitabiahbagi doktrin keamanan orang percaya (lih.Yoh 6:35-40; 10: lff; Ef 2:5,8; 3:14; 5:1). Lihat Topik 
Khusus: Jaminan Kristen pada Yoh 6:37. 

TOPIK KHUSUS: BUKTI PERJANJIAN BARU BAGI KESELAMATAN SESEORANG 

Hal ini didasarkan atas Perjanjian Baru (lih. Yer 31:31-34; Yeh 36:22-38) dalam Yesus: 

1. Sifat Bapa (lih. Yoh 3:16), karya Anak (lih. II Kor 5:21), dan pelayanan Roh (lih. Rom 8:14-16) bukan 
pada prestasi manusia, bukan upah atas ketaatan, bukan sekedar pernyataan iman. 

2. Merupakan suatu Anugerah (lih. Rom 3:24; 6:23; Ef 2:5,8-9) 

3. Merupakan suatu hidup yang baru, suatu pandangan dunia yang baru (lih. Yakobus dan I Yohanes) 

4. Merupakan pengenalan (injil), persekutuan (iman dalam dan dengan Yesus), dan suatu gaya hidup yang 
baru (Keserupaan dengan Kristus dalam pimpinan Roh) seluruh tiga hal ini, bukan salah satu saja. 

5. Lihat ujian dari keselamatan sejati pada Wawasan-wawasan Kontekstual untuk 2:3-3:3, C. 

□ "sehingga kita disebut" Ini adalah sebuah AORIST PASSIVE SUBJUNCTIVE yang digunakan dalam 
pengertian suatu gelar kehormatan ("anak-anak Allah") yang diberikan oleh Allah. 

□ "anak-anak Allah" Inilah fokus dari 2:29-3:10. Yaitu menegushkan inisiatif Allah dalam keselamatan kita 
(lih. Yoh 6:44,65). Yohanes menggunakan istilah-istilah kekeluargaan untuk menjelaskan hubungan baru orang- 
orang percaya dengan Tuhan (lih. 2:29; 3: 1,2,9,10; Yoh 1: 12). 

Cukup menarik bahwa Yohanes (lih. Yoh 3:3) dan Petrus (lih. I Pet 1:3,23) meggunakan penggambaran 
kekeluargaan "lahir baru" atau "lahir dari atas," sementara Paulus menggunakan penggambaran kekeluargaan 
"adopsi" (lih. Rom 8:15,23; 9:4; Gal 4:15; Ef 1:5) dan Yakobus menggunakan penggambaran kekeluargaan 
"kelahiran" (lih. Yak 1:18) atau "melahirkan" untuk menjelaskan hubungan baru orang percaya dengan Allah 
melalui Kristus. KeKristenan adalah sebuah keluarga. 

292 



□ "dan memang kita adalah" Ini adalah suatu PRESENT INDICATTVE. Frasa ini tidak ditemukan dalam 
Alkitab King James Version karena tidak disertakan dalam naskah Yunani yang terkemudian yang digunakan 
sebagai dasar KJV. Namun demikian, frasa ini muncul di beberapa dari naskah Yunani yang tertua (P 47 ,N, A, B, 
dan C). Lihat Lampiran Dua Mengeni Kritik Kenaskahan. 

□ "dunia tidak mengenal kita" istilah "dunia" digunakan dalam suatu cara yang serupa secara teologis dengan 
2:15-17. Dunia menyatakan masyarakat manusia yang diorganisir dan berfungsi terpisah dari Allah (lih. Yoh 
15:18-19; 17:14-15). Aniaya dan penolakan oleh dunia adalah satu lagi bukti dari posisi kita dalam Kristus (lih. 
Mat5:10-16). 

□ "karena dunia tidak mengenal Dia" Ini nampaknya adalah suatu rujukan pada Allah Bapa karena dalam 
Injil Yohanes Yesus berkata lagi dan lagi bahwa dunia tidak mengenal Dia (Yoh 8: 19,55; 15: 18,21; 16:3). KATA 
GANTI dalam I Yoh tidakjelas. Dalam konteks ini pendahulunya secara ketatabahasaan adalah Bapa, namun 
rujukan teologis dalam ay 2 adalah Anak. Namun demikian, dalam Yohanes ini mungkin ketidakjelasan yang 
disengaja karena melihat Yesus adalah melihat Allah (lih. Yoh 12:45; 14:9). 

3:2 "tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak" Ini berbicara mengenai ketidak mampuan Yohanes untuk 
menjelaskan peristiwa-peristiwa akhir jaman ini (lih. Kis 1:7) atau sifat tepatnya dari tubuh kebangkitan (lih. I 
Kor 15:35-49). Ini juga menunjukkan bahwa 2:27 tidak berarti pengetahuan mendalam di setiap bidang. Bahkan 
pengetahuan Yesus mengenai peristiwa ini dibatasi sementara Ia berinkarnasi (lih. Mat 24:36; Mar 13:22). 

□ "apabila Kristus menyatakan diri-Nya" Kata "apabila" ini mengantar suatu KALIMAT THIRD CLASS 
CONDITIONAL. Kata ini di gunakan di sini bukan untuk mempertanyakan KedatanganKedua, namun untuk 
menyatakan ketidak pastian harinya. 

□ "kita akan menjadi sama seperti Dia" Ini mencakup penyempurnaan dari keserupaan kita dengan Kristus 
(lih. II Kor 3:18; Ef 4:13; Flp 3:21; dan Kol 3:4). Inisering disebut "pemuliaan" (lih. Rom 8:28-30). Ini adalah 
puncak dari keselamatan kita! Transformasi eskatologis ini berhubungan dengan pemulihan sepenuhnya gambar 
Allah dalam manusia yang diciptakan dalam keserupaan dengan Dia (lih. Kej 1:26; 5: 1,3; 9:6). Persekutuan yang 
intim dengan Allah menjadi mungkin lagi! 

□ "sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya" Ayub rindu untuk melihat Allah 
(lih. Ayb 19:25-27). Yesus memberitahukan pada kita bahhwa orang yangmurni hatinya akan melihat Allah (lih. 
Mat 5:8). MelihatNya dalam kepenuhanNya berarti kita akan diubahkan menjadi serupa denganNya (lih. I Kor 
13:12). Ini menunjuk pada pemuliaan orang percaya (lih. Rom 8:29) pada Kedatangan Kedua. Jika "pembenaran" 
berarti merdeka dari hukuman dosa dan "pengkudusan" berarti merdeka dari kuasa dosa, maka "pemuliaan" 
berarti merdeka dari hadirat dosa! 

3:3 Setiap orang" Kata Yunani pas muncul tujuh kali dari 2:29 sampai 3:10. Tidak ada pengecualian. Yohanes 
menyajikan kebenaran dalam kategori-kategori kaku hitam atau putih. Seseorang adalah anak Allah atau anak 
setan (lih. 2:29; 3: 3, 4,6 [dua kali], 9, 10). 

□ "pengharapan itu" Istiah yang kebanyakan dipakai Paulus ini sering menunjuk pada Hari Kebangkitan (lih. 
Kis 23:6; 24:15; 26:6-7; Rom 8:20-25; I Tes 2:19; Titus 2:13; I Pet 1:3,21). Ini menyatakan kepastian dari 
peristiwanya, namun dengan suatu elemen waktu yang tidakjelas. 

Yohanes tidak berbicara mengenai "pengharapan" akan Kedatangan Kedua sesering para penulis PB lainnya. 
Ini adalah satu-satunya penggunaan istilah ini dalam tulisan-tulisannya. Ia berfokus pada manfaat dan tanggung- 
jawab dari "tinggal" dalam Kristus sekarang! Namun demikian, ini tidak untuk mengisyaratkan bahwa ia tidak 
mengharapkan suatu penghakiman akhir jaman dari kejahatan (lih. 2:18) dan pemuliaan jaman akhir dari orang 
percaya (lih. 3:1-3). 



293 



"menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE INDICATIVE. 

Kemurnian adalah penting (lih. Mat 5:8,48). Kita harus bekerja sama dalam proses penyucian (lih. II Kor 7:1; Yak 
4:8, 1 Pet 1:22) tepat seperti dikatakan Yoh 1: 12 mengenai kerjasama kita dalam proses pembenaran. Ketegangan 
yang sama antara bagian Allah (kedaulatan) dalam keselamatan kita dan bagian kita (kehendak bebas manusia) 
dapat dengan jelas dilihat dengan membandingkan Yeh 18:31 dengan 36:26-27. Allah selalu mengambil inisiatif 
(lih. Yoh 6:44,65), namun Ia telah menuntut bahwa umat perjanjian harus menanggapi dengan pertobatan dan 
iman awal dan juga pertobatan, iman, ketaatan, pelayanan, penyembahan, dan ketekunan yang terus menerus. 

WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK 3:4-10 

A. Perikop ini telah menjadi pusat kontroversi antara perfeksionisme Kristen (lih. Rom 6), yang kadang 
menybutkan pengkudusan menyeluruh, dan keberdosaan terus-menerus dari orang Kristen (lih. Rom 7). 

B. Kita harus boleh membiarkan kecondongan teologis kita mempengaruhi eksegesis kita terhadap nasah ini. 
Juga, kita tidak boleh membiarkan naskah lain mempengaruhi naskah ini sampai pengkajian kita yang 
berdiri sendiri akan naskah ini telah selesai dan kita telah yakin apa yang dikatakan Yohanes baik dalam 
pasal 3 dan diseluruh kitab I Yohanes! 

C. Naskah ini secara jelas menyajikan sasaran yang dirindukan semua orang percaya, yaitu pembebasan total 
dari dosa. Kondisi ideal yang sama disajikan dalam Rom 6. Melali kuasa Kristus kita memiliki 
kemungkinan untuk kehidupan tanpa dosa. 

D. Namun demikian, perikop ini harus cocok dengan konteks yang lebih besar dari seluruh kitab I Yohanes 

1 . menafsirkan tanpa mempedulikan 1:8-2:2 (orang Kristen masih berdosa) akan merupakan kebodohan. 

2. menafsirkan perikop ini sedemikian untuk mengalahkan maksud keseluruhan dari I Yohanes, yaitu 
jaminan keselamatan melawan klaim dari guru-guru palsu akan merupakan kebodohan juga 

3 . perikop ini harus dihubungkan dengan klaim dari guru-guru palsu mengenai tidak pentingnya ketidak 
berdosaan atau dosa. Kemungkinan 1:8-2:2 berurusan dengan satu ekstrim dari guru-guru palsu, 
sementara 3:1-10 beurusan dengan yang lainnya. Ingat bahwa menafsirkan surat-surat PB adalah 
seperti mendengarkan setengah dari suatu percakapan telepon. 

E. Suatu hubungan yang bersifat paradoks ada diantaradua perikop ini. Dosadalam kehidupan Kristen adalah 
suatu masalah berulang dalam PB (lih. Rom 7). Ini membentuk ketegangan dialektika yang sama dengan 
pra-destinasi dan kehendak bebas atau keamanan dan ketekunan. Paradoks ini menyediakan suatu 
keseimbangan teologis dan menyerang posisi-posisi yang ekstrim. Guru-guru palsu menyajikan dua 
kesalahan dalam bidang dosa. 

F. Keseluruhan diskusi teologis ini didasarkan atas suatu kesalah pahaman mengenai perbedaan antara 

1 . posisi kita di dalam Kristus 

2. perjuangan kita untuk menggenapi posisi tersebut secara pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. 

3 . j anj i bahwa kemenangan akan menj adi milik kita satu hari nanti ! 

Kita merdeka dari hukuman dosa (pembenaran) dalam Kristus, namun kita masih berjuang dengan 
kuasanya (pengkudusan progresif) dan satu hari nanti kita akan merdeka dari hadiratnya (pemuliaan). 
Buku ini sear keseluruhan mengajarkan proritas untuk mengakui dosa kita dan berjuang menuju ketidak 
berdosaan. 

G. Satu lagi pilihan datang dari dualisme tulisan Yohanes. Ia menulis dalam kategori hitam dan putih (juga 
ditemukan dalam gulungan-gulungan kitab Laut Mati). Baginya seseorang ada dalam Kristus, dan 
kemudian menjadi benar atau dalam setan, dan kemudian menjadi penuh dosa. Tidak ada kategori ketiga. 
Ini berfungsi sebagai "Bel yang membangunkan" bagi KeKristenan pinggiran, kebudayaan, paruh-waktu, 
hanya hadir di upacara penguburan, atau Paskah saja! 



294 



H. Beberapa rujukan untuk pokok-pokok yang sukar: 

1. Untuk tujuh penafsiran tradisional perikop ini lihat "Surat-surat Yohanes" dalam Komentari 
Perjanjian Baru Tyndale oleh John R. W. Stott, terbitan Eerdman's (hal. 130-136). 

2. Untuk suatu perlakuan yang baik terhadap posisi dari Kesempurnaan lihat Teologia Kristen Vol. II, 
hal. 440ff oleh H. Orion Willie, terbitan Beacon Hill Press. 

3. Untuk suatu perlakuan yang baik terhadap doktrin terus berdosa dalam kehidupan Kristen lihat 
"Perfeksionisme" oleh B. B. Warfield terbitan the Presbyterian and Reformed Published Company. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:4-10 



4, 



Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum 



5 



Allah. Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di 



6t 



dalam Dia tidak ada dosa. Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa 
lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia. 7 Anak-anakku, 
janganlah membiarkan seorangpun menyesatkan kamu. Barangsiapa yang berbuat kebenaran adalah 
benar, sama seperti Kristus adalah benar; 8 barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab 
Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia 
membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu. 9 Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; 
sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. 
10 Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak 
berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya. 



3:4 

NASB "Setiap orang yang melakukan dosa juga melakukan pelanggaran hukum" 

NKJV "Barangsiapa berdosa ia juga melanggar hukum" 

NRSV "Setiap orang yang berdosa bersalah karena melanggar hukum" 

TEV "Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah" 

NJB "Barangsiapa berdosa, bertindak dengan jahat" 

KATA GANTI "setiap orang" dikedepankan di sini dan di ay 6. Konteks ini berhubungan dengan seluruh 
umat manusia! 

Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE dan sebuah PRESENT ACTIVE INDICATIVE. 
Penting lah bahwa KATA-KATA KERJA PRESENT TENSE ini menekankan tindakan gaya hidup yang 
merupakan kebiasaan, dan terus menerus, sebagai lawan dari AORIST ACTIVE SUBJUNCTTVES dalam 2:1-2. 
Namun demikian, permasalahan teologis dari perikop ini (bandingkan 1:7-10 dengan 3:6-9) tak dapat diselesaikan 
oleh suatu bentuk kata kerja. Ini dipecahkan oleh latar belakang kesejarahan dari dua jenis guru-guru palsu 
gnostik dan konteks total dari buku ini. 

Satu lagi keistimewaan perikop ini adalah penggunaannya akan kata "pelanggaran hukum." Ini berbicara 
bukan sekedar melanggar hukum (Hukum Musa atau norma masyarakat) sebagaimana sikap memberontak. Kata 
yang sama ini digunakan untuk menjelaskan Antikristus dalam II Tes 2:3,7. Ini mungkin adalah definisi yang 
lebih penuh dari dosa (lih. Yoh 9:41; Rom 14:23; Yak 4:17; I Yoh 5:17), lawan dari keserupaan dengan Kristus 
(lih. ay 5), bukans ekedar pelanggaran terhadap suatu aturan atau tolok ukur. 

3:5 "Ia telah menyatakan DiriNya" Ini adalah sebuah AORIST PASSIVE INDICATIVE yang berbicara 
mengenai inkarnasi Yesus (lih. ay 8; II Tim 1:10). Kata kerja yang sama, phaneroo, digunakan dua kali dalam ay 
2 mengenai KedatanganNya yang Kedua. Ia datang pertama-tama sebagai juru selamat (lih. Mar 10:45; Yoh 3:16; 
II Kor 5:21), namn Ia akan datang kembali sebagai Penyempurna! Dalam komentarinya Surat-surat Yohanes, 
satu dari guru kesukaan saya, Bill Hendricks mengatakan: 

"Dua dari pernyataan-pernyataan yang paling tajam mengenai maksud kedatangan Kristus ditemukan 
dalam ayat ini dan ayat 8. Ia diutus oleh Allah untuk menghapus dosa-dosa (3:5), dan Ia dinyatakan 
sebagai menghancurkan pekerjaan-pekerjaan iblis (3:8). Di tempat lain Lukas mencatat bahwa maksud 
Yesus datang adalah untuk mencari dan menyelamatkan mereka yang terhilang (Luk 19:10). Injil 

295 



Yohanes menyatakan bahwa Yesus datang supaya domba-dombaNya memiliki hidup yang 
berkelimpahan (Yoh 10:10). Matius mengisyaratkan maksud kedatangan Yesus dalam penafsirannya akan 
nama Yesus; Ia akan menyelamatkan umatNya dari dosa-dosa mereka (Mat 1:21). Fakta dasar dalam 
semua pernyataan-pernyataan ini adalah bahwa Yesus Kristus telah berbuat bagi manusia sesuatu yang 
manusia tidak dapat berbuat bagi dirinya sendiri" (hal. 79-80). 

□ "menghapus segala dosa" Ini adalah sebuah AORIST SUBJUNCTIVE. Tindakan ini tergantung pada 
tanggapan, pertobatan, dan iman manusia. Latar belakang dari pernyataan ini berhubungan dengan dua 
kemungkinan sumber: (1) Hari Penebusan (lih. Im 16) di mana satu dari dua kambing korban secara simbolis 
menanggung dosa dari perkampungan Israel (lih. penggunaan Yohanes Pembaptis dalam Yoh 1:29); atau (2) 
suatu rujukan pada apa yang dilakukan Yesus di salib (lih. Yes 53:11-12; Yoh 1:29; Ibr 9:28; IPet2:24). 

□ "dan di dalam Dia tidak ada dosa" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE INDICATWE. Ketidak- 
berdosaan Yesus Kristus (lih. Yoh 8:46; II Kor 5:21; Ibr 4:15; 7:26; I Pet 1:19; 2:22) adalah dasar bagi 
penebusan, penggantian Nya bagi kita. 

Perhatikan bahwa "dosa" berbentuk JAMAK dalam bagian pertama dari ay 5 dan TUNGGAL di bagian akhir. 
Yang pertama menunjuk pada tindakan dosa, yang kedua kepada sifat kebenaranNya. Sasarannya ialah bahwa 
orang percaya akan berbagi baik pengkudusan posisional dan pengkudusan progresif dari Kristus. Dosa adalah 
suatu hal yang asing bagi Kristus dan para pengikutNya. 

3:6 "setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak" Seperti 3:4, ini adalah satu lagi PRESENT ACTIVE 
PARTICIPLE dan PRESENT ACTIVE INDICATIVE. Perikop ini harus dikontraskan dengan 1:8-2:2 dan 5:16. 
Lihat Wawasan-wawasan Kontekstual (hal. 295). 

TOPIK KHUSUS: PENGKUDUSAN 

PB menegaskan bahwa ketika orang-orang berdosa datang kepada Yesus dalam pertobatan dan iman, mereka 
secara instan dibenarkan dan disucikan. Ini adalah posisi baru mereka dalam Kristus. KebenaranNya telah 
diberikannya pada mereka (Rom 4). Mereka dinyatakan benar dan kudus (tindakan forensik Allah). 

Namun PB juga mendorong orang-orang percaya kepada kesucian dan pengkudusan. Hal ini adalah suatu posisi 
teologis dalam karya paripurna Yesus Kristus dan suatu panggilan menjadi seperti Kristus dalam sikap dan tindakan 
dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana keselamatan adalah suatu anugerah cuma-cuma dan gaya hidup yang 
mengorbankan segalanya, demikian pula pengkudusan. 

Tanggapan Mula-mula Keserupaan dengan Kristus yang Bertumbuh 

Kisah 20:23; 26: 18 Roma 6: 19 

Roma 15:16 II Korintus 7: 1 

IKorintus 1:2-3; 6:11 I Tesalonika 3:13; 4:3-4,7; 5:23 

II Tesalonika2:13 I Timotius 2:15 

Ibrani 2:11; 10:10,14; 13:12 II Timotius 2:21 

IPetruslT Ibrani 12:14 

IPetrus 1:15-16 

□ "setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia" Ayat ini mempunyai satu 
PRESENT ACTIVE PARTICIPLE yang diikuti oleh dua PERFECT ACTIVE INDICATIVES. Berdosa secara 
terus menerus dengan menyolok menyatakan bahwa seseorang tidak mengenal Kristus dan tak pernah mengenal 
Kristus. Orang-orang Kristen yang terus berdosa (1) menghalangi missi Kristus, (3) menghalangi sasaran 
keserupaan dengan Kristus, dan (3) menyatakan asal kerohanian pribadi seseorang (lih. Yoh 8:44). 

3:7 "janganlah membiarkan seorangpun menyesatkan kamu" Ini adalah sebuah PRESENT ACITVE 
IMPERATIVE dengan NEGATrVE PARTICLE, yang biasanya berarti menghentikan suatu tindakan yang sedang 
berjalan. Kehadiran guru-guru palsu tersebut (lih. 2:26) menyusun situasi kesejarahan bagi suatu pengertian 
teologis yang tepat mengenai I Yohanes sebagai suatu keseluruhan dan ayat 1:7-10 dan 3:4-10 secara khusus. 

296 



□ "Barangsiapa yang berbuat kebenaran adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar" Ayat ini tak 
dapat disendirikan dari konteks umumnya dan digunakan untuk menaseehati atau mengutuki suatu posisi 
kedoktrinan ("kebenaran pekerjaan"). PB cukup jelas bahwa manusia tak dapat mendekati Allah yang Kudus 
dengan prestasi pribadi mereka. Manusia tidak selamat karena upaya sendiri. Namun demikian, manusia harus 
menanggapi penawaran Allah akan keselamatan dalam karya paripurna Kristus. Upaya kita tidak membawa kita 
kepada Allah. Upaya-upaya ini memang menunjukkan bahwa kita telah bertemu dengan Dia. Upaya-upaya ini 
secara jelas menyatakan kondisi rohani kita (lih. Wah 22:11) dan kedewasaan setelah keselamatan. Kita tidak 
diselamatkan "oleh" perbuatan-perbuatan baik, namun "kepada" perbuatan-perbuatan baik. Sasaran dari anugerah 
cuma-cuma Allah dalam Kristus adalah para pengikut yang seperti Kristus (lih. Ef 2:8-9,10). Kehendak akhir dari 
Allah bagi setiap orang percaya bukanlah hanya surga ketika ia meninggal (pembenaran forensik), namun 
keserupaan dengan Kristus (pengkudusan sementara) sekarang (lih. Mat. 5:48; Rom 8:28-29; Gal 4:19)! Untuk 
suatu kajian kata mengenai kebenaran lihat Topik Khusus pada 2:29. 

3:8 "barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis" Ini adalah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE. 

Anak-anak Allah dikenal dari bagaimana mereka hidup, demikian juga anak-anak setan (lih 3:10; Ef 2: 1-3). 

□ "sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya" Ini adalah PRESENT ACTIVE INDICATIVE. Iblis terus berdosa 
sejak mulanya (lih. Yoh 8:44). Apakah ini menunjuk paa penciptaan atau pemberontakan malaikat? 

Sukarlah secara teologis untuk menentuan kapan setan memberontak melawan Allah. Ayb 1-2; Zak 3 dan I 
Raj 22:19-23 sepertinya menunjukkan bahwa setan adalah hamba Allah dan satu anggota dari dewan malaikat. 
Mungkin saja keangkuhan, kecongkakan, dan ambisi dari raja-raja timur (dari Babilonia, 14:13-14 atau dari Tirus, 
Yeh 28: 12-16) digunakan untuk mendeklarasikan pemberontakan setan (nampaknya sebuah kerubim terselubung, 
Yeh 28: 14,16). Namun demikian, dalam Luk 10: 18 Yesus berkata Ia melihat setan jatuh dari langit seperti suatu 
petir, namun tidak memberitahukan pada kita tepatnya kapan. Asal dan perkembangan dari kejahatan harus tetap 
merupakan suatu ketidak pastian karena kurangnya perwahyuan. Berhati-hatilah dalam mensistematikkan dan 
mendogmakan naskah-naskah kiasan yang tidak jelas secara tersendiri! Diskusi terbaik dari perkembangan setan 
di PL dari hamba menjadi musuh yang keji adalah karya A. B. Davidson Teologia Perjanjian Lama, terbitan T & 
T Clark, hal. 300-306. Lihat Topik Khusus: Kejahatan Pribadi pada Yoh 12:31. 

□ "Anak Allah" Lihat Topik Khusus dibawah ini. 

TOPIK KHUSUS: ANAK ALLAH 

Ini adalah satu dari gelar utama dalam PL bagi Yesus. Gelar ini tentu memiliki konotasi Ulahi. Termasuk 
didalamnya Yesus sebagai "Anak" atau "AnakKu" dan Tuhan dipanggil sebagai "Bapa". Hal ini muncul dalam PB 
lebih dari 124 kali. Bahkan penunjukan diri Yesus sebagai "Anak Manusia" memiliki konotasi Ulahi dari Dan 7: 13- 
14. 

Dalam PL penunjukan "anak" dapat berkenaan dengan empat kelompok khusus. 

1 . para malaikat (biasanya dalam bentuk JAMAK lih. Kej 6:2; Ayb 1:6; 2: 1) 

2. Raja Israel (lih. II Sam 7: 14; Maz 2:7; 89:26-27) 

3. bangsa Israel secara keseluruhan (lih Kel 4:22- 23; UI 14: 1; Hos 1 1: 1; Mal 2: 10) 

4. hakim-hakin Israel (Maz 82:6) 

Penggunaan yang kedua lah yang berhubungan dengan Yesus. Dengan cara ini "anak Daud" dan "anak Allah" 
keduanya berhubungan dengan II Sam 7; Maz 2 dan 89. Dalam PL istilah "anak Allah" tidak pernah digunakan 
khususnya mengenai Mesias, kecuali sebagai raja secara eskatologis yakni orang dari jabatan yang diurapi di Israel. 
Namun demikian di dalam gulungan naskah kuno Laut Mati, jabatan dengan implikasi Mesianik bersifat umum. 
(lihat referensi khusus Kamus Yesus dan Kitab-kitab Injil, hal 770). Juga istilah "Anak Allah" adalah jabatan 
Mesianik dalam dua karya interbiblikal apokaliptik Yahudi, (lih. II Esdras 7:28; 13:32,37,52; 14:9 dan I Henoh 
105:2). 

Latar belakang PB nya yang menunjuk kepada Yesus dapat diringkas secara baik dengan menggunakan 
beberapa kategori: 

297 



1 . Pra-eksistensi Nya (Yoh 1:1-18) 

2. KelahiranNya yang unik (dari seorang perawan) (Mat 1:23; Luk 1:31-35) 

3. Bapisan-Nya (Mat 3:17; Mar 1:11; Luk 3:22. Suara Allah dari surga mepersatukan Raja dalam Maz 2 dengan 
hamba yang sengsara dalam Yes 53). 4. Pencobaan dari Iblis (Mat 4:1-11; Mar 1:12,13; Luk 4:1-13. Ia dicobai 
agr meragukan ke-anakan-Nya atau setidaknya untuk mencapai maksud tersebut dengan cara lain selain salib). 

5 . PeneguhanNya oleh saksi-saksi yang tak dapat diterima 

a. roh-roh jahat (Mar 1:23-25; Luk 4:31-37; Mar 3: 11-12) 

b. orang-orang yang tidak percaya (Mat 27:43; Mar 14:61; Yoh 19:7) 

6 . PeneguhanNya oleh para murid . 

a. Mat 14:33; 16:16 

b. Yoh 1:34,49; 6:69; 11:27 

7. PeneguhanNya sendiri 

a. Matius 11:25-27 

b. Yohanes 10:36 

8. Penggunaan olehNya bentuk hubungan kekeluargaan untuk Allah sebagai Bapa. 

a. Penggunaan kata "abba" untuk Allah 

1) Markus 14:36 

2) Roma 8: 15 

3) Galatia4:6 

b. Penggunaan olehNya secara berulang kata Bapa (pater) untuk menjelskan hubunganNya dengan Tuhan. 

Secara ringkas, gelar "anak Allah" memiliki arti teologis yang penting bagi mereka yang mengetahui PL dan 
janji-janji dan kategori-kategorinya, namun di PB para penulis agak merasa takut akan penggunaannya dihadapan 
orang Kafir karena latar-belakang kekafirannya mengenai "dewa-dewa" yang mengambil para wanita yang hasil 
keturunannya akan menjadi "paratitan" atau "raksasa-raksasa". 



□ "menyatakan diri-Nya" This is the Greek term phaneroo, yang artinya "membawa kepada terang sehingga 
menjadikan jelas." Ayat 5 dan 8 berparalel dan keduanyamenggunakan kata ini dalam bentuk PASSIVE VOICE, 
yang berbicara mengenai Kristus yang benar-benar dinyatakan dalam inkarnasiNya (lih. 1:2). Masalahnya dengan 
guru-guru palsu bukanlah bahwa injil tidak jelas bagi mereka, namun bahwa mereka memiliki agenda teologis/ 
filosofis sendiri. 

□ "membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu" Maksud dari manifestasi Yesus dalam waktu dan daging 
adalah untuk membinasakan (AORIST ACTTVE SUBJUNCTTVE dari luo) yang artinya "melepaskan," 
"membuka ikatan," atau "membinasakan." Yesus melakukan hal itu di Kalvari, namun manusia harus 
menanggapi karya paripurna dan anugerah cuma-cuma Nya dengan menerimaNya dengan iman (lih. Yoh 1:12). 
Ketegangan "yang sudah namun belum" dari PB ini juga berhubungan dengan pembinasaan kejahatan. Iblis telah 
dikalahkan, namun ia masih aktif di dunia sampai penyempurnaan sepenuhnya dari Kerajaan Allah. 

3:9 "Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak" Ini adalah sebuah PERFECT PASSIVE PARTICIPLE (lih. 
paralelnya dalam ay 9c; 2:29; dan 5:18) yang berbicara mengenai suatu kondisi yang tetap yang dihasilkan oleh 
pelaku dari luar (Allah). 

□ "berbuat dosa" Ini adalah sebuah PRESENT ACTWE INDICATWE dalam suatu kontradiksi dengan 2: 1 di 
mana AORIST ACTIVE SUBJUNCTIVE nya digunakan dua kali. Ada dua teori mengenai arti penting dari 
pernyataan ini: (1) berhubungan dengan guru-guru palsu gnostik, khususnya fraksi yang mengecilkan keselamatan 
menjadi sekedar konsep intelektual, sehingga menghilangkan keharusan adanya gaya hidup moral atau (2) kata 
kerja PRESENT TENSE yang menekankan pada aktivitas yang terus menerus dan menjadi kebiasaan (lih. Rom 
6:1), tidak perbuatan dosa secara tersendiri (lih. Rom 6:15). Perbedaan teologis ini dilukiskan dalam Rom 6 
(kemungkinan keberdosaan di dalam Kristus) dan Rom. 7 (perjuangan terus menerus dari orang percaya yang 

298 



lebh sedikit berdosa). Pendekatan kesejarahan #1 sepertinya yang terbaik, namun seseorang masih dtinggalkan 
dengan kebutuhan untuk menerapkan kebenaran ini hari ini, yaitu yang dibahas #2 Ada diskusi yang baik 
mengenai ayat yang sukar ini dalam Kata-kata Keras dari Alkitab oleh Walter Kaiser, Peter Davids, F. F. Bruce, 
dan Manfred Brauch, hal. 736-739. 

□ "sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE INDICATIVE. Telah 
ada beberapa teori mengenai apa tepatnya arti frasa Yunani, "benih Ulahi," ini: 

1. Agustinus dan Luther mengatakan ini menunjuk pada Firman Allah (lih. Luk 8:11; Yoh 5:38; Yak 1:18; I 
Petl:23) 

2. Kalvin berkata ini menunjuk pada Roh Kudus (lih. Yoh 3:5,6,8; I Yoh 3:24; 4:4,13) 

3 . orang lain berkata ini menunjuk padaSifat Ulahi atau diri yang baru (lih. II Pet 1:4; Ef 4:24) 

4. kemungkinan ini menunjuk pada Kristus Sendiri sebagai "benih Abraham" (lih. Gal 3:16) 

5. beberapa berkata ini bersinonim dengan frasa "lahir dari Allah" (lih. Luk 1:55; Yoh 8:33,37) 

6. nampaknya ini adalah istilahyang digunakan oleh kaum gnostik untk berbicara mengenai percikan illahi 
di dalam semua manusia. 

Nomor 4 kemungkinan adalah pilihan kontekstual terbaik dari semua teori ini. 

3:10 Ini adalah rangkuman dari ay 4-9. Mengandung dua PRESENT ACTIVE INDICATIVE dan dua PRESENT 
ACTIVE PARTICIPLE, yang menunjuk pada tindakan yang sedang berjalan. Secaraa teologis ini berparalel 
dengan pernyataan Yesus dalam Khotbah di bukit (lih. Mat 7:16-20). Bagaimana seseorang hidup menyatakan 
hati, orientasi rohani seseorang. 

□ "anak-anak Allah. . .anak-anak iblis" Ini menunjukkan latar belakang semitik Yohanes. Ibrani, sebagai 
suatu bahasa kuno yang tanpa kata sifat, menggunakan "anak dari ..." sebagai satu cara untuk menjelaskan 
seseorang. 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:11-12 

"Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita harus saling mengasihi; 
12 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia 
membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar. 



3:11 "berita" Kata Yunani ini (aggelia, biasanya di transliterasikan angelia) hanya digunakan dalam I John 1:5 
dan 3:11. Penggunaan pertamanya sepertinya bersifat kedoktrinan, sementara yang kedua bersifat etis. Ini adalah 
dalam rangka menjaga keseimbangan Yohanes antara dua aspek keKristenan ini (lih. 1:8,10; 2:20,24; 3: 14). 

□ "telah kamu dengar dari mulanya" Frasa ini adalah suatu alat sastra yang berhubungan dengan Yesus baik 
sebagai Firman Allah yang hidup (lih. Yoh 1:1) dan Firman Allah yang menyatakan (lih. 1:1; 2:7,13,14,24; II Yoh 
5,6). 

□ "kita harus saling mengasihi" Ini adalah bukti dengan mana orang percaya mengetahui mereka sungguh 
telah ditebus (lih. ay 10,14). Ini mencerminkan kata-kata Yesus (lih. Yoh 13:34-35; 15:12,17; I Yoh 3:23; 4:7- 
8,11-12,19-21). 

3:12 "Kain" Riwayat kehidupan Kain dicatat dalam Kej 4. Rujukan tepatnya addalah 4:4 (lih. Ibr 1 1:4) di mana 
persembahan Kain dan Habel dikontraskan.Tindakan Kain mencerminkan pengaruh dari kejatuhan manusia (lih. 
Kej 4:7; 6:5,1 1-12, 13b). Baik dalam tradisi Yahudi maupun Kristen (lih. Ibr 11:4; Yud 11) Kain adalah suatu 
contoh dari pemberontakan yang jahat. 

□ "yang berasal dari si jahat" Pembangunan ketatabahasaan ini bisa merupakan MASCULFNE TUNGGAL 

(si jahat, lih. ay 10) atau NETRAL TUNGGAL (dari kejahatan). Ke tidak-jelasan ketata-bahasaan yang sama 
didapati dalam Mat 5:37; 6:13; 13:19,38; Yoh 17:15; II Tes 3:3; I Yoh 2:13,14; 3:12; dan 5:18-19. Dalam 
beberapa kasus konteksnya seara nyata menunjuk pada setan (lih. Mat 5:37; 13:38; Yoh 17: 15). 

299 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:13-22 

13 Janganlah kamu heran, saudara-saudara, apabila dunia membenci kamu. 14 Kita tahu, bahwa kita 
sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa 
tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut. 15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang 
pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang 
kekal di dalam dirinya. "Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan 
nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. 
17 Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup 
pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? 18 Anak- 
anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan 
dalam kebenaran. 19 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita 
boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah, 20 sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar 
dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu. 21 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita 
tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, 22 dan apa saja 
yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan 
berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. 



3:13 "Janganlah kamu heran" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE dengan suatu 
NEGATIVE PARTICLE yang sering berarti menghentikan tindakan yang telah berjalan (lih. I Pet 4:12-16). Ini 
bukanlah suatu dunia yang adil; ini bukan dunia seperti yang Allah maksudkan! 

□ "apabila" Ini adalah sebuah KALIMAT FIRST CLASS CONDITIONAL yang dianggap benar dari sudut 
andang si penulis atau untuk tujuan penulisannya. 

□ "dunia membenci kamu" Dunia membenci Yesus; dunia akan membenci para pengikutNya. Ini adalah tema 
lazim dalam PB (lih. Yoh 15:18; 17:14; Mat 5:10-11; II Tim 3:12) dan satu lagi bukti seseorang adalah orang 
percaya. 

3:14 "Kita tahu" Ini adalah sebuah PERFECT ACTIVE INDICATIVE (oida memiliki bentuk PERFECT, 
namun arti PRESENT). Ini adalah satu lagi tema lazim. Keyakinan anak-anak Allah berhubungan dengan (1) 
perubahan pikiran dan (2) suatu perubahan tindakan, yang adalah akar arti dari kata "bertobat" dalam bahasa 
Yunani dan Ibrani. 

□ "kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup" Ini satu lagi PERFECT ACTIVE INDICATIVE 

(lih. Yoh 5:24). Satu dari bukti perpindahan dari maut ke dalam hidup (yaitu, jaminan Kristen, lihat Topik Khusus 
pada Yoh 6:37) adalah bahwa kita saling mengasihi. Yang lain adalah bahwa dunia membenci kita. 

□ "karena kita mengasihi saudara kita" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE INDICATIVE. Kasih adalah 
sifat utama keluarga Allah (lih. Yoh 13:34-35; 15:12,17; II Yoh 5; I Kor 13; Gal 5:22) karena ini adalah sifat 
Allah (lih. 4:7-21). Kasih bukanlah dasar hubungan manusia dengan Allah, namun hasilnya. Kasih bukanlah dasar 
keselamatan, namun satu lagi bukti dari nya. 

□ "Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut" Ini adalah sebuah PRESENT PARTICIPLE yang 
digunakan sebagai subyek dengan sebuah kata kerja PRESENT ACTIVE INDICATIVE. Seiring dengan orang 
percaya tinggal dalam kasih, orang tidak percaya tinggal dalam kebencian. Kebencian, seperti kasih, adalah suatu 
bukti orientasi kerohanian seseorang. 

3:15 "Setiap orang" Yohanes telah menggunakan kata ini (pas) 8 kali sejak 2:29. Arti pentingnya adalah bahwa 
tak ada perkecualian terhadap apa yang Yohanes katakan. Hanya ada dua jenis orang, pengasih atau pembenci. 
Yohanes melihat kehidupan dalam istilah hitam atau putih, tak ada warna antara. 



300 



□ "Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia" Ini adalah sebuah 
PRESENT ACTIVE PARTICIPLE (yaitu. Sesuatu yang terus berlangsung, kebencian yang tetap). Dosa muncul 
pertama-tama dalam alam pikir. Dalam Khotbah di bukit Yesus mengajar bahwa membenci sama dengan 
membunuh seperti bernafsu sama dengan berzinah (lih. Mat 5:21-22). 

□ "Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam 
dirinya" Ini bukan berkata seseorang yang berbuat pembunuhan tidak bisa menjadi seorang Kristen. Dosa dapat 
diampuni, namun tindakan-tindakan gaya hidup menyatakan hati. Ini berkata bahwa seseorang yang punya 
kebiasaan membenci tidak bisa menjadi seorang Kristen. Kasih dan kebencian adalah saling berdiri sendiri! 
Kebencian merenggut kehidupan, namun kasih memberikan kehidupannya. 

3:16 "Kita ketahui" Ini adalah sebuah PERFECT ACTIVE INDICATIVE. Istilah Yunani yang digunakan dalam 
ay 15 adalah oida; disini ini adalah ginosko. Ini digunakan secara bersinonim dalam tulisan-tulisan Yohanes. 

□ "Demikianlah... kasih" Yesus telah menunjukkan contoh tertinggi dari kasih. Orang-orang percaya harus 
berusaha menyamai teladanNya (lih. II Kor 5:14-15). 

□ "Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita" Ini adalah sebuah AORIST TENSE yang merujuk pada 
Kalvari menggunakan kata-kata Yesus sendiri (lih. Yoh 10:11,15,17,18; 15:13). 

□ "kitapun wajib" orang-orang percaya terikat dengan teladan Yesus (lih. 2:6; 4:11). 

□ "menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita" Kristus adalah contohnya. Sebagaimana Ia 
menyerahkan nyawaNya bagi orang lain, orang-orang Kristen harus menyerahkan nyawanya jika perlu untuk 
saudara-saudara. Kematian terhadap keberpusatan pada diri sendiri adalah suatu kebalikan dari Kejatuhan, 
pemulihan gambar Allah dan hidup untuk kebaikan bersama (lih. II Kor 5:14-15; Flp 2:5-11; Gal 2:20; I Pet 
2:21). 

3:17 "Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan" Ini adalah 
KATA-KATA KERJA PRESENT SUBJUNCTrVE. Menyerahkan hidup seseorang dalam ay 16 sekarang 
ditempatkan dalam alam potensi, pertolongan praktis dari saudara seseorang. Ayat-ayat ini mirip sekali dengan 
Yakobus (lih. Yakobus 2:15,16). 

□ "tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu and closes his heart against him" Ini adalah 
sebuah AORIST ACTIVE SUBJUNCTIVE. Istilah hati secara huruflah adalah "usus," suatu ungkapan Ibrani bagi 
emosi. Lagi, tindakan kita menyatakan Bapa kita. 

3:18 "marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah" Tindakan bebicara lebih keras 
daripada kata-kata (lih. Mat 7:24; Yak 1:22-25; 2: 14-26). 

□ "tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran" istilah "kebenaran" sangat mengherankan. Seseorang 
akan mengharapkan suatu sinonim dari "perbuatan," seperti "tindakan." Istilah ini sepertinya berarti asli (NJB) 
atau benar (TEV) seperti penggunaan dari "berita" dalam 1:5 dan 3:11 yang menekankan baik doktrin maupun 
gaya hidup, demikian pula "kebenaran." Perbuatan dan motif, keduanya harus dimotivasi oleh kasih yang 
memberi hidup (kasih Allah) dan bukan sekedar perbuatan untuk dipertontonkan yang memuaskan ego dari si 
pelaku atau si pemberi. 

3:19 "Demikian kita ketahui" ini menunjuk pada tindakan-tindakan kasih yang disebutkan terdahulu. Ini 
memakan suatu FUTURE MIDDLE (deponent) INDICATIVE, yang adalah satu lagi bukti dari pertobatan sejati 
seseorang. 



301 



"bahwa kita berasal dari kebenaran" Gaya hidup mengasihi dari orang percaya menunjukkan dua hal: (1) 
bahwa mereka ada di sisi kebenaran; dan (2) bahwa hati nurani mereka jernih. Lihat Topik Khusus: kebenaran 
padaYoh 6:55. 

3:19-20 ada banyak kebingungan mengena bagaiman menterjemahkan naskah Yunani dari dua ayat ini. Satu 
kemungkinan terjemahan menekankan penghakiman Allah, sementara yang lain menekankan belas kasih Allah. 
Karena konteksnya, pilihan kedua tampaknya paling tepat. 

3:20-21 Kedua ayat ini adalah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL. 

3:20 

NASB "dalam apapun yang dituduhkan hati kita pada kita" 

NKJV "sebab jika kita dituduh olehnya (hati kita)" 

NRSV "kapanpun hati kita menuduh kita" 

TEV "jika hati nurani kita menuduh kita" 

NJB "bahkan jika perasaan kita sendiri menuduh kita" 

Semua orang percaya mengalami kedukaan di dalam karena tidak hidup memenuhi "tolok ukur" yang mereka 
ketahui sebagai kehendak Allah bagi hidup mereka. Rasa sakit di hati nurani tersebut bisa berasal dari Roh Allah 
(menyebabkan pertobatan) atau dari setan (menyebabkan penghancuran diri atau kehilangan kesaksian). Ini 
adalah rasa bersalah yang tepat dan sekaligus tidak tepat. Orang-orang percaya tahu perbedaannya dari membaca 
buku Allah (atau mendengar utusan-utusanNya). Yohanes sedang mencoba untuk menghibur orang-orang percaya 
yang hidup sesuai tolok ukur kasih namun masih bergumul dengan dosa (baik tindakan atau kelalaian). Lihat 
Topik Khusus: Hati padaYoh 12:40. 

□ "mengetahui segala sesuatu" Allah tahu motif kita sebenarnya (lih. I Sam 16:7; I Raj 8:39; I Taw 28:9; Yer 
17:10; Luk 16:15; Kis 1:24; Rom 8:26,27; I Kor 4:4). 

3:21 "jikalau hati kita tidak menuduh kita" Ini adalah sebuah KALIMAT THIRD CLASS CONDITIONAL. 

Orangorang Kristen masih bergumul dengan dosa dan diri sendiri (lih. 2:1; 5:16-17). Mereka masih menghadapi 
pencobaan dan bertindak secara tidak pantas dalam situasi-situasi tertentu. Sering hati nurani mereka menuduh 
mereka. Sebagaimana suatu hymne Methodist (judul dan penciptanya tak diketahui) menyatakan: 

"Dan tak ada, O Tuhan , yang memiliki peristirahatan yang sempurna, 

Karena tak ada yang sepenuhnya bebas dari dosa; 

Dan mereka yang penat akan melayaniMu yang terbaik 

Mereka paling menyadari kesalahan dalam mereka." 
Suatu pengenalan akan injil, suatu persekutuan yang manis dengan Yesus, suatu keberserahan pada pimpinan Roh 
dan kemahatahuan Bapa menenangkan hati kita yang terbuat dari debu! 

□ "maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah" Ini berbicara mengenai jalan masuk 
yang bebas dan terbuka kepada hadirat Allah. Ini adalah istilah dan konsep Yohanes yang sering diulang-ulang 
(lih. I Yoh 2:28; 3:21; 4: 17; 5:14; Ibr 3:6; 10:35). Frasa ini memperkenalkan dua dari manfaat jaminan: (1) bahwa 
orang percaya memiliki keyakinan yang sempurna di hadapan Allah; dan (2) mereka mendapatkan dariNya 
apapun yang mereka minta. 

3:22 "apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE 
SUBJUNCTIVE dan sebuah PRESENT ACTIVE INDICATrVE. Ini mencerminkan pernyataan yesus dalam Mat 
7:7; 18:19, Yoh 9:31; 14:13-14; 15:7,16; 16:23; Mar 11:24; Luk 11:9-10. Janji-janji Kitab Suci ini sedemikian 
berbeda dari pengalaman orang percaya dalam doa. Ayat ini sepertinya menjanjikan jawaban doa yang tak 
terbatas. Inilah di mana suatu pembandingan dari naskah-naskah lain yang relevan membantu memberikan 
keseimbangan teologis. 



302 



TOPIK KHUSUS: DOA, TAK TERBATAS NAMUN TERBATAS 

A. Injil-injil Sinoptik 

1 . orang-orang percaya didorong untuk bertekun dalam ddoa dan Allah akan menyediakan "hal-hal ayng 
baik" (Mat) atau "RohNya" (Luk) Mat 7:7-11; Luk 11:5-13) 

2. dalam konteks disiplin gereja orang-orang percaya (dua orang) didorong untuk bersatu dalam doa 
(Mat 18:19) 

3. dalam konteks penghakiman Yudaisme orang-orang percaya harus meminta dengan iman tanpa 
keragu-raguan (Mat 21:22; Mar 11:23-24) 

4. dalam konteks dua perumpamaan (ay 1-8, hakim yang lalim dan ay 9-14, orang Farisi dan orang 
berdosa) orang-orang percaya didorong untuk bertindak berbeda daripada hakil yang tak bertuhan 
dan orang Farisi yang membenarkan diri itu. Allah mendengar orang yang rendah hati dan bertobat 
(Luk 18:1-14) 

B. Tulisan-tulisan Yohane s 

1. dalam konteks laki-laki buta sejak lahir yang disembuhkan Yesus, kebutaan sesungguhnya dari orang 
Farisi dinyatakan. Doa Yesus (jug a doa siapapun) dijawab karena Ia mengenal Allah dan hidup sesuai 
dengan pengenalan ini (Yoh 9:31). 

2. Ceramah di Ruang Loteng dalam Yohanes (Yoh 13-17) 

a. 14:12-14- doa yang percaya bercirikan 

1) Datang dari orang-orang percaya 

2) Meminta dalam nama Yesus 
Menginginkan agar Bapa dipermuliakan 
Melakukan perintah perintah (ay 15) 

b. 15:7-10- doa orang-orang percaya bercirikan 

1) Tinggal dalam Yesus 

2) FirmanNya tinggal dalam mereka 

3) Menginginkan agar Bapa dipermuliakan 

4) Menghasilkan banyak buah 

5) Melakukan perintah-perintah (ay 10) 

c. 15:15-17 - doa orang-orang percaya bercirikan 

1) Pilihan mereka 

2) Kemampuan berbuah mereka 

3) Meminta dalam nama Yesus 

4) Melaksanakan perintah untuk saling mengasihi 

d. 1 6:23-24 - doa orang-orang percaya bercirikan 

1 ) Meminta dalam nama Ye sus 

2) Menginginkan agar sukacita dipenuhkan 

3 . Surat pertama Yohanes (I Yohanes) 

a. 3 : 22-24 - doa orang-orang percaya bercirikan 

1) Melakukan perintah-perintah (ay 22,24) 

2) Hidup dengan pantas 

3) Percaya pada Yesus 

4) Saling mengasihi satu dengan yang lain 

5) Tinggal di dalam Dia dan Dia di dalam kita 

6) Memiliki karunia Roh 

b. 5:14-16- doa oang-orang percaya bercirikan 

1) Percaya pada Allah 

2) Menurut kehendakNya 

3) Orang-orang percaya saling mendoakan satu sama lain 

C. Yakobus 

1. 1:5-7 - orang percaya yang diperhadapkan dengan berbagai pencobaan dipanggil untuk meminta 
hikmat tanpa bimbang 

303 



2. 4:2-3 - orang percaya hars meminta dengan motif yang tepat 

3. 5:13-18 - orang percaya yang dihadapkan dengan masalah kesehatan dikuatkan 

4. Meminta penatua untuk berdoa 

5 . Berdoa dalam iman akan menyelamatkan 

6. Meminta agar dosanya diampuni 

7. Mengaku dosa satu sama lain dan saling mendoakan satu sama lain (mirip dengan I Yohanes 
5:16) 

Kunci bagi doa yang efektif adalah keserupaan dengan Kristus. Inilah arti dari berdoa dalam nama Yesus. Hal 
terburuk yang bisa Allah perbuat bagi kebanyakan orang Kristen adalah mengabulkan doa merekayang 
mementingkan diri sendiri! Dalam satu pengertian semua doa dijawab. Aspek doa yang paling berharga adalah 
bahwa orang percaya telah menghabiskan waktu dengan Allah, percaya pada Allah. 

"karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya" Perhatikan dalam 
konteks ini dua persyaratan untuk doa yang dijawab: 

1 . ketaatan 

2. berbuat apa yang berkenan kepada Allah (lih. Yoh 8:29). I Yohanes adalah buku tentang "bagaimana 
caranya" mencapai kehidupan dan pelayanan Kristen yang efektif. 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:23-24 



23 



Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya 



24 T 



kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita. Barangsiapa menuruti 
segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa 
Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita. 



3:23 "Inilah perintahNya. . .supaya kita percaya. . .dan mengasihi" Perhatikan istilah "perintah" berbentuk 
TUNGGAL dengan dua aspek. Aspek yang pertama adalah iman pribadi; kata kerjanya, "percaya," berbentuk 
AORIST ACTIVE SUBJUNCTIVE (lih. Yoh 6:29,40). Aspek kedua adalah etis; kata kerjanya, mengasihi, 
berbentuk PRESENT ACTIVE SUBJUNCTIVE (lih. 3:11; 4:7). Injil adalah suatu berita untuk dipercaya, suatu 
pribadi untuk diterima, dan gaya hidup untuk dilakukan! 

□ "supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya" Konsep "percaya" sangat menentukan dalam 
pemahaman iman alkitabiah. Kata PL aman mencerminkan "loyalitas," "kebisa-dipercayaan," "kehandalan," atau 
"kesetiaan." Dalam PB, istilah Yunaninya (pisteuo) diterjemahkan oleh tiga kata bahasa Inggris: believe 
(percaya), faith (iman), or trust (kepercayaan). Istilah ini tidak terlalu mencerminkan kebisa dipercayaan Kristen 
ataupun Allah. Adalah sifat, perwahyuan,dan janji-janjiNya, dan bukan loyalitas atau kesetiaan dari manusia yang 
jatuh, bahkan manusia yang telah ditebus sekalipun, yang membentuk fondasi yang tak tergoyahkan! 

Konsep percaya dalam "nama" atau berdoa "dalam nama" mencerminkan pemahaman Timur Dekat bahwa 
nama mewakili orangnya. 

1. Yesus dalam Mat 1:21,23,25; 2:22; 10:22; 12:21; 18:5,20; 19:29; 24:5,9; Yoh 1:12; 2:23; 3:18; 14:26; 
15:21; 17:6; 20:31 

2. Bapa dalam Mat 6:9; 21:9; 23:29; Yoh 5:43; 10:25; 12:13; 17:12 

3. Trinitas dalam Mat 28: 19. 

Sekedar catatan teknis singkat pada ayat ini. Dalam bukunya Kata-kata Kiasan dalam Perjanjian Baru (hal. 
228), A. T. Robertson menyebutkan satu permasalahan naskah kuno Yunani yang berhubungan dengan kata kerja 
"percaya." Naskah Yunani berhuruf besar B, K, dan L memiliki AORIST ACTIVE SUBJUNCTIVE, sementara 
K, A, dan C memiliki PRESENT ACTIVE SUBJUNCTIVE. Keduanya cocok dengan konteks dan gaya Yohanes. 

3:24 "barangsiapa menuruti. . .diam. . ." kedua kata ini berbentuk PRESENT TENSE. Ketaatan dikaitkan 
dengan berdiam/tinggal. Kasih adalah bukti bahwa kita ada di dalam Allah dan Allah ada di dalam kita (lih. 
4:12,15-16; Yoh 14:23; 15:10). Lihat Topik Khusus mengenai tinggal pada 2: 10. 

304 



□ "yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita" Yohanes menggunakan bukti-bukti tertentu untuk 
mengevaluasi orang-orang percaya sejati (lih. Rom 4:13; 8:14-16). Dua berhubungan dengan Roh Kudus; (1) 
mengakui Yesus (lih. Rom 10:9-13; I Kor 12:3); dan (2) hidup seperti Kristus (lih. Yoh 15; Gal 5:22; Yak 2:14- 
26). 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1. Apakah tema yang menyatukan ayat 1 1-24? (lih. Yoh 2:7-1 1)? 

2. Terangkan hubungan ayat 16 dan 17. Bagaimana menyerahkan hidup dibandingkan dengan menolong 
saudara yang memerlukan? 

3. Apakah ayat 19-20 menekankan penghakiman Allah yang semakin tegas atau belas kasihan Allah yang 
menenangkan ketakutan kita? 

4. Bagaimana kita menghubungkan pernyataan Yohanes mengenai doa dalam ayat 22 dengan pengalaman 
harian kita? 

5. Bagaimana seseorang mempertemukan penekanan Yohanes yang sepertinya berparadoks mengenai 
perlunya orang Kristen mengaku dosa dan pernyataan mengenai kesempurnaan yang tanpa dosa? 

6. Mengapa Yohanes membuat penekanan yang sedemikian keras pada gaya hidup? 

7. Terangkan kebenaran teologis yang terlibat dalam menjadi "lahir baru." 

8. Bagaimana perikop ini berhubungan dengan kehidupan Kristen sehari-hari? 



305 



I YOHANES 4 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Roh Allah dan Roh 


Roh Kebenaran dan Roh 


Membedakan Kebenaran 


Roh yang Benar dan Roh 


Syarat ketiga: Berjaga 


Antikristus 


yang Salah 
3:24-4:6 


dan Kesesatan 


Palsu 


Terhadap Antikristus dan 
Terhadap Dunia 


4:1-6 




4:1-6 


4:1-3 
4:4-6 


4:1-6 

Sumber kasih dan Iman 

(4:7-5:13) 


Allah adalah Kasih 


Mengenal Allah Melalui 

Kasih 


Keberkatan dari Kasih 


Allah adalah Kasih 


Sumber Kasih 


4:7-12 


4:7-11 

Melihat Allah Melalui 
Kasih 

4:12-16 


4:7-12 


4:7-10 
4:11-12 


4:7-5:4 


4:13-16a 




4:13-16a 


4:13-16a 




4:16b-21 


Penyempurnaan Kasih 

4:17-19 

Ketaatan oleh Iman 

4:20-5:5 


4:16b-21 


4:16b-18 
4:19-21 





SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



306 



WAWASAN-WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK 4:1-21 

1 . Yohanes 4 adalah suatu unit tulisan yang sangat terspesialisasi pada bagaimana orang Kristen menilai dan 
membuktikan mereka yang mengklaim berbicara bagi Allah. Perikop ini berhuungan dengan (1) nabi-nabi 
palsu yang disebut antikristus ini (lih. 2:18-25; (2) mereka yang mencoba menyesatkan (lih. 2:26; 3:7) 
dan (3) kemungkinan mereka yang mengklaim pengetahuan mengenai kebenaran-kebenaran rohani 
khusus (lih. 3:24). Untuk memahami sepenuhnya kesulitan dari orang-orang Kristen mula-mula seseorang 
harus mengenali bahwa banyak orang mengklaim berbcara untuk Allah (lih. I Kor 12:10; 14:29; I Tes 
5:20-21; I Yoh 4:1-6). Tak ada Perjanjian Baru yang lengkap dan tersedia. Pembedaan Rohani melibatkan 
baik ujian secara doktrin maupun sosial, (lih. Yak 3: 1-12). 

2. I Yohanes amat sangat sulit digaris besarkan karena pola berulang dari tema-temanya. Ini sungguh benar 
untuk pasal 4. Sepertinya pasal ini menekankan kembali kebenaran-kebenaran yang telah diajarkan di 
pasal-pasal sebelumnya, khususnya keperluan orang-orang percaya untuk saling mengasihi satu sama lain 
(lih. ay 7-21; 2:7-12 dan 3:11-24). 

3. Yohanes menuis baik untuk memerangi guru-guru palsu dan menguatkan orang-orang percaya sejati. Ia 
melakukan ini dengan menggunakan beberapa ujian-ujian: 

1. ujian kedoktrinan (percaya pada Yesus, lih. IYoh2:18-25; 4:1-6,14-16; 5:1,5,10) 

2. ujian gaya hidup (ketaatan, lih. I Yoh 2:3-7; 3:1-10, 22-24) 

3. ujian sosial (kasih, lih. I Yoh 2:7-11; 3:11-18; 4:7-12,16-21; 5:1-2) 

Bagian-bagian Kitab Suci yang berbeda berhubungan dengan guru-guru palsu yang berbeda. I 
Yohanes membahas kesesatan dari guru-guru palsu gnostik. Lihat Pengantad I Yohanes, Kesesalan. 
Bagian lain PB membahas kesesatan-kesesatan lain (lih. Yoh 1:13; Rom 10:9-13; I Kor 12:3). Setiap 
konteks harus dipelajari secara terpisah untuk meyakinkan apa kesalahan yang sedang dibahas. Ada 
kesalahan dari beberapa sumber: 

1 . Kaum Legalis Yahudi 

2. Para Filsuf Yunani 

3 . Kaum Antinomian Yunani 

4. Mereka yang mengklaim perwahyuan atau pengalaman-pengalaman rohani khusus. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:1-6 

'Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, 
apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh 
dunia. 2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah 
datang sebagai manusia, berasal dari Allah, 3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari 
Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan 
sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia. 4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah 
mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada 
di dalam dunia. 5 Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan 
dunia mendengarkan mereka. 6 Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan 
kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran 
dan roh yang menyesatkan. 



4:1 "janganlah percaya" Ini adalah sebuah PRESENT IMPERATrVE dengan suatu NEGATrVE PARTICLE 

yang biasanya berarti menghentikan tindakan yang telah dalam proses. Kecenderungan orang-orang Kristen 
adalah menerima kepribadian yang kuat, alasan-alasan ayng logis, atau peristiwa-peristiwa mujizat sebagai dari 
Allahs. Nampaknya para guru palsu mengklaim (1) berbicara bagi Allah atau (2) telah memiliki suatu perwahyuan 
khusus dari Allah. 



307 



TOPIK KHUSUS: HARUSKAH ORANG KRISTEN SALING MENGHAKIMI SATU SAMA LAIN? 

Pokok permasalahan ini harus diselesaikan dengan dua cara. Pertama orang percaya diperingatkan untuk tidak 
saling menghakimi satu sama lain (lih. Mat 7:1-5; Luk 6:37,42; Rom 2:1-11; Yak 4:11-12). Namun demikian, 
orang percaya diingatkan untuk mengevaluasi para pemimpin, (lih. Mat 7:6,15-16; I Kor 14:29; I Tes 5:21; I Tim 
3:1-13; dan I Yoh 4:1-6). 
Beberapa criteria bagi suatu pengevaluasian yang pantas mungkin dapat membantu 

1. evaluasi harus untuk maksud peneguhan (lih. I Yoh 4:1 - "menguji" dengan suatu pandangan menuju 
persetujuan) 

2. evaluasi harus dikerjakan dalam kerendahan hati dan kelemah-lembutan (lih. Gal 6: 1) 

3. evaluasi harus tidak berfokus pada masalah pilihan pribadi (lih. Rom 14: 1-23; I Kor 8:1-13; 10:23-33) 

4. evaluasi harus mengenali para pemimpin yang "tak bisa menerima kritik" dari dalam gereja atau 
masyarakat (lih. I Timotius 3). 



□ "setiap roh" Roh digunakan dalampengertian suatu pribadi manusia. Lihat catatan pada 4:6. Ini menunjuk 
pada suatu berita yang dianggap dari Allah. Ajaran sesat berasal dari dalam gereja (lih. 2:19). Guru-guru palsu 
mengklaim berbicara bagi Allah. Yohanes menyatakan bahwa ada dua sumber roh, Allah atau setan, yang di 
belakang kata-kata dan tindakan manusia. 

□ "tetapi ujilah roh-roh itu" Ini adalah sebuah PRESENT ACTrVE IMPERATIVE. Ini mencakup baik suatu 
karunia rohani (lih. I Kor 12:10; 14:29) dan suatu keharusan bagi setiap orang percaya, seperti doa, penginjilan, 
dan pemberian. Kata Yunani dokimazo ini memiliki konotasi "menguji dengan mengarah kepada menyetujui." 
Orang-orang percaya harus berpikir yang terbaik kecuali yang terburuk sudah terbukti (lih. I Kor 13:4-7; I Tes 
5:20). 

TOPIK KHUSUS: ISTILAH YUNANI UNTUK "PENGUJIAN" BERIKUT KONOTASINYA 

Ada dua istilah Yunani yang memiliki pengertian menguji seseorang untuk tujuan tertentu. 

1 . Dokimazo, dokimion, dokimasia 

Istilah ini adalah istilah metalurgi untuk menguji keaslian sesuatu (penggambaran dari seseorang) oleh 
api. Api ini menyatakan logam yang sesungguhnya dengan membakar habis (memurnikan dari) kotoran- 
kotorannya. Proses alamiah ini menjadi suatu ungkapan yang kuat bagi Allah atau manusia yang menguji 
orang lain. Istilah ini digunakan hanya dalam pengertian positif dari pengujian dengan suatu pandangan 
kepada penerimaan. 
Kata ini digunakan dalam PB untuk menguji: 

a. lembu j antan, Lukas 14:19 

b. diri kita sendiri, I Kor 1 1:28 

c. iman kita, Yak 1:3 

d. bahkan Allah, Ibr 3:9 

Hasil dari pengujian ini diasumsikan akan positif (lih. Rom 1:28; 14:22; 16:10; II Kor 10:18; 13:3; Flp 
2:27; I Pet 1:7). Oleh karena itu, istilah ini membawa pengertian mengenai seseorang yang telah diuji 
dan terbukti 

a. bernilai tinggi 

b. baik 

c. asli 

d. berharga 

e. terhormat 

2. Peirazo, peirasmos 

Istilah ini memiliki konotasi ujuan untuk maksud mencari kesalahan atau penolakan. Ini sering digunakan 
dalam kaitan dengan pencobaan Yesus di padang gurun. 



308 



a. Kata ini membawa pengertian uantk menjebak Yesus (lih. Mat. 4:1; 16:1; 19:3; 22:18,35; Mar 1:13; 
Luk4:2; 10:25; Ibr 2:18). 

b. Istilah ini (peirazo) digunakan sebagai gelar dari Setan dalam Mat 4:3; I Tes 3:5. 

c. Kata ini (dalam bentuk majemuk, ekpeirazo) digunakan oleh Yesus untuk tidak mencobai Allah. (lih. 
Mat 4:7; Luk 4: 12; juga lihat I Kor 10:9) 

d. Kata ini digunakan dalam hubungan dengan godaan dan pencobaan bagi orang-orang percaya (lih. I 
Kor 7:5; 10:9,13; Gal 6: 1; I Tes 3:5; Ibr 2: 18; Yak 1:2,13,14; I Pet 4: 12; II Pet 2:9). 

□ "sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia" Ini adalah suatu 
PERFECT ACTIVE INDICATIVE (lih. Yer 14:14; 23:21; 29:8; Mat 7:15; 24:11,24; Kis 20:28-30; II Pet 2:1; I 
Yoh 2:18-19,24; 3:7; II Yoh 7). Implikasinya adalah bahwa mereka telah meninggalkan gereja (gereja-gereja 
rumah), namun terus mengklaim bahwa mereka berbicara bagi Allah. 

4:2 "Dengan demikian kita mengenal Roh Allah" bentuk ketatabahasaan ini bisa merupakan suatu PRESENT 
ACTIVE INDICATIVE (suatu pernyataan), atau PRESENT ACTIVE IMPERATIVE (suatu perintah). Roh 
Kudus selalu membesarkan Yesus (lih. Yoh 14:26; 15:26; 16: 13-15). Ujian yang sama dapat dilihat dalam tulisan- 
tulisan Paulus dalam I Kor 12:3. 

"setiap roh yang mengaku" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE INDICATIVE yang menunjuk pada suatu 
pengakuan terus menerus, bukan suatu peneguhan iman di masa lalu. Istilah Yunani untuk "mengaku" adalah 
suatu kata majemuk dari "sama" dan "berbicara," yang artinya "berkata hal yang sama." Ini adalah tema berulang 
dari I Yohanes (lih. Yoh 1:9; 2:23; 4:2-3; 4: 15; Yoh 9:22; II Yoh 7). Istilah ini mengisyaratkan pengakuan secara 
khusus, kepada umum, dan lantang dari keteguhan dan komitmen seseorang pada injil Yesus Kristus. Lihat Topik 
Khusus pada Yoh 9:22. 

Secara teologis menarik bahwa versi Latin tua dan para penulis Patrisitk, Klemens, origen dari Alkesandria, 
Ireneus, dan Tertulian memiliki leui (lepas), yang mengisyaratkan "memisahkan Yesus," nampaknya menjadi 
suatu roh manusia dan suatu roh Ulahi yang terpisah yang sangat khas tulisan-tulisan gnostik abad kedua. Namun 
ini adalah suatu tambahan kenaskahan yang mencerminkan pergumulan hidup dan mati dari gereja mula-mula 
dngan ajaran sesat (lihat Bart Erhart, Korupsi Kitab Suci dari kaum Ortodoks). 

"bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah" Ini adalah suatu PERFECT 
ACTIVE PARTICIPLE. Ini adalah ujian kedoktrinan yang hakiki bagi guru-guru palsu tersebut (yaitu, gnostik) 
yang diperangi Yohanes dalam buku ini. Pernyataan dasarnya ialah bahwa Yesus adalah manusia sepenuhnya 
(yaitu daging, yang disangkal orlah gnostik) dan juga sepenuhnya Allah (lih. 1:1-4; II Yoh 7; Yoh 1:14; I Tim 
3:16). PERFECT TENSE nya meneguhkan bahwa kemanusiaan Yesus tidak sementara, namun permanen. Ini 
bukan satu hal yang remeh. Yesus sungguh-sungguh seorang dengan kemanusiaan dan seorang dengan 
keAllahan. 

4:3 "roA antikristus" Di sini kata ini (lih. 2:18-25) digunakan sebagai penyangkal Kristus, bukan suatu upaya 
untuk merebut posisiNya. 

"telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia" Ini adalah 
sebuah PERFECT ACTrVE FNDICATrVE yang mengisyaratkan bahwa Yohanes telah mendiskusikan masalah 
ini dengan mereka sebelumnya dan bahwa masalah ini masih tetap relevan. Dalam bahasa Yunani KATA GANTI 
orang ketiga bendanya cocok dengan bentuk NETRAL "roh." Seperti 2:18, frasa ini mencerminkan bahwa roh 
antikristus telah datang dan akan datang. Guru-guru palsu gnotik ini membentuk suatu rantai informasi palsu, 
gaya hidup kepalsuan, dan pengakuan palsu dari berbagai jaman, sejak dari si jahat di Kej 3 kepada manifestasi 
inkarnasi dari kejahatan dan Antikristus di akhir jaman. 



309 



4:4-6 "kamu. . .m